Tag: rumah

  • Jurus Jitu Membersihkan Rumah, Cukup 15 Menit Setiap Hari



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah mungkin pekerjaan yang sulit bagi sebagian orang, terutama kalau sibuk. Meski begitu, sebaiknya penghuni rumah tetap menyempatkan untuk membersihkan rumah.

    Kalau penghuni rumah susah meluangkan waktu, pekerjaan itu bisa dicicil kok. Coba luangkan 15 menit saja setiap hari khusus untuk membersihkan rumah.

    Metode ini bisa dicoba daripada tidak memulai sama sekali, sehingga rumah berantakan begitu saja. Sebagian besar rutinitas 15 menit ini memang belum termasuk serangkaian tugas harian lain seperti mencuci piring, merapikan tempat tidur, dan membersihkan meja dapur. Namun, penghuni bisa menyelesaikan banyak pekerjaan selama 15 menit.


    Lalu, bagaimana cara menerapkan metoda bersihkan rumah 15 menit setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Simple.

    Berdasarkan Ruangan

    Tentukan ruangan mana yang akan dibersihkan setiap hari dalam seminggu. Misalnya, tetapkan ruangan yang berbeda untuk setiap hari, dengan serangkaian aktivitas yang harus dilakukan di setiap ruangan. Contohnya sebagai berikut.

    • Senin: kamar tidur
    • Selasa: kamar mandi
    • Rabu: dapur
    • Kamis: ruang keluarga
    • Jumat: barang yang dibersihkan bulanan (peralatan atau lemari)
    • Sabtu: Pekarangan

    Berdasarkan Aktivitas

    Selain itu, penghuni bisa menentukan tugas harian berdasarkan aktivitas. Penghuni akan fokus pada satu jenis kegiatan setiap hari selama 15 menit. Contohnya berikut ini.

    • Senin: kamar mandi
    • Selasa: bersihkan debu
    • Rabu: menyapu
    • Kamis: mengepel
    • Jumat: sisa pekerjaan yang terlewat
    • Sabtu: ganti seprai tempat tidur

    Berdasarkan Prioritas

    Nggak harus membuat jadwal, penghuni rumah bisa memilih untuk memprioritaskan kekacauan yang terlihat paling buruk hari itu. Misalnya lantai jika melihat debu beterbangan di sudut-sudut, atau toilet jika kamar mandi terlihat agak kotor.

    Buat Rutinitas Tetap

    Cara terbaik untuk memulai kebiasaan adalah menentukan waktu spesifik buat mengerjakannya. Mungkin penghuni rumah lebih suka membersihkan rumah di malam hari setelah pulang kerja. Penghuni juga bisa mengerjakannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas.

    Ajak Semua Penghuni Rumah

    Banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan kalau bekerja sama. Sebaiknya ajak semua penghuni untuk ikut membereskan rumah selama 15 menit setiap hari. Nah, kalau melibatkan orang lain, jangan lupa membagi tugas tertentu untuk masing-masing orang.

    Itulah beberapa cara menjaga kebersihan rumah 15 menit setiap hari. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Bau Telur Busuk dari Shower? Begini Atasinya



    Jakarta

    Air shower terkadang bisa berbau telur busuk karena ada masalah dalam saluran airnya. Meski tidak berbahaya, bau ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni ketika mandi.

    Dilansir dari Bell Bros, bau telur busuk sebenarnya disebabkan oleh bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Hal ini biasa terjadi pada air shower yang menggunakan water heater atau pemanas air. Jika air shower berbau telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalamnya. Simak cara mengatasinya berikut ini.


    Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

    Dikutip dari MN Department of Health, mengatasi air shower bau telur busuk harus dari sumber masalahnya. Penghuni atau ahli bisa melakukan beberapa tes untuk mencari biang keroknya.

    Sebaiknya minta tolong ahli seperti tukang ledeng atau profesional sistem air untuk melakukan perbaikan berikut ini.

    Water Heater

    Jika bau telur busuk hanya saat mengalirkan air panas, kemungkinan bakteri tersebut ada pada water heater. Ada beberapa cara mengatasi masalah ini, salah satunya mencopot atau mengganti anoda magnesium.

    Cara lain adalah menyiram atau membersihkan water heater dengan cairan pemutih klorin. Selain itu, kamu dapat menaikkan suhu water heater hingga 71 derajat celsius. Kedua cara ini dapat membunuh bakteri sulfur penyebab bau busuk.

    Namun, perlu diingat langkah-langkah tersebut sebaiknya dilakukan oleh profesional agar tidak menimbulkan risiko kerusakan atau bahaya.

    Sumur, Sistem Perpipaan, atau Water Softener

    Bau tak sedap yang muncul ketika mengalirkan air dingin berarti ada masalah pada water softener, sistem perpipaan, atau sumber air. Kamu bisa coba mencopot water softener untuk menguji sumber masalahnya.

    Apabila air tidak bau saat water softener dilepas, bisa dipastikan bakteri sulfur berada di water softener. Hubungi petugas yang memasang atau produsen untuk mendapat petunjuk cara disinfeksi water softener.

    Kalau air tetap bau selama beberapa saat ketika tidak terpasang water softer, artinya bakteri sulfur berada pada sistem perpipaan atau sumur. Hubungi ahli untuk melakukan disinfeksi menggunakan cairan klorin.

    Sumber Air

    Selain itu, bau telur busuk tercium terus menerus saat mengalirkan air dingin, artinya bakteri sulur ada pada sumber air. Kamu bisa mengatasinya dengan memasang filter air. Ada beberapa jenis filter air yang bisa kamu pilih sesuai tingkat hidrogen sulfida.

    Filter karbon aktif efektif untuk kadar hidrogen sulfida kurang dari 1 miligram per liter (mg/L).

    Kalau kadar hidrogen sulfida di bawah dan di atas 1 mg/L, kamu bisa coba oxidizing media filtration, aeration, continuous chlorination, ozonation. Jangan lupa konsultasikan kepada ahlinya ya.

    Itulah beberapa cara mengatasi bau telur busuk yang muncul dari air shower.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Pertimbangan Penting Sebelum Bikin Sumur Bor di Rumah



    Jakarta

    Setiap rumah membutuhkan sumber air bersih untuk mendukung aktivitas penghuninya. Air tersebut bisa didapatkan salah satunya dari sumur air.

    Sumur air itu bisa dibuat menggunakan mesin bor, sehingga disebut sumur bor. Sumur bor adalah lubang buatan untuk mengambil air dari akuifer atau lapisan bawah tanah.

    Nah, kalau ada niatan membuat sumur bor, pemilik tanah sebaiknya menelusuri kelebihan dan kekurangannya dulu. Berikut ini pertimbangan sebelum membuat sumur bor.


    Pertimbangan Membuat Sumur Bor

    Inilah pertimbangan untung rugi membuat sumur bor di rumah, dikutip dari A&H Drilling.

    1. Kualitas Air

    Kelebihan

    Kualitas air bisa bervariasi tergantung pada lokasi sumur. Akan tetapi, biasanya air sumur lebih sehat dan enak dibandingkan air dari hasil industri. Hal ini dikarenakan tidak adanya bakteri umum yang ditemukan dalam air industri seperti timbal dan merkuri.

    Kekurangan

    Di sisi lain, air sumur dapat mengandung lebih banyak bahan kimia lain seperti zat besi dan fluorida. Bahan kimia tersebut dapat diatasi dengan memasang alat pemurni air atau sistem penyaringan di sumur.

    2. Biaya

    Kelebihan

    Sumur bor bisa menghemat tagihan air karena tidak bergantung pada perusahaan air. Selain hemat pengeluaran, pemilik juga mempunyai akses air sendiri di rumah.

    Kekurangan

    Pemilik rumah mungkin hemat tagihan air, tetapi biaya pembuatan sumur bor cukup mahal. Biaya ini tentu sangat bergantung pada jenis sistem sumur, kualitas peralatan, dan biaya pemasangan.

    Apalagi pemilik harus mempertimbangkan waktu dan tenaga untuk membuat sumur. Ada proses untuk memetakan air tanah sebelum membuat sumur. Kemudian, membangun dan memelihara sumur juga cukup memakan waktu dan tenaga.

    3. Penggunaan Energi

    Kelebihan

    Sumur bor dapat menghemat energi secara keseluruhan. Pemilik rumah bisa memperoleh dan memproses air dari sumur air sendiri.

    Sementara itu, perusahaan air menyaring air untuk seluruh kota memerlukan mesin yang besar, sehingga menghabiskan banyak energi.

    Kekurangan

    Sumur bor mengandalkan listrik untuk memompa air. Kalau suatu ketika tidak ada listrik, maka air tidak bisa dipompa keluar.

    Oleh karena itu, kamu perlu memastikan ada cadangan air di kala darurat. Sebaiknya, siapkan generator cadangan dan penyimpanan air darurat kalau ingin menggunakan sumur bor.

    Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat sumur bor di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Keliru, Ini 5 Perbedaan HGB dan SHM


    Jakarta

    Ketika membeli properti, baik berupa bangunan atau tanah, penting untuk mengetahui dokumen penting seperti Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM). Namun, beberapa orang masih bingung saat membedakan antara keduanya.

    Perlu diingat, HGB dan SHM memiliki sejumlah perbedaan mulai dari segi hak hingga kewajiban pemegangnya. Penting untuk mengetahui fungsi SHM dan HGB agar properti yang kamu beli atau diinvestasikan bisa terbebas dari hal-hal merugikan, seperti terkena kasus sengketa tanah.

    Lantas, apa perbedaan antara HGB dan SHM? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Pengertian HGB

    Dalam buku Hukum Agraria oleh Liana Endah Susanti, HGB adalah hak untuk memiliki atau mendirikan bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri. Secara umum, hak ini paling lama berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun.

    Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah. HGB di atas tanah hak milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan bisa diperbarui dengan akta pemberian HGB di atas hak milik.

    Fungsi dari HGB adalah untuk mendirikan bangunan di atas tanah negara dan dilarang dialihfungsikan untuk tujuan lain, seperti dijadikan perkebunan atau pertanian.

    Setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan selesai, maka tanah HGB kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara maupun tanah Hak Pengelolaan (HPL).

    HGB juga dapat dialihkan kepada orang lain, tapi hanya berlaku bagi Warga Negara Indonesia (WNI) serta badan hukum yang didirikan menurut hukum dan berada di Indonesia.

    Pengertian SHM

    SHM merupakan dokumen kepemilikan tertinggi atas tanah dan bangunan di Indonesia. Dalam Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960 Pasal 20, SHM adalah hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang bisa dimiliki orang atas tanah.

    Dalam salah satu unggahan video di akun resmi Kementerian ATR/BPN @kementerian.atrbpn, disebutkan jika SHM tidak memiliki jangka waktu. Artinya SHM tetap berlaku selama pemiliknya masih hidup dan dapat diturunkan oleh ahli waris.

    “Sementara SHM merupakan hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh atas tanah. SHM juga tidak memiliki batas waktu,” bunyi keterangan dalam postingan tersebut.

    Sebagai informasi, SHM dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) lewat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah.

    Perbedaan HGB dan SHM

    Setelah mengetahui pengertiannya, mari simak perbedaan antara HGB dan SHM yang dilansir situs Sinar Mas Land:

    1. Jenis Hak

    HGB hanya memberikan hak untuk mendirikan dan memiliki bangunan di atas tanah yang bukan milik sendiri. Tanah di bawah bangunan tersebut tetap menjadi milik negara atau HPL.

    Sedangkan SHM memberikan hak penuh atas tanah dan bangunan di atasnya. Pemegang SHM memiliki hak untuk menguasai dan menggunakan tanah tersebut.

    2. Jangka Waktu

    Mengenai jangka waktu, HGB akan berlaku selama 30 tahun, dapat diperpanjang hingga 20 tahun, dan bisa diperbarui lagi hingga 30 tahun berikutnya. Sedangkan SHM tidak memiliki batas waktu sehingga berlaku seumur hidup.

    3. Status Kepemilikan Tanah

    SHM memiliki status kepemilikan penuh atas tanah yang dimiliki. Sementara status kepemilikan HGB lebih terbatas karena memiliki bangunan di atas tanah negara, Hak Pengelolaan atau Tanah Hak Milik.

    4. Penggunaan Tanah

    HGB umumnya digunakan untuk keperluan pembangunan apartemen, gedung, atau proyek komersial lainnya. Sementara SHM memungkinkan pemiliknya untuk mengelola tanah sesuai keinginan.

    5. Proses Peralihan

    HGB tidak bisa diwariskan langsung dan harus mengikuti prosedur yang berlaku sesuai aturan. Sedangkan SHM dapat diwariskan, dijual, maupun dialihkan kepada orang lain.

    Demikian perbedaan antara HGB dan SHM, dari segi jangka waktu hingga jenis haknya. Semoga bermanfaat!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Plafon Gampang Roboh, Salah Satunya karena Air


    Jakarta

    Plafon merupakan salah satu komponen penting di dalam rumah. Sebab, plafon berfungsi untuk melindungi para penghuni agar tidak kepanasan maupun kehujanan serta terhindar dari paparan debu.

    Apabila tidak dirawat, plafon bisa mengalami kerusakan seiring waktu. Jika tidak segera diperbaiki maka plafon bisa roboh dan menimpa penghuni di dalamnya.

    Plafon roboh tak hanya bikin kamu rugi dari segi finansial, tapi juga membahayakan penghuni rumah karena bisa saja tertimpa reruntuhan. Lantas, apa saja penyebab plafon gampang roboh? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Ini 5 Penyebab Plafon Roboh

    Plafon roboh dapat terjadi bukan tanpa sebab. Dilansir situs Prance Building, Rabu (14/5/2025) berikut sejumlah penyebab plafon rumah gampang roboh:

    1. Tergerus Air

    Penyebab yang pertama karena plafon tergerus air secara terus menerus. Hal ini bisa disebabkan oleh dua hal, yakni karena atap yang bocor atau ada pipa yang bocor.

    Jika atap mengalami kebocoran, air hujan dapat turun melalui celah-celah atap dan langsung mengenai plafon. Alhasil, plafon bisa lembap dan berjamur sehingga merusak struktur dan materialnya.

    Hal yang sama juga terjadi ketika ada pipa bocor. Tetesan air yang terus keluar bisa menyebabkan plafon berjamur dan menghitam. Jika tidak segera ditangani, struktur plafon bisa rusak dan akhirnya roboh.

    2. Material Plafon yang Buruk

    Saat membangun plafon, sebaiknya pilih material yang berkualitas agar kokoh dan tahan lama. Pemilihan material plafon yang kurang bagus dapat memperpendek masa pakai plafon, sehingga harus sering diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

    Adapun sejumlah jenis plafon yang sering dipakai di banyak rumah, mulai dari plafon PVC, lapisan plester, hingga lapisan kayu.

    3. Serangan Hama

    Penyebab selanjutnya karena serangan hama, seperti rayap, tikus, dan semut tukang kayu (carpenter ant) yang dapat memakan material sehingga merusak struktur plafon. Hama-hama tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada balok penyangga serta komponen plafon.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan jasa pembasmi hama profesional untuk mengusir hama-hama di plafon rumah. Nantinya, beberapa sudut rumah juga akan dilapisi cairan khusus agar hama tidak muncul lagi.

    4. Plafon Sudah Usang

    Plafon bisa saja roboh karena usianya sudah usang sehingga harus diganti dengan yang baru. Disarankan untuk mengecek plafon apakah kondisinya masih bagus atau muncul tanda-tanda kerusakan.

    Setelah diganti dengan yang baru, kamu bisa perkuat langit-langi dengan bahan logam modern, seperti balok aluminium atau penyangga baja tahan karat agar lebih awet. Biasanya, plafon dapat bertahan hingga mencapai 30 tahun, tapi tergantung juga dari material plafon yang dipilih.

    5. Beban Berlebih

    Pemasangan perabotan rumah di langit-langit, seperti lampu gantung atau kipas angin juga dapat merusak struktur plafon, terutama jika bebannya terlalu berat. Selain itu, penggunaan struktur penyangga atap yang kurang tepat bisa mempercepat plafon roboh.

    Jika memang ingin memasang furniture di langit-langit, sebaiknya pilih yang ringan agar tidak merusak struktur plafon. Apabila masih ragu, kamu bisa berkonsultasi dengan arsitek rumah.

    Demikian lima penyebab plafon rumah gampang roboh. Semoga bermanfaat!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Cara Basmi dan Cegahnya



    Jakarta

    Sekali-kali penghuni rumah bisa menemukan kaki seribu di dalam rumah. Hewan melata ini tidak berbahaya tetapi sebagian orang mungkin geli dengan kehadirannya.

    Dilansir dari Southern Living, kaki seribu biasanya hidup di bawah tanah serta tempat yang lembap dan gelap. Di sekitar rumah, mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu.

    Lalu, kenapa kaki seribu masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Saat lingkungan panas dan kering, kaki seribu bisa berpindah tempat untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik.

    Jika cuaca di luar menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Mereka suka ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Berikut hal yang bisa dilakukan jika menemukan kaki seribu di rumah.

    1. Buang Kaki Seribu

    Ketika menemukan kaki seribu di rumah, penghuni bisa dengan mudah mengangkat dan membuangnya, misalnya dengan penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di bagian dalam rumah yang kering.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Sebarkan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah. Selain itu, ada bahan alami seperti minyak esensial dan cabai rawit yang dapat ditaburkan atau disemprotkan di sekitar area yang bermasalah.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

    1. Hilangkan Kelembapan

    Periksa fondasi dan ruangan, lalu singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan dan tempat persembunyian. Misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

    2. Hilangkan Genangan Air

    Periksa air yang tidak mengalir dengan baik yang menyebabkan genangan air di sekitar fondasi. Genangan air dapat menarik perhatian kaki seibu.

    Hal ini juga berlaku untuk pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Perbaiki kebocoran dan pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

    3. Tutup Celah di Rumah

    Cari celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Tutup rapat celah-celah di rumah agar kaki seribu tidak masuk rumah. Selain itu, tutup semua retakan pada dinding fondasi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Begini Cara Bersihkan Microwave Pakai Cuka Putih


    Jakarta

    Microwave menjadi alat yang diandalkan buat memanaskan makanan. Setelah digunakan berulang kali, bekas minyak dan makanan bisa menumpuk di dalam microwave.

    Oleh karena itu, sebaiknya penghuni rumah membersihkan microwave secara berkala. Minimal bersihkan microwave sebulan sekali dan mengelap eksterior microwave setiap kali membersihkan dapur.

    Menjaga kebersihan microwave nggak susah kok. Berikut ini cara mudah membersihkan microwave, dikutip dari Real Simple.


    Cara Bersihkan Microwave

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan bekas makanan dan bau pada microwave.

    1. Semprotkan Cairan pada Noda dan Tumpahan

    Semprotkan cairan pembersih ke noda membandel dan tumpahan di dalam microwave. Cairan pembersih bisa dibuat sendiri dengan mencampurkan 1:1 cuka putih dan air.

    2. Siapkan Mangkuk Berisi Cairan Pembersih

    Isi mangkuk dengan dengan dua gelas air dan dua sendok makan cuka putih. Kalau nggak punya cuka putih, penghuni rumah bisa menggantinya dengan perasan lemon segar.

    Tip: Tambahkan sendok kayu kecil ke dalam mangkuk atau masukkan tusuk gigi ke dalam campuran tersebut. Hal ini akan membuat gelembung-gelembung menempel pada kayu saat air memanas, sehingga mencegah air menjadi terlalu panas dan ‘meledak’.

    3. Panaskan Cairan dengan Microwave

    Selanjutnya, masukkan mangkuk berisi cairan itu ke microwave untuk dipanaskan dengan tenaga tinggi selama tiga menit. Lalu, diamkan selama 15 menit tanpa membuka pintu microwave. Cara ini akan membantu menghilangkan noda membandel di dalam microwave.

    4. Keluarkan Mangkuk dan Turntable

    Keluarkan mangkuk berisi cairan tersebut menggunakan sarung tangan, tapi jangan buang cairannya. Keluarkan juga turntable dari dalam microwave, lalu simpan kedua barang itu.

    5. Bersihkan Interior

    Gunakan kain mikrofiber yang sudah dibasahi dengan campuran air cuka putih untuk mengelap interior microwave. Jika masih ada noda membandel, penghuni rumah bisa menggunakan bagian kasar pada spons untuk menggosok noda.

    6. Cuci Turntable

    Cuci turntable di wastafel menggunakan sabun cuci piring, air panas, dan spons. Kemudian, keringkan turntable menggunakan lap dan taruh kembali ke dalam microwave.

    7. Bersihkan Eksterior Microwave

    Untuk bagian luar microwave, semprotkan cairan pembersih serbaguna ke kain, lalu lap permukaannya. Khusus microwave berbahan stainless steel, penghuni rumah bisa mengelap dengan kain yang sudah dibasahi campuran air dan sabun cuci piring.

    Itulah langkah-langkah mudah membersihkan microwave di dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Bersihkan Cermin, Auto Kinclong Tanpa Meninggalkan Bekas



    Jakarta

    Cermin sangat sering ditemukan di dalam rumah, baik untuk bercermin atau sebagai dekorasi. Cermin yang bersih dan jernih tak hanya bagus secara estetika tetapi membuat orang yang bercermin nyaman melihat bayangannya.

    Jika dibiarkan, lama-lama akan ada lapisan debu menumpuk pada cermin. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan cermin secara berkala.

    Pastikan untuk membersihkan cermin dengan metode yang tepat ya. Sebab, kalau sekadar pakai tisu dan air, bisa meninggalkan bekas garis air pada cermin.


    Lalu, bagaimana cara yang tepat membersihkan cermin? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Bersihkan Cermin

    Inilah cara membersihkan cermin agar kinclong maksimal, dikutip dari Real Simple.

    1. Cairan Pembersih

    Sebelum mulai mengelap kaca, penghuni rumah perlu menyiapkan cairan pembersih. Kalau mau pakai cairan pembersih yang biasa dijual di pasaran, pastikan khusus untuk kaca.

    Di samping itu, penghuni rumah bisa membuat cairan pembersih sendiri, lho. Cairan ini tentu lebih murah, aman untuk kesehatan, dan ramah lingkungan.

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Kocok campuran dengan baik.

    2. Bersihkan Bingkai Cermin

    Jika cermin ada bingkai, pastikan untuk membersihkannya duluan. Cermin yang sudah dibersihkan tetap terlihat kotor kalau tidak membersihkan bingkainya.

    Nah, kalau membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan penghuni harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai. PR banget bukan?

    3. Menyemprot Cairan Pembersih

    Semprotkan cairan pembersih ke kain lap. Dengan cara ini, pembersih tidak akan meresap ke balik lapisan cermin yang dapat menimbulkan noda hitam.

    Penghuni bisa saja menyemprotkan cairan langsung ke cermin, tapi pastikan untuk cepat membersihkannya.

    4. Mengelap Kaca

    Gunakan kain mikrofiber untuk mengelap cermin. Jenis kain ini bisa menarik kotoran dan minyak tanpa meninggalkan bekas serat.

    Sebaiknya mengelap dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan mengelap seluruh permukaan cermin hanya dengan satu sapuan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Rayap Bisa Masuk Rumah? Ini Pertanda dan Cara Basminya



    Jakarta

    Rayap merupakan serangga pemakan kayu yang kerap ditemukan di rumah. Serangga penghancur ini dapat merusak bangunan dan perabotan dari kayu.

    Rayap pelan-pelan menggerogoti bahan kayu tanpa disadari pemilik rumah. Tahu-tahu perabotan atau bangunan sudah kopong dan hancur.

    Jika mengetahui ada serangan rayap, segara atasi sebelum benda kayu di rumah hancur. Simak alasan rayap masuk rumah berikut ini.


    Penyebab Rayap Masuk Rumah

    Dilansir dari Today’s Homeowner, rayap tertarik dengan tempat yang cocok buat berlindung, memiliki sumber makanan, dan bisa buat bersarang. Ratu rayap jarang terlihat karena mereka berdiam di sarang untuk bertelur dan membesarkan anaknya.

    Sementara itu, rayap penyerbu alias versi remajanya bertugas mencari lokasi yang cocok bagi koloni untuk menetap. Jika rayap ini berhasil masuk rumah dan menemukan kayu dan kelembapan, mereka akan menetap di sana.

    Rayap tidak muncul secara tiba-tiba, mereka berkembang biak di loteng, talang air, bahkan celah-celah kusen pintu. Rayap tidak dapat merusak fondasi beton, tetapi mereka dapat menyelinap melalui celah yang sempit. Oleh karena itu, mereka masih dapat mengakses kayu dari bawah rumah ke atas.

    Pertanda Ada Rayap di Rumah

    Inilah tanda-tanda ada serangan rayap di rumah.

    1. Serbuk Kayu

    Kalau ada rayap di rumah, penghuni bakal menemukan serbuk kayu atau serbuk gergaji. Lalu, bakal ada kotoran rayap berwarna cokelat kemerahan. Kotoran biasanya tampak seperti tumpukan debu atau butiran kecil, misalnya di ambang jendela atau di pinggir papan.

    2. Sayap Rayap

    Jika menemukan sayap serangga tergeletak di rumah, kemungkinan ada serangan rayap. Sayap yang terbuang saat serangga dewasa merupakan tanda lain adanya serangan rayap.

    3. Cat Mengelupas

    Penghuni juga bisa melihat cat bergelembung atau mengelupas pada benda atau jendela kayu. Ini adalah tanda-tanda yang menunjukkan rayap membuat terowongan di dalam kayu.

    4. Struktur Kayu Kopong

    Penghuni bisa mengujinya kayu dengan menekan cat yang menggelembung. Jika struktur di bawahnya memiliki kayu yang rusak dan mudah terkelupas atau terasa berongga seperti spons, rayap adalah penyebabnya.

    5. Tabung Lumpur

    Kehadiran tabung lumpur adalah pertanda jelas ada serangan rayap. Segera hubungi ahli untuk mengusir serangga ini.

    Cara Basmi Rayap

    Jika rumah diserang rayap, coba basmi dengan cara berikut ini.

    1. Tutup Celah Masuk

    Cegah munculnya rayap di rumah dengan menutup celah masuknya. Pastikan setiap retakan dan celah di rumah didempul. Lalu, singkirkan atau perbaiki kayu yang lembap.

    Jangan biarkan barang-barang seperti tumpukan kayu atau kardus bekas di dekat rumah. Sebab, rayap dapat menggunakannya sebagai titik awal sebelum mereka menyerang rumah.

    2. Jaga Tingkat Kelembapan Rumah

    Jaga drainase yang baik di sekitar rumah untuk mengurangi kelembapan yang menarik rayap. Pertimbangkan untuk memasang stasiun umpan rayap di sekeliling properti dan jadwalkan pemeriksaan profesional tahunan untuk mendeteksi tanda-tanda awal rayap.

    3. Asam Borat

    Sebaiknya meminta profesional untuk membasmi rayap. Namun, penghuni rumah yang ingin melakukannya sendiri bisa memakai asam borat.

    Bahan itu adalah racun dalam bentuk bubuk putih yang dapat dibeli di supermarket atau toko peralatan. Pemilik rumah cukup mengoleskan asam borat ke area yang diketahui ada rayap.

    Asam borat akan meracuni rayap dengan mematikan sistem saraf mereka. Cara ini berhasil pada populasi rayap yang sangat kecil sebagai bentuk pengendalian rayap yang efektif.

    4. Umpan Rayap

    Umpan rayap adalah cara terjangkau dan sangat efektif untuk membasmi serangga pemakan kayu itu. Rayap akan memakan sebagian umpan yang mengandung racun yang bekerja lambat.

    Setelah rayap yang terinfeksi kembali ke koloninya, mereka akan menginfeksi setiap rayap yang mereka temui.

    Itulah informasi seputar serangan rayap di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Ampuh Basmi Ulat Bulu Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Adanya ulat bulu di rumah bisa bikin penghuni bergidik ngeri dan bisa membuat badan gatal-gatal jika menyentuhnya. Maka dari itu, tak ayal banyak penghuni rumah yang ingin membasminya dan mencegahnya masuk ke dalam.

    Selain itu, keberadaannya di taman rumah juga bisa menghabiskan banyak dedaunan. Tentunya penghuni rumah nggak mau dong tamannya jadi rusak?

    Nah, berikut ini cara membasmi ulat bulu masuk rumah dilansir dari The Spruce.


    Pakai Semprotan Cabai

    Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan semprotan cabai untuk membasmi ulat bulu. Caranya, bisa dengan haluskan cabai habanero sebanyak 1/2 cup, dua cup air, enam siung bawang putih, satu sendok makan minyak sayur, dan satu sendok teh sabun cuci piring ke dalam blender.

    Setelah itu, tuang campuran ke dalam toples kaca dan tutup rapat. Letakkan di bawah sinar matahari langsung selama dua hari. Selanjutnya, saring campuran tersebut ke dalam botol semprot dan semprotkan yang banyak pada ulat bulu.

    Semprotan Cuka

    Membasmi ulat bulu dengan campuran cuka dengan air juga bisa lho. Caranya campurkan dua sendok makan cuka dan sekitar 3,7 liter air dan semprotkan ke ulat bulu.

    Semprotan Minyak

    Untuk membuat semprotan minyak, bisa dengan mencampurkan dua sendok makan minyak sayur, satu sendok makan sabun cuci piring, dan dua cup air hangat. Tuangkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu. Ingat, jangan disemprotkan ke tanaman seperti anggrek, labu, atau tanaman dengan daun berbulu.

    Itulah beberapa cara membasmi ulat bulu pakai bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com