Tag: rumah

  • Patung hingga Lukisan, Ini Aturan Pajang Karya Seni di Rumah Menurut Islam



    Jakarta

    Karya seni sering digunakan sebagai dekorasi interior rumah. Karya itu bisa berupa patung, lukisan, hingga foto.

    Hiasan tersebut bermaksud menambah estetika pada rumah. Namun, tak jarang benda-benda itu menggambarkan makhluk hidup, seperti manusia dan hewan.

    Lantas, bagaimana pandangan Islam terkait dekorasi rumah itu? Berikut ini penjelasannya.


    Hukum Memajang Karya Seni di Rumah

    Inilah sejumlah karya seni yang biasa di pajang di rumah beserta ketentuan hukumnya dalam Islam.

    1. Patung

    Patung suka disimpan di sudut-sudut rumah sebagai dekorasi. Nah, sebenarnya keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam tidak dianjurkan.

    Meski hanya pajangan sekali pun, patung dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    2. Lukisan

    Lukisan juga termasuk karya seni yang dilarang dalam Islam kalau menggambarkan manusia dan hewan yang terlalu detail. Sebab, karya tersebut menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    3. Foto

    Daripada memajang patung atau lukisan, kamu bisa menghias interior rumah dengan karya seni.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Maling Auto Gagal! 7 Cara Jitu Amankan Pintu Rumah


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang aman bagi penghuninya. Nah, salah satu ciri rumah yang aman adalah pintunya tidak dapat diterobos oleh maling.

    Pintu depan adalah akses utama ke rumah, jadi jangan beri kesempatan buat maling masuk. Sebaiknya kamu meningkatkan keamanan pintu depan rumah biar anti maling.

    Lalu, bagaimana cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah? Simak caranya berikut ini.


    Cara Amankan Pintu Agar Anti Maling

    Inilah cara meningkatkan keamanan pintu supaya aman dari maling, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Pasang Bel Pintu Video

    Kamu bisa pasang bel pintu dengan video untuk memantau aktivitas di depan rumah. Lalu, videonya bisa disimpan untuk dilihat nantinya.

    2. Kuatkan Pelat Penahan Pintu

    Maling bisa mendobrak pintu buat masuk rumah. Pastikan pelat penahan pintu kamu kuat dengan memasang sekrup yang lebih panjang.

    3. Pasang Smart Lock

    Smart lock adalah teknologi yang bisa meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu dapat mengendalikan akses rumah dari jarak jauh untuk memberikan perlindungan ekstra. Lalu, ada smart lock yang juga punya sistem alarm, lho.

    4. Pilih Bahan Pintu yang kuat

    Kamu perlu memilih pintu berbahan kuat agar aman dari maling. Pintu solid atau pintu logam punya ketahanan yang cukup kuat buat menahan maling yang mau mendobrak masuk rumah. Sebagai alternatif, kamu dapat mengganti bahan pintu depan dengan bahan yang lebih kokoh.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Pertimbangkan buat memasang sistem keamanan di rumah, seperti sensor jendela dan sensor gerakan untuk mengamankan rumah. Alternatif yang lebih mudah adalah memasang lonceng pada pintu, sehingga suaranya bisa bikin maling panik dan kabur ketika mencoba buka pintu.

    6. Slot Kunci

    Kalau nggak mau ganti pintu, kamu bisa menambah slot pintu yang kuat di bagian atas dan bawah pintu. Pilihan efektif lainnya adalah rantai pintu karena mengharuskan pintu dibuka dari dalam.

    7. Pasang Lampu Sensor Gerak

    Lampu keamanan yang otomatis menyala ketika ada gerakan di dekat pintu depan akan menyulitkan pencuri untuk mendekat tanpa terdeteksi. Saat memasang lampu luar ruangan, pastikan pencahayaannya terang dan mencakup semua akses masuk rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengamankan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Keluar dan Masuk Kamar Mandi Beserta Adabnya



    Jakarta

    Umat Islam diajarkan untuk berdoa ketika menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Hal ini juga termasuk ketika hendak masuk dan keluar kamar mandi.

    Dikutip dari detikHikmah, kamar mandi merupakan tempat yang kotor dan disukai oleh jin dan setan. Maka dari itu, muslim dianjurkan buat membaca doa agar terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan.

    Berikut ini doa masuk dan keluar kamar mandi seperti yang dilansir dari buku Kumpulan Doa Mustajab Sepanjang Hajat karya Drs Nurdin Hasan, MAg.


    Doa Masuk Kamar Mandi

    اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

    “Allahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaitsi.”

    Artinya: “Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan.”

    Doa Keluar Kamar Mandi

    غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِى الْأَذَىوَعَافَانِي

    “Ghufraanaka alhamdu lillaahi alladzii adzhaba ‘anniy al-adzaa wa ‘aafaanii.”

    Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan.”

    Adab di Kamar Mandi

    Saat hendak masuk dan keluar kamar mandi, kamu perlu memperhatikan beberapa adab berikut ini.

    1. Mulailah dengan kaki kiri saat masuk ke kamar mandi
    2. Jangan menghadap ke arah kiblat saat berada di kamar mandi
    3. Jangan membuang air kecil atau besar sembarangan atau di lantai toilet. Buanglah di tempat yang telah disediakan
    4. Duduk atau jongkok saat buang air kecil atau besar
    5. Tuntaskan pengeluaran kotoran
    6. Melakukan istinja atau cebok dengan tangan kiri
    7. Jangan bernyanyi di dalam kamar mandi
    8. Mulailah dengan kaki kanan saat keluar dari kamar mandi

    Itulah doa masuk dan keluar kamar mandi beserta adabnya. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini sudah tayang di detikHikmah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hawa Dapur Lembap, Ini Biang Kerok dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan penting di rumah untuk memasak dan menyimpan makanan. Hal ini membuat kamu perlu menjaga kondisi dapur tetap bersih dan nyaman digunakan.

    Nah, terkadang udara atau hawa di dapur bisa terasa lembap. Hawa tersebut bisa bikin penghuni rumah kurang nyaman berlama-lama masak dapur. Belum lagi makanan bisa cepat basi dan perabotan rusak dengan hawa seperti itu.

    Lantas, kenapa dapur bisa lembap dan panas ya? Yuk, simak penjelasannya dan cara mengatasinya berikut ini.


    Penyebab Dapur Lembap

    Inilah beberapa alasan hawa dapur kamu lembap dan panas beserta cara mengatasinya, dikutip dari Europe Enchanting.

    1. Ventilasi Udara

    Dapur yang cepat lembap dan panas bisa disebabkan oleh ventilasi yang tidak cukup. Akibatnya, jamur akan tumbuh dengan subur karena udara yang terperangkap di dalam dapur. Belum lagi, kondisi ini bisa memicu alergi seperti reaksi gatal-gatal pada kulit, dan napas jadi sesak.

    Sebaiknya kamu memanfaatkan ventilasi udara yang alami di dapur. Misalnya jendela yang bisa dibuka tutup atau celah lubang. Selain itu, kamu dapat memasang kipas angin dan AC untuk memperlancar sirkulasi udara.

    2. Curah Hujan

    Curah hujan yang tinggi di daerah rumah kamu bisa membuat dapur menjadi lembap dan berjamur. Sebab, udara menjadi lebih dingin dan kandungan air di udara lebih tinggi.

    Kamu perlu menjaga dapur tetap kering, salah satu caranya adalah menggunakan cat tahan air pada dinding luar rumah. Lakukan juga waterproofing pada atap rumah. Cara ini akan mencegah air rembes masuk ke dalam rumah.

    3. Lantai

    Ternyata lantai rumah bisa jadi penyebab dapur lembap, lho. Lapisan adukan pada lantai yang tidak kedap air, memungkinkan air tanah naik dan merembes ke lantai

    Untuk mengatasinya, kamu dapat membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Tuangkan pasir tebal ke dasar fondasi dan lapisi dengan plastik. Lakukan ini kalau kondisi lantai sudah sangat buruk.

    4. Kamar Mandi

    Kalau letak dapur berada dekat dengan kamar mandi, kemungkinan itu penyebab dapur menjadi lembap. Pasalnya, kamar mandi jarang kering dan minim ventilasi udara, sehingga memperburuk kelembapan di rumah.

    Cara praktis untuk mengatasinya adalah memasang exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Lalu, kamu bisa menaruh kapur barus atau kamper buat mengurangi kelembapan di kamar mandi.

    Itulah beberapa alasan mengapa dapur terasa lembap. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Cicak di Rumah Boleh Dibunuh? Ini Hukumnya dalam Islam



    Jakarta

    Cicak adalah reptil kecil yang kerap ditemukan merayap di tembok rumah. Sebagian orang merasa terganggu dengan kehadiran cicak, apalagi kalau jumlahnya banyak.

    Bukan tanpa alasan, cicak suka buang kotoran sembarangan di sekitar rumah. Reptil ini juga bisa ikut mencicipi makanan di meja makan. Belum lagi, bentuknya tampak menggelikan bagi beberapa orang.

    Tak heran kalau banyak orang ingin membasmi cicak. Namun, bolehkan membunuh cicak dalam hukum Islam? Simak penjelasannya berikut ini.


    Kata cicak dalam bahasa Arab disebut dengan Al Wazagh, sedangkan dalam hadits disebut dengan Al Fuwaisiq yang berarti ‘si kecil pengganggu’. Di dalam hadits sendiri cicak memang sudah disebutkan sebagai hewan yang sering mengganggu manusia.

    Ustad Farid Nu’man menjelaskan bahwa seorang muslim harus meyakini sial dan untung, malapetaka dan keselamatan, semuanya adalah ketetapan dari Allah Ta’ala semata. Hal ini juga sudah tertulis jelas di Quran, QS. At-Taubah, Ayat 51:

    قُل لَّن يُصِيبَنَآ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوۡلَىٰنَاۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ

    Artinya:

    Katakanlah (Muhammad), “Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman.” (QS. At-Taubah, Ayat 51)

    Karena cicak adalah hewan pengganggu dan bisa menyebarkan kotoran, di dalam Islam sendiri memang ada anjuran untuk membunuh cicak.

    “Cicak termasuk hewan yang kotor sekaligus menjijikkan bagi banyak orang, sehingga keberadaannya sering dianggap mengganggu manusia di rumah-rumahnya. Oleh karenanya, Rasulullah SAW menganjurkan membunuhnya,” ucap Ustad Farid Nu’man kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Di dalam hadits juga sudah dijelaskan bahwa membunuh cicak dengan aturan tertentu akan mendatangkan pahala bagi yang melakukannya. Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu bahwa Nabi SAW bersabda:

    «مَنْ قَتَلَ وَزَغَةً بِالضَّرْبَةِ الأُولَى كَانَ لَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً، فَإِنْ قَتَلَهَا فِي الضَّرْبَةِ الثَّانِيَةِ كَانَ لَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً، فَإِنْ قَتَلَهَا فِي الضَّرْبَةِ الثَّالِثَةِ كَانَ لَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً»

    Artinya:

    Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul maka dia dapat pahala sekian sekian, jika dua kali pukulan maka sekian, jika tiga kali pukulan maka sekian.” (HR. At Tirmidzi No. 1482, kata At Tirmidzi: hasan shahih)

    “Hikmah dari ini adalah bahwa semua bentuk gangguan kepada manusia mesti dihilangkan sampai akar-akarnya, termasuk gangguan dari hewan seperti cicak. Banyak manusia yang geli dan jijik dengannya ketika berada di lemari, makanan, dsb. Maka, syariat melindungi manusia dan menyingkirkan gangguannya,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini Cara Bersihkan Kompor Gas biar Dapur Kinclong


    Jakarta

    Dapur adalah area yang cepat kotor karena aktivitas memasak. Sering kali ada cipratan atau tumpahan makanan, terutama di kompor.

    Untuk menjaga kompor selalu bersih, kuncinya adalah bersihkan sesegera mungkin kalau menemukan kotoran setelah masak. Kalau dibiarkan terlalu lama, tumpahan bahan makanan itu bisa sulit dibersihkan.

    Pastinya kamu mau dapur terlihat kinclong biar semangat masak bukan? Yuk, simak cara bersihkan kompor gas berikut ini.


    Cara Bersihkan Kompor Gas

    Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

    1. Cuci Pan Support dan Knob

    Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

    Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    2. Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    3. Bilas dan Keringkan

    Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    4. Rangkai Kembali Kompor

    Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    5. Jaga Kebersihan Kompor

    Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

    Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pantangan Saat Bertamu ke Rumah Orang Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Selain sebagai tempat istirahat, rumah juga sebagai tempat buat kumpul bersama keluarga, teman, atau tetangga. Tentunya setiap rumah pernah kedatangan seorang tamu dan kita pun bertamu ke rumah orang lain.

    Dalam Islam, datangnya tamu bagaikan penghuni rumah kedatangan rezeki. Hal ini diceritakan oleh Allah melalui kisah Nabi Ibrahin AS ketika menerima kedatangan malaikat di rumahnya sebagai ‘tamu’.

    “Maka, demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya (apa yang dijanjikan kepadamu itu) pasti akan nyata seperti (halnya) kamu berucap. Sudahkah sampai kepadamu (Nabi Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan? (Cerita itu bermula) ketika mereka masuk (bertamu) kepadanya, lalu mengucapkan, “Salam.” Ibrahim menjawab, “Salam.” (Mereka) adalah orang-orang yang belum dikenal.” (QS Az Zariyat: 23-25).


    Meski demikian, Islam mengajarkan adab bertamu ke orang lain. Jangan sampai kita sebagai tamu malah membuat pemilik rumah merasa tidak nyaman.

    Dikutip dari detikHikmah, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Muslim untuk berpergian dan tidak lupa untuk mampir di rumah kerabat. Dalam riwayat Hadits Al Bukhari dan Ismail batas bertamu di rumah orang lain adalah 3 hari.

    “Menjamu tamu adalah tiga hari, adapun memuliakannya sehari semalam dan tidak halal bagi seorang muslim tinggal pada tempat saudaranya sehingga ia menyakitinya.” Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, bagaimana menyakitinya?” Rasulullah SAW bersabda: “Sang tamu tinggal bersamanya sedangkan ia tidak mempunyai apa-apa untuk menjamu tamunya.” (Al Bukhari dan Ismail, 2011).

    Menurut NU Online, terdapat beberapa adab yang harus diperhatikan saat bertamu ke rumah orang lain menurut Muhammad bin Ahmad bin Salim as-Safarini, dalam Ghida’ al-Albab Syarh Mandzumah al-Adab, juz 2, halaman 117) di antaranya sebagai berikut.

    1. Tidak menolak ketika dipersilakan duduk di suatu tempat dan (tidak menolak) ketika diberi penghormatan.
    2. Menyantap makanan (yang dihidangkan), tak perlu beralasan sudah kenyang.
    3. Membasuh kedua tangan (ketika hendak makan dengan tangan).
    4. Ketika melihat tuan rumah bergerak untuk melakukan sesuatu, jangan mencegahnya.
    5. Tidak bertanya pada tuan rumah tentang sesuatu di rumahnya kecuali arah kiblat dan toilet.
    6. Tidak mengintip ke arah tempat wanita
    7. Tidak menolak ketika dipersilakan duduk di suatu tempat dan (tidak menolak) ketika diberi penghormatan.

    Meskipun menyambut tamu dan bertamu di rumah orang lain dianjurkan, tetapi dalam keadaan tertentu, tuan rumah boleh menolak tamu untuk datang ke rumah. Dari Abu Musa Al-Asy’ary radhiallahu’anhu diriwayatkan dalam sebuah Hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda sebagai berikut.

    “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Minta izin masuk rumah itu tiga kali, jika diizinkan untuk kamu (masuklah) dan jika tidak maka pulanglah!’” (Hadits shahih. HR. Bukhari, no. 5891 dan Muslim, no. 2153).

    Dalam Surat Al-Ahzab ayat 5 Allah SWT menceritakan ada seorang tamu yang membuat Rasulullah SAW malu untuk memintanya pulang karena sudah terlalu lama bertamu.

    “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu diizinkan untuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu dipanggil maka masuklah dan apabila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepadamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi istri-istrinya selama-lamanya setelah (Nabi wafat). Sungguh, yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah.”

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jual Rumah vs Sewa Rumah, Lebih Untung yang Mana?



    Jakarta

    Rumah adalah salah satu aset properti yang nilainya cukup besar apabila berhasil dikelola. Namun, beberapa orang bingung lebih menguntungkan mana menjual rumah atau menyewakan rumah?

    Sebelum memilih salah satu di antara keduanya, kamu perlu mempertimbangkan dengan matang. Sebab, keuntungan yang dihasilkan dapat berbeda dan kesiapan dari pemiliknya juga perlu dipertimbangkan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hal yang harus dipikirkan sebelum memilih menjual atau menyewakan rumah.

    Lebih Baik Menjual atau Menyewakan Rumah?

    Menurut Director of Ray White Indonesia Erwin Karya cara pengelolaan aset properti adalah dengan menyesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya. Apakah pemilik rumah tersebut sedang butuh uang cepat atau sekadar ingin rumah tersebut ditempati dan diurus oleh orang lain.


    Apabila keadaannya tengah butuh uang cepat, lebih baik menjual rumah tersebut. Apabila keperluannya hanya ingin rumahnya dapat ditempati kembali dan dirawat, bisa membuat opsi penyewaan rumah atau kos-kosan jika memungkinkan.

    “Apabila tidak ada kebutuhan dana dalam jumlah besar, sebaiknya disewakan saja untuk mendapatkan yield atau imbal hasil yang dapat menjadi passive income bagi pemilik rumahnya” kata Erwin kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro menambahkan proses menjual rumah biasanya membutuhkan waktu lama daripada menyewakan rumah. Namun, jumlah uang yang diterima tentu berbeda. Menjual rumah bisa jauh lebih cepat apabila lokasinya strategis, kondisi rumah ideal, dan harganya yang terjangkau.

    “Memang kalau yang menguntungkan itu kan kalau seandainya dia itu beli rumah sudah lama, misalkan rumah yang dia beli itu dari tahun 80, berarti nilai investasi dari rumah itu udah naik kan. Itu lebih menguntungkan. Tapi kalau misalkan dia beli baru mungkin 1-2 tahun lalu, mungkin kalau dijual nilainya belum terasa sekali,” ujar Nina.

    “Sekarang juga sudah banyak orang yang beli rumah utuh yang bagus dan tidak ada kekurangan, lalu rumah itu disewakan. Ya itu juga bisa jadi pilihan,” tambahnya.

    Kemudian, dengan menjual rumah, pemilik sebelumnya tidak perlu memikirkan biaya perawatan bangunan lagi karena sudah menjadi kewajiban pemilik berikutnya. Hal ini berbeda apabila disewakan, setiap bulan pemilik tetap harus memantau kondisi rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Dekorasi Rumah buat Sambut Tamu Saat Lebaran


    Jakarta

    Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen berkumpul dengan sanak saudara di rumah. Untuk menyambut para tamu, kamu bisa mendekorasi rumah.

    Selain membuat suasana lebih meriah dan hangat, mendekorasi rumah bisa membuat tamu merasa lebih nyaman. Tak perlu sulit, kamu bisa membuat perubahan sederhana tapi memberi sentuhan menarik pada rumah.

    Lantas, bagaimana cara menghias rumah agar tampak indah dan nyaman buat Lebaran? Yuk, simak beberapa tips berikut ini. kamu bisa melakukan beberapa cara ini.


    Tips Dekorasi Rumah buat Lebaran

    Inilah cara mendekorasi rumah untuk menyambut tamu yang datang saat lebaran, dikutip dari UAE Moments.

    1. Pilih Tema

    Sebelum mulai dekorasi rumah, sebaiknya kamu menentukan tema yang ingin digunakan saat Lebaran. Kamu bisa menggunakan warna-warna khas Lebaran seperti putih, emas, atau hijau pada dekorasi yang akan digunakan. Beberapa dekorasi yang kerap digunakan adalah kaligrafi, dekorasi tanaman, dan pola geometris.

    2. Hias Ruang Keluarga

    Ruang keluarga adalah salah satu ruangan yang akan banyak digunakan saat Lebaran. Biasanya tempat ini menjadi ruang kumpul banyak sanak saudara.

    Untuk membuatnya menjadi lebih nyaman dan hangat, kamu bisa menambahkan beberapa bantal dengan tema yang sesuai Lebaran, memasang lampu gantung, lentera, atau dekorasi lainnya.

    3. Hias Meja Makan

    Meja makan merupakan furnitur yang menjadi fokus penting saat Lebaran karena menjadi tempat mengambil makanan. Untuk itu, kamu bisa menghias meja makan di rumah saat Lebaran.

    Taplak meja ruang makanTaplak meja ruang makan Foto: Getty Images/iStockphoto/gerenme

    Kamu bisa menghiasnya dengan sederhana, misalnya dengan menggunakan taplak meja, tempat lilin, bunga, lalu alat makan yang seragam, dan lainnya.

    4. Tambahkan Tanaman

    White candle in a golden framed glass as centrepiece of a table decorIlustrasi dekorasi Lebaran Foto: iStockphoto/Getty Images

    Tambahkan kesegaran di dalam rumah dengan memajang tanaman hias supaya rumah tampak hidup. Gunakan tanaman atau bunga yang sesuai dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya agar tampak serasi.

    5. Siapkan Tempat Salat

    Jangan lupa untuk menyiapkan tempat salat di rumah. Kamu bisa menggunakan karpet sebagai alas sajadah agar terasa lebih nyaman.

    Itulah beberapa tips yang dilakukan untuk menghias rumah saat Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Sat Set! Ini 5 Cara Cepat Bersihkan Rumah Sebelum Tamu Datang


    Jakarta

    Momen lebaran seperti ini, biasanya saudara-saudara saling berkunjung ke rumah. Sebagai tuan rumah, tentu kita ingin menampilkan rumah dalam keadaan rapi dan bersih.

    Apalagi kalau tiba-tiba mendengar kabar bakal ada tamu yang datang ke rumah. Kamu harus bisa membersihkan rumah dengan cepat.

    Membersihkan rumah tidak selalu menguras waktu dan tenaga, kok. Simak cara cepat dan mudah membersihkan rumah berikut ini.


    Tips Membersihkan Rumah dengan Cepat

    Inilah cara membersihkan rumah dengan cepat sebelum tamu datang, dikutip dari Cleaning Institute.

    1. Bereskan Barang-barang

    Awali kegiatan membersihkan rumah dengan pekerjaan yang mudah terlebih dahulu. Ambil dan bereskan barang-barang dengan fokus pada ruangan secara satu per satu.

    Bersihkan kamar tidur dengan mengangkut seprai dan handuk untuk cucian. Lalu, masukkan piring kotor ke dalam wastafel dan cuci ketika di dapur.

    Jangan lupa untuk mengosongkan tempat sampah dan menggantinya dengan yang baru. Kamu juga bisa mengumpulkan barang-barang lain untuk dibuang.

    2. Bekerja dari Atas ke Bawah

    Sebaiknya kamu membersihkan rumah dari bagian atas ke bawah. Artinya, bersihkan debu di barang barang atau yang ada di atas dulu baru membersihkan lantai.

    Contohnya bersihkan langit-langit rumah atau debu di ventilasi dulu sebelum kamu menyapu seluruh rumah. Selain itu, bersihkan lantai dari satu sudut terjauh ke arah pintu.

    3. Prioritaskan Dapur dan Kamar Mandi

    Biasanya ruang dapur dan kamar mandi membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak untuk dibersihkan. Sebelum mulai membersihkan kamar mandi, kamu bisa tuangkan cairan pembersih keramik atau kerak untuk dibiarkan sambil mengerjakan pekerjaan lainnya.

    Bersihkan kamar mandi dari atas ke bawah, lalu bersihkan juga peralatan mandi. Untuk lantai halus seperti ubin atau lantai kayu yang rentan tergores, sapu terlebih dahulu sebelum mengepel.

    4. Gunakan Disinfektan

    Setelah rumah bersih, kamu bisa mensterilkan beberapa bagian rumah dengan disinfektan dan kain lap. Bersihkan permukaan yang sering disentuh, seperti gagang pintu, sakelar lampu, meja, dan keran.

    5. Lakukan Secara Rutin

    Buatlah jadwal untuk membersihkan rumah agar kotoran tidak menumpuk dan menambah beban kerja kamu. Dengan begitu, kamu bisa lebih cepat setiap kali membersihkan rumah.

    Itulah cara cepat membersihkan rumah sebelum tamu datang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com