Tag: sabun

  • 3 Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas Agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Kulkas wajib dibersihkan secara berkala agar tidak mengeluarkan aroma tak sedap. Namun, jangan hanya membersihkan interior kulkas saja, tetapi bagian luarnya juga perlu diperhatikan.

    Terkadang, bagian luar kulkas sering luput dari perhatian pemiliknya. Padahal, kalau tidak dibersihkan maka eksterior kulkas bisa berdebu, baret, bahkan berjamur.

    Meski tidak berdampak pada makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas, tetapi lemari es yang kotor dapat mengganggu pemandangan. Lantas, bagaimana cara membersihkan bagian kulkas? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas

    Coba kamu perhatikan bagian gagang dan atap lemari es, apakah terlihat kotor dan berdebu? Jika iya, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Kamis (29/5/2025), berikut tips membersihkan bagian luar kulkas:

    1. Cairan Pembersih Serbaguna

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pembersih serbaguna. Kamu bisa membelinya di minimarket maupun toko online dengan harga terjangkau.

    Untuk cara pakainya, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan pada area eksterior kulkas yang kotor seperti gagang dan pintu kulkas. Setelah itu, lap dengan kain kering dan pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    Apabila kamu memiliki kulkas baja antikarat di rumah, cara membersihkannya sedikit berbeda. Pertama, bersihkan dulu permukaan kulkas dengan kain microfiber basah, lalu keringkan dengan kain.

    Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Cara pakainya, tetes 2-3 kali alkohol ke kain microfiber kering, lalu gosok secara perlahan di area yang terdapat noda. Setelah itu, keringkan lagi dengan kain agar tidak ada sisa alkohol yang menempel.

    2. Kemoceng

    Untuk membersihkan bagian atas kulkas, disarankan menggunakan kemoceng yang terbuat dari bulu ayam. Pastikan kamu menggunakan masker agar partikel debu tidak terhirup dan masuk ke dalam tubuh.

    Bersihkan debu secara perlahan sampai bersih. Jika masih ada sisa kotoran yang sulit hilang, bersihkan dengan cairan pembersih dan kain microfiber.

    3. Sabun Cuci Piring

    Bagian karet pintu kulkas juga perlu dibersihkan secara rutin. Soalnya, bagian ini bisa kotor dan berjamur seiring waktu jika tidak dirawat. Selain itu, karet yang sudah kotor bikin pintu kulkas tidak bisa tertutup rapat.

    Untuk cara membersihkannya bisa pakai sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, gosok bagian karet pintu kulkas menggunakan spons secara menyeluruh. Setelah bersih dan tak ada noda, keringkan dengan kain microfiber kering.

    Itulah tiga cara membersihkan bagian luar kulkas agar kinclong lagi. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Benda yang Harus Dibersihkan Setiap Bulan Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan hal yang wajib dilakukan. Saat membersihkan rumah, ada barang-barang yang harus dibersihkan setiap bulan.

    Barang-barang tersebut harus sering dibersihkan karena beberapa hal, misalnya cepat berdebut. Lantas, barang apa saja yang harus dibersihkan setiap bulan?

    Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.


    1. Tempat Sampah

    In de zorgIlustrasi tempat sampah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anne van der Veer

    Jangan salah ya, tempat sampah juga harus dibersihkan lho! Saat membersihkannya juga jangan asal, bagian dalam dan luarnya harus dibersihkan dengan baik.

    “Bahkan dengan pelapis, tempat sampah tetap bau. Kami menyarankan untuk membilas dan menggosoknya setiap bulan. Isi air panas, tambahkan sedikit sabun cuci piring, dan semprotkan disinfektan untuk mengusir bau dan mencegah bakteri,” kata ahli kebersihan di Sparkly Maids San Antonio, Jessica Gonzalez, dikutip dari Southern Living, Senin (14/7/2025).

    Sementara itu, ahli kebersihan di CottageCare Scott Schrader menyarankan untuk mengeringkan tempat sampah di bawah sinar matahari untuk membantu menghilangkan bau.

    2. Lemari Dapur

    lemari dapur panel terangkat atau Raised Panel Kitchen Cabinetlemari dapur Foto: via Kitchen Cabinet Kings

    Lemari dapur ternyata bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri tanpa kamu sadari. Maka dari itu, Gonzalez menyarankan untuk membersihkannya sebulan sekali.

    “Bersihkan area ini dengan pembersih lemak yang lemah atau cuka encer, lalu keringkan sepenuhnya. Ini akan menjaga dapur Anda tetap bersih di antara pembersihan mendalam,” ungkapnya.

    3. Mesin Cuci

    Ilustrasi Tips Memilih Mesin CuciIlustrasi Mesin Cuci Foto: iStock

    Mesin cuci juga harus dibersihkan setiap bulan lho detikers. Schrader mengatakan poin utama bagian mesin cuci yang harus dibersihkan adalah tempat detergen dan gasket atau karet mesin cuci.

    “Jamur dan kotoran deterjen menumpuk di sini cukup cepat. Bersihkan laci deterjen dengan larutan cuka hangat, dan periksa karet gasketnya untuk melihat apakah ada kotoran. Pembersihan bulanan akan mengurangi bau dan mesin cuci Anda akan berfungsi dengan baik,” jelas Schrader.

    Sementara Gonzalez mengingatkan untuk tidak melupakan bagian seperti tutup, kenop, serta bagian atas mesin cuci.

    4. Gagang Pintu

    Ilustrasi gagang pintu rumahIlustrasi gagang pintu rumah Foto: via Pixabay

    Gagang pintu disarankan untuk dibersihkan sebulan sekali karena bisa terdapat banyak bakteri. Sebab, bagian tersebut yang paling sering dipegang oleh orang rumah.

    “Gunakan larutan disinfektan atau pembersih berbahan dasar alkohol lainnya, bersihkan titik-titik ini sebulan sekali. Ini hanya membutuhkan sedikit waktu, tetapi dapat meningkatkan kesehatan ruangan Anda secara signifikan,” kata Shcrader.

    5. Baling-baling Kipas

    kipas angin gantungkipas angin gantung Foto: kipas angin gantung

    Kalau di rumah memakai kipas angin, jangan lupa bersihkan baling-balingnya setiap bulan. Sebab, debu rentan menumpuk pada baling-baling kipas apalagi kalau sering digunakan.

    Cara membersihkannya bisa dengan lap atau sarung bantal yang sudah tidak dipakai untuk mengumpulkan debu.

    “Selipkan sarung bantal bekas di atas baling-baling dan tarik perlahan ke bawah, debu akan menempel di sarung bantal. Lalu, lap baling-baling dengan kain mikrofiber lembap. Melakukan hal ini setiap bulan akan sangat membantu menjaga kualitas udara di rumah Anda, terutama di kamar tidur,” ujar Schrader.

    Itulah beberapa benda yang harus dibersihkan setiap bulan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 8 Barang yang Nggak Boleh Kamu Bersihkan Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Sabun cuci piring adalah salah satu bahan andalan ibu rumah tangga sebagai alternatif cairan pembersih pada permukaan atau benda apapun. Bahkan, tidak sedikit juga masyarakat Indonesia yang sudah sering menggunakan sabun cuci piring sebagai alternatif untuk mencuci tangan setelah makan.

    Biasanya, alasan mereka menggunakan sabun cuci piring sebagai alternatif cairan pembersih adalah karena keunggulannya dalam membersihkan noda membandel bahkan hingga noda minyak sekalipun pada segala jenis permukaan.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya ada juga beberapa hal yang tidak boleh kamu bersihkan dengan sabun cuci piring loh. Agar kamu tidak salah, ayo simak ringkasannya di bawah ini.


    8 Hal yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Sabun Cuci Piring

    Dikutip dari rd.com, sabun cuci memang adalah salah satu cairan pembersih yang sangat ampuh untuk membersihkan noda pada berbagai permukaan. Tidak hanya itu, sabun cuci juga cenderung lebih murah dibandingkan dengan cairan pembersih lainnya.

    Tetapi, hal yang perlu kamu ketahui adalah, sabun cuci piring itu bukan termasuk ke dalam golongan sabun, melainkan deterjen. Lalu, apa bedanya?

    Bedanya adalah cara kerja dari kedua jenis pembersih tersebut.

    Sabun bekerja dengan cara melapisi atau membungkus kotoran dan minyak pada sebuah permukaan. Sehingga, kotoran tersebut nantinya akan mudah untuk dibersihkan dengan air mengalir.

    Sebaliknya, deterjen bekerja dengan merusak atau memecah kotoran yang menempel. Sehingga kotoran tersebut menjadi terurai dan tidak dapat menempel kembali pada permukaan yang dibersihkan.

    Oleh karena itu, penggunaan deterjen atau dalam kasus ini adalah sabun cuci piring bisa jadi tidak cocok untuk beberapa permukaan atau benda. Berikut beberapa contohnya.

    1. Lantai Kayu Keras

    Cara membersihkan lantai kayu yang tidak benar bisa membuat bahan kayu tersebut menjadi tergores dan meninggalkan bekas kotor.

    Menurut pakar restorasi kayu Minwax, Bruce Johnson, memilih pembersih yang cocok untuk membersihkan lantai kayu adalah hal yang penting. Ia juga mengatakan bahwa sabun cuci piring tidak cocok untuk membersihkan lantai kayu keras, karena akan meninggalkan residu semacam lapisan kotor.

    “Penting dasarnya untuk memilih cairan pembersih yang tepat untuk membersihkan lantai kayu keras. Sabun cuci piring tidak akan cocok untuk membersihkannya, karena akan meninggalkan residu lapisan film,” ujar Johnson.

    2. Untuk Mencuci Piring di Dalam Mesin Cuci Piring

    Sabun cuci piring memang diproduksi khusus untuk membersihkan piring kotor. Namun, bila kamu mencucinya di dalam mesin cuci piring, sabun cuci piring justru akan berdampak buruk bagi mesin cuci piring tersebut.

    Mesin cuci piring tersebut tidak dirancang untuk menangani busa yang ditimbulkan oleh sabun cuci piring pada umumnya. Busa tersebut nantinya akan menumpuk di dalam mesin cuci piring dan akan merusak mesin cuci tersebut secara perlahan.

    Oleh karena itu, kamu harus gunakan tipe deterjen khusus bila kamu ingin menggunakan mesin cuci piring.

    3. Bahan Kulit

    Bahan kulit memang dirancang untuk menyimpan sedikit elemen minyak natural di dalamnya. Oleh karena itu, kamu tidak boleh menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan bahan kulit, karena akan membuatnya menjadi kering dan mudah pecah atau retak.

    4. Tanaman

    Ramai bertebaran di media internet bahwa sabun cuci piring bisa digunakan sebagai insektisida, alasannya adalah karena sabun cuci piring cenderung murah, aman bagi lingkungan, dan tidak meninggalkan residu pada tanaman.

    Tapi nyatanya, menurut pakar perkebunan, kebanyakan sabun cuci piring tidak hanya berbahaya untuk digunakan pada tanaman, namun sering kali juga kurang efektif untuk mengusir hama.

    5. Bahan Sutera

    Menurut Co-Founders The Laundress, Gwen Whiting dan Lindsey Boyd, Bahan sutera memiliki sifat protein yang mirip dengan rambut manusia. Maka dari itu, bila kamu ingin membersihkan bahan sutera, kamu memerlukan bahan yang dirancang khusus untuk sutera.

    “Sutera memiliki protein yang mirip dengan rambut kamu, maka dari itu kamu perlu menggunakan formula khusus untuk membersihkannya,” Ujar Gwen Whiting dan Lindsey Boyd.

    6. Alat Masak Besi Cor (Cast Iron)

    Para pemilik alat masak besi cor pastinya tahu kalau mereka perlu untuk melapisi alat masak mereka menggunakan minyak, atau biasa dikenal dengan teknik ‘seasoning’ yang bertujuan untuk membuat permukaan alat masak menjadi licin dan tidak lengket.

    Oleh karena itu, kamu harus menghindari penggunaan sabun cuci piring. Bila kamu menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan alat tersebut, lapisan anti lengket tersebut akan hilang.

    7. Cermin

    Banyak tenaga ahli kebersihan kaca mengandalkan sabun cuci piring untuk menghilangkan kotoran yang membandel pada kaca. Alasannya adalah karena sabun cuci piring bekerja dengan baik untuk menghilangkan kotoran pada kaca, sama seperti alat makan yang terbuat dari kaca pada umumnya.

    Namun, menurut ahli dari American Cleaning Institute, Jessica Ek, cairan sabun cuci piring yang tidak dibilas dengan sempurna akan meninggalkan bekas yang sulit untuk dibersihkan. Sehingga kotoran tersebut akan mengganggu tampilan dari cermin yang kamu bersihkan.

    “Sabun cuci piring memang terkadang bisa meninggalkan noda bila tidak dibilas dengan sempurna,” kata Jessica.

    8. Kendaraan

    Membersihkan noda pada kendaraan dengan sabun cuci piring dalam waktu panjang bisa berpotensi merusak finishing protektif dari kendaraan tersebut. Sehingga bisa terjadi oksidasi pada besi atau baja dibalik cat tersebut.

    Itu dia 8 hal yang tidak boleh kamu bersihkan dengan sabun cuci piring, semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Penyebab Saluran Air Mampet dan Solusinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat bisa saja terjadi jika ada benda atau sampah yang menghalangi jalur air keluar. Jika sudah begitu, kemungkinan terbesar adalah air yang dibuang bisa meluap, bahkan hingga ke sampah-sampah yang tersangkut di dalamnya.

    Penyebab saluran tersumbat biasanya dikarenakan penumpukan sampah atau kotoran pada pipa pembuangan. Biasanya penumpukan ini sudah terjadi sejak lama dan saat meluap ada sampah lain yang menutup sehingga tidak ada jalur untuk air keluar.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, Kamis (11/7/2024) berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Tembok Mengelupas Bikin Rumah Nggak Estetik, Ini Cara Cegah dan Perbaikinya


    Jakarta

    Cat tembok sangat mempengaruhi penampilan rumah. Seiring berjalannya waktu, kondisi cat tembok bisa rusak, seperti memudar dan mengelupas.

    Pastinya hal ini bisa merusak estetika rumah kamu. Kalau cat tembok sudah terkelupas, kamu perlu mengatasinya dengan cara yang tepat.

    Lalu, sebenarnya apa saja yang bikin cat tembok mengelupas dan bagaimana cara perbaikinya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Faktor Penyebab Cat Tembok Mengelupas

    Dikutip dari homesandgardens.com, seorang tukang cat profesional, Andre Kazimierski mengatakan bahwa faktor yang menyebabkan cat tembok terkelupas umumnya terjadi karena cat tidak menempel dengan benar pada tembok sejak awal.

    “Ini terjadi saat kamu mengecat permukaan yang kotor atau basah atau bahkan dengan mengecat permukaan saat suhunya terlalu panas atau dingin,” tuturnya dikutip dari Homes & Gardens, Jumat (4/10/2024).

    Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa kelembapan udara juga bisa menjadi penyebab cat mengelupas. Ruangan yang terlalu lembab bisa membuat cat rusak secara perlahan.

    Kamu dapat menghindarinya dengan menggunakan langkah-langkah persiapan yang tepat dan memilih hasil akhir dan kualitas cat yang tepat untuk area tersebut, misalnya menggunakan cat pencegah jamur di area lembab seperti dapur dan kamar mandi,” ujarnya.

    Cara Perbaiki Cat Tembok

    Pendiri Hometown Painting Oklahoma, Matthew Stone mengatakan bahwa jika cat tembok sudah mengelupas, sebaiknya kamu harus langsung memperbaikinya. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan permukaan tembok menjadi rusak dan lembab. Selain itu, tembok juga akan menjadi sulit untuk di cat ulang.

    Tapi kamu juga tidak boleh terburu-buru. Mengecat ulang tembok rumah memang terlihat mudah, tapi dalam kenyataannya, bila teknik mengecat dilakukan dengan cara yang salah, cat tembok akan jadi mudah mengelupas. Oleh karena itu kamu perlu mempelajari prosesnya terlebih dahulu.

    Berikut cara mengecat ulang cat tembok yang mengelupas dengan benar.

    1. Bersihkan Tembok dari Cat yang Terkelupas

    Langkah pertama adalah bersihkan tembok dari cat yang mengelupas supaya mendapatkan permukaan tembok yang halus. Untuk membersihkan cat mengelupas dari tembok bisa digunakan alat pengikis.

    2. Amplas Bagian Tembok yang Masih Kasar

    Untuk mendapatkan permukaan yang halus, tembok bisa diamplas. Atau, kamu juga bisa membersihkannya dengan air hangat dan sabun lalu biarkan sampai kering sebelum mengecat ulang.

    3. Gunakan Primer Berkualitas

    Setelah tembok dibersihkan, gunakan cat dasar atau primer berkualitas sebelum melakukan pengecatan. Hal ini akan membantu untuk menghalangi pewarnaan pada tembok jika pengelupasan disebabkan oleh jamur atau kelembaban dan akan mendapatkan permukaan tembok yang lebih halus. Setelahnya baru lakukan pengecatan tembok.

    4. Cat Ulang Tembok yang Catnya Terkelupas

    Langkah terakhir adalah mengecat ulang tembok dengan menggunakan warna dan brand yang sudah ada pada tembok. Hal itu dilakukan agar warna yang ada di tembok tetap sama.

    Nah, itu dia ringkasan mengenai faktor penyebab mengelupasnya cat tembok dan cara untuk mengatasinya dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Material Wastafel Dapur yang Bisa Menjadi Pilihan


    Jakarta

    Wastafel dapur merupakan kebutuhan di banyak rumah yang berfungsi sebagai tempat untuk mencuci piring, membilas sayuran, meniriskan pasta, dan banyak lagi.

    Dengan beragamnya aplikasi dan penggunaan, penting untuk selektif dalam memilih material wastafel. Beberapa pilihan material lebih tahan lama, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

    Dilansir dari The Spruce, Minggu (6/10/2024), berikut beberapa pilihan material terbaik untuk wastafel dapur.


    Baja Tahan Karat

    Material ini menjadi material wastafel yang paling umum digunakan. Baja tahan karat terkenal karena ketahanannya terhadap air, daya tahan, goresan, dan juga sering dikenal karena ketahanannya terhadap karat serta sifat antimikroba yang unggul.

    Material baja tahan karat relatif mudah dibersihkan, tahan panas, dan lapisan baja anti karatnya tampak bagus. Material ini merupakan pilihan yang sangat baik untuk hampir semua dapur.

    Kelemahan baja tahan karat sebagai bahan bak cuci piring adalah dapat menimbulkan suara bising saat kamu menjatuhkan piring, panci, wajan, ataupun sendok. Selain hal itu, yang perlu kamu perhatikan adalah noda air.

    Tembaga

    Tembaga bisa menjadi pilihan untuk wastafel dapur kamu. Material tembaga memberikan titik fokus yang menarik yang membantu wastafel menonjol di dapur kamu.

    Penting untuk mempertimbangkan harga tinggi yang terkait dengan wastafel dapur tembaga, serta daya tahan material yang rendah. Meskipun material ini tampak bagus, tembaga rentan terhadap goresan, penyok, dan benturan dari benda tajam.

    Besi Cor Berenamel

    Ketahanan besi cor berenamel menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk wastafel dapur. Besi cor adalah material berat yang tidak akan lentur dan penyok, meskipun penting untuk memastikan bahwa kabinet mampu menahan beban wastafel tanpa melengkung.

    Lapisan berenamel pada besi cor tidak berpori dan tahan noda. Hal ini memastikan bahwa besi cor terlindung dari air, karat, dan korosi.

    Resin Akrilik

    Material wastafel resin akrilik biasanya disebut sebagai permukaan padat, meskipun ada beberapa merek yang berbeda. Material ini sensitif dengan panas, rentan terhadap goresan, dan cenderung memiliki masa pakai yang lebih pendek.

    Komposit Kuarsa

    Jika kerentanan resin akrilik permukaan padat atau wastafel dapur berenamel mengkhawatirkan, maka material ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Material komposit kuarsa murah tetapi sangat tahan lama.

    Dibuat dengan batu alam dan resin akrilik dalam upaya meniru tampilan dan nuansa wastafel batu alam asli.

    Material ini sangat tahan terhadap panas, serpihan, goresan, dan noda. Material ini membantu meredam suara, dan mudah dibersihkan dengan air dan sabun lembut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Perbandingan Kompor Induksi dan Kompor Gas


    Jakarta

    Kompor induksi dan kompor gas merupakan jenis kompor yang banyak dipakai oleh orang-orang. Meskipun menggunakan sumber bahan bakar yang beda, namun keduanya memiliki fitur yang sama.

    Kompor induksi harganya lebih mahal daripada kompor gas, tetapi banyak pemilik rumah menganggapnya menarik karena hemat energi. Kompor gas mengeluarkan lebih banyak polutan dalam ruangan daripada kompor induksi.

    Melansir The Spruce, Jumat (4/10/2024), berikut perbandingan kompor induksi dan kompor gas yang harus kamu tahu.


    Cara Kerja Kompor

    Kompor induksi menggunakan listrik rumah tangga untuk menciptakan medan magnet di area kumparan kompor. Dilindungi oleh kaca keramik di bagian atas, arus elektromagnetik dalam kumparan ini bereaksi dengan peralatan masak logam yang diletakkan.

    Kompor gas menggunakan gas alam atau propana yang dipasok oleh pemerintah sebagai sumber bahan bakar. Gas memasok ke kompor dan dinyalakan oleh percikan api.

    Jenis Peralatan Masak

    Kompor induksi hanya dapat menggunakan peralatan masak yang terbuat dari besi cor atau beberapa jenis baja tahan karat. Jika baja tahan karat berupa paduan atau jika mengandung terlalu banyak nikel, mungkin tidak cocok untuk kompor induksi.

    Kompor gas dapat menggunakan semua jenis peralatan memasak. Seperti panci kompatibel dengan kompor induksi, ditambah kaca, tembaga, alumunium, dan baja tahan karat, serta campuran logam lainnya.

    Pembersihan dan Perawatan

    Kompor induksi bagian atasnya menggunakan keramik yang memiliki fungsi melindungi bagian dalam kompor dari tumpahan dan kotoran. Untuk membersihkan kompor induksi, gunakan spons dan larutan cuka serta soda kue.

    Kompor gas lebih sulit dibersihkan, terutama setelah terjadi tumpahan dan kekacauan besar. Untuk membersihkan kompor gas, lepaskan dan rendam dalam larutan air sabun hangat sebelum menggosoknya dengan sikat nilon. Bagian atas perlu dibersihkan dengan spons.

    Daya Tahan

    Kompor induksi bertahan sekitar 13 sampai 15 tahun. Bagian atas kaca yang retak atau bau terbakar yang menyengat adalah dua alasan utama untuk memanggil teknisi servis.

    Kompor gas cenderung bertahan selama 10 hingga 18 tahun. Penting untuk menjaga kebersihan kisi-kisi dan tutup pembakar, karena keduanya dapat menyebabkan kerusakan pada kompor.

    Efisiensi

    Kompor induksi hemat energi hingga 85 persen. Hal ini berarti sebagian besar listrik yang dihasilkan untuk memasak digunakan untuk memasak makanan, 15 persen listrik terbuang sia-sia.

    Kompor gas hemat energi sekitar 32 persen. Sebagian besar energi gas potensial terbuang sia-sia hampir 70%.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Noda Minyak, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah


    Jakarta

    Minyak merupakan cairan yang biasa digunakan untuk memasak. Wujudnya yang cair, saat dipanaskan atau dipakai memasak bisa terciprat ke sekeliling wajan. Bekas minyak yang menempel di kompor atau sekitar dapur bisa sulit dibersihkan terutama jika mengenai bahan kain.

    Bukan hanya kain, apabila terkena keramik juga bisa menyebabkan permukaannya kusam, terutama keramik yang permukaannya berwarna terang. Selain itu, permukaan yang terkena noda minyak, setelah dibersihkan pun jadi lebih licin. Bisa berbahaya jika tumpahan minyak jatuh di lantai dan terinjak.

    Maka dari itu, daripada membersihkan minyak dengan kain atau tisu, kamu bisa memakai bahan berikut seperti yang dilansir dari Tasting Table.


    1. Tepung Terigu

    Tepung adalah salah satu bahan makanan yang biasa dipakai untuk menggoreng tempe, tahu, atau makanan lainnya. Ternyata tepung terigu dapat menjadi bahan membersihkan minyak. Tepung dapat menyerap minyak lebih baik daripada kain. Caranya dengan menuangkan tepung di atas tumpahan minyak. Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu, sapu tepung hingga bersih dan buang ke tempat sampah.

    2. Campuran Tepung, Soda Kue, dan Garam

    Sama seperti tepung tadi, kamu juga bisa menggunakan campuran tepung jagung, soda kue, dan garam. Setelah itu tuang di atas minyak yang tumpah. Apabila minyak sudah terserap, kamu bisa langsung menyapunya.

    3. Pasir

    Apabila di rumah tidak ada tepung, kamu bisa menggunakan pasir. Cara membersihkannya masih sama dengan tepung yakni disebar di seluruh permukaan minyak yang tumpah. Lalu, jika sudah terserap sapu pasir tersebut dan buang.

    4. Sabun

    Jika tepung dan pasir tidak ada, kamu bisa memakai sabun batangan, bukan yang cair. Namun sebelumnya, kamu harus mengelap minyak yang tumpah dengan kain atau tisu. Baru setelah itu siapkan air hangat dan masukkan sabun batangan di dalamnya.

    Apabila air sudah berbusa, ambil kain baru dan usap kembali permukaan yang terkena noda minyak. Kamu bisa menggosok permukaan yang terkena minyak apabila nodanya sulit hilang. Bilas sekali lagi dengan air biasa. Tunggu sampai mengering dan pastikan permukaan tidak lagi terasa licin atau sudah bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata… 5 Benda Ini Penyebab Saluran Air Mampet!


    Jakarta

    Saluran air yang mampet merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi masyarakat. Ada beberapa benda yang menyebabkan saluran air menjadi mampet, misalnya kotoran yang menumpuk.

    Saluran air yang mampet itu bisa menimbulkan masalah baru, seperti luapan air sehingga menimbulkan bau tak sedap. Nah, sebelum kejadian sebaiknya kamu mengetahui benda apa saja yang bisa bikin saluran air mampet. Berikut ini benda-benda yang bikin saluran air mampet serta cara mengatasinya, dikutip dari Dengarden.

    Benda yang Bikin Saluran Air Mampet

    1. Rambut

    Rambut yang rontok setiap hari bisa menjadi penyebab saluran air mampet. Nggak cuma itu, rambut hewan peliharaan dan bahan berserat lainnya juga bisa menyumbat saluran air. Rambut juga dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.


    Cara mengatasinya: Kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan cairan pembersih saluran air untuk menghancurkan minyak dan rambut yang menyumbat, namun perlu diingat jika penggunaan jangka panjang dapat merusak pipa. Untuk alternatifnya, kamu bisa menggunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sisa-sisa sabun yang berbentuk buih dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu, terutama di saluran cucian, pancuran, dan kamar mandi, sehingga mengurangi diameter pipa dan menyebabkan saluran air menjadi lambat. Sabun jika tercampur dengan bahan lain seperti rambut dan kotoran bisa menimbulkan penyumbatan.

    Cara mengatasinya: Pembersihan dengan air bertekanan tinggi adalah cara terbaik untuk menghilangkan penumpukan sabun dari pipa.

    3. Minyak dan Lemak

    Minyak dan lemak sisa makanan bisa mengendap dan membeku ketika suhu dingin dan terkena air sehingga menyumbat saluran air.Dengan menyiram air panas ke dalam saluran air ternyata dinilai kurang ampuh.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa campurkan sedikit detergen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    4. Sisa Makanan

    Penyebab utama kenapa wastafel sering tersumbat adalah sisa makanan yang jatuh ke dalam saluran air kemudian menyumbatnya. Terutama untuk teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air.

    Cara mengatasinya: Bersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    5. Endapan Mineral

    Air sadah punya konsentrasi pH mineral tinggi, Maka jika air di tempat tinggal kamu adalah air sadah maka saluran air kamu bisa tersumbat oleh endapan mineral dengan seiring berjalannya waktu. Hal ini akan mengurangi arus aliran kemudian dapat menyumbat saluran air.

    Cara mengatasinya: Kamu bisa panggil tukang ledeng profesional. Pipa-pipa tersebut perlu dibersihkan keraknya untuk menghilangkan penumpukan mineral.

    Itulah 5 benda yang bisa menyebabkan saluran air mampet dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com