Tag: sabun

  • Cara Ampuh Hilangkan Jamur pada Plafon Kamar Mandi


    Jakarta

    Jamur bisa saja tumbuh di plafon kamar mandi. Hal itu karena kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang memiliki kelembapan yang tinggi sehingga memicu pertumbuhan jamur.

    Adanya jamur di plafon kamar mandi bisa berisiko pada kesehatan dan juga tidak enak dipandang. Maka dari itu, jamur tersebut harus dibersihkan.

    Mengutip dari The Spruce, berikut ada cara menghilangkan jamur di plafon kamar mandi.


    Peralatan dan Bahan yang Dibutuhkan

    • Alat pelindung seperti sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker

    • Kuas berbulu lembut

    • Keranjang plastik

    • Tangga

    • Spons

    • Gelas dan sendok takar

    • Botol semprotan

    • Kain mikrofiber

    • Pemutih klorin

    • Sabun pencuci piring

    Cara Menghilangkan Jamur dari Plafon Kamar Mandi

    Jangan Lupa Gunakan Alat Pelindung

    Saat menghilangkan jamur, sebaiknya kenakan pakaian yang jarang dipakai karena jika terkena noda pemutih dan dapat dicuci dengan air panas untuk menghilangkan spora jamur yang mungkin menyebar pada pakaian. Kenakan masker wajah, kacamata pelindung, dan sarung tangan untuk perlindungan lebih aman.

    Campurkan Larutan Pembersih

    Sebelum membersihkan jamur, kamu harus membuat larutan pembersih dulu. Gunakan ember plastik sebagai wadah untuk mencampurkan.

    Campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat ke dalam botol semprot. Sabun pencuci piring ampuh membantu membunuh jamur yang tumbuh di plafon kamar mandi.

    Untuk meningkatkan sirkulasi udara saat membersih jamur di plafon kamar mandi, kamu bisa membuka jendela atau menghidupkan exhaust fan.

    Semprot atau Lap Plafon Menggunakan Larutan Pembersih

    Kemudian, gunakan tangga yang untuk menjangkau plafon yang berjamur. Semprotkan larutan pembersih, atau gunakan spons untuk menyeka area berjamur dengan larutan pembersih. Pastikan permukaan plafon basah, tetapi tidak terlalu berlebihan untuk mencegah kerusakan. Biarkan larutan pembersih mengering di udara.

    Periksa Kembali Noda

    Setelah plafon benar-benar kering, periksa noda jamur. Jika masih terlihat bintik-bintik gelap, kamu bisa ulangi proses pembersihan. Hal itu karena jika tidak benar-benar membunuh jamur pada plafon kamar mandi, jamur tersebut akan tumbuh kembali.

    Cara Mencegah Jamur di Plafon Kamar Mandi

    Setelah dibersihkan, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mencegah jamur tumbuh kembali.

    – Selalu gunakan kipas kamar mandi (exhaust fan) saat mandi atau berendam untuk membantu mengurangi tingkat kelembapan.

    – Buka jendela atau tambahkan kipas sirkulasi untuk meningkatkan sirkulasi udara.

    – Bersihkan pancuran atau shower dan bak mandi secara teratur.

    – Keringkan shower dengan handuk atau alat pembersih kaca setelah setiap penggunaan.

    – Cuci tirai pancuran, pelapis, handuk, dan keset kamar mandi secara teratur.

    – Gunakan cat antijamur untuk kamar mandi dengan pertumbuhan jamur yang konsisten.

    – Tambahkan pelapis langit-langit, yang tidak berpori; pelapis tersebut tidak menyerap uap dan kelembapan dan tidak akan mendorong pertumbuhan jamur seperti langit-langit gipsum atau plester.

    – Untuk kamar mandi tanpa jendela, pertimbangkan untuk menambahkan unit dehumidifier.

    Demikian cara membasmi jamur membandel pada plafon kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alat Kebersihan yang Harus Sering Diganti Agar Tak Jadi Sarang Kuman


    Jakarta

    Peralatan kebersihan di rumah tidak bisa digunakan selamanya. Barang-barang tersebut harus diganti secara berkala, terutama jika tampilannya sudah tidak bagus dan tidak nyaman dipakai.

    Apabila peralatan kebersihan tidak diganti, bukan hanya menyulitkan penggunanya karena sudah tidak nyaman dipakai, melainkan bisa jadi sarang kuman pada barang lain. Bukan membersihkan, justru peralatan ini membawa kuman.

    Dilansir The Spruce, berikut 5 peralatan kebersihan yang harus diganti secara berkala.


    1. Spons Cuci Piring

    Saat mencuci piring alat yang digunakan adalah spons untuk mengusap kotoran dan sabun. Spons yang masih baru biasanya bentuknya kotak dan ada bagian yang keras. Namun, setelah lama digunakan bentuknya akan menyusut dan lebih lentur.

    Ternyata spons yang berubah bentuknya harus langsung dibuang. Spons tidak disarankan untuk dipakai hingga berminggu-minggu. Jika spons sudah pecah dan berbau selain sabun berarti harus diganti karena bisa menjadi sarang kuman.

    2. Kain Pel

    Sama seperti spons, penggunaan kain pel juga perlu dicelupkan ke dalam air. Perubahan bentuk sangat mungkin terjadi dari waktu ke waktu.

    Untuk kain pel berbahan mikrofiber disarankan hanya dipakai selama 6-9 bulan. Hal ini dikarenakan kain pel sudah tidak layak lagi digunakan untuk membersihkan lantai. Bukannya membersihkan, kain pel justru jadi sumber kuman.

    Jika menggunakan kain pel berbahan benang masa pemakaiannya hanya 2 bulan dan untuk kain pel berbahan spons harus diganti setelah pemakaian 3-6 bulan.

    3. Sapu

    Sapu harus langsung diganti dengan yang baru saat melihat bulunya sudah kaku dan tidak nyaman lagi ketika dipakai. Biasanya masa pemakaian sapu 1-2 tahun, tetapi jika sudah tidak nyaman sebelum itu, tidak ada salahnya mengganti yang baru.

    4. Filter Vacuum Cleaner

    Bagi pengguna vacuum cleaner, di dalam alat tersebut terdapat filter atau penyaring debu. Filter ini sebenarnya bisa dicuci secara berkala setelah dipakai, tetapi disarankan pula setiap 3-6 bulan sekali filter tersebut diganti.

    5. Sikat Toilet

    Setiap toilet pasti memiliki sikat untuk membersihkan kloset. Sikat ini pasti menjadi sumber kuman karena penggunaannya. Disarankan untuk mengganti sikat toilet setiap enam bulan sekali dan setelah dipakai harus selalu dibersihkan dengan sabun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Usir Lalat yang Muncul di Sekitar Makanan dan Dapur


    Jakarta

    Bau makanan kerap menarik lalat berdatangan. Cara mengusirnya pun tidak mudah karena meskipun makanan sudah ditutup atau dipindahkan, mereka tetap akan berada di dekat makanan tersebut.

    Mau tidak mau, kita harus pakai cara lain agar lalat kabur dan tidak datang lagi setiap memasak. Sebab, lalat adalah hewan yang kotor. Pada kakinya terdapat jutaan mikroorganisme yang dapat menyebarkan patogen dan penyakit. Apabila mereka hinggap ke makanan bisa mengakibatkan gangguan pencernaan.

    Dilansir Real Simple, berikut beberapa trik untuk mengusir lalat agar tidak datang saat kita memasak.


    1. Campuran Cuka dan Sabun

    Biasanya orang Indonesia memakai air yang dimasukkan ke plastik. Coba sekarang ganti dengan menggunakan campuran cuka putih dan sabun cuci piring dengan takaran yang sama. Letakkan larutan tersebut di dalam toples atau mangkuk. Taburkan gula di atasnya untuk lebih menarik lalat.

    Sabun cuci piring akan menghancurkan lalat dan membunuhnya, sementara cuka akan menarik lalat.

    2. Minyak Atsiri

    Lalat sangat mudah tertarik terhadap sebuah aroma. Pakai wewangian dari minyak esensial seperti lavender, pepermint, eukaliptus, dan serai. Caranya cukup menuangkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam diffuser. Bisa juga campurkan minyak esensial ke dalam air. Masukkan larutan ke dalam botol dan semprotkan ke tempat lalat sering berkumpul.

    3. Pakai Tanaman Herbal

    Coba pakai tanaman herbal dengan aroma kuat seperti kemangi, daun mint, salam, atau daun ketapang. Selain mudah didapat di dekat rumah, murah, tanaman ini ampuh mengusir lalat.

    4. Perangkap Lalat Instan

    Saat ini sudah banyak perangkap lalat instan dijual di pasaran. Jika di rumah tidak memiliki minyak esensial, tanaman herbal, atau cuka, kamu bisa membeli yang instan ini. Biasanya alat ini memiliki bau yang kuat dan permukaannya lengket agar lalat tidak bisa bergerak setelah hinggap.

    5. Tanaman Dengan Bau yang Tak Disukai Lalat

    Cara terakhir yang bisa dicoba adalah meletakkan tanaman yang memiliki aroma yang tak disukai lalat seperti kemangi, catnip, marigold, dan lavender.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bebas Lalat! Gunakan Bahan Alami Ini untuk Mengusirnya


    Jakarta

    Lalat adalah serangga kotor yang membawa penyakit. Serangga ini terkadang bisa masuk rumah dan hinggap pada makanan di meja.

    Kehadiran lalat sangat mengganggu, sehingga tak heran kalau kamu merasa ingin membasminya. Supaya lalat nggak dekat-dekat mendekati makanan di meja, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

    Berikut ini beberapa cara mudah membasmi lalat di rumah, dikutip dari berbagai sumber.


    Cara Membasmi Lalat di Rumah

    1. Pakai Rempah-rempah dan Bunga

    Dilansir dari Healthline, rempah-rempah dan bunga dapat ditanam di kebun maupun bagian luar rumah untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah. Beberapa yang dapat mengusir lalat yaitu kemangi, marigold, lavender, daun salam, dan catnip. Sebagai bonus, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dipakai untuk memasak lho!

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Campuran dari cuka dan sabun cuci piring dapat menjebak lalat. Caranya, campurkan sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring di gelas panjang. Tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik. Ikat bungkus plastik tersebut dengan karet dan beri lubang di atas bungkus plastik tersebut.

    Lalat akan tertarik dengan baru cuka tersebut dan akan masuk ke dalamnya. Namun, sabun cuci piring tersebut akan membuat lalat tenggelam alih-alih mendarat di cuka tersebut.

    3. Cabai Cayenne dan Air

    Campurkan cabai cayenne dan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Hal tersebut dapat membuat lalat ogah datang ke rumah kalian.

    4. Tanaman Venus

    Tanaman venus merupakan tanaman insektivora atau pemakan serangga. Jika kalian menanamnya di luar, mereka akan memakan lalat yang ada.

    Saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

    5. Sticky Traps

    Sticky traps berupa kertas maupun stik yang lengket dan dapat digantung atau diletakkan di bagian rumah kalian. Kamu juga bisa menaruh stik atau kertas dengan warna terang agar lalat tertarik untuk mendarat di situ.

    6. Pakai Perangkap Buah buat Usir Lalat

    Dilansir dari detikJatim, perangkap cuka apel dapat mengusir lalat. Campurkan cuka apel bersama gula dan sabun cuci piring ke dalam mangkok. Kemudian letakkan di meja dan dekat dengan buah-buahan. Aroma cuka apel dan gula dapat menarik perhatian lalat dan terperangkap ke dalam mangkok.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir dan membasmi lalat dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Aman dan Ampuh Bersihkan Noda Kopi yang Menempel pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Noda kopi merupakan salah satu noda yang sulit dibersihkan. Noda tersebut bisa menempel di berbagai bahan dan material, mulai dari kain, keramik, hingga kayu.

    Noda di kain dan keramik biasanya lebih mudah dibersihkan seperti memakai campuran sabun colek dengan cuka dan untuk keramik bisa dengan air biasa. Namun, bagaimana dengan membersihkan di bahan kayu?

    Noda kopi yang tercetak di bahan kayu biasanya disebabkan karena tumpahan atau cairan kopi yang menempel di bawah gelas. Bahan kayu tidak bisa terlalu digosok karena bisa merusak permukaannya sehingga harus memakai bahan pembersih yang lebih aman.


    Dilansir dari Real Homes, berikut beberapa bahan yang ampuh membersihkan noda kopi di kayu.

    1. Cuka

    Sama seperti membersihkan noda kopi di kain, ternyata cuka juga ampuh menghilangkan noda bekas kopi di material kayu. Caranya dengan mencampurkan cuka ke dalam air. Lalu ambil kain bersih, usap kain yang telah dibasahi dengan campuran air dan cuka ke noda kopi di kayu.

    2. Pasta Gigi dan Baking Soda

    Bahan lainnya yang ampuh membersihkan noda kopi adalah campuran pasta gigi (non gel) dengan baking soda. Setelah itu ambil kain bersih untuk membersihkan noda tersebut. dengan kain lap.

    Sisa campuran pasta gigi dan baking soda bisa dibersihkan dengan kain tanpa air. Setelah dibersihkan, lapisi permukaan kayu dengan coating kayu yang baru agar lebih tahan lama.

    3. Mayones Asli

    Ternyata mayones yang biasa menjadi perasa tambahan pada makanan bisa membersihkan noda bekas kopi di kayu. Namun, jenis mayones yang bisa menghilangkan noda adalah yang asli bukan yang sudah dicampur dengan perasa lain. Cara menemukan mayones adalah dengan mengecek bahan dasarnya, yakni mengandung telur, minyak, lemon, dan cuka. Lemak dan asam pada mayones akan bekerja sama untuk mengeluarkan air sekaligus memberi tambahan nutrisi pada kayu.

    4. Minyak Sayur dan Garam

    Bahan alami lainnya yang bisa menghilangkan noda adalah minyak sayur dan garam. Garam bisa menyerap kelembapan pada meja kayu, dan minyak zaitun akan memberi nutrisi pada kayu.

    Caranya yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan garam dalam mangkuk hingga menjadi pasta. Lalu gosokkan ke area noda kopi dan biarkan selama 30 menit, lalu bersihkan dengan kain lap.

    5. Krim Cukur

    Krim cukur yang bisa membersihkan noda bekas kopi adalah yang mengandung bahan aktif seperti surfaktan dan bahan pembersih seperti yang terdapat pada sabun rumah tangga lainnya.

    Cara membersihkannya yaitu dengan menggosok noda kopi dengan krim cukur, lalu bilas dengan air. Bila noda kopi masih ada, kamu bisa mengulanginya hingga noda kopi benar-benar hilang.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda kopi pada furniture kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 10 Jenis Keramik Rumah dan Fungsinya, Jangan Salah Pilih!



    Jakarta

    Lantai merupakan salah satu komponen terpenting dalam membangun rumah. Selain menjadi kunci estetika, lantai juga bisa membuat rumah terasa nyaman. Oleh karena itu dalam memilih jenis keramik perlu pertimbangan khusus.

    Keramik sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi yang berbeda. Dikutip dari Mulia Ceramic, macam jenis keramik.

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.


    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga coxok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen ini tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengam biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik ini biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit ini sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Pada dasarnya, material ini memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian Kamu. Sebab matetial kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet. Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Motif ini kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Jenis keramik ini sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan keinhinan. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuj memutuskan jenis keramik

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Pengganti Cairan Pembersih buat Ngepel Sesuai Jenis Lantai


    Jakarta

    Lantai rumah harus sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Supaya lantai bersih dan kinclong, penghuni rumah perlu menggunakan cairan pembersih khusus ketika mengepel lantai.

    Ada banyak cairan pembersih lantai di pasaran yang bisa digunakan. Namun, biasanya cairan tersebut mengandung bahan kimia yang bersifat keras, sehingga kurang baik untuk kesehatan.

    Nah, ternyata cairan pembersih lantai sebenarnya bisa dibikin sendiri menggunakan bahan-bahan yang lebih alami, lho. Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa dipakai untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Cairan pembersih lantai alami bisa dibuat dari cuka putih suling. Cairan ini cocok untuk mengepel lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Nggak perlu beli cairan pembersih lantai, sabun cuci piring yang lembut juga bisa digunakan buat larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air dapat menggantikan cairan pembersih lantai untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok efektif menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan untuk menggantikan cairan pembersih lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sabun Cuci Piring Habis? Tenang, Coba Gunakan 4 Bahan Alami Ini!



    Jakarta

    Mencuci piring bisa dibilang salah satu aktivitas yang sering dilakukan di dapur. Saking seringnya mencuci piring, kadang tidak terasa sabun cuci piring ternyata sudah habis. Dalam keadaan darurat bisa gunakan beberapa bahan alami sebagai pengganti sabun cuci piring.

    Melansir dari situs The Spruce, Selasa (08/04/2025), berikut 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mencuci piring.

    Soda Kue

    Soda kue dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat abrasif yang lembut. Hal ini menjadikan soda kue sebagai pembersih yang baik, bahkan bisa membantu mengendalikan bau.


    Cuka Putih Suling

    Kualitas asam dari cuka putih suling dapat menghilangkan sisa minyak pada piring. Caranya isi mangkuk dengan ½ cangkir cuka lalu bilas pada piring yang penuh noda.

    Air Jeruk Lemon

    Sama seperti cuka, air jeruk lemon mengandung asam ringan yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan di piring. Gunakan ½ cangkir air jeruk lemon sama seperti menggunakan cuka. Namun, pastikan untuk menyaring air jeruk lemon agar tidak ada ampas yang tersisa. Supaya saat mencuci piring kamu tidak menemukan ampas kering.

    Bubuk Minuman Jeruk

    Jika tidak ada air lemon atau jeruk lemon langsung, kamu bisa gunakan bubuk minuman jeruk sebagai penggantinya.

    Itu dia 4 bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencuci piring. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Tips Membersihkan Dispenser agar Tak Mudah Bau


    Jakarta

    Dispenser merupakan alat yang dirancang untuk mempermudah saat mengambil air minum dari galon. Jadi pengguna tidak perlu mengangkat beban berat dari galon, cukup menekan tombol yang tersedia di dispenser layaknya membuka keran, air akan keluar atas perintah kita.

    Di balik kemudahannya, ada yang perlu pengguna tahu bahwa dispenser ini mudah berdebu, kotor, dan bau. Debu yang menempel di badan dispenser bisa masuk ke dalam dan terminum oleh penggunanya karena jarang dibersihkan. Oleh karena itu, perlu sering dibersihkan luar dan dalam.

    Dikutip dari situs Awesome Water Filters, berikut cara membersihkan dispenser.


    Cara Merawat Dispenser

    1. Cabut Kabel

    Sebelum menurunkan galon dari dispenser, pastikan kabel tidak ada yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari penggunanya tersetrum ketika membersihkan dispenser.

    2. Campurkan Sabun Cuci Piring dan Cuka

    Setelah galon diturunkan, bawa dispenser ke bak cuci piring atau ke halaman rumah. Lalu siapkan larutan pembersihnya. Biasanya sabun cuci piring dan air sudah cukup untuk membersihkan, tetapi apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan cuka sedikit ke dalam larutan pembersih.

    Pakai spons untuk mengusap seluruh bagian dispenser, lalu bilas. Apabila sudah kering bisa digunakan kembali.

    3. Ganti Filter Air

    Beberapa jenis dispenser memakai filter air yang dapat membunuh bakteri berbahaya pada air. Jika dispenser di rumah memiliki filter, ingat untuk rajin menggantinya. Jangan sampai filter air sudah kotor hingga mempengaruhi rasa dan warna air.

    4. Bersihkan Sistem Pendingin dan Pemanas

    Beberapa dispenser memiliki teknologi yang dapat mengubah air menjadi dingin atau panas. Bagian ini juga perlu dicek secara berkala. Selain untuk menjaga kebersihannya, cara ini juga untuk memastikan tidak ada masalah pada sistem.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Barang Ini di Dekat Kompor, Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang menyimpan banyak benda. Terkadang, kita suka tidak menyadari meletakkan dan menyimpan benda di dapur secara acak, termasuk dekat kompor. Sebagai alat rumah tangga yang menyalurkan panas, kompor bisa menjadi barang yang berbahaya. Untuk itu, area sekitar kompor perlu diperhatikan agar tetap aman.

    Melansir dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025), menyimpan atau meletakkan benda tertentu bisa menimbulkan masalah. Pertama, dapat merusak benda itu sendiri sehingga mengurangi keawetannya. Kedua, bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran. Oleh karena itu, berikut daftar benda-benda yang tidak boleh diletakkan dekat kompor

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu benda yang paling sering dekat kompor karena memudahkan ketika akan menggunakannya. Namun, minyak goreng ternyata sensitif terhadap suhu tinggi seperti kompor sehingga dapat menurunkan kualitasnya.


    Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga tidak bisa disimpan atau diletakkan dekat kompor. Hal ini akan membuat rempah-rempah kehilangan rasa lebih cepat. Sebab, panas dari kompor dapat mengeringkan minyak esensial dalam rempah-rempah. Selain itu, ketika merebus air atau memasak sup di kompor, maka uapnya dapat meningkatkan kelembapan rempah-rempah sehingga jika bentuknya bubuk dapat cepat menggumpal.

    Tisu

    Tisu merupakan benda yang dapat disimpan di mana saja, tetapi hindari dekat dapur. Sebab, tisu sangat mudah terbakar maka jauhkan tisu dari kompor.

    Benda Elektronik

    Benda elektronik lain seperti HP, laptop, pemanggang roti, dan lainnya dapat meleleh akibat panas tinggi dari kompor. Sebaiknya, pindahkan benda elektronik tersebut dari kompor.

    Makanan Cepat Busuk

    Makanan cepat busuk seperti kentang, bawang, dan sayuran sebaiknya jangan letakkan dekat kompor. Sebab, makanan tersebut sebaiknya disimpan pada suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Jika diletakkan dekat dengan kompor, makanan bisa melunak atau membusuk lebih cepat.

    Produk Pembersih

    Produk pembersih rumah tangga seperti sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, atau apapun bisa berpotensi mudah terbakar sebab memiliki bahan kimia yang berbahaya.

    Cuka

    Sama seperti minyak, cuka yang terpengaruh oleh suhu tinggi kompor dapat berubah rasanya. Maka sebaiknya hindari menyimpan cuka dekat kompor.

    Kertas atau Buku Resep

    Jika kamu punya buku resep atau mendekatkan kertas ke kompor maka sebaiknya jauhkan. Potensi kebakaran dapat timbul karena kertas mudah terbakar. Untuk buku resep, maka lapisi dengan sampul plastik untuk membantu meminimalkan noda.

    Sarung Tangan Oven

    Sarung tangan oven yang terbuat dari kain bisa berpotensi bahaya kebakaran jika dekat kompor. Oleh karena itu, hindari sarung tangan oven dekat dengan kompor.

    Benda Plastik

    Jika ada peralatan dapur yang terbuat dari plastik maka jauhkan dari kompor. Sebab, barang-barang ini berisiko melengkung, mengering, meleleh, bahkan terbakar jika terlalu dekat dengan api.

    Itu dia deretan benda yang tidak boleh dekat dengan kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com