Tag: rumah

  • Pakai 4 Warna Cat Dinding Ini Biar Rumah Kamu Tambah Mahal


    Jakarta

    Rumah selain sebagai tempat tinggal juga merupakan aset investasi. Pemilik rumah bisa sewaktu-waktu menjual huniannya dengan harga lebih mahal dari awal pembelian.

    Kalau kamu berniat menjual rumah, kamu bisa mendongkrak nilai properti dengan melakukan beberapa perubahan, lho. Salah satu yang paling mudah dari warna cat dinding.

    Siapa sangka, ternyata warna-warna tertentu, terutama warna netral bisa berdampak pada penilaian pasar properti. Memang, warna cat memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana dan mood di rumah.


    Lalu, warna apa saja yang sebaiknya digunakan? Simak daftar warna cat netral yang terbukti meningkatkan nilai properti berikut ini, dilansir dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).

    Rekomendasi Warna Cat Dinding

    1. Putih

    Bedroom interior with wooden furniture, 3d renderWarna Cat Dinding Foto: Getty Images/CreativaStudio

    Warna putih selalu menjadi pilihan yang aman saat kamu ingin meningkatkan nilai properti. Putih memberikan cahaya dan kecerahan pada ruangan. Hal ini membuat ruangan terlihat lebih luas dan menarik.

    Anthony Carrino, VP desain dari platform konstruksi rumah online, Welcome Homes, mengatakan bahwa warna putih adalah satu-satunya warna yang tidak mengurangi nilai properti, malah mungkin meningkatkannya.

    Ini adalah pilihan yang sangat baik untuk berbagai ruangan, termasuk dapur, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dan eksterior rumah. Putih adalah pilihan utama untuk menciptakan ruangan yang bersih dan terang sehingga memberikan kesan kosong yang memungkinkan calon pembeli untuk membayangkan rumah mereka di dalamnya.

    2. Krem

    Interior Rumah KremWarna Cat Dinding Foto: Ashley Montgomery Design

    Krem adalah warna netral lain yang sangat efektif dalam meningkatkan nilai properti. Marina Vaamonde, seorang investor real estate komersial dan pendiri PropertyCashin, mengatakan bahwa krem memberikan ruangan nuansa yang menarik dan bisa meningkatkan nilai properti.

    Warna krem merupakan pilihan yang sangat tepat untuk ruangan, seperti dapur, ruang tamu, dan kamar tidur. Krem memberikan kesan kehangatan yang membuat setiap ruangan terasa nyaman dan menarik.

    Warna krem merupakan pilihan warna yang sempurna untuk menciptakan ruang yang cocok untuk ditempati.

    3. Biru Muda

    rumah bercat biruWarna Cat Dinding Foto: Thinkstock

    Menurut survei Zillow tahun 2021, biru muda adalah warna yang paling populer untuk kamar mandi. Rata-rata peningkatan nilai propertinya sebesar US$ 5.000 atau setara dengan Rp 79 juta.

    Eamon Lynch, direktur layanan garansi di Power Home Remodeling, mengatakan bahwa kamar mandi adalah area di mana pemilik rumah ingin merasa santai dan warna apa pun yang membantu menciptakan perasaan itu akan segera meningkatkan nilai properti.

    Biru muda yang juga termasuk sebagai warna netral akan menarik calon pembeli dengan berbagai selera dan gaya. Biru muda menciptakan suasana damai dan tenang di ruangan sehingga bisa membuat kamar mandi terlihat menarik, nyaman, dan lapang.

    4. Greige

    Interior Rumah GreigeWarna Cat Dinding Foto: Krystal Slagle via The Spruce

    Baik abu-abu maupun cokelat muda adalah pilihan netral yang sangat baik untuk interior rumah. Namun, jika kamu kesulitan memilih di antara keduanya, greige adalah solusinya.

    Warner Quiroga, seorang investor real estat dan pemilik Prestige Home Buyers, mengatakan bahwa greige adalah alternatif untuk putih dan abu-abu. Warna greige bisa memberikan perasaan elegan dan berkelas. Greige memberikan tampilan hangat dan mewah pada rumah dan juga bisa meningkatkan nilai properti.

    Itulah 4 warna cat netral yang bisa meningkatkan nilai properti. Dengan mengecat rumah dengan warna-warna tersebut, kamu bisa memberikan sentuhan tampilan yang indah dan memastikan rumah siap untuk menarik calon pembeli yang berminat.

    Jadi, apakah kamu siap untuk memberikan sentuhan cat baru pada rumah?

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menata Ruang Keluarga dengan Apik dan Nyaman Menurut Ahli


    Jakarta

    Ruang keluarga umumnya ada di setiap rumah yang fungsinya untuk bersantai dan kumpul bersama keluarga. Ruangan ini biasanya identik dengan berbagai perabotan seperti sofa, tv, dan meja kopi.

    Nah, biar fungsi hingga estetika ruang keluarga maksimal, kamu perlu mendesain dan menata ruang dengan sedemikian rumah. Apalagi dengan banyaknya furniture yang harus diatur.

    Kalau begitu, bagaimana cara menatanya? Yuk, simak cara menata ruang keluarga menurut ahli, dikutip dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).


    Tips Menata Ruang Keluarga

    1. Mulai dengan Titik Fokus

    Para desainer menyarankan agar menata ruang keluarga mulai dari menentukan titik fokus. Tamarra Younis dari Union of Art Interiors mengatakan bahwa kamu harus memilih satu titik fokus, seperti TV, meja, atau benda-benda warisan keluarga. Saat kamu sudah menemukannya, susunlah perabotan lainnya mengelilingi titik fokus tersebut.

    Jika kamu bingung tentang titik fokus yang tepat, lihat sekeliling ruangan dan perhatikan detail arsitekturalnya, seperti meja yang besar, pintu, atau rak-rak, yang bisa menjadi panduan dalam menentukan titik fokus yang ideal.

    2. Ikuti Aturan 2:3

    Sofa seringkali menjadi perabotan paling penting di ruang keluarga. Oleh karena itu, pemilihan ukuran sofa harus diperhatikan dengan serius. Desainer interior Tamara Honey dari House of Honey menyukai aturan 2:3.

    “Aturan desain 2:3 menunjukkan bahwa sofa yang kamu miliki harus setara dengan dua per tiga ukuran ruangan,” katanya.

    Meski begitu, kamu bisa menyesuaikan kembali aturan ini jika ruang keluargamu juga berfungsi sebagai ruang lain, seperti ruang makan atau ruang kerja.

    3. Beri Ruang di Belakang Sofa

    Lalu, sebaiknya tidak menempelkan sofa pada dinding, meskipun aturan ini kurang cocok untuk ruang keluarga yang kecil atau tinggal di apartemen.

    Honey mengatakan bahwa perabotan sebaiknya ditempatkan beberapa inci dari dinding, termasuk sofa, terutama jika menghalangi akses ke gorden atau tirai. Honey menyarankan kita untuk menyisakan sekitar 1 meter di belakang sofa untuk akses lalu lalang.

    4. Pertimbangkan Fleksibilitas

    Kalau kamu memiliki ruang keluarga dengan tata letak besar dan sering menerima tamu, perabotan multifungsi akan memberikan fleksibilitas, terutama saat ingin untuk merapikannya sesuai kebutuhan.

    Younis menjelaskan bahwa perabotan multifungsi memberikan banyak pilihan konfigurasi dan bisa dipisahkan jika diperlukan serta diatur ulang. Ini memungkinkan ruang keluarga menjadi lebih fleksibel.

    5. Ukur Sebelum Membeli

    Semua perabotan harus sesuai dengan baik, salah satunya dengan melakukan pengukuran sebelum membeli perabotan. Younis mengatakan bahwa mengukur perabotan sebelum membeli sangatlah penting.

    “Misalnya, jika kamu ingin sofa tiga dudukan standar dengan meja samping di setiap sisi, ukurlah ukuran dinding di mana kamu ingin menempatkannya dan pastikan semuanya pas dengan sedikit ruang kosong di antara setiap item dan jauh dari dinding sehingga memudahkan penempatannya,” jelasnya

    Nah, itulah beberapa tips menata ruang keluarga agar semakin nyaman ditempati.

    Perlu diingat, setiap orang menghadapi kondisi dan mempunyai standar kenyamanan yang berbeda-beda, maka penting untuk menyesuaikan kembali tips-tips di atas dengan ruang keluarga di rumahmu. Yang terpenting, ruang keluarga harus mencerminkan kebutuhan dan gaya hidup pemiliknya, menciptakan suasana yang nyaman.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Rumah yang Bagus buat Jaga Mental Health


    Jakarta

    Isu mental health semakin disadari oleh anak muda saat ini. Memang kesehatan mental menjadi aspek kehidupan yang penting untuk dijaga.

    Nah, salah satu upaya menjaga kesehatan mental seseorang bisa dari lingkup rumah yang semestinya menjadi ruang ternyaman bagi setiap orang. Ternyata desain interior hingga dekorasi rumah dapat mempengaruhi suasana hati, emosi, dan kesehatan mental, lho!

    Kamu bisa merancang rumah senyaman mungkin untuk menjaga kesehatan mental para penghuni rumah. Simak tips membuat rumah yang sehat buat jaga mental health, dikutip dari Real Simple, Selasa (18/6/2024).


    Tips Bikin Rumah Sehat buat Jaga Mental Health

    1. Buat Rumah Aman

    Rumah yang bagus untuk jaga mental health tentunya yang dapat memberikan rasa aman. Kamu dapat memperhatikan keamanan rumah kamu dengan memastikan jendela dan pintu terkunci. Jangan lupa untuk jalur evakuasi bila ada keadaan darurat.

    “Rasa keseluruhan sebuah ruangan-bagaimana penataannya, seberapa bersihnya, seberapa nyaman rasanya, seberapa pribadi kamu membuatnya-semua hal ini dapat membuat kamu merasa nyaman dan mempengaruhi seberapa aman kamu merasa di suatu lingkungan,” kata desainer interior Kristen Fiore.

    2. Pajang Foto Keluarga

    Kamu dapat mengisi ruang kamu dengan benda-benda dekoratif yang membuat kamu merasa aman dan nyaman, misalnya memajang foto keluarga.

    Dengan melihat dan merasakan kehadiran keluarga di rumah, akan selalu membuat ruang nyaman untuk kamu. Sewaktu kamu mengalami depresi, kamu dapat ambil istirahat sejenak dan memandangi foto keluargamu.

    3. Pilih Warna Cat Sesuai Mood

    Jika kamu ingin menciptakan suasana rumah serasi dengan perasaan hati kamu, kamu bisa pertimbangkan untuk memilih cat warna yang cocok dengan mood. Dengan hal berikut dapat membuat rumah kamu jadi ruang yang aman dan nyaman.

    Pemilihan warna juga erat dengan ruangan, misal untuk ruang terbatas, menggunakan warna-warna lebih sejuk. Lalu, jika kamu ingin menciptakan kenyamanan di ruangan yang lebih besar, warna-warna hangat sangat bagus karena dapat menjaga kesehatan mental.

    4. Menanam Tumbuhan di Rumah

    Nah, yang tak kalah penting tentunya menciptakan rumah yang bersahabat dengan alam. Kamu dapat menanam tanaman di sekeliling rumah. Mulai dari tanaman hias, herbal, dan rambat. kamu juga dapat menanamnya di dalam atau luar ruangan.Menghadirkan alam di dalam ruangan adalah cara yang bagus dan murah untuk membantu ruangan terasa hangat dan nyaman.

    5. Pelihara Hewan Peliharaan di Rumah

    Selanjutnya, kamu bisa coba memelihara hewan peliharaan. Menurut beberapa ahli, memiliki peliharaan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan mental.

    Hewan peliharaan memberikan ketenangan saat sedang menemani bekerja, beristirahat, atau menghabiskan waktu untuk membantu melepaskan stress.

    6. Menata Furnitur Senyaman Mungkin

    Kamu dapat memposisikan furniture senyaman mungkin untuk menciptakan ruang untuk bergerak yang bebas.kamu juga dapat mengelompokkan furnitur untuk dijadikan sebagai area kerja, bermain, dan istirahat yang fungsional di sebuah ruangan.

    7. Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Dalam Rumah

    Paparan sinar matahari juga dapat berdampak besar pada suasana hati, kualitas tidur, dan kesehatan mental kita secara keseluruhan.

    Cahaya alami seperti sinar matahari dapat membantu mengatur dan meningkatkan suasana hati kamu, jadi buka seluruh jendela agar sinar matahari masuk ke dalam rumah.

    8. Menambahkan Lampu untuk Ruangan Tertentu

    Tidak semua ruangan di dalam rumah punya pencahayaan yang cukup, jadi kamu dapat memanfaatkan lampu tambahan untuk ruangan tersebut. Dengan menambahkan cahaya akan membuat ruangan lebih nyaman digunakan. Pencahayaan cukup juga dapat membantu kesehatan mental kamu.

    9. Menambahkan Furnitur Bertekstur

    Lalu, tambahkan berbagai tekstur di ruangan kamu akan membantu untuk meredam suara seperti menambahkan selimut, bantal, permadani, tirai ke dalam ruangan akan membantunya terasa nyaman dan tenang.

    Jika kamu memiliki lantai kayu keras, kamu juga dapat menambahkan karpet dengan tekstur bulu lembut untuk menambahkan kenyamanan. Hal tersebut sangat membantu menjaga kesehatan mental kamu.

    10. Jangan Pikirkan Barang yang Sudah Tidak Terpakai

    Jangan pikirkan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Sebuah gangguan mental, Hoarding Disorder, adalah kondisi seseorang menyimpan barang-barang tak terpakai.

    Hal ini mereka lakukan karena menganggap barang tersebut masih berguna suatu saat nanti meskipun sebenarnya barang tersebut sudah jadi sampah. Nah, kamu harus langsung membuang barang yang sudah tak terpakai agar kamu tak terkena gangguan mental satu ini.

    Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat rumah yang bagus buat mental health penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jenis Keramik Lantai Rumah Beserta Cirinya


    Jakarta

    Lantai merupakan bagian penting ketika membangun rumah karena mempengaruhi estetika hunian dan kenyamanan penghuni rumah. Umumnya, lantai dilapisi oleh keramik yang hadir dalam berbagai macam jenis.

    Pemilik rumah harus mempertimbangkan jenis keramik yang tepat supaya selaras dengan interior rumah serta nyaman untuk dipijak. Adapun setiap jenis keramik memiliki ciri-ciri dan keunggulannya masing-masing.

    Lantas, apa saja jenis keramik dan seperti apa cirinya? Simak ulasan berikut ini yang dikutip dari Mulia Ceramic, Kamis (20/6/2024).


    Jenis-jenis Keramik

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.

    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga cocok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengan biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik yang biasa disebut homogeneous tile biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Keramik motif kayu terbuat dari material yang memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian kamu. Sebab material kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet. Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Keramik granit memiliki desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Keramik motif mozaik kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Keramik digital printed sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan kekinian. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuk memutuskan jenis keramik.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Usir Tokek dari Rumah, Dijamin Nggak Betah!


    Jakarta

    Tokek merupakan hewan reptil yang mirip dengan cecak tetapi berukuran lebih besar dan warna warni. Hewan ini terkadang bersembunyi di sekitar rumah dan mengeluarkan suara kencang yang terkadang mengganggu.

    Meski tidak terlalu mengusik penghuni rumah, mungkin kamu pengin suasana tenang tanpa suara tokek di malam hari. Namun, menangkap tokek akan menantang karena dapat menggigit dengan sangat kencang.

    Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).


    Cara Mengusir Tokek

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai tokek. kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat (tidak panas) dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Kalau kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang, sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika tokek melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup. Dijamin tokek akan kabur, agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Kapur Barus

    Selanjutnya kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat jika kurang disukai tokek.

    Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian. Karena itulah tokek suka tinggal di dalam lemari.

    4. Ampas Kopi

    Jangan buru-buru buang ampas setelah menyeduh kopi, kamu bisa menyimpannya di sebuah wadah dan keringkan (jemur di terik matahari selama beberapa jam). Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Itulah cara untuk mengusir tokek di rumah supaya nggak berisik lagi. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Kebiasaan Buang Tisu ke Dalam Toilet, Ini Bahayanya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda dilarang membuang tisu atau sampah ke dalam toilet di WC umum? Hal itu bukan tanpa alasan, lho!

    Membuang sampah ke toilet ternyata bisa memicu masalah. Mulai dari saluran pembuangan yang mampet hingga kerusakan toilet mungkin terjadi kalau kamu terus membuang tisu ke toilet. Tentunya, memperbaiki toilet bakal sangat merepotkan.

    Oleh karena itu, sebaiknya jangan membuang sampah tisu ke dalam toilet. Yuk, simak risikonya, dikutip dari Scott English Plumbing, Kamis (20/6/2024).


    Risiko Buang Tisu ke Dalam Toilet

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    3. Benda Tersangkut di Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    4. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Itulah beberapa risiko membuang tisu ke dalam toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Manfaat Pasang Pagar di Halaman Rumah buat Keamanan-Estetika


    Jakarta

    Rumah adalah properti yang perlu dilindungi pemilik rumah, salah satunya dengan memasang pagar rumah. Banyak rumah dibatasi dengan pagar umumnya untuk meningkatkan keamanan rumah.

    Pagar bisa memberikan proteksi tambahan dengan menghalangi apapun untuk keluar dan masuk halaman rumah. Selain untuk keamanan, pagar juga bisa menambah nilai estetika rumah.

    Kalau kamu masih bingung atau mempertimbangkan untuk memasang pagar rumah, bisa cek penjelasan berikut ini, dikutip dari Lynx Fence, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Pagar Rumah

    1. Memproteksi Rumah

    Mempunyai pagar rumah menjadi langkah preventif untuk memastikan anak kecil yang berkeliaran di jalan atau halaman tetangga. Pagar juga akan mencegah hewan liar dan hewan peliharaan tersesat masuk ke halaman dan menjaga rumah kamu terlindung dari rencana jahat maling atau penyusup.

    2. Hewan Peliharaan Tidak Akan Lari

    Pagar rumah bisa mengamankan hewan supaya tidak kabur. Hewan peliharaan yang penurut seperti anjing bisa kabur apalagi memelihara kelinci maka memasang pagar akan memastikan hewan peliharaan nggak akan berkeliaran di jalan sehingga bisa tertabrak kendaraan.

    Ini juga akan menjauhkan hewan liar dari halaman. Hal ini sangat penting terutama di area di mana hewan liar cenderung berkeliaran di halaman belakang rumah, karena mereka bisa berbahaya.

    3. Harga Properti Naik

    Beberapa calon pembeli memiliki kriteria membeli rumah yang memiliki pagar, terutama mereka yang memiliki anak-anak atau hewan peliharaan, seringkali menganggap pagar yang ada sebagai hal yang penting.

    Oleh karena itu, calon pembeli tak perlu repot memasang pagar lagi. Lalu, pagar hias akan meningkatkan daya tarik dari tepi jalan.

    4. Menghindari Sengketa Jalur Properti

    Memasang pagar adalah cara yang dapat diandalkan untuk menyelesaikan sengketa batas properti. Bahkan jika tetanggamu kini bukan tipe orang yang punya sengketa lahan pagar akan mencegah masalah serupa terjadi di masa depan.

    Pastikan untuk bekerja sama dengan surveyor dan pemerintah kota untuk mengetahui secara pasti di mana garis properti berada.

    Itulah beberapa manfaat yang didapat kalau mempunyai pagar rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Baja Ringan Vs Kayu Sebagai Rangka Atap


    Jakarta

    Atap adalah salah satu bagian utama dalam bangunan rumah yang berfungsi untuk melindungi rumah dari terpaan cuaca. Untuk membuat atap, dibutuhkan rangka atap yang biasanya menggunakan material seperti baja ringan atau kayu.

    Melansir dari jurnal yang berjudul Analisa Perbandingan Rangka Atap Baja Ringan dan Rangka Atap Kayu dari Segi Analisis Struktur dan Anggaran Biaya yang ditulis oleh Devi Oktarina dan Agus Darmawan pada 2015, konstruksi rangka atap merupakan bentuk konstruksi untuk menyangga konstruksi atap yang terletak pada kuda-kuda.


    Nah, material baja ringan dan kayu bisa menjadi pilihan untuk membuat rangka atap. Keduanya pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa kamu pertimbangkan.

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, berikut ini kelebihan dan kekurangan rangka atap baja ringan dan rangka atap kayu.

    Rangka Atap Baja Ringan

    Kelebihan:

    – Tahan terhadap rayap. Hal itu karena baja ringan terbuat dari besi.
    – Pemasangannya mudah. Sebab, baja ringan bisa dipotong dan disesuaikan dengan mudah.
    – Tahan lembab

    Kekurangan:

    – Penghantar listrik. Maka dari itu, harus berhati-hati ketika pemasangan jalur instalasi listrik. Usahakan kabel tidak ada kabel terbuka yang menempel di rangka baja ringan.

    Rangka Atap Kayu

    Kelebihan:

    – Aman dari masalah kelistrikan. Sebab, kayu merupakan isolator atau benda yang tidak bisa menghantarkan listrik ataupun panas.

    Kekurangan:

    – Mudah lapuk dan dimakan rayap
    – Butuh waktu lama pembuatannya karena kayu berasal dari alam dan perlu diolah sedemikian rupa terlebih dahulu.

    Harga Rangka Atap Baja Ringan dan Rangka Atap Kayu

    Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky, harga rangka atap baja ringan dengan rangka atap kayu tidak jauh berbeda. Rentangnya sekitar Rp 150.000-200.000/m2.

    Demikian informasi terkait kelebihan, kekurangan, hingga harga rangka atap baja ringan dengan rangka atap kayu. Semoga bermanfaat ya!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian, Fungsi, Cara Pembuatan, dan Tempat Penggunaannya


    Jakarta

    Arsitektur rumah memiliki beragam detail yang memiliki dua peran yakni estetika dan mengokohkan bangunan. Salah satu detail arsitektur yang memiliki dua peran tersebut adalah tali air.

    Bentuk tali air sendiri seperti garis bercelah kecil yang sengaja dibuat saat membangun rumah. Contoh paling mudah untuk melihat tali air terletak pada garis antara bingkai pintu dan dinding.

    Pengertian Tali Air

    Menurut arsitek Denny Setiawan, tali air adalah celah di antara dua permukaan yang sama ataupun berbeda jenis yang ukurannya 1 cm x 1 cm.


    “Tali air hanya sebesar tetesan air yang mengalir. Jadi kan kecil ya. Memang tujuannya ada yang berfungsi sebagai alurnya air, tetapi kebanyakan tali air justru malah adanya di dalam rumah,” katanya saat dihubungi detikProperti pada Kamis (20/6/2024).

    Menurutnya, tali air ukurannya tidak terlalu besar. Untuk bentuknya sendiri bisa lurus ataupun melengkung menyesuaikan kebutuhan.

    Fungsi Tali Air

    Meskipun ukurannya kecil, tetapi tali air memiliki segudang fungsi yang berperan penting terhadap kekokohan struktur rumah, berikut diantaranya.

    1. Pemisah Antara 2 Permukaan

    Tali air dapat memberi batasan antara dua permukaan yang berbeda bahan ataupun yang sejenis.

    “Biasanya tali air itu sebagai pemisah 2 material. Kenapa dipisah? Karena kalau misalnya dipertemukan langsung dan rapat biasanya ada risiko ketidakrapihan akan terlihat,”

    2. Membuat Tampilan Bangunan Lebih Rapih

    Denny mencontohkan tali air yang terletak diantara tembok dan pintu yang salah satu fungsinya ada membuat tampilannya lebih rapih.

    3. Mengatasi Pemuaian dan Penyusutan 2 Material

    Perbedaan material yang dipasang berdekat memungkinkan terjadi penyusutan dan pemuaian. Maka dari itu, diantara kedua material bangunan disisakan ruang kosong seperti tali air agar dua material saat memuai tidak saling merusak.

    4. Mengurangi Risiko Retak Rambut pada Dinding

    Risiko retak rambut pada dinding semakin kecil jika pada dinding dibuatkan tali air karena mungkin saja terjadi pemuaian.

    5. Meminimalisir Kerusakan pada Dinding

    Denny menambahkan dengan dibuat tali air pada struktur rumah, jika terjadi retakan atau kerusakan, yang perlu diperbaiki hanya sebidang kecil di sekitar tali air.

    “Nah dengan kamu batasi tali air kamu mengacinya cuma satu bidang kecil doang,”

    6. Menghemat Biaya dan Perawatannya Lebih Mudah

    Kemudian, dengan tali air, biaya pembuatan serta perawatannya lebih murah dan mudah

    7. Hasil Acian Jadi Lebih Kecil

    Membuat dinding dengan tali air, proses acian akan semakin rapih karena bidang yang diaci tidak terlalu besar.

    8. Menambah Estetika Rumah

    Bentuk tali air yang dibebaskan sesuai keinginan penghuni, dapat menjadi hiasan pada dinding, lantai, hingga plafon rumah yang membuat tampilan hunian tidak monoton.

    Cara Pembuatan Tali Air

    Denny mengungkapkan cara pembuatan tali air biasanya 2 macam yakni secara manual dan memakai aluminium U.

    “Ada beberapa, yang manual dengan acian dibuat lebih masuk. Atau ada beberapa yang tidak yakin membuatnya dengan rapih, biasanya memakai aluminium U,” tuturnya.

    Cara menggunakan aluminium U untuk membuat tali air dengan menempelkan ke dalam dinding yang akan dibentuk. Kelebihannya, dalam tahap finishing jadi lebih rapih. Sementara, dengan cara manual ada risiko bentuknya jadi bergelombang karena gerakan tangan pembuatnya sehingga tidak serasi.

    Tempat Penggunaannya Tali Air

    1. Lantai

    Selain dinding, tali air juga digunakan di lantai. Fungsinya sama seperti di tembok untuk mencegah material rusak saat pemuaian dan penyusutan.

    “Beton ekspos, nut lantai. Kenapa sih harus ada tali air di beton ekspos? Kalau bidangnya terlalu besar akan membuat risiko pecah karena muai susut di lantai beton semakin besar makanya butuh tali air,” jelasnya.

    Denny juga menyebutkan dia menerapkan tali air sebagai pengganti plint lantai.

    “Plint itu kayak di rumah kita ada lapisan keramik yang berdiri di bawah dinding. Nah itu biasanya kadang-kadang kami pakai tali air. Supaya memberikan kesan tidak menempel atau melayang,” lanjutnya.

    2. Plafon

    Tali air di dinding sering disebut rapih tepi. Rapih tepi adalah pengganti list di sekeliling plafon. Sebab, pertemuan antara 2 bahan, belum tentu rata, sementara dengan tali air kelihatannya lebih rapih.

    “Pada desain minimalis orang menghindari desain seperti cornice di plafon,” bebernya.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh buat Pastikan Air Keran di Rumah Bersih dan Jernih


    Jakarta

    Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia, sehingga harus tersedia di setiap rumah. Akan tetapi, terkadang air keran di rumah belum tentu aman dan jernih untuk digunakan, apalagi dikonsumsi.

    Penting sekali memastikan kualitas air di rumah, sebab air kotor bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Pastinya kamu nggak mau sampai sakit perut atau terkena penyakit kulit, kan?

    Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memastikan air keran di rumah tetap bersih dan jernih. Yuk, simak tips berikut ini yang dilansir dari Angi, Kamis (20/6/2024).


    Tips Bikin Air Keran Jernih

    1. Gunakan Pitcher Penyaring Air

    Tentunya cara termudah untuk meningkatkan kualitas air keran adalah dengan menggunakan pitcher penyaring air. Pitcher ini dilengkapi dengan filter yang bisa menghilangkan partikel-partikel kecil dan bahan kimia dari air. Cukup isi pitcher dengan air keran dan biarkan filternya bekerja. Hasilnya adalah air yang lebih jernih dan segar untuk diminum.

    2. Pasang Filter pada Keran

    Kalau kamu pengin solusi praktis, coba pertimbangkan untuk memasang filter langsung pada keran air di rumah. Filter keran ini bisa dengan mudah dipasang tanpa perlu alat khusus. Dengan filter tersebut, air akan disaring air saat kamu menggunakannya untuk minum atau memasak. Ini adalah cara yang efisien untuk mendapatkan air bersih kapan pun kamu membutuhkannya.

    3. Investasikan pada Sistem Filter Seluruh Rumah

    Selain itu, pertimbangkan untuk berinvestasi pada sistem filter seluruh rumah. Sistem ini akan membersihkan air pada titik masuk utama ke rumahmu, termasuk air yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Dengan berbagai pilihan sistem yang tersedia, kamu bisa bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

    4. Rutin Ganti Filter

    Jika sudah menggunakan pitcher penyaring air atau filter keran, pastikan untuk mengganti filternya secara teratur sesuai dengan panduan produsen. Filter yang sudah terlalu lama digunakan mungkin tidak lagi efektif dalam menyaring air dengan baik. Penggantian filter secara berkala akan memastikan air yang kamu gunakan selalu bersih.

    5. Tes Kualitas Air

    Selanjutnya, pastikan air di rumah jernih dan aman dengan melakukan tes kualitas air. Kamu bisa menggunakan tes kit air rumah tangga atau bahkan menghubungi laboratorium profesional. Hasil tes ini akan memberi kamu gambaran tentang kualitas air di rumah dan apakah ada masalah tertentu yang perlu diatasi.

    Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa memastikan air keran di rumah tetap jernih dan aman untuk digunakan. Kesadaran akan kualitas air adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kamu di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com