Tag: rumah

  • Toren Bocor Bikin Air Cepat Habis? Ini Cara Perbaikinya Tanpa Perlu Bongkar


    Jakarta

    Toren adalah tempat untuk menampung cadangan air bersih di rumah. Setelah lama digunakan, toren air dapat mengalami kerusakan hingga terjadi kebocoran. Kalau toren bocor, pasokan air bisa cepat habis.

    Kerusakan kecil pada toren sulit buat disadari oleh penghuni rumah. Penghuni perlu mengenali tanda-tanda toren air bocor.

    Tanda toren bocor antara lain air yang keluar dari keran kecil, bahkan cepat habis. Lalu, ketika toren sudah diisi, airnya tak kunjung penuh.


    Jika dibiarkan, kerusakan toren bakal semakin parah. Celah pada tangki pun dapat memicu pertumbuhan lumut dan alga di dalam toren.

    Lantas, bagaimana cara memperbaiki toren air yang bocor? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Toren Air Bocor

    Dikutip dari Water Tank Factory, toren air yang bocor tidak selalu harus dibongkar dan digantikan baru. Pemilik rumah masih bisa memperbaiki toren air bocor. Berikut ini cara memperbaiki toren air berbahan plastik.

    1. Tutup dengan Lem

    Pemilik rumah dapat mengatasi toren air bocor menggunakan produk penutup kebocoran menggunakan lem khusus pada tempat penyimpanan air. Cara ini cocok untuk mengatasi kebocoran kecil pada tangki air.

    2. Pengelasan Poli

    Selain itu, retakan berukuran kecil hingga besar dapat diatasi oleh tenaga ahli. Mereka bisa menutup retakan dengan teknik pengelasan poli, yakni material dipanaskan agar menyatu kembali.

    3. Perbaiki Pipa

    Toren air bocor bisa disebabkan karena ada pipa yang tersumbat, retak, atau pecah. Periksa bagian ring dan gasket untuk mencari indikasi terjadi aus. Lalu, tutup celah yang berpotensi jadi tempat keluar air menggunakan lakban khusus.

    Itulah cara memperbaiki toren air bocor tanpa perlu bongkar pasang. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Rumah Diserbu Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga bersayap yang mengganggu ketenangan penghuni rumah. Serangga ini menimbulkan suara bising ketika beterbangan serta bikin kulit gatal usai mengisap darah manusia.

    Penghuni rumah bisa sampai heboh saat membasmi nyamuk. Mereka menepuk dan menyemprotkan obat untuk mematikan serangga pengisap darah itu.

    Selain membasmi, penghuni perlu mencegah nyamuk masuk rumah. Nah, sebenarnya ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang sebenarnya mengundang nyamuk.


    Kebiasaan yang Bikin Nyamuk Masuk Rumah

    Inilah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihentikan kalau nggak mau ada nyamuk di rumah, dikutip dari Recon Pest Services.

    Tak jarang ada orang yang menyimpan banyak barang di rumah. Padahal, belum tentu barang itu masih digunakan. Ternyata kebiasaan ini bisa memberikan peluang buat nyamuk bersarang, lho.

    Nyamuk menyukai tempat yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang menjadi tempat yang cocok buat nyamuk bersembunyi. Oleh karena itu, penghuni sebaiknya sortir dan bersihkan barang-barang di rumah.

    2. Membiarkan Air Tergenang

    Membiarkan air tergenang memungkinkan nyamuk buat berkembang biak di sana. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got. Sementara di dalam rumah, genangan air bisa ada di tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan kamar mandi.

    Kalau enggak mau nyamuk makin banyak di rumah, pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap. Hilangkan genangan air seperti pada tanah maupun selokan sehabis hujan.

    Nyamuk biasanya masuk rumah melalui bukaan dan celah pada bangunan rumah. Serangga itu bisa masuk lewat pintu, jendela, lubang air, ventilasi, hingga atap.

    Penghuni dapat mencegah nyamuk masuk dengan memastikan celah-celah tersebut tertutup. Pasanglah layar jaring-jaring pada celah seperti ventilasi agar tak bisa dilalui oleh nyamuk.

    4. Tidak Membersihkan Halaman

    Halaman rumah adalah tempat yang cocok buat nyamuk bersarang. Terdapat banyak tanaman, kelembapan, genangan air, dan area gelap yang disukai oleh nyamuk.

    Jika penghuni rumah jarang membersihkan halaman, nyamuk akan merajalela di sana. Penghuni dapat membersihkan halaman dengan memangkas rumput tinggi, menghilangkan genangan air, dan membuang sampah serta daun yang berceceran.

    5. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Beberapa penghuni rumah mungkin malas untuk menyiapkan barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang dibenci nyamuk. Padahal, persiapan tersebut sebenarnya dibutuhkan agar nyamuk tidak mengganggu penghuni rumah.

    Itulah beberapa hal yang membuat nyamuk menyerbu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Sumur Berbau dan Berwarna? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Rumah harus punya aliran air bersih buat menunjang aktivitas penghuninya. Namun, terkadang ada sejumlah rumah yang air sumurnya berbau dan berwarna.

    Kondisi seperti itu bisa bikin penghuni rumah ragu-ragu untuk menggunakan airnya. Sebab, dikhawatirkan air tidak bersih dan mengandung senyawa berbahaya buat dikonsumsi.

    Lantas, kenapa air bisa berbau dan berwarna ya? Lalu, bagaimana cara mengatasi air seperti itu?


    Penyebab Air Berbau dan Berwarna

    Inilah dua penyebab air berbau dan berwarna menurut Minnesota Department of Health.

    Gas Hidrogen Sulfida (H2S)

    Jika mencium aroma seperti telur busuk pada air, kemungkinan itu disebabkan oleh gas hidrogen sulfida (H2S). Gas tersebut muncul secara alami akibat proses pembusukan bahan organik di dalam tanah dan bebatuan. Air akan berbahan untuk digunakan kalau mengandung gas ini dalam kadar yang tinggi.

    Bakteri Sulfur

    Bakteri sulfur membantu memproduksi gas H₂S dan merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Alhasil, sistem perpipaan dapat tersumbat lendir dan muncul noda hitam atau korosi pada logam di rumah.

    Cara Mengatasi Air Sumur Berbau dan Berwarna

    Jika air di rumah bau, keruh, atau menimbulkan kerak hitam pada pipa, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit berfungsi sebagai disinfektan yang dapat menjernihkan sekaligus menghilangkan bau pada air sumur. Setelah menambahkan kaporit ke sumur, penghuni perlu menunggu beberapa hari sampai baunya hilang untuk menggunakan airnya.

    2. Disinfeksi secara Menyeluruh

    Kalau air masih berbau, lakukan disinfeksi menggunakan larutan klorin yang lebih kuat. Sebaiknya gunakan jasa ahli sterilisasi air sumur untuk mendapat hasil maksimal dan aman.

    3. Bersihkan Dinding Sumur

    Selain itu, pemilik dapat menggunakan cairan klorin untuk membersihkan dinding sumur secara menyeluruh. Sebab, bakteri penyebab bau kerap menempel pada dinding sumur.

    4. Perdalam Galian Sumur

    Sumur yang terlalu dangkal bisa jadi penyebab air keruh dan kuning. Pemilik dapat menggali sumur lebih dalam dan melapisi dinding sumur dengan beton agar air tidak mudah tercemar air permukaan.

    5. Buat Sumur Baru

    Terakhir, pemilik bisa mempertimbangkan untuk membuat sumur baru kalau segala upaya tidak berhasil. Cari lokasi berbeda yang lebih steril atau berlangganan air bersih dari penyedia layanan resmi.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi air sumur yang berbau dan berwarna. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Setop 5 Kebiasaan Ini Kalau Mau Hemat Listrik di Rumah


    Jakarta

    Pemilik rumah biasanya membayar tagihan listrik setiap bulan atau membeli token listrik secara berkala. Momen itu terkadang bikin kaget kalau melihat tagihan yang membengkak.

    Listrik memang menjadi kebutuhan untuk menunjang aktivitas penghuni rumah. Namun, penghuni sebenarnya bisa menekan penggunaan listrik agar tagihan tidak begitu mahal, lho.

    Tak perlu ribet, penghuni rumah bisa hemat listrik cukup dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan sederhana. Ada beberapa kebiasaan yang bikin boros listrik.


    Apa saja kebiasaan yang bikin boros listrik di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Kebiasaan yang Bikin Boros Listrik

    Inilah beberapa hal remeh yang sebaiknya tidak dilakukan kalau mau hemat listrik, dikutip dari Alliance to Save Energy.

    1. Membiarkan Perangkat Elektronik Nganggur Tersambung ke Stopkontak

    Banyak orang masih suka membiarkan perangkat elektronik tersambung ke stopkontak. Padahal benda itu sedang tidak digunakan, misalkan televisi yang dalam keadaan mati.

    Kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10 persen dari total penggunaan listrik di rumah.

    2. Sering Buka Tutup Lemari Es

    Jika punya kebiasaan sering membuka dan menutup lemari es, sebaiknya hentikan ya. Meski terkesan sepele, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7 persen energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

    3. Suhu AC Terlalu Rendah

    Penghuni rumah mungkin punya kebiasaan menyalakan AC dengan suhu paling rendah agar ruangan cepat dingin. Kebiasaan ini membuat kompresor pendingin ruangan bekerja lebih keras. Nah, hal itu mengakibatkan penggunaan daya jadi lebih besar sehingga tagihan listrik semakin mahal.

    4. Kipas Angin dan AC Terlalu Lama Menyala

    Tinggal di iklim tropis seperti di Indonesia memang panas dan bikin gerah sehingga tak jarang penghuni rumah mengandalkan AC atau kipas angin. Walau ruangan menjadi sejuk, sebaiknya tidak memasang kedua perangkat itu terlalu lama ya. Hal itu karena, perangkat tersebut membuat tagihan listrik membengkak.

    5. Tidak Mematikan Lampu

    Terakhir, kebiasaan tidak matikan lampu ketika rumah sudah terang atau ruangan tidak digunakan adalah sebuah pemborosan. Sebaiknya matikan lampu di siang hari atau pasang lampu sensor cahaya yang dapat menyala dan mati secara otomatis untuk menghemat energi.

    Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan kalau nggak mau boros listrik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Jarak Ideal antara Septic Tank dan Sumur Air? Ini Panduannya



    Jakarta

    Lebih dari yang terlihat di permukaan, rumah punya sistem yang mendukung fungsi hunian. Misalnya septic tank untuk mengolah limbah rumah tangga dan sumur air untuk menyediakan air bersih.

    Jika mau membuat septic tank dan sumur air, pemilik rumah harus memastikan ada jarak yang aman di antara keduanya. Hal itu karena air bersih bisa tercemar kalau sumur air terlalu dekat dengan septic tank.

    Dilansir dari detikHealth, Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng pernah mengatakan tingginya cemaran air tinja di Indonesia salah satunya disebabkan oleh lokasi septic tank yang dekat dengan tempat tinggal warga.


    Masih ada septic tank yang jaraknya hanya 2-3 meter dari rumah warga di pemukiman yang padat. Nah, jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air bisa membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri itu dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti infeksi saluran pencernaan.

    Lantas, berapa jarak ideal antara sumur air dan septic tank?

    Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak sumur resapan septic tank dengan sumur air minum minimal 10 meter. Lalu, jarak minimal upflow filter septic tank dengan sumur air minum 1,5 meter. Begitu juga dengan taman sanita atau lahan basah buatan septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

    Kemudian, pemilik juga perlu menjaga jarak sumur resapan air hujan dari septic tank. Di kala kekeringan atau krisis air, sumur resapan air hujan menyimpan cadangan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

    Sumur resapan septic tank setidaknya berjarak 5 meter dari sumur resapan air hujan. Sementara upflow filter septic tank berjarak minimal 1,5 meter dari sumur resapan air hujan. Untuk taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Indah, 5 Tanaman Hias Ini Konon Bawa Untung di Rumah


    Jakarta

    Beberapa jenis tanaman dalam feng shui disebut dapat menarik hal baik seperti keberuntungan dan memperlancar aliran energi di dalam rumah. Sebab, tanaman disebut sebagai lambang energi murni kehidupan.

    Ada pun feng shui sendiri menurut Lelyana Rahardjo dan Mauto dalam buku Feng Shui Terapan adalah ilmu yang mempelajari tata letak dan lingkungan untuk mempengaruhi energi di sekitar kita. Ilmu ini dapat dipelajari oleh siapa saja dan tidak sulit, tetapi membutuhkan waktu untuk benar-benar memahaminya.

    Dalam feng shui meletakkan tanaman di dalam ruangan sangat dianjurkan. Namun, terdapat aturannya, mulai dari lokasi dan jenis tanamannya. Setiap tanaman yang disebut baik dalam feng shui juga memiliki manfaat yang berbeda-beda.


    Untuk lebih jelasnya, dilansir Thrusd, berikut beberapa tanaman yang membawa hal baik jika diletakkan di dalam rumah.

    1. Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana in Glass vase placed in front of mirror Selective focus. Foto: iStock

    Bambu keberuntungan atau dracaena sanderiana adalah tanaman yang dipercaya dapat meningkatkan keberuntungan, keberuntungan, dan energi positif. Jika ingin meletakkan tanaman ini di rumah, minimal ada tiga batang di dalam satu wadah.

    Hal ini melambangkan kebahagiaan, kesehatan, dan umur panjang dalam feng shui. Sebagai aturan umum, tanaman feng shui ini sebaiknya ditempatkan di sudut timur laut ruang tamu karena dapat mengaktifkan energi yang berkaitan dengan keuangan.

    2. Pothos

    Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Tanaman satu ini bisa ditemukan di Indonesia dan mudah dirawat. Pothos dipercaya dapat memancarkan energi yang menenangkan dan harmonis ke seluruh ruangan. Manfaat lainnya secara ilmiah adalah pothos bisa membersihkan udara kotor di rumah. Lokasi yang bagus untuk meletakkan tanaman ini adalah dapur dan kamar mandi.

    3. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Bunga peace lily atau lili perdamaian merupakan tanaman yang memiliki bunga putih yang indah lentur. Dalam feng shui tanaman satu ini dapat mengubah energi buruk menjadi energi positif. Lokasi yang disarankan adalah tempat biasa penghuni rumah merasa stres.

    Bunga putih bulat dimaksudkan untuk membawa keberuntungan, sementara daun hijau tua menarik kekayaan. Perhatikan

    daun yang terkulai, karena itu berarti bunga itu haus. Sebagian besar tanaman ini membutuhkan cahaya yang lebih terang.

    4. Giok

    ilustrasi tanaman giokilustrasi tanaman giok Foto: Getty Images/Andrey Nikitin

    Tanaman giok sangat erat kaitannya dengan keberuntungan, kekayaan, dan kesuksesan. Tanaman ini sering disebut sebagai tanaman uang dan tanaman keberuntungan. bentuknya berdaun bulat menyerupai koin, serta batang cokelat kokoh yang menyerupai batang pohon kecil.

    5. Lidah Mertua

    Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior.Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman satu ini memiliki daunnya tajam dan runcing. Tanaman lidah mertua atau snake plant dianggap membawa keberuntungan dan energi positif dalam feng shui. Secara ilmiah tanaman ini dapat menyaring udara. Lokasi paling tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah dekat dengan sumber cahaya matahari.

    Itulah dia beberapa pilihan tanaman hias terbaik untuk rumah menurut feng shui. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kucing Masuk Halaman Rumah Bikin Geram? Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Kucing liar terkadang suka menyusup ke halaman rumah. Kehadiran kucing ini cukup mengganggu dan membuat penghuni rumah geram.

    Pasalnya, hewan berbulu itu kerap mengacak tempat sampah dan buang kotoran sembarangan. Alhasil, rumah jadi terlihat berantakan, kotor, dan enggak estetis.

    Meski kesal, bukan berarti penghuni boleh menyakiti kucing ya. Ada beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Simak cara bikin kucing enggan masuk halaman rumah berikut ini.


    Cara Mencegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah cara menghalau kucing masuk rumah, dikutip dari the Spruce dan Time for Paws.

    1. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing biasanya masuk area rumah melalui celah pagar. Pemilik rumah sebaiknya memasang pagar atau penghalang khusus agar kucing sulit masuk.

    Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam. Pemilik juga bisa pakai karpet plastik kasar di area tanah yang sering dilalui kucing.

    2. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Taburkan pecahan cangkang telur ke permukaan tanah yang sering didatangi kucing. Langkah ini membuat kucing tidak nyaman berjalan di tanah sehingga mencegah mereka datang dan buang kotoran.

    3. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing sensitif terhadap aroma menyengat. Penghuni rumah bisa memanfaatkan karakteristik itu untuk mengusir kucing secara alami. Coba sebarkan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus di halaman rumah.

    4. Tanam Tumbuhan yang Tak Disukai Kucing

    Selain itu, ada sejumlah tumbuhan yang juga punya aroma menyengat. Penghuni bisa menanam tanaman seperti lavender, rosemary, minta, atau serai agar kucing ogah datang ke rumah.

    5. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Salah satu alasan kucing mendatangi rumah adalah adanya aroma makanan. Nah, sebaiknya penghuni membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah dengan rapat.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Terakhir, penghuni dianjurkan untuk tidak memberi makan kucing luar. Sebab, kucing tersebut cenderung akan kembali lagi ke rumah yang menyediakan makanan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Ulat Bulu Suka Gerogotin Tanaman Hias, Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang memelihara tanaman hias perlu waspada dengan ulat bulu. Hama ini bisa menggerogoti tanaman, bahkan sampai mematikannya.

    Selain itu, kehadiran ulat bulu di rumah dapat mengganggu penghuni rumah. Jika ulat bulu sampai terkena kulit, bakal muncul sensasi gatal.

    Oleh karena itu, pemilik perlu segera menangani ulat bulu yang masuk rumah. Simak cara basmi ulat bulu berikut ini.


    Cara Basmi Ulat Bulu

    Inilah cara membasmi ulat bulu untuk mengamankan tanaman hias, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Bersihkan Tong Sampah

    Penghuni rumah perlu rutin membersihkan tong sampah, setidaknya 2-3 seminggu. Sebab, sisa makanan dapat menarik ulat bulu untuk memasuki rumah. Apalagi kalau sampah tersebut ada sisa sayur dan kulit buah.

    2. Mengoleskan Oli

    Cegah ulat bulu masuk rumah dengan mengoleskan oli di pinggir pintu dan jendela. Ulat bulu tidak suka aroma dan kelengketan oli. Dengan begitu, ulat bulu bakal enggan mendekati rumah dan tidak sampai ke tanaman hias.

    3. Semprotkan Pestisida Alami

    Buatlah semprotan pestisida alami dengan cabe merah dan bawang putih. Rendam bahan tersebut dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan cairan tersebut ke batang dan daun untuk mencegah ulat bulu hinggap di tanaman hias.

    4. Buang Ulat Bulu secara Manual

    Selain itu, penghuni rumah bisa membuang ulat bulu secara manual. Cara ini cukup ekstrem karena berisiko bikin kulit gatal kalau tersentuh ulat bulu. Pastikan untuk menggunakan alat seperti sarung tangan, penjepit, atau sendok plastik untuk mengambil ulat bulu ya.

    5. Tabur Bubuk Bacillus Thuringiensis

    Terakhir, pemilik bisa menggunakan bubuk Bacillus Thuringiensis (Bt) sebagai pestisida. Taburkan bubuk tersebut langsung pada tanaman untuk membasmi ulat bulu.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi ulat bulu agar tanaman hias tidak digerogotin. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek dan Bayar Tagihan Air Bisa Online, Begini Caranya


    Jakarta

    Pemilik rumah yang langganan air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus bayar tagihan setiap bulannya. Besaran tagihan tergantung pada penggunaan air penghuni rumah sehari-hari.

    Pemilik bisa dengan mudah mengecek tagihan air secara online. Jika sudah tahu tagihannya, pemilik juga bisa sekalian membayar tagihan PDAM.

    Sebelum mengecek dan membayar tagihan, pastikan pemilik telah menyiapkan nomor pelanggan. Pemilik rumah bisa menemukan nomor pelanggan pada lingkaran meteran kaca.


    Cara Cek Tagihan PDAM

    Inilah beberapa cara untuk mengecek dan membayar tagihan PDAM melalui online.

    Cek Tagihan PDAM Lewat Situs Resmi

    Pemilik bisa mengetahui tagihan air dengan membuka situs resmi PDAM sesuai domisili. Misalnya untuk mengecek tagihan air di situs PDAM Jakarta, yaitu pamjaya.co.id, sebagai berikut.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih fitur ‘Cek Tagihan’.
    3. Masukkan nomor pelanggan.
    4. Setelah itu pilih ‘Cek Tagihan’.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM

    Lewat Aplikasi Gojek

    Selain itu, pemilik bisa mengecek dan membayar tagihan air menggunakan aplikasi Gojek.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu ‘Go Tagihan’.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Aplikasi Tokopedia

    Kemudian, pemilik dapat mengecek dan membayar tagihan PDAM dengan aplikasi Tokopedia.

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu ‘Top-Up & Tagihan’.
    3. Pilih menu ‘Semua Kategori’
    4. Pilih ‘Air PDAM’.
    5. Cari kota tempat tinggalmu.
    6. Masukkan Nomor Pelanggan.
    7. Setelah itu pilih ‘Bayar’.
    8. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    9. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Itulah cara mengecek dan membayar tagihan PDAM secara online. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Bau Amis Meski Sudah Dipel? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Penghuni rumah biasanya menyapu lalu mengepel lantai agar bersih dan wangi. Namun, terkadang lantai muncul bau amis meski sudah dipel.

    Alih-alih membersihkan rumah, lantai malah bau amis dan bikin kesan masih kotor. Hal ini sebenarnya bisa disebabkan oleh cara mengepel yang kurang tepat maupun alat pembersih yang kotor.

    Lantas, kenapa lantai bisa bau amis setelah dipel ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Lantai Bau Amis Habis Dipel

    Inilah beberapa penyebab lantai bau amis walau sudah dipel, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Air Pel Kotor

    Jika lantai bau amis setelah dipel, penyebabnya bisa jadi air yang digunakan kotor. Sebaiknya penghuni sering mengganti air pel, apalagi kalau warnanya sudah butek dan berbau.

    2. Kain Pel Kotor

    Selain air, kain pel yang kotor juga membuat lantai bau amis. Kain pel kotor tentu tidak dapat membersihkan lantai secara optimal.

    Pastikan untuk mencuci pel secara berkala menggunakan detergen, lalu menjemurnya. Simpan pel dalam kondisi kering agar tidak muncul bau amis. Penghuni juga bisa mengganti kain pel setiap tiga bulan sekali.

    3. Ember Kotor

    Ember yang sering digunakan bakal kotor dan meninggalkan kerak. Air pel yang ditampung dalam ember kotor itu pun bisa jadi penyebab bau amis pada lantai. Penghuni perlu membersihkan dan mengeringkan ember setiap kali selesai digunakan.

    4. Tidak Pakai Cairan Pembersih

    Bau amis merupakan pertanda lantai belum bersih. Mengepel dengan air saja tidak cukup untuk membersihkan lantai. Sebaiknya gunakan cairan pembersih yang juga mengandung pewangi agar lantai tak bau.

    5. Metode Ngepel Kurang Tepat

    Metode ngepel lantai yang kurang tepat juga memicu bau amis. Gunakan alat dan metode ngepel sesuai dengan jenis lantai. Lantai keramik bisa dibersihkan menggunakan berbagai kain pel.

    Kalau penghuni menggunakan kain pel dengan kepala berupa rumbai-rumbai, lakukan gerakan menyerupai angka delapan. Sementara pel berupa spons, penghuni bisa melakukan gerakan maju mundur buat mengepel lantai.

    Itulah beberapa penyebab lantai bau amis meski sudah dipel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com