Tag: rusak

  • Ternyata Ini Biang Kerok Kamar Mandi Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat untuk membersihkan diri dan membuang kotoran. Tak heran kalau udara terasa lembap dan muncul bau tak sedap di dalam kamar mandi.

    Kamar mandi berbau tentu bisa mengganggu dan membuat penghuni rumah tidak nyaman berlama-lama di dalamnya. Kamar mandi yang segar dan tak berbau juga mencerminkan seberapa bersih seisi rumah.

    Kebanyakan orang pernah menghadapi masalah bau tak sedap. Tapi bukan berarti bau tersebut dibiarkan saja ya.


    Lantas apa yang membuat kamar mandi berbau tak sedap dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

    Penyebab Kamar Mandi Berbau Tak Sedap

    Dilansir dari Mr. Rooter, berikut beberapa alasan umum mengapa kamar mandi bisa berbau tidak sedap.

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran pembuangan yang tersumbat bisa menjadi penyebab utama bau tak sedap di kamar mandi. Kotoran dan rambut yang terperangkap dalam saluran bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang pada akhirnya akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

    2. Saluran Pembuangan Tercemar

    Saat saluran pembuangan di sekitar area kamar mandi tercemar, gas limbah bisa terdorong kembali ke dalam rumah. Hal ini akan menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Ini biasanya terjadi setelah hujan deras. Untuk mencegahnya, penting untuk memasang katup backflow (backflow valve) pada saluran pembuangan agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam kamar mandi.

    3. P-Trap Kering atau Rusak

    P-trap merupakan belokan berbentuk U pada pipa saluran pembuangan kamar mandi dan pipa lainnya di rumah. P-Trap adalah bagian penting dari sistem saluran air yang mencegah gas limbah masuk ke rumah, khususnya kamar mandi.

    Namun, jika P-Trap kering atau rusak, gas limbah bisa bocor ke dalam kamar mandi. Untungnya, kamu bisa mengatasinya dengan menjalankan air keran selama beberapa menit atau memanggil tukang ledeng jika perlu.

    4. Kebocoran Gas pada Saluran Pembuangan Toilet yang Rusak

    Segel lilin di sekitar toilet yang rusak bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Penting untuk segera memperbaikinya untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.

    5. Septic Tank Penuh

    Jika rumahmu menggunakan septic tank, pastikan untuk memeriksanya secara berkala dan teratur. Septic tank yang penuh juga bisa menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi.

    6. Pertumbuhan Bakteri

    Lingkungan yang lembap dan gelap di dalam saluran pembuangan adalah tempat yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri. Kondisi ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di dalam kamar mandi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan larutan pemutih untuk membersihkan toilet secara teratur.

    Cara Mengatasi Bau Tak Sedap di Kamar Mandi

    Dikutip dari The Spruce, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi kamar mandi yang bau.

    1. Gunakan Pengharum Udara

    Tempatkan pengharum udara di dekat kamar mandi untuk menetralisir bau tak sedap. Namun, pastikan untuk tidak mengandalkan pengharum udara secara berlebihan.

    2. Jaga Ventilasi yang Baik

    Pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menjaga kipas ventilasi berfungsi dan pintu serta jendela terbuka ketika kamar mandi tidak digunakan. Ini membantu udara segar beredar dengan baik di dalam ruangan.

    3. Selalu Jaga Kebersihan Handuk

    Handuk yang kotor atau basah bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Pastikan untuk menggantung handuk dengan baik setelah digunakan dan mencucinya secara teratur.

    4. Nyalakan Lilin

    Lilin bisa membantu menetralisir bau di kamar mandi. Pilih lilin tanpa aroma atau beraroma sesuai keinginanmu.

    5. Bersihkan Secara Teratur

    Jaga kebersihan kamar mandi dengan membersihkannya secara teratur. Ini termasuk membersihkan bak mandi, toilet, wastafel, dan lantai secara berkala.

    Demikianlah penyebab dan cara mengatasi kamar mandi yang berbau tidak sedap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Cegah Pintu Kayu Jamuran, Biar Nggak Cepat Rusak!


    Jakarta

    Pintu kayu di rumah rentan jamuran. Apalagi kalau kondisi rumah kamu lembap. Jamur yang tumbuh di pintu bisa merusaknya, bisa membuatnya keropos atau berubah warna.

    Agar pintu kayu tidak jamuran, tentu kamu harus mencegahnya. Gimana caranya?

    Dilansir dari Vivid Doors, berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Pintu Kayu Jamuran

    1. Pindahkan Tanaman Rumah

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memindahkan tanaman rumah yang ada di dekat pintu maupun jendela. Sebab, tanaman bisa meningkatkan kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Kamu bisa meletakkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang lebih baik agar tidak menyebabkan kondisi lembap.

    2. Rutin Membersihkan dan Merawat Pintu

    Rutin membersihkan dan merawat pintu rumah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur. Kamu bisa membersihkannya dengan air dan sabun, setelahnya dilap kering. Kalau bisa, gunakan pembersih yang mengandung anti-jamur agar jamur tidak tumbuh.

    Untuk merawatnya, kamu bisa menggunakan cat agar pintu tidak mudah lembap. Cara ini perlu dilakukan terutama untuk pintu maupun jendela luar rumah karena rentan terkena air hujan atau kondisi lembap.

    3. Turunkan Tingkat Kelembapan

    Kamu bisa menggunakan dehumidifier atau AC untuk menurunkan tingkat kelembapan. Kamu juga bisa membuka jendela atau menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk menurunkan kelembapan.

    Itulah beberapa cara mencegah tumbuhnya jamur di pintu kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab dan Cara Mengatasi Jamur pada Pintu Kayu yang Bikin Rusak


    Jakarta

    Pintu kayu kerap menjadi pilihan karena dapat memberikan kesan rumah yang hangat. Agar lebih tahan lama, kamu harus merawatnya dengan benar.

    Sebab, pintu kayu rentan terkena jamur. Apalagi jika rumah kamu lembap, pertumbuhan jamur bisa semakin cepat.

    Selain kondisi yang lembap, penyebab tumbuhnya jamur pada pintu kayu juga bisa terjadi karena adanya kebocoran rumah. Air hujan yang masuk ke dalam rumah bisa menyerap ke pintu kayu sehingga menyebabkan kondisi lembap yang memicu pertumbuhan jamur.


    Untuk membersihkan jamur dari pintu kayu agak sedikit berbeda. Jika pada pintu bahan uPVC, kaca, maupun aluminium kamu hanya perlu membersihkan permukaannya dengan campurat cairan detergen saja, tapi pada pintu kayu tidak bisa seperti itu.

    Lalu bagaimana cara membersihkan pintu kayu? Dilansir dari Vivid Doors, berikut ini informasinya.

    Cara Membersihkan Noda Jamur pada Pintu Kayu

    Noda Ringan

    Kalau untuk noda jamur yang tidak terlalu banyak, kamu bisa membersihkannya dengan cuka atau mencampurkan air sabun dengan air hangat dan bersihkan bagian pintu yang berjamur. Setelahnya pastikan pintu kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.

    Noda Membandel

    Kalau noda jamur cukup membandel, kamu bisa menggunakan cairan pemutih dengan rasio 1:10.

    Langkah-langkah Membersihkan Jamur pada Pintu Kayu

    Langkah Pertama

    Pilih cairan pembersih yang cocok dan masukkan ke dalam botol semprot. Sebagai catatan, jangan campurkan cairan pemutih dengan detergen mengandung amonia karena bisa menghasilkan gas berbahaya.

    Langkah Kedua

    Gunakan pelindung, seperti masker, kacamata pelindung, dan sarung tangan.

    Langkah Ketiga

    Semprotkan cairan pembersih ke area yang harus dibersihkan dan diamkan beberapa menit sebelum membersihkan area tersebut dengan lap basah atau sikat. Pastikan jamur hilang dan bersihkan sisa cairan.

    Langkah Keempat

    Bersihkan pintu dengan air bersih dan spons baru. Kemudian keringkan dengan lap bersih, dan keringkan pintu. Jika sudah kering masih ada sisa jamur, ulangi langkah-langkah pembersihan.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi jamur pada pintu kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sertifikat Tanah Rusak? Begini Cara Urus dan Kisaran Biayanya


    Jakarta

    Sertifikat tanah merupakan dokumen penting yang dapat membuktikan hak kepemilikan atas sebidang tanah. Keberadaannya yang penting tentu harus dijaga baik-baik.

    Namun, model sertifikat tanah yang terbuat dari bahan yang mudah rusak sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan seperti robek, dimakan rayap, atau rusak karena terendam air.

    Lantas, apabila sertifikat tanah dalam keadaan rusak, apakah bisa diganti?


    Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 Pasal 57 (1) disebutkan, atas permohonan pemegang hak diterbitkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang rusak, hilang, masih menggunakan blanko sertifikat yang tidak digunakan lagi, atau yang tidak diserahkan kepada pembeli lelang dalam suatu lelang eksekusi.

    Dari PP tersebut, disebutkan dengan jelas bahwa sertifikat tanah yang rusak atau hilang bisa diurus ulang dengan datang ke Kantor Pertanahan terdekat.

    Dilansir situs resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), saat ingin mengajukan pengurusan sertifikat pengganti, kamu butuh membawa sederet dokumen pendukung, berikut di antaranya.

    Persyaratan

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup

    2. Surat kuasa apabila dikuasakan

    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum

    5. Sertifikat asli

    Keterangan yang Harus Dilengkapi

    1. Identitas diri

    2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon

    3. Pernyataan tanah tidak sengketa

    4. Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik

    Tata Cara dan Biaya Penggantian Sertifikat Tanah

    Untuk mendapat sertifikat pengganti, biasanya akan dikenakan biaya Rp 50.000 per sertifikat hak atas tanah. Ada pun lama pengerjaannya sekitar 19 hari kerja, tetapi ini tergantung dengan masing-masing kantor pertanahan.

    Dilansir situs SIPPN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, cara penyerahan dokumen tersebut adalah dengan datang ke Kantor Pertanahan. Lalu, serahkan dokumen yang dibutuhkan ke loket pelayanan dan membayar biaya pendaftaran ke loket pembayaran.

    Setelah itu, penggantian sertifikat akan diproses dan diterbitkan. Setelah diterbitkan, pemilik sertifikat bisa mengambilnya di loket pelayanan Kantor Pertanahan tempatnya mengganti sertifikat tanah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rusak, Ini Biang Kerok Mesin Cuci Sering Bergetar Ketika Digunakan


    Jakarta

    Bagi kamu pengguna mesin cuci pasti pernah merasakan mesin terasa bergetar saat sedang mencuci. Sebenarnya hal ini wajar terjadi. Namun, bagaimana jika getarannya itu cukup keras hingga bergerak dari tempatnya? Apakah itu masih wajar?

    Dilansir The Spruce, penyebab getaran seperti ini biasanya bukan karena mesin, tetapi faktor dari luar, apalagi yang getaran cukup hebat. Lalu, mesin cuci dengan bukaan depan ternyata lebih rawan terjadi guncangan daripada yang bukaannya di atas. Hal ini dikarenakan sistem perputaran ketika sedang mencuci pakaian. Untuk lebih jelasnya begini penjelasannya.

    Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang

    1. Tidak Berada Pada Permukaan yang Rata

    Ternyata tempat peletakkan mesin cuci dapat mempengaruhi getarannya. Sebaiknya mesin cuci diletakkan di permukaan rata agar lebih aman. Bentuknya yang besar dan dengan bobot pakaian yang berputar di dalamnya, dapat berbahaya jika tempat meletakkannya miring atau tidak rata.


    2. Beban Cucian yang Tak Seimbang

    Mesin cuci bekerja sesuai dengan sistem yang telah dibuat. Mesin ini tidak bisa membantu kamu saat merapikan letak pakaian kotor yang masuk ke ‘keranjang’ di dalam mesin. Kamu harus tahu trik untuk memasukkan pakaian di dalamnya.

    Untuk jenis cucian yang punya ukuran besar seperti selimut atau seprai sebaiknya dimasukkan dengan posisi sama berat. Dengan begitu ketika berputar bebannya akan seimbang dan tidak bergetar hebat seperti terpelanting.

    3. Penyangga Lantai Tak Cukup Kuat

    Jika permukaan di rumah kamu tidak rata, kamu bisa menambahkan penyangga di bawahnya. Namun, pastikan penyangga tersebut cukup kuat karena bobot pakaian basah akan jauh lebih berat dari mesin cuci tersebut.

    Jika tidak memungkinkan untuk menambahkan penyangga, kamu dapat menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan untuk meningkatkan stabilitas lantai. Cara lain yang bisa kamu coba adalah menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil khusus untuk mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat, Bisa Bikin Rusak!


    Jakarta

    Salah satu masalah yang sering terjadi pada mesin cuci adalah bergetar hebat saat mesin berputar, terutama saat sedang dalam mode peras. Mesin cuci mungkin akan bersuara keras dan posisi mesin cuci bisa berpindah akibat getaran itu.

    Bagi yang pertama mengalaminya, mungkin ini akan menakutkan. Tenang saja, biasanya hal ini bukan karena mesin cuci rusak. Tapi jika ini terjadi terus menerus, maka bisa menyebabkan kerusakan.

    Untuk mengetahui penyebab mesin cuci bergetar hebat, simak penjelasan berikut ini, lengkap dengan cara menanganinya.


    5 Alasan Mesin Cuci Bergetar Hebat

    Dilansir dari situs The Spruce dan Quality Appliance Repair, berikut ini 5 alasan mesin cuci bergetar hebat, dan cara menanganinya:

    1. Beban Cucian Tidak Seimbang

    Beban cucian harus seimbang saat mesin melakukan pemerasan. Terutama saat mesin mulai memutar, beban yang tidak seimbang membuat proses pemutaran akan menciptakan getaran

    Cara mengatasinya, ulangi menata cucian di dalam mesin sampai merata di kanan, kiri, atas, bawah. Jika bebannya seimbang, mesin akan berputar sempurna.

    2. Permukaan Lantai Tidak Rata

    Jika beban cucian kamu rasa sudah seimbang tetapi masih bergetar hebat, mungkin ini akibat permukaan lantai tempat mesin cuci berdiri tidak rata alias miring.

    Saat pertama kali meletakkan mesin cuci, pastikan keempat kakinya benar-benar menapak dengan baik dan rata. Jika lantainya memang tidak rata, kalian bisa menambahkan ganjal pada kaki yang tidak rata.

    3. Penyangga Lantai Kurang Kuat

    Agar mesin cuci berdiri lebih kokoh dan stabil, kamu bisa menambahkan penyangga. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan agar meningkatkan stabilitas lantai.

    Atau kamu bisa menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil untuk mesin cuci yang dijual di pasaran. Peredam kejut ini biasanya dapat menghentikan getaran kencang.

    4. Motor Tidak Seimbang

    Selain kemungkinan di atas, getaran hebat bisa muncul akibat motor yang tidak seimbang. Selain bergetar, mesin juga akan mengeluarkan bunyi berdenting. Coba periksa komponen internal motor untuk mengetahui apakah ada kerusakan atau keausan.

    5. Sabuk Putus atau Pegas Suspensi Rusak

    Kemungkinan terakhir adalah terjadi kerusakan pada sabuk atau pegas suspensi. Jika sabuk penghubung motor ke drum putus atau rusak, maka mesin cuci bisa berguncang hebat selama siklus pemutaran.

    Jika pegas suspensi yang menghubungkan tabung mesin cuci bagian dalam ke tabung luar putus, maka bisa menyebabkan mesin cuci goyang. Pegas ini membantu menyerap getaran tabung. Tapi jika putus, mesin cuci akan tidak seimbang dan menimbulkan getaran.

    Nah, jika mesin cuci kamu bergetar hebat, jangan buru-buru menyangka mesin cuci kamu rusak. Setidaknya coba seimbangkan dulu cucian, permukaan lantai, atau penyangganya. Jika masih bergetar, kamu bisa memanggil tukang servis mesin cuci.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Rumah Bisa Cepat Rusak Jika Lama Kosong dan Tak Dihuni


    Jakarta

    Rumah yang sudah lama kosong dan dibiarkan terbengkalai bisa cepat rusak. Meskipun tidak ada gempa bumi, banjir, ledakan, atau tertabrak benda berat, rumah bisa rusak dengan sendirinya.

    Pasti kamu sering melihat rumah yang lama kosong terlihat tidak terawat, kotor, dan suram. Penampilan seperti ini sebenarnya pertanda bahwa kualitas bangunan menurun lho.

    Meskipun rumah itu benda mati, bangunan ini juga perlu dirawat dan diperhatikan agar dapat bertahan lama. Namun, yang lebih penting adalah rumah tersebut harus diisi oleh manusia karena penghuni adalah ‘nyawa’ dari rumah tersebut.


    Alasan Rumah Tak Berpenghuni Cepat Rusak

    1. Sirkulasi Udara Buruk

    Dilansir detikFinance, rumah yang selalu tertutup memblokir sirkulasi udara. Akibatnya rumah jadi mudah lembap dan suhu antara luar dan dalam rumah berbeda. Ruangan yang terlalu lembap memicu pertumbuhan jamur dengan cepat. Material seperti kayu menjadi media pertumbuhan jamur yang cepat. Bayangkan jika kerangka utama rumah tersebut dari kayu, lalu banyak jamur yang tumbuh di permukaannya. Seiring waktu kayu akan lapuk dan patah.

    Jamur tidak hanya tumbuh di kayu, bisa juga di beton. Lalu, kelembapan juga bisa memicu karatan pada besi.

    2. Rumah Jarang Dirawat

    Rumah yang kosong atau tidak ditempati pasti tidak pernah dibersihkan. Debu yang menempel pada benda atau dinding memicu pertumbuhan banyak hama dan jamur. Debu juga dapat menimbulkan bau tidak sedap di rumah karena aktivitas jamur tersebut.

    3. Hewan Bersarang

    Seperti yang disebut sebelumnya, rumah kosong menjadi tempat yang cocok buat hewan bersarang dan berkembang biak. Sebagai contoh laba-laba dan tikus dapat hidup di tempat yang kotor.

    Alangkah baiknya, jika memiliki rumah yang tidak dapat ditempati, sebaiknya sering ditengok untuk dibersihkan minimal satu minggu sekali. Jika tidak bisa menengoknya, kamu bisa menjualnya agar rumah tidak rusak dengan percuma.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Penyebab AC Keluar Air, Bisa Jadi Tanda Kerusakan


    Jakarta

    Pernahkah kamu mendapati lantai basah karena tetesan air dari unit AC di rumah? Kebocoran AC tentu akan menjadi masalah yang mengganggu.

    Hal ini juga bisa menjadi tanda adanya kerusakan dari AC. Ketahui beberapa penyebab AC keluar air berikut ini.

    Penyebab AC Keluar Air

    AC yang mengeluarkan air bisa disebabkan karena berbagai masalah seperti saluran pembuangan tersumbat, filter udara yang kotor, serta kumparan evaporator beku. Berikut penjelasannya mengutip salah satu laman produsen AC, Service Champion, dan ARS Rescue Rooter.


    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran pembuangan yang tersumbat mencegah AC mengosongkan wadah pembuangan dengan benar. Wadah pembuangan bisa tersumbat oleh kotoran atau serpihan yang menumpuk. Hal ini membuat air rentan berbalik dan menimbulkan kebocoran.

    Kamu bisa membersihkannya dengan vacuum cleaner basah atau kering. Tapi hati-hati agar tidak merusak unit HVAC (Heating, Ventilation, dan Air-Conditioning).

    2. Filter Udara Kotor

    Filter udara yang kotor akan membatasi aliran udara di atas kumparan evaporator, sehingga menyebabkan kondensasi dan kebocoran air. Sebagai informasi, menurut detikEdu, kondensasi merupakan proses perubahan uap air di udara menjadi butiran air.

    3. Tingkat Refrigeran Rendah

    Kadar refrigeran yang rendah membuat kumparan evaporator menjadi terlalu dingin. Hal ini menyebabkan kumparan membeku dan basah saat mencair. Adapun tanda-anda lain dari kadar referigeran yang rendah adalah suara gemericik atau mendesis dan pendinginan yang tidak efektif.

    4. Pemasangan AC yang Tidak Tepat

    AC yang dipasang dengan cara yang salah atau saluran pembuangan yang tidak dikonfigurasi dengan benar bisa menyebabkan masalah drainase dan kebocoran air. Jadi, pastikan kamu meminta bantuan tenaga profesional ketika memasang AC.

    5. Wadah Pembuangan Rusak

    Wadah pembuangan sangat penting untuk mengalirkan kondensat berlebih. Jika wadah pembuangannya rusak, aliran air akan terhalang dan bisa menyebabkan kebocoran air.

    6. Kumparan Evaporator Beku

    Seiring berjalannya waktu, kumparan evaporator bisa tersumbat. Bukannya mendinginkan udara panas dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, kumparan tersebut kotor dan melambat karena zat pendingin ak bisa melewati kumparan ke dalam unit.

    Tanpa panas yang diserap, kumparan menjadi semakin dingin dan membeku. Es yang mencair dengan cepat memenuhi wadah pembuangan dan menyebabkan kebocoran air.

    7. Isolasi Rusak

    Isolasi dalam AC membantu mengurangi jumlah kondensasi yang dihasilkan. Jika ada kerusakan seperti berlubang atau retak. AC tidak bisa berfungsi dengan baik dan dapat menyebabkan kebocoran. Kondisi ini juga bisa menyebabkan beberapa bagian AC membeku.

    8. Saluran Pembuangan Terputus

    Kebocoran AC juga bisa disebabkan karena saluran pembuangan yang terputus. Wadah pembuangan menyalurkan air ke saluran pembuangan, namun sambungan yang terputus membuat air bocor ke mana mana. Perlu diketahui, sistem AC yang mengalami kebocoran air akibat saluran pembuangan air yang bermasalah memerlukan perhatian profesional untuk memperbaikinya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pasang Genteng biar Nggak Terbang Saat Hujan dan Angin Kencang



    Jakarta

    Atap rumah memang berguna untuk melindungi penghuninya dari terpaan cuaca seperti hujan dan panas terik matahari. Namun, hujan deras dan angin kencang dapat merusak atap genteng.

    Terpaan hujan yang disertai angin bisa bikin genteng pada atap bergeser, bahkan terbang. Hal ini bisa bikin air hujan tembus, sehingga terjadi kebocoran.

    Sebelum kejadian, kamu perlu pastikan memasang genteng dengan benar. Simak cara pasang genteng untuk mencegah kerusakan atap saat hujan berikut ini.


    Tips Cegah Atap Rumah Rusak

    Inilah cara pasang genteng agar lebih kuat diterjang hujan deras dan angin kencang.

    1. Pilih Material Genteng yang Berat

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky membagikan tips untuk mencegah kerusakan pada atap genteng saat hujan. Ia mengatakan bobot genteng mempengaruhi daya tahan atap terhadap terpaan hujan deras dan angin kencang.

    “Ada beberapa tipe (genteng). Ada dari tipe beton, genteng keramik, yang sekarang lagi marak itu metal. Biasanya kalau yang agak enteng itu yang memang dari metal dan dia gampang terbang,” ujar Panggah kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Panggah menyarankan agar menggunakan material genteng yang berat dan kedap dari panas. Ia merekomendasikan genteng tanah liat keramik yang menurutnya memiliki bobot, kualitas, dan estetika terbaik dibandingkan tipe genteng lainnya.

    “Pemilihan material genteng sendiri, disarankan material genteng itu adalah yang memang yang agak lumayan berat dan kedap dari panas karena kadang-kadang juga sering ditemui genteng ini juga menyerap panas juga dan gampang terbang juga,” katanya.

    Namun, bila ingin alternatif genteng yang lebih terjangkau bisa menggunakan genteng beton. terjangkau tapi estetika dapet tapi masih kalah.

    2. Susun Genteng dengan Rapi

    “Genteng tanah liat sebenarnya sudah cukup berat, tapi paling nanti bagaimana caranya biar itu nggak terbang, biasanya kita pastikan pada saat pemasang itu dia sudah tersusun dengan rapi karena memang pasang genteng itu ada susunannya ya,” jelasnya.

    Setiap genteng harus disusun saling memberatkan dan menimpa satu dengan lainnya serta memiliki kemiringan yang sesuai. Hal ini mempengaruhi daya tahan genteng menerima terjangan angin agar tidak terbang.

    3. Pasang Rangka Atap Baja Ringan

    Selain itu, pemilihan material rangka atap juga mempengaruhi kekuatan atap menahan terpaan hujan dan angin. Ia menyarankan agar memakai rangka atap dari baja ringan.

    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ucapnya.

    Ia menyebut baja ringan mudah diaplikasikan dan mudah dibentuk. Namun, pemasangan rangka atap harus sesuai standar dan instruksi dari fabrikator. Pastikan jarak antar baja ringan sudah cukup menahan beban atap genteng.

    “Lalu, dia (rangka baja ringan) kan penggunaannya itu menggunakan moor dan baut, itu juga harus diperhatikan juga pada saat pelaksanaan,” tutur Panggah.

    Itulah cara mencegah atap genteng rusak akibat hujan deras dan angin kencang. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Hal yang Bikin AC Tidak Dingin, Begini Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Air Conditioner (AC) setelah beberapa waktu digunakan kinerjanya bisa menurun. Salah satu tanda yang jelas adalah ruangan tidak terasa dingin.

    Hal ini tentu bikin jengkel penghuni rumah lantaran AC tak berfungsi semestinya. AC tidak dingin bisa disebabkan oleh kurangnya perawatan ataupun kerusakan komponen internal.

    Daripada rugi menyalakan AC yang tidak dingin, coba cari tahu penyebabnya dulu.


    Lantas, apa membuat AC tidak dingin? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab AC Tidak Dingin

    Inilah beberapa penyebab yang membuat AC tidak terasa dingin.

    1. Kebocoran Refrigerant

    Dikutip dari laman Hydes AC, refrigerant (komponen sistem AC yang menghasilkan udara dingin) mengalir lewat kumparan AC, dan memindahkan panas dari dalam rumah ke unit kondensor luar.

    Ketika sistem mengalami kebocoran refrigeran, maka sistem tidak akan mampu memindahkan panas keluar h secara memadai. AC akan tetap menyala, namun tidak bisa memberikan dingin dengan optimal.

    2. Kumparan Pendingin Kotor

    AC punya seperangkat kumparan dalam ruangan yang menyerap panas dari udara rumah, dan kumparan luar ruangan yang memindahkan panas dari rumah ke luar ruangan.

    Apabila salah satunya memiliki lapisan kotoran, maka panas akan jauh lebih sulit dipindahkan. Hal tersebut menyebabkan pengurangan kemampuan sistem untuk membuang panas dari rumah.

    3. Filter Udara yang Kotor

    Filter udara yang kotor akan membuat jumlah udara yang berhembus melewati kumparan evaporator menjadi terbatas. Hal ini menyebabkan sebagian besar udara hangat yang ditarik AC dari udara rumah tidak akan benar-benar didinginkan.

    4. Unit Kondensor Tersumbat

    Unit kondensor berada di luar, sehingga rentan tersumbat. Jika hal ini terjadi, maka unit kondensor tidak bisa melepaskan panas dari kumparan kondensor dengan baik.

    Dengan demikian, panas yang dikeluarkan dari rumah tidak akan dilepaskan dengan baik.

    5. Sistem yang Sudah Usang

    Sistem AC yang lama tidak akan mampu mendinginkan ruangan seperti sebelumnya. Mungkin sistem AC sudah mencapai akhir masa pakai. Makanya, penting untuk mengganti sistem AC ketika sudah tidak lagi mampu bekerja secara efektif.

    6. Pengaturan Termostat yang Tidak Tepat

    Pengaturan kipas termostat diatur ke ‘aktif’ akan penangan udara akan meniupkan udara bahkan ketika sistem tidak dalam siklus pendinginan. Akibatnya, sebagian udara yang keluar dari ventilasi menjadi terasa hangat.

    Kamu bisa menyesuaikannya dengan mengalihkan pengaturan kipas ke ‘otomatis’. Pengaturan lain yang bisa dicek, yaitu apakah sistem dalam mode “panas” atau ‘dingin’. Pasalnya, AC hanya akan menyala jika termostat diatur ke ‘dingin’.

    7. Masalah Kompresor AC

    Kompresor AC berperan untuk memastikan refrigeran berada pada tekanan optimal. Tanpa kompresor, sistem tidak akan bisa menyerap panas dari ruangan di rumah lalu memindahkannya ke luar.

    Jika kompresor mengalami masalah, AC Anda tidak akan mampu mendinginkan rumah dengan baik.

    8. Remote AC Rusak

    Remote yang rusak akan membuat pengiriman sinyal perubahan suhu ke unit AC gagal.

    Hal yang Harus Dilakukan jika AC Tidak Dingin

    Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika AC tidak dingin. Dilansir laman Bob Vila. Berikut adalah beberapa cara mengatasi AC jika tidak dingin.

    • Periksa dan setel ulang termostat.
    • Bersihkan saluran kondensasi yang tersumbat.
    • Ganti filter yang kotor.
    • Tambahkan zat pendingin.
    • Bersihkan kumparan yang kotor.
    • Cek sistem untuk mendiagnosis kerusakan saluran.
    • Bersihkan area sekitar kompresor.
    • Beli AC baru yang lebih kuat.

    Jika detikers tidak bisa membuka unit AC untuk memperbaikinya, kamu bisa menyewa seorang profesional untuk membersihkannya.

    AC Akan berfungsi dengan optimal jika dirawat dalam kondisi prima. Perawatan rutin juga akan memastikan AC berfungsi dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com