Tag: rumah

  • Meninggikan Rumah Bisa Jadi Solusi Hadapi Banjir, tapi Jangan Asal!



    Jakarta

    Mempunyai rumah di kawasan rawan banjir bisa membuat penghuni waswas ketika turun hujan deras. Nah, salah satu solusi efektif melindungi rumah dari banjir adalah meninggikan bangunan.

    Daripada khawatir rumah beserta harta benda terendam banjir, kamu bisa meninggikan rumah untuk menghindari air masuk. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan kalau ingin meninggikan rumah. Misalnya, apakah fondasi rumah perlu dibongkar untuk meninggikan rumah?

    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, menentukan fondasi dibongkar atau tidak saat meninggikan rumah tergantung dari ketinggian air banjir. Untuk itu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat atau mencari tahu ketinggian air banjir di kawasan tersebut. Setelah itu, kamu baru bisa menentukan desain elevasi lantai rumah.


    Taufiq menuturkan fondasi rumah tidak selalu harus dibongkar ketika ditinggikan. Apabila jarak antara plafon dengan lantai cukup tinggi, kamu tidak perlu membongkar fondasi rumah.

    “Misalnya tinggi plafon rumah 4 meter, kalau naiknya (lantai) cuma 80 cm, itu atap nggak perlu dibongkar juga, itu lebih cepat (selesai meninggikan rumah),” ujar Taufiq kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Berbeda halnya kalau jarak antara plafon dengan lantai cukup dekat. Kondisi tersebut mengharuskan fondasi rumah dibongkar.

    “Misalnya (lantai rumah) ditinggiin 1 meter, berartikan mesti diurug 1 meter, lantainya berubah naik 1 meter, itu harus diurug, dipasang keramik lagi. Selama dipasang keramik kan ada plafon, tinggi plafon yang misalnya 3 meter jadi sisa 2 meter, mentok nanti kepalanya. Ya mesti ditinggiin juga plafonnya,” tuturnya.

    “Kalau plafon ditinggikan, itu cukup nggak keadaan atap, kuda-kuda rumahnya? Kalau misalnya nggak cukup, ya mesti dibongkar atasnya, dimodifikasi,” tambahnya.

    Selain bagian dalam rumah, Taufiq menyebut bagian garasi juga perlu diperhatikan. Menurutnya, garasi juga perlu ikut ditinggikan agar mobil tidak terkena banjir. Namun, perlu dilihat juga apakah carport tersebut bisa ditinggikan atau tidak.

    “Memungkinkan nggak carport-nya ditinggiin? Kalau kondisi jalannya tetap kan malah susah masuk mobilnya, karena curam (jalan dari garasi ke jalan depan rumah),” ucapnya.

    Taufiq kembali menegaskan sebelum meninggikan rumah, sebaiknya mencatat ketinggian air banjir yang masuk ke dalam rumah. Setelahnya, baru merencanakan desain elevasi rumahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Perbaiki Cat Dinding Kotor-Mengelupas gegara Banjir



    Jakarta

    Ketika rumah terendam banjir, tak hanya benda di dalamnya yang bisa rusak tetapi juga bangunannya. Salah satunya cat dinding menjadi kotor atau terkelupas karena terkena air banjir.

    CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan ada beberapa faktor untuk menentukan kondisi cat dinding setelah banjir. Rendaman air banjir biasanya bisa membuat cat menjadi kotor, pudar, mengelupas, ataupun menggelembung.

    Lantas, bagaimana cara memperbaiki cat dinding yang terdampak banjir? Simak tipsnya berikut ini.


    “Kalau ngeliat banjir cuma 3 jam udah surut, cuma menyebabkan dinding itu kotor ada lumpur. Bisa disiram air dan disikat. Jika masih bagus, yaudah dampak dari banjir tidak terlalu berpengaruh ke dinding dan kondisi catnya,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Rabu (5/3/2025).

    Jika cat dinding mengelupas, menggelembung, ataupun pudar, Taufiq menyarankan untuk melakukan pengecatan ulang. Langkah pertama adalah membiarkan dinding kering dari bekas air banjir terlebih dahulu.

    Kamu bisa membiarkan dinding kering dengan sendirinya. Untuk mempercepat proses pengeringan, kamu dapat menggunakan kipas angin ataupun blower panas.

    Setelah kering, bersihkan cat lama menggunakan mengamplas atau mengerik menggunakan sendok besi. Jika dinding tidak rata atau ada retak setelah diamplas, segera perbaiki permukaan dinding agar mulus kembali.

    “Mesti diperbaiki dulu dindingnya. Kalau dicat gitu nggak akan menutupi kalau ada dinding yang retak, rontok plesteran, aciannya gompal-gompal itu diperbaiki,” katanya.

    Kemudian, pastikan permukaan dinding sudah bersih dari debu sebelum mulai mengecat. Langkah ini penting agar cat benar-benar menempel pada dinding, sehingga tidak mudah terkelupas.

    Sebagai langkah tambahan, Taufiq mengatakan dinding bisa dicat menggukan cat anti lembap atau anti jamur. Mengingat, dinding yang terkena banjir bisa lembap dan ditumbuhi jamur.

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Kecoak di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat kecoak berkeliaran di dalam rumah? Serangga satu ini memang kerap ditemukan masuk rumah.

    Bukan tanpa sebab, kehadiran kecoak menggambarkan kondisi rumah kamu. Tentunya, kecoak bakal masuk rumah yang cocok buat mereka bersarang.

    Peningkatan jumlah kecoak secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka. Kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan, sehingga mereka tetap bisa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara mendadak.


    Lantas, kenapa ada banyak kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ada Banyak Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa alasan terdapat banyak kecoak di rumah kamu.

    1. Ada Makanan Kecoak

    Dilansir dari Cockroach Facts, indra penciuman kecoak sangat peka untuk mendeteksi makanan mereka. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

    Serangga ini juga bisa memakan bulu hewan peliharaan dan kotoran yang menempel di tempat sampah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah kecoak.

    2. Rumah Lembap

    Kecoak biasanya rentan dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Hal ini yang menyebabkan kecoak hidup di tempat lembap, sehingga sering ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

    Beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah bisa menarik kecoak untuk berkembang biak di sana.

    3. Akses Pipa Pembuangan Terbuka

    Dilansir dari Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya menjadi sarang kecoak. Kamu dapat mencegah kecoak masuk rumah dengan menutup akses pembuangan, seperti menggunakan kasa.

    Cara Usir Kecoak

    Jika menemukan kecoak di rumah, kamu bisa mengusirnya menggunakan bahan-bahan di rumah. Berikut cara mengusir kecoak seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.

    1. Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Semprotan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 295 ml air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoak.

    3. Sabun Cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campurkan 4 sendok makan sabun dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang terdapat kecoak.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil, lalu taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian, tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoak.

    Wangi kopi akan mengantarkan kecoak ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Lalu, kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut. Lemon mengandung anti-patogen yang dapat membuat kecoa menjauh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 4 Hal yang Perlu Kamu Cek Setelah Rumah Kebanjiran


    Jakarta

    Banjir yang menggenangi rumah tentu membuat resah penghuninya. Tak cuma membasahi seisi rumah, banjir juga berpotensi merusak struktur bangunan.

    Rumah yang terendam terlalu lama atau terkena arus air yang kencang bisa berdampak pada tampilan maupun konstruksi bangunan. Oleh karna itu, kamu perlu memeriksa kondisi rumah setelah banjir surut.

    Lantas, apa saya yang perlu dicek setelah banjir? Simak penjelasannya berikut ini.


    4 Hal Ini Perlu Diperiksa Setelah Rumah Kebanjiran

    Inilah beberapa hal yang perlu kamu periksa di rumah setelah banjir surut.

    1. Cat Dinding

    CEO SobatBangun Taufiq pemilik rumah bisa mengecek kondisi cat dinding dengan melihat dan menilai langsung fisik dinding secara langsung. Jika dinding kotor terkena air kotor maupun lumpur, cukup dibersihkan dengan cara disiram dan disikat.

    “Kalau ngeliat banjir cuma 3 jam udah surut cuma menyebabkan dinding itu kotor, ada lumpur disiram air, disikat, (hasilnya) masih bagus, yaudah dampak dari banjir tidak terlalu berpengaruh ke dinding dan kondisi catnya,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Rabu (5/3/2025).

    Apabila cat dinding terlihat memudar atau mengelupas, kamu bisa melakukan pengecatan ulang. Namun, pastikan dinding sudah benar-benar kering dari bekas air banjir sebelum diamplas dan dicat ulang.

    2. Struktur Rumah

    Menurut Taufiq, rumah yang hanya terpapar air tidak akan merusak struktur bangunan. Namun, banjir dengan arus air yang kencang bisa menggeser struktur bangunan. Jika benar ada pergeseran, maka perlu berkonsultasi dan melakukan perbaikan dengan bantuan insinyur atau arsitek.

    “Apakah banjir atau aliran bikin gaya dinamis terhadap struktur, misalnya banjir ada aliran sungai, air bah bikin dinding bergerak itu perlu dicek,” ucapnya.

    3. Rangka Atap

    Selain itu, ia mengingatkan agar mengecek struktur atap kalau banjir sampai merendam atap. Sebab, rangka atap dari baja atau baja ringan berpotensi berkarat akibat paparan air yang terlalu lama.

    “Atapnya baja ringan waktu terendam bikin baja ringan lapisan permukaannya rangka baja itu menimbulkan karat. Kalau iya mesti ada treatment dicat,” ungkapnya.

    Taufiq menambahkan banjir yang menimbulkan gaya dinamis dapat menggerakkan struktur atap. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan kalau ada pergeseran. Kamu bisa meminta bantuan dari ahli seperti tukang, insinyur, atau arsitek

    4. Instalasi Listrik

    Bukan cuma struktur bangunan, Taufiq mengatakan struktur mekanik, listrik, dan instalasi miniature circuit breaker (MCB) juga perlu dilihat lagi. Komponen seperti terminal, saklar, dan kabel tidak boleh dalam keadaan basah ketika listrik dinyalakan.

    Kamu bisa membiarkannya kering sendiri atau keringkan secara manual saat listrik masih dimatikan. Jika ingin lebih aman kamu bisa meminta bantuan kepada teknisi listrik.

    Itulah beberapa hal yang perlu kamu periksa setelah rumah terendam banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kucing Datang ke Rumah Pertanda Apa? Ini Artinya dalam Islam



    Jakarta

    Kedatangan kucing ke rumah bisa membuat senang para pecinta kucing. Namun, ada juga penghuni yang merasa terganggu karena kucing suka buang kotoran sembarangan atau mencuri makanan di rumah.

    Namun, tahukah kamu rumah kedatangan kucing memiliki arti tersendiri dalam Islam. Hewan satu ini bisa menjadi sumber pahala maupun ujian bagi penghuni rumah.

    Lantas, apa arti di balik kucing datang ke rumah dalam Islam? Simak penjelasan berikut ini menurut pandangan beberapa ustadz.


    Arti Kucing Datang ke Rumah dalam Islam

    Sebenarnya tak ada arti khusus yang menjelaskan arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Namun, ada sejumlah penjelasan mengenai keutamaan ketika berbuat baik kepada kucing, seperti memberi makanan atau memeliharanya.

    Kesempatan Bersedekah

    Dikutip dari situs Muyassar Quranic & Leadership Boarding School, KH Syaefudin, M.Pd.I selaku pengasuh menjelaskan kedatangan kucing ke rumah bisa jadi jalan dari Allah bagi kita untuk mendapatkan pahala.

    Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda orang menyayangi binatang akan mendapatkan pahala.

    “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala (apabila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda, “Pada setiap yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Hati yang basah dalam hal ini adalah makhluk hidup. Jadi ketika kita berbuat baik kepada makhluk hidup, termasuk kucing, maka akan mendatangkan pahala sedekah.

    Kucing Sebagai Ujian

    Kedatangan kucing ke rumah mungkin saja adalah sebuah ujian bagi pemilik rumah. Sebagian orang merasa jengkel dengan kucing karena mengambil makanan, menerkam hewan ternak, buang kotoran di area rumah, dan sebagainya.

    Dilansir dari NU Online Ustadz Ahmad Mundzir, pengajar di Pesantren Raudhatul Quran an-Nasimiyyah Semarang, pemilik rumah tetap tidak boleh berbuat keji, namun tetap harus bersikap bijak dan bisa bertindak secara bertahap. Misalnya jika itu kucing liar, kita bisa mengusirnya. Jika itu milik tetangga, maka bicarakan baik-baik dengan pemiliknya.

    Jika kucing liar masih datang dan mengganggu, maka boleh dibuang. Dibuang ini pun masih harus mempertimbangkan kondisi kucing, apakah dia bisa mencari makan di tempat itu.

    Itulah pandangan ustadz mengenai arti kucing datang ke rumah dalam Islam. Sebagai muslim, kita semestinya berbuat baik kepada kucing agar mendapatkan pahala. Wallahu a’lam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Amalan Saat Masuk Rumah Sesuai Ajaran Nabi Muhammad SAW


    Jakarta

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan gaya hidup atau kebiasaan baik untuk dilakukan oleh umat Islam. Termasuk hal sederhana seperti ketika seseorang hendak memasuki rumah.

    Nah, ada beberapa amalan sunnah yang dapat kamu lakukan setiap kali masuk rumah. Dengan mengikuti ajaran Rasulullah SAW, diharapkan penghuni rumah mendapat kebaikan dan pahala dari Allah SWT.

    Lantas, bagaimana cara masuk rumah sesuai anjuran Islam? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, dilansir dari muslim.sg.


    Amalan Saat Masuk Rumah

    Inilah beberapa amalan yang bisa kamu kerjakan ketika hendak masuk rumah.

    1. Membaca Doa Masuk Rumah

    Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar berdoa ketika memasuki suatu tempat, termasuk rumah sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut.

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Bacaan latin: “Allahumma inni as-aluka khoirol-mauliji wa khoirol-makhroji bismillahi walajna wa bismillahi khorojna wa ‘ala Robbina tawakkalna.”

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.” (HR. Abu Daud)

    2. Mendahulukan Kaki Kanan

    Saat memasuki rumah, sebaiknya mendahulukan kaki kanan. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW sering kali mendahulukan anggota tubuh sebelah kanan di berbagai keadaan, terutama ketika melakukan hal baik. Perkara tersebut pernah disebutkan oleh Aisyah RA sebagai berikut.

    كانَ النبيُّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، في تَنَعُّلِهِ، وتَرَجُّلِهِ، وطُهُورِهِ، وفي شَأْنِهِ كُلِّهِ

    Artinya: “Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan dalam urusannya yang penting semuanya,” (HR. Bukhari)

    3. Mengucap Salam

    Rasulullah SAW juga mengajarkan agar mengucapkan salam ketika masuk rumah menemui anggota keluarga. Hal ini seperti yang disebutkan dalam riwayat berikut.

    إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أَهْلِكَ فَسَلِّمْ يَكُونُ بَرَكَةً عَلَيْكَ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ

    “Apabila engkau menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam sehingga menjadi berkah bagimu dan bagi keluargamu.” (HR. At-Tirmizi)

    Jika rumah yang dimasuki sedang tidak ada penghuninya, kamu dapat mengucapkan salam sebagaimana anjuran Imam An-Nawawi recommended dalam kitab Al-Azkar, dikutip dari Muwatta’ of Imam Malik.

    السَّلَامُ عَلَينَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِين

    Bacaan Latin: “Assalamu ‘alaina wa-‘ala ‘ibadillahis-solihin.”

    Artinya: “Salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang saleh.”

    Itulah beberapa amalan sunnah yang bisa kamu kerjakan setiap memasuki rumah sesuai ajaran Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Naik Turun Tangga di Rumah Bisa Dapat Pahala, Begini Caranya



    Jakarta

    Bagi kamu yang punya tangga di rumah, ada kabar baik nih. Ternyata kamu bisa dapat pahala saat lagi naik turun tangga, lho.

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam untuk mengingat Allah SWT dengan berzikir. Amalan ini bisa dengan mudah dilakukan saat menjalankan berbagai aktivitas, termasuk ketika naik turun tangga.

    Dalam Kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, dijelaskan tentang zikir ketika safar yang diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Sunan Abu Dawud. Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan takbir ketika melewati jalan menanjak dan bertasbih ketika melewati jalan menurun.


    Naik turun tangga bagaikan berjalan menanjak dan menurun. Walaupun amalan ini tidak dikhususkan untuk naik turun tangga, zikir ini boleh kamu diamalkan.

    Aktivitas sesederhana naik turun tangga bila dilakukan sesuai anjuran Rasulullah SAW membuat kamu memperoleh pahala.

    Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, “Kami, pada saat naik mengucapkan takbir dan pada saat turun mengucapkan tasbih.” (HR Bukhari, An-Nasa’i, dan Ad-Darimi. Ibnu Khuzaimah menyatakannya shahih).

    Dalam hadits lain, Ibnu Umar RA mengatakan Nabi SAW bersama para bala tentara bertakbir saat menaiki bukit dan bertasbih ketika turun. Hadits tersebut dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud.

    Berikut bacaan takbir ketika melawati jalan menanjak atau menaiki tangga.

    اَللَّهُ اَكْبَرْ

    Bacaan latin: “Allahu akbar.”

    Artinya: “Allah Maha Besar”

    Kemudian, ini bacaan tasbih yang dibacakan saat melewati jalan menurun atau turun tangga.

    سُبْحَانَ ٱللَّٰه

    Bacaan latin: “Subhanallah.”

    Artinya: “Maha Suci Allah.”

    Selain itu, anjuran untuk berzikir disebutkan dalam Kitab Bulughul Maram karya Ibn Hajar Al-Asqalani. Zikir adalah amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dari azab Allah SWT. Mu’adz ibn Jabal RA menuturkan Rasulullah SAW bersabda:

    مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ عَمَلًا أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ

    Artinya: “Tidak ada amal anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah selain zikir kepada Allah.” (HR Ibn Abi Syaibah dan At-Thabrani dengan sanad yang hasan)

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sunnah Nabi yang Jadi Inspirasi Desain Interior



    Jakarta

    Sadarkah kamu dekorasi interior ala Arab identik dengan permadani dan bantal di lantai alias lesehan? Ternyata itu bukan sekadar tradisi Arab saja, tetapi juga anjuran bagi muslim untuk duduk, tidur, dan makan di lantai.

    Nabi Muhammad SAW biasa melakukan kegiatan tersebut, sehingga merupakan sebuah sunnah. Perbuatan dan gaya hidup Nabi SAW menjadi panduan dan anjuran bagi umat Islam untuk mengikuti kebiasaannya.

    Dilansir dari laman Home Synchronize, tak jarang keluarga muslim memilih untuk duduk di lantai beralaskan karpet dan dilengkapi bantal. Hal tersebut terinspirasi dari kebiasaan Nabi SAW yang selalu makan dengan lesehan di lantai.


    Diketahui Nabi SAW sering duduk, makan, dan tidur lesehan di lantai. Akan tetapi, bukan berarti seorang muslim dilarang punya kursi di rumah.

    Hadits riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu mengatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Lalu, Nabi SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini juga sesuai dengan posisi duduk Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadist.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Kebiasaan lesehan juga terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.

    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan kasur. Sebab, Nabi SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam. Matras Nabi SAW berupa kulit yang diisi dengan sabut ataupun alas wol kasar yang dilipat dua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek! 4 Titik Ini Rawan Alami Kebocoran di Rumah


    Jakarta

    Rumah bocor adalah salah satu masalah yang kerap terjadi, terutama saat musim hujan tiba. Pemilik rumah harus lebih memperhatikan dan merawat rumah untuk mencegah kebocoran.

    Sebab, rumah yang mengalami kebocoran berisiko menimbulkan kerusakan yang berkelanjutan pada bangunan rumah. Air yang menerobos ke dalam rumah membuat bangunan rumah menjadi lembap.

    Oleh karena itu, kamu perlu tahu titik-titik rawan bocor di rumah. Berikut ini tempat berpotensi mengalami kebocoran saat hujan, dikutip dari Homes & Gardens.


    Titik Rawan Bocor di Rumah

    Inilah beberapa lokasi di rumah yang kerap kali terjadi bocor ketika hujan.

    1. Talang Air

    Talang air yang tersumbat bisa menyebabkan luapan air dan kebocoran. Jika dibiarkan, luapan air bisa menimbulkan kerusakan pada rumah.

    Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan rutin pada atap dan talang air untuk mencegah kebocoran ketika turun hujan.

    2. Jendela Atap atau Skylight

    Mempunyai skylight atau jendela pada atap adalah cara yang bagus untuk menambah pencahayaan alami rumah. Namun, Skylight juga merupakan salah satu area yang rawan bocor.

    Biasanya kebocoran terjadi karena ada kerusakan segel yang sudah aus seiring waktu. Untuk memperbaikinya, kamu cukup memasang segel baru atau pendempulan.

    Selain itu, retakan pada kaca juga bisa jadi penyebab kebocoran. Sebaiknya kamu segera mengganti seluruh kaca kalau menemukan retakan.

    3. Jendela dan Pintu

    Kebocoran juga bisa terjadi pada area jendela dan pintu rumah. Air hujan masuk melalui retakan dan celah pada dua tempat itu.

    Pastikan jendela dan pintu tertutup rapat selama hujan dan perbaiki retakan dan celah pada jendela dan pintu.

    4. Lembah Atap

    Lembah atap adalah titik pertemuan dua bagian atap yang membentuk palung. Tempat ini mengarahkan limpasan air, tetapi juga merupakan titik rawan kebocoran.

    Air yang terperangkap bisa menyebar dan mengganggu flashing atap, sehingga menimbulkan peluang kebocoran.

    Itulah beberapa titik yang rawan bocor di rumah saat terjadi hujan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Dahan Pohon Masuk ke Pekarangan Tetangga, Begini Hukumnya dalam Islam



    Jakarta

    Menanam pohon di pekarangan rumah bisa jadi cara untuk membuat lingkungan terasa lebih asri. Namun, pohon yang ditanam terkadang bisa tumbuh hingga dahannya masuk ke pekarangan tetangga.

    Dahan tumbuh sampai ke luar pekarangan bisa mengganggu tetangga. Sebab, daun bisa jatuh dan mengotori rumah tetangga. Belum lagi, dahan juga memakan ruang.

    Di sisi lain, tetangga bisa beruntung karena buah dari pohon tersebut masuk ke lahan mereka.


    Lantas, bagaimana hukum Islam terkait pohon yang tumbuh melewati batas tetangga?

    Dilansir dari detikFood, Ustaz Adi Hidayat pernah mengatakan bahwa pohon beserta buahnya yang masuk ke pekarangan tetangga menjadi hak bersama. Secara syariat, buah dari pohon yang masuk ke pekarangan tetangga tersebut menjadi milik tetangga.

    “Hukum fiqihnya itu hak bersama, yaitu hak antara pemilik pohon dan orang yang di luar pekarangan Anda. Kalau tumbuh di jalanan umum, maka itu adalah hak masyarakat umum,” jelas Ustaz Adi Hidayat dalam dakwahnya di kanal YouTube Al-Muwatta, dikutip dari detikFood, Senin (10/3/2025).

    Ia menjelaskan dahan pohon yang masuk ke pekarangan tetangga tersebut pasti akan menghasilkan kotoran, seperti daun dan ranting kering. Oleh karena itu, tetangga juga berhak atas buah yang dihasilkan pohon tersebut.

    Meski demikian, kita tetap harus memperhatikan adab sesama tetangga walau diperbolehkan secara syariat. Buah yang jatuh ke pekarangan tetangga, menjadi hak mereka.

    Sebagai pemilik pohon, kita tidak boleh marah kalau tetangga mengambil buah tersebut. Secara adab, kita harus menawarkan buah tersebut bahkan sebelum tetangga memintanya. Sedangkan tetangga tetap perlu menunggu pemilik pohon menawarkan buah tersebut.

    “Jadi, sebelum tetangga minta, Anda pemilik pohon sampaikan baik-baik, ‘Pak, Ibu, ini buah yang jatuh ke pekarangan Ibu, kalau pengin ambil saja’. Itu adab yang luar biasa,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

    Adab dan komunikasi antartetangga menjadi kunci dari kasus tersebut. Dengan berkomunikasi secara beradab, kehidupan bertetangga akan berjalan dengan baik dan lancar.

    “Sampaikan bahwa nanti ada buah yang jatuh di pekarangan rumah saya, saya izin memintanya, Pak. Nanti kalau daun jatuh atau ada sampai pohonnya biar saya bersihkan saja. Jadi, kita rawat bersama pohonnya,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com