Tag: rumah

  • Begini Cara Desain Rumah yang Nyaman buat Work From Home



    Jakarta

    Tren bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sudah banyak diterapkan sejak masa pandemi. Apalagi sekarang ada profesi-profesi baru yang memungkinkan bekerja dari rumah, sehingga ruang kerja yang memadai menjadi nilai plus.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan, desain rumah harus memudahkan penghuni untuk work from home. Ia mengatakan ketika mendesain, arsitek harus mengenali personalisasi atau kepribadian penghuni rumah untuk membangun hunian yang sesuai kebutuhan.

    “Jangan sampai rumah tersebut justru malah merepotkan (pemilik) atau rumah tersebut menjadi antitesis daripada bagaimana sebenarnya kehidupan dia. Rumah adalah cerminan bagaimana mereka (hidup),” ujar Denny kepada detikcom, Senin (20/5/2024).


    Tips Desain Rumah buat Work from Home

    1. Penuhi Kebutuhan Profesi

    Ia menyebut rumah sebenarnya adalah personifikasi dari bagaimana penghuni hidup. Oleh karena itu, pemilik bisa bebas berkreasi dengan desain hunian yang sesuai kesukaan dan mendukung profesi yang dijalani.

    “Sekarang ini banyak profesi-profesi baru. Yang pertama, content creator (dan) YouTuber dan itu biasanya mereka butuh sound absorber khusus supaya suaranya nggak terlalu banyak keluar. Itu juga menjadi sangat normal ketika kita melihat yang itu,” katanya.

    2. Beri Pemandangan Bagus

    Lalu, ia juga menyarankan agar memastikan menyajikan pemandangan yang bagus selama bekerja. Mengingat penghuni juga menghabiskan banyak waktu di dalam rumah. Salah satunya bisa dengan membuat taman yang indah, sehingga penghuni bisa sekali-kali menikmati pemandangan ke luar jendela.

    “Ketika kerja jangan sampai kita cuma melihat tembok-tembok. Kalau bisa di depannya ada taman, sehingga orang nggak merasa bosan (dan) orang merasa nyaman tinggal di situ, lalu mereka mereka bisa kerja secara produktif,” imbuhnya.

    3. Personalisasi sesuai Selera

    Lalu, pemilik bisa mempersonalisasi rumah ataupun ruang kerja sesuai selera. Denny memberi tips tambahan, yakni menyajikan coffee machine atau fitur-fitur pelengkap lainnya yang bisa menambah kenyamanan selama bekerja.

    Kemudian, pemilik juga dapat menghias ruangan berdasarkan hobi dengan memajak benda koleksi favorit. Misalkan pecinta sepeda bisa memajang sepeda di satu sisi ruangan.

    “Rumah adalah cerminan dari bagaimana seseorang hidup. Jadi sebenarnya sebelum kita memilih (desain rumah) kita harus meng-asses diri kita sendiri dulu. Kita tuh suka atau hidupnya seperti apa sih?” pungkasnya.

    Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menambah kenyamanan di rumah ketika work from home. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Rumah Kamu Anti Maling


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi penghuninya. Namun, kalau tidak beruntung ada kemungkinan maling berusaha masuk rumah, salah satunya melalui pintu depan.

    Selain merancang estetika tampak depan rumah, penting juga memastikan tingkat keamanan pintu. Jangan sampai ada celah untuk penjahat mendobrak masuk melalui pintu depan rumah.

    Tenang saja, ada beberapa cara untuk meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu bisa menerapkan langkah-langkah ini yang dilansir dari bob vila, Selasa (21/5/2024).


    Tips Jaga Keamanan Pintu Depan Rumah

    1. Kunci Pintu

    Pastinya jangan lupa mengunci pintu rumah, meski hanya keluar sebentar atau dekat rumah. Kalau kamu punya kebiasaan lupa mengunci pintu, coba beralih menggunakan smart lock yang tidak membutuhkan kunci.

    Lalu, bagi kamu yang baru pindah ke rumah second, sebaiknya ganti kunci pintu soalnya bisa saja penghuni lama pernah memberikan kunci ke teman atau saudaranya.

    2. Pastikan Pintu Kokoh

    Pastikan pintu rumah kokoh agar tidak mudah didobrak paksa. Kalau pintu sudah usang, rusak, atau berumur, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti. Gunakan pintu solid yang terbuat dari kayu atau baja yang kokoh.

    Selain itu, pastikan ada strike plate atau pelat logam yang melindungi bagian kusen pintu untuk mengaitkan kunci. Hal ini akan membantu menjaga stabilitas pintu yang terkunci.

    3. Kunci Tambahan

    Tingkatkan keamanan pintu dengan menambahkan grendel pintu. Jadi kalau orang lain mempunyai kunci cadangan atau berhasil membobol kunci, alat ini bisa bantu menghalau mereka masuk ke dalam rumah.

    Kamu juga dapat menggunakan grendel berupa rantai yang memungkinkan kamu membuka sedikit celah pintu tanpa khawatir diserobot masuk.

    4. Lubang Pengintip

    Pastikan kamu mengetahui siapa dan bagaimana keadaan di luar pintu sebelum membukanya. Kamu bisa memasang lubang pengintip dengan pandangan yang luas.

    Bahkan, sekarang ada alat lebih canggih dengan memasang kamera yang juga memungkinkan komunikasi dua arah.

    5. Kaca Sekitar Pintu

    Hati-hati kalau area pintu kamu memiliki kaca karena penjahat bisa saja memecahkannya untuk membuka kunci dari dalam. Lebih baik, mengganti pintu dengan bahan yang solid serta menghindari akses kunci yang mudah melalui kaca atau jendela.

    Demikian cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Cara Pilih Kitchen Set yang Cocok, Anti Rayap dan Jamur



    Jakarta

    Kitchen set adalah lemari penyimpanan yang biasa dipasang di atas dan di bawah area dapur. Dibandingkan lemari biasa, kitchen set lebih efisien. Area kosong di bawah kompor dan dinding di atasnya dapat dimaksimalkan dengan dibuat kitchen set. Lantas, bagaimana cara memilih kitchen set yang cocok untuk dapur?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq saat hendak memasang kitchen set di rumah, perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu. Sebab, setiap rumah memiliki ukuran dan bentuk dapur yang berbeda.

    Setelah itu, dari pihak pembuat atau desainer interior akan datang ke rumah untuk melihat secara langsung dan menanyakan konsep kitchen set seperti apa yang diinginkan konsumen.


    “Harus survey lokasi mengukur ruangan, berkomunikasi dengan konsumen maunya seperti apa. Kemudian kita buatkan desain dan kita konsultasikan ke konsumen apakah sudah sesuai atau ada revisi jika sudah sesuai, buat gambar kerja lalu eksekusi,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Pada saat konsultasi dan menyampaikan ide, kamu bisa menanyakan bahan yang paling direkomendasikan atau pilihan bahan kitchen set yang bagus tetapi masuk dengan jumlah modal yang dimiliki. Menurut Sidiq, bahan kitchen set yang disarankan olehnya adalah multiplek finishing HPL dengan kisaran harga mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta per meter.

    Jika ingin kitchen set berbahan kayu, sebenarnya tidak masalah meskipun dapur lembap. Sebab, saat pemasangannya sudah diukur jarak aman antara kitchen set dengan sumber air dan panas.

    “Sebetulnya tidak terlalu karena pemasangan kitchen set biasanya jarak antar kabinet bawah dan atas sudah disesuaikan sehingga risiko terkena panas dan air bisa dikurangi,” jelasnya.

    Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kitchen bahan kayu rentan terkena jamur dan rayap sehingga bisa cepat lapuk dan rapuh.

    “Dibanding bahan lain seperti aluminium dan PVC board, kayu musuh alaminya adalah kelembapan yang dapat menghasilkan jamur maupun rayap yang dapat memyebabkan kelapukan dan kerapuhan,” ujarnya.

    Sebagai gantinya, Sidiq menyarankan bahan lain yang lebih tahan terhadap jamur seperti PVC board dan aluminium.

    “Untuk bahan PVC board dan aluminium cocok digunakan bagi konsumen yang tidak ingin memiliki masalah dengan jamur dan rayap, namun dari segi harga juga berbeda. Bahan dari PVC board dinilai lebih mahal dari kedua bahan yang lain,” sebutnya.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Langkah Mudah Membersihkan Langit-langit Rumah


    Jakarta

    Langit-langit rumah atau plafon sering kali dilewatkan ketika membersihkan rumah. Padahal, langit-langit yang bersih bakal membuat tampilan rumah lebih menarik.

    Membersihkan langit-langit memang membutuhkan usaha lebih karena posisinya tinggi. Namun, sebaiknya kamu tetap merawat area rumah ini sekali-kali untuk menjaga pemandangan di dalam rumah.

    Melansir dari The Spruce, Sabtu (15/5/2024) berikut ini cara mudah menjaga kebersihan langit-langit rumah. Tentunya dengan menggunakan tangga yang aman untuk meraih area tinggi ini.


    Peralatan dan Perlengkapan

    • Kemoceng panjang
    • Penyedot debu dengan kepala sikat
    • Kain Mikrofiber
    • Roller Cat Tembok
    • Botol Semprotan
    • Cuka Putih Suling
    • Air
    • Sabun Cuci Piring
    • Pembersih Noda (opsional)

    Cara Bersihkan Langit-langit Rumah

    1. Bersihkan Debu

    Awali dengan membersihkan langit-langit rumah dari debu. Kamu bisa menggunakan kemoceng bertongkat panjang atau penyedot debu dengan kepala sikat.

    Bersihkan debu-debu dengan gerakan perlahan dan memanjang. Pastikan membersihkan langit-langit dari satu sisi ke sisi lainnya.

    2. Bersihkan Sudut Langit-langit

    Perhatikan ujung dan bagian pinggir langit-langit karena rawan terjadi penumpukan debu. Kamu bisa menggunakan kain mikrofiber kering untuk mengelap area ini.

    Usahakan menghilangkan debu sebanyak mungkin agar tidak menyebar ke seluruh langit-langit.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Kamu boleh menggunakan cairan pembersih buatan sendiri dengan mencampurkan 2 gelas air hangat, ¼ gelas cuka putih suling, dan 1 sendok makan sabun cuci piring. Tuang cairan ini ke dalam botol semprotan.

    Lalu, semprotkan cairan ini ke seluruh permukaan langit-langit secara merata. Namun, jangan sampai plafon terlalu basah.

    4. Menggosok Langit-langit dengan Lembut

    Kemudian, gunakan roller cat tembok bertongkat panjang pada seluruh plafon. Pastikan roller ini bersih dan membersihkan seluruh permukaan secara merata. Kerjakan secara perlahan dan merata, karena ini berfungsi sebagai penggosokan lembut.

    5. Keringkan Langit-langit

    Selanjutnya, gunakan kain mikrofiber bersih untuk mengeringkan langit-langit yang baru dibersihkan. Tempelkan kain ke seluruh permukaan untuk menyerap basah.

    6. Hilangkan Noda

    Kalau ada noda membandel pada langit-langit, segera bersihkan dengan cairan pembersih yang tersedia di pasaran. Tentunya kamu menginginkan langit-langit rumah yang kinclong tanpa noda, bukan?

    Itulah cara membersihkan langit-langit rumah dengan efisien. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kamar Tidur Terasa Makin Panas


    Jakarta

    Cuaca panas dapat mengganggu berbagai aktivitas, termasuk ketika tidur. Kamar tidur yang seharusnya menjadi tempat ternyaman untuk beristirahat malah terasa panas hingga penghuninya kegerahan.

    Kondisi kamar tidur yang seperti ini pastinya bikin tidur nggak nyenyak. Apalagi kalau tidak ada bantuan dari mesin AC untuk mendinginkan ruangan.

    Nah, kalau pengin kamar tidur lebih sejuk, ada beberapa hal yang perlu kamu hindari. Melansir dari Homes and Gardens, Sabtu (25/5/2024) berikut ini beberapa hal yang bikin kamar tidur semakin panas.


    5 Hal yang Bikin Kamar Tidur Panas

    1. Gorden Tebal

    Gorden tebal dapat menahan panas di dalam kamar karena mencegah sirkulasi udara. Meski terlihat indah, sebaiknya mengganti gorden ke tirai atau tirai berwarna terang yang memberikan sedikit insulasi, tetapi memungkinkan sirkulasi udara.

    2. Bahan Seprai Gerah

    Ada beberapa bahan seprai yang bikin penggunanya merasa gerah. Kamu bisa beralih ke bahan seprai yang terasa adem dan mudah menyerap keringat seperti katun, linen, atau bambu. Seprai seperti ini bisa membantu kamu tidur lebih nyenyak saat cuaca panas.

    3. Lampu dan Benda Elektronik

    Lampu dan benda elektronik sebenarnya menghasilkan panas ketika dalam keadaan menyala. Oleh karena itu, coba batasi penggunaan benda-benda tersebut dengan menggunakannya seperlunya saja. Misalnya dengan mematikan lampu di siang hari dan ketika tidur di malam hari.

    4. Warna Tembok Gelap

    Warna tembok yang gelap bersifat menyerap panas, sehingga bisa membuat kamar terasa lebih hangat. Sebaiknya mengecat tembok dengan warna terang yang dapat memantulkan cahaya dan sinar matahari. Dengan begitu, kamu bisa mengurangi serapan panas di dalam kamar.

    5. Kurang Ventilasi

    Sirkulasi udara yang buruk membuat kamar terasa pengap dan panas. Pastikan kamar mempunyai ventilasi yang memadai agar udara mengalir dengan baik.

    Lalu, kamu bisa menambah kipas angin untuk memicu pergerakan udara di dalam kamar. Selain itu, membuka pintu dan jendela di siang hari juga bisa membantu mengeluarkan udara panas dari kamar tidur.

    Itulah beberapa hal yang perlu kamu hindari kalau nggak mau kamar tidur semakin panas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Baik Lampu Putih atau Kuning Untuk Dipasang Rumah? Ini Jawabannya!



    Jakarta

    Lampu adalah alat penting yang wajib ada di rumah. Sebab, tanpa lampu, rumah akan sulit mendapat pencahayaan terutama malam hari. Kini, lampu bukan hanya mempermudah penerangan di dalam rumah, melainkan juga bisa mempengaruhi suasana di rumah lewat warna yang digunakan.

    Pencahayaan yang tepat dapat meningkatkan estetika, suasana, dan warna rumah. Salah satu caranya adalah memilih warna lampu yang sesuai. Biasanya warna yang banyak digunakan adalah putih atau kuning. Pemilihannya bergantung pada keinginan dan kebutuhan. Lantas, lebih baik mana lampu putih atau kuning untuk dipasang di rumah?

    Perbedaan Lampu Putih dan Lampu Kuning

    Dilansir dari angi.com, lampu putih memberikan warna yang cerah dan membantu pencahayaan yang optimal, terutama jika ruangan tersebut dominan menggunakan warna putih mulai dari cat dinding hingga perabotannya. Lampu putih cocok di ruangan yang membutuhkan pencahayaan terbaik seperti kantor, dapur, dan studio.


    Sebaliknya, lampu kuning memberikan kesan hangat dan nyaman karena warna yang dihasilkan lebih lembut dan tidak begitu silau. Lampu kuning cocok digunakan di kamar tidur dan ruangan lainnya yang biasa digunakan untuk bersantai.

    1. Temperatur Warna

    Lampu juga memiliki temperatur warna yang didefinisikan dengan suhu Kelvin (K). Lampu putih memiliki besaran temperatur sekitar 5.000-6.500 K. Lalu lampu kuning memiliki besaran temperatur sekitar 2.700-3.500 K.

    2. Besaran Pemakaian Listrik

    Kedua lampu saat ini sudah banyak yang berbentuk LED. Meskipun sama-sama dialiri listrik, tetapi lampu putih ternyata lebih hemat energi dan mengurangi biaya listrik jangka panjang.

    Lampu kuning yang cahaya seakan redup dan tidak begitu terang ternyata kebalikannya. Namun, hal ini kembali lagi pada lamanya pemakaian, watt, dan tempat pemakaiannya. Bisa saja keduanya sama-sama dapat mengurangi biaya listrik asal pemakaian tepat dan sesuai keperluan.

    3. Lokasi Lampu Terpasang

    Lampu saat ini bisa diletakkan di mana saja, mulai dari sela-sela lantai hingga atap rumah. Agar tampilan ruangan lebih elegan dan tidak terlalu terang, coba pakai lampu putih dan lampu kuning sesuai tempatnya.

    Mulai dari lampu lantai, jika di rumah memiliki undakan dan ingin diterangi dengan lampu di sela-selanya, kamu bisa menggunakan lampu kuning yang watt-nya lebih kecil. Ruangan tersebut terasa hangat dan elegan.

    Ingin pasang lampu gantung di dinding agar terlihat klasik? Pilih lampu kuning agar cahaya yang dihasilkan lebih lembut dan efeknya dapat menyebar.

    Kemudian, untuk lampu di atap terutama yang menggunakan penutup lampu atau sejenis model lampu gantung, bisa menggunakan lampu putih agar pencahayaannya maksimal dan merata.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Aluminium Foil Bisa Dipakai pada Bangunan Juga Lho, Ini Fungsi-Jenisnya


    Jakarta

    Aluminium foil umumnya digunakan untuk membungkus makanan. Namun, ternyata aluminium foil juga bisa digunakan pada bangunan lho.

    Pada bangunan, aluminium foil dapat berfungsi sebagai insulasi, yaitu untuk mengatur suhu di dalam bangunan agar tetap stabil. Dalam catatan detikcom, aluminium foil juga bisa memantulkan sinar matahari sehingga membantu menjaga suhu dalam bangunan tetap nyaman.

    Menurut seorang profesional kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, aluminium foil bisa digunakan sebagai isolator di rumah karena memiliki kemampuan yang baik untuk membuat ruangan terasa lebih sejuk dan menghadang hawa panas.


    “Kalau ingin meredam panas saya rekomendasikan menggunakan aluminium foil di atap rumah. Untuk harga per meter biasanya Rp 100.000,” kata Panggah kepada detikcom, Rabu (6/9/2023) lalu.

    Di sisi lain, saat musim hujan, aluminium foil juga bisa berfungsi untuk menahan air hujan agar tidak masuk ke bawah atap. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir rumah bocor karena rembesan air hujan tidak akan masuk ke dalam rumah melalui atap maupun dinding.

    Jenis-Jenis Aluminium Foil

    Dilansir dari BLKP, berikut ini beberapa jenis aluminium foil yang kerap digunakan dalam konstruksi.

    Woven Foil

    Aluminium foil jenis ini memiliki bobot yang ringan dengan bahan dasar serat plastik. Woven foil juga memiliki UV Protection untuk meminimalisir sinar UV yang masuk ke dalam rumah.

    Bubble Foil

    Aluminium foil jenis memiliki lapisan berbentuk gelembung-gelembung pada seluruh sisi permukaannya. Bubble foil ini bisa meredam bising dan meredam suhu panas.

    Foam Foil

    Aluminium foil jenis ini memiliki lapisan lembaran foam di kedua sisinya. Foam foil memiliki bobot yang lebih berat dan tebal yang dinilai cocok untuk konstruksi atap pabrik karena dapat meminimalisir panas dan suara dari luar.

    Harga Aluminium Foil

    Harga Aluminium foil berbeda-beda tergantung dari jenis hingga mereknya. Berikut ini informasi yang sudah detikcom himpun dari e-commerce.

    Harga Woven Foil

    Sekitar Rp 270 ribu – Rp 500 ribu per rol. Dimensinya beragam, umumnya sekitar 1,2 m x 50 m.

    Harga Bubble Foil

    Harga bubble foil juga beragam, tergantung bentuknya, ada yang single side ada juga yang double side. Harganya sekitar Rp 260 ribu – Rp 800 ribu per rol. Umumnya dengan dimensi 1,2 m x 25 m.

    Harga Foam Foil

    Harga foam foil juga berbeda-beda tergantung ukuran dan merek yang dibeli. Harganya sekitar Rp 305 ribu – Rp 850 ribu per rol. Ukurannya sekitar 1,2 m x 25 m, ada juga yang 1,2 m x 30 m.

    Sebagai informasi, kamu juga bisa membelinya dengan ukuran per meter sesuai dengan kebutuhan.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Efektif Meningkatkan Cahaya Alami di Rumah


    Jakarta

    Cahaya alami berperan penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan hangat di rumah. Tidak hanya meningkatkan estetika, cahaya alami juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan suasana hati dan produktivitas di rumah. Namun, tidak semua rumah memiliki akses yang cukup untuk mendapatkan cahaya alami.

    Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan di rumah untuk memaksimalkan pencahayaan alami di setiap sudut rumah. Berikut ini beberapa cara efektif yang bisa kamu coba, melansir dari laman The Spruce.

    1. Gunakan Cat Dinding dan Langit-langit yang Lebih Terang

    Cat dinding berwarna terang, seperti putih sangat efektif dalam memantulkan cahaya alami. Warna putih, dengan Nilai Reflektansi Cahaya (LRV) mendekati 100%, adalah pilihan terbaik untuk memaksimalkan pantulan cahaya, dan cahaya alami di rumah. Jika kamu kurang suka dengan warna putih terang, pilihlah warna putih gading atau putih tulang untuk tetap mendapatkan efek cerah dari warna tersebut.


    2. Gunakan Cat Glossier untuk Pantulan Cahaya Lebih Banyak

    Cat yang mengkilap bisa memantulkan lebih banyak cahaya dibandingkan cat matte yang umumnya dipakai. Salah satu cara untuk menambah cahaya alami di rumah adalah dengan memilih cat dengan tingkat kilap lebih tinggi, seperti cat seperti semi-gloss, untuk mengecat ruangan. Jenis cat ini sangat berguna jika menginginkan ruangan yang lebih terang tanpa harus menggunakan cat high-gloss yang berlebihan.

    3. Gunakan Kaca atau Ubin yang Sangat Reflektif

    Ubin kaca memantulkan hampir 100% cahaya yang mengenainya, sehingga cocok digunakan untuk menambah cahaya alami di rumah. Selain itu, ubin keramik yang mengkilap juga efektif dalam memantulkan cahaya. Untuk hasil yang lebih murah dan efektif, menggunakan ubin keramik warna putih bisa menjadi pilihan terbaik karena harganya yang terjangkau dan kemampuan reflektifnya yang tinggi.

    4. Ganti Sebagian Dinding dengan Blok Kaca

    Mengganti beberapa bagian dinding eksterior dengan blok kaca terbukti bisa memasukkan lebih banyak cahaya alami ke dalam rumah. Meskipun untuk memasangnya memerlukan struktur tambahan seperti pada jendela atau pintu, blok kaca memungkinkan cahaya masuk lebih banyak ke dalam ruangan yang sebelumnya gelap.

    5. Pasang Skylight di Langit-langit

    Skylight adalah solusi yang sebenarnya paling efektif untuk menambah cahaya alami di dalam rumah. Dengan posisi menghadap ke atas, skylight menerima lebih banyak cahaya tanpa terhalang oleh objek luar. Skylight juga menghadirkan area kaca yang luas, sehingga bisa memberikan pencahayaan yang lebih konsisten dibandingkan dengan jendela biasa.

    6. Tambahkan Fitur Dekorasi Ruangan yang Reflektif

    Fitur dekorasi yang reflektif seperti seperti cermin dan lampu gantung bisa meningkatkan pantulan cahaya di dalam ruangan. Ketika sinar matahari mengenai benda-benda ini, ruangan akan tampak lebih terang. Kamu tidak perlu memasang lampu gantung yang menyala untuk ini, cukup dengan menambahkan elemen dekoratif yang reflektif untuk meningkatkan pencahayaan alami.

    7. Pasang Tabung Cahaya Matahari

    Tabung cahaya matahari adalah alat yang digunakan untuk meneruskan cahaya matahari ke dalam rumah atau bangunan. Meski tak meneruskan cahaya sebanyak skylight, tabung cahaya matahari adalah alternatif yang lebih mudah dipasang dan lebih murah daripada skylight. Tabung ini tidak memerlukan poros cahaya yang rumit seperti skylight konvensional, sehingga bisa bekerja di sekitar penghalang di loteng.

    Itah cara-cara yang bisa kamu terapkan di rumah untuk menghasilkan cahaya alami yang lebih banyak. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Barang Elektronik di Rumah yang Paling Boros Listrik, Apa Saja?


    Jakarta

    Keberadaan barang elektronik di rumah saat ini sudah tidak dapat dihindari. Penggunaannya yang praktis dan terjamin keamanannya membuat banyak orang tertarik menggunakannya. Sayangnya, beberapa barang elektronik menyita daya listrik yang besar dan membuat tagihan listrik membengkak. Lantas, barang elektronik apa saja yang termasuk?

    Sebenarnya, setiap barang elektronik terdapat keterangan daya yang dibutuhkan untuk menghidupkannya. Besaran daya ini tidak akan langsung membuat tagihan listrik rumah membengkak apabila hanya dipakai 1 kali sebulan. Maka dari itu, dari jumlah pemakaian juga berpengaruh.

    Melansir dari express.co.uk, seorang Direktur Pelaksana di Utility Bidder James Longley, menyebut ada 4 barang elektronik yang bisa membuat tagihan listrik membengkak apabila terlalu sering digunakan, berikut diantaranya.


    1. Mesin Pengering Pakaian

    James memasukkan mesin pengering pakaian dalam daftar ini karena rata-rata mesin pengering rata-rata menggunakan 4,5 kWh per siklus, sehingga menghasilkan rata-rata 52,25 kWh per bulan. kWh adalah kilowatt hour, hitungan daya yang digunakan per jam.

    Di Indonesia sendiri, daya mesin pengering yang digunakan rata-rata 1.000-3.000 watt, sementara untuk yang hemat energi 40-130 watt. Besaran daya ini tergantung pada merek dari mesin pengering.

    Apabila diubah ke daya per jam sekitar untuk daya 1.000-3.000 watt setara dengan 1-3 kWh karena 1.000 watt setara dengan 1 kWh. Untuk mesin pengering yang hemat energi hanya menggunakan 0,04-0,13 kWh.

    Sementara itu, menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tarif listrik per kWh bagi pelanggan non subsidi selama Mei 2024 sekitar Rp 1.352 sampai Rp 1.699, tergantung pada golongan daya listrik yang dipakai oleh pelanggan.

    Solusinya agar tidak terlalu sering menggunakan pengering adalah memeras pakaian lalu menjemurnya saat matahari terik. Pakaian akan tetap kering meskipun tanpa mesin pengering.

    2. Kulkas

    Barang elektronik berikutnya adalah kulkas yang di dalamnya termasuk freezer. Di Indonesia rata-rata daya kulkas yang digunakan adalah 350-780 watt. Ini juga tergantung pada jumlah pintu yang dimiliki satu atau 2 serta merek produk yang digunakan. Jumlah watt tersebut kemudian dikalikan 24 jam, misalnya 350 watt x 24 jam sekitar 8.400 watt. Jika dikonversikan menjadi 8,4 kWh.

    Tips untuk lebih hemat memakai kulkas adalah pastikan pintunya selalu tertutup rapat dan sering mencairkan es di freezer.

    3. Mesin cuci

    Besaran daya mesin cuci di Indonesia sekitar 400-500 watt untuk jenis front loading, sementara untuk top loading sekitar 350-550 watt. Besarannya ini tergantung pada merek dan fasilitas pendukung dari mesin cuci itu sendiri. Jika dikonversi untuk mesin cuci front loading sekitar 0,4-0,5 kWh dan mesin cuci top loading 0,35-0,55 kWh.

    Untuk menghemat, kamu bisa mencuci pakaian dalam jumlah penuh, gunakan pengaturan ramah lingkungan pada mesin cuci, dan hindari mencuci pakaian dengan 2 tahap.

    4. Oven Listrik

    Oven listrik di Indonesia biasanya menggunakan rata-rata 1.400-2.200 watt atau 1,4-2,2 kWh. Selain itu, oven listrik tidak bisa langsung panas, melainkan harus ditunggu terlebih dahulu sekitar 1 jam. Untuk oven listrik hemat energi biasanya memiliki daya di bawah 1.000 watt. Namun, kapasitasnya tentu lebih kecil dari oven yang menggunakan daya besar.

    Solusi untuk lebih hemat listrik, bisa menggunakan oven gas atau air fryer. Dikutip dari situs The Eco Experts, sebagian besar air fryer dengan kapasitas satu hingga dua liter sangat hemat energi. Biasanya air fryer kecil dapat bekerja dengan daya 800-1.000 watt atau 0,8-1,0 kWh.

    Itulah beberapa barang elektronik yang boros listrik di rumah.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Karakteristik Rumah Ini Bisa Bikin Boros Listrik


    Jakarta

    Listrik sangat penting untuk menjalankan berbagai kegiatan, termasuk di dalam rumah. Tentunya rumah hemat listrik menjadi dambaan banyak orang karena bisa menekan tagihan listrik.

    Akan tetapi, tak jarang bangunan rumah justru membuat boros listrik. Nah, penting sekali memperhatikan karakteristik rumah yang mesti dihindari biar nggak tagihan listrik membengkak.

    Lalu, seperti apa rumah yang bisa bikin boros listrik? Simak penjelasan berikut ini.


    Ciri-ciri Rumah Boros Listrik

    1. Jendela Besar di Sisi Barat Rumah

    Arsitek Denny Setiawan menyarankan agar tidak membuat bukaan terlalu besar pada sisi rumah yang menghadap ke arah mata angin barat. Ia menjelaskan wilayah tersebut cenderung panas karena matahari terbenam di barat.

    “Kalau pun terpaksa kita mempunyai rumah yang menghadap barat, kita harus memikirkan bagaimana membuat kisi-kisi atau sun shading, penghalau panas matahari di wilayah barat,” ujar Denny kepada detikcom belum lama ini.

    Udara dari arah barat membuat rumah terasa panas, sehingga pemilik perlu menyalakan AC. Justru untuk menghemat listrik, penggunaan AC mesti diminimalisir.

    2. Ruangan Tanpa Ventilasi

    Lalu, ventilasi menjadi salah satu kunci utama memiliki rumah hemat listrik. Sebaiknya pemilik rumah memaksimalkan ventilasi agar udara bisa keluar-masuk rumah. Meski ruangan tidak dingin, setidaknya penghuni rumah masih bisa merasa nyaman karena ada hembusan angin melalui ventilasi.

    Oleh karena itu, Denny menyarankan desain rumah dengan ventilasi yang baik, sehingga terjadi ventilasi silang. Beberapa cara yang bisa digunakan antara lain menggunakan jendela swing, pintu geser, dan jalusi.

    3. Kekurangan Jendela

    Kemudian, ia sangat menganjurkan banyak bukaan seperti jendela agar angin bisa masuk dan membuat rumah terasa sejuk. Namun, tetap hindari bukaan besar di sisi barat.

    “Menggunakan atau mem-block dinding terlalu masif karena takut cahaya matahari itu juga jadi salah karena akhirnya angin tidak dapat masuk ke dalam,” katanya.

    Selain membuat ruangan terasa adem, jendela penting agar ruangan mendapat pencahayaan alami. Ia mengatakan setiap ruangan harus memiliki jendela supaya tidak gelap.

    4. Plafon Tinggi

    Menurut Denny, rumah dengan plafon tinggi berpotensi membuat tagihan listrik jadi mahal. Hal ini kalau pemilik rumah menggunakan AC untuk mendinginkan ruangan besar tersebut.

    “Plafon tinggi itu katanya rumah akan menjadi adem, tapi kalau kita pakenya masih pengudaraan buatan (AC), otomatis dia (AC) akan bekerja lebih keras karena harus mendinginkan lebih banyak space,” jelasnya.

    Jika menggunakan AC di rumah, Ia menyarankan memilih AC yang sesuai dengan ukuran ruangan.

    5. Dinding Berwarna Gelap

    Selanjutnya, Denny meyakini pemilihan warna rumah akan mempengaruhi pencahayaan lampu yang dibutuhkan.

    “Warnanya kalau misalnya terlalu gelap, otomatis kita membutuhkan lampu yang lebih banyak, sehingga kita harus jadi lebih boros menggunakan lampu sehingga cahayanya lebih banyak,” pungkasnya.

    Itulah beberapa ciri-ciri rumah yang bisa bikin boro listrik. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com