Tag: rumah

  • 4 Cara Usir Kelabang dari Rumah Biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Kelabang merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya terkadang meresahkan penghuni rumah, maka dari itu kelabang harus segera diusir.

    Gigitan kelabang tergolong beracun, dan dapat membuat bagian tubuh yang tergigit menjadi kemerahan dan bengkak. Bahkan, gigitan kelabang juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

    Nah, terdapat 4 cara untuk mengusirnya dan mencegahnya kembali lagi ke rumah. Dilansir dari Forbes Home, Sabtu (10/2/2024), berikut ini caranya.


    1. Nyalakan Dehumidifier

    Dengan menghilangkan kelembaban dalam rumah membuat kelabang enggan memasukinya. Sebab, kelabang menyukai tempat-tempat yang lembab dan hangat.

    2. Tutup Segala Celah

    Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kamu dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya. Sebagai informasi, sealant merupakan salah satu zat yang digunakan untuk mencegah masuknya cairan melalui permukaan atau sambungan pada material tertentu.

    3. Semprotkan Cuka Putih pada Kelabang

    Cuka putih sering digunakan di rumah tangga, sehingga tidak toxic atau beracun bagi manusia. Semprotkan cuka tersebut ke kelabang untuk membunuhnya.

    4. Semprotkan Tea Tree Oil atau Peppermint Oil

    Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kelabang. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kelabang.

    Demikian 4 cara mengusir kelabang dari rumah. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Keramik Pecah Masih Bisa Tersambung Lho, Pakai Cara Ini


    Jakarta

    Menggunakan lantai keramik di rumah memang berisiko rawan pecah saat terkena benturan keras atau diberi tekanan yang terlalu besar.

    Penyebab lain lantai keramik dapat rusak adalah proses pemasangan keramik yang tidak benar. Ciri keramik yang tidak terpasang sempurna adalah terdengar kosong saat diketuk menggunakan benda tumpul karena di bawahnya tidak ada pengikat yang erat antara partikel dengan agregat.

    Selain itu, penyebab lainnya adalah suhu yang tinggi. Meski keramik didesain tahan terhadap perubahan suhu, tetapi tidak bisa dipungkiri jika keramik diletakkan di lokasi sumber panas perlahan akan muncul guratan retak dan saat diberi tekanan lebih keramik akan sepenuhnya pecah.


    Keramik yang pecah memiliki ujung-ujung yang tajam karena terbuka. Garis pecahan keramik ini berbahaya untuk pejalan kali yang melintas tanpa alas kaki. Selain itu dari segi estetika juga mengganggu.

    Perbaikan lantai keramik yang pecah tidak melulu harus dibongkar dan diganti dengan yang baru. Semua tergantung dengan besarnya kerusakan dan modal yang dimiliki. Mengganti lantai keramik yang pecah juga tidak membutuhkan proses yang sulit. Beberapa kasus ada yang hanya perlu diberi lem. Mengutip dari Home Decor Bliss berikut beberapa tips memperbaiki keramik yang pecah agar tersambung kembali.

    1. Bersihkan Retakan

      Memasang kembali retakan keramik, kamu perlu melihat jalur retakannya dan potongan yang terpisah. Cara mudah untuk melihat jalur retakannya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu.

      Pertama, gunakan amplas atau pengikis lainnya ke dalam retakan dan kikis bagian yang terlalu tajam. Kedua gunakan pembersih cair atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran yang menempel di keramik.

    2. Oleskan Epoxy pada Retakan

      Cara memperbaiki keramik yang pecah adalah menggunakan epoxy. Tata cara mencampurkan epoxy tertera pada kemasan. Setelah itu siapkan karton atau alat yang khusus untuk meratakan permukaan. Tuang epoxy ke bagian retakan keramik tersebut dan tunggu hingga mengeras.

      Untuk retakan yang lebih tipis, gunakan dengan tusuk gigi. Untuk retakan yang lebih lebar, gunakan alat yang memiliki permukaan yang rata. Hindari penggunaan pisau saat mengaplikasikan epoxy karena akan cepat mengeras.

    3. Kikis Bagian yang Kelebihan

      Apabila saat menuangkan epoxy terlalu banyak dan menyebar ke bagian yang lain, kamu bisa mengikis bagian tersebut agar terlihat lebih rapih. Lakukan dengan cepat sebelum epoxy mengeras. Lalu biarkan epoxy di dalam celah keramik yang pecah mengering.

    4. Cat Retakan yang Telah Ditutup Epoxy

      Langkah terakhir setelah epoxy mengering adalah mengecat bagian atasnya agar terlihat seperti baru. Pilih warna cat yang mirip dengan keramik yang terlihat mengkilap atau berbahan dasar minyak karena tidak mudah pudar saat terkena air. Gunakan kuas tipis untuk mengecatnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang


    Jakarta

    Sering kita lihat saat membangun rumah, tukang bangunan telah menyiapkan wadah besar air berisi keramik. Mereka merendam keramik yang baru saja datang sebelum dipasang di dalam rumah. Sebenarnya apa tujuan keramik direndam di dalam air?

    Merendam keramik di dalam air bertujuan untuk mengecek daya serap air pada permukaan belakang keramik. Perendaman keramik ini juga dapat mempermudah pemasangannya nanti.

    Keramik yang tidak direndam ke dalam air justru akan menyerap kelembapan dari campuran semen. Hal ini menyebabkan keramik tidak melekat dengan baik setelah dipasang sebab terdapat celah antara ubin keramik dengan bagian sambungan semen. Akibatnya lantai keramik akan terlihat cekung dan mudah pecah.


    Menurut Home Digest, ada beberapa jenis keramik yang tidak perlu direndam terlebih dahulu sebelum dipasang seperti alas lantai dari batu. Sementara untuk jenis keramik yang berbahan dasar tanah liat merah dan putih perlu dimasukkan ke dalam air sebelum dipasang.

    Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan keramik menurut situs Mulia Ceramics adalah kaolin (tanah liat) dan air, sehingga perlu direndam di dalam air.

    Cara Merendam Keramik

    Untuk mengetahui daya serap keramik, ternyata ada ketentuan yang harus diperhatikan dalam merendam keramik diantaranya sebagai berikut.

    1. Kedalaman Air

      Menurut Hanse Ceramics Tile, saat merendam lantai keramik, air harus melebihi ketebalan dan ukuran dari keramik tersebut. Sebelum merendam, pastikan keramik sudah bersih dari debu yang menutupi permukaannya agar penyerapannya maksimal saat direndam.

    2. Posisi Keramik

      Saat memasukkan keramik ke dalam air, pastikan glasir (permukaan) keramik menghadap ke atas. Menurut Kepala Program Keahlian Kriya Keramik, SMKN 2 Jepara, Agus Salim yang dikutip dari situs Vokasi Kemendikbud pada Senin (12/2/2024) glasir adalah teknik pewarna pada kerajinan keramik yang terbuat dari campuran kuarsa kapur dan oksida pewarna besi atau tembaga.

      Jika glasir keramik menghadap ke bawah, sudut ubin keramik mudah pecah jika terkena benturan. Penempatan keramik saat diangkat dari air juga menggunakan cara yakni menghadap ke atas. Hal ini untuk menghindari porselen yang membungkus keramik terkelupas.

    3. Jenis Air

      Ketentuan jenis air yang digunakan untuk merendam keramik adalah air jernih yang tidak panas atau hangat. Tidak perlu ditambahkan dengan cairan pembersih apa pun apalagi yang mengandung minyak.

    4. Lama Keramik Direndam

      Umumnya keramik direndam di dalam air selama 20-30 menit tergantung dengan ketebalan dan jumlahnya. Pastikan pula tidak ada gelembung udara yang keluar dari permukaan air.

    Setelah selesai direndam, keramik perlu diangkat dan dipindahkan ke tempat yang kering. Pastikan keramik masih dalam keadaan lembap saat hendak dipasang ke lantai atau dinding.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pastikan Rumah Aman saat Ditinggal ke TPS, Begini Caranya


    Jakarta

    Hari pemungutan suara Pemilu 2024 akan digelar pada Rabu (14/2/2024). Setiap warga Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan terdaftar dapat memberikan hak suaranya akan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dari rumah.

    Waktu pemungutan suara di TPS dibuka dari 07.00-13.00 waktu setempat menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum Pasal 4 ayat 4.

    Pencoblosan sebenarnya tidak sampai 20 menit jika tidak ada antrian, namun jika pada saat kamu datang bilik suara sudah penuh maka waktu tunggunya bisa sampai 1 jam.
    Setiap orang dibebaskan untuk datang bersama siapa saja ke TPS terdekat selama memegang undangan dari KPU dan membawa KTP. Namun, sebelum pergi ke TPS pastikan rumah dalam keadaan untuk ditinggal.


    Kejahatan dan bencana bisa terjadi kapan saja di rumah. Kamu perlu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah saat hendak pergi ke TPS. Memang ada baiknya datang ke TPS secara bergantian agar rumah tetap dalam pengawasan anggota keluarga, tetapi jika tidak memungkinkan kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut agar tenang meninggalkan rumah saat berada di TPS.

    Peralatan Elektronik Dimatikan

    Setiap keluar rumah tanpa seorang pun di dalamnya memang sudah seharusnya memastikan tidak ada alat elektronik yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya korsleting listrik yang berpotensi sebabkan kebakaran.

    Alat elektronik yang bisa dicabut saat keluar rumah adalah kipas angin, pengisian daya ponsel dan laptop, TV, hingga mesin air.

    Siapkan Kunci Cadangan

    Pergi ke TPS untuk mencoblos surat suara tentu tidak akan memakan waktu lama, tetapi setelah mengunci pintu rumah bawa pula kunci cadangan. Persiapan ini dapat membantu kamu di situasi darurat.

    Kunci utama juga sebaiknya dibawa. Hindari meletakkan kunci di bawah keset kaki, pot bunga, dan sebagainya karena pencuri sudah menebak lokasi-lokasi pemilik rumah biasa menyimpan kunci utama rumah.

    Tutup Jendela dan Gorden

    Bukan hanya pintu yang harus dikunci, jendela juga sebaiknya ditutup saat tidak ada orang di rumah. Jangan beri celah untuk orang luar mengintip bagian dalam rumah tanpa izin.

    Maka saat keluar rumah hendak ke TPS pastikan gorden di rumah telah terpasang dan berwarna gelap. Gorden semi transparan masih bisa dengan jelas memperlihatkan isi dalam rumah.

    Kendaraan Disimpan di Tempat yang Aman

    Jika pergi ke TPS tidak membawa kendaraan seperti motor dan mobil, pastikan kendaraan sudah berada di tempat yang aman dan telah terkunci dengan baik. Jika halaman rumah memiliki pagar, pastikan pagar sudah terkunci dan terpasang CCTV. Dengan begitu, motor tidak hilang dibawa pencuri.

    Buat Seolah-Olah Ada Orang di Rumah

    Pemungutan suara di TPS akan diadakan di pagi hingga siang hari, tetapi tindakan kejahatan bisa datang kapan saja. Buat rumah seperti ada orang di dalamnya dengan menyalakan lampu utama di dalam rumah sebelum pergi ke TPS.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Trik Membersihkan Rumah dengan Cepat Meski Waktu Libur Singkat


    Jakarta

    Memiliki waktu libur sehari bertepatan dengan hari pemilihan suara Pemilu 2024 adalah kesempatan bagus untuk membersihkan rumah.

    Meski tidak akan ada tamu yang berkunjung di hari libur nasional ini, tetapi memastikan rumah bersih dan rapih memberikan rasa aman jika besok kembali sibuk di luar rumah.

    Waktu yang singkat bukan alasan untuk menunda pekerjaan rumah karena sekarang ada banyak cara mempermudah membersihkan rumah. Melansir dari Nationwide pada Rabu (14/2/2024) berikut tips membersihkan rumah dengan cepat.


    Kumpulkan Semua Alat Pembersih yang Akan Digunakan

    Sebelum memulai membersihkan rumah cek terlebih dahulu alat pembersih yang akan digunakan. Jika menggunakan robot pembersih pastikan alat tersebut berfungsi. Begitu pula jika menggunakan alat pembersih konvensional, pastikan pengharum lantai atau cairan pembersih kaca tersedia.

    Ajak Anggota Keluarga

    Membersihkan rumah akan terasa ringan jika dilakukan bersama-sama. Apalagi jika memiliki anak yang sudah bisa diandalkan untuk melakukan pekerjaan berat. Bagi tugas per ruangan yang harus dibersihkan masing-masing. Agar suasana bersih-bersih terasa menyenangkan bisa menghidupkan music agar bisa bernyanyi bersama sembari bekerja.

    Kembalikan Benda Pada Tempatnya

    Setelah semua orang mengetahui area yang harus dibersihkan, minta mereka untuk meletakkan benda yang berserakan kembali ke tempatnya. Jika menemukan benda yang sudah tidak digunakan bisa dipisahkan untuk dibuang.

    Benda-benda yang menghalangi lantai sebaiknya dipindahkan agar lantai mudah saat disapu misalnya meja lipat, kipas angin, karpet, kursi, dan benda ringan yang bisa dipindahkan.

    Bersihkan Debu yang Menempel

    Sebelum membersihkan debu di lantai, sebaiknya bersihkan debu-debu di benda atau interior yang keras di rumah. Debu yang berjatuhan setelah dilap bisa sekaligus dikumpulkan saat disapu. Untuk benda yang berbahan kain seperti sofa, karpet, hingga gorden bisa menggunakan penyedot debu agar lebih efektif.

    Cermin dan kaca sebaiknya dibersihkan menggunakan air bersih yang hangat dengan kain lembut dan tidak berbulu.

    Menyapu dan Mengepel Lantai

    Setelah semua benda bersih dari debu, sapu semua lantai dan area yang jarang dijangkau. Kumpulkan debu tersebut di sudut yang sama agar mudah dibuang. Lanjutkan dengan mengepel lantai dari pintu masuk mundur ke dalam rumah. Bilas kain pel setiap 2 meter agar lantai tidak berbau dan meninggalkan debu di lantai lain.

    Bersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi bisa dibersihkan setelah bagian dalam di rumah selesai. Cara ini lebih efektif karena sudah tidak ada air kotor pel yang perlu dibuang. Untuk membersihkan kamar mandi andalkan cairan pengangkat noda dan kotoran untuk mempermudah saat lantai dan permukaan digosok.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisakah Mesin Cuci Dicuci? Begini Tutorial Lengkapnya


    Jakarta

    Bisakah mesin cuci dicuci? Pertanyaan itu bisa saja muncul di benak detikers saat menggunakan mesin cuci.

    Jawabannya, bisa. Justru mesin cuci harus dicuci atau dibersihkan agar pakaian yang dicuci di dalamnya tetap bersih. Namun, perlu diingat yang dimaksud dicuci di sini bukan berarti mesin cuci dibersihkan dengan diguyur air ya detikers, ada caranya tersendiri untuk mencucinya.

    Membersihkan mesin cuci bisa mencegah penumpukan kotoran, jamur, sisa detergen hingga endapan mineral dari air yang digunakan. Sebagai informasi, mesin cuci yang memiliki pintu di bagian atas harus dibersihkan setidaknya 2 kali dalam setahun.


    Apabila kamu tinggal di daerah dengan air sadah, maka kamu harus membersihkannya setiap 3 bulan sekali untuk mencegah adanya endapan mineral. Sementara itu, jika kamu menggunakan mesin cuci dengan pintu depan harus membersihkannya setiap bulan.

    Mesin cuci harus lebih sering dibersihkan apabila pakaian yang dicuci sangat kotor atau kamu tinggal di daerah yang panas dan lembab di mana jamur akan lebih sering menjadi masalah. Selain membersihkan tabung mesin cuci, setiap dispenser atau tempat menaruh sabun juga harus dibersihkan setiap 4-6 minggu sekali agar tetap berfungsi dengan baik.

    Lantas bagaimana cara membersihkan mesin cuci? Dilansir dari The Spruce, Kamis (15/2/2024) berikut ini caranya.

    Bahan yang Dibutuhkan

    1. Untuk mesin cuci pintu atas

    – 1 liter pemutih klorin

    2. Untuk mesin cuci pintu depan

    – 1/2 cangkir pemutih klorin

    – Hidrogen peroksida (opsional)

    3. Untuk dispenser mesin cuci

    – 1 cangkir cuka putih

    Alat-alat yang dibutuhkan

    1. Untuk Mesin Cuci Pintu Atas

    – Air panas

    – Gelas pengukur

    2. Untuk Mesin Cuci Pintu Depan

    – Kain lembut

    – Gelas pengukur

    – Air hangat

    3. Untuk Dispenser Mesin Cuci

    – Gelas pengukur

    – Sikat botol kecil (opsional)

    Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Atas

    Untuk membersihkan mesin cuci pintu atas, pastikan tidak ada cucian maupun detergen di dispenser mesin cuci. Perlu diperhatikan, pastikan tidak menambahkan pemutih dan cuka dalam waktu bersamaan karena bisa menghasilkan gas klorin beracun yang sangat berbahaya. Buka pintu atau jendela atau nyalakan exhaust fan agar memiliki ventilasi yang baik.

    1. Isi Air Panas ke dalam Mesin Cuci

    Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan. Gunakan pengaturan suhu terpanas di mesin cuci kamu.

    2. Tambahkan Klorin Pemutih

    Tambahkan 1 liter klorin pemutih ke dalam air panas tanpa detergen.

    3. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

    Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya. Pastikan pemutih telah hilang seluruhnya sebelum langkah berikutnya.

    4. Isi Lagi dengan Air Panas

    Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan.

    5. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

    Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Depan

    1. Tambahkan Klorin Pemutih ke Dispenser

    Tambahkan 1/2 cangkir pemutih ke wadah detergen pada laci dispenser mesin cuci. Lalu, isi kompartemen dispenser pemutih dengan pemutih klorin hingga tingkat tertinggi.

    2. Jalankan Siklus Normal Mesin Cuci

    Atur mesin cuci untuk menjalankan siklus normal dengan air hangat.

    3. Lap Segel dan Pintu

    Setelah siklus selesai, gunakan kain lembut yang dapat menyerap untuk mengeringkan sekitar bukaan pintu mesin cuci, paking fleksibel, dan kaca pintu. Ini akan membantu memastikan sisa jamur (yang mungkin terbunuh oleh pemutih) dapat dihilangkan.

    Cara Membersihkan Dispenser Mesin Cuci

    Dispenser mesin cuci perlu dibersihkan secara teratur. Terlalu banyak detergen menyebabkan busa meluap sementara terlalu banyak cairan pelembut bisa meninggalkan noda biru atau berminyak pada pakaian dan pemutih justru bisa merusak pakaian berwarna. Berikut ini cara membersihkan dispenser mesin cuci.

    1. Pastikan tidak ada pakaian di dalam mesin cuci

    2. Panaskan 1 cangkir cuka putih di dalam microwave atau panci kecil

    3. Bersihkan dispenser mesin cuci

    Tuang cuka yang sudah dipanaskan ke dalam dispenser dan dimakan beberapa menit. Kamu juga bisa menggunakan 1 cangkir hidrogen peroksida yang tidak dipanaskan alih-alih cuka putih yang dipanaskan.

    4. Jalankan siklus normal pada mesin cuci

    Selanjutnya, jalankan mesin cuci dengan siklus normal. Cuka akan masuk ke dalam air cucian dan akan membantu menghilangkan penumpukan kotoran sebelum dibilas.

    5. Bersihkan dispenser yang bisa dilepas

    Jika kamu punya dispenser yang bisa dilepas, rendam di dalam cuka hangat dan bersihkan dengan air bersih. Lalu taruh kembali di dalam mesin cuci. Jika dispenser tidak bisa dilepas, bersihkan dengan sikat botol.

    Selain dengan cara di atas, kamu juga bisa membersihkan mesin cuci dengan larutan cuka dan air. Dilansir dari Cleanipedia, berikut ini caranya.

    Membersihkan Mesin Cuci dengan Larutan Cuka

    Siapkan Alat dan Bahan Pembersih

    Ada beberapa alat dan bahan yang perlu Kamu siapkan untuk membersihkan mesin cuci secara berkala ini di antaranya seperti cuka, soda kue, kain mikrofiber, dan sikat gigi bekas.

    Isi Tabung dengan Air Panas

    Langkah pertama, kamu dapat membersihkannya dengan mengosongkan bagian tabung lalu isi dengan air panas. Nyalakan mesin cuci seperti proses mencuci biasa, kemudian buang air di dalamnya.

    Beri Larutan Cuka

    Setelah proses pembersihan dengan air panas selesai, kamu bisa gunakan bahan khusus berupa campuran satu liter cuka dengan air.

    Sesuaikan jumlah denda yang bisa masuk ke mesin cuci. Cuka sangat dianjurkan untuk menjadi pembersih mesin cuci karena efektif membersihkan residu sabun dan kotoran di dalam tabung mesin cuci tanpa merusak bagian dalam tabung.

    Biarkan mesin cuci terisi larutan cuka sekitar satu jam, kemudian kamu bisa menyalakan mesin cuci seperti kegiatan mencuci biasa. Jika sudah selesai kamu bisa buang sisa larutan cuka.

    Bersihkan sudut dan sela tabung mesin cuci

    Kamu juga perlu membersihkan tiap sudut dan sela tabung guna pembersihan yang optimal. Kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan area tepian yang sulit dibersihkan.

    Lap Menggunakan Kain Mikrofiber

    Setelah membuang larutan cuka dan menunggu sampai bagian dalam tabung kering, kamu dapat mengelapnya menggunakan kain mikrofiber. Selain bagian dalam tabung, pastikan juga Kamu mengelap bagian permukaan luar mesin cuci agar terlihat tetap kinclong.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci. Semoga bermanfaat!

    (abr/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Mawar Ternyata Bisa Mengundang Semut, Begini Penjelasan dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Perayaan valentine erat kaitannya dengan memberikan kejutan dan hadiah untuk pasangan. Hadiah yang paling sering diberikan kepada pasangan di perayaan valentine adalah cokelat dan bunga mawar.

    Cokelat yang memiliki rasa manis dan harganya terjangkau disukai oleh pasangan, tetapi yang namanya makanan pasti harus langsung dimakan agar tidak basi atau mencair.
    Hadiah valentine yang tahan lama itu justru bunga mawar. Meskipun seiring waktu kuncupnya akan layu dan kecoklatan, tetapi bunga yang kering tetap bisa dipajang di sudut rumah.

    Ternyata menyimpan bunga mawar di dalam rumah bisa berpotensi menarik semut mendekat. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memiliki pasangan yang mungkin takut dengan semut.


    Mengutip dari situs antsauthority.com pada Kamis (15/2/2024), semut diketahui menyukai aroma manis dari mawar dan kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Anggapan bahwa semut berkerubung di kuncup mawar untuk merusaknya itu tidak sepenuhnya benar.

    Semut tidak menyukai rasa dari kuncup mawar. Mereka hanya terpikat pada aroma yang menguar dari mawar seperti halnya lebah. Semut juga biasanya berkumpul di bagian pucuk karena pada bagian inti bunga banyak serangga besar yang akan mengambil nektar.

    Kelopak bunga mawar diketahui mengeluarkan wangi yang harum dan berbau seperti buah-buahan atau cengkeh. Sementara rasa kelopak bervariasi tergantung dengan jenis bunga, bisa pedas, manis, atau asam. Oleh karena itu, semut tidak akan mengkonsumsi kelopak atau pucuk bunga mawar.

    Namun, apabila kamu tidak ada pilihan hadiah lain, untuk mencegah semut berdatangan bisa menaburkan bubuk kopi, bedak bayi, atau kayu manis dan menyemprotkan cuka ke sekeliling bouquet bunga mawar dan tanaman bunga mawar di rumah.

    Hal ini juga berlaku saat menyeduh teh mawar, meski tanpa gula, aromanya dapat menarik semut mendekat. Maka dari itu, ketika kamu menyeduh teh mawar sendiri di rumah cepat-cepat habiskan agar tidak mengundang semut merayap di gelas teh.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Rumah Bebas Semut? Hindari Tanam 4 Tanaman Ini



    Jakarta

    Kehadiran semut terkadang bisa mengganggu apabila hewan kecil tersebut mengerumuni makanan di rumah. Selain membuat makanan tidak bisa disantap lagi, beberapa semut bisa menggigit kulit dan menyebabkan gatal.

    Semut juga bisa mengganggu estetika rumah dan membuat kotor jika pada lubang sarang mereka berserakan serpihan kayu atau tanah.

    Ternyata semut hadir bukan hanya karena mengetahui sumber makanan, tetapi hewan kecil ini melihat celah pada dinding rumah sebagai akses masuk. Biasanya mereka hendak mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.


    Selain itu, keberadaan tanaman hias juga bisa menarik perhatian semut, tetapi tidak semua tanaman bisa masuk dalam kategori ini. Semut datang karena mencium aroma dari tanaman tersebut. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.

    Mengutip dari pondinformer.com pada Kamis (15/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

    Mawar

    Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

    Mawar adalah tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga.

    Maka tidak heran banyak lebah datang untuk mengambil nektar dari bunga mawar. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

    Peony

    bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

    Peony adalah tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Tanaman ini hidup di atas tanah di luar ruangan. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

    Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

    Bunga Matahari

    Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

    Tanaman hias satu ini memiliki warna kuning atau jingga dan mempunyai bunga yang lebar. Nama tanaman hias ini adalah bunga matahari. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

    Aroma bunga matahari biasanya tidak tercium oleh manusia, tetapi saat tanaman ini hendak menghasilkan nektar aromanya dapat tercium oleh semut dan serangga lain agar penyerbukan berhasil.

    Dahlia

    Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

    Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya. Kebanyakan dahlia mekar di musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat

    Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Nih, 5 Barang Rumah Tangga Ini Harus Segera Dibuang


    Jakarta

    Barang-barang yang ada di rumah tidak bisa dipakai selamanya. Sebab, ada beberapa barang rumah tangga yang harus segera dibuang karena masa pemakaiannya sudah selesai.

    Dengan membuang barang-barang yang sudah tidak dipakai tentunya dapat memperluas ruang penyimpanan di rumah. Lantas, barang-barang apa saja yang harus segera dibuang?

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (15/2/2024), berikut ini barang yang harus segera dibuang.


    Spons Cuci Piring

    Spons cuci piring merupakan salah satu barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Spons bersentuhan langsung dengan banyak bakteri, contohnya saat digunakan untuk mencuci piring, membersihkan wastafel, dan mengelap meja dapur. Untuk menghindari penyebaran bakteri di dapur, sebaiknya ganti spons sebulan sekali.

    Kamu bisa membuang spons di tempat daur ulang atau tempat sampah kompos apabila bahan spons bisa didaur ulang. Apabila tidak bisa didaur ulang, kamu bisa membuangnya di tempat sampah.

    Wadah Plastik

    Jika kamu punya wadah plastik sebaiknya segera dibuang setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, plastik bisa terurai seiring berjalannya waktu yang dapat menyebabkan bahan kimia larut ke dalam makanan kamu.

    Periksa tanda-tanda wadah plastik sudah tidak bisa dipakai, misalnya sudah berubah warna, retak atau menimbulkan bau tak sedap. Kamu juga juga harus membuang wadah sekali pakai, misalnya pada yoghurt atau margarin jika produknya sudah habis.

    Sebelum membuangnya ke tempat sampah, kamu bisa melihat tanda wadah plastik tersebut apakah bisa didaur ulang atau tidak. Jika bisa didaur ulang, pisahkan dari sampah biasa.

    Bantal

    Kamu harus segera membuang bantal setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, bagian dalam bantal akan rusak karena digunakan setiap hari. Belum lagi adanya debu, minyak, kotoran dari wajah bisa berpindah permukaan bantal. Debu dan tungau bisa saja menumpuk dan mengganggu penderita asma atau alergi.

    Kamu bisa menyumbangkan bantal yang sudah tidak terpakai (setelah dicuci bersih) ke tempat penampungan tunawisma atau tempat penampungan hewan untuk alas tidur.

    Sikat Gigi

    Sebaiknya kamu segera membuang atau mengganti sikat gigi setelah pemakaian 3 bulan. Sikat gigi digunakan setidaknya 2 kali sehari sehingga bulu sikat bisa saja rusak dan mengurangi efektivitasnya. Selain itu, bakteri dan sisa makanan bisa saja menempel di sikat gigi.

    Produk Pembersih Rumah

    Produk pembersih rumah tangga sebaiknya dibuang atau diganti setiap 2 tahun. Alasannya, seiring berjalannya waktu, produk tersebut akan berkurang efektivitasnya.

    Setelah diganti, pertimbangkan untuk menandai botol pembersih yang baru dengan label tanggal membelinya. Dengan demikian, kamu bisa dengan mudah mengetahui sudah berapa lama menggunakannya.

    Untuk membuang pembersih rumah tangga dengan benar, periksa terlebih dahulu petunjuk produsen pada labelnya. Produk pembersih yang larut dalam air, seperti pembersih serbaguna, detergen, dan penghilang noda, dalam bentuk cair atau bubuk biasanya dapat dibuang ke saluran pembuangan dengan air mengalir. Setelah wadahnya kosong, kamu dapat mendaur ulangnya.

    Itulah 5 barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Genteng Perlu Diganti? Ini 3 Tanda-tandanya


    Jakarta

    Semua fondasi bangunan terutama bagian luar rumah memiliki masa pemakaian, tidak terkecuali pada penggunaan atap.

    Atap adalah fondasi penting pada rumah yang dapat melindungi rumah dari hujan, panas, dan gangguan lainnya. Atap bisa terbuat dari berbagai macam material. Masing-masing bahan memiliki keunggulan, fungsi, dan masa pemakaian yang berbeda-beda. Ketahanan material atap yang digunakan juga tergantung pada faktor alam, kualitas material, hingga lokasi bangunan berdiri.

    Maka dari itu saat memasang atap rumah kamu perlu berkonsultasi dengan ahli agar mendapatkan pilihan terbaik. Sebagai gambaran, menurut situs kin.com, berikut masa pemakaian atap berdasarkan jenisnya.


    1. Atap gulungan aspal (bitumen): 5 hingga 10 tahun.
    2. Atap sirap komposit: 15 tahun.
    3. Atap sirap kayu atau kayu ulin: 25 tahun.
    4. Atap genteng tanah liat: 40 hingga 50 tahun.
    5. Atap batu tulis: 100 tahun.
    6. Atap asbes: 25-40 tahun.
    7. Atap beton: 50 tahun.

    Tidak seperti fondasi rumah lainnya, atap tidak memiliki tanggal ‘kadaluarsa’ yang pasti. Atap bisa bertahan lebih lama apabila memiliki material yang berkualitas dan cara pemasangan yang tepat. Cara paling mudah mengetahui atap rumah masih dalam kondisi baik adalah tidak terlihat rembesan air hujan. Namun, kondisi ini bisa dimaklumi apabila terjadi hujan deras disertai angin.

    Di luar material atap yang digunakan berkualitas, kamu tetap perlu mengecek kondisi atap setidaknya 2 kali setahun. Untuk jenis atap sirap komposit, aspal, dan kayu biasanya pemeriksaannya perlu dibantu oleh ahli setiap tiga tahun sekali, sedangkan atap genteng biasanya diperiksa setiap lima tahun sekali.

    Selain waktu pemakaian yang sudah kadaluarsa, kamu juga bisa mengetahui kapan atap harus diganti. Mengutip dari kin.com pada Jumat (16/2/2024), berikut tanda atap harus segera diganti.

    Air, Cahaya Matahari, dan Hewan Masuk ke Dalam Rumah

    Gangguan dari luar yang dapat merusak bagian dalam rumah seperti air, cahaya matahari berlebihan, dan hewan seperti tikus yang menerobos masuk dari atap melalui celah.

    Cahaya matahari mungkin faktor yang sulit terlihat karena beberapa atap rumah juga ditambahkan plafon sehingga pemilik rumah tidak bisa melihat secara langsung. Sebaliknya, untuk air dan tikus mudah untuk disadari oleh pemilik rumah.

    Atap yang bocor akan menimbulkan genangan di plafon dan jika intensitasnya meningkat akan terbentuk lingkaran hitam pada plafon. Sementara itu, tikus juga menimbulkan suara saat berjalan di atap atau plafon, beberapa dari mereka juga akan merusak plafon untuk dapat turun ke bawah.

    Atap Berlumut dan Berkarat

    Menemukan lumut di atap yang terbuat dari tanah liat seperti genteng adalah hal wajar karena permukaannya pasti lembap terkena hujan ke panas.

    Tanda-tanda kelembapan meningkat pada atap rumah bisa dilihat dari bagian insulasi atau peredam panas pada atap dan kemunculan lumut pada permukaan atap.

    Atap juga ditambahkan penyangga berbahan logam memiliki risiko berkarat. Biasanya penyangga ini berbentuk V terbalik yang dipasang pada lipatan atap. Jika bagian itu berkarat, air dapat menembus atap rumah.

    Sirap yang melengkung

    Susunan atap bergeser atau kendur seperti ambles juga bisa menjadi tanda atap perlu diperbaiki. Pergeseran pada susunan atap ini bisa disebabkan oleh derasnya air hujan yang turun, tertimpa pohon atau buah, hingga gempa bumi.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com