Tag: saat musim hujan

  • 6 Tanaman yang Cocok Ditanam Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa membuat ruangan tampak lebih ‘hidup’ dan asri. Tak heran, banyak penghuni yang menanam tanaman di rumah.

    Umumnya, tanaman memerlukan air dan juga cahaya matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Namun, bagaimana kalau sedang musim hujan yang menyebabkan minimnya cahaya matahari dan banyaknya curah air yang dibutuhkan tanaman?

    Jangan khawatir! Sebab, ada beberapa tanaman yang cocok ditanam saat musim hujan dan tidak membutuhkan banyak matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Dilansir dari Ugaoo, bunga Marigold bisa menjadi pilihan tanaman yang bisa bertahan saat musim hujan. Tanaman dengan warna cerah nan cantik ini bisa tahan meski diterpa hujan lebat.

    Lidah Mertua

    Snake plant dwarf varieties in minimalist white ceramic pots on a white desk.Lidah mertua Foto: Getty Images/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman tropis yang sangat mudah beradaptasi. Lidah mertua biasanya hidup di tempat yang kering, namun juga bisa ditempatkan di luar dan terkena hujan. Namun, jangan sampai terlalu sering terkena hujan ya karena bisa membuat akarnya membusuk.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantspider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Dilansir dari The Indoor Nursery, Spider Plant atau tanaman laba-laba juga salah satu tanaman yang mudah beradaptasi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena matahari langsung terutama di siang hari.

    Tanaman Paku

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Fern Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir dari Magic Bricks, tanaman paku atau fern merupakan tanaman yang cocok dan bisa bertahan di musim hujan. Merek bisa tumbuh di lingkungan yang lembap dan sinar matahari yang sedikit.

    Philodendron

    Jenis tanaman hias PhilodendronJenis tanaman hias Philodendron Foto: Instagram @airy_garden_official

    Tanaman yang satu ini bisa tumbuh dengan mudah di tempat lembap dan berkembang di iklim basah. Hati-hati, jangan sampai tiba-tiba terkena paparan sinar matahari terlalu lama karena bisa menyebabkan jaringan daunnya rusak.

    Monstera

    Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah.Tanaman hias janda bolong atau monstera Foto: Grandyos Zafna

    Tanaman yang dikenal juga sebagai Swiss Cheese plant ini juga cocok ditanam saat musim hujan. Monster bisa tumbuh besar di lingkungan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Pastikan kamu tidak menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung ya, cukup diletakkan di tempat yang teduh saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok ditanam dan bisa tumbuh subur saat musim hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Lapisan Cat yang Menggelembung Saat Musim Hujan



    Jakarta

    Musim hujan sering membawa masalah baru bagi rumah, salah satunya cat dinding yang menggelembung. Gelembung cat ini biasanya berisi udara atau air, dan jika tidak ditangani dengan benar bisa merusak tampilan bahkan struktur permukaan dinding rumah.

    Lapisan cat yang menggelembung bisa muncul dalam ukuran kecil maupun besar, dan sering kali jadi tanda bahwa ada masalah serius pada tembok-khususnya soal kelembapan.

    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux), Rahman Wijaya menjelaskan, penyebab utama cat menggelembung saat musim hujan adalah munculnya penggumpalan garam alkali (efflorescence). Gejala ini ditandai dengan keluarnya serbuk putih mirip kapur dari permukaan dinding beton atau bata.


    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal,” kata Rahman kepada detikcom saat ditemui di IndoBuildTech Expo 2025, ICE BSD City, Jumat (4/7/2025) lalu.

    Efflorescence ini muncul akibat garam dari bahan semen, bata, atau mortar yang terdorong keluar oleh kelembapan. Jika langsung ditimpa cat tanpa perlakuan khusus, gelembung bisa muncul kembali bahkan setelah cat baru diaplikasikan.

    Langkah Mengatasi Cat yang Terlanjur Menggelembung

    Jika cat dinding rumah sudah terlanjur menggelembung, jangan langsung ditimpa dengan cat baru. Berikut langkah yang disarankan:

    Kerok cat lama

    Gunakan alat seperti kape untuk mengikis seluruh cat lama hingga bersih. Jangan sisakan bagian yang mengelupas agar tidak mengganggu daya lekat cat baru.

    Pastikan permukaan kering dan tidak lembap

    Dinding yang masih basah bisa membuat masalah kembali muncul. Tunggu hingga benar-benar kering sebelum melanjutkan proses pengecatan.

    Gunakan cat dasar dengan anti alkali

    Pilih cat dasar (primer) yang memiliki kandungan alkali killer. Produk ini biasanya berbahan solvent dan efektif mengunci garam agar tidak keluar ke permukaan.

    Lapisi dengan cat luar (top coat)

    Setelah cat dasar mengering, aplikasikan cat luar minimal 2 lapis agar hasilnya maksimal dan warnanya lebih rata.

    Tips Mencegah Cat Menggelembung di Musim Hujan

    • Pilih lokasi pengecatan yang tidak terkena tampias air hujan langsung.
    • Gunakan bahan bangunan berkualitas untuk mencegah rembesan air dari dalam dinding.
    • Pastikan tembok benar-benar kering sebelum proses pengecatan.
    • Hindari mengecat saat cuaca terlalu lembap atau sedang hujan.

    Dengan perawatan dan proses pengecatan yang benar, dinding rumah tetap awet dan tampil menawan meski musim hujan datang. Jangan abaikan tanda-tanda seperti cat mengelupas atau menggelembung-karena bisa jadi itu awal dari masalah struktural dinding.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com