Tag: sabut

  • 4 Tempat yang Tepat Untuk Meletakkan Keset Kaki di Rumah


    Jakarta

    Keset adalah perlengkapan rumah yang berfungsi untuk membersihkan kaki. Di Indonesia sendiri wujud keset adalah kain yang diletakkan di lantai dan diinjak saat ingin masuk atau keluar dari suatu ruangan.

    Menurut KBBI, keset adalah pengesat kaki, terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya atau tempat mengesat (membersihkan) kaki.

    Keset memang dulunya dibuat dari serabut kelapa, teksturnya kasar, keras, dan warnanya coklat kemerahan. Seiring berkembangnya zaman, keset mengalami perubahan. Rata-rata rumah modern saat ini menggunakan keset yang terbuat dari kain agar bisa menyerap air. Selain itu, kain juga mudah dibersihkan.


    Biasanya kamu menemukan keset di depan pintu utama, depan kamar tidur, atau kamar mandi. Lantas, sebenarnya apakah lokasi-lokasi tersebut adalah tempat yang tepat untuk meletakkan keset?

    Dilansir situs Americohome, Rabu (25/9/2024), berikut beberapa tempat atau lokasi yang disarankan untuk meletakkan keset.

    1. Luar atau Belakang Pintu Utama

    Apa pun ukuran rumahnya, setiap pintu masuk sebaiknya memiliki keset. Dengan adanya keset, tamu dapat terbantu saat ingin membersihkan kakinya sebelum masuk ke rumah. Selain itu, keset juga bisa menjadi dekorasi rumah agar terlihat lebih hangat. Keset yang diletakkan di belakang pintu masuk bisa mencegah debu, air, atau angin yang kerap masuk ke dalam rumah melalui celah bawah pintu.

    2. Kamar Mandi

    Setelah keluar dari kamar mandi, biasanya kaki dalam keadaan basah. Bekas kaki yang basah ini apabila tidak langsung dikeringkan dapat membahayakan orang lain. Lantai yang licin dapat membuat orang lain terpeleset. Maka dari itu, penting ada keset untuk mengeringkan kaki setelah keluar dari kamar mandi.

    3. Dapur

    Dapur adalah area yang juga mudah basah pada bagian lantainya. Misalnya kamu habis mencuci piring di wastafel, pasti ada air yang terciprat. Dengan adanya keset kamu bisa langsung mengelapnya sehingga tidak licin saat dilewati.

    4. Teras

    Area terluar rumah, sering kali cepat kotor. Misalnya terkena tiupan debu, air hujan, atau bekas tanah yang basah. Agar kamu lebih aman berjalan saat melewati teras, letakkan keset kering untuk membersihkan kaki agar tidak terpeleset.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya, Begini Tips Pilih Bahan Keset Kaki Berdasarkan Penempatannya


    Jakarta

    Keset kaki adalah salah satu perlengkapan kebersihan yang wajib ada di rumah. Namun, masalahnya kaset memiliki banyak jenisnya yang bisa dibedakan dari jenis bahan yang digunakan. Lantas, bagaimana cara memilih keset yang cocok untuk di rumah?

    Pengertian Keset

    Menurut KBBI, keset adalah pengesat kaki, terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya atau tempat mengesat (membersihkan) kaki.

    Fungsi Keset

    Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa fungsi keset.


    1. Mencegah selip jika lantai dalam keadaan basah.

    2. Mengeringkan kaki dan mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.

    3. Sebagai elemen dekorasi rumah.

    4. Mengeringkan lantai yang basah dan lembap.

    5. Mencegah kotoran dan debu masuk ke rumah.

    Tips Memilih Keset yang Tepat di Rumah

    Dilansir situs Make an Entrance, Rabu (25/9/2024), saat ingin memilih kaset, kamu perlu tahu ingin diletakkan di mana keset tersebut. Apakah di luar ruangan seperti pintu masuk dan teras atau di dalam ruangan, seperti di depan kamar mandi dan kamar tidur.

    Area Outdoor

    Barang yang akan diletakkan di luar ruangan, sebisa mungkin harus bisa beradaptasi terhadap perubahan cuaca. Maka dari itu, bahan yang disarankan adalah material yang tidak berpori seperti keset karet dan keset dari serabut kelapa.

    Keset yang terbuat dari karet tahan luntur dan memiliki permukaan anti selip yang baik. Bahan ini juga tahan lama dan biasanya modelnya cocok untuk dekorasi apa pun.

    Keset dari anyaman serabut kelapa yang terbuat dari batok kelapa memiliki tekstur kasar yang sangat bagus untuk mencegah kotoran masuk ke dalam rumah dan membersihkan sepatu yang berlumpur.

    Kedua jenis bahan ini dapat mengering dengan cepat sehingga tidak akan menimbulkan efek menggelembung pada permukaannya dan mudah dalam perawatannya.

    Area Indoor

    Bahan keset yang cocok untuk area dalam rumah harus bisa menyerap air, memiliki ketebalan yang cukup, dan desain yang menyesuaikan dengan gaya ruangan.

    Jenis keset yang disarankan di antaranya sebagai berikut.

    1. Keset Anti Slip

    Biasanya jenis keset kaki ini cocok diletakkan di depan pintu kamar mandi atau berdekatan dengan shower atau bathtub untuk mengeringkan kaki yang basah agar ketika berjalan di atas keramik tidak terpeleset. Jenis dari keset ini memiliki bahan yang bukan kain tetapi bentuknya mirip seperti buntalan dimana bagian tengahnya terdapat lubang yang tinggi dan bertekstur serta pada bagian bawahnya memiliki daya cengkram yang kuat.

    2. Keset Katun

    Bahan katun ini mirip dengan bahan pada sprei, bed cover, atau baju pada umumnya. Keset ini biasanya diletakkan di tempat yang mudah lembab sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada kaki. Namun, keset ini memiliki kemampuan pengeringan yang rendah jika terkena daerah yang mudah berair berlebih.

    3. Keset PVC

    Keset PVC adalah keset yang terbuat dari plastik. Meskipun sifat plastik tidak menyerap air, tetapi untuk keset digunakan plastik yang bisa menyerap air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Putih Gampang Kotor, Ini Cara Rawatnya Biar Selalu Bersih Bersinar



    Jakarta

    Interior rumah yang serba putih memberi kesan ruangan yang bersih, terang, indah. Namun, mempunyai rumah serba putih ternyata nggak mudah, lho.

    Pasalnya, benda-benda berwarna putih memang terkenal mudah kotor. Oleh karena itu, kamu perlu lebih rajin merawat dan menjaga kebersihan di rumah.

    Lalu, gimana cara merawat rumah serba putih biar tetap terlihat bersih bersinar? Yuk, simak caranya berikut ini.


    Cara Rawat Rumah Serba Putih

    Inilah cara merawat setiap sudut rumah yang serba putih seperti yang dikutip dari Houzz.

    1. Dinding

    Menyedot debu pada dinding setiap beberapa minggu sekali akan membantu mencegah penumpukkan debu. Debu dapat membuat dinding putih tampak kusam, maka harus selalu dibersihkan.

    Jika menemukan noda, cobalah untuk mengelapnya dengan kain lembut yang lembap terlebih dahulu. Kalau belum berhasil, buat pasta dari soda kue dan air, lalu oleskan ke noda dan bersihkan.

    Selain itu, kamu bisa mengecat ulang bagian yang terkena noda. Sediakan wadah cat dinding yang diberi label dan ditaruh di tempat yang mudah dijangkau. Tuang sedikit ke dalam gelas plastik dan gosok noda yang berubah warna dengan kuas kecil.

    2. Sofa

    Kamu dapat menjaga sofa tetap putih bersih dengan memilih sofa dengan sarung yang dapat dilepas pasang. Dengan begitu, kamu bisa mudah mencuci sofa.

    Kemudian, sering-sering menyedot debu pada furniture kain secara teratur. Langkah ini akan membantu mencegah debu dan kotoran menumpuk. Apabila terdapat noda, bersihkan dengan pembersih jok yang dirancang untuk jenis kain yang kamu miliki.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan pembersih uap untuk membersihkan jok sofa putih dengan benar. Menyewa atau membeli mesin dapat jauh lebih hemat biaya daripada membersihkan furniture besar secara profesional.

    3. Tempat Tidur

    Jika memilih menggunakan seprai putih, periksa labelnya untuk memastikan tidak ada perawatan khusus yang diperlukan. Cuci seprai putih dengan air panas dan detergen biasa.

    Tambahkan pemutih sesuai kebutuhan agar seprai terlihat kinclong seperti baru. Jangan cuci seprai putih dengan barang berwarna apapun kecuali kamu yakin warnanya tidak akan luntur.

    Sementara itu, selimut pada dasarnya lembut dan tidak boleh dicuci dengan mesin. Namun, sebagian besar dapat dicuci dengan aman dengan tangan di bak mandi dan dikeringkan dengan tali.

    4. Lantai

    Hindari mengenakan sepatu di dalam rumah. Sediakan rak sepatu dekat pintu dan taruh keset di dalam dan luar pintu masuk rumah.

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan lantai dengan penyedot debu ataupun sapu. Lalu, pel lantai dengan dengan kain pel agak lembap dan sedikit cairan pembersih. Untuk membersihkan noda, gunakan pembersih yang dirancang untuk jenis lantai rumahmu.

    5. Kamar Mandi

    Cara terbaik mencegah penumpukan kerak sabun dan noda di kamar mandi adalah dengan sering membersihkannya dengan gerakan yang mudah dan ringan.

    Kalau ada noda yang susah dibersihkan, kamu bisa menggunakan berbagai produk pembersih. Akan tetapi, hindari pembersih abrasif dan sabut gosok yang dapat merusak permukaan di kamar mandi.

    6. Ubin dan Nat

    Bersihkan ubin dan nat putih secara teratur dengan air sabun yang lembut, lalu bilas. Sering membersihkan permukaan ubin dan nat adalah cara terbaik untuk menghindari perubahan warna.

    Untuk membersihkan nat putih yang kotor dan berubah warna, gosok dengan sikat gigi yang dicelupkan ke dalam campuran pemutih klorin dan air.

    Itulah beberapa cara merawat rumah yang serba putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 4 Penyebab Tikus di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Tikus yang berlalu-lalang di atas rumah seringkali mengganggu. Selain menimbulkan suara berisik, adanya tikus berisiko merusak kabel listrik dan dapat menyebarkan penyakit lewat urin dan kotorannya.

    Mungkin banyak yang tidak tahu mengapa tikus bisa sampai ke atap rumah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini berlindung di atap rumah. Simak informasinya berikut ini.

    Penyebab Tikus Ada di Atap

    Tikus akan datang ke atap saat menemukan akses, tempat berlindung, makanan, serta kebocoran pipa. Berikut penjelasannya.


    1. Ada Titik Masuk

    Penyebab pertama adanya tikus di atap rumah adalah karena ada titik masuk yang mudah diterobos tikus. Mengutip lama Attic Project, tikus adalah pemanjat hebat yang bisa masuk melalui celah-celah dinding atau lubang kecil di atap.

    2. Ada Tempat Berlindung

    Saat berhasil masuk, tikus yang menemukan tempat yang nyaman akan berlindung di sana. Mereka bisa bekembang biak dan membuat sarang.

    3. Ada Makanan

    Tikus datang ke rumah yang menyediakan akses mudah untuk mendapat makanan. Mereka suka mencari makanan yang tidak disimpan dengan aman, termasuk makanan di dapur atau sisa makanan yang tergeletak.

    4. Ada Kebocoran Pipa

    Seperti makhluk hidup lainnya, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga, mereka akan mencoba mencari tempat tinggal yang dekat dengan sumber air atau kelembapan. Mengutip Cleanipedia, kemungkinan ada kebocoran pipa air yang menarik tikus untuk terus menerus ke tempat tersebut. Saluran air yang utuh juga bisa digerogoti oleh tikus.

    Cara Mengusir Tikus Masuk Atap

    Mengutip laman Strong Guard, Pinnacle Pest Control, Eco Guard Pest Management, dan Ready Steady Defend, berikut beberapa cara mengusir tikus masuk atap:

    1. Gunakan Perangkap Jepret

    Untuk menangkap tikus, pasang perangkap di area tikus berlalu-lalang. Salah satunya adalah perangkat jepret.
    Meski tergolong kuno, perangkap ini masih cukup efektif.
    Keunggulan dari perangkap ini adalah bisa digunakan kembali. Jangan lupa jauhkan perangkap jepret dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena batang logamnya akan menutup dengan kuat.

    2. Gunakan Perangkap Elektronik

    Perangkap ini bekerja dengan memikat tikus ke dalam bilik plastik dan memberi sengatan listrik bertegangan tinggi. Meski lebih mahal dari perangkap jepret, perangkat ini aman di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    3. Singkirkan Sumber Makanan dan Air

    Seperti yang sudah dijelaskan, tikus hanya akan bersarang di tempat yang menyediakan makanan dan air. Dengan menyingkirkan dua hal ini, tikus akan mencarinya di tempat lain.

    4. Menyewa Layanan Profesional

    Kamu juga bisa melibatkan layanan profesional untuk mengusir tikus. Dengan begitu, tikus bisa dibasmi dengan efektif. Perlu diketahui, tikus bisa berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan risiko kesehatan.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, lakukan beberapa cara berikut ini.

    1. Tutup Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Pastikan tidak ada akses untuk tikus masuk ke atap rumah. Tambal lubang dengan sabut baja atau dempul, sehingga tikus akan kesulitan mengunyah material tersebut.

    2. Rapikan Bagian Luar Rumah

    Tikus suka bersembunyi di semak-semak yang tumbuh tinggi hingga cabang-cabang pohon. Karena itu, jaga taman dan halaman tetap terawat. Pangkas tanaman dan pohon yang tumbuh terlalu tinggi.

    3. Singkirkan Tempat yang Berpotensi Disukai Tikus

    Selalu bersihkan tumpukan kayu di semua tempat. Singkirkan juga segala area berantakan yang mungkin menjadi tempat berlindung tikus.

    4. Buang Sampah di Tempatnya

    Sampah bisa menjadi sumber makanan juga bagi tikus. Jadi pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat. Selain itu, sampah lain seperti kayu dan kardus juga perlu disingkirkan jika memungkinkan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Bahan di Rumah Ini Bisa Bersihkan Karat


    Jakarta

    Peralatan yang terbuat dari logam bisa berkarat kalau terkena air terlalu lama. Kalau menemukan benda berkarat jangan langsung dibuang ya karena masih bisa dibersihkan kok.

    Karat muncul ketika permukaan logam terkena atau tergenang air selama berhari-hari. Akibatnya, proses oksidasi dapat terjadi dan membuat perkakas berkarat.

    Benda-benda yang bisa berkarat di rumah seperti sekrup, cangkul, atau pisau. Selain nggak enak dilihat, karat juga bikin peralatan di rumah sulit digunakan.


    Misalnya gunting berkarat menjadi tumpul. Namun, bukan berarti benda itu rusak dan tak bisa dipakai lagi ya. Penghuni bisa coba menggunakan bahan-bahan yang biasa ditemukan di rumah, lho.

    4 Cara Bersihkan Karat Pakai Bahan Rumahan

    Dilansir dari Apartment Therapy, inilah cara membersihkan karat pada peralatan logam menggunakan bahan yang ada di rumah.

    1. Soda Kue

    Soda kue cocok untuk karat yang tidak terlalu parah, seperti pada loyang dan logam tipis. Menggunakan soda kue adalah cara mudah dan murah menghilangkan karat pada logam.

    Caranya dengan membilas benda logam dan dikibas kering. Kemudian, taburkan soda kue pada benda tersebut. Bubuk soda kue akan menempel pada bagian yang lembap.

    Pastikan semua permukaan berkarat tertutup dengan soda kue. Biarkan selama sejam, lalu gosok permukaan dengan sikat. Terakhir, bilas dan keringkan barang itu.

    2. Cuka

    Rendaman cuka bekerja paling baik pada peralatan yang kondisi karatnya parah. Namun, ingat jangan gunakan metode ini pada apa pun yang permukaannya dicat karena cuka dapat merusak lapisannya.

    Rendam barang berkarat dengan cuka putih selama semalam. Lalu, bersihkan lapisan karat menggunakan sikat. Jika barangnya tidak dapat direndam, rendam kain lap dalam cuka putih dan bungkus area yang berkarat.

    3. Kentang dan Sabun Cuci Piring

    Kombinasi kentang dan sabun cuci piring bagus untuk permukaan yang hanya memiliki sedikit karat. Metode ini merupakan cara yang mudah dan relatif cepat untuk menghilangkan karat.

    Potong kentang menjadi dua bagian dan lapisi bagian ujung yang terbuka dengan sabun cuci piring. Gunakan kentang seperti sabut gosok. Karat akan memudar saat bereaksi dengan sabun dan kentang.

    4. Lemon dan Garam

    Metode penghilangan karat dengan lemon dan garam bekerja paling baik pada noda karat yang tidak terlalu membandel. Metode ini cocok untuk pisau dapur yang memiliki sedikit karat.

    Taburkan garam secukupnya pada area yang berkarat. Potong lemon menjadi dua, lalu peras airnya di atas garam.

    Diamkan campuran tersebut selama sekitar 30 menit, lalu gosok karatnya. Jika karat masih ada, ulangi prosesnya dan biarkan garam dan airnya meresap selama satu atau dua jam lagi hingga karat benar-benar hilang. Bilas, lalu keringkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan karat menggunakan bahan rumahan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Bersihkan Noda Membandel di Kompor Bisa Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda sisa-sisa makanan setelah memasak terkadang mengering dan menempel di kompor. Apalagi jika tidak langsung dibersihkan, bisa-bisa noda sulit dihilangkan.

    Apabila sudah kejadian ada noda membandel di kompor, penghuni rumah tak perlu khawatir karena masih bisa membersihkannya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan noda membandel di kompor.


    1. Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda. Foto: Istimewa

    Soda kue atau baking soda biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel hingga jamur. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya.

    2. Air Perasan Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain minyak esensial lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, semprotkan campuran cuka dan air ke permukaan kompor, biarkan selama sekitar 10 menit, lalu gosok dengan air sabun menggunakan sabut gosok non-abrasif.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda membandel di kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah, Tempat Sampah Juga Perlu Dibersihkan Lho! Begini Caranya


    Jakarta

    Mungkin banyak yang mengira tempat sampah tidak perlu dibersihkan. Nyatanya, benda tersebut juga perlu dibersihkan lho sama seperti barang-barang lainnya.

    Walaupun digunakan untuk menampung sampah, tempat sampah tetap perlu dibersihkan agar tidak bau. Selain itu, tempat sampah yang kotor juga bisa mengundang tamu yang tak diinginkan, seperti serangga bahkan tikus.

    Dilansir dari Real Simple, Rabu (3/9/2025), berikut ini cara membersihkan tempat sampah, mulai dari tempat sampah di kamar mandi hingga di luar rumah.


    Tempat Sampah Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Ilustrasi tempat sampah kamar mandi. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Tempat sampah terkadang ada di kamar mandi untuk membuang tisu maupun pembalut. Biasanya, ukuran tempat sampah tersebut kecil.

    “Biasanya, tempat sampah kamar mandi berukuran cukup kecil sehingga bisa dibersihkan dengan kain lembap atau spons dan pembersih serbaguna. Namun, jika ada residu lengket, Anda mungkin perlu membilasnya dengan air hangat terlebih dahulu,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple.

    Tempat sampah di kamar mandi perlu didisinfeksi apabila penghuni rumah sakit. Biarkan disinfektan selama beberapa lama sebelum dilap bersih. Hati-hati ya kalau tempat sampahnya terbuat dari logam ketika disemprot disinfeksi karena bisa berkarat.

    Tempat Sampah Dapur

    In de zorgIlustrasi tempat sampah dapur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anne van der Veer

    Tempat sampah di dapur wajib dibersihkan karena ada sisa-sisa makanan yang bisa saja mengundang serangga. Sebelum dibersihkan, pastikan sampah sudah kosong.

    Cara membersihkannya dengan menyemprotkan cairan pembersih terutama bagian dalamnya.

    “Gunakan larutan pembersih serbaguna baik di dalam maupun di luar kaleng menggunakan kain, sabut gosok, atau sikat gosok untuk menggosok permukaan secara menyeluruh, dengan fokus ekstra pada residu yang lengket,” kata Murphy.

    Setelah kotoran terangkat, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan pada botol. Ini akan membuatnya ekstra bersih sekaligus menghilangkan sumber bau.

    “Terakhir, biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah bersih,” tambah Murphy.

    Tempat Sampah di Luar Rumah

    Kalau ada tempat sampah yang ditaruh di luar rumah, ini juga harus dibersihkan. Membersihkan tempat sampah tersebut memiliki tantangan tersendiri karena biasanya sangat kotor dan terpapar cuaca. Belum lagi, ukurannya lebih besar dibandingkan tempat sampah di dapur maupun kamar mandi.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Pakai larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar tempat sampah, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    Setelah itu, bilas tempat sampah secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan cairan pembersih. Setelah dibilas, semprotkan disinfektan dan biarkan sesuai waktu yang disarankan dan biarkan kering dengan sendirinya.

    Itulah cara membersihkan tempat sampah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Dipakai Usir Tikus, Ternyata Baking Soda Tidak Seampuh yang Dikira!


    Jakarta

    Baking soda atau soda kue merupakan salah satu bahan multifungsi, bisa dipakai untuk membuat kue, menghilangkan bau di kulkas hingga jadi bahan pengusir serangga.

    Baking soda kadang-kadang juga dipakai untuk basmi tikus. Tapi apakah itu efektif?

    Menurut pemilik All-Safe Pest & Termite, Jeff Schumancher, secara umum baking soda bahan yang murah dan memang sangat membantu untuk mengendalikan hama, tapi tidak untuk tikus dan hewan pengerat lainnya.


    “Agar efektif, mereka (tikus) perlu banyak mengonsumsi baking soda, yang tidak mungkin terjadi karena tikus tidak menyukainya,” ujarnya, dikutip dari The Spruce, Rabu (26/11/2025).

    COO dan entomolog bersertifikat di Arrow Termite & Pest Conrol, Jacob Cohn, menjelaskan tikus tidak bisa mengeluarkan gas jadi kalau mereka makan baking soda dalam jumlah banyak, karbon dioksida akan menumpuk di dalam perut yang kemudian akan kembung dan membuatnya mati. Sekalipun berhasil, kata Cohn, itu adalah cara yang tidak manusiawi untuk memusnahkan tikus.

    “Tikus-tikus itu akan mengalami sakit perut yang parah dan menderita untuk sementara waktu sebelum mereka mati,” ungkapnya.

    Cara Usir Tikus dari Rumah

    Sebelum basmi tikus, Cohn menyarankan untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah. Caranya dengan mengkombinasikan bau yang kuat dari minyak esensial peppermint dan citronela atau serai wangi.

    Selain itu, coba hilangkan sumber makanan tikus, baik makanan baru atau di tempat sampah, sekaligus bersihkan rumah agar tidak banyak barang berserakan. Schumacher pun setuju untuk merapikan barang-barang agar tidak jadi tempat persembunyian tikus.

    Di luar rumah, tikus bisa bersembunyi di tumpukan daun, semak-semak, dan tumpukan kayu.

    Cara lainnya adalah dengan menutup lubang-lubang yang bisa mereka masuki dengan sabut baja dan sealant. Bagian-bagian yang bisa ditutup contohnya seperti celah bawah pintu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com