Tag: rumah

  • Ampuh! 4 Cara Alami Bersihkan Noda Minyak di Dapur


    Jakarta

    Dapur sebagai tempat memasak, tentu sering ada cipratan minyak di berbagai permukaannya. Noda minyak banyak ditemui pada kompor, dinding, meja, bahkan lantai.

    Permukaan di dapur pun menjadi licin dan kotor, sehingga nggak nyaman bagi penghuni rumah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan dapur, apalagi setelah masak.

    Namun, noda minyak cenderung lebih sulit untuk dibersihkan menggunakan air. Hal ini lantaran molekul minyak dan air tidak bisa bersatu. Kamu memerlukan bahan lain untuk membersihkan noda minyak.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda minyak di dapur? Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Howstuffworks.

    Cara Bersihkan Noda Minyak di Dapur

    Inilah tips membersihkan noda minyak menggunakan bahan-bahan alami.

    1. Cuka

    Untuk noda minyak yang membandel dan menempel, terutama yang menempel di kompor dan bagian dalam oven, kamu bisa menyemprotkan cuka putih. Agar lebih aman saat membersihkannya, kamu bisa menggunakan botol semprotan.

    Tunggu hingga cuka meresap selama kurang lebih lima menit. Asam dalam cuka akan membantu melarutkan dan melunakkan bagian yang keras (kebanyakan merupakan campuran makanan dan minyak), sehingga lebih mudah untuk digosok dengan spons lembut.

    2. Tepung

    Tepung adalah salah satu bahan yang teksturnya cukup padat. Tepung juga merupakan bahan yang mudah ditemukan. Bahkan tidak jarang bahan makanan satu ini selalu dibeli untuk persediaan karena serba guna, salah satunya untuk membersihkan noda minyak.

    Caranya mudah, kamu tinggal taburkan tepung pada noda minyak kemudian diamkan tepung selama beberapa menit untuk menyerap minyak. Setelah itu kamu dapat membersihkannya.

    Cara ini efektif untuk noda minyak basah. Selain itu, gunakan tepung terigu secukupnya agar dan jauhkan dari angin atau alat elektronik seperti kipas angin. Sebab, jika tepung terigu terkena angin, justru akan tambah membuat dapur kotor.

    3. Garam dan Alkohol

    Noda minyak mengenai celemek, karpet, atau kain di dapur? Jika noda minyak mengenai bahan tekstil, jangan langsung masukkan ke mesin cuci karena terkadang belum tentu noda minyak tersebut hilang.

    Kamu perlu mengoleskan garam dan alkohol di atas kain yang terkena noda minyak tersebut. Takarannya, campurkan satu sendok garam dan empat sendok alkohol.

    Masukkan area yang terkena noda ke dalam larutan tersebut. Tunggu hingga noda hilang dan larutan mengering.

    4. Air dan Soda Kue

    Bahan alami lainnya yang ampuh bersihkan noda minyak di dapur adalah soda kue atau baking soda yang dicampurkan ke air. Soda kue membantu molekul air dapat menangkap noda minyak yang menempel pada berbagai permukaan.

    Soda kue bersifat basa, sehingga dapat melarutkan minyak dan lemak dengan baik. Bahan ini mampu menghilangkan lemak tanpa merusak permukaan yang dibersihkan.

    Campurkan 3 sendok makan baking soda dengan 1 gelas air. Celupkan spons ke dalam larutan tersebut dan usap noda minyak yang mengenai permukaan di dapur seperti meja dapur, kompor, dan bahkan panci dan wajan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Kaget! Ini 5 Alasan Harga Rumah Bisa Anjlok


    Jakarta

    Harga rumah tidak selamanya mengalami kenaikan. Rumah juga bisa mengalami penurunan harga karena beberapa hal. Apa saja ya?

    Salah satunya adalah lokasi rumah. Rumah yang berlokasi di daerah rawan banjir bisa saja membuat nilai properti turun.

    Selain itu, masih ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan harga rumah turun. Berikut ini informasinya.


    1. Bangunan Fisik Rumah Rusak

    Pada 2023 lalu, Country Director of Ray White Indonesia, Johann Boyke Nurtanio, sempat mengatakan kepada detikcom bahwa bangunan fisik yang rusak bisa membuat harga rumah turun. Membeli bangunan yang rusak akan membuat calon pembeli berpikir dua kali karena harus melakukan renovasi juga.

    “Harga rumah turun bisa lihat dari apakah masih layak pakai atau ada yang harus direnovasi, misalnya ruang dapur atau ruang makan gitu misalnya perlu renovasi secara major itu nilai jualnya jadi turun,” kata kepada detikcom.

    Nah, untuk menghindari harga rumah turun, pemilik rumah bisa melakukan renovasi terlebih dahulu untuk meningkatkan harga rumah.

    2. Lihat Siapa yang Menempati Rumah Sebelumnya

    Selanjutnya adalah melihat siapa yang pernah menempati rumah yang ingin dijual. Ternyata, pemilik rumah sebelumnya juga bisa memengaruhi harga jual rumah.

    “Kita bisa lihat apakah rumahnya itu pernah ditempati oleh siapa nih sebelumnya, misalnya orang yang konotatifnya negatif, kayak rumah bekas korupsi atau rumahnya itu pernah ada yang meninggal di situ. Itu bisa membuat harga jualnya (rumah) jadi jauh lebih rendah,” ungkapnya.

    3. Akses Rumah Sulit

    Selanjutnya adalah akses rumah. Rumah yang memiliki akses yang sulit, misalnya jauh dari pasar, jauh dari sekolah, maupun jauh dari rumah sakit, bisa membuat harga jual rumah turun.

    “Aksesnya itu apakah ke mana-mana susah atau enggak. Itu juga memberikan faktor apakah nilainya bisa tinggi atau enggak. Kalau kita susah aksesnya ke public transportation atau apapun itu, ya itu bisa nilai jualnya rendah,” ujarnya.

    4. Lokasi Red Flag

    Lokasi adalah faktor paling penting untuk sebuah properti khususnya rumah. Nah, harga rumah bisa turun bila lokasinya terletak di tempat-tempat yang buruk alias red flag. Sebagai contoh, beberapa tempat yang kurang baik untuk rumah antara lain: dekat dengan kuburan, dekat dengan tiang sutet, dekat dengan rel kereta, dekat pembuangan sampah dan lokasi lain yang punya risiko tinggi.

    5. Daerah Banjir

    Rumah di daerah banjir juga tak menjadi pilihan utama saat orang mencari rumah. Rumah di daerah yang rawan banjir harus membuat pemilik rumah meninggikan huniannya apabila tidak ingin kebanjiran. Tentu hal itu akan membuat calon pembeli rumah berpikir dua kali sebelum membelinya.

    Itulah beberapa hal yang bisa menurunkan harga rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Bikin Tempat Parkir di Rumah, Begini Aturannya



    Jakarta

    Masyarakat yang memiliki kendaraan akan membutuhkan tempat parkir di rumah. Namun, terkadang keterbatasan lahan yang dimiliki membuat mereka kesulitan membangun tempat parkir.

    Lantaran sangat membutuhkan lahan parkir, ada masyarakat yang memutuskan membangun garasi atau tempat parkir di lahan yang tidak seharusnya.

    Misalnya membuat parkiran dengan mengecor saluran air untuk dibangun ‘garasi’ di bagian atasnya. Bahkan, ada yang mengambil ruas jalan untuk dibangun parkiran. Tentunya hal ini melanggar peraturan.


    Sebenarnya sudah ada peraturan tentang area parkir dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan.

    Misalnya pada PP Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, pada pasal 38 disebutkan bahwa setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 34, pasal 35, pasal 36, dan pasal 37 yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

    Ruang manfaat jalan yang dimaksud meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya. Ruang manfaat jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan yang bersangkutan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh menteri.

    “Jadi jika depan rumah Anda masih termasuk kategori jalan yang digunakan oleh umum, meskipun Anda parkir di jalan depan rumah Anda dan tidak mengganggu orang lain atau tetangga sekitar, hal tersebut tetap saja dilarang,” ujar Pengamat dan Pengacara Properti Muhammad Rizal Siregar kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Untuk parkir di bahu jalan, maka pengemudi hanya dapat memarkirkan kendaraannya di bahu jalan yang ada rambu lalu lintas atau marka jalan yang menandakan bahwa bahu jalan tersebut dapat digunakan sebagai tempat parkir. Lalu, untuk tempat parkir di apartemen, developer harus menyiapkan lahan parkir di area tersebut.

    “Kemudian, terkait pemilik rumah di perumahan tapak (landed), atau tempat permukiman maka pemilik rumah menyediakan lahan parkirannya sendiri,” paparnya.

    Di setiap daerah, juga memiliki aturannya sendiri terkait parkir kendaraan, misalnya di DKI Jakarta, Solo, Malang, dan lainnya. Bahkan ada juga yang daerah yang mewajibkan bagi pemilik kendaraan, khususnya mobil, harus memiliki garasi di rumah. Jadi, terkait parkir kendaraan ini harus mengikuti aturan yang berlaku di daerah masing-masing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bak Cairan Ajaib Serbaguna, Ini 4 Kegunaan Cuka Putih di Rumah


    Jakarta

    Cuka putih biasa digunakan sebagai bahan makanan. Namun, ternyata cairan ini juga punya banyak kegunaan lain, lho.

    Kamu bisa memakai cuka putih untuk membersihkan barang maupun membasmi hewan di rumah. Kandungan asam di dalam cuka bisa mengatasi berbagai masalah.

    Lantas, apa saja kegunaan cuka putih di rumah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    4 Manfaat Cuka Putih di Rumah

    Inilah beberapa cara menggunakan cuka putih di rumah.

    1. Basmi Jamur di Dinding

    Dilansir dari The Spruce, cuka putih ternyata cukup asam untuk merusak struktur jamur di dinding rumah secara perlahan. Caranya, semprotkan cuka putih murni 100% ke arah jamur yang menempel di dinding rumah.

    Selanjutnya, lap jamur dengan kain mikrofiber atau spons dan biarkan area dinding tersebut mengering. Jika masih terdapat noda gelap, semprotkan kembali dengan mencampurkan cuka putih dengan cairan pembersih rumah tangga.

    2. Hilangkan Bau Apak pada Karpet

    Berdasarkan Pristine Home, kombinasi cuka putih dan soda kue mampu menghilangkan noda dan bau apak pada karpet.

    Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apak pada karpet dengan cuka putih dan soda kue:

    • Pastikan karpet dalam keadaan kering.
    • Campur air hangat dan cuka putih dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.
    • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kue tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.
    • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.
    • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

    3. Bersihkan Kencing Tikus

    Dikutip dari Hunker, manfaat lainnya dari cuka putih adalah menghilangkan bau pesing dari kencing tikus. Caranya, kamu cukup mencampurkan cuka putih dengan air dengan perbandingan 1:1.

    Tambahkan juga beberapa tetes minyak esensial, seperti lemon atau kayu putih. Selanjutnya, kocok hingga tercampur rata dan semprotkan ke permukaan atau area yang tercium kencing tikus.

    4. Copot Wallpaper

    Selain untuk membersihkan, cuka putih juga bisa membantu kita saat ingin mencopot wallpaper di rumah. Campuran cuka dan air efektif untuk mencopot wallpaper dengan mudah dari dinding rumah.

    Caranya, semprotkan campuran cuka putih dan air ke wallpaper. Dengan begitu, wallpaper akan cukup basah sehingga bisa terpisah dari dinding dengan sendirinya. Untuk mencegah lantai basah, kamu bisa menutupinya dengan lembaran plastik.

    Itulah beberapa kegunaan cuka putih di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Harus Bersihkan Toren Air? Ini Waktu Idealnya



    Jakarta

    Toren air menampung cadangan air bersih untuk kebutuhan penghuni rumah. Kandungan air di dalam tangki perlu dijaga, salah satunya dengan rutin membersihkan atau menguras toren air.

    Meskipun sering digunakan, kebersihan toren air terkadang terlupakan atau terabaikan. Padahal, kandungan airnya berpotensi menjadi kotor karena pertumbuhan lumut atau kontaminasi unsur lain.

    Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare. Oleh karena itu, penting sekali merawat kebersihan toren air.


    Namun, seberapa sering toren air perlu dibersihkan atau dikuras? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Waktu Ideal Bersihkan Toren Air

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.

    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Cara Agar Toren Air Tidak Berlumut

    Supaya air selalu dalam keadaan bersih, berikut cara agar toren air tidak berlumut.

    • Rutin dibersihkan
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Ruangan di Rumah Terasa Lebih Luas


    Jakarta

    Memaksimalkan ruangan yang ada perlu strategi yang cerdik terlebih jika ruangan tidak terlalu luas. Membuat ruangan terasa lebih luas bisa dilakukan tanpa menghamburkan banyak uang.

    Jika rumah kamu bertingkat, kamu bisa memanfaatkan ruang kosong yang ada di bawah tangga. Kamu bisa mengubahnya menjadi tempat penyimpanan, area membaca, atau yang lainnya.

    Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih lega. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Gunakan Pintu Geser

    Dilansir dari Martha Stewart, penggunaan pintu geser pada ruangan bisa menghemat ruang yang digunakan. Pintu geser bisa digunakan di dapur, lemari, maupun kamar mandi.

    2. Gunakan Tirai yang Tipis

    Melansir dari The Spruce penggunaan tirai yang tipis, ringan, dan berwarna polos memungkinkan cahaya matahari masuk melalui jendela. Jika ingin yang bermotif, kamu bisa menggunakan motif sulur bunga atau garis-garis agar tampak sederhana.

    3. Pilih Warna yang Lembut

    Menggunakan warna-warna yang lembut dapat membuat ruangan terasa lebih terbuka dan lapang. Untuk efek yang lebih optimal, kamu bisa menggunakan warna hijau dan biru muda. Menggunakan warna yang hangat dan warna ‘dingin’ atau cool colors pada bagian permukaan juga bisa membuat ruangan tampak lebih terbuka.

    4. Hilangkan Barang-barang yang Tidak Diperlukan

    Biasanya, ruangan terasa lebih sempit karena ada banyak barang. Maka dari itu, kamu bisa menghilangkan atau membuang barang-barang yang tidak diperlukan. Selain itu, bisa juga menaruh barang-barang di tempat yang tidak terlihat, misalnya di dalam laci atau dibalik pintu.

    5. Hindari Wallpaper dengan Motif Terlalu Besar

    Dilansir dari Brightside, wallpaper dengan motif besar bisa memberikan kesan ruangan lebih sempit. Maka dari itu, pilihlah wallpaper dengan motif yang kecil dan berwarna cerah. Warna yang cerah bisa membantu merefleksikan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terbuka dan lapang.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di rumah terasa lebih luas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Setop 5 Kebiasaan Buruk Ini Saat Cuci Piring!


    Jakarta

    Mencuci piring adalah salah satu pekerjaan rumah yang sering dilakukan sehari-hari. Alat makan atau masak memang harus segera dibersihkan setelah digunakan.

    Namun, terkadang tanpa disadari kita melakukan kebiasaan yang justru membuat piring ataupun gelas tidak bersih maksimal. Belum lagi ada kebiasaan yang malah membuat kegiatan mencuci piring menjadi semakin berat.

    Lantas, apa saja kebiasaan buruk atau kesalahan ketika mencuci piring? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Better Homes and Gardens.


    5 Kebiasaan Buruk Saat Cuci Piring

    Inilah beberapa kebiasaan yang harus dihindari saat mencuci piring agar pekerjaan jadi lebih mudah dan efektif.

    Mencuci piring memang pekerjaan rumah tangga yang kurang disukai sebagian orang. Akan tetapi, sebaiknya segera menuntaskan cucian piring tanpa menunda terlalu lama.

    Sebab, makin lama piring dan alat masak yang kotor dibiarkan di wastafel dapat mengundang hewan atau serangga, bahkan jadi tempat bersarangnya kuman. Kuman dapat hidup hingga empat hari di permukaan bersih, tetapi dengan kontaminasi makanan maka akan hidup lebih lama.

    2. Menggunakan Spons Kotor

    Meskipun spons tampak bisa digunakan beberapa kali lagi, bukan berarti kamu perlu menggunakannya. Sebaiknya spons diganti secara berkala karena bisa menjadi tempat kuman berkembang biak. Selain itu, pastikan untuk selalu mencuci kain lap piring setelah pemakaian.

    3. Merendam Cucian

    Merendam cucian membantu menghilangkan noda dan sisa makanan yang membandel tergantung pada bahannya. Sebaiknya hindari merendam peralatan makan dan masak yang terbuat dari kayu dan cast iron.

    Selain menunda mencuci piring, membiarkan piring dan alat masak terendam di wastafel dapur tidak dianjurkan karena air bisa menjadi tempat bagi kuman untuk berkembang biak.

    4. Menggunakan Terlalu Banyak Sabun

    Ketika mencuci piring, sebenarnya tidak butuh menggunakan sabun terlalu banyak. Semakin banyak sabun berarti semakin banyak busa, sehingga akan memerlukan lebih banyak usaha untuk menghilangkan busanya. Terlebih kalau busa tidak dibersihkan dengan baik, maka akan menjadi residu pada piring.

    5. Menyimpan Cucian Basah

    Pastikan untuk mengeringkan atau membiarkan cucian piring kering sebelum menyimpannya di rak piring. Menyimpan cucian basah bisa membuat menambah kelembapan di dalam tempat penyimpanan piring yang akhirnya menimbulkan tumbuhnya jamur.

    Itulah beberapa kesalahan ketika mencuci piring yang perlu dihindari. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lupa Matikan Kompor Bisa Jadi Pemicu Kebakaran, Ini Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pemilik rumah harus berhati-hati akan kemungkinan terjadi kebakaran di rumah. Kebakaran bisa dipicu oleh kelalaian manusia maupun masalah teknis. Untuk itu, kita penting sekali waspada akan potensi tersebut.

    Seperti peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Kalirejo RT 02, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro. Dilansir dari detikJatim, sebuah rumah milik warga bernama Winarno (40) yang digunakan sebagai tempat usaha air isi ulang dan warung hangus dilalap api.

    Lebih dari itu, material rumah yang terbuat dari kayu tanah, sehingga api cepat menyebar. Dua unit mobil pemadam dengan tujuh personel pun dikerahkan buat menjinakan api. Namun, api tetap membakar hampir 100 persen bangunan berukuran 10×20 meter itu.


    “Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 08.30 WIB, namun pihak damkar menerima informasi sekitar pukul 09.00 WIB. Langsung berangkat melakukan pemadaman,” jelas petugas Damkar Siswoyo, Sabtu (22/2/2025)

    Di sisi lain, Polsek Ngraho masih mencari tahu penyebab kebakaran. Dari informasi banyak pihak, api diduga berasal dari kompor di dapur yang lupa dimatikan usai memasak.

    “Total kerugian sekitar Rp150 juta, meliputi rumah kayu berukuran 10×20 meter beserta aset peralatan pengisian air isi ulang galon. Beruntung rumah induk ukuran 10×20 meter terselamatkan. Dugaan sementara karena kompor tidak dimatikan, namun masih dalam penyelidikan,” ucap Kapolsek Ngraho.

    Berkaca dari kejadian tersebut, perlu kita perlu mengambil langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran. Berikut ini cara mencegah kebakaran rumah seperti, dilansir dari detikSumut.

    Cara Cegah Kebakaran di Rumah

    Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadi kebakaran rumah.

    1. Bijak Pakai Alat Elektronik

    Di dalam rumah tentunya banyak alat-alat elektronik yang digunakan, seperti lampu, televisi, mesin cuci, dan lain sebagainya. Kita harus bijak dalam menggunakan alat-alat tersebut. Usahakan untuk menggunakan sewajarnya dan tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah.

    Jangan lupa juga untuk mencabut dan mematikan alat-alat elektronik di rumah ketika hendak bepergian jauh. Matikan juga lampu dan alat elektronik lainnya ketika tidak digunakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, kita juga bisa menghemat listrik dengan bijak dalam menggunakan alat elektronik.

    2. Awasi Penggunaan Kompor

    Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan gas cukup banyak terjadi. Oleh karena itu, penting untuk selalu melepaskan selang gas apabila berencana berpergian dalam waktu lama. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan kebakaran karena gas adalah salah satu bahan yang bisa memicu api. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada gas saat menggunakan kompor gas.

    3. Matikan Kompor Saat Tidak Digunakan

    Jangan lupa untuk selalu mematikan segala peralatan memasak yang ada di dapur seperti kompor, oven, microwave, dan lainnya ketika sudah tidak digunakan atau hendak tidur.

    4. Jauhkan Benda yang Mudah Terbakar dari Sumber Api

    Beberapa benda di rumah merupakan benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah bahan bahan yang terbuat dari kain seperti seprai, pakaian, karpet, dan juga benda-benda dari kertas.

    Sebagai langkah pencegahan kebakaran, kamu harus menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar tersebut dari sumber api. Jarak amannya setidaknya adalah 1 meter.

    5. Rutin Cek Kondisi Kabel Listrik

    Salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah diakibatkan oleh korsleting listrik.

    Maka dari itu, kamu harus secara rutin mengecek kondisi kabel listrik di rumah. Jika ada yang rusak kamu harus segera memperbaikinya ataupun menggantinya.

    6. Jangan Bakar Sampah di Pekarangan

    Ketika kamu membakar sampah di pekarangan atau halaman rumah, hal tersebut berpotensi untuk mengakibatkan kebakaran. Hal ini dikarenakan saat membakar sampah, api bisa merambat ke bagian-bagian yang lain melalui udara.

    Untuk itu, ada baiknya sampah-sampah seperti daun bisa dijadikan kompos saja. Sementara sampah yang lain dapat dibuang.

    7. Sediakan Alat Pemadam Kebakaran

    Pastinya langkah mencegah kebakaran adalah menyiapkan alat pemadam kebakaran di rumah. Membeli alat pemadam api di rumah adalah salah satu langkah cerdas untuk menghindari api menyebar lebih luas. Kamu bisa menaruhnya di tempat-tempat yang dekat dengan sumber api, seperti dapur.

    Itulah tips mencegah kebakaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kalajengking Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan kalajengking di dalam rumah? Arachnida satu ini memang bikin ngeri karena dapat menyengat manusia.

    Bagian tubuh yang tersengat bisa membengkak, memerah, bahkan terkadang sampai menimbulkan mati rasa atau otot kejang. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi kalajengking saat menemukannya di rumah.

    Namun, kenapa kalajengking masuk ke rumah ya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Kalajengking Masuk Rumah

    Inilah alasan kalajengking masuk rumah seperti yang dikutip dari Anver Pest Control.

    1. Mencari Tempat Berlindung

    Kalajengking mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari predator dan menghindari udara yang dingin. Rumah kamu punya banyak tempat persembunyian bagi kalajengking.

    2. Mencari Makanan

    Serangga dan makhluk kecil lainnya adalah makanan kalajengking. Jika rumah kamu ada masalah hama atau terdapat serangga, itu dapat menarik kalajengking ke rumah.

    3. Mencari Air

    Selama hari-hari musim panas, kalajengking mungkin akan masuk ke dalam rumah untuk mencari air. Kamar mandi, dapur, dan area lain yang lembap bisa menjadi tempat yang menarik bagi kalajengking.

    Cara Cegah Kalajengking Masuk Rumah

    Supaya rumah kamu aman dari kalajengking, berikut langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan, dikutip dari insectek.

    1. Tutup Rapat Jendela, Pintu, dan Celah

    Kalajengking bisa masuk ke rumah lewat bukaan dan celah-celah di rumah. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan menutup retakan atau celah pintu, jendela, fondasi, dan dinding.

    2. Pangkas Pohon dan Semak-semak

    Kalajengking suka bersembunyi di semak-semak dan pohon. Jika tumbuhan ini menempel atau dekat bangunan rumah, kalajengking bisa merayap ke dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan tidak ada semak-semak atau pohon terlalu dekat rumah.

    3. Buang Tumpukan Kayu dan Puing Pekarangan

    Kalajengking bisa bersembunyi pada tumpukan barang seperti kayu atau puing.Semakin lama suatu tempat tidak tersentuh, semakin besar potensi adanya kalajengking yang bersembunyi di sana. Jadi sebaiknya bersihkan pekarangan dari tumpukan barang.

    4. Perbaiki Kebocoran dan Bersihkan Genangan Air

    Kamu bisa perbaiki kebocoran dan bersihkan genangan air di rumah untuk mencegah kalajengking masuk. Sebab, kalajengking biasanya mencari air.

    Rumah yang mengalami kebocoran dan ada genangan air jadi kondisi yang ideal buat menarik kalajengking. Selain itu, serangga lain yang jadi mangsa kalajengking juga tertarik dengan sumber air.

    Itulah alasan ada kalajengking masuk rumah dan cara mencegahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Jalur Rahasia Kalajengking Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Terkadang ada saja hewan, serangga, bahkan arachnida yang masuk rumah. Kalajengking yang terkenal bisa menyengat manusia pun dapat muncul di dalam rumah.

    Kalajengking biasanya masuk rumah untuk mencari makanan atau tempat bersembunyi. Pada siang hari kalajengking mencari perlindungan dan istirahat di dalam retakan atau celah pada pagar, tembok, ataupun pekarangan rumah.

    Lantas, bagaimana cara kalajengking masuk rumah ya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Kalajengking Masuk Rumah

    Inilah beberapa cara kalajengking bisa masuk ke rumah.

    1. Celah dan Retakan pada Bangunan

    Kalajengking biasanya mencari celah atau retakan sebagai tempat persembunyian. Kalajengking dapat pindah ke area lain di rumah termasuk rongga dinding dan ke loteng untuk bersarang.

    Retakan dan celah kecil bagian luar rumah atau dinding garasi bisa dilalui kalajengking. Mereka mampu merayap melalui celah sekecil 1,58 milimeter.

    2. Lubang Ventilasi

    Kalajengking bisa masuk rumah lewat lubang ventilasi. Salah satunya ventilasi kamar mandi merupakan titik masuk umum bagi kalajengking yang mungkin akan menjatuhkan diri ke lantai setelah masuk. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan memasang kasa jendela.

    3. Celah Pintu dan Jendela

    Arachnida satu ini dapat melewati celah pada pinggiran pintu dan jendela. Tentunya kalajengking bisa masuk kalau pintu terbuka, tetapi mereka pun bisa masuk dari celah di bawah pintu, lho.

    Supaya nggak masuk, pastikan untuk menutup celah pintu dan jendela. Misalnya memasang gabus atau karet khusus di bawah pintu.

    4. Terbawa oleh Penghuni Rumah

    Tentunya tidak ada yang ingin ada kalajengking di dalam rumahnya, kecuali bagi yang ingin memelihara kalajengking. Namun, kalajengking bisa tidak sengaja terbawa masuk oleh penghuni rumah. Misalkan kamu membawa kotak, benda, atau tanaman dari tempat yang ada kalajengking ke dalam rumah.

    Itulah beberapa cara kalajengking bisa masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com