Tag: rumah

  • Perhatian! Ini 5 Ciri Rumah Kamu Kurang Terurus


    Jakarta

    Pemilik rumah mempunyai tanggung jawab untuk merawat rumah dari waktu ke waktu supaya senantiasa terlihat bagus dan berfungsi dengan baik. Tak jarang pemilik rumah bisa lupa atau abai terhadap tanda-tanda kecil yang menunjukkan rumah butuh perawatan.

    Alhasil, rumah menjadi usang dan banyak kerusakan. Selain penampilan rumah menjadi tidak menarik, berbagai kerusakan di rumah bisa menghambat aktivitas sehari-hari penghuninya.

    Oleh karena itu, perhatikan apabila sudah ada tanda rumah yang sudah lama tidak dirawat. Melansir dari laman bluenote painting pada Kamis (29/3/2024), berikut ini ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.


    Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

    Cat eksterior rumah sudah memudar dan mengelupas menandakan rumah tidak mendapatkan perawatan yang baik. Cat yang usang tidak hanya mengganggu estetika tetapi dapat juga mempengaruhi struktur bangunan.

    Padahal, cat eksterior rumah berperan sebagai perisai yang menjaga rumah dari lingkungan eksternal seperti sinar matahari, angin, hujan, dan suhu yang fluktuatif.

    Cat Interior Rumah yang Rusak

    Cat interior rumah sangat penting untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan mengundang. Maka dari itu, cat interior yang sudah rusak atau usang bisa membuat rumah tampak tidak terurus.

    Cat interior yang kurang terawat biasanya memudar, retak, ataupun mengelupas. Hal ini juga dapat menandakan adanya masalah, seperti kerusakan air atau masalah struktur bangunan.

    Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

    Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah. Rumput yang tumbuh tinggi dan rumput liar yang dibiarkan menunjukkan rumah tidak mendapatkan pemeliharaan yang cukup. Sebab, pekarangan rumah yang selalu dipotong dan tampak rapi akan meningkatkan penampilan rumah.

    Peralatan Rusak

    Ketika berbagai peralatan seperti oven, mesin cuci, dan kipas di dalam rumah tidak berfungsi dengan baik, maka menandakan pemeliharaan rumah terabaikan. Padahal, kerusakan bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas harian penghuni rumah.

    Sebaiknya masalah pada peralatan tersebut segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut atau bahaya keselamatan.

    Barang-barang Rusak atau Usang

    Barang-barang seperti lampu gantung, kran, dan gagang pintu perlu diperhatikan untuk menjaga fungsionalitas dan estetika rumah. Barang-barang yang dibiarkan usang dan rusak berarti rumah kurang mendapat perawatan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari para penghuni rumah.

    Itulah ciri-ciri rumah kurang terurus, sehingga perlu diperbaiki dan dirawat untuk mempunyai rumah yang bagus dan berfungsi dengan baik. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rempah Biasa, Bunga Lawang Bisa Usir 3 Hewan Ini dari Rumah


    Jakarta

    Bunga lawang adalah obat herbal sekaligus rempah-rempah yang mudah ditemui di Indonesia. Bahan dapur ini kaya akan manfaat baik untuk tubuh, masakan, hingga dapat melindungi rumah dari gangguan hewan.

    Mengutip dari situs Kemendikbud, bunga lawang memiliki sebutan lain yakni pekak. Rempah satu ini juga memiliki nama ilmiah Illicium verum. Bunga lawang bentuknya seperti bunga dengan 8 lengkungan dan berwarna coklat. Jika dimakan mentah, bunga lawang terasa manis. Namun, biasanya bunga lawang diolah dahulu dan banyak digunakan dalam makanan dari Aceh, Minangkabau, Jawa, maupun Bali.

    Mulai sekarang, kamu juga bisa memanfaatkan bunga lawang di rumah untuk mengusir 3 hewan berikut.


    1. Mengusir Nyamuk

    Menurut situs latestly.com, Sabtu (30/3/2024), bunga lawang bisa mengusir nyamuk di rumah. Bahan dapur satu ini mengandung bahan aktif (E)-cinnamaldehyde atau (E)-anethole yang keduanya berfungsi sebagai pengusir nyamuk.

    Cara menggunakannya adalah ambil minyak dari bunga lawang, lalu campurkan dengan minyak kelapa. Setelah itu oleskan ke seluruh tangan dan kaki. Nyamuk pasti tidak akan mendekat karena baunya.

    2. Mengusir Siput

    Bunga lawang bisa dimanfaatkan untuk mengusir siput memakan tanaman di rumah. Menurut greenhouseemporium.com, menanam tanaman rempah dengan bau yang kuat seperti bunga lawang, rosemary, dan mint dapat mengusir hama.

    Untuk mengusir siput, kamu bukan hanya memakai bagian bunganya saja, melainkan satu tanaman bunga lawang. Pastikan tumbuhan tersebut diletakkan di dekat tanaman hias yang suka rusak karena dimakan siput.

    3. Mengusir Semut

    Melansir dari House Digest, rempah ini juga telah lama digunakan di Mesir untuk berbagai pengobatan di negara tersebut. Bijinya, minyak atsirinya, akarnya, dan daunnya semuanya bermanfaat. Begitu juga dengan aroma dari bunga lawang ini dapat mengusir semut. Sejak dulu, Mesir juga menggunakan bunga lawang untuk mengusir semut.

    Bahkan campuran cengkeh, bunga lawang, kapulaga, dan kayu manis dapat mengusir semut dari tumpukan gula. Caranya dengan memasukkan 4 bahan tadi ke dalam wadah gula yang terbuka. Bahan-bahan tadi tidak perlu dipotong ataupun dikubur di antara gula, cukup diletakkan di permukaannya. Tunggu sampai 1 jam, semut akan pergi sendirinya.

    Lalu jika di rumah ada melon embun madu dan mulai didatangi semut, letakkan bunga lawang di sekitarnya, jangan lupa tutup melon, terutama yang sudah dipotong. Aroma bunga lawang akan membingungkan semut.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Hilangkan Jamur yang Muncul di Dinding Beton


    Jakarta

    Kamu mungkin berpikir jika menggunakan beton sebagai dinding di rumah, tidak mudah ditumbuhi jamur. Anggapan tersebut salah, jamur mudah tumbuh di berbagai bahan bangunan bahkan beton sekalipun jika ada faktor pendukungnya.

    Munculnya jamur di dinding beton dapat mengganggu estetika. Seperti yang diketahui wujud jamur tidak hanya satu melainkan terdiri dari beberapa macam dan warna. Bisa hijau, putih, hitam, coklat, hingga kuning.

    Awal mula kemunculan jamur pada dinding beton adalah hinggapnya spora jamur yang sebelumnya melayang di udara. Jika dia menemukan tempat dan suhu yang tepat, jamur dapat berkembang dan menyebar di media tersebut. Kisaran suhu yang mendukung jamur berkembang adalah di antara 25-30 derajat Celcius. Permukaan yang basah dan lembap juga disukai oleh jamur daripada yang kering.


    Apakah jamur bisa dibersihkan jika sudah menyebar? Jawabannya bisa. Mengutip dari Concrete Renovation, Sabtu (30/3/2024), berikut beberapa tips menghilangkan jamur di dinding beton rumah.

    1. Menyiramkan Air Panas

    Layaknya menghapus noda, jamur bisa dihilangkan dengan air panas. Cukup tuangkan air panas ke dinding yang berjamur lalu digosok hingga benar-benar hilang. Namun kamu perlu berhati-hati terkena tetesan air panasnya. Coba cara ini untuk jamur yang muncul di bagian bawah dinding.

    2. Menyemprotkan Air yang Kencang

    Jika jamur di dinding kamu timbul dan bertekstur, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang. Kamu bisa gosok terlebih dahulu agar lebih bersih. Cara ini juga lebih aman dibandingkan dengan menyiramkan air panas dan bisa digunakan untuk jamur di bagian atas.

    3. Soda Kue

    Soda kue adalah bahan dapur yang ampuh untuk mengangkat noda membandel di berbagai benda. Menggunakan soda kue juga tidak berbahaya. Kamu cukup taburkan soda kue ke permukaan dinding beton yang berjamur, lalu tunggu selama 24 jam. Pastikan permukaan dinding tidak basah atau lembap.

    4. Campuran Cuka dan Air

    Jika memakai soda kue tidak mempan, kamu bisa menggunakan cuka dan air. Campurkan keduanya lalu masukkan ke dalam semprotan. Jangan lupa untuk mengaduk cuka dan air tadi. Pastikan kamu memakai sarung tangan saat memegang cuka. Setelah itu semprotkan ke dinding beton yang berlumut.

    5. Campuran Pemutih dan Air

    Selain soda kue dan cuka putih, kamu juga bisa menggunakan pemutih, tetapi bahan ini berbahaya jika terkena kulit manusia. Pastikan memakai sarung tangan. Lalu benda di dekat dinding atau keramik juga sebaiknya dilapisi dengan plastik agar tetap aman jika terkena tetesan.

    Setelah pemutih dicampurkan dengan air, masukkan ke botol semprotan. Semprotkan campuran ini ke dinding beton yang berjamur. Setelah beberapa menit, sikat dan siram dinding beton dengan air biasa.

    Itulah 5 cara menghilangkan jamur pada dinding beton. Semoga bermanfaat!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Menyimpan Tanaman Saat Ditinggal Bepergian Tanpa Khawatir Layu


    Jakarta

    Saat hendak bepergian selama beberapa hari meninggalkan rumah, selain keamanannya, kamu juga perlu memikirkan nasib tumbuhan. Sebagai makhluk hidup mereka perlu dirawat minimal dengan disiram agar tidak mati.

    Saat musim hujan, kamu akan terbantu karena tumbuhan mendapatkan air tanpa perlu disiram manual. Namun jika selama kamu pergi tidak ada hujan, bagaimana?

    Melansir dari House Beautiful, Jumat (29/3/2024) berikut ada beberapa tips meninggalkan tumbuhan agar tidak mudah layu dan rusak selama liburan.


    1. Kelompokkan Tanaman di Luar Ruangan

    Pertama kamu bisa mengelompokkan jenis-jenis tanaman yang harus diletakkan di luar dan di dalam rumah. Untuk tanaman yang di luar ruangan adalah tanaman yang memerlukan cahaya matahari langsung, tidak masalah jika tidak disiram terlalu sering, dan tanaman rambat. Letakkan di tempat yang teduh, tetapi masih bisa terkena air hujan.

    2. Siapkan Tempat Untuk Tanaman di Dalam Ruangan

    Tanaman di dalam ruangan juga ada yang bisa tidak diberi air setiap hari, tetapi mereka tidak bisa terkena matahari secara langsung sehingga di bawa masuk.

    Untuk tanaman yang butuh air setiap hari, kamu bisa menggunakan bathtub, ember, kolam karet anak-anak, atau bak untuk menampung pot-pot tanaman tersebut. Isi air setinggi 3-5 cm ke dalam wadah besar tersebut lalu letakkan tanaman dan pot tersebut di genangan air tersebut. Tanaman akan menyerap air sendiri sesuai kebutuhannya.

    3. Atur Suhu Ruangan

    Apa pun musimnya, tanaman menyukai suhu rendah ke normal sekitar 13-27 derajat celsius. Cara untuk melembapkan suhu di dalam ruangan adalah dengan menyiapkan wadah berisi air dan kerikil. Letakkan di dekat tumbuhan tersebut dan pilih tempat yang memiliki ventilasi udara.

    4. Buat Irigasi Tetes

    Membuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekasMembuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekas. Foto: YouTube Petani Pedas/Tangkapan Layar

    Jika kamu punya waktu dan biaya lebih, coba buat aliran irigasi otomatis sederhana untuk tanaman di rumah. Misalnya menggunakan botol gelas lengkap dengan tutupnya. Isi botol dengan air sampai penuh. Buat satu lubang sebesar ujung sumpit bambu, lalu hambat dengan menusukkan kayu sebesar lubang tersebut. Balikkan botol plastik dengan posisi tutup botol di bawah, air akan keluar dari lubang yang ditusuk kayu. Cara ini seperti kerja infus di rumah sakit.

    Irigasi tetes menggunakan galon dan selangIrigasi tetes menggunakan galon dan selang. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Jika tanamannya banyak, kamu bisa menggunakan galon bekas berisi air. Lalu siapkan selang sesuai pot yang butuh disiram. Masukkan kain ke dalam selang tersebut dan lebihkan sampai menjuntai di kedua ujung. Posisikan ujung selang ke bawah sehingga saat ujung kain di dalam galon menyerap air, ujung lainnya yang mengarah ke pot dapat meneteskan air.

    Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah.Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Bisa juga melobangi botol plastik bekas sebesar tutup pulpen. Lubangi di samping bagian bawah botol sehingga tetap bisa tertutup dengan tanah. Nanti air akan keluar sedikit-sedikit.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Latar Belakang Pengembang Biar Terhindar dari Penipuan, Begini Caranya


    Jakarta

    Memiliki rumah adalah salah satu impian terbesar seseorang dalam hidup, tapi di balik itu ternyata banyak resiko yang harus dihadapi oleh masyarakat, salah satunya adalah maraknya kasus penipuan.

    Banyaknya kasus penipuan pembelian rumah yang terjadi saat ini membuat masyarakat harus lebih cerdas dan berhati-hati saat membeli rumah, terutama jika melalui developer. Oleh karena itu, penting untuk memahami strategi dan langkah-langkah untuk menghindari penipuan ini.

    Dari pemaparan yang diberikan oleh Direktur FWA Law Office, Febrian Willy Atmaja, salah satu kasus yang paling marak adalah kasus penipuan yang melibatkan transaksi properti antara pengembang dan konsumen.


    Praktik penipuan tersebut melibatkan pembayaran uang muka (DP) oleh konsumen untuk pembelian rumah, namun developer tidak menyelesaikan pembayaran tanah atau tidak membangun rumah sesuai kesepakatan.

    Akibatnya, konsumen kehilangan uang yang telah dibayarkan dan tidak dapat menempati rumah yang dijanjikan.

    “Ada pun yang pintar juga yang punya tanah, itu dia buatkan adendum kepada developer yang berisi kesepakatan pembayaran uang muka dan jadwal pelunasan. Jika pembayaran tidak dilakukan sesuai jadwal, pemilik tanah berhak menggugat di pengadilan dan tanah berikut bangunan yang telah dibangun akan menjadi hak milik pemilik tanah lagi. Nah, yang dikorbankan ini masyarakat yang membeli rumah itu dengan developer. Mereka sudah membayar sekian ratus juta, tapi kok rumahnya itu menjadi yang punya tanah lagi. Jadi, uang yang sudah mereka berikan kepada developer ya hilang. Mereka tidak bisa menempati rumah tersebut,” ungkap Febrian kepada detikcom, Minggu (31/3/2024).

    Untuk menghindari semakin banyaknya kasus penipuan seperti ini, Febrian memberikan edukasi tentang beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari penipuan.

    1. Cek Kredibilitas dan Integritas Developer

    Penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap developer yang bersangkutan. Ini meliputi penelusuran tentang rekam jejak mereka dalam industri properti, apakah telah menyelesaikan proyek-proyek sebelumnya dengan baik, dan apakah terdapat laporan atau kasus penipuan sebelumnya yang melibatkan developer tersebut.

    2. Cek Keabsahan Kepemilikan Tanah

    Sebelum melakukan transaksi pembelian, pastikan untuk memeriksa keabsahan kepemilikan tanah yang akan dibeli. Hal ini bisa dilakukan dengan meminta dokumen-dokumen yang menunjukkan status kepemilikan tanah tersebut, seperti sertifikat tanah atau akta jual beli tanah.

    3. Buat Surat Pernyataan kepada Developer

    Sebelum melakukan pembayaran uang muka atau DP, penting untuk membuat surat pernyataan yang berisi kesepakatan antara pembeli dan developer. Surat pernyataan ini harus mencakup detail-detail penting, seperti jadwal pembayaran, kapan rumah akan diserahterimakan, dan konsekuensi jika developer tidak memenuhi kewajibannya. Dengan demikian, jika terjadi masalah di kemudian hari, surat pernyataan ini dapat digunakan sebagai bukti kesepakatan antara kedua belah pihak.

    4. Cross-Check terkait SHM

    Sebelum menyelesaikan pembayaran dan menerima sertifikat hak milik (SHM), sebaiknya lakukan cross-check terkait jadwal penyelesaian SHM dengan developer. Pastikan bahwa semua persyaratan dan prosedur yang diperlukan telah dipenuhi dan bahwa SHM akan diterima sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Amalan yang Harus Dilakukan Agar Terhindar dari Godaan Setan di Rumah


    Jakarta

    Setan kerap mengganggu manusia agar terjerumus ke dalam keburukan. Setan juga bisa mengganggu manusia di mana saja, termasuk di dalam rumah.

    Umat Islam sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membentengi diri dari godaan setan. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika hendak berkegiatan di rumah agar terlindungi dari godaan setan.

    Mengutip dari laman Rumaysho pada Jumat (29/3/2024), berikut ini amalan yang dapat dipraktikkan di rumah untuk melindungi diri dari gangguan setan.


    Membaca Doa Masuk Kamar Mandi

    Ada baiknya membiasakan diri untuk membaca doa ketika hendak memasuki kamar mandi. Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yang mengatakan:

    كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

    “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika masuk kamar kecil, beliau mengucapkan, ‘Allohumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaaits (artinya: Ya Allah, aku meminta perlindungan dari-Mu dari setan laki-laki maupun setan perempuan).” (HR. Bukhari, no. 142, 6322; Muslim, no. 375; Abu Daud, no. 4; Tirmidzi, no. 5; An-Nasai, 1:20; Ibnu Majah, no. 296; Ahmad, 19:13).

    Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah menerangkan dalam Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram (1:363) bahwa bacaan tersebut berarti meminta perlindungan dari kejelekan dan pelaku kejelekan.

    Membaca Doa Masuk Rumah dan Makan

    Pastikan untuk membaca doa masuk rumah dan sebelum makan. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

    Artinya: “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), ‘Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.’ Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), ‘Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.’ Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, ‘Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.’” (HR. Muslim, no. 2018).

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam kitab Syarh Riyadh Ash-Shalihin, jika seseorang menyebut nama Allah ketika memasuki rumah, tetapi tidak menyebutnya saat makan, maka setan akan berserikat dengannya saat makan.

    Kemudian, apabila seseorang menyebut nama Allah ketika makan, tetapi tidak saat memasuki rumahnya, maka setan akan berserikat dengannya di tempat bermalamnya. Sedangkan jika saat masuk rumah dan saat makan malam, ia menyebut nama Allah, maka setan akan menjauhi tempat bermalam dan jatah makannya.

    Membaca Surat 3 Qul Alquran dan Ayat Kursi Sebelum Tidur

    Rasulullah SAW mencontohkan untuk membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan ayat kursi ketika hendak tidur. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim sebagai berikut.

    أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إذا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ، ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرأَ فِيْهِمَا : (( قُلْ هُوَ اللهُ أحَدٌ ، وَقَلْ أعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ، وَقُلْ أعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ )) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوجْهِهِ ، وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ ، يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

    Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila menghampiri tempat tidurnya, beliau menyatukan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya, lalu membacakan pada kedua tangannya tadi, “Qul huwallahu ahad, qul a’udzu birobbil falaq, qul a’udzu birobbin naas.” Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat ia jangkau. Beliau mulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan itu tiga kali.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 6320 dan Muslim, no. 2714)

    Dalam kitab Riyadh Ash-Shalihin (hadits, no. 1461), ahli bahasa mengatakan kata ‘an-naftsu’ adalah meniup dengan pelan tanpa disertai air liur atau ludah.

    Sementara keutamaan membacakan ayat kursi sebelum tidur disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.

    Demikian amalan yang bisa kamu lakukan untuk melindungi diri dari gangguan setan di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda Fondasi Rumah Sudah Rusak, Jangan Abaikan!



    Jakarta

    Fondasi rumah adalah hal mendasar tetapi krusial untuk membuat sebuah bangunan dapat berdiri kokoh. Penting sekali bagi rumah memiliki struktur yang kuat agar tidak mudah hancur.

    Namun, fondasi rumah bisa saja tidak terpasang dengan baik ataupun kondisi tanah berubah, sehingga dapat mempengaruhi bentuk maupun ketahanan rumah. Beberapa kerusakan yang mungkin terkesan sepele di sekitar rumah ternyata bisa saja menandakan adanya masalah dengan fondasi rumah.

    Pastikan untuk memperhatikan kondisi rumah untuk mengidentifikasi ciri-ciri fondasi yang bermasalah. Berikut ini beberapa tanda yang perlu diwaspadai karena bisa berarti adanya masalah pada fondasi rumah, dilansir dari laman family handyman, Jumat (29/3/2024).


    1. Rumput Liar Dekat Fondasi Rumah

    Rumput liar yang tumbuh secara acak di pekarangan rumah mungkin suatu hal yang biasa. Akan tetapi, patut dicurigai jika ada kumpulan rumput liar yang tumbuh dekat fondasi rumah.

    Hal itu bisa disebabkan ada kelembapan pada area tersebut yang berpotensi menimbulkan masalah pada pondasi. Lebih dari itu, kalau ada tumbuhan liar pada fondasi, maka masalahnya lebih besar karena ada retakan di dalamnya.

    2. Masalah Drainase

    Drainase rumah biasanya paling sering membutuhkan perawatan. Masalah yang tampak kecil pada drainase mungkin bagian dari persoalan yang lebih besar. Adapun masalah dengan drainase bisa disebabkan oleh saluran pembuangan utama yang tersumbat atau pipa bocor.

    Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan medan akibat kontraksi atau perluasan tanah, sehingga berdampak pada fondasi secara keseluruhan. Sebaiknya meminta tukang ledeng profesional untuk segera memperbaikinya.

    3. Pintu dan Jendela Tersangkut

    Membetulkan pintu atau jendela yang tersangkut sebetulnya perkara mudal. Akan tetapi, masalah tersebut tetap mencirikan masalah yang serius. Jika semua pintu atau jendela bermasalah, itu suatu pertanda fondasi rumah berubah dan tidak lagi berbentuk persegi sempurna.

    4. Lantai Tidak Rata

    Lantai yang tidak rata menjadi salah satu tanda masalah fondasi yang mudah diidentifikasi di rumah. Kamu bisa menguji permukaan lantai tidak rata apabila tumpahan air di lantai mengalir ke satu arah. Meski kondisi lantai seperti ini cukup umum, sebaiknya memastikan sumber permasalahannya dengan ahlinya.

    5. Retak di Sekitar Rumah

    Selain itu, adanya retak di sekitar rumah seperti pada lantai dan dinding bisa menandakan adanya masalah fondasi. Retakan pada lantai kemungkinan besar disebabkan oleh fondasi rumah.

    Sementara retakan pada eksterior rumah tergantung pada arah retakannya. Maka, segera pastikan dengan ahlinya sebelum kondisi rumah semakin parah.

    Demikian ciri-ciri fondasi rumah bermasalah yang perlu kamu ketahui agar segera melakukan langkah perbaikan. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Duh, 4 Kesalahan di Rumah Ini Bisa Mempengaruhi Kesehatan


    Jakarta

    Kesalahan memilih desain ruangan maupun barang-barang di rumah ternyata bisa berujung pada gangguan kesehatan lho. Maka dari itu, kamu perlu memilih barang-barang yang tidak memicu alergi atau mempengaruhi kesehatanmu.

    Salah satu contohnya adalah pemilihan lampu. Penggunaan lampu yang terlalu terang di kamar tidur bisa mengganggu atau membuat tidurmu tidak nyenyak. Hal ini bisa mempengaruhi suasana hati maupun kesehatanmu dalam jangka waktu panjang.

    Tak hanya lampu, ada berbagai contoh lainnya kesalahan-kesalahan dalam pemilihan barang atau desain ruangan yang bisa mempengaruhi kesehatanmu. Dilansir dari Real Simple, Senin (1/4/2024), berikut ini contohnya.


    1. Selimut

    Kesalahan memilih selimut ternyata bisa mempengaruhi kesehatanmu lho detikers. Sebab, ada beberapa selimut yang bisa memicu alergi.

    “Selimut bulu halus sedang tren tetapi juga bisa menjadi pemicu alergi. Sebaiknya pilihlah selimut alternatif lainnya dan lapisi tempat tidur dengan selimut tenun tebal untuk menciptakan tampilan volume serupa yang membuat kamu ingin langsung masuk ke tempat tidur,” ujar founder dan principal designer di North+Fair Interior Design, Marisa Bettencourt.

    2. Pencahayaan

    Pencahayaan merupakan salah satu hal penting di rumah karena bisa menciptakan suasana tertentu. Namun, tidak semua ruangan bisa memiliki pencahayaan yang sama. Misalnya pada ruang keluarga, ruang kerja, dan kamar tidur sebaiknya menggunakan teknik pencahayaan layering.

    “Pilihlah lampu gantung di tengah dengan nuansa hangat, sebaiknya yang memiliki peredup dan tambahkan beberapa lampu aksen seperti lampu meja dan lampu lantai,” kata Bettencourt.

    3. Jendela

    Memiliki jendela yang terang dan lebar di kamar tidur memang terlihat cantik dan bisa membuat banyak sinar matahari masuk ke dalam. Namun, terlalu banyak cahaya masuk ke dalam ruangan bisa mengganggu tidur kamu.

    “Membiarkan terlalu banyak cahaya masuk ke kamar tidur kamu di malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian yang mempengaruhi suasana hati, tekanan darah, bahkan hormon,” tutur Bettencourt.

    “Sebaliknya, pilihlah tirai penghalang cahaya yang lebih tebal untuk membantu menghalangi cahaya dari luar dan bahkan meredam kebisingan yang dapat mempengaruhi tidur malam yang nyenyak,” sambungnya.

    4. Tidak Ada Area Luar Ruangan

    Ada banyak manfaat kesehatan dari menghabiskan waktu di luar ruangan, seperti mendorong kita untuk berolahraga sekaligus meningkatkan konsentrasi. Namun, tak banyak orang melakukan aktivitas di luar ruangan karena sampai saat ini masih ada kebijakan bekerja dari rumah atau work from home. Nah, adanya area luar ruangan di rumah bisa bermanfaat untuk aktivitas tersebut.

    “Dengan menciptakan ruangan di luar, kita bisa mendapatkan sedikit udara segar dan menikmati alam terbuka,” kata Jessica Vegliacich dari J Layne Designs.

    Itulah beberapa kesalahan memilih desain ruangan dan pemilihan barang yang bisa mempengaruhi kesehatan. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Waktu yang Tepat Buat Ganti Kasur? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kasur merupakan salah satu perlengkapan tidur yang keberadaannya cukup penting di rumah. Jika memiliki kasur yang nyaman tentunya bisa membuat kualitas tidur lebih baik.

    Ternyata, kasur juga memiliki masanya. Sebaiknya, apabila kasur sudah tidak nyaman digunakan segera diganti karena bisa menurunkan kualitas tidur bahkan bisa membuat badan menjadi sakit.

    Dilansir dari Sleeping Foundation, Senin (1/4/2024), umumnya kasur harus diganti setiap 6-8 tahun, tergantung dari bahannya. Nah, untuk informasi lebih lanjut, berikut ini ‘umur’ kasur berdasarkan bahannya. Dilansir dari Healthline, berikut ini informasinya.


    Masa Kasur Berdasarkan Jenisnya

    Innerspring

    Untuk kasur jenis innerspring, terdapat per sebagai support sistemnya yang bisa mendistribusikan berat badan ke seluruh kasur. Kasur jenis ini bisa bertahan hingga lebih dari 10 tahun.

    Memory Foam

    Untuk kasur jenis ini bisa tahan hingga 10-15 tahun apabila dirawat dengan benar sesuai petunjuknya, termasuk membalik kasur.

    Latex

    Untuk kasur latex bisa bertahan dengan waktu yang lama, tergantung bahan yang dipilih apakah latex sintetis atau organik. Beberapa kasur latex memiliki garansi hingga 20-25 tahun lamanya.

    Waterbed

    Waterbed merupakan kasur yang diisi oleh air. Untuk kasur jenis ini bisa bertahan hingga 5-10 tahun.

    Tanda-tanda Kasur Harus Diganti

    Selain dari masa penggunaan, terdapat beberapa tanda bahwa kasur kamu harus segera diganti. Berikut ini beberapa tandanya.

    1. Kasur sudah rusak, seperti tidak empuk lagi atau bahkan sudah sobek-sobek.
    2. Per yang berisik.
    3. Bikin sakit badan. Jika kasur kamu sudah bikin badan kamu sakit atau tidak nyaman, bisa jadi itu pertanda untuk segera menggantinya.
    4. Alergi sering kambuh. Kasur menjadi tempat yang banyak mengandung debu dan kutu kasur, apabila sudah menumpuk tentunya hal ini bisa memicu alergi atau asma yang semakin parah. Jika sudah dibersihkan dan alergi masih parah, sudah waktunya kamu mengganti kasur.

    Salah satu cara untuk memperpanjang umur kasur adalah dengan membaliknya. Dengan membaliknya setiap 6-12 bulan dapat memperpanjang umur kasur karena bagian kasur yang digunakan menjadi seimbang sehingga kenyamanannya bisa bertahan lebih lama.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ubah Kamar Mandi yang Sempit Agar Terlihat Luas


    Jakarta

    Punya rumah dengan luas terbatas, perlu perhitungan yang matang untuk membagi setiap ruangan, salah satunya menentukan luas kamar mandi.

    Bukan hanya kamar tidur dan ruang keluarga yang perlu dibuat luas dan nyaman, kamar mandi pun begitu. Tetapi terkadang kamar mandi justru mendapat area di pojokan rumah yang tertutup dan sempit. Padahal kamar mandi sama pentingnya dengan ruangan lain.

    Apabila luas ruangan sudah tidak dapat diubah, kamu bisa mengatur tampilan dalam kamar mandi jadi luas dan minimalis dengan 5 cara dari Forbes berikut.


    1. Tambah Skylight atau Ventilasi yang Besar

    Selain lampu, kamu sebaiknya membuat semacam ventilasi yang besar di atap kamar mandi atau salah satu dindingnya. Ventilasi ini selain membantu sirkulasi di dalam kamar mandi, bisa juga menjadi akses cahaya masuk jika lampu di kamar mandi mati atau rusak. Sementara itu, pemasangan skylight cocok untuk kamar mandi yang atasnya langsung ditutupi atap. Saat siang hari, kamar mandi terlihat terang dari skylight tersebut.

    2. Keramik

    Pemasangan keramik dengan corak dan warna yang sama dari lantai sampai dinding di kamar mandi dapat menimbulkan efek luas. Lalu keramik yang disarankan adalah berbentuk memanjang dan ramping dengan teknik pemasangan seperti tampilan batu bata di dinding yakni setiap sela keramik tidak ada yang bertemu.

    3. Pilih Warna Cat yang Terang

    Warna terang seperti putih, kuning, biru, atau pink adalah warna-warna yang disarankan untuk cat dinding kamar mandi. Warna terang dapat menambah volume ruangan dan memantulkan cahaya lampu dengan baik.

    Selain itu, pilih warna cat yang berlawanan dengan warna keramik. Hal ini berguna untuk membuat ilusi ruangan terlihat lebih luas dan mengubah suasana kamar mandi jauh lebih nyaman.

    4. Tambahkan Cermin

    Interior yang dibutuhkan dan berguna di kamar mandi adalah cermin. Keberadaan cermin membuat ilusi kamar mandi lebih luas.

    Cermin yang digunakan tidak perlu setinggi badan. Bentuk cermin yang disarankan adalah bulat atau kotak yang ukurannya tidak terlalu besar yang hanya bisa melihat wajah dan tanpa memakai bingkai di pinggirannya.

    Kamu bisa menggantung menghadap pintu, di seberang shower, atau di atas wastafel jika letaknya di dalam kamar mandi.

    5. Pakai Interior Kamar Mandi yang Kecil

    Suatu ruangan bisa terlihat luas apabila tidak diisi dengan barang yang terlalu banyak dan besar. Pada kamar mandi sendiri, mengganti bak air dengan shower bisa membuat ruangan lebih luas.

    Selain itu, hindari memasang wastafel yang terlalu besar di dalam kamar mandi, pasang rak di dinding atau membolongi dinding untuk tempat peralatan mandi, letakkan ember di luar kamar mandi saat tidak digunakan, dan pasang gantungan handuk di balik pintu agar lebih rapih.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com