Tag: rusak

  • Bunga Es di Freezer Kulkas Bisa Merusak Mesin, Ini Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Bunga es di freezer kulkas jangan dianggap sepele. Sebab jika bunga es semakin membesar bisa menimbulkan bau, ruang freezer semakin sempit dan bisa merusak kulkas jika terjadi dalam jangka panjang.

    Memang munculnya bunga es di freezer kulkas merupakan hal yang wajar. Namun bisa saja itu dihindari jika tahu penyebab dan cara mencegahnya.

    Berikut penjelasan mengenai penyebab munculnya bunga es di freezer, lengkap dengan cara mencegah, dan cara mengatasi dengan benar agar tidak merusak kulkas.


    Penyebab Munculnya Bunga Es di Freezer

    Bunga es adalah uap air yang membeku akibat pintu kulkas yang sering dibuka tutup. Uap air bisa berasal dari tiap benda yang disimpan di kulkas, atau dari ruangan tempat mesin pendingin ini berada.

    Sesuai namanya, titik-titik kecil uap air membeku dan makin menumpuk layaknya bunga. Kristal bunga es yang sudah tebal tidak bisa dicairkan. Dikutip dari situs Mr Appliance, berikut beberapa penyebab munculnya bunga es:

    Pintu freezer yang terbuka, bahkan dalam waktu singkat dapat menyebabkan munculnya bunga es. Penyebabnya adalah udara hangat dan lembap dari ruangan masuk ke dalam freezer.

    Kemudian udara yang masuk akan mengembun pada berbagai benda di dalam freezer. Lama-kelamaan, kondensasi tersebut akan membeku dan menciptakan bunga es di dalam freezer.

    Ada Celah pada Pintu

    Penyebab pertama adalah terdapat celah pada pintu. Pintu kulkas memiliki magnetic gasket seal yang membuat pintu bisa tertutup rapat. Gasket ini mungkin rusak karena faktor usia atau masalah lain.

    Untuk mengecek apakah gasket rusak, coba lakukan tes dengan meletakkan selembar uang kertas di tengah-tengah pintu, lalu tutuplah pintu tersebut. Tariklah kertas tersebut, jika mudah terlepas, berarti gasket kamu tidak menutup rapat.

    Freezer Terlalu Penuh

    Penyebab ketiga adalah freezer terlalu penuh. Isi yang terlalu penuh akan menghalangi sirkulasi udara. Setiap kali pintu freezer dibuka, udara hangat dan lembap akan mengendap di atas makanan dan memunculkan bunga es.

    Pembuat Es Rusak

    Jika kulkas kamu memiliki pembuat es built-in di pintu, ada kemungkinan udara hangat masuk ke dalam freezer lewat saluran es. Hal ini tidak cuma menyebabkan terbentuknya bunga es di dalam freezer, tetapi juga bisa merusak pembuat es.

    Meletakkan Wadah Panas atau Basah di dalam Freezer

    Meletakkan wadah panas atau basah juga akan meningkatkan kelembapan dalam freezer. Udara lembap akan memunculkan bunga es di sisi freezer. Pastikan menyimpan barang dalam kondisi kering.

    Pemanas Pencairan Es yang Rusak

    Beberapa kulkas dilengkapi pencair bunga es otomatis. Jika bunga es sudah menumpuk, tetapi pemanas tidak bekerja, mungkin ada masalah dengan papan kontrol timer pencairan.

    Jika ternyata papan kontrolnya tidak rusak, mungkin alat pemanas pencairannya yang rusak. Tanpa alat ini, kamu harus mencairkan bunga es sendiri.

    Termostat Pencairan Es Tidak Berfungsi

    Jika penumpukan bunga es paling banyak tampak di sekitar dinding belakang freezer atau di ventilasi, kulkas mungkin mengalami masalah dengan termostat pencairan es.

    Masalah ini bisa menjadi rumit, karena termostat pencairan es adalah komponen sensitif yang dipicu oleh perubahan pada evaporator. Ini memainkan peran penting dalam memasok daya ke pemanas dan mengendalikan awal dan akhir siklus pencairan.

    Cara Mencegah Munculnya Bunga Es di Freezer

    Jangan pernah menganggap sepele terhadap munculnya bunga es. Sebaiknya detikers melakukan langkah pencegahan agar bunga es tidak muncul di freezer. Berikut beberapa caranya:

    • Pastikan menutup pintu freezer dengan rapat dan jangan terlalu sering atau terlalu lama dibuka.
    • Dinginkan makanan sebelum dimasukkan ke freezer: Jangan memasukkan dalam kondisi panas.
    • Bersihkan freezer secara teratur, termasuk jika sisa makanan atau cairan yang tumpah.
    • Isi freezer jangan terlalu penuh, pastikan udara bisa bersirkulasi dengan baik.
    • Periksa segel pintu, apakah ada retakan atau celah pada segel pintu. Gantilah jika perlu agar kulkas tertutup rapat.
    • Cari suhu yang tepat untuk kulkas kamu, sesuai dengan buku panduan.
    • Tempatkan kulkas dengan benar. Jangan diletakkan di ruangan panas atau berdekatan dengan perabotan panas.

    Cara Menangani Bunga Es di Freezer

    Jika bunga es sudah muncul, jangan membiarkannya terlalu lama. Berikut beberapa langkah menangani bunga es di freezer.

    1. Keluarkan Makanan dari Freezer

    Langkah pertama adalah mengeluarkan makanan dari freezer ke bagian cooler agar makanan tak rusak karena fluktuasi suhu.

    2. Letakkan Handuk Atau Kain

    Selanjutnya, letakkan handuk atau kain secara strategis di sekitar dan di bagian bawah kulkas agar bisa menyerap air dari es yang mengalir ke bawah.

    3. Cabut Listrik

    Setelah melakukan langkah pencegahan di atas, cabut listrik agar beralih ke mode pencairan. Langkah ini juga mencegah terjadinya sengatan listrik maupun korsleting.

    4. Biarkan Bunga Es Mencair Sendiri

    Diamkan kulkas dan biarkan bunga es mencair secara alami. Jangan melakukan tindakan paksa, seperti mencongkel atau memukul dengan alat keras. Hal ini bisa merusak bagian dalam freezer.

    5. Bersihkan dan Keringkan

    Jika sudah mencair secara keseluruhan, mulai keringkan freezer. Ini juga waktu yang tepat untuk membersihkan kulkas secara menyeluruh. Manfaatkan sabun cuci piring atau soda kue, Jangan lupa keringkan jika sudah bersih.

    6. Masukkan Lagi Makanan ke Freezer

    Jika sudah bersih dan kering, kembali colokkan listrik dan masukkan kembali makanan ke freezer yang sudah bebas dari bunga es. Jangan lupa lakukan langkah pencegahan agar bunga es tak lagi muncul.

    Nah, itulah berbagai penyebab munculnya bunga es yang mulai sekarang bisa dihindari. Selain merepotkan, bunga es juga membuat kulkas bisa rusak jika dibiarkan dalam jangka panjang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 7 Pohon Ini Bisa Rusak Fondasi Kalau Ditanam Terlalu Dekat Rumah



    Jakarta

    Lingkungan rumah bisa lebih asri dan adem dengan menanam pohon di pekarangan. Meski bagus untuk lingkungan, sayangnya nggak semua pohon cocok di taman dekat rumah, lho.

    Beberapa jenis pohon kalau berada dekat rumah justru menimbulkan kerugian. Rumah bisa kotor dan rusak kalau sewaktu-waktu dedaunan, batang, dan ranting berjatuhan.

    Selain itu, akar pohon juga dapat merambat sampai ke rumah. Hal ini bisa gawat karena mengakibatkan fondasi rumah rusak.


    Lalu, apa saja jenis pohon yang bisa merusak fondasi pohon? Simak penjelasan berikut ini dikutip dari catatan detikProperti.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya mempunyai akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur, sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak dirawat, akar pohon jambu dapat merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar dapat merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pohon beringin berukuran besar, sehingga bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pohon ini lebih cocok ditanam di pekarangan yang luas agar tidak berdekatan dengan rumah.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ketapang cukup jauh dari rumah. Dengan begitu, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Jika ingin menanam pohon bidara, pastikan jarak minimal dengan rumah 3 meter. Jarak tersebut memungkinkan pohon bidara hidup lama dan akarnya tidak merusak fondasi rumah. Hal ini juga membantu pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Dilansir dari Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda Genteng Rumah Bocor Meski Tak Sedang Hujan, Waspadai Kerusakannya!



    Jakarta

    Masalah kebocoran atap atau genteng rumah sering kali baru disadari saat hujan deras mengguyur. Air yang merembes perlahan masuk ke dalam celah atap bisa menyebabkan noda di plafon, kerusakan material bangunan, hingga munculnya jamur berbahaya. Tapi, bagaimana jika Anda ingin membeli rumah atau melakukan pengecekan saat cuaca cerah dan belum turun hujan?

    Tenang, ada beberapa tanda genteng rumah bocor yang bisa dikenali meskipun tidak sedang hujan. Berikut ulasannya, seperti dilansir dari Angi:

    1. Genteng Retak, Pecah, atau Bergeser

    Salah satu penyebab umum kebocoran adalah kondisi genteng yang sudah tidak utuh. Periksa bagian atap rumah, bisa dengan bantuan profesional, untuk memastikan tidak ada genteng yang:


    • Retak atau pecah karena usia, beban berat, atau cuaca ekstrem
    • Bergeser dari posisinya akibat angin atau guncangan

    Celah kecil sekalipun bisa menjadi jalur masuk air ke dalam rumah.

    2. Muncul Warna Tak Biasa di Plafon

    Plafon yang berubah warna (biasanya coklat, hitam, atau kehijauan) adalah pertanda kuat bahwa atap pernah bocor. Warna ini umumnya disebabkan oleh:

    • Jamur dan lumut yang tumbuh di area lembap
    • Kebocoran lama yang meninggalkan bekas air

    Jamur, terutama jenis black mold, bisa memicu gangguan kesehatan seperti iritasi kulit hingga gangguan pernapasan.

    3. Suara Tetesan Air dari Plafon

    Mendengar suara air menetes padahal tidak ada keran terbuka? Itu bisa menjadi pertanda ada air yang merembes dari atas plafon. Jika plafon tidak tahan air, jamur bisa tumbuh dan memperburuk kondisi visual maupun struktural rumah.

    4. Flashing Atap Rusak

    Flashing adalah material pelindung yang dipasang di sambungan atap untuk mencegah kebocoran. Jika flashing rusak atau bergeser, air hujan bisa tetap lolos dan masuk ke dalam rumah meskipun sudah dilapisi cat pelindung.

    5. Genangan Air di Talang Atap

    Saat melakukan pemeriksaan atap, cek juga talang air. Jika terlihat genangan yang tidak mengalir, bisa jadi sistem drainase bermasalah. Penyebab genangan antara lain:

    • Cekungan pada jalur pembuangan
    • Sumbatan dari daun atau sampah
    • Desain kemiringan yang kurang optimal

    Saluran air yang tidak lancar bisa menyebabkan limpahan dan memicu kebocoran di bagian dalam rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kutu Putih Muncul dan Rusak Tanaman? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Merawat tanaman tidak sekadar menyiram air dan memberi pupuk, tetapi juga menjaganya dari hama. Salah satu hama yang suka muncul adalah serangga kutu putih.

    Tanaman yang terinfeksi kutu putih bisa rusak, pertumbuhannya terhambat, bahkan mati. Kutu putih merusak tanaman dengan menghisap sari inangnya, sehingga muncul residu putih pada bagian tertentu.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus segera membasmi kutu putih. Penghuni juga perlu tahu penyebab munculnya kutu putih agar bisa lebih waspada.


    Kenapa kutu putih muncul pada tanaman dan bagaimana cara membasminya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.

    Penyebab Kutu Putih pada Tanaman

    Kutu putih menyerang tanaman karena tertarik dengan hal berikut ini.

    1. Banyak Sari Buah

    Tanaman yang kaya akan sari buah, misalnya pohon jeruk dan mangga, menarik bagi kutu putih. Tanaman tersebut bisa menjadi bahan makanan mereka.

    2. Kadar Nitrogen Tinggi

    Kutu putih juga muncul pada tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini dapat terjadi kalau menyiram dan memberi pupuk terlalu banyak pada tanaman.

    Jika tanaman sudah terserang kutu putih, sebaiknya jauhkan dari tanaman lain. Infeksi kutu putih dapat menyebar ke tanaman terdekat.

    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Inilah cara membasmi kutu putih agar tanaman nggak rusak.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Penghuni rumah bisa memangkas bagian tanaman yang terserang kutu putih kalau infeksinya cukup berat. Lalu, buang potongan tersebut karena kutu putih dapat mengenai bagian tanaman lain.

    2. Siram Kutu Putih

    Untuk serangan kutu putih yang tergolong ringan, penghuni dapat menyiram tanaman dengan air untuk menyingkirkannya. Letakkan bagian tanaman yang terserang di bawah pancuran air keran. Pastikan menyiram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    3. Semprotkan Cairan DIY

    Selain itu, penghuni bisa membuat cairan pengusir kutu putih. Cairan tersebut dapat dibuat dari bawang bombay, bawang putih, dan bubuk cabai.

    Bahan-bahan tersebut dihaluskan dengan blender hingga konsistensinya menjadi pasta dan tambahkan air sekitar 1 liter. Kemudian, campuran didiamkan selama 1 jam. Larutan itu disaring dengan kain tipis dan ditambahkan sabun cuci piring cair, lalu diaduk rata.

    Cairan ini dapat dimasukkan ke dalam botol untuk disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih. Ulangi penyemprotan setelah beberapa hari sesuai kebutuhan. Larutan DIY (do-it-yourself) atau buatan sendiri ini bisa disimpan dalam kulkas hingga seminggu.

    4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Penghuni juga bisa menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Zat dalam minyak nimba bakal mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

    Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Semprotkan larutan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Ulangi penyemprotan cairan minyak nimba setelah 1-2 minggu jika serangan kutu putih masih berlanjut.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Kalau serangan kutu putih masih ringan, penghuni bisa memanfaatkan sejumlah serangga predator yang dapat membunuh kutu putih secara alami. Serangga tersebut antara lain tawon parasitoid (Leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri.

    Sebarkan serangga tersebut sebagai cara alternatif untuk membasmi kutu putih. Namun, proses ini membutuhkan waktu cukup lama.

    Itulah penjelasan seputar kutu putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Geser Seret Susah Dibuka, Ini Biang Keroknya!


    Jakarta

    Pagar geser sering digunakan untuk menjaga keamanan dan privasi penghuni rumah. Jenis pagar ini sering jadi pilihan karena praktis dan tidak memakan banyak ruang.

    Namun, terkadang pagar geser bisa seret, sehingga sulit untuk dibuka. Kalau sudah seperti itu, penghuni membutuhkan tenaga ekstra buat menggeser pagar.

    Sangat merepotkan bukan? Oleh karena itu, penghuni rumah perlu mencari penyebab dan segera memperbaikinya.


    Penyebab Pagar Geser Seret

    Inilah beberapa penyebab pagar geser seret dan cara mengatasi, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Jalur Rel Kurang Pelumas

    Jalur rel pagar geser sebaiknya rutin diberikan pelumas agar tetap dalam kondisi baik. Pelumas tersebut membantu pagar meluncur dengan mulus.

    Gunakan pelumas berbasis silikon untuk menyemprot rel. Pastikan untuk mengoleskan pelumas secara merata dan hindari menyemprotnya pada roda atau pagar.

    2. Roda Aus atau Rusak

    Selain menjaga kondisi jalur rel, penghuni rumah juga perlu memastikan roda pagar bisa meluncur dengan mulus. Roda yang aus atau rusak membuat pagar akan bergeser dengan tidak rata atau keluar dari lintasan. Jika sudah begitu, segera ganti dengan yang baru.

    3. Rel Kotor

    Lalu, penghuni juga bisa periksa mengecek kebersihan rel kalau pagar seret. Pagar sulit bergeser dengan mulus kalau ada kotoran, serpihan, dan daun dapat terkumpul di rel.

    Gunakan sapu atau peniup daun untuk membersihkan kotoran pada rel. Selain itu, gunakan sikat untuk menggosok rel dengan air dan sabun. Pastikan untuk membilas rel dan membiarkannya kering sebelum dipakai ya.

    4. Baut dan Sekrup Longgar

    Baut dan sekrup yang longgar membuat pagar bergoyang dan tidak stabil. Pastikan semua baut dan sekrup kencang menggunakan kunci pas.

    5. Pagar Tidak Sejajar dengan Rel

    Kemudian, periksa kesejajaran pagar dengan rel. Roda bisa keluar dari jalur rel. Hal ini membuat pagar sulit digeser.

    Caranya dengan menutup pagar dan ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukurannya harus sama. Bila perlu, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar dengan benar.

    Itulah beberapa penyebab pagar geser seret dan cara memperbaikinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Takut Tanaman Rusak Diserang Kutu Putih? Begini Cara Cegahnya



    Jakarta

    Kutu putih merupakan serangga penghisap getah berwarna putih. Penghuni rumah yang memelihara tanaman patut waspada dengan serangan kutu putih. Sebab, kutu putih bisa rusak, layu, bahkan daun dan buahnya cepat rontok.

    Dilansir dari The Spruce, serangga ini menyukai tanaman yang mengandung banyak sari buah. Mereka tertarik dengan tumbuhan tropis seperti spesies hoya, philodendron, dan schefflera. Pohon sitrus pun sangat rentan diserang kutu putih.

    Nah, sebenarnya kutu putih suka tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhan lunak. Kandungan nitrogen cenderung menjadi tinggi kalau tanaman disiram air dan diberi pupuk secara berlebihan.


    Cara terbaik untuk mengendalikan kutu putih adalah dengan cara bertahan. Tanaman yang sehat dan kuat tidak mudah diserang hama dibandingkan tanaman yang lemah dan stres.

    Namun, kutu putih tetap dapat menginfeksi tanaman yang sehat maupun tanaman baru sekali pun. Tanaman hias yang terserang hama harus dipisahkan dari tanaman hias lainnya untuk mencegah penyebaran hama.

    Oleh karena itu, sebaiknya cegah kemunculan kutu putih sebelum terlanjur. Simak caranya berikut ini.

    Cara Cegah Serangan Kutu Putih

    Inilah beberapa tips agar tanaman aman dari serangan kutu putih.

    1. Kurangi Pupuk dan Siram Tanaman

    Hindari menggunakan pupuk dan menyiram tanaman secara berlebihan. Cara ini membantu menurunkan kandungan nitrogen sekaligus memperkuat ketahanan tanaman. Pasalnya, kutu putih tertarik dengan tanaman dengan kandungan nitrogen yang tinggi.

    2. Gunakan Minyak Nimba

    Cegah pertumbuhan kutu putih dengan rajin merawat daun tanaman. Semprotkan cairan yang tidak disukai kutu putih, seperti yang mengandung minyak nimba.

    3. Rutin Bersihkan Tanaman

    Bersihkan tanaman secara rutin untuk mencegah kutu putih hinggap. Caranya dengan menyemprotkan air pada tanaman.

    4. Turunkan Suhu Udara

    Kutu putih cenderung menyukai suhu hangat. Untuk tanaman indoor yang tahan dingin, sebaiknya turunkan suhu udara di malam hari hingga 15 derajat celsius buat cegah kutu putih.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah serangan kutu putih pada tanaman. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu Berdecit Kayak di Film Horor? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara pintu mendecit ketika dibuka seperti di film-film horor? Pintu rumah yang sudah mulai berumur memang dapat mengeluarkan suara yang mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Kontraktor Wildan mengatakan pintu bisa berbunyi karena engsel pintu rusak. Ia menjelaskan engsel rusak membuat daun pintu turun, sehingga bagian bawah bergesekan dengan lantai.

    “Solusinya perlu diperbaiki dengan cara perbaikan engsel pintu atau penyerutan (bawah pintu),” ujar Wildan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).


    Namun, kenapa engsel pintu mengeluarkan suara berdecit ya? Simak penjelasannya berikut, dilansir dari The Spruce.

    Penyebab Engsel Pintu Berdecit

    Ada banyak hal yang membuat komponen pintu bermasalah, sehingga mengeluarkan suara berdecit. Berikut ini penyebabnya.

    Engsel Kering

    Salah satu penyebab paling umum muncul suara decit pada pintu adalah engsel kering dan membutuhkan pelumasan.

    1. Engsel Aus atau Rusak

    Kemudian, engsel juga dapat mulai berdecit jika sudah aus atau rusak.

    2. Engsel Tidak Sejajar

    Instalasi engsel pintu cenderung mudah. Akan tetapi, pemasangan yang kurang tepat atau tidak sejajar bisa membuat pintu berdecit.

    3. Ada Bagian Longgar

    Pintu yang sudah lama digunakan dapat menyebabkan sekrup mengendur atau kayu terkelupas, sehingga menyebabkan suara decit.

    4. Penyusutan rumah

    Saat fondasi rumah mengendap secara alami, pintu dapat melorot dan menjadi tidak sejajar. Tanpa penyesuaian untuk memperhitungkan penyusutan, pintu dapat mulai berdecit.

    Cara Melumas Engsel Pintu Biar Nggak Bunyi

    Salah satu cara meredakan suara pada engsel adalah dengan memberi pelumas. Berikut beberapa cara melumas engsel pintu.

    1. Semprotan Silikon

    Semprotan silikon adalah salah satu pelumas terbaik untuk pintu berdecit. Untuk hasil yang maksimal, lepaskan pin engsel dan semprotkan secara menyeluruh.

    2. Hairspray

    Solusi cepat untuk meredakan suara decit pada pintu adalah menggunakan hairspray. Semprotkan sedikit pada engsel pintu. Lalu, gerakkan engsel maju mundur dan semprotkan lagi.

    Polimer dalam hairspray mampu meminimalkan gerakan engsel dan cepat meredakan suaranya. Namun, jangan mengandalkan hairspray sebagai solusi jangka panjang untuk memperbaiki pintu ya.

    3. Minyak Zaitun

    Pemilik rumah dapat memanfaatkan bahan dapur seperti minyak zaitun untuk melumas engsel. Minyak zaitun mampu menghilangkan bunyi decit engsel pintu secara efektif.

    Gunakan alat suntik kecil untuk mengaplikasikan minyak pada engsel dan biarkan meresap. Namun, akan lebih baik kalau menggeser pin engsel sedikit keluar ketika mengaplikasikannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Deteksi Atap Bocor Tanpa Perlu Naik ke Atas Rumah


    Jakarta

    Atap bocor merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi pada bangunan. Hal ini bisa terjadi pada rumah tapak dan rumah vertikal. Masalah ini biasanya ditemukan ketika memasuki musim hujan dengan intensitas air yang tinggi.

    Cara mengetahui atap rumah bocor sebenarnya mudah karena bisa terlihat dampaknya di dalamnya rumah. Jadi penghuni rumah tidak perlu naik ke atap untuk mengecek. Namun, beberapa orang mungkin bingung apa saja tanda-tanda adanya kebocoran pada atap rumah. Dilansir Angi, berikut tanda-tanda atap rumah bocor.

    Tanda Atap Rumah Bocor

    1. Noda Rembesan Air pada Tembok dan Plafon

    Tanda paling umum adalah bercak coklat hingga kehitaman pada plafon serta bercak putih hingga coklat pada dinding. Noda tersebut biasanya muncul setelah terjadi kebocoran beberapa kali. Bercak tersebut bukan hanya karena air yang meresap ke plafon atau dinding, melainkan aktivitas jamur. Jika menemukan noda rembesan ini, sudah pasti ada kebocoran pada atap.


    2. Tumbuh Jamur pada Dinding

    Jamur sangat menyukai tempat yang lembap. Dinding yang sering basah karena rembesan air dari atap bisa menjadi tempat berkembangnya jamur. Seiring waktu akan muncul noda putih hingga coklat di dinding. Untuk mengetahui lokasi kebocoran, pemilik rumah bisa mengukur seberapa jauh letak noda ke plafon. Kemungkinan besar letak air bocor ada di dekat sana.

    3. Kebocoran

    Tanda paling jelas adalah melihat ada air yang menetes di dalam rumah. Air bisa menetes menembus plafon atau dari pinggirian plafon. Meskipun tetesan air masih kecil, tetap saja perbaikannya harus dilakukan menyeluruh.

    4. Genangan air

    Ada genangan air di lantai rumah, misalnya di pojokan ruangan atau di pinggir dinding, perlu dicurigai apalagi setelah hujan deras. Berarti ada kebocoran yang nggak disadari sehingga air menggenang di lantai.

    5. Flashing Rusak atau Hilang

    Biasanya bagian luar rumah dipasang lapisan penutup khusus untuk bagian pinggiran atau area siku yang disebut dengan flashing. Fungsi dari flashing adalah melindungi rumah dari kebocoran. Flashing ini bisa dilihat dari bawah sehingga tidak perlu naik ke atap. Material ini dipasang dengan menyiku, jadi air tidak ada jalan untuk rembes ke dalam rumah. Materialnya pun biasanya kedap air dan agak mengkilap. Apabila flashing rusak tidak ada benda yang dapat menahan air masuk. Kerusakan pada flashing biasanya terjadi karena angin kencang atau perekatnya lepas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang Ini Sebaiknya Dibuang dari Rumah, Bisa Bawa Petaka!


    Jakarta

    Ada berbagai macam barang yang bermanfaat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Namun, ada juga sejumlah barang yang sudah tidak terpakai dan tanpa disadari hanya disimpan selama bertahun-tahun.

    Ternyata, menyimpan barang yang tidak terpakai sangat tidak dianjurkan. Menurut feng shui, menyimpan barang yang tak terpakai dianggap membawa sial dan petaka bagi penghuni rumah.

    Feng shui sendiri adalah praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Energi positif yang muncul dari keseimbangan ini dapat membangun keharmonisan antara individu dengan lingkungannya.


    Apa saja barang yang sebaiknya dibuang menurut feng shui? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang yang Lebih Baik Dibuang Karena Bisa Bawa Petaka

    Dikutip dari Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut sejumlah barang yang sebaiknya dibuang dari rumah karena bisa membawa energi negatif menurut feng shui:

    1. Barang yang Sudah Rusak

    Masih suka menyimpang barang yang sudah rusak? Bisa jadi hal itu membuat aliran energi negatif masuk ke dalam rumah. Beberapa orang menganggap barang tersebut masih bisa diperbaiki, meski pada akhirnya tak tersentuh sama sekali.

    Dalam feng shui, barang yang sudah rusak dan tidak dibuang selama berbulan-bulan melambangkan energi yang cenderung tidak bergerak. Kebiasaan menyimpan barang rusak dapat menghalangi pertukaran energi positif ke dalam rumah.

    Jika memang punya barang rusak dan ingin diperbaiki maka segera lakukan. Kalau tak ada waktu untuk memperbaikinya, lebih baik dibuang dan membeli yang baru.

    2. Tanaman dan Bunga Layu

    Menanam bunga dan tanaman hijau di halaman bisa membuat hunian terlihat hijau dan asri. Namun jika jarang dirawat dan disiram air, maka tanaman bisa layu dan mati.

    Terkadang, banyak orang yang tak sadar tanaman hiasnya sudah layu dan dibiarkan selama berhari-hari. Jika tidak segera dicabut dari tanah, tanaman layu dapat melambangkan kematian atau pembusukan bagi penghuni rumah.

    Feng shui menilai tanaman layu dapat membawa energi negatif dan berpotensi membawa petaka bagi seisi rumah. Hal ini dapat memengaruhi hubungan rumah tangga hingga karier.

    3. Hadiah yang Tidak Diinginkan

    Ketika menerima sebuah hadiah, kamu tentu tak akan tahu apa isi di dalamnya. Setelah hadiah dibuka dan ternyata kamu tidak menyukainya, lebih baik diberikan kepada orang lain.

    Sebab, feng shui menilai jika menyimpan barang dari hadiah yang tidak diinginkan dapat membawa energi negatif ke dalam rumah. Hal tersebut bisa membawa suasana buruk dan akhirnya mengganggu keharmonisan rumah tangga.

    Demikian tiga barang yang sebaiknya dibuang karena dapat membawa petaka menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Rumah Kamu Perlu Segera Direnovasi, Jangan Tunggu Rusak Parah!



    Jakarta

    Rumah juga punya ‘batas usia’. Kalau sudah terasa tidak nyaman, sering muncul kerusakan kecil, hingga atap mulai bocor, bisa jadi itu sinyal kuat rumahmu butuh direnovasi.

    Renovasi rumah bukan sekadar soal tampilan, tapi juga demi menjaga kenyamanan dan keamanan penghuninya. Mengutip laman Architecture Beast, berikut 6 tanda umum bahwa rumah kamu sebaiknya segera direnovasi.

    1. Atap atau Genteng Mulai Bocor

    Bintik air di langit-langit atau rembesan saat hujan adalah alarm awal. Umumnya genteng perlu diganti setiap 30 tahun, tapi kalau sudah banyak yang bocor, sebaiknya segera renovasi atap untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.


    2. Kebutuhan Ruang Tambahan

    Punya anak yang beranjak remaja atau keluarga yang bertambah? Artinya kamu perlu menambah ruangan di rumah. Renovasi bisa jadi solusi agar tata letak lebih optimal sekaligus menyegarkan tampilan rumah.

    3. Perbaikan Kecil yang Tak Kunjung Usai

    Kalau kamu merasa terus memperbaiki masalah yang sama, seperti dinding retak atau pintu yang macet, itu bisa jadi sinyal renovasi besar. Selain menghemat biaya jangka panjang, renovasi menyeluruh bikin rumah lebih efisien dan fungsional.

    4. Lantai Sudah Usang atau Rusak

    Lantai yang retak, terkelupas, atau tampak bobrok bisa jadi bahaya tersembunyi. Selain fungsional, memperbarui lantai juga dapat menambah estetika rumah secara keseluruhan.

    5. Pipa Bocor

    Masalah pipa sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak ke struktur rumah jika dibiarkan. Segera hubungi tukang dan pertimbangkan renovasi sistem perpipaan bila kebocoran terus terjadi.

    6. Banyak Rayap dan Hama

    Kalau kamu mulai sering melihat jejak rayap, terutama di furnitur kayu, artinya rumah kamu sedang dalam bahaya. Serangan hama bisa merusak struktur bangunan dan memicu biaya perbaikan yang tinggi. Renovasi sekaligus pembasmian rayap bisa jadi langkah pencegahan jangka panjang.

    Jangan tunggu rusak parah baru renovasi. Mengenali tanda-tanda awal ini bisa membantumu menjaga rumah tetap nyaman, aman, dan tahan lama. Jadi, sudah siap merenovasi rumah?

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com