Tag: rumah

  • Hati-hati! Benda-benda Ini Nggak Boleh Dibersihkan Pakai Cuka


    Jakarta

    Cuka adalah salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk membersihkan noda pada suatu benda. Faktanya, cuka memang terbukti bisa membersihkan noda membandel dan bau menyengat pada suatu benda yang terbuat dari material apapun. Oleh karena itu, banyak orang yang selalu berpikiran untuk menggunakan cuka sebagai solusi kebersihan.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya ada beberapa benda yang tidak boleh dibersihkan dengan cuka, apapun alasannya. Bila kamu belum tahu, ayo simak ringkasannya di bawah ini.

    Hal yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Cuka

    Dikutip dari Rd.com, walaupun cuka adalah bahan pemusnah noda dan bau menyengat yang sangat baik, tetapi ada beberapa hal yang sebenarnya tidak boleh kamu bersihkan menggunakan cuka.


    1. Meja Granit atau Marmer

    Sama seperti lantai, meja yang berbahan granit atau marmer sebaiknya jangan dibersihkan menggunakan cuka. Menurut ahli bidang kebersihan sekaligus Supervisor Fantastic Services, Lily Cameron, sifat asam dari cuka bisa merusak bahan granit atau marmer, larutan cuka bisa meninggalkan bekas berupa pemudaran warna pada bahan granit atau marmer.

    Ia juga menyarankan saat membersihkan marmer menggunakan campuran sabun cuci piring, alkohol gosok, dan air saja.

    “Bahan pembersih yang bersifat asam dapat mengikis granit dan marmer sehingga meninggalkan bekas berupa warna yang memudar,” ujar Cameron, dikutip dari rd.com.

    “Baiknya, cairan untuk membersihkan granit atau marmer adalah dengan campuran 5 tetes sabun cuci piring, 7-10 tetes alkohol gosok, dan 1 cup air saja,” tambahnya.

    2. Furnitur yang Sudah Dilapisi Wax atau Lilin

    Menurut Cameron, larutan cuka bisa membuat lapisan wax atau lilin pada furnitur di rumah kamu jadi luntur, sehingga warna furnitur terlihat pucat.

    3. Lantai Batu Alam

    Bila lantai kamu terbuat dari batu alam, sebaiknya jauhi penggunaan air yang bersifat asam seperti air cuka, lemon, atau amonia ketika membersihkan lantai. Sifat asamnya ini akan mengikis dan membuat tumpul batu alam tersebut.

    4. Bekas Noda Telur Mentah

    Sebaiknya jangan membersihkan noda telur mentah dengan cuka. Menurut Cameron, larutan cuka akan bereaksi dengan enzim protein pada telur sehingga terjadi penggumpalan. Akibatnya noda telur ini akan menjadi jauh lebih sulit untuk dibersihkan.

    “Membersihkan noda telur dengan larutan cuka akan membuat enzim protein telur menjadi menggumpal dan akan membuat noda tersebut jadi lebih sulit untuk dibersihkan,” kata Cameron.

    5. Mencampurkan Cuka dengan Bleach

    Bila kamu ingin mencuci baju dengan cuka, sebaiknya kamu tidak mencampurnya dengan bleach. Ketika cuka dicampurkan dengan bleach, akan terjadi reaksi yang menimbulkan gas beracun yang buruk bagi kesehatan dan pakaian kamu.

    6. Lantai Hardwood

    Sebenarnya lantai hardwood cukup bervariatif. Namun biasanya, air cuka justru membuat finishing dari hardwood tersebut rusak.

    7. Memasukkannya ke Mesin Cuci Piring

    Memang benar adanya bahwa cuka dapat membuat hasil cucian piring kita menjadi bersih kinclong, akan tetapi kamu harus tahu bahwa sifat asam dari cuka bisa berpotensi merusak mesin cuci piring tersebut.

    Jauhi penggunaan cuka untuk mesin cuci piring yang segelnya terbuat dari polyacrylate, fluorosilicone, dan Buna-N. Alasannya karena jika larutan asam ini menempel pada segel dalam waktu yang lama, segel bisa rusak dan akan terjadi kebocoran pada mesin cuci piring.

    8. Mutiara

    Biasanya mutiara terbuat dari marmer, limestone, dan kalsium karbonat. Bila mutiara tersebut terkena larutan cuka, kalsium karbonat pada mutiara tersebut akan bereaksi dengan cuka, yang nantinya akan membuat mutiara tersebut larut dalam air cuka.

    Itu dia segenap informasi mengenai hal yang tidak boleh kamu bersihkan menggunakan cuka, semoga setelah membaca ini kamu jadi tahu kalau cuka itu bukanlah solusi dari segala kebersihan.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Artinya ‘Setengah Kamar Mandi’? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Banyak hal menjadi pertimbangan bagi seseorang saat memutuskan untuk membeli rumah, terutama bagi orang yang pertama kali beli rumah. Salah satu bagian rumah yang diperhatikan saat membeli rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi.

    Namun, saat membuka situs jual beli rumah biasanya kita menemukan tulisan “1 setengah kamar mandi” di bagian spesifikasi ruangan yang tersedia. Bagi sebagian orang, angka ini bisa jadi membingungkan. Hal ini karena angka penghitungan kamar mandi berbeda dengan penghitungan kamar tidur.

    Lantas, apa arti dari “1 setengah kamar mandi”? Melansir dari realtor.com, simak penjelasan mengenai angka yang digunakan pada pembagian jenis kamar mandi berikut ini.


    1. Kamar Mandi Penuh atau 1 Kamar Mandi Lengkap

    kamar mandi prillykamar mandi lengkap. Foto: YouTube

    Pertama, kita mulai dari yang paling umum. Tulisan 1 kamar mandi lengkap atau kamar mandi penuh adalah istilah untuk kamar mandi yang memiliki fasilitas lengkap. Fasilitas yang dimaksud adalah empat perlengkapan utama, yaitu toilet, wastafel, bak mandi, dan shower.

    Ada beberapa kamar mandi yang menambahkan berbagai fitur tambahan seperti lemari, wastafel ganda, dan juga meja rias. Namun, hanya dengan empat fitur utama tadi saja kamar mandi tersebut sudah bisa disebut sebagai sebuah kamar mandi yang lengkap.

    2. Setengah Kamar Mandi

    Toilet-Lemari Mungil Menggantung.Toilet-Lemari Mungil Menggantung. Foto: Freepik

    Half-bath atau setengah kamar mandi biasanya dikenal dengan powder room. Kamar mandi ini biasanya digunakan untuk kamar mandi tamu dan hanya memiliki dua dari empat fasilitas kamar mandi utama, yaitu toilet dan wastafel.

    Setengah kamar mandi ini biasanya memang berukuran kecil karena hanya berisi toilet dan wastafel saja. Umumnya, powder room ini terletak di lantai utama rumah bertingkat, dan digunakan oleh tamu yang datang berkunjung.

    Walaupun terlihat sepele, sebagian besar agen real estat menilai adanya setengah kamar mandi di rumah bisa meningkatkan nilai jual rumah tersebut.

    3. Tiga Perempat Kamar Mandi

    Kamar mandi PituRooms/via PituRoomsKamar mandi PituRooms/via PituRooms Foto: Via PituRooms

    Kamar mandi tiga perempat hanya memiliki shower, wastafel, dan toilet. Sementara itu, untuk bak mandi dihilangkan. Namun, fasilitas kamar mandi tiga perempat ini jika di rumah tua, di dalamnya bisa didapati fasilitas yang lengkap yakni wastafel, toilet, dan bak mandi. Modelnya rumah tua, tentu di dalam kamar mandinya tidak memiliki shower. Biasanya pemilik baru akan menambahkan shower di atas bak mandi, dan menambahkan tirai jika dibutuhkan ke depannya.

    4. Seperempat Kamar Mandi

    Ilustrasi desain kamar mandi.Ilustrasi desain kamar mandi. Foto: iStock

    Terakhir adalah seperempat kamar mandi. Seperti namanya, berarti kamar mandi ini hanya memiliki satu dari 4 komponen kamar mandi. Dalam hal ini, seperempat kamar mandi biasanya memiliki dua versi, yakni hanya memiliki toilet dan hanya memiliki shower. Jenis seperempat kamar mandi yang hanya memiliki shower biasanya ada di luar ruangan seperti di pinggir kolam renang.

    Nah, itu adalah penjelasan mengenai angka-angka yang ada pada kamar mandi. Jadi, jangan bingung lagi, ya. Semoga bermanfaat!

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Beli Rumah untuk Kamu yang Punya Gaji Rp 5-10 Juta/Bulan di Jakarta



    Jakarta

    Membeli rumah dengan rentang gaji Rp 5-10 juta di Jakarta masih bisa dilakukan. Nah, untuk bisa membeli rumah dengan gaji Rp 5-10 juta per bulan, begini tipsnya.

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, sebelum membeli rumah harus mengukur kemampuan untuk membayar rumah, baik membayar down payment atau DP maupun membayar cicilan. Maka dari itu, sebaiknya membeli rumah sesuai dengan kemampuan atau penghasilan.

    “Sebenarnya kita kudu mengukur kemampuan kita bayar DP-nya berapa, harga cicilannya berapa. Artinya kalau kita berangan-angan rumah impian seperti apa ya misalnya di Menteng atau Pondok Indah yang luasnya bisa sampai ratusan meter persegi, di mana kalau income kita terbatas, kita harus realistis saja apalagi kalau rumah pertama, sesuaikan dengan penghasilan kita,” jelasnya kepada detikcom, Kamis (16/5/2024).


    Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membeli rumah adalah memastikan uang cukup untuk membayar DP. Biasanya, DP rumah dibayar sekitar 10-30% dari harga rumah.

    “Pertama nabung untuk DP-nya dulu, kedua (nabung) untuk bayar cicilannya ketika memang rumahnya sudah bisa dibeli,” ujar Andy.

    Cara menabungnya, kata Andy, bisa menyisihkan 10-30% dari pendapatan per bulan. Selain itu, bisa juga apabila mendapat bonus maka sisihkan lebih banyak lagi untuk menabung atau bahkan melakukan kerja sampingan agar bisa lebih cepat membayar DP rumah dan untuk bayar cicilan.

    Untuk membayar cicilan, Andy menyarankan untuk mengikuti hitungan slik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu maksimal 30% dari penghasilan. Di sisi lain, jangan sampai lupa untuk menyisihkan uang untuk membeli furniture di dalam rumah. Sebab, rumah yang dibeli biasanya masih kosong sehingga perlu membeli perabotan atau furniture.

    “Kadang karena kita beli rumah pertama atau rumah impian, cicilannya dipentokin sampai 30% dari penghasilan. Kita lupa kan beli rumah masih kosongan, belum ada isinya. Padahal di sisi yang lain perlu beli furniture untuk isi rumah,” tuturnya.

    Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebutkan bahwa untuk tinggal di Jakarta setidaknya perlu uang Rp 5-10 juta.

    “Setiap keluarga di Jakarta punya kemampuan keuangan minimal Rp 5 juta. Ideal tinggal di Jakarta itu harusnya (punya pendapatan) Rp 5-10 juta. Rp 15 juta lebih bagus,” kata Ahok dalam akun YouTube pribadinya, Panggil saya BTP, dikutip Kamis (16/5/2024).

    Menurutnya, pemerintah Jakarta harus bisa menjamin warganya memiliki tingkat pendapatan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelatihan bagi warga yang belum punya pekerjaan. Dengan begitu, warga Jakarta bisa lebih produktif dan mandiri dalam mencari nafkah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Jakarta Lagi Panas-panasnya, Begini Cara Desain Rumah Adem Tanpa AC


    Jakarta

    Jakarta dan wilayah sekitarnya tengah sedan diterpa cuaca panas beberapa hari belakangan ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan alasan beberapa pemicu cuaca panas ini.

    “Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 10 – 15 Mei 2024 di wilayah Jakarta berkisar antara 34,5 – 36,6 °C pada siang hari, dimana suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut mencapai hingga 36,6 °C,” kata Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani dikutip dari detikNews, Kamis (16/5/2024).

    Salah satu pemicu fenomena suhu panas terik di Jakarta adalah minimnya pertumbuhan awan. Hal ini membuat penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan oleh awan.


    Lalu, faktor lain yang menyebabkan cuaca panas di wilayah Jakarta dan sekitarnya karena musim kemarau. BMKG memonitor bahwa wilayah Jabodetabek telah masuk musim kemarau.

    Nah, kalau pengin rumah terasa adem tanpa AC bisa disiasati dari desain rumah. Desain rumah yang tepat bisa mengurangi terpaan hawa dari cuaca panas. Berikut ini caranya dilansir dari Harmony.

    Cara Desain Rumah Adem Tanpa AC

    1. Warna Rumah

    Warna cat yang gelap pada atap maupun tembok akan meningkatan serapan panas di rumah. Semakin reflektif warna cat, maka rumah akan semakin sejuk. Kamu bisa coba menggunakan warna terang seperti biru dan putih untuk suasana adem di rumah.

    2. Kipas Angin Plafon

    Biar ruangan terasa sejuk, kamu bisa memasang kipas angin plafon. Menggunakan AC di rumah bisa cukup menguras biaya, maka kipas angin bisa menjadi alternatif terjangkau. Apalagi buat di ruang keluarga atau ruang makan yang luas.

    3. Jendela

    Jendela menjadi aspek penting yang memengaruhi kondisi udara di rumah. Jendela memungkinkan cahaya dan udara segar masuk, tetapi juga bisa menjadi alasan utama peningkatan panas di dalam rumah.

    Saat membangun rumah, perhatikan penempatan jendela supaya tidak terpapar sinar matahari langsung berlebihan tanpa penghalang. Lalu, desain jendela yang memudahkan membuka sehingga udara mudah masuk.

    4. Sirkulasi Udara

    Pastinya sirkulasi udara tak boleh ketinggalan buat diperhatikan saat pembangunan rumah. Ingatkan arsitek agar membuat desain yang mendukung sirkulasi yang baik.

    Layout rumah bisa mempengaruhi aliran udara di dalam rumah. Kemudian, peletakan berbagai ventilasi rumah termasuk pintu dan jendela perlu direncanakan dengan strategis supaya ada ventilasi silang yang bikin rumah adem.

    5. Material Lantai

    Beberapa jenis lantai bisa lebih menahan panas, sehingga suasana rumah terasa lebih sejuk. Pilihlah bahan lantai yang bagus untuk iklim panas seperti keramik dan porselen yang cukup terjangkau.

    Itulah beberapa cara desain rumah yang adem tanpa AC. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Atur Furniture Biar Ruangan Jadi Nyaman dan Nggak Sempit


    Jakarta

    Layout ruangan adalah aspek penting untuk membuat desain interior yang bagus. Peletakan furniture dan benda-benda di dalam ruangan bukan cuma harus rapi juga terlihat harmonis.

    Melansir dari These Four Walls, Kamis (16/5/2024) desain ruangan semestinya dibuat agar praktis dan nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Nah, begini cara mengatur berbagai furniture di rumah biar layout ruangan lebih terpadu dan nggak sempit.

    Cara Mengatur Furniture

    1. Tentukan Fungsi Ruang

    Awali dengan menentukan fungsi sebuah ruangan beserta kegiatan yang akan dilakukan di dalamnya. Kegiatan itu bisa dikelompokkan menurut zona-zona ruangan. Hal ini akan membantu menentukan penempatan furniture sesuai zona.


    2. Posisikan Furniture Besar Dulu

    Mulai dengan menempatkan perabotan besar dulu, seperti tempat tidur, sofa, dan meja makan. Perabotan ini merupakan benda terpenting dalam ruangan. Maka, pastikan menaruhnya di tempat terbaik sebelum menambah barang-barang lebih kecil di sekitarnya.

    3. Jalur Ruangan

    Ketika mengatur barang-barang, pastikan mempertimbangkan alur ketika berjalan mengelilingi ruangan. Jangan sampai penghuni merasa terhalang saat berjalan. Oleh karena itu, tentukan jalur yang jelas dan ruang yang cukup lebar untuk orang berlalu lalang.

    4. Tak Harus Menampel Tembok

    Mungkin kamu pengin menaruh furniture menempel ke tembok agar ruangan terasa luas. Namun, tidak harus seperti itu sebab ruangan bisa berkesan dingin dan kurang nyaman. Coba taruh furniture agak ke dalam ruangan biar ruangan lebih cozy.

    5. Ruang Kosong

    Setelah menempatkan semua furniture, mungkin kamu akan menemukan ada ruang kosong. Nah, kamu bisa memanfaatkan ruang ini dengan menaruh tanaman ataupun tempat penyimpanan tambahan. Akan tetapi, tidak apa-apa membiarkan sedikit ruang kosong agar rumah tidak terlihat sumpek.

    6. Keseimbangan Ruangan

    Jangan taruh terlalu banyak perabotan di satu sisi, melainkan perhatikan keseimbangan ruangan. Sebaiknya mendistribusikan benda-benda besar secara merata untuk mendapat ruangan yang seimbang.

    7. Bereksperimen

    Mungkin layout pertama belum cocok, maka kamu bisa bereksperimen dengan beberapa variasi tata letak barang. Jika merasa layout ruangan tidak cocok, bisa kamu ubah dengan cara lainnya.

    Begitulah cara mengatur furniture supaya ruangan terasa nyaman dan tidak sempit. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kelebihan Membangun Rumah Ramah Lingkungan, Banyak Untungnya Lho!


    Jakarta

    Rumah ramah lingkungan dan berkelanjutan sangat memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap alam. Mulai dari pemilihan material hingga proses pembangunan dilakukan dengan seksama buat mencegah merusak lingkungan.

    Selain baik untuk alam, konsep rumah ini juga menguntungkan bagi pemiliknya lho! Dalam jangka panjang, kamu justru menghemat banyak biaya, bahkan menambah nilai rumah.

    Nah, buat kamu yang mau membangun rumah, bisa mempertimbangkan konsep hunian hijau. Berikut ini kelebihan rumah ramah lingkungan yang dilansir dari Grammatico Homes, Jumat (17/5/2024).


    Keuntungan Rumah Ramah Lingkungan

    1. Hemat Listrik dan Air

    Bangunan rumah yang hijau mengurangi ketergantungan terhadap energi tak terbarukan. Efisiensi energi menjadi perhatian utama saat membangun rumah, seperti memasang panel surya dan teknik penggunaan jendela yang strategis untuk mengurangi penggunaan listrik.

    Sementara penyediaan air menggunakan pipa ledeng yang efisien untuk mengurangi limbah, peralatan berefisiensi tinggi, dan sistem irigasi yang canggih. Alhasil, biaya operasional rumah ramah lingkungan bisa lebih hemat.

    2. Rumah Tahan Lama

    Rumah ini dirancang agar bisa tahan lama untuk mencegah produksi sampah. Sebab, kerusakan atau barang usang di rumah berarti ada sampah yang akan memenuhi tempat pembuangan akhir. Nah, dengan fitur rumah yang tahan lama berarti kamu biasa menghemat biaya perawatan.

    3. Meningkatkan Nilai Properti

    Bangunan hijau sendiri adalah sebuah kelebihan yang memiliki nilai tambah di pasaran. Selain investasi properti, kamu bisa meningkatkan nilai properti dengan membangun rumah ramah lingkungan. Apalagi, saat ini isu menjaga lingkungan semakin menjadi perhatian masyarakat.

    4. Lingkungan Hidup Sehat

    Rumah yang berkelanjutan juga mempertimbangkan dampak terhadap kehidupan di dalam rumah. Material bangunan yang digunakan dipilih dengan seksama supaya aman buat kesehatan penghuni dengan memerhatikan bahan kimia yang terkandung di dalamnya.

    5. Mengurangi Tingkat Stress

    Kemudian, rumah ramah lingkungan membantu mengurangi tingkat stress dan meningkatkan kualitas hidup. Konsep ini menekankan desain yang harmonis, pengurangan biaya, dan penyederhanaan proses, sehingga mendukung kebahagiaan jangka panjang.

    Itulah kelebihan membangun rumah ramah lingkungan yang bisa kamu pertimbangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bikin Ruang Kerja Nyaman & Produktif buat WFH


    Jakarta

    Bekerja dari rumah atau WFH sudah banyak dilakukan oleh pekerja saat ini, sehingga mempunyai ruang kerja di rumah sangat dibutuhkan. Apalagi ruang kerja yang efisien dan nyaman tentunya akan membantu meningkatkan fokus dan motivasi saat bekerja di rumah.

    Desain dan penataan ruang kerja akan mempengaruhi produktivitas. Oleh karena itu, kamu perlu membuat ruang kerja yang fungsional dan nyaman di rumah.

    Melansir dari Kosmo, Jumat (17/5/2024) begini cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH.


    Cara Bikin Ruang Kerja buat WFH

    1. Pilih Tempat

    Langkah pertama membuat ruang kerja adalah memilih tempat yang tenang dan minim gangguan. Kamu bisa menggunakan kamar yang tidak terpakai atau sudut ruang keluarga. Kuncinya adalah menemukan tempat untuk fokus bekerja untuk jangka waktu yang panjang.

    2. Pencahayaan

    Sebaiknya memilih tempat yang memungkinkan kamu mendapat pencahayaan alami dari jendela. Lalu, tambahkan lampu untuk mendukung pencahayaan yang kurang. Ruang kerja dengan pencahayaan yang baik bisa mencegah mata lelah dan bikin kamu makin kreatif dan produktif.

    3. Ruang

    Jangan sampai kamu merasa sempit dan sumpek ketika bekerja dari rumah. Pastikan ada ruang yang cukup untuk bergerak dan menaruh barang-barang dengan rapi. Ruang kerja yang rapi dan lebar akan mendukung kamu lebih fokus dan produktif.

    4. Meja

    Meja kerja menjadi poin penting saat membuat ruang kerja. Perhatikan tinggi meja yang memungkinkan kamu untuk menekuk siku 90 derajat.

    Tinggi ini pas agar tangan terasa nyaman ketika mengetik atau menulis. Lalu, lebar dan ruang penyimpanan meja juga harus cukup buat menampung alat-alat kerja dengan tertata rapi.

    5. Kursi

    Pemilihan kursi juga penting untuk menjaga postur dan kenyamanan selama bekerja. Carilah kursi yang ketinggian dan sandaran yang bisa disesuaikan, memiliki penyangga pinggang yang baik, serta kedalaman dan lebar tempat duduk yang nyaman. Kursi dengan armrest juga sangat bagus untuk melengkapi ruang kerja.

    6. Meja Teratur

    Pastikan meja rapi dan teratur dengan barang-barang esensial saja agar bisa fokus kerja. Singkirkan atau simpan benda yang tidak sering kamu gunakan supaya nggak memenuhi meja.

    7. Dekorasi

    Tunjukkan kepribadian dan seleramu dengan dekorasi untuk ruang kerja yang lebih menyenangkan. Kamu bisa memajang foto keluarga, karya seni, quotes motivasi, atau tanaman hias di atas meja kerja.

    Itulah cara membuat ruang kerja yang nyaman dan produktif untuk WFH. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Benar Nggak Sih Plafon Tinggi Bikin Rumah Adem? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Desain rumah yang adem merupakan nilai plus, terutama dengan cuaca panas di Indonesia sekarang ini. Sebagian orang percaya rumah dengan plafon yang tinggi bisa membuat udara terasa lebih sejuk.

    Benarkah plafon tinggi bisa membuat rumah adem? Simak penjelasan berikut ini.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, rumah dengan plafon tinggi tidak menjamin rumah menjadi lebih sejuk. Ia menilai rumah tinggi justru membutuhkan energi lebih untuk mendinginkan ruangan menggunakan AC.


    Arsitek Denny SetiawanArsitek Denny Setiawan Foto: Danica Adhitiawarman

    Apalagi membangun rumah dengan plafon tinggi tidak bisa sembarangan karena harus sesuai dengan keseluruhan atau proporsi rumah. Jangan sampai rumah terasa kecil padahal plafon sudah menjulang tinggi.

    “Saya selalu menyarankan ketinggian (rumah) itu secukupnya supaya tidak boros material. Prinsipnya adalah bagaimana kita meminimalisasi penggunaan material,” ujar Denny saat berbincang dengan detikcom, Senin (20/5/2024).

    Untuk itu, Denny membagikan cara membangun rumah yang terasa adem tanpa perlu boros material dan energi. Di antaranya dengan memastikan rumah mempunyai banyak ventilasi, tritisan, dan jendela.

    Cara Alternatif Bikin Desain Rumah Adem

    1. Perbanyak Ventilasi Udara

    Jenis-Jenis jendela/via iStockJenis-Jenis jendela/via iStock Foto: via iStock

    Denny menyebut setiap ruangan seharusnya mempunyai ventilasi udara agar ada aliran udara yang sejuk. Ia bahkan menyarankan ada dua ventilasi di setiap ruangan untuk menciptakan ventilasi silang.

    “Memang udara semakin panas saat ini, tapi dengan desain yang benar, dengan arsitektur yang benar, yang denahnya baik itu otomatis membuat masalah panas itu harusnya tidak jadi masalah lagi,” ucapnya.

    Ventilasi yang baik memungkinkan udara panas dan kelembapan tidak terperangkap di dalam rumah. Dengan begitu, suhu udara bisa dikendalikan dengan angin dari ventilasi, apalagi kalau ditambah penggunaan kipas angin.

    2. Batasi Pancaran Sinar Matahari

    Jenis-Jenis jendela/Joe Potato via iStockJenis-Jenis jendela/Joe Potato via iStock Foto: Joe Potato via iStock

    Selanjutnya, batasi pancaran sinar matahari yang masuk ke dalam rumah menggunakan tritisan. Denny mengimbau agar menghindari memasang jendela yang mengarah ke mata angin barat agar rumah tetap adem.

    “Di arah mata angin barat itu biasanya ketika sore hari itu panas yang membuat kita nggak nyaman. Jadi di arah barat pilihannya adalah kita nggak buka jendela di sana, atau kalau kita mau buka jendela, kita pasang kisi-kisi,” kata Denny.

    3. Gunakan Bahan Penghalau Panas

    Inspirasi VentilasiInspirasi Ventilasi Foto: Mustika Land

    Lalu, Denny mengungkap cara mencegah masuknya hawa panas menggunakan styrofoam yang didaur ulang. Bahan expanded polystyrene (EPS) styrofoam bisa menjadi bahan untuk membuat dinding rumah penghalau panas.

    “Styrofoam itu penghalau panas sebenarnya. Dia nggak menghantar panas ke dalam (rumah). Jadi styrofoam disemen kiri dan kanan (menjadi tembok). Itu secara perhitungan saya sendiri, penelitian saya itu mengurangi suhu secara pasif itu minus 3 derajat selsius,” jelasnya.

    Selain itu, ia menyebut material berlubang seperti roster atau kerawangan bata juga bisa digunakan untuk menghalau panas. Dengan membangun penghalang dari bahan itu, memungkinkan penghuni rumah membuka pintu dan jendela untuk mendapat aliran udara sejuk tanpa khawatir privasi terganggu.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Desain Rumah yang Cocok buat Si Introvert, Ekstrovert & Ambivert



    Jakarta

    Desain rumah bisa mencerminkan kepribadian penghuninya. Pemilik rumah tentu akan memilih desain yang sesuai dengan selera dan gaya hidup yang dimiliki.

    Apalagi sekarang sudah banyak orang yang mengetahui jenis kepribadiannya, seperti introvert, ekstrovert, maupun ambivert. Nah, hal ini bisa menjadi pertimbangan ketika merancang desain rumah.

    Arsitek Denny Setiawan menjelaskan orang sudah mulai menyebut diri sendiri introvert atau ekstrovert. Menurutnya, hal ini merupakan cara seseorang untuk mencoba menilai atau mengenali diri sendiri,


    “Ternyata banyak juga orang yang mengaku diri mereka introvert karena mereka ternyata nggak nyaman di tengah keramaian atau mereka nggak nyaman di tengah sorot kamera atau sorot mata orang,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Senin (20/5/2024).

    Ia mengatakan kepribadian introvert akan lebih memilih tampak rumah yang lebih tertutup, salah satunya dengan tidak banyak jendela yang memungkinkan orang lain melihat masuk ke dalam. Selain itu, pagar rumah terkadang dibuat lebih tinggi yang lebih menjaga privasi.

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Denny menyarankan untuk menyesuaikan desain rumah dengan kebutuhan keluarga atau penghuni. Jangan sampai memasang jendela besar di rumah yang anggota keluarganya introvert.

    Meski tertutup, Denny menyebut rumah seorang introvert juga perlu difasilitasi dengan kenyamanan hidup yang baik. Ia biasanya mendesain vista, yakni pemandangan yang bagus untuk penghuni rumah. Salah satu caranya dengan membuat taman yang cantik yang bahkan bisa ada di tengah rumah.

    “(Tampak rumah) Dari depan boleh tertutup, tapi dari dalam mereka harus terbuka terhadap taman, misalnya terhadap pohon. Dan itu yang harus kita sesuaikan,” katanya.

    Sebaliknya, penghuni rumah yang berkepribadian ekstrovert senang bersosialisasi, sehingga cenderung banyak menerima tamu. Maka, desain rumah harus bisa memfasilitasi tamu-tamu yang mengunjungi rumah.

    Orang ekstrovert juga tidak terlalu masalah dengan terlihat oleh orang lain, sehingga pemandangan ke luar atau pun ke dalam rumah sebaiknya dirancang agar tampak bagus.

    Lalu, bagi orang ambivert yang memiliki kepribadian di antara ekstrovert dan introvert bisa mencari keseimbangan di antara kedua tipe rumah tersebut. Denny mengatakan pemilik rumah harus melihat seberapa ‘introvert’ dan ‘ekstrovert’ rumah akan dirancang untuk mendapat keseimbangan buat seorang ambivert.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan 3 Hal Ini Kalau Mau Bikin Rumah Idaman biar Jadi Kenyataan


    Jakarta

    Setiap orang tentu memiliki gambaran seperti apa rumah idaman yang mereka impikan. Pastinya sebagai pemilik pengin merancang desain rumah yang sesuai dengan kesenangan dan harapannya.

    “Rumah sebenarnya adalah personifikasi dari bagaimana yang mempunyai atau yang menghuni hidup. Jadi mereka punya hak untuk memilih mereka hidup di rumah seperti apa,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Senin (20/5/2024).

    Namun, membangun atau merenovasi rumah bukan hal mudah, sehingga jangan sampai asal-asalan. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat membangun rumah idaman? Berikut ini penjelasannya.


    Tips Membangun Rumah Idaman

    1. Kenali Diri Sendiri

    Langkah pertama ketika membangun rumah idaman adalah mengenali kepribadian dan kebutuhan penghuninya. Denny menyarankan agar pemilik rumah jujur pada diri sendiri agar mengetahui rumah yang sesuai untuknya.

    “Rumah adalah cerminan dari bagaimana seseorang hidup. Jadi sebenarnya sebelum kita memilih kita harus meng-asses diri kita sendiri dulu. Kita tuh suka atau hidupnya seperti apa sih?” ungkapnya.

    Ia memisalkan penghuni rumah berprinsip seperti hotel, yakni jarang ada di rumah pada siang hari tetapi pulang di malam hari. Kondisi seperti itu berarti rumah perlu dirancang agar less maintenance atau perawatan minim.

    Sebaliknya, kalau penghuni sering menghabiskan waktu di rumah, maka sebaiknya perindah hunian. Salah satunya dengan membuat taman, sehingga semua orang termasuk tamu bisa menikmati suasana berada di rumah. Desain rumah pun bisa menjadi statement kehidupan penghuninya.

    “Kalau kita bicara rumah idaman, saya nggak mau bicara gaya. Tapi saya mau bicara bagaimana seorang hidup dan sesuaikan dengan rumah yang akan didesain,” ucapnya.

    2. Pastikan Ada Ruang yang Cukup

    Selain itu, pastikan ketika membeli atau membangun rumah dengan ruangan yang cukup untuk kehidupan penghuninya. Maka, jangan terlalu mendahulukan gaya rumah tetapi malah merepotkan pemilik karena ruangnya tidak cukup.

    Dikhawatirkan nanti pemilik rumah perlu merenovasi rumah yang tentunya akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

    “Jadi kita jangan terlalu ngoyo, sehingga kita nggak bisa menikmati rumah itu karena kita (merasa) kayak kekecilan gitu ya (rumahnya),” imbuhnya.

    3. Gunakan Jasa Arsitek

    Selanjutnya, Denny menyarankan agar menggunakan jasa arsitek berapa besar pun ukuran rumah. Ia menjelaskan arsitek membantu pemilik rumah untuk menyesuaikan dengan kondisi hidup penghuni yang sebenarnya.

    Arsitek yang akan membantu pemilik mendapatkan rumah idaman versi mereka sendiri. Misalkan pemilik berkepribadian introvert, maka arsitek dapat mewujudkan yang cocok untuk mereka, salah satunya dengan membuat taman yang cantik di tengah rumah.

    “Bicara kepada arsiteknya. Bicaralah bagaimana kehidupan anda sehari-hari. Jadi dari situlah kita bisa mendesain,” pungkas Denny.

    Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika membangun rumah idaman. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com