Tag: rumah

  • Segini Ukuran Kamar Anak yang Ideal di Rumah


    Jakarta

    Sebagai orang tua, merancang kamar anak yang nyaman dan fungsional adalah prioritas. Salah satu elemen penting dalam desain kamar anak adalah menentukan ukuran kamar anak yang ideal.

    Ruang yang memadai tidak hanya mendukung kenyamanan, tetapi juga membantu tumbuh kembang anak dengan optimal. Berikut ini informasi untuk membuat kamar anak yang ideal di rumah.

    Ukuran Kamar Anak Berdasarkan Usia

    Setiap usia anak memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal ruang, seperti balita usia 0-5 tahun ukuran kamar yang ideal adalah 9-10 meter persegi. Untuk balita kamar tidur tidak memerlukan banyak ruang, karena kebutuhan utama mereka area tidur dan sedikit ruang bermain. Jika kamu memiliki anak usia sekolah (6-12) tahun, maka kamu harus menyediakan ruang sekitar 10-12 meter persegi.


    Anak usia sekolah membutuhkan ruang untuk belajar, bermain, dan menyimpan barang-barang pribadi. Kamu juga bisa menambahkan meja belajar dan rak buku agar anak bisa beraktivitas dengan nyaman.

    Ada pula kamar untuk usia remaja sekitar 13 tahun ke atas, ukuran kamar yang cocok untuk anak usia remaja berkisar di 12-15 meter persegi, remaja membutuhkan lebih banyak ruang untuk privasi, penyimpanan, dan area belajar yang lebih besar. Kamar mereka juga bisa kamu lengkapi dengan tempat duduk tambahan atau meja kerja yang luas.

    Tips Memaksimalkan Ruang di Kamar Anak

    Untuk ruang yang terbatas, ada beberapa cara agar kamar anak tetap fungsional dan nyaman. Kamu bisa menggunakan tempat tidur dengan laci penyimpanan atau meja belajar yang bisa dilipat.

    Pemanfaatan dinding juga harus kamu perhatikan, dengan memasang rak dinding untuk menyimpan mainan, buku, atau barang-barang lain agar menghemat ruang. Zonasi ruangan untuk membagi kamar menjadi beberapa zona seperti area tidur, belajar, dan bermain agar ruangan lebih teratur dan fungsional.

    Desain Kamar Anak Minimalis untuk Ruang Kecil

    Jika kamu memiliki kamar anak dengan luas terbatas, desain minimalis bisa menjadi solusi yang tepat. Gunakan furnitur esensial dan pertimbangkan warna cerah seperti putih atau pastel untuk memberikan kesan luas pada ruangan, gunakan juga tempat tidur bertingkat atau meja lipat untuk menghemat ruang.

    Mengutip dari coohom.com, pada Kamis (12/7/2024). Pilih furnitur yang ukurannya sesuai dengan ruangan dan usia anak. Sertakan banyak ruang penyimpanan untuk menjaga mainan, pakaian, dan barang-barang lainnya agar tetap teratur.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Ruangan Sempit di Rumah Terlihat Lebih Luas


    Jakarta

    Memiliki ruangan kecil seringkali membuat kamu merasa terbatas dalam mendesain interior. Namun, dengan pendekatan yang tepat, ruangan kecil bisa tampak lebih luas dan nyaman.

    Tidak hanya sekedar memilih furniture yang tepat, tetapi warna cat, pencahayaan, hingga penataan dekorasi memainkan peran penting.

    Melansir The Spruce, Minggu (22/09/2024), berikut beberapa tips agar ruangan kecil di rumah kamu terlihat lebih luas.


    Memanfaatkan Cahaya Alami dan Pencahayaan Malam

    Memanfaatkan cahaya alami masuk membuat ruangan akan terlihat lebih luas, biarkan jendela tidak tertutup. Jika kamu terganggu dengan cahaya matahari langsung, kamu bisa menggunakan tirai yang tipis.

    Di malam hari pastikan kamu memiliki lampu gantung di atas kepala dengan kontrol yang dapat diredupkan. Memiliki lampu dinding yang mengarahkan sinar lembut ke atas dan ke bawah juga akan membuat ruangan tampak lebih tinggi.

    Gantung Cermin

    Menggantung cermin yang mencolok di suatu ruangan merupakan peluang yang sangat baik untuk menegaskan gaya yang berani.

    Cermin juga memiliki manfaat, yaitu membuat ruangan terasa lebih luas karena memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi visual ruangan yang lebih luas.

    Biarkan Dinding Kosong

    Membiarkan dinding kosong akan memberikan kesan visual yang lebih luas. Apabila kamu menaruh banyak hal dinding akan terlihat lebih sempit, terutama pada ruangan yang kecil.

    Menggunakan furniture kecil yang malah akan menempati ruangan yang tidak jelas tanpa memberikan kesan pada ruangan.

    Pilih Furniture yang Kompak

    Di rumah yang lebih kecil, idealnya cari perabot multifungsi untuk menghemat ruang. Ruang keluarga akan sangat sangat diuntungkan dengan perabot multifungsi. Ruang keluarga mungkin berfungsi ganda sebagai ruang bermain.

    Saat memilih furniture, pertimbangkan skalanya dan hindari pilihan yang terlalu besar, yang terkadang dapat membuat ruangan terasa lebih gelap.

    Gunakan Warna dengan Bijak

    Menciptakan ruang tamu yang lebih besar dan lebih terang bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan warna. Warna gelap pada dinding akan menciptakan kesan sebaliknya, tetapi jika kamu memilih warna terang yang hangat akan memperindah ruangan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Berikut Ukuran Ideal untuk Lemari di Rumah Kamu



    Jakarta

    Memilih lemari baju yang tepat sangat penting untuk menjaga kerapihan dan efisiensi ruang. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu menentukan ukuran lemari baju yang ideal.

    Memilih lemari baju yang ideal adalah langkah penting dalam menciptakan ruang yang teratur dan fungsional. Pertama, evaluasi kebutuhan pakaian kamu dengan menghitung jumlah pakaian dan tipe pakaian yang dimiliki, ini akan membantu menentukan ukuran dan desain lemari yang tepat.

    Melansir bostonwardrobes.co.nz, ukuran baju yang ideal terbagi menjadi beberapa bagian, dengan panjang 1800mm per orang atau 2400mm, biasanya ukuran tersebut difungsikan untuk pakaian jalan-jalan dan dengan kedalaman internal 600mm jaket atau jas bisa dimasukkan disini, serta kedalaman dan lebar rak 400mm untuk pakaian sehari-hari, juga memiliki lebar atau kedalaman 350mm.


    Ukuran ruangan juga berperan krusial, pastikan untuk mengukur area tempat lemari akan diletakkan, sehingga ada cukup ruang untuk membuka pintu atau laci.

    Jika plafon tinggi, lemari yang lebih tinggi dapat memaksimalkan penyimpanan, atau kamu juga bisa memakai rak gantung atau ruang gantung agar desain kamu berbeda dan unik untuk menambah estetika pada ruangan.

    Desain lemari harus mempertimbangkan fungsionalitas. Pilih antara pintu geser atau pintu buka, dan pastikan ada berbagai kompartemen untuk menggantung dan menyimpan pakaian, material yang digunakan juga penting; pilih bahan yang tahan lama dan mudah dirawat, seperti kayu solid atau Medium Density Fiberboard (MDF).

    Estetika juga tak kalah penting, sesuaikan warna dan gaya lemari dengan interior ruangan agar terlihat padu dan harmonis, terakhir tetapkan anggaran yang sesuai dan bandingkan harga dari berbagai pilihan. Dengan panduan ini, kamu akan menemukan lemari baju yang ideal untuk kebutuhan ruangan kamu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Laron Masuk Rumah Saat Musim Hujan? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah rumah kamu tiba-tiba diserbu banyak laron? Serangga satu ini kerap mengerumini lampu di rumah.

    Hal seperti ini biasanya terjadi saat musim hujan tiba. Tentunya, kejadian itu cukup mengganggu karena mengotori rumah, apalagi saat mereka merontokkan sayap.

    Lantas, kenapa laron memasuki rumah dan bagaimana cara mengusirnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pengertian Laron

    Laron atau anai-anai adalah rayap betina atau jantan yang sudah dewasa. Saat mendekati musim hujan biasanya akan muncul segerombolan laron yang berkerumun di sumber cahaya di rumah.

    Muncul Ketika Musim Hujan

    Dilansir detikFood, Jumat (4/10/2024), laron banyak keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan. Sebab, ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah.

    Ketika musim hujan tiba, sarang atau rumah laron tersebut akan basah karena terkena air hujan. Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba kawasan laron akan berterbangan mencari sumber cahaya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya mereka akan memenuhi lampu-lampu menyala yang ada di rumah-rumah.

    Sambil menghangatkan tubuh, di saat itulah mereka juga mencari pasangan. Jika tidak menemukan pasangan, maka laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka untuk kemudian membuat koloni baru dengan berkembang biak.

    Cara Mengusir Laron dari Rumah

    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Buat Semprotan Sabun Cair

    Dilansir dari Enesis, sabun cair bisa jadi bahan ampuh mengusir laron yang ada di rumah. Adapun caranya yaitu menjadikan sabun cair sebagai bahan membuat semprotan.

    Cara membuatnya mudah! Kamu hanya perlu menyediakan air, sabun cair, dan botol semprotan.

    Kemudian, campurkan sabun cair dengan air hingga berbusa. Jika sudah, kamu bisa memasukkannya ke dalam botol semprotan.

    Kemudian, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron dari jarak dekat. Dengan begitu, laron akan berjatuhan ke lantai.

    4. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selain cara di atas, ternyata bumbu dapur bisa jadi bahan untuk mengusir laron. Mencampur air dan bawang putih juga diketahui sebagai cara mengusir laron selain mematikan lampu.

    Hampir mirip dengan sebelumnya, untuk menggunakan cara ini kamu perlu menyiapkan alat dan bahannya, di antaranya yaitu air, bawang putih, dan semprotan.

    Jika semuanya sudah siap, mulai langkah pertama dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih hingga berair. Kemudian, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dengan air.

    5. Menggantung Cabai

    Tidak kalah mudah dengan cara mengusir laron di rumah yang sebelumnya. Cara kali ini, kamu hanya membutuhkan cabai.

    Cabai yang biasanya digunakan memasak bisa juga dipakai untuk bahan mengusir laron yang ada di dalam rumah. Caranya, potong cabai menjadi dua bagian, lalu gantungkan di lampu yang banyak dikerumuni laron. Dengan begitu, laron akan pergi dengan sendirinya.

    Hal ini karena, cabai diketahui mengandung capsaicin yang bisa memicu terjadinya iritasi pada rangka luar laron.

    6. Buat Semprotan Cuka

    Selanjutnya, cuka juga bisa digunakan sebagai cara mengusir laron dengan menjadikannya semprotan.

    Nah, cara membuat semprotan ini juga cukup mudah, kamu hanya perlu menuangkan cuka ke dalam botol semprotan. Namun, sebelum menggunakannya, kamu bisa mengocok semprotannya terlebih dahulu.

    Setelah itu, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron yang berkoloni di lampu rumah.

    7. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    8. Hubungi Pembasmi Laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung rumah kamu, sehingga mengganggu aktivitas di rumah, ada baiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Laron Masuk Rumah Saat Musim Hujan? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah rumah kamu tiba-tiba diserbu banyak laron? Serangga satu ini kerap mengerumini lampu di rumah.

    Hal seperti ini biasanya terjadi saat musim hujan tiba. Tentunya, kejadian itu cukup mengganggu karena mengotori rumah, apalagi saat mereka merontokkan sayap.

    Lantas, kenapa laron memasuki rumah dan bagaimana cara mengusirnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pengertian Laron

    Laron atau anai-anai adalah rayap betina atau jantan yang sudah dewasa. Saat mendekati musim hujan biasanya akan muncul segerombolan laron yang berkerumun di sumber cahaya di rumah.

    Muncul Ketika Musim Hujan

    Dilansir detikFood, Jumat (4/10/2024), laron banyak keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan. Sebab, ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah.

    Ketika musim hujan tiba, sarang atau rumah laron tersebut akan basah karena terkena air hujan. Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba kawasan laron akan berterbangan mencari sumber cahaya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya mereka akan memenuhi lampu-lampu menyala yang ada di rumah-rumah.

    Sambil menghangatkan tubuh, di saat itulah mereka juga mencari pasangan. Jika tidak menemukan pasangan, maka laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka untuk kemudian membuat koloni baru dengan berkembang biak.

    Cara Mengusir Laron dari Rumah

    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Buat Semprotan Sabun Cair

    Dilansir dari Enesis, sabun cair bisa jadi bahan ampuh mengusir laron yang ada di rumah. Adapun caranya yaitu menjadikan sabun cair sebagai bahan membuat semprotan.

    Cara membuatnya mudah! Kamu hanya perlu menyediakan air, sabun cair, dan botol semprotan.

    Kemudian, campurkan sabun cair dengan air hingga berbusa. Jika sudah, kamu bisa memasukkannya ke dalam botol semprotan.

    Kemudian, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron dari jarak dekat. Dengan begitu, laron akan berjatuhan ke lantai.

    4. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selain cara di atas, ternyata bumbu dapur bisa jadi bahan untuk mengusir laron. Mencampur air dan bawang putih juga diketahui sebagai cara mengusir laron selain mematikan lampu.

    Hampir mirip dengan sebelumnya, untuk menggunakan cara ini kamu perlu menyiapkan alat dan bahannya, di antaranya yaitu air, bawang putih, dan semprotan.

    Jika semuanya sudah siap, mulai langkah pertama dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih hingga berair. Kemudian, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dengan air.

    5. Menggantung Cabai

    Tidak kalah mudah dengan cara mengusir laron di rumah yang sebelumnya. Cara kali ini, kamu hanya membutuhkan cabai.

    Cabai yang biasanya digunakan memasak bisa juga dipakai untuk bahan mengusir laron yang ada di dalam rumah. Caranya, potong cabai menjadi dua bagian, lalu gantungkan di lampu yang banyak dikerumuni laron. Dengan begitu, laron akan pergi dengan sendirinya.

    Hal ini karena, cabai diketahui mengandung capsaicin yang bisa memicu terjadinya iritasi pada rangka luar laron.

    6. Buat Semprotan Cuka

    Selanjutnya, cuka juga bisa digunakan sebagai cara mengusir laron dengan menjadikannya semprotan.

    Nah, cara membuat semprotan ini juga cukup mudah, kamu hanya perlu menuangkan cuka ke dalam botol semprotan. Namun, sebelum menggunakannya, kamu bisa mengocok semprotannya terlebih dahulu.

    Setelah itu, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron yang berkoloni di lampu rumah.

    7. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    8. Hubungi Pembasmi Laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung rumah kamu, sehingga mengganggu aktivitas di rumah, ada baiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal agar Terlihat Estetik


    Jakarta

    Hampir setiap rumah memiliki pagar yang berfungsi sebagai pembatas antara area hunian dengan jalan raya. Pagar juga berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi penghuninya dari lingkungan luar.

    Oleh sebab itu, beberapa hunian seperti rumah mewah dan besar sengaja membangun pagar yang tinggi. Cara ini dilakukan untuk memberikan keamanan ekstra dari orang yang berniat jahat, binatang liar, hingga suara bising dari luar.

    Namun bagi sebagian orang, membangun pagar rumah yang tinggi memberikan kesan seperti ‘penjara’, kaku, dan terlihat tidak estetik. Lantas, berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal

    Fungsi utama pagar adalah untuk memberikan keamanan bagi para penghuni rumah. Namun, haruskah pagar dibangun setinggi mungkin?

    Mengutip laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup untuk memberikan perlindungan dari bahaya tindak kejahatan, suara bising, hingga binatang liar.

    Namun, ada beberapa rumah yang memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter. Biasanya, rumah tersebut merupakan hunian mewah yang dihuni pejabat, artis ternama, hingga orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan.

    Pada intinya, kamu bisa menyesuaikan tinggi pagar rumah dengan luas bangunan. Apabila rumah kamu mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter dirasa sudah cukup. Namun jika memiliki rumah mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

    Tips Memilih Pagar yang Cocok dengan Rumah Kamu

    Saat ini, ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Jika kamu bingung ingin pilih yang mana, detikers bisa menentukan yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan rumahmu.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut tips memilih pagar yang cocok dengan rumah kamu:

    1. Privasi

    Tips yang pertama terkait dengan privasi. Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, maka disarankan untuk meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

    2. Keamanan

    Kamu juga harus memperhatikan soal keamanan sebelum memilih jenis atau bentuk pagar. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    3. Lokasi Pemasangan

    Lokasi pemasangan pagar juga harus diperhatikan, lho. Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Lalu, pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

    4. Faktor Lingkungan

    Jika detikers tinggal di daerah yang berangin, sebaiknya pertimbangkan pagar apa yang kuat menahan kondisi saat berangin. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    5. Kualitas Material

    Tips yang terakhir adalah memperhatikan kualitas material. Sebaiknya, selalu mencari pagar yang menggunakan bahan material kokoh sehingga bisa bertahan lama.

    Demikian pembahasan mengenai tinggi pagar rumah yang ideal. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Ada Padahal Penting, Ini 5 Alasan Kamu Butuh Gudang di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua orang memiliki gudang di rumahnya, kadang orang-orang berpikir memiliki gudang hanya memenuhi ruang yang ada di rumah. Namun, gudang memiliki fungsi penting untuk penyimpanan barang berlebih.

    Gudang dapat menawarkan lebih dari sekedar solusi penyimpanan untuk masalah rumah kamu. Saat ini, banyak pemilik rumah memanfaatkan gudang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Tetapi apakah kamu butuh gudang di rumah? dilansir dari Backyard Unlimited, Rabu (9/10/2024), berikut alasan kenapa kamu membutuhkan gudang penyimpanan.


    Menambah Kemewahan untuk Properti

    Gudang dapat menambah sedikit kemewahan pada eksterior rumah kamu. Gudang juga merupakan cara mudah untuk menata semua perkakas, peralatan, dan perlengkapan yang tidak dapat kamu simpan di rumah atau garasi.

    Dengan meletakkan barang yang tepat, kamu akan lebih mudah menemukannya saat dibutuhkan. Kamu juga melindungi barang-barang dengan memastikannya memiliki tempat yang aman dan kering agar tidak rusak oleh cuaca.

    Penataan yang Teratur

    Gudang menyediakan peluang yang sangat berharga untuk menata barang-barang kamu dan menjaganya tetap teratur. Dengan menggunakan wadah penyimpanan, kait dinding, rak, dan lain-lain.

    Hal ini membuat barang-barang tetap berada di tempat yang mudah ditemukan dan dirawat saat tidak digunakan.

    Ruang Ekstra untuk Diri Sendiri

    Kamu dapat mengubah gudang menjadi gubuk yang nyaman. Gudang dapat diubah menjadi area bersantai yang nyaman, ruang meditasi, atau apa pun yang dapat kamu bayangkan. Yang dibutuhkan hanyalah kreativitas dan kerja keras dalam waktu singkat.

    Dapat Disesuaikan dengan Keinginan

    Daya tarik utama membeli gudang adalah tingkat kustomisasi yang dapat kamu lakukan. Gudang yang awalnya tampak biasa dapat diubah menjadi rumah bermain mewah, rumah mungil, studio kerja, atau dapat dilengkapi dengan fasilitas lainnya.

    Gudang menawarkan dasar yang baik untuk sejumlah proyek, setelah kamu memiliki ide dan serangkaian rencana yang bagus. Pertimbangkan untuk berbicara dengan produsen untuk mewujudkan impian kamu.

    Tempat Penyimpanan untuk Barang-barang

    Saat kamu tidak memiliki tempat penyimpanan, hal ini akan dapat menyebabkan barang-barang rusak atau furniture yang sudah lapuk karena cuaca tidak lagi sesuai untuk digunakan saat musim yang tepat tiba.

    Dengan penyimpanan semua peralatan dan barang-barang yang berhubungan dengan luar ruangan di gudang, akan dapat melindungi investasi kamu dan mengosongkan ruang di halaman saat dibutuhkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Hilangkan Bau Bangkai Tikus di Rumah


    Jakarta

    Rumah terkadang menjadi tempat yang didatangi tikus. Nah, ketika ada tikus di dalam atau sekitar rumah, penting untuk bertindak dengan cepat. Sebab, jika ada tikus yang mati dapat mengeluarkan bau yang sangat busuk.

    Jika kamu kesulitan menemukan tempat tikus mati berada, akan lebih sulit lagi untuk membersihkan rumah kamu dari bau tidak sedap. Cara terbaik untuk mengidentifikasi asal bau adalah dengan mengikuti tempat bau yang paling kuat.

    Jika kamu tidak dapat menemukan tikus yang sudah mati, melansir The Spruce, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa cara menghilangkan bau bangkai tikus di rumah.


    Buat Ventilasi Terbuka di Ruangan

    Garis pertahanan pertama yang terbaik adalah menciptakan lebih banyak aliran udara di ruangan yang baunya yang tidak sedap. Biarkan pintu dan jendela terbuka, dan nyalakan kipas angin di dekat area tersebut untuk mendatangkan lebih banyak udara segar.

    Minyak Esensial, Lilin, dan Semprotan

    Barang-barang ini tidak akan menghilangkan bau, tetapi mungkin dapat menutupinya dengan wangi yang lebih menyenangkan.

    Ampas Kopi Kering

    Ampas kopi menyerap bau dengan baik dan mengeluarkan aroma kopi yang menyenangkan. Taruh ampas kopi dalam mangkuk kecil di dekat area yang berbau untuk mengeluarkan aromanya.

    Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka putih suling adalah penghilang bau alami. Buat larutan semprot buatan sendiri dari air dan cuka dengan perbandingan 50/50 atau campurkan satu sendok teh soda kue dengan dua gelas air.

    Gunakan semprotan di dekat area yang bau untuk mengurangi bau yang menyengat. Cara ini cukup mudah untuk mengurangi bau.

    Cara Mencegah Bau Bangkai Tikus

    Setelah mencium bau bangkai tikus, kamu mungkin ingin tahu cara mencegahnya terjadi lagi. Meskipun kamu dapat mencegah sepenuhnya, ada hal yang harus kamu lakukan untuk mengatasinya.

    Selalu tempatkan perangkap tikus di tempat yang terlihat sehingga kamu dapat dengan cepat melihat apakah ada tikus yang terperangkap dan mengeluarkannya dari rumah kamu.

    Hindari penggunaan racun tikus, tikus sering kali akan menelan racun tersebut dan kemudian mati saat masuk ke dalam dinding rumah kamu. Pilih perangkap atau pengusir tikus yang tidak beracun untuk mengusir tikus.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Salah, ini Cara Memilih Meja Dapur yang Tepat


    Jakarta

    Saat kamu memilih meja dapur, ada banyak hal yang harus pertimbangkan. Memilih material yang pas bisa menjadi keputusan yang sulit, bukan hanya karena estetikanya tetapi juga karena tidak semua meja dapur dibuat sama.

    Ada meja yang cocok untuk untuk koki rumahan, tetapi ada juga yang lebih baik untuk keluarga. Tak hanya itu, penting juga untuk memilih material yang akan melengkapi skema desain ruangan dan berfungsi dengan baik untuk gaya hidup kamu.

    Melansir Real Simple, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa pertimbangan untuk kamu saat memilih meja dapur untuk rumah kamu.


    Pertimbangkan Gaya yang Dipilih

    Desainer Yvonne McFadden dari Y. McFadden Interiors menyarankan untuk mencari meja dapur yang mudah dibersihkan dan dirawat tetapi juga tampak cantik. Pilihlah batu alam, seperti marmer, granit, batu pasir, dan batu kapur.

    Selalu bersihkan meja dapur setelah memasak dan pastikan untuk segera membersihkan tumpahan yang terjadi untuk mencegah noda dan menjaga kondisinya tetap optimal.

    Pikirkan Daya Tahan

    Meskipun batu alam indah dan relatif tahan lama, batu alam tidak bisa dihancurkan dan semua batu alam tetap rentan terhadap goresan dan noda. Jika kamu mencari bahan meja dapur yang lebih tahan lama, disarankan memilih meja dapur kuarsa yang diasah.

    Dengan mengasah lempengan batu alam apapun, kamu dapat meminimalkan munculnya sidik jari, noda air, dan tumpahan di sela-sela pembersihan sekaligus memberikan tampilan matte yang indah dan canggih pada meja dapur.

    Pertimbangkan Anak Kecil di Rumah

    Direkomendasikan pemasangan batu sabun. Batu sabun adalah batu yang lebih lunak dan rentan tergores, mengoleskan minyak secara teratur akan mengembalikan kilauannya, dan keausan secara keseluruhan hanya akan menambah daya tarik.

    Bisa juga memilih batu buatan yang tahan terhadap goresan dan noda. Meja dapur kuarsa tahan panas dan tidak akan tergores, jadi kamu tidak perlu khawatir meletakkan panci panas di permukaan yang salah atau tidak sengaja menumpahkan noda.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Buka Tempat Usaha di Rumah, Perlu Izin Tetangga? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Kamu pasti sering melihat di tengah pemukiman padat, ada beberapa bangunan justru digunakan sebagai ruko atau tempat usaha. Tidak jarang juga ada rumah yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal.

    Konsep pemilihan tempat usaha seperti ini menguntungkan karena biasanya biaya sewanya lebih kecil daripada di Mal atau pusat perbelanjaan besar. Lalu, lebih dekat juga dengan pasar yakni tetangga rumah. Namun, ada beberapa kejadian keberadaan tempat usaha tersebut mengganggu tetangga. Pemicunya bisa karena terganggu suara berisik, halaman rumah lebih kotor karena banyak orang yang datang, hingga hilangnya privasi.

    Sebenarnya konsep alih fungsi bangunan seperti ini boleh nggak sih di mata hukum? Apakah perlu minta izin juga ke tetangga?


    Pengacara Muhammad Rizal Siregar mengungkapkan alih fungsi rumah menjadi tempat usaha sah-sah saja di mata hukum. Asalkan tempat usaha tersebut tidak membahayakan masyarakat sekitar dan lingkungan. Aturan mengenai hal ini tertuang dalam Pasal 49 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman (UU 1/2011) yang menyatakan bahwa pemanfaatan rumah dapat digunakan sebagai kegiatan usaha secara terbatas tanpa membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian.

    Lebih lanjut, ia menyebutkan persyaratan dan kesesuaiannya terhadap peraturan perundang-undangan terkait sebagaimana ketentuan Pasal 7 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung dan ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, sehubungan dengan Izin Mendirikan Bangunan, guna memastikan bahwa pemanfaatan bangunan tersebut telah sesuai dengan fungsi peruntukannya sebagaimana ketentuan Pasal 49 Ayat (1) UU 1/2011 di mana rumah yang dijadikan tempat usaha tidak membahayakan dan tidak mengganggu fungsi hunian, terutama bagi warga di sekitarnya.

    Rizal menekankan, alih fungsi rumah menjadi tempat usaha adalah salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Selama pemilik properti tidak mengganggu tetangganya atau menimbulkan kerugian untuk lingkungan sekitar, maka kegiatannya sah-sah saja. Terkait izin, kamu bisa meminta izin agar tetangga memahami situasinya nanti.

    “Terkait bangunan gedung merupakan salah satu wujud fisik pemanfaatan ruang. Dalam pengaturan bangunan gedung mengacu pada pengaturan penataan ruang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk menjamin kepastian dan ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung, setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, serta harus diselenggarakan secara tertib,” kata Rizal kepada detikProperti seperti yang dikutip pada Rabu (23/10/2024).

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com