Tag: rumah

  • Anak Suka Bermain Air di Dispenser? Begini Tips Pencegahannya


    Jakarta

    Dispenser adalah alat yang biasa digunakan di rumah untuk mengambil air minum dari galon. Dispenser membantu penggunanya mendapatkan air minum tanpa harus mengangkat galon setiap kali hendak minum.

    Biasanya dispenser memiliki 3 tombol untuk menyajikan suhu air yang berbeda yakni ada air mineral biasa, air panas, dan air dingin. Fitur mengubah suhu air ini membuat penyajiannya lebih instan karena tidak perlu memasak atau mendinginkan air dahulu untuk mendapatkannya.

    Namun, jika kamu memiliki anak kecil yang cukup aktif, mereka bisa saja tertarik untuk menekan kerana tau tombol pada dispenser.


    Apalagi beberapa dispenser memang dibuat tidak terlalu tinggi agar mempermudah penggunanya menaikkan galon, posisi ini menguntungkan bagi anak-anak yang ingin menekan tombol dispenser.

    Bahayanya jika anak-anak justru menekan tombol air panas dan posisi tangannya berada di saluran air keluar. Tangan anak yang terkena air panas dapat memerah dan melepuh.

    Untuk menghindari kecelakaan ini, kamu bisa menggunakan beberapa cara mengamankan dispenser agar tidak berbahaya bagi anak-anak seperti yang dikutip dari situs storables.com berikut.

    Kunci Pengaman

    Dispenser yang menggunakan saluran airnya seperti keran yang harus di tarik tutupnya bisa menggunakan semacam kunci pengaman untuk mencegah anak iseng menekanya.

    Kunci pengaman ini menahan keran diputar atau di tarik sehingga tidak ada air yang keluar. Kunci pengaman ini bentuknya tidak seperti kunci logam atau gembok melainkan seperti segel yang menutup pada bagian lubang saluran air atau pada bagian atasnya. Barang ini terbuat dari bahan plastik sehingga tahan lama.

    Menjauhkan Dispenser dari Jangkauan Anak

    Kunci pengaman terkadang menyulitkan orang lain di rumah jika perlu mengambil air minum buru-buru. Jika merasa tidak efesien, orangtua bisa memindahkan dispenser ke tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak seperti tempatnya yang lebih tinggi atau tidak terlihat.

    Sembunyikan Kabel Listrik dari Jangkauan Anak

    Dispenser sama seperti TV mereka membutuhkan listrik untuk dapat digunakan terutama dispenser yang menyajikan air panas dan air dingin.

    Kabel dispenser biasanya tidak terlalu panjang, sehingga stop kontak dan kabel tersebut cukup rendah dan bisa dijangkau oleh anak. Ini bisa berbahaya untuk anak yang masih merangkak atau belajar berjalan sembari berpegangan dengan benda di sekelilingnya.

    Membersihkan Secara Teratur

    Membersihkan dispenser secara teratur sebenarnya bukan hanya untuk kebaikan anak tetapi seluruh penghuni rumah yang mengonsumsi air dari alat tersebut.

    Meski air galon tersebut terbukti bersih tetapi jika alat perantaranya berlumut tentu akan terkontaminasi. Maka dari itu, membersihkan dispenser secara rutin perlu dilakukan.

    Saat membersihkan dispenser pastikan galon diturunkan dan colokan telah dicabut. Setelah itu lepas penyangga galon dan tempat alas gelas. Bersihkan menggunakan sabun colek. Untuk bagian yang sudah berlumut atau kerak bisa menggunakan air hangat sembari disikat dengan sikat kecil atau spons agar tidak merusak permukaan dispenser.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Tips Jitu Dapatkan Rumah Impian yang Efisien


    Jakarta

    Kamu sedang dalam proses menjemput rumah impian? Atau sudah lama mencari tapi belum juga dapat yang pas di hati? Jangan khawatir, dengan strategi yang tepat, kamu dapat menemukan rumah impian dengan lebih cepat dan efisien. Yuk simak 9 tips jitu mempercepat pencarian rumah!

    Memburu rumah merupakan perjalanan yang unik bagi setiap orang. Durasi pencarian pun bervariasi, tergantung pada berbagai faktor. Rata-rata waktu berburu rumah berbeda-beda, tergantung pada:

    Kondisi Ekonomi: Pasar yang sedang naik daun dapat memperpanjang waktu pencarian.
    Anggaran: Semakin tinggi anggaran, semakin banyak pilihan yang tersedia.
    Tren Pasar: Pahami tren untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli.
    Lokasi: Permintaan di lokasi populer dapat meningkatkan waktu pencarian.
    Persyaratan dan Preferensi: Semakin spesifik kriterianya, semakin lama waktu pencariannya.
    Persaingan: Di pasar yang kompetitif, kamu harus semakin cepat bertindak.
    Waktu dalam Setahun: Musim tertentu dapat memengaruhi aktivitas pasar.


    Lantas bagaimana cara cepat mendapatkan rumah impian?

    1. Kenali Target

    Langkah pertama adalah menentukan kriteria rumah impian kamu. Buat daftar kriteria yang jelas, mulai dari lokasi, ukuran, fasilitas, dan keamanan. Apa saja yang kamu inginkan? Semakin spesifik, semakin cepat pencarian rumah kamu.

    2. Gandeng Agen Pembeli Terpercaya

    Carilah agen pembeli yang terpercaya dan memiliki banyak pengetahuan tentang area yang kamu idamkan, dengan begitu agen yang tepat akan membantu kamu untuk menemukan properti yang sesuai dengan kriteria yang kamu mau.

    3. Optimalkan Portal Properti Online

    Portal properti online dapat membantu kamu menjelajahi berbagai pilihan dan memahami nilai properti di area yang kamu minati. Ingatlah untuk selalu teliti dan cek fakta, karena informasi online tidak selalu akurat.

    4. Jelajahi Area Incaran

    Sebelum berburu, pelajari area yang anda inginkan. Hal ini juga akan memudahkan agen pembeli untuk mempersempit pencarian dan menghemat waktu kamu.

    5. Siapkan Pra-Persetujuan KPR

    Dapatkan pra-persetujuan KPR untuk mengetahui anggaranmu dan menunjukkan keseriusan kepada penjual. Konsistensi keuangan juga penting untuk meningkatkan peluang kamu menjemput rumah impian.

    6. Fleksibilitas adalah Kunci

    Sediakan waktu untuk melihat properti, dan bersiaplah untuk bergerak cepat jika kamu menemukan properti yang cocok.

    7. Catat dan Bandingkan

    Buatlah daftar periksa dan catatlah detail setiap properti yang kamu lihat. Ini akan membantumu mengingat dan membandingkan berbagai pilihan.

    8. Realistis dan Terbuka untuk Kompromi

    Memiliki preferensi yang jelas itu baik, tetapi bersiaplah untuk berkompromi dalam beberapa aspek. Pertimbangkan juga keseimbangan antara idealisme dan realisme.

    9. Bertindak Cepat dan Tepat

    Ketika kamu menemukan properti yang kamu impikan, jangan ragu! Persiapkan untuk membuat keputusan yang tepat dan menguntungkan, berdasarkan pengetahuan pasar dan konteks yang relevan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Cegah Kucing Rusak Perabotan di Rumah


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan di rumah berarti kamu harus siap perabotan rumah penuh goresan atau interior berbahan kain rusak akibat cakaran mereka.

    Salah satu hewan yang kerap mencakar benda di sekitarnya adalah kucing. Jika pemilik rumah tidak menyediakan tiang khusus yang bisa mereka cakar, maka sasaran mereka adalah benda di sekelilingnya. Beberapa benda yang kerap menjadi incaran mereka adalah sofa, gorden, karpet, hingga kayu penyangga meja dan kursi.

    Tingkah kucing yang suka mencakar itu sebenarnya adalah sifat alamiah mereka, tetapi melihat sofa dan perabotan lain banyak goresan dan rusak, tentu mengganggu tampilan dalam rumah.


    Mengutip dari washingtonpost.com pada Rabu (21/2/2024), kebiasaan kucing mencakar perabotan ini bisa dihentikan dengan langkah berikut.

    Alihkan Perhatiannya

    Pendekatan pertama agar kucing tidak mencakar perabotan rumah sembarangan adalah dengan sesekali mengalihkan perhatiannya dengan mainan kucing seperti tongkat atau mainan bergerak agar mereka berlarian. Memarahi kucing tidak akan mempengaruhi mereka untuk berhenti mencakar karena itu sifat alamiahnya.

    Sediakan Tiang Cakaran atau Garukan

    Benda ini seperti rumah untuk burung. Berupa tiang tinggi dan memiliki beberapa cabang atau tempat untuk mereka beristirahat di atas. Perbedaannya di seluruh permukaan tiang dilapisi bahan kain yang disukai oleh kucing seperti karpet, karton, atau sisal.

    Jika sudah memiliki tiang garukan letakkan benda tersebut di tempat yang tepat. Dibandingkan meletakkan jauh dari perabotan yang sudah kucing rusak, ternyata lebih baik tiang diletakkan berdekatan dengan perabotan tersebut. Dengan begitu mereka akan melihat tiang garukan sebagai penggantinya. Bisa juga meletakkan tiang di ruang tersendiri untuk kucing.

    Gunakan Penutup Kuku Kucing

    Jika tiang goresan tidak dapat mengalihkan perhatian kucing, bisa menggunakan penutup kuku kucing topi kecil atau biasa disebut soft paws. Bahan ini dapat bertahan sekitar satu bulan hingga enam minggu. Pemasangannya juga biasanya dilakukan oleh dokter hewan.

    Perlu diingat mungkin saja kucing tidak nyaman saat menggunakan penutup kuku ini. Sebelum memberikannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan.

    Melapisi Perabotan

    Memang cara paling aman adalah melindungi perabotan itu sendiri. Bisa dengan melapisi dengan suatu bahan yang tidak mudah rusak atau mengganti perabotan dengan bahan yang lebih awet dari goresan.

    Selimut bisa digunakan untuk melindungi area rawan goresan. Pilihan lainnya adalah dengan membungkus beberapa perabotan dengan menggunakan bahan sisal di bawah kursi atau sofa untuk melindunginya.

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Dispenser Galon Atas atau Bawah Mana yang Lebih Baik? Ini Bedanya


    Jakarta

    Dispenser adalah alat yang mempermudah penggunanya untuk mengambil air tanpa perlu mengangkat galon setiap hendak minum. Dispenser juga penggunaannya sangat efisien dan beberapa diantaranya menyediakan fitur penyediaan air panas dan dingin.

    Tidak heran jika dispenser tersedia hampir di setiap rumah, selain karena fungsinya yang efisien, juga dispenser memiliki 2 tempat meletakkan galon yakni di atas dan di bawah.

    Keduanya sama-sama bisa mengeluarkan air dengan mudah. Adanya dua cara meletakkan galon di dispenser ini sebagai pilihan bagi pengguna yang tidak bisa mengangkat galon air yang berat seperti lansia, ibu hamil, atau orang yang cedera. Pemasangan galon biasanya bisa meminta bantuan dari petugas yang mengantarkan ke rumah, tetapi tidak semua penjual galon memiliki layanan ini.


    Sebelum memutuskan untuk menggunakan dispenser galon di atas atau di bawah ketahui kelebihan dan kekurangannya menurut situs cookindocs.com yang dikutip pada Rabu (21/2/2024) sebagai berikut.

    Kelebihan Dispenser Galon Atas

    1. Meletakkan galon atas cukup dengan mengganti dengan tutup berlubang dan badan galon dipasang secara terbalik.
    2. Harga dispenser dengan letak galon di atas lebih murah dan terjangkau.
    3. Lebih mudah mengetahui kapan air perlu diisi ulang.

    Kekurangan Dispenser Galon Atas

    1. Dispenser galon atas membutuhkan waktu lama untuk membuat air panas karena bagian atas yang terbuka membuat sirkulasi pemanasan dan pendinginannya lebih lama.
    2. Mengangkat galon yang tengahnya berlubang pasti membuat air berceceran di lantai jika galon terkena guncangan. Selain itu, mengangkat galon berat bisa membuat membuat punggung sakit.
    3. Dispenser galon atas perlu dibersihkan secara rutin karena debu biasa menumpuk di sekitar lubang. Sebaiknya setiap mengganti galon air, dispenser juga dibersihkan.

    Kelebihan Dispenser Galon Bawah

    1. Desain galon ini memasukkan galon dari bawah dan tidak perlu diangkat. Dispenser ini menyediakan ruang kosong di bagian bawah dan ada selang yang berfungsi untuk memompa air naik ke atas.
    2. Galon dan air terjamin kebersihannya karena tempat galon tertutup.
    3. Proses pemanasan dan pendinginan air jauh lebih cepat karena galon berada di tempat yang tertutup.

    Kekurangan Dispenser Galon Bawah

    1. Dispenser galon bawah memiliki teknologi tambahan untuk membantu air naik ke atas. Selain itu pemasangannya yang jauh lebih aman membuat peminatnya meningkat sehingga harga galon ini jauh lebih mahal.

    2. Ketersediaan air harus sering di cek karena tidak terlihat dari luar.

    3. Lebih sulit dibersihkan karena biasanya bagian-bagian tertentu tidak bisa dibersihkan karena berat dan memang tidak bisa dilepas.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Nih, 5 Aroma Ini Bisa Usir Semut dari Rumah


    Jakarta

    Keberadaan semut merupakan hal biasa yang kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mereka bisa hidup di mana saja, misalnya di dalam rumah.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk berkeliling, maka dari itu aroma yang tidak mereka suka bisa dimanfaatkan untuk mengusir semut secara alami. Walaupun kecil, semut juga bisa merusak seperti rayap. Maka dari itu, pastikan rumah kamu bebas dari semut.

    Untuk mencegah semut datang, kamu bisa lakukan hal seperti selalu mengosongkan tempat sampah, kalau ada makanan yang tumpah segera dibersihkan, simpan kue dan gula dalam wadah kedap udara


    Jika sudah melakukan semua hal di atas, namun semut masih terus kembali, kamu bisa mengusirnya menggunakan aroma yang tidak disukainya. Berikut beberapa rekomendasi aroma yang tidak disukai semut hanya dengan menggunakan bahan bahan dapur saja.

    Lada Hitam

    Aroma pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma cuka yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    Bubuk Soda Kue

    Campurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    Bubuk Kopi

    Dilansir dari Pest Pointers, kamu bisa menaburkan bubuk kopi di tempat yang biasa kamu temui, misalnya di taman atau bagian luar rumah. Sebab, semut tidak menyukai bau kopi.

    Tak hanya mengusir semut, bubuk kopi juga bagus untuk tanaman karena mengandung berbagai mineral yang diperlukan, seperti potasium, fosfor, dan magnesium.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai semut. Untuk memastikan semut tidak kembali, disarankan cari sarangnya dan dibasmi, selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Atur Pencahayaan Lampu untuk Tiap Ruangan di Rumah


    Jakarta

    Pencahayaan di dalam rumah ternyata dapat menciptakan kesan dan tampilan tertentu tergantung penempatan lampunya. Tak sekadar menerangi ruangan, lampu dapat diatur sedemikian rupa untuk mendukung aktivitas penghuni rumah.

    Apalagi setiap ruangan memiliki fungsi yang berbeda, sehingga kebutuhan cahaya pun perlu disesuaikan. Supaya rumah terasa lebih nyaman dihuni dan beraktivitas, ada baiknya merencanakan pencahayaan ruangan dengan strategis.

    Dikutip dari laman HGTV, Jumat (23/2/2024) berikut cara menempatkan lampu yang sesuai untuk setiap ruangan di dalam rumah.


    – Ruang Keluarga

    Ruang berkumpul bersama keluarga biasa digunakan untuk menghabiskan waktu bersama seperti berbincang, nonton TV, baca buku, hingga bermain. Daripada lampu downlight, kamu bisa coba lampu yang memantulkan cahaya ambient untuk menghindari bayangan.

    Cara lain untuk menciptakan penerangan ambient adalah memancarkan cahaya ke arah dinding ruangan dengan valance, recessed, atau track lighting. Sementara task lighting yang mendukung aktivitas di ruang keluarga bisa menggunakan lampu meja atau lampu LED berdiri.

    Kamu juga bisa menambahkan aksen cahaya untuk menonjolkan elemen arsitektur seperti lukisan, rak buku, hingga tanaman.

    – Dapur

    Kegiatan di dapur biasanya berfokus pada persiapan masakan dan pencucian, sehingga pencahayaan perlu diperhatikan di ruangan ini. Salah satu alasan wastafel umumnya ditempatkan dekat jendela antara lain untuk mendapatkan pencahayaan alami.

    Selain memasang lampu utama di tengah plafon, menempatkan pencahayaan di bawah kabinet juga bagus untuk menerangi permukaan countertop. Lalu, kamu dapat menggunakan cove lighting sepanjang dua sisi tembok yang berhadapan untuk menciptakan ambient jika ingin menghindari lampu downlight atau gantung.

    – Kamar Mandi

    Jika berfokus pada beragam aktivitas yang menghadap cermin di kamar mandi, tentu perlu ada dukungan cahaya lampu yang tepat. Coba pasang lampu di kedua sisi cermin untuk memberi penerangan yang bagus.

    Cara tersebut bisa mencegah adanya bayangan jika hanya mengandalkan lampu plafon. Sebab, bayangan bisa mengganggu pandangan mata, terutama ketika sedang bercermin.

    – Ruang Makan

    Fokus utama di ruang makan tentunya meja makannya, sehingga sebaiknya memasang lampu gantung atau plafon tepat di atasnya. Lampu yang agak redup bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer tenang saat makan.

    Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan cove lighting di dua sisi ruangan yang berhadapan ataupun dua lampu dinding di samping furnitur yang menempel dinding.

    – Kamar Tidur

    Untuk kamar tidur, tentunya dibutuhkan penerangan yang mendukung saat akan istirahat. Kamu dapat memasang lampu di kedua sisi kasur dengan lampu berdiri, lampu meja, ataupun lampu tembok.

    Penempatan lampu tersebut juga cocok saat akan membaca buku sebelum tidur. Selain itu, jangan lupa untuk memasang penerangan sekitar lemari pakaian dengan lampu meja atau tembok.

    – Ruang Kerja

    Ketika akan menentukan letak lampu di ruang kerja, pastikan tempat yang menjadi fokus kegiatan seperti membaca, menggunakan komputer, ataupun menelepon mendapat penerangan yang cukup.

    Termasuk lampu meja kerja, hindari terbentuknya bayangan yang menghalangi pekerjaanmu. Sementara untuk keseluruhan ruangan, kamu bisa menggunakan cove lighting ataupun lampu dinding yang memancarkan cahaya ke arah langit-langit.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah Praktis Mengubah Rumah Menjadi Tempat yang Ramah Lingkungan!


    Jakarta

    Di era modern ini, isu keberlanjutan dan ramah lingkungan menjadi semakin penting dan banyak dibicarakan. Hal ini juga telah mempengaruhi dunia desain, dimana desain yang mengusung tema keberlanjutan menjadi tren yang cukup populer dan banyak digemari. Namun, kini ada sebuah konsep baru yang lebih inovatif dan berwawasan lingkungan, yaitu desain sirkular.

    Desain sirkular berfokus pada pembuatan barang-barang yang memiliki daya tahan tinggi, dapat digunakan kembali, mudah dibongkar pasang, diperbaiki, dan didaur ulang. Hal ini berbeda dengan model tradisional di mana produk dirancang untuk sekali pakai dan kemudian dibuang. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memperpanjang siklus hidup barang-barang konsumen.

    Dengan fokus pada penggunaan yang efisien dan berkelanjutan terhadap sumber daya, desain sirkular dapat menjadi solusi kamu untuk membuat rumah yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Inilah beberapa tips praktis yang bisa kamu lakukan di rumah kamu!


    Pilih Furnitur yang Tahan Lama

    Memilih furnitur yang bisa dipakai untuk jangka waktu lama adalah salah satu hal yang paling penting dalam penerapan konsep ini. Berinvestasi dalam furnitur yang tahan lama bisa membantu mengurangi limbah dan memperpanjang masa pakai barang.

    Caranya adalah dengan menghindari furnitur yang mudah rusak atau sulit diperbaiki, dan mencari furnitur yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti kayu solid, logam, atau rotan. Furnitur yang terbuat dari bahan-bahan ini cenderung memiliki daya tahan yang baik terhadap penggunaan sehari-hari dan umumnya lebih mudah untuk diperbaiki jika mengalami kerusakan.

    Meskipun harga furnitur dengan bahan ini mungkin lebih tinggi di awal, investasi ini akan dapat menghemat biaya dalam jangka panjang karena kamu tidak perlu sering-sering mengganti furnitur yang rusak.

    Perbaiki dan Perbarui Barang-Barang

    Ketika barang yang ada di rumah kamu mulai mengalami kerusakan, memperbaikinya menjadi pilihan yang bijaksana daripada langsung membuangnya. Dalam memperbaiki barang yang rusak, pastikan untuk selalu menggunakan suku cadang yang asli atau yang kompatibel dengan barang tersebut agar barang bisa kembali berfungsi dengan optimal.

    Selain itu, kamu juga bisa melakukan upgrade pada barang elektronik untuk memperpanjang umur pakai barang, sehingga kamu tidak perlu segera mengganti dengan yang baru. Tindakan ini bukan hanya akan menghemat uang kamu dalam jangka panjang, tapi juga membantu mengurangi tekanan pada lingkungan dan menghemat sumber daya alam.

    Gunakan Material yang Ramah Lingkungan

    Selanjutnya, memilih material dekorasi rumah yang ramah lingkungan juga hal yang penting dalam penerapan konsep desain sirkular. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan cat dengan kandungan VOC (Volatile Organic Compound) rendah untuk mengecat rumah. Hal ini berfungsi untuk mengurangi paparan terhadap zat kimia berbahaya yang dapat mengganggu kualitas udara di dalam rumah.

    Selain itu, tanaman juga bisa menjadi dekorasi yang fungsional dengan memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan dan kenyamanan di rumah. Dengan memilih material dekorasi yang ramah lingkungan lewat tanaman, kamu dapat menciptakan rumah yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga mendukung keberlangsungan lingkungan dan kesehatan anggota keluarga.

    Peduli Terhadap Energi

    Menerapkan kebiasaan menggunakan lampu LED yang hemat energi, mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, serta mempertimbangkan penggunaan peralatan elektronik yang hemat daya adalah langkah-langkah sederhana tapi memiliki dampak besar terhadap pengurangan konsumsi energi dan perlindungan lingkungan. Lampu LED menggunakan energi lebih efisien daripada lampu pijar tradisional, yang memungkinkan untuk mengurangi konsumsi listrik dan biaya tagihan listrik bulanan.

    Mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan membantu mengurangi pemborosan energi yang tidak perlu, serta mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi energi listrik. Selain itu, mempertimbangkan untuk menggunakan peralatan elektronik yang dirancang dengan fitur hemat energi akan membantu mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

    Nah, itu dia beberapa tips praktis yang bisa kamu praktekkan di rumah. Dengan menerapkan tips di atas kita bisa lebih berkontribusi pada pembentukan rumah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk membantu menjaga lingkungan kita untuk generasi mendatang. Semoga membantu!

    (aqi/zul)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Masalah Rumah yang Nggak Boleh Diabaikan


    Jakarta

    Rumah, bagi sebagian orang, adalah investasi terbesar dalam hidup. Banyak orang bermimpi memiliki rumah yang nyaman, aman, dan menjadi tempat berlindung yang sempurna. Namun seiring berjalannya waktu, berbagai masalah bisa muncul dan mengancam kenyamanan, bahkan keamanan penghuninya.

    Masalah-masalah ini, meski terlihat kecil, jika diabaikan bisa berdampak fatal bagi penghuni maupun bagi bangunan rumah itu sendiri. Jangan sampai menganggap remeh masalah. Sebab, bisa berujung pada kerusakan yang lebih parah, biaya perbaikan yang membengkak, bahkan membahayakan kesehatan dan keselamatan keluarga.

    Dilansir dari HGTV, Jumat (23/2/2024), berikut ini masalah-masalah yang tidak boleh diabaikan di rumah. Yuk, kenali dan segera tangani masalah-masalah berikut sebelum terlambat!


    1. Serangan Hewan Pengganggu

    Ketika kamu menemukan tanda-tanda hewan pengganggu seperti semut di meja atau kotoran tikus di sekitar rumah, itu bisa menjadi pertanda adanya celah atau di rumah kamu yang perlu segera ditutup. Hewan-hewan ini biasanya muncul di rumah karena mereka mencari tempat perlindungan atau sumber makanan.

    Hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan penghuni dan juga kebersihan rumah. Oleh karena itu, masalah ini tidak boleh disepelekan dan harus segera diatasi.

    Langkah pertama dalam mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap rumah kamu, termasuk ventilasi, saluran, pintu, dan jendela, untuk menemukan sumber masalah. Setelah kamu berhasil mengidentifikasi titik masuk potensial, penting untuk segera memperbaiki celah atau kerusakan tersebut agar hewan tidak dapat masuk kembali. Gunakan bahan yang tepat dan kokoh untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding atau ventilasi.

    Selanjutnya, jika kamu menemukan tanda-tanda kotoran tikus atau burung di dalam rumah, segera hubungi pengendali hama profesional. Mereka akan membantu menemukan sumber masalah, memberikan saran tentang cara mengatasi masalah dengan aman, dan memberikan perlakuan yang tepat untuk menghilangkan hewan pengganggu tersebut.

    Setelah masalah teratasi, penting untuk melakukan tindakan pencegahan agar masalah tidak terulang di masa depan. Ini bisa termasuk menjaga kebersihan rumah, menyimpan makanan dengan aman, dan secara rutin memeriksa rumah untuk memastikan tidak ada celah baru yang muncul.

    2. Jamur

    Jika kamu melihat ada bercak-bercak yang berbau di dinding dan langit-langit rumah kamu, kemungkinan besar itu adalah jamur. Kehadiran jamur di dalam rumah adalah hal yang tidak boleh diabaikan karena hal tersebut mengindikasikan adanya kelembaban berlebih atau masalah yang perlu mendapat perhatian.

    Jamur umumnya muncul di daerah yang lembab dan gelap seperti dapur dan kamar mandi. Namun, jika kamu menemukannya di tempat yang tidak biasa seperti di dinding ruang tamu, itu bisa menjadi petunjuk bahwa lingkungan rumah kamu tidak sehat. Kondisi ini bisa berupa kelembaban yang berlebihan atau bahkan kebocoran yang tidak terdeteksi di dalam dinding.

    Seiring berjalannya waktu, jamur bisa merusak struktur rumah dan juga menjadi risiko kesehatan bagi penghuni rumah. Solusinya adalah dengan mengidentifikasi dan menangani sumber kelembaban atau kebocoran yang menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Ini mungkin melibatkan perbaikan struktural, pengeringan udara, ventilasi yang lebih baik, atau penggunaan dehumidifier untuk mengontrol kelembaban di dalam rumah. Akan tetapi, jika masalah jamur di rumah kamu sudah sangat parah, kamu perlu menghubungi profesional untuk menangani jamur dan memastikan bahwa masalah tersebut ditangani secara menyeluruh.

    3. Genangan Air di Halaman

    Setelah hujan deras, biasanya sering dijumpai genangan air dimana-mana, termasuk juga di halaman rumah. Genangan air di halaman rumah menandakan adanya masalah drainase yang tidak efektif, yang dapat disebabkan oleh tanah yang berat atau perataan tanah yang tidak tepat. Hal ini dapat menyebabkan genangan air yang berlangsung berhari-hari setelah hujan dan bahkan berdampak pada fondasi rumah karena akan meningkatkan kelembaban di ruang bawah tanah.

    Jika halaman rumah kamu mengalami hal ini, kamu harus segera mengatasi masalah ini. Untuk mengatasi masalah ini, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah memperbaiki sistem drainase, mungkin dengan menambahkan saluran pembuangan atau memperbaiki tanah untuk meningkatkan drainase. Pastikan juga air hujan dialirkan menjauh dari fondasi rumah dan perhatikan kondisi fondasi secara teratur. Namun jika masalah masih terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan profesional untuk solusi yang sesuai dengan kondisi rumah.

    4. Saluran Air Bau

    Bau tidak sedap dari saluran pembuangan tentu akan menjadi sangat mengganggu apabila tidak segera diatasi. Bau ini bisa menjadi tanda penyumbatan atau masalah lain di sistem saluran kamu yang perlu segera ditangani sebelum menjadi lebih serius.

    Cara mengatasinya adalah segera identifikasi penyebab bau tersebut dan lakukan pembersihan menyeluruh pada saluran untuk menghilangkan penumpukan limbah yang mungkin menjadi sumber bau. Jika ada suara gemericik air, mungkin itu disebabkan oleh penyumbatan saluran. Kamu bisa dengan mudah menyingkirkan penyumbatnya dengan penyedot.

    Jika wastafel berbau padahal kamu jarang menggunakannya, maka yang mungkin terjadi adalah air di pipa U di bawahnya telah mengering, sehingga memungkinkan gas metana masuk ke dalam ruangan. Cobalah menuangkan satu liter air ke dalam saluran pembuangan dan mengangin-anginkan ruangan selama beberapa jam.

    Jika baunya sudah hilang, tuangkan satu sendok teh minyak sayur ke dalam saluran pembuangan, yang akan mencegah air menguap dan menyelesaikan masalah. Namun jika bau atau suara tetap ada, segera panggil tukang ledeng untuk memeriksa pipa pembuangan kamu. Mungkin saja pipa tersebut tersumbat oleh puing-puing atau hewan yang bersarang.

    Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin pada sistem saluran pembuangan kamu dan lakukan tindakan pencegahan seperti tidak membuang sisa makanan besar ke dalam saluran. Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengatasi masalah bau tidak sedap dan menjaga sistem saluran pembuangan agar tetap berfungsi dengan baik.

    5. Pengembunan pada Pipa Basement

    Masalah kelembaban dan pengembunan di ruang bawah tanah rumah kamu dapat menjadi sumber masalah serius yang tidak bisa diabaikan, terutama karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya. Ruang bawah tanah cenderung menjadi area yang paling dingin di rumah karena efek isolasi dari tanah. Udara hangat dari dalam rumah masuk ke ruang bawah tanah dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin, menyebabkan kondensasi dan tetesan air terbentuk pada pipa dan permukaan lainnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, pertama-tama kamu bisa pastikan semua ventilasi yang menuju ke luar tertutup rapat untuk mencegah udara luar yang masuk ke ruang bawah tanah. Selanjutnya, tambahkan lapisan insulasi pipa busa pada pipa yang terjangkau di ruang bawah tanah. Insulasi ini membantu mencegah pengembunan di permukaan pipa dengan menjaga suhu pipa agar tetap stabil dan mengurangi perbedaan suhu antara udara di dalam dan di luar pipa.

    Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengurangi risiko kelembaban berlebih dan kondensasi di ruang bawah tanah, serta mengurangi kemungkinan pertumbuhan jamur dan kerusakan lainnya yang bisa terjadi akibat kondisi ini.

    6. Keran yang Menetes

    Keran bocor adalah masalah yang sering kali ditemukan di hampir setiap rumah yang bisa menyebabkan pemborosan air dan melonjaknya tagihan air di rumah. Bahkan, bahaya utama keran yang bocor adalah pemborosan air yang tidak terlihat dan meningkatnya penggunaan air yang tidak perlu. Bukan hanya itu, bocornya keran juga bisa menjadi indikator masalah yang lebih besar dalam sistem pipa.

    Solusi untuk mengatasi keran yang bocor adalah dengan memperbaikinya segera setelah kamu menyadarinya. Langkah pertama adalah menemukan sumber kebocoran dan mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki. Ini mungkin melibatkan penggantian seal, cartridge, atau bagian lain dari keran yang rusak atau aus.i

    Jika kamu tidak bisa memperbaikinya sendiri, sebaiknya untuk memanggil tukang ledeng profesional. Mereka dapat mengevaluasi keran kamu, menemukan sumber masalah, dan melakukan perbaikan dengan cepat dan efisien.

    7. Cat Mengelupas

    Beberapa tahun setelah rumah dicat, biasanya masalah yang sering muncul adalah cat yang mengelupas. Namun, jangan anggap masalah ini sepele karena cat yang mengelupas bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih dalam dalam struktur dinding atau lapisan cat. Penyebabnya dapat bervariasi, termasuk kondisi dinding yang tidak tepat, kelembaban berlebih, atau aplikasi cat yang kurang baik.

    Untuk menyelesaikan masalah ini, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi dinding, mencari tahu apakah ada kelembaban yang berlebih atau kerusakan struktural yang mendasari. Setelah itu, membersihkan dan menyiapkan permukaan dinding secara hati-hati sebelum melakukan pengecatan ulang.

    Jika diperlukan, perbaiki juga masalah struktural yang mungkin ada sebelum melakukan pengecatan ulang. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu kamu mengatasi cat yang mengelupas, tapi juga mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut pada dinding rumah, serta memastikan penampilan yang lebih baik dan tahan lama untuk lapisan cat yang baru.

    Itulah 7 permasalahan di rumah yang tidak boleh dianggap sepele. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bikin Interior Rumah Tampak Lebih Mewah dengan Budget Terbatas


    Jakarta

    Desain interior rumah mewah tentu sangat indah dan menawan. Hal itu tak terlepas dari penggunaan material premium hingga jasa desainer profesional yang menelan biaya yang fantastis.

    Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar rumah tampak mewah tanpa perlu menghabiskan terlalu banyak uang. Kamu dapat memulai merancang rumah dengan menerapkan trik desain yang low budget saat membangun ataupun renovasi rumah.

    Melansir dari Better Homes & Gardens, Sabtu (24/2/2024), berikut cara membuat interior rumah terlihat mewah dengan biaya yang lebih terjangkau.


    1. Mengecat Trim

    Cara sederhana untuk membuat rumah tampak mewah adalah mengecat trim dengan warna baru, terutama jika sudah usang. Pengecatan ini akan menonjolkan dan memberi definisi pada fitur rumah seperti dinding, jendela, tanggal, dan pintu. Kamu bisa memilih warna cat yang kontras pada trim.

    2. Buat Ilusi Plafon Tinggi

    Plafon yang tinggi merupakan fitur yang sering ditemukan dalam rumah mewah. Coba buat ilusi plafon tinggi dengan memasang batang gorden lebih dekat ke plafon dan menggunakan gorden yang panjang hampir menyentuh lantai.

    3. Gunakan Palet Warna Netral

    Palet warna netral sering kali digunakan pada rumah mewah, sehingga memberikan kesan kalem dan klasik. Kamu bisa memilih warna netral sebagai warna dasar ruangan seperti pada lantai, perlengkapan, dan pelapis. Lalu, gunakan warna dan tekstur yang lebih berani sebagai aksen pada ruangan.

    4. Hiasi Plafon

    Agar rumah tampak mewah, coba ganti lampu gantung lamamu dengan yang baru untuk memberi sentuhan baru pada ruangan. Lalu, beri detail sekitar lampu dan plafon dengan hiasan gypsum.

    5. Tambahkan Dimensi dengan Molding

    Cara sederhana untuk menghias tembok polos adalah menambahkan molding berbentuk panel dengan garis tipis. Metode ini biasa disebut juga ‘picture-framing’ yang dapat menarik pandangan mata pada area tertentu suatu ruangan.

    6. Berkreasi dengan Ubin

    Menggunakan ubin yang tepat pada area tertentu dapat memberi kesan indah dan timeless dengan budget minim. Kamu bisa coba gunakan ubin subway sebagai opsi yang terjangkau untuk backsplash dapur dan tembok kamar mandi.

    7. Buat Ilusi Furnitur Built In

    Ciptakan ilusi furnitur built in menggunakan rak yang menjulang tinggi hingga menyentuh plafon. Tak perlu mendesain furnitur khusus, kamu bisa tumpuk beberapa rak buku dan menempelkannya ke tembok. Sebagai tambahan, bisa juga memberi trim sepanjang bagian atas rak.

    Itulah 7 cara membuat interior rumah tampak mewah tanpa biaya yang mahal. Selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bubuk Kayu di Rumah


    Jakarta

    Kamu pernah mendengar suara gemerincing dari dalam furnitur kayu di rumah? Atau pernah menemukan bubuk kayu halus di sekitar permukaan lemari? Kemungkinan besar Itu adalah pertanda kehadiran kumbang bubuk kayu, serangga perusak yang mengincar perabotan kesayangan kamu. Serangga ini tidak hanya merusak keindahan furnitur, tapi juga bisa melemahkan struktur kayu, menimbulkan masalah kesehatan, dan bahkan menurunkan nilai properti kamu, lho.

    Masyarakat mungkin lebih akrab dengan rayap kayu sebagai serangga yang paling banyak menyerang perabotan kayu, tapi jangan salah kumbang bubuk kayu atau teter juga merupakan serangga perusak kayu nomor dua sesudah rayap! Teter bisa merusak dan menggerogoti perabotan kamu sampai keropos dan rusak. Oleh karena itu, penting untuk mencegah dan tau cara menghilangkan bubuk kayu akibat serangan teter ini.

    Dengan langkah-langkah yang tepat dan bahan-bahan yang mudah didapatkan, kamu bisa mengatasi masalah ini secara efektif tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah cara-cara mudah dan praktis untuk menghilangkan bubuk kayu dan mengusir teter dalam sekejap.


    Menggunakan Insektisida

    Cara termudah dan tercepat untuk membasmi bubuk kayu adalah dengan menggunakan insektisida khusus untuk kumbang bubuk kayu. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Pilihlah insektisida yang dirancang khusus untuk mengatasi serangan kumbang bubuk kayu. Pastikan juga kamu sudah memilih produk yang aman untuk kayu. Lalu, baca dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dengan cermat.

    2. Saat kamu mulai menyemprotkan insektisida, pastikan untuk menggunakan masker dan sarung tangan untuk melindungi tangan kamu dari paparan bahan kimia.

    3. Semprotkan insektisida secara merata pada semua permukaan kayu yang terinfeksi oleh bubuk kayu.

    4. Terakhir, biarkan insektisida bekerja selama periode yang disarankan oleh produsen, biasanya beberapa hari, untuk memastikan kumbang dan larvanya terbunuh.

    Menggunakan Bantuan Sinar Matahari

    Sinar matahari dapat membantu untuk mengatasi masalah bubuk kayu karena panas dari sinar matahari dapat membunuh kumbang bubuk kayu.

    1. Pilihlah hari yang cerah dan panas untuk menjemur perabotan kayu yang terkena serangan kumbang bubuk kayu.

    2. Bawa perabotan kayu ke luar ruangan dan pastikan semua permukaan kayu terkena sinar matahari secara langsung.

    3. Biarkan perabotan terkena sinar matahari selama beberapa jam untuk membunuh kumbang dan larvanya.

    4. Pastikan juga untuk membalik perabotan agar semua bagian bisa terkena sinar matahari dengan merata.

    Memanfaatkan Oven Di rumah

    Jika kamu memiliki oven rumah, kamu bisa memanfatkannya untuk mengatasi masalah teter dan bubuk kayu. Untuk benda kayu kecil yang tidak memiliki kain atau bulu yang menempel, kamu bisa menggunakan oven untuk membasmi bubuk kayu. Caranya begini:

    1. Panaskan oven pada suhu antara 48°C – 60°C. Suhu ini cukup tinggi untuk membunuh kumbang dan larvanya tanpa merusak benda kayu.

    2. Pastikan benda kayu yang kamu masukkan ke dalam oven tidak memiliki kain atau bulu yang mudah terbakar.

    3. Letakkan benda kayu di dalam oven dan biarkan terpapar panas selama minimal 6 jam.

    4. Periksa secara berkala untuk memastikan suhu tetap stabil dan tidak melebihi batas yang aman.

    Memakai Minyak Neem

    Mengunakan minyak neem adalah cara alami yang bisa kamu coba untuk membasmi teter yang ada di rumah kamu.

    1. Campurkan minyak neem dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Gunakan kuas atau spons untuk mengoleskan campuran minyak neem ke permukaan kayu yang terinfeksi.

    3. Pastikan kamu sudah melapisi semua bagian kayu yang terkena serangan kumbang dengan merata.

    4. Biarkan campuran minyak neem meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Menggunakan Cuka Putih

    Cuka putih adalah bahan alami lainnya yang dapat membasmi kumbang bubuk kayu.

    1. Campurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Semprotkan larutan cuka putih ke permukaan kayu yang terinfeksi dengan menggunakan botol semprot.

    3. Pastikan kamu menyemprotkan larutan secara merata dan menyeluruh ke seluruh permukaan kayu yang terkena serangan kumbang.

    4. Biarkan larutan cuka putih meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Tips Tambahan

    1. Saat membersihkan area yang terkena bubuk kayu, gunakan vacuum cleaner dengan penyaring berstandard high efficiency particulate absorbing atau HEPA untuk menangkap partikel-partikel kecil.

    2. Pastikan untuk membuang kantong vacuum cleaner dengan hati-hati agar kumbang bubuk kayu tidak menyebar ke area lain.

    3. Selalu gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan bubuk kayu untuk melindungi diri dari paparan debu dan bahan kimia.

    4. Perbaiki segala kerusakan yang disebabkan oleh serangan kumbang bubuk kayu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kayu.

    5. Gunakan obat anti-serangga secara berkala untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu di masa depan, terutama pada perabotan kayu yang rentan terhadap serangan tersebut.

    Nah, itulah beberapa cara mudah dan tips untuk mengatasi serangan teter dan bubuk kayu di rumah kamu. Namun, perlu diingat bahwa cara termudah untuk menghilangkan bubuk kayu tergantung pada tingkat keparahan serangan kumbang bubuk kayu, ya! Jika serangan teter sudah parah, kamu mungkin perlu menggunakan jasa profesional untuk membasminya. Semoga membantu!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com