Tag: rumah

  • 4 Cara Bikin Rumah Ramah Kucing biar Makin Betah


    Jakarta

    Memelihara kucing kini merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh pemilik rumah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kucing merasa lebih nyaman untuk tetap berada di dalam rumah.

    Caranya adalah menyediakan barang-barang yang sekiranya dibutuhkan oleh kucing. Salah satunya adalah tiang khusus sebagai media kucing untuk mencakar.

    Dilansir dari International Cat Care, berikut ini beberapa cara untuk membuat rumah yang aman dan nyaman untuk kucing.


    Tiang Garukan Kucing

    Kucing punya kebiasaan menggaruk atau mencakar untuk menjaga cakarnya dan menandai wilayahnya. Penghuni rumah yang memiliki kucing perlu punya tiang garuk atau permukaan garuk lain agar tidak menggaruk perabotan. Sediakan tiang garuk yang tinggi agar kucing puas menggaruk secara vertikal dengan rentangan panjang.

    Tempat Tidur Kucing

    Kucing sering menghabiskan waktunya untuk tidur, sehingga akan lebih baik kalau ada tempat tidur buat mereka. Kucing lebih menyukai tempat yang hangat untuk tidur dan posisinya cukup tinggi.

    Sediakan berbagai pilihan tempat tidur di lokasi yang berbeda, terutama di tempat yang hangat, cerah, dan tenang. Tempat tidurnya tidak harus khusus kucing, karena banyak kucing yang merasa nyaman dengan tempat tidur, kursi, atau sofa milik pemiliknya.

    Kotak Pasir

    Letakkan kotak pasir kucing di sudut tersembunyi. Pastikan kotak pasir itu jauh dari makanan dan air, jendela besar, dan area ramai di rumah.

    Selain itu, sebaiknya menyediakan satu kotak untuk setiap kucing di rumah. Lalu, tambahkan satu kotak lagi di tempat yang berbeda agar kucing merasa punya banyak opsi tempat buang air.

    Tutupi Bukaan di Rumah

    Setiap rumah membutuhkan sirkulasi udara yang lancar. Jangan sampai tidak membuka jendela atau pintu di rumah walaupun ada kucing.

    Pastikan untuk memasang teralis atau penutup khusus pada bukaan di rumah agar bisa mendapat udara segar tanpa khawatir kucing kabur.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah ramah kucing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Cerdas Hilangkan Bau Apek di Rumah dengan Bahan Alami



    Jakarta

    Bau apek di dalam rumah sering bikin tidak nyaman dan membuat penghuni enggan berlama-lama di dalam ruangan. Padahal, menghilangkan bau tak sedap tidak selalu harus pakai pengharum kimia yang dijual di pasaran.

    Ada beberapa bahan alami yang bisa dijadikan alternatif pengharum ruangan. Selain mudah ditemukan, aromanya juga menenangkan dan mampu meningkatkan kualitas udara di rumah.

    Mengutip The Spruce, berikut 3 bahan alami yang ampuh usir bau apek di rumah.


    1. Lavender

    Lavender dikenal dengan aroma lembut yang menenangkan. Bunga ini bukan hanya cantik, tapi juga bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.

    Caranya mudah, cukup letakkan bunga lavender segar ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin. Jika sulit mendapatkan bunganya, gunakan minyak esensial lavender yang dicampur dengan air.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan, tapi juga pengharum alami. Aromanya yang manis dan hangat mampu mengusir bau apek sekaligus membuat suasana rumah lebih rileks.

    Untuk menggunakannya, rebus batang kayu manis lalu masukkan ke dalam diffuser. Alternatif lain, campurkan kayu manis dengan air dan minyak esensial untuk membuat pengharum ruangan.

    3. Kopi

    Siapa sangka kopi juga bisa jadi solusi penghilang bau apek. Aromanya yang khas dan kuat mampu menyerap bau tak sedap dengan cepat.
    Caranya, letakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang ke dalam wadah terbuka di ruangan. Bisa juga dengan merebus biji kopi, lalu memanfaatkan uapnya melalui diffuser.

    Dengan memanfaatkan bahan alami seperti lavender, kayu manis, dan kopi, rumah bisa kembali wangi dan segar tanpa perlu repot memakai pengharum kimia.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Dibersihkan? Ternyata Ini Sebabnya


    Jakarta

    Menjaga kebersihan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik rumah. Tidak cukup menyapu dan mengepel lantai, tapi juga perlu membersihkan debu yang menempel di sudut-sudut ruangan.

    Meski sudah rutin dibersihkan secara berkala, tapi terkadang rumah masih terasa kotor dan berdebu. Terkadang masih ditemukan sisa-sisa kotoran yang menempel di lantai atau karpet.

    Hal ini tentu menyebalkan karena rumah yang harusnya tampak bersih tapi malah tetap kotor. Lantas apa penyebabnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Sering Dibersihkan

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan rumah masih tetap kotor meski sudah rutin dibersihkan. Dikutip dari Good Housekeeping, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Menyapu Lantai Secara Asal

    Terdengar sepele, tapi jika menyapu lantai secara asal bisa menyebabkan rumah tetap kotor. Mungkin ada beberapa sudut rumah yang tidak disapu sehingga debu dan kotoran masih menempel. Seiring waktu, debu tersebut akan menumpuk dan bisa memicu masalah kesehatan.

    Cobalah menyapu lantai secara perlahan dan gunakan pengki (pengeruk sampah) untuk menampung kotoran di lantai. Pastikan sapu bagian kolong meja, kolong lemari, dan sudut ruangan karena area tersebut sering ditemukan banyak debu.

    2. Karpet Jarang Dibersihkan

    Jika memiliki karpet di rumah sebaiknya juga rutin dibersihkan secara berkala. Karpet jadi salah satu tempat paling berdebu di rumah karena sering diinjak atau diduduki oleh penghuninya.

    Untuk membersihkan karpet bisa menggunakan vacuum cleaner. Lakukan pembersihan setiap seminggu sekali jika karpet sering digunakan, seperti dipasang ruang tamu atau kamar tidur.

    3. Jendela dan Pintu Rumah Dibiarkan Terbuka

    Membuka jendela dan pintu dapat mengalirkan udara ke dalam rumah sehingga terasa lebih adem. Meski begitu, pintu dan jendela yang selalu dibiarkan terbuka justru membuat debu masuk ke dalam rumah.

    Sebaiknya buka pintu dan jendela rumah saat pagi dan sore agar meminimalisir debu yang masuk ke rumah. Selain itu, membuka jendela dan pintu saat siang hari berpotensi membuat rumah terasa panas.

    4. Punya Hewan Peliharaan

    Memelihara hewan seperti kucing atau anjing juga memicu rumah cepat kotor meski sudah rutin dibersihkan. Sebab, bulu-bulu hewan bisa beterbangan ke udara dan menempel di sofa, lantai, karpet, hingga kamar tidur.

    Solusinya adalah dengan lebih sering membersihkan rumah agar tidak ada sisa-sisa bulu hewan. Selain itu, pastikan hewan peliharaanmu rutin dibersihkan agar bulunya tidak mudah rontok.

    5. Memakai Sepatu di Dalam Rumah

    Kebiasaan memakai sepatu di dalam rumah membuat lantai jadi cepat kotor. Apalagi jika sepatu atau sendal yang dipakai penuh lumpur dan tanah, tentu lantai rumah yang seharusnya bersih jadi kembali kotor.

    Untuk itu, hindari kebiasaan menggunakan sepatu di dalam rumah karena berpotensi membuat lantai cepat kotor. Pastikan sepatu dan sendal diletakkan di luar rumah serta disusun di rak sepatu agar terlihat rapi.

    Demikian lima penyebab rumah cepat kotor meski rutin dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Cara Bikin Ruangan Wangi Pakai Bahan Alami, Bye-bye Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Rumah yang harum membuat suasana di rumah lebih nyaman dan menenangkan. Tak jarang pemilik memasang pengharum ruangan agar rumahnya wangi sekaligus menghilangkan bau tak sedap.

    Namun, pengharum ruangan yang tersedia di pasaran mengandung senyawa kimia. Jika ingin alternatif yang lebih alami, ada bahan-bahan yang bisa digunakan.

    Lalu, bahan apa yang bisa digunakan sebagai pengharum ruangan? Simak ulasannya berikut ini.


    Bahan Alami Sebagai Pengharum Ruangan

    Inilah pengharum ruangan alami yang dapat menghilangkan bau tak sedap di rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Kopi

    bubuk kopiKopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Pemilik rumah bisa mengharumkan ruangan menggunakan kopi. Bahan ini punya aroma yang khas sehingga dapat menghilangkan bau. Cara pakainya dengan meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau.

    Selain yang berupa bubuk, pemilik juga bisa merebus biji kopi. Lalu, cairannya dimasukkan ke dalam diffuser.

    2. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu Manis Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kayu manis dapat mengharumkan ruangan dengan aromanya yang kuat. Bahan ini mengeluarkan wangi yang manis dan hangat sehingga membuat suasana ruangan lebih rileks.

    Pemilik bisa memanfaatkan kayu manis sebagai pengharum ruangan dengan cara direbus, lalu dimasukkan ke dalam diffuser. Cara lain bisa dengan mencampurkan kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukLavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender memiliki aroma yang lembut dan menenangkan. Pemilik dapat meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas berisi air dingin untuk menjadikannya pengharum ruangan.

    Kalau tidak punya bunga lavender, minyak esensial bunga lavender bisa jadi alternatif. Campurkan minyak tersebut dengan air.

    Itulah bahan-bahan alami untuk menghilangkan bau di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

    Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

    Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


    Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

    Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

    Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

    Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

    “Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

    2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

    Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

    Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

    Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

    “Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

    3. Cuci Kain Secara Berkala

    Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

    “Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

    Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

    “Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

    Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Kenapa Lantai Malah Lengket Habis Dipel? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Pernahkah ngepel lantai tapi setelahnya malah terasa lengket? Kejadian seperti itu pastinya bikin sebal, sebab penghuni sudah capek-capek mengepel tapi hasilnya mengecewakan.

    Padahal, penghuni bakal nyaman sekali kalau bisa berjalan di lantai yang bersih, kinclong, dan keset. Tapi tenang aja, ada kok cara memastikan lantai enggak lengket setelah dipel.

    Sebelum itu, penghuni rumah harus tau kenapa lantai bisa lengket usai dipel. Berikut ini penjelasannya.


    Penyebab Lantai Lengket Habis Dipel

    Inilah beberapa alasan lantai malah lengket setelah dipel, dikutip dari Maid2Match, Selasa (18/11/2025)

    1. Terlalu Banyak Cairan Pembersih

    Biasanya penghuni rumah suka mencampurkan cairan pembersih ke air pel. Terlalu banyak menuangkan cairan pembersih bisa meninggalkan residu di lantai. Residu itu yang bikin lantai lengket.

    Pastikan takaran cairan pembersih atau rasio produk dengan airnya sesuai. Ikuti petunjuk produk agar tidak berlebihan. Penghuni juga boleh pel lantai lagi setelahnya pakai air hangat buat menghilangkan sisa produk pembersih.

    2. Air Pel Kotor

    Lantai lengket habis pel dapat disebabkan oleh penggunaan air pel yang sudah kotor. Air pel kotor perlu diganti dengan yang baru ya. Jika tidak, sama saja menyebarkan kotoran di lantai.

    3. Lantai Kurang Kering

    Kebiasaan menginjak lantai saat lantai baru dipel bisa bikin lantai licin dan meninggalkan bercak lengket. Setelah dipel, lantai perlu dibiarkan dulu sampai kering.

    Buka jendela atau nyalakan kipas angin agar lantai cepat kering. Selain itu, penghuni dapat mengeringkan lantai pakai kain pel kering.

    4. Sisa Tumpahan

    Lantai dapur yang lengket bisa disebabkan oleh sisa kotoran yang tidak dibersihkan dengan benar. Misalnya ada sisa tumpahan jus atau saus yang belum tuntas dibersihkan. Oleh karena itu, penghuni perlu bersihkan tumpahan dulu sebelum mengepel seluruh lantai.

    5. Kain Pel Kotor

    Kain pel yang kotor justru menyebarkan kotoran pada lantai. Kain ini juga lembap sehingga meninggalkan residu lengket pada lantai.

    Nah, penghuni seharusnya mencuci kain pel setelah selesai mengepel lantai. Cuci kain pel pakai air panas dan detergen lembut, lalu biarkan mengering.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi lantai lengket setelah dipel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Siap-siap! Ini 7 Desain Interior Ini Diramal Bakal Jadi Tren pada 2024


    Jakarta

    Tren hunian biasanya memiliki tren yang berbeda setiap tahunnya, termasuk desain interior rumah. Bagi kamu yang ingin membuat tampilan rumah menjadi lebih segar dan trendy, bisa banget cek informasi berikut ini.

    Jika pada 2023 ini hunian dengan warna hangat, adanya perpaduan unsur tradisional dengan elemen modern hingga desain yang ‘menyatu’ dengan alam, pada 2024 diperkirakan ada sedikit perbedaan. Lantas, seperti apa tren desain interior pada 2024?

    Dilansir dari Business Insider, Senin (27/11/2023), berikut ini daftarnya.


    1. Desain Fraktal (Fractal Design) Akan Menjadi Tren

    Menurut Desainer Interior Debbe Daley, tahun depan akan banyak desain fraktal pada berbagai furnitur. Contohnya seperti pada meja, kabinet, penerangan, sampai hiasan kuno.

    Sebagai informasi, dikutip dari Indonesia.go.id, fraktal merupakan bentuk geometris yang jika bagian-bagian penyusun dari sebuah bentuk itu skalanya diperbesar, akan terlihat bagian-bagian kecil yang menyusun bentuk geometris tertentu sebagai keseluruhan.

    Contoh desain fraktal/Unsplash via Rethinking The FutureContoh desain fraktal/Unsplash via Rethinking The Future Foto: Unsplash via Rethinking The Future

    “Dengan teori sains dalam desain dan bagaimana bentuk dan desain geometris menarik bagi otak, (desain) fraktal di rumah akan menjadi ‘besar’,” kata Daley dikutip dari Business Insider.

    2. Subway Tile

    Penggunaan subway tile atau keramik persegi panjang berwarna putih ini memang sudah menjadi tren. Pada awalnya, model keramik ini diperkenalkan di kereta bawah tanah New York, maka dari itu, keramik ini dinamakan subway tile (ubin kereta bawah tanah). CEO dan pendiri Blythe Interiors, Jennifer Verruto memperkirakan tren ini akan terlihat ‘abadi’ pada tahun-tahun mendatang.

    Stacked-tile/Scott-lee/Shutterstock via Business InsiderStacked-tile/Scott-lee/Shutterstock via Business Insider Foto: Scott-lee/Shutterstock via Business Insider

    “Tidak ada yang lebih klasik dari subway tile, tapi alih-alih pakai batu bata tradisional, berikan sentuhan modern dengan menumpuk ubin, baik secara vertikal maupun horizontal,” katanya.

    3. Furnitur dengan Desain Melengkung

    CEO dan pendiri Blythe Interiors, Jennifer Verruto juga mengatakan, bentuk bulat maupun pinggiran yang melengkung akan muncul di setiap rumah pada 2024. Menurutnya, desain melengkung memberikan kesan ‘kuno yang canggih’, namun cukup mudah untuk dipadukan dengan berbagai gaya desain.

    Sofa dan kursi melengkung mulai jadi tren/Ground Picture/ShutterstockSofa dan kursi melengkung mulai jadi tren/Ground Picture/Shutterstock Foto: Ground Picture/Shutterstock

    “Memperkenalkan bentuk bulat, seperti cermin rias melengkung, menghadirkan kelembutan dan penjajaran indah dengan meja rias yang sering kali linier,” tuturnya.

    4. Desain Bergerigi (Scalloped Design) Akan Kembali Tren

    Menurut Desainer Interior Julia Longchamps Design, Julia Longchamps, pemilik rumah akan mengadopsi desain bergerigi ke dalam rumahnya. Ia mengatakan, tepian yang bergerigi juga bisa menjadi aksen yang bagus pada lemari.

    5. Desain Biofilik Masih Menjadi Tren

    Seorang Desainer Interior di Planner 5D, Alice Moszczynski mengungkapkan bahwa desain biofilik atau biophilic design akan menjadi tren pada 2024. Desain ini akan melibatkan banyak material alami, sinar matahari, dan tanaman.

    “Inti dari desain biofilik adalah perasaan saat kamu berada di alam terbuka, dikelilingi oleh tanaman hijau subur dan cahaya alami. Ini semua tentang menghadirkan alam terbuka,” katanya.

    Contoh desain biofilik/Onnis Luque Via ArchDailyContoh desain biofilik/Onnis Luque Via ArchDaily Foto: Onnis Luque Via ArchDaily

    Sebagai informasi, dikutip dari ArchDaily, desain biofilik berasal dari kata biophilia dari bahasa Yunani kunci yang berarti ‘cinta terhadap makhluk hidup’. Biofilia pertama kali digunakan oleh psikolog Erich Fromm pada tahun 1964, dan kemudian dipopulerkan pada tahun 1980-an oleh ahli biologi Edward O. Wilson, setelah mendeteksi bagaimana urbanisasi mulai mendorong keterputusan yang kuat dengan alam.

    Adapun, tujuan dari prinsip ini adalah menghubungkan manusia dengan alam untuk meningkatkan kesejahteraan. Hal ini bisa dicapai dengan mengintegrasikan alam ke dalam ruang.

    6. Warna Hangat Akan Menjadi Tren

    Desainer Interior di Planner 5D, Alice Moszczynski memprediksi warna-warna hangat akan menjadi tren karena orang-orang mencari suasana nyaman di rumah mereka. Beberapa contohnya seperti warna coklat tanah, terakota, dan jingga tua.

    Contoh warna hangat yang akan jadi tren di 2024/brizmaker/Shutterstock via Business InsiderContoh warna hangat yang akan jadi tren di 2024/brizmaker/Shutterstock via Business Insider Foto: brizmaker/Shutterstock via Business Insider

    “Warna-warna ini menghadirkan kenyamanan pada ruangan kamu, menciptakan suasana yang ramah,” tuturnya.

    7. Warna Hijau ‘Hutan’

    Tak hanya warna hangat, warna hijau ‘hutan’ atau forest green diprediksi juga akan menjadi tren pada 2024. Desainer Interior di Neutral Home, Kelly Marohl memperkirakan pemilik rumah yang memilih warna gelap dan moody akan menempatkan warna forest green di urutan teratas daftar warna pada 2024.

    “Kami yakin tren di kalangan pemilik rumah ini terinspirasi oleh Joanna Gaines. Dia menggunakan warna ini berkali-kali dalam serial televisi populernya, ‘Fixer Upper: Welcome Home,” ujar Marohl.

    Itulah perkiraan beberapa tren desain interior pada 2024 mendatang.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bye-bye! 4 Desain Interior Ini Diramal Nggak Jadi Tren Lagi pada 2024


    Jakarta

    Setiap tahunnya selalu ada tren baru untuk desain interior rumah. Hal ini membuat beberapa desain yang tadinya menjadi tren justru redup dan tergantikan oleh tren yang baru.

    Kira-kira apa saja ya desain interior yang sudah tidak lagi jadi tren pada 2024? Dilansir dari Business Insider, Senin (27/11/2023), berikut ini daftarnya.

    1. Warna Abu-abu hingga Beige

    Warna abu-abu sempat menjadi warna yang sangat populer, namun kini perlahan mulai ‘menghilang’. Hal itu juga akan terjadi pada 2024.


    “Dengan popularitasnya, banyak pemilik rumah yang ikut-ikutan (menggunakan warna abu-abu). Dengan terlalu banyak interior yang tampak sama dan berlebihan, warna abu-abu telah dikesampingkan untuk memberi ruang bagi warna-warna berani dan moody di rumah,” kata Desainer Interior Debbe Daley, dikutip dari Business Insider.

    Contoh sofa berwarna abu-abu/Followtheflow/Shutterstock via Business InsiderContoh sofa berwarna abu-abu/Followtheflow/Shutterstock via Business Insider Foto: Followtheflow/Shutterstock via Business Insider

    Tak hanya itu, warna beige yang sempat populer diperkirakan akan tergantikan dengan warna yang lebih berani pada 2024.

    “Tekstur yang kaya warna dan pola yang menyegarkan, seperti wallpaper tebal, menjadi pusat perhatian,” ujar CEO dan Founder Blythe Interiors Jennifer Verruto.

    2. Gaya Industrialis

    Gaya Industrialis sempat menjadi desain yang sangat populer beberapa tahun terakhir. Desain ini bisa diterapkan di rumah hingga kafe.

    Desain interior industrial tidak diragukan lagi merupakan salah satu gaya yang paling banyak diminta akhir-akhir ini. Berikut deretan tipsnya.Desain interior industrial tidak diragukan lagi merupakan salah satu gaya yang paling banyak diminta akhir-akhir ini. Berikut deretan tipsnya. Foto: Dok Decorilla

    Gaya ini menonjolkan elemen seperti lantai beton, langit-langit tinggi, serta struktur arsitektur dan pipa terbuka. Namun, gaya ini diperkirakan tak akan menjadi tren lagi pada 2024.

    “Orang-orang beralih ke suasana yang lebih nyaman dan mengundang. Perlengkapan bata dan logam yang terbuka mungkin memberi jalan bagi gaya yang lebih lembut dan nyaman,” tutur Desainer Interior di Planner 5D, Alice Moszczynski.

    3. Gaya Ultra Minimalis Akan Ditinggalkan

    Gaya ultra minimalis memiliki karakter warna netral dengan detail dan furnitur yang minim. Gaya ini diprediksi akan mulai ditinggalkan.

    “Meskipun desain minimalis akan selalu ada tempatnya, ultra minimalism sering kali terasa ‘dingin’ dan impersonal. Orang mencari lebih banyak kehangatan, kenyamanan, dan kepribadian di rumah mereka,” terang Desainer Interior dan CEO Omni Home Ideas, Brad Smith.

    4. Fast Furniture Mulai Ditinggalkan

    Fast furniture atau perabotan yang murah dan diproduksi secara massal sempat populer selama bertahun-tahun karena mudah dan harga terjangkau. Namun, menurut Desainer Interior dan CEO Omni Home Ideas, Brad Smith, tren fast furniture akan cepat menghilang.

    “Ada peningkatan kesadaran akan keberlanjutan dan dampak lingkungan dari barang-barang sekali pakai. Masyarakat lebih cenderung berinvestasi pada barang-barang berkualitas yang tahan lebih lama dan memiliki dampak lingkungan yang lebih kecil,” jelasnya.

    Itulah 4 desain interior yang diperkirakan tidak lagi populer pada 2024.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com