Tag: rumah

  • Penempatan Bunga Hias Ini Bikin Rumah Tampak Lebih Hidup & Menawan


    Jakarta

    Bunga hias bisa membuat interior rumah terlihat lebih hidup dan menawan. Dari segi bentuk, warna, dan aroma bunga menjadikan bunga sebuah hiasan yang tepat untuk mendekorasi rumah.

    Melansir dari laman BloomsyBox pada Rabu (3/4/2024), bunga membuat suasana rumah lebih ceria. Terlebih lagi, bunga terbukti dapat meningkatkan mood dan kondisi emosional seseorang.

    Kamu bisa menaruh bunga di mana saja untuk menghiasi ruangan. Adapun bunga bisa menambah warna dan kehangatan pada ruangan. Berikut ini beberapa tempat andalan untuk memajang bunga hias.


    Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruang keluarga dan ruang tamu merupakan tempat paling klasik untuk menaruh bunga hias. Ruangan ini sangat cocok karena umumnya sering digunakan oleh penghuni rumah serta dilihat oleh tamu.

    Kamu bisa menaruh bunga hias di meja kopi atau meja samping sebagai titik fokus yang menarik perhatian. Selain itu, kamu dapat bereksperimen dengan rangkaian bunga yang menawan.

    Kamar Tidur

    Kamar tidur menjadi tempat yang bagus untuk menaruh bunga karena ruangan ini semestinya menjadi tempat beristirahat yang tenang. Kamu bisa memilih bunga dengan tampilan dan aroma yang menenangkan. Bunga dengan warna yang kalem dan aroma yang manis seperti mawar dan lavender bisa menjadi pilihanmu.

    Ruang Makan

    Selanjutnya, bunga hias bisa ditaruh di ruang makan untuk meningkatkan suasana menyenangkan ketika menyantap hidangan bersama keluarga. Biasanya, bunga hias sangat cocok ditaruh di tengah meja sebagai pemanis ruang makan. Namun, pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    Depan Pintu Masuk Rumah

    Area setelah melalui pintu masuk rumah menjadi tempat pertama yang dilihat oleh tamu, maka kamu bisa menyambut mereka dengan menaruh bunga hias yang indah. Kamu juga akan sering menikmati tampilan bunga tersebut setiap kali keluar-masuk rumah.

    Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Demikian beberapa penempatan bunga hias andalan untuk membuat rumah tampak lebih hidup dan berwarna. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Islam Memperbolehkan Membasmi Tikus di Rumah, Ini Dalilnya



    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat atau juga disebut hama. Islam memperbolehkan tikus untuk dibasmi. Bahkan Rasulullah SAW menyebut tikus sebagai hewan yang berbahaya.

    Mengutip dari NU Online, “Rasulullah bersabda “Khamsul Fawasiq (lima hewan berbahaya) yang (boleh) dibunuh di tanah halal (di luar tanah haram) atau di tanah haram yaitu ular, gagak pemakan bangkai, tikus, anjing galak, dan rajawali.”

    Kelima hewan tersebut disebut dengan menggunakan kata fisq karena mereka keluar dari sarang-sarangnya untuk melakukan kerusakan, menebarkan penyakit, dan ancaman bagi kehidupan manusia. (An-Nawawi Abu Zakaria, Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim [Beirut: Dar Ihya Turats Arabi 2009] juz.8 hal.114).


    Maksud tanah halal dalam dalil tersebut adalah sekitaran kota Mekah dan Madinah yang dilarang untuk membunuh hewan mana pun, diperbolehkan untuk membasmi kelima hewan tersebut.

    “Asal dari kata fisq adalah keluar dari sesuatu, oleh karena itu mereka (hewan-hewan tersebut) disebut dengan fawasiq karena keluarnya mereka dari kategori hewan yang bisa dimanfaatkan”. (Al-Asqalani Ahmad bin Ali Ibnu Hajar, Fathul Bari Bisyarh Shahih Bukhari [Beirut: Darul Ma’rifah 2008] juz.1 hal.167).

    Dalil di atas menjadi landasan jika menemukan tikus terutama di rumah, hewan tersebut boleh dibasmi.

    Anjuran untuk membasmi tikus jika menemukannya terutama di rumah dikarenakan hewan tersebut mudah ditemui di masyarakat dan membawa penyakit.

    Tikus bisa menularkan penyakit dan begitu pula yang kerap disebut dengan zoonosis. Mulai dari air liur, urin, dan darah tikus dapat menyebabkan penyakit seperti leptospirosis, hantavirus pulmonary sindrom, dan tularemia.

    Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, juga mengatakan jika mencium bau bangkai tikus di rumah harus segera dibung bangkai tersebut karena malaikat tidak akan masuk ke rumah yang berbau tidak sedap.

    “Bangkai tikus itu najis, itu yang jadi masalahnya. Jika dia ada di luar rumah tidak apa-apa. Tapi jika di dalam rumah, tentunya jangan. Bau-bau tidak sedap menghalangi malaikat memasuki rumah kita,” katanya saat dihubungi detikProperti, Kamis (4/4/2024).

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Ternyata Bisa Cegah Ular Masuk Rumah!


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu binatang yang terkadang ditemukan di kebun rumah. Hewan ini termasuk hewan berbahaya karena ada beberapa jenis ular yang berbisa.

    Maka dari itu, jangan sampai ada ular di pekarangan rumah. Untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah ternyata bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman lidah mertua atau snake plant ternyata bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    2. Bawang Putih dan Bawang Bombay

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang Putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    Bawang putih dan bawang bombay mengeluarkan bau yang tajam. Bau tersebut tidak disukai oleh ular.

    Kamu bisa menanam bawang putih di pot dan menaruhnya di taman atau kebun. Jika tidak ada waktu untuk menanam, kamu bisa menghaluskan 4-5 siung bawang putih, lalu berikan air dan taruh di botol semprotan. Semprotkan cairan tersebut ke halaman untuk mencegah ular dan hama lainnya, seperti tikus masuk ke dalam rumah.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat ramuan dari potongan bawang bombay dan bawang putih dan campurkan dengan garam dapur dan taburkan di halaman rumah.

    3. Kaktus

    Schlumbergera truncata blooming white and pink at the window sillKaktus Foto: iStock

    Kaktus juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena daunnya yang tajam. Ular tidak menyukai tanaman yang tajam atau berduri.

    Nah, jenis kaktus yang cocok untuk mencegah ular masuk rumah adalah barrel cactus atau Echinocactus grusonii. Karena ular melata di bawah, kaktus jenis ini cocok untuk ditanam karena bentuknya yang tidak terlalu tinggi.

    4. Marigold

    Orange marigold flowers.Orange marigold flowers. Foto: Getty Images/schnuddel

    Bunga Marigold yang berwarna-warni memang sangat cantik. Tak hanya cantik, bunga ini ternyata juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah.

    “Bunga-bunga cerah dan indah ini tampak polos, tetapi akar Marigold tumbuh dalam dan agresif,” kata tim di Mo Plants, dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (5/4/2024).

    “Akar kokoh inilah pengusir ular. Mereka mengeluarkan yang kuat yang mengusir ular dan tikus tanah. Mereka juga dapat menjangkau tempat ular bersembunyi dan bersembunyi, sehingga baunya akan mencapai jauh ke dalam tanah,” tambahnya.

    5. Daun Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusFresh green basil on the wooden table, selective focus Foto: iStock

    Daun basil bisa mencegah ular masuk rumah karena aromanya yang menyengat. Apalagi, tanaman basil bisa tumbuh setinggi 6 kaki yang bisa mengeluarkan aroma kuat yang lebih banyak lagi.

    Selain menanamnya, kamu juga bisa menaburkan daun-daunnya ke dalam tanah atau di sekitar tanaman. Aroma yang menyengat tersebut seharusnya bisa mencegah ular berada di sekitar halaman rumah kamu.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mencegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Renovasi Rumah? Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Terkadang seseorang bisa bosan dengan layout ataupun interior rumah yang begitu-begitu saja setelah lama ditinggali. Lalu, mungkin ada kerusakan yang sangat mengganggu di rumah, seperti plafon yang rusak akibat bocor, maka dari itu perlu renovasi rumah.

    Dengan renovasi rumah, kamu bisa melakukan upgrade pada rumah sekaligus memperbaiki kerusakan-kerusakan di sekitar rumah. Akan tetapi, sebelum mulai renovasi, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dulu. Sebab, ada banyak aspek yang perlu dipikirkan kalau ingin merenovasi rumah.

    Melansir dari laman ZipMatch pada Jumat (5/4/2024), berikut ini beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum merenovasi rumah.


    1. Rencana yang Matang

    Merenovasi rumah sebenarnya agak ribet karena harus memikirkan fitur-fitur rumah yang sudah ada. Jangan sampai rumah yang direnovasi malah tidak cocok atau merusak bagian-bagian rumah lainnya.

    Misalnya kamu ingin menambah bathtub di kamar mandi. Lalu, karena perencanaan kurang matang, ternyata penempatan bathtub terlalu dekat dengan WC, sehingga kamu merasa kurang nyaman. Jadi penting sekali membuat rencana dengan rinci dan realistis supaya kamu tidak salah langkah.

    2. Budget yang Cukup

    Pastinya merenovasi rumah akan menguras kantong kamu, maka tentukan budget yang realistis. Kamu bisa melakukan riset dengan berkeliling toko-toko atau mencari harga pasaran di internet.

    Jangan lupa juga untuk memikirkan kemungkinan pengeluaran yang tidak terduga. Sebaiknya kamu menyiapkan budget lebih untuk renovasi rumah, karena ada saja hal yang membuat pengeluaran membengkak.

    3. Fungsionalitas Ruangan

    Lalu, fungsionalitas ruangan juga perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Bayangkan dengan semua perubahan yang kamu lakukan nanti, bagaimana perasaanmu menggunakan tempat tersebut.

    Mungkin dengan merenovasi rumah, kamu merasa ruangan justru menjadi sempit. Dengan begitu, kamu malah jadi sulit berkerak.

    4. Waktu Pengerjaan yang Realistis

    Lalu, buatlah jadwal yang berisi pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Apalagi renovasi rumah bisa memakan waktu lama, sehingga perencanaan waktu dan tugas yang seksama bisa mengatur alur pengerjaan.

    Pastikan juga menentukan jadwal yang realistis. Jika ada acara yang bakal digelar di rumah, apakah renovasi akan selesai sebelum waktu itu? Tentukan berapa lama kamu mau menunggu hingga proyek itu tuntas.

    5. Izin Renovasi

    Sebelum memulai renovasi, pastikan sudah mengabarkan dan meminta izin tetangga sekitar. Sebab, proses renovasi sering kali mengganggu tetangga karena menimbulkan bising atau mengotori lingkungan.

    Lalu, cari tahu apakah ada regulasi atau izin yang harus didapatkan ketika merenovasi. Kamu bisa bertanya ke RT atau RW di lingkungan rumahmu.

    Itulah 5 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mulai merenovasi rumah. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Penting Bangun Rumah Ramah Penyandang Disabilitas


    Jakarta

    Orang dengan keterbatasan fisik atau penyandang disabilitas fisik memiliki gaya kehidupan sehari-hari yang sedikit berbeda dari non-disabilitas. Bahkan, di rumah sendiri terkadang banyak hal umum bagi non-disabilitas justru terasa seperti rintangan bagi para penyandang disabilitas.

    Maka dari itu, untuk memudahkan penyandang disabilitas beraktivitas di rumah, perlu adanya beberapa penyesuaian. Misalnya, modifikasi tangga, kamar mandi, bahkan kenop pintu agar lebih mudah digunakan oleh penyandang disabilitas.

    Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan beberapa hal saat kamu ingin membangun rumah untuk penyandang disabilitas. Atau, bila kamu sudah terlanjur mempunyai rumah, kamu bisa ikuti tips penting di bawah ini untuk membuat rumahmu menjadi ramah penyandang disabilitas. Dikutip dari 101mobility.com, berikut ini tipsnya.


    7 Tips Penting untuk Membuat Rumah Ramah Penyandang Disabilitas

    1. Atur Tangga

    Tidak hanya untuk para penyandang disabilitas saja, tangga juga bisa jadi tempat berbahaya bagi non-disabilitas. Maka dari itu, kamu harus menyesuaikan tangga ini supaya lebih mudah untuk diakses oleh para penyandang disabilitas.

    Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan memasang jalur landai (ramp) khusus kursi roda pada tangga pendek, seperti pada teras rumah, dan beberapa tempat lainnya yang memiliki perbedaan tinggi. Gunanya adalah untuk memudahkan kursi roda untuk mengakses daerah tersebut

    Selanjutnya yaitu memasang eskalator khusus pada tangga yang tinggi, seperti tangga untuk menuju lantai 2 rumah. Atau, bila kamu merasa memiliki uang berlebih, kamu juga bisa mencoba untuk memasang lift khusus untuk kursi roda.

    2. Atur Kamar Mandi

    Kamar mandi adalah salah satu area yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas. Maka dari itu kamu harus perhatikan hal-hal berikut ini.

    Rintangan pertama dan yang paling berbahaya bagi penyandang disabilitas pada kamar mandi adalah lantainya yang licin ketika basah. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, kamu bisa mencoba untuk melapisi lantai kamar mandi dengan keset khusus. Selain itu, kamu juga bisa memasang handrails pada beberapa titik di kamar mandi

    Kedua, akses bak mandi atau bathtub. Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang menggunakan bak mandi. Maka dari itu, bila memungkinkan cobalah untuk membuat bak mandi atau bathtub kamu serendah mungkin supaya bisa lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

    Dan yang terakhir adalah akses toilet. Selain harus memastikan bahwa toilet di kamar mandi kamu itu tipe toilet duduk, kamu juga wajib untuk memasang handrail atau tempat berpegangan di sekeliling toilet tersebut. Karena biasanya ketika ingin duduk atau bangun dari toilet, orang akan menggunakan tenaga ekstra untuk menyeimbangkan tubuhnya.

    3. Pasang Tempat Berpegangan (Handrails)

    Seperti pada toilet, kamu juga harus memasang tempat berpegangan atau handrails di beberapa titik tertentu di rumahmu untuk penyandang disabilitas. Biasanya handrails dipasang pada tempat di mana penyandang disabilitas fisik akan turun dari kursi rodanya.

    4. Pasang Palang Dorong-Tarik pada Pintu

    Terkadang banyak penyandang disabilitas yang kesulitan untuk membuka pintu dengan gagang seperti biasanya. Maka dari itu kamu harus mencoba untuk memasang palang dorong atau tarik pada pintu kamu untuk memudahkan mereka membuka pintu. Atau kamu juga bisa mencoba pintu geser.

    5. Permudah Akses Kolam Renang

    Bila kamu memiliki kolam renang di rumahmu, kamu bisa memasang lift kolam renang, atau kamu juga bisa membuat bagian landai untuk akses para penyandang disabilitas.

    6. Rapikan Furnitur

    Karena penyandang disabilitas fisik memiliki keterbatasan bergerak, kamu harus pastikan supaya furnitur di rumah kamu tidak menghalangi jalan. Kamu juga harus pastikan supaya akses untuk menggunakan furnitur tersebut bisa dilakukan dengan mudah.

    7. Perhatikan Permukaan Lantai

    Seperti yang sudah disebutkan, lantai yang licin atau sulit dilewati oleh kursi roda bisa membuat mereka merasa kurang nyaman. Maka dari itu, kamu harus pastikan lantai tersebut menggunakan bahan yang ramah untuk para penyandang disabilitas.

    Itu dia 7 tips untuk bangun rumah menjadi ramah untuk penyandang disabilitas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Bikin Taman Indoor


    Jakarta

    Adanya taman di dalam ruangan atau taman indoor bisa menjadi salah satu cara untuk membuat rumah tampak asri. Selain mempercantik dan membuat rumah tampak asri, adanya taman indoor juga bisa menghasilkan udara segar.

    Akan tetapi, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum membuat taman indoor. Salah satunya terkait ukuran lahan. Jangan sampai lahan yang digunakan untuk taman indoor justru mempersempit ruangan di dalam rumah.

    Selain itu, masih ada beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan sebelum membuat taman indoor. Dilansir dari situs BTN Properti, Sabtu (6/4/2024), berikut daftarnya.


    1. Pastikan Ukuran Lahan yang Akan Digunakan

    Sebelum membuat taman indoor, kamu harus pastikan ketersediaan lahan yang akan digunakan. Dengan menentukan ukuran lahan, kamu bisa mengetahui kebutuhan taman, jenis tanaman yang akan digunakan, estimasi biaya, hingga alternatif area taman.

    2. Tutupi Tanah dengan Batu

    Jika taman indoor sudah jadi, sebaiknya tutupi tanah dengan batu. Hal ini dilakukan agar tanah tidak mengotori lantai. Sebab, potensi tanah berceceran di lantai bisa saja terjadi. Kamu juga bisa menggunakan batu hias agar tampilan taman semakin menarik.

    3. Perhatikan Tingkat Kelembapan

    Tingkat kelembapan juga perlu diperhatikan. Sebab, kurangnya kelembapan udara bisa mempengaruhi kondisi tanaman di dalam ruangan.

    Jika kelembapan terlalu rendah, tanaman bisa menjadi kering dan menyebabkan daun kecokelatan. Di sisi lain, jika kelembapan terlalu tinggi bisa menyebabkan tanaman busuk dan tumbuh jamur. Idealnya, untuk taman indoor, tanaman membutuhkan tingkat kelembaban antara 4-60%.

    4. Atur Pencahayaan

    Saat membuat taman indoor, kamu harus perhatikan pencahayaan dengan cermat. Hal itu karena, tanaman memerlukan cahaya untuk berfotosintesis.

    Selain untuk tanaman, pencahayaan yang baik juga sebenarnya masuk dalam kriteria rumah sehat. Kamu bisa memanfaatkan jendela di sekitar rumah atau membuat skylight, menjadikannya bagian dari desain interior rumah.

    Kamu juga bisa menggunakan cahaya buatan jika cahaya alami tak cukup untuk menyinari tanaman. Cahaya buatan ini dinamakan grow light, yang terbuat dari lampu listrik yang dirancang khusus untuk merangsang pertumbuhan tanaman.

    5. Rutin Merawat Tanaman

    Setelah ada taman indoor, jangan lupa untuk merawat tanaman yang ada. Kuncinya adalah memperhatikan takaran air yang dibutuhkan setiap tanaman, karena jika terlalu banyak air justru berpotensi membuat tanaman mengalami pembusukan dalam waktu singkat. Kamu juga harus menggunakan suhu air yang sesuai, seperti menggunakan air biasa dengan suhu normal.

    Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membuat taman indoor. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 3 Hal yang Disukai Kelelawar di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan kelelawar di rumah terkadang mengganggu penghuni di dalamnya. Hal ini karena kelelawar membawa penyakit dan terkadang kotorannya membuat rumah kotor.

    Belum lagi hewan itu juga membawa berbagai penyakit, seperti SARS, Ebola, virus nipah, dan yang lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kita harus bisa mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah.

    Masuknya kelelawar ternyata ada sebabnya, seperti ada hal-hal yang disukainya. Berikut ini merupakan hal-hal yang disukai oleh kelelawar sehingga bisa berada di pekarangan.


    Hal yang Disukai Kelelawar

    1. Sumber Panas

    Dilansir dari The Spruce, Sabtu (6/4/2024), kelelawar menyukai tempat yang hangat dan mereka akan mengikuti petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Selanjutnya, kelelawar akan masuk ke dalam rumah dari celah tersebut.

    2. Sumber Makanan

    Dilansir dari Pest Pointer, kelelawar menyukai serangga dan buah-buahan. Jika ada hal-hal tersebut di pekarangan rumah, bisa saja kelelawar masuk ke dalam rumah.

    3. Air

    Kelelawar tertarik dan membutuhkan air. Mereka akan mencari tempat yang dekat dengan sumber air. Dibanding turun untuk minum, kelelawar akan terbang rendah, mengambil air ke dalam mulutnya, dan meminumnya sembari terbang. Dengan demikian memungkinkan mereka untuk menghindari predatornya di tempat terbuka.

    Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

    Jika sudah diketahui keberadaan kelelawar di rumah, maka harus segera mengusirnya. Bagaimana caranya mengusir kelelawar dari rumah? Berikut ini ada 5 tips mengusir kelelawar agar tidak bersarang di rumah.

    Cara Usir Kelelawar dari Rumah

    1. Tutup Tempat Masuk Kelelawar

    Dilansir dari Forbes, kamu bisa menutup jalur masuk kelelawar, misalnya seperti jendela. Kamu juga bisa menggantungkan ‘rumah’ kelelawar agar mereka tidak masuk ke dalam rumahmu.

    2. Gunakan Bahan Alami

    Dilansir dari Homes and Gardens, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami, misalnya seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    3. Hilangkan Sumber Makanan Kelelawar

    Cara lainnya untuk mengusir kelelawar dari rumah adalah menghilangkan sumber makanannya. Sebelum melakukannya, sangat penting untuk mengetahui jenis kelelawar yang ada di rumahmu, karena ada kelelawar yang makan buah, makan serangga, atau keduanya.

    “Kalau kamu punya pohon buah di kebun, pertimbangkan untuk menutupnya dengan jaring untuk mencegah akses kelelawar (untuk memakannya),” kata Garden Editor, Rachel Crow, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Pasang Lampu Terang di Kebun

    Memasang lampu yang terang di kebun atau taman rumahmu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah. Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau aktif di malam hari yang artinya mereka sensitif terhadap cahaya. Dengan memasang lampu yang terang, kamu bisa mencegah kelelawar untuk masuk ke kawasan rumah.

    5. Panggil Jasa Profesional

    Jika terdapat kelelawar dalam jumlah banyak dan sudah lama bersarang di rumahmu, sebaiknya panggil jasa profesional untuk mengusirnya.

    Itulah hal-hal yang disukai kelelawar dan cara mengusirnya dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 5 Benda yang Tidak Bisa Disimpan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kita memiliki kebebasan untuk meletakkan barang dan perabotan di rumah. Namun, kamu perlu hati-hati ketika menyimpan sesuatu di kamar mandi karena ada barang-barang yang tidak bisa disimpan di sana.

    Hal ini dikarenakan kondisi kamar mandi yang tertutup, lembap, dan beberapa ada yang sempit tidak cocok untuk menyimpan banyak barang. Selain itu, menghindari meletakkan barang-barang ini di kamar mandi akan lebih aman bagi kesehatan dan membuat ruangan lebih bersih dan luas.

    Mengutip dari Better Homes and Gardens, Sabtu (6/4/2024), berikut beberapa barang yang tidak bisa disimpan di kamar mandi.


    1. Obat-Obatan

    Kamu suka memakai obat berbentuk krim yang dipakai di kamar mandi? Setelah memakai sebaiknya langsung dibawa ke luar, tidak disimpan di dalam kamar mandi.
    Obat dianjurkan disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Menyimpan obat di dalam kamar mandi tentu salah karena ruangan ini lembap dan sempit. Dampaknya jika di simpan di dalam kamar mandi adalah obat tersebut mudah terkontaminasi dan tidak tahan lama.

    Sebagai gantinya simpan obat di kamar tidur atau ruangan yang mudah dijangkau darimana pun agar saat keadaan darurat bisa langsung diambil.

    2. Perhiasan

    Barang mahal seperti perhiasan atau aksesoris yang terbuat dari logam yang mudah berkarat sebaiknya tidak disimpan di kamar mandi. Area yang lembap yang mudah terkena air membuat kualitasnya menurun. Bahkan jika dibiarkan perhiasan dan aksesoris tersebut bisa rusak atau berkarat.

    Tempat yang paling tepat menyimpan perhiasan atau aksesoris adalah laci-laci di kamar, meja rias, atau lemari pakaian.

    3. Alat Elektronik

    Banyak yang betah berlama-lama di dalam kamar mandi sampai memasang TV atau meletakkan tablet untuk menonton. Padahal barang elektronik rentan terhadap air. Apalagi kamar mandi tempat yang lembap bagian alat elektronik mudah berkarat. Jika dibiarkan lama-lama sistem sensor barang tersebut akan menurun.

    Bahayanya jika terjadi korsleting listrik, bukan hanya alat elektronik yang rusak, melainkan seisi rumah bisa terbakar. Meskipun kamar mandi banyak air, tetapi itu tidak bisa menangkal jika api sudah terlalu besar.

    Selain TV, speaker Bluetooth, sikat gigi elektrik, pencukur elektrik, atau barang khusus untuk membersihkan diri yang digunakan menggunakan baterai atau listrik sebaiknya diletakkan di luar setelah digunakan.

    4. Parfum dan Cat Kuku

    Siapa yang senang berias di dalam kamar mandi? Setelah berias terutama memakai cat kuku dan parfum sebaiknya ikut di bawa keluar. Panas dan kelembapan membuat cat kuku dan parfum cepat kedaluwarsanya.

    Wangi dari parfum akan berkurang dan cairan di cat kuku tidak akan sekental saat pertama kali dibeli. Sebagai gantinya, simpan cat kuku dan parfum di lemari, rak lemari, atau meja rias.

    5. Handuk dan Tisu

    Handuk atau pakaian lainnya sebaiknya tidak disimpan di dalam kamar mandi karena mudah berjamur. Handuk yang basah sebaiknya dijemur di ruang terbuka agar tidak lembap. Lalu tisu toilet sebaiknya letakkan satu saja di kamar mandi. Hal ini untuk menghindari terkontaminasi dengan bakteri.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Baja Ringan Anti-Karat tapi Berkarat? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Baja ringan adalah bahan bangunan yang banyak digunakan sebagai pengganti kayu. Bahan ini biasanya digunakan sebagai rangka atap dan partisi dinding pada rumah.

    Nah, orang-orang senang menggunakan bahan ini karena memiliki banyak keunggulan sebagai pengganti material lainnya. Salah satu alasan utama menggunakan baja ringan antara lain bobotnya yang ringan, sehingga harganya pun bisa lebih ekonomis.

    Selain itu, baja ringan juga anti rayap, anti korosi, dan mudah dibentuk. Meski banyak kelebihannya, baja ringan bisa merugikan pemilik rumah jika menggunakannya dengan cara yang salah.


    Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim mengungkapkan kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan baja ringan ketika membangun kanopi. Pemasangan baja ringan yang salah ternyata justru menyebabkan korosi yang bisa fatal bila dibiarkan.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringanya dianggap seperti pengganti besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Albert kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Apabila baja ringan dibiarkan berkarat, lama-lama bisa menggerogoti dan menghilangkan ketebalan. Alhasil, baja ringan akan mudah tertekuk, bahkan runtuh dalam kasus ekstrem.

    “Kebanyakan penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (bajanya),” katanya.

    Selanjutnya, Albert menjelaskan penyebab korosi akibat cairan semen yang mengenai baja ringan. Terdapat reaksi kimia pada campuran air dan semen yang bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    Adapun, sebenarnya baja ringan sebagai bahan yang sederhana menurut Albert, selama digunakan sesuai fungsinya maka akan tahan lama. Catatan yang perlu diingat adalah tidak mencampur baja ringan dengan cairan semen, maka akan aman dari korosi.

    “Seharusnya ada kolom beton dulu yang naik. Terus (kalau) kolom betonnya sudah jadi, sudah kering baru ditambahin sama baja ringan. Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. itu baru benar atau pakai material lain,” pungkas Albert.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan Kesalahan Ini saat Bangun Kanopi, Bisa Rugi!



    Jakarta

    Kanopi adalah atap memanjang yang berguna untuk melindungi bagian rumah yang terbuka dari suhu dan cuaca. Biasanya letak kanopi ada di bagian depan rumah dan menempel pada dinding.

    Nah, bentuk kanopi yang beragam tentunya memiliki bahan yang bervariasi pula. Salah satu bahan yang sering dipakai adalah baja ringan karena pemasangannya yang cepat, mudah, dan hemat biaya.

    Baja ringan sebenarnya bahan yang cukup sederhana, sehingga tidak mudah rusak dan perawatannya juga tidak susah. Akan tetapi, cara memasang baja ringan salah justru malah mengakibatkan korosi dan kerugian lainnya.


    Lalu, apa yang membuat baja ringan pada kanopi cepat berkarat? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringannya dianggap seperti penggantinya besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” ujar Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim kepada detikcom, Minggu (7/4/2024).

    Albert menjelaskan penyebab korosi pada baja ringan disebabkan oleh cairan semen yang mengenai baja ringan. Reaksi kimia dari campuran air dan semen pada beton bisa merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ) yang berfungsi untuk melindungi baja ringan dari korosi.

    “Penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja. Itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (baja ringannya),” ucapnya.

    Apabila baja ringan digerogoti karat hingga tipis, maka pilar kanopi harus diganti dengan yang baru. Hal ini tentunya membuat pemilik rumah harus mengeluarkan uang lagi buat perbaikan.

    Selain itu, baja ringan yang berkarat lama-lama bisa tertekuk dan rubuh pada kasus yang ekstrem, sehingga dapat membahayakan penghuni rumah.

    “Kalau orangnya lupa ganti (pilar kanopi), kebiasaan kan kita take it for granted, bikin penggunaan sudah, ditinggal-tinggalin terus lupa di-maintain. Nah, baja ringan kayak gini itu kalau sudah berkarat dibiarin terus-terusan ya bahaya buat yang ninggalin,” kata Albert.

    Bagi yang ingin menggunakan baja ringan untuk membangun kanopi, Albert menyarankan untuk membuat kolom beton yang agak naik terlebih dulu. Kemudian, kolom beton yang sudah kering bisa dipasang baja ringan.

    “Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. Itu baru benar atau ya pakai material lain,” pungkasnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com