Tag: sakit

  • Kasur Empuk Nggak Jamin Nyaman Dipakai, Begini Cara Pilih yang Benar


    Jakarta

    Cara memilih kasur yang nyaman dan tepat, tidak melulu diukur dari rasa empuk pada permukaannya saja. Saat ini banyak sekali kasur yang empuk, tetapi justru tidak nyaman digunakan karena membuat badan terasa tenggelam.

    Selain itu, banyak produsen kasur yang hanya menawarkan produk terbaru yang disebut banyak kelebihan tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan pemakainya.

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa cara untuk mencari kasur yang cocok.


    1. Kualitas Struktur Kasur

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengecek struktur kasur yakni tinggi, area tepi kasur, minim gerakan, dan kekencangan.

    Biasanya kasur yang lebih tinggi memiliki kenyamanan yang lebih daripada kasur yang pendek. Area tepi kasur sangat berpengaruh pada bentuk dari kasur. Apabila patah, kasur bisa turun sebelah. Selain itu, banyak orang sering duduk di samping kasur sehingga area tepi ini harus aman dan tidak ada kerangka yang menonjol keluar.

    Kasur yang nyaman adalah yang tidak akan bergerak meski orang di atasnya bergerak. Lalu, kasur juga harus kencang agar setiap beban yang ada di atasnya tidak akan mudah mengubah bentuk kasur.

    2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fisik Pengguna

    Setiap benda yang kita gunakan sebisa mungkin memang aman dipakai. Begitu pula dengan kasur yang digunakan.

    Untuk orang yang mudah berkeringat, cari kasur yang tidak menyerap panas, biasanya yang tidak memiliki banyak busa di dalamnya. Kalau memiliki masalah tulang punggung, solusinya cari kasur yang bisa membuat nyaman ketika tidur dalam posisi apa pun. Lalu, apabila ada masalah seperti asma atau alergi, bisa mencari kasur yang memakai bahan yang aman.

    3. Sesuaikan Berat Badan

    Tidak semua kasur empuk cocok untuk berbagai berat badan. Asal memilih kasur justru bisa berpengaruh pada kualitas tidur karena posisi tidur yang kurang baik. Disarankan apabila memiliki berat badan yang besar memakai kasur yang padat dan tidak begitu empuk. Hal ini untuk menjaga kondisi tulang punggung tetap sejajar.

    Biasanya orang yang memiliki berat badan lebih dan memakai kasur empuk yang terjadi justru badang terasa tenggelam.

    Untuk orang yang memiliki berat badan ringan, bisa memakai kasur dengan permukaan yang empuk karena badan tidak membuat tekanan berlebih. Apabila memakai kasur yang keras dikhawatirkan menekan bagian sendi.

    4. Posisi Tidur

    • Tidur menyamping: Ini adalah posisi yang paling disukai dan biasanya direkomendasikan dokter untuk menghindari sakit punggung. Kasur terbaik untuk tidur menyamping adalah yang tidak terlalu agar tulang belakang tetap sejajar. Jika terlalu keras, justru menyebabkan hal tak nyaman pada pinggul dan bahu.
    • Tidur tengkurap: Sebenarnya cara tidur seperti ini tidak disarankan. Namun, agar bagian rusuk dan tulang bahu tidak menerima tekanan berlebih, pakai kasur yang yang keras. Kasur keras juga mencegah badan terasa tenggelam.
    • Tidur telentang: Kasur yang sebaiknya dipakai adalah yang tidak terlalu keras atau empuk.
    • Tidur kombinasi: Pilih kasur yang tidak begitu keras atau empuk agar semua posisi tidur terasa nyaman.

    Itulah cara memilih kasur supaya nyaman digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah yang Aman dan Strategis? Begini Cara Pilih Lokasinya


    Jakarta

    Memilih lokasi rumah tidak boleh asal-asalan. Sebab, lokasi rumah adalah aspek penting yang bisa mempengaruhi nilai rumah.

    Pencari rumah perlu memilih lokasi yang strategis buat menunjang kehidupan penghuninya. Selain itu, rumah perlu berada di tempat yang aman dan nyaman serta memenuhi kebutuhan penghuni.

    Oleh karena itu, calon pembeli perlu meriset dan mempertimbangkan lokasi rumah yang terbaik. Ada beberapa ciri rumah yang menandakan rumah yang strategis.


    “Salah satu indikator bahwa hunian tersebut berada di lokasi yang baik adalah apabila akan disewakan atau ingin dijual kembali, banyak peminatnya (likuiditas tinggi),” kata Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Tips Pilih Lokasi Rumah yang Aman dan Strategis

    Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih lokasi rumah.

    1. Dekat Transportasi Umum

    Steve mengatakan rumah yang berada dekat transportasi umum sangat menguntungkan. Penghuni rumah memiliki akses transportasi yang memudahkan untuk bepergian. Apalagi tarif transportasi umum terjangkau, sehingga dapat menghemat biaya.

    2. Sarana Penunjang Lengkap

    Selain itu, rumah sebaiknya berada dekat dengan sarana penunjang, misalnya rumah sakit, kantor, pusat perbelanjaan, dan sekolah. Sarana penunjang yang lengkap akan memudahkan penghuni rumah karena tidak perlu bepergian jauh buat kebutuhan sehari-hari.

    3. Bukan Lokasi Rawan Bencana

    Keamanan lingkungan rumah juga perlu dipertimbangkan. Pastikan untuk membeli rumah di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang rendah. Steve menyarankan untuk membeli hunian di klaster atau komplek dengan petugas keamanan.

    “Untuk faktor keamanan, hunian atau rumah cluster lebih baik,” katanya.

    4. Lingkungan Aman

    Terakhir, jangan pilih lokasi yang rawan terjadi bencana, misalnya banjir. Calon pembeli perlu memastikan sendiri dengan melakukan survei perumahan. Coba tanya atau diskusi dengan lurah atau ketua RT setempat soal frekuensi banjir di kawasan itu.

    “Khusus untuk konteks banjir hunian di DKI Jakarta, kita harus jeli melihat frekuensi banjir di hunian tersebut, karena pemerintah DKI sudah melakukan banyak perbaikan untuk menanggulangi banjir,” tuturnya.

    Itulah cara memilih lokasi rumah yang strategis. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

    Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

    Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

    Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

    Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Bikin Kasur Tetap Empuk dan Nyaman Bertahun-Tahun


    Jakarta

    Semua pengguna kasur berharap kasur yang digunakan selalu empuk. Kasur yang empuk memberikan rasa nyaman ketika berbaring, duduk, atau berdiri di atasnya.

    Kasur yang berkurang massanya pasti tidak dapat menahan beban terlalu berat. Rasanya ada bagian yang melesak ke dalam setiap menerima tekanan. Apabila bagian yang ambles ini berada di dada, lama kelamaan akan terasa sesak setiap bangun tidur. Apabila berada di kepada, rasanya seperti kepala tenggelam karena lebih rendah dari badan. Kondisi seperti ini dapat berpengaruh pada kondisi tulang, badan sakit setiap bangun, dan tidur jadi kurang nyenyak.

    Untuk membuat kasur panjang umur dan tetap empuk dalam waktu yang lama, dilansir The Spruce, ini yang harus dilakukan.


    1. Pakai Pelindung Kasur

    Pelindung kasur bukan hanya seprai, melainkan ada lapisan pelindungnya. Fungsinya mirip dengan perlak untuk menahan cairan dari minuman, makanan, keringat, atau kotoran hewan peliharaan yang dapat merusak bahan kasur. Pelindung ini sebaiknya dipasang di bawah seprai dan menutupi seluruh permukaannya.

    2. Rutin Dibersihkan

    Selain menjauhkan dari sumber kotoran, kasur juga harus sering dibersihkan. Meskipun tidak terkena noda basah, tetapi debu halus bisa saja menempel pada kasur, terutama pada saat mengganti pelindung dan seprai.

    Cara paling efektif untuk membersihkan kasur bukan dengan dicuci basah, melainkan dengan memakai mesin uap dan dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    3. Kasur Tak Boleh Lembap

    Kasur dapat menyerap kelembapan tubuh. Untuk menjaga agar kasur tidak bau, pelindung kasur sebulan sekali harus dilepas dan dibersihkan. Biarkan kasur tanpa pelindung selama beberapa jam agar kelembapan berkurang.

    4. Pakai Kerangka yang Kokoh

    Kasur perlu didukung dengan kerangka yang kokoh. Hal ini untuk menjaga bentuk kasur agar tidak berubah dalam jangka waktu yang lama.

    5. Jangan Melompat di Atas Kasur

    Setiap pengguna bebas ingin melakukan apa pun di atas kasur, kecuali melompat seperti di trampolin. Melompat di atas kasur dapat membuat per di dalam kasur dan kerangka lainnya cepat rusak.

    Itulah cara menjaga kasur agar tetap empuk dan tahan lama, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Nyalakan AC Seharian Non Stop, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Penghuni rumah di iklim tropis seperti Indonesia sering kali merasa panas dan gerah. Tak jarang menyalakan AC menjadi solusi andalan. Namun, jangan sampai kebablasan menyalakan AC seharian non stop ya.

    Dilansir dari SoCool, menyalakan AC dengan kekuatan penuh selama 24 jam tidak direkomendasikan. Hal ini justru menghabiskan banyak energy, mengurangi efisiensi, hingga merusak AC.

    Sebaiknya pasang suhu dengan temperatur yang masuk akal dan memberi jeda AC istirahat beberapa kali seharian. Cara pakai seperti ini akan mengurangi tagihan listrik dan memperpanjang masa pakai AC.


    Jika penghuni rumah membiarkan AC menyala seharian tanpa henti, ada berbagai risiko yang perlu diwaspadai. Berikut ini dampak buruk menyalakan AC seharian.

    Dampak Menyalakan AC Seharian

    Inilah dampak kalau menyalakan AC seharian non stop.

    1. Tagihan Listrik Membengkak

    Sebagian masyarakat percaya menyalakan AC seharian dapat menghemat energi karena mesin tidak perlu kerja keras untuk mendinginkan ruangan. Padahal, AC menguras banyak listrik semakin lama dipakai sehingga tagihan listrik menjadi membengkak.

    2. Masa Pakai Berkurang

    Masa pakai AC umumnya bertahan selama 10-12 tahun. Namun, masa pakai tersebut dapat berkurang kalau AC dinyalakan secara terus-menerus. Sistem AC mengalami tekanan berlebihan sehingga meningkatkan risiko kerusakan.

    3. Filter Udara Tersumbat

    AC mempunyai filter udara untuk menyaring kotoran. Kalau AC nyala seharian, semakin banyak kotoran yang menyumbat filter tersebut. Jika filter tidak rutin diganti, kualitas udara di dalam rumah akan menurun.

    4. Korsleting Listrik

    Selain itu, menyalakan AC seharian non stop bisa membuat kabel listrik terlalu panas. Kondisi seperti itu berpotensi menimbulkan korsleting listrik, bahkan kebakaran.

    5. Gangguan Kesehatan

    Berlama-lama di ruangan ber-AC pun tidak baik bagi kesehatan penghuni rumah. Mereka bisa mengalami gangguan kesehatan seperti sakit tenggorokan, kulit kering, dan alergi.

    AC yang terlalu sering dipakai biasa filter yang tersumbat. Debu dan polutan akan terhirup penghuni rumah sehingga dikhawatirkan menimbulkan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengunyah Makanan 40 Kali Ternyata Bantu Menurunkan BB, Begini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Mengunyah makanan setidaknya 40 kali sebelum menelan ternyata dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan lho.

    Ahli gizi senior dari Rumah Sakit Marengo Asia, Gurugram, Vanshika Bhardwaj mengatakan mengunyah makanan 40 hingga 50 kali juga bisa mengendalikan rasa lapar, bahkan seseorang cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan.

    “Penting untuk mengunyah makanan secara perlahan dan benar. Makan dengan cepat dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan lambung. Menurut beberapa penelitian, seseorang harus mengunyah setidaknya 30 kali untuk makanan keras, sementara 6-10 kali sudah cukup untuk makanan lunak,” kata Shruti K Bhardwaj, Kepala Ahli Gizi Rumah Sakit Zydus, Ahmedabad, dikutip dari Times of India.


    Sejumlah penelitian menemukan bahwa dengan meningkatkan jumlah kunyahan, seseorang dapat mengalami peningkatan kadar hormon usus yang terkait dengan rasa lapar dan kenyang. Hal ini tentunya mengarah pada pengendalian nafsu makan yang lebih baik.

    Metode ini juga membuat seseorang lebih fokus pada makanan, sehingga mencegah makan berlebihan.

    “Mengunyah biasanya meningkatkan produksi air liur, yang mengandung faktor pertumbuhan epitel yang menutrisi usus,” kata Ahli Gizi Shruti.

    “Jika kita makan terlalu cepat, partikel makanan yang tidak tercerna dapat menyebabkan peningkatan fermentasi dalam usus dan pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Jadi, seberapa sering seseorang perlu mengunyah juga bergantung pada tekstur makanan,” lanjutnya.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Resep Diet Tanpa Menyiksa Chicco Jericho, Masih Doyan Makan Nasi


    Jakarta

    Chicco Jerikho menjadi salah satu aktor nasional yang dikenal dengan tubuh fitnya. Selain kerap berolahraga, pria 40 tahun itu juga menjaga pola makan.

    Alih-alih spesifik menghindari konsumsi makanan tertentu, Chicco memilih untuk mengatur porsi dan gizi seimbang setiap makan. Menurut Chicco, cara ini lebih efektif untuk memastikan kebutuhan gizi dalam tubuh.

    “Kalau makanan yang diutamakan itu pastinya aku melihat nutrisinya seperti apa, makronya seperti apa. Gitu proteinnya, fiber, karbonya, dan itu harus seimbang gizinya,” kata Chicco ketika ditemui di wondr Jakarta Running Festival 2024 di Istora Senayan, Sabtu (12/10/2024).


    “Jadi kita nggak makan hanya sebagai untuk mengenyangkan aja. Makan yang penting kenyang. Jadi kita makan itu harus bisa tetap memenuhi kebutuhan nutrisi,” sambungnya.

    Tidak perlu menyiksa, ia menekankan ‘menikmati’ makanan tetap menjadi faktor yang harus diutamakan. Masyarakat menurutnya bisa mencari makanan yang lezat, tetapi juga sehat.

    Oleh karena itu, meski diet, Chicco tetap mengonsumsi nasi putih dan tidak menghindarinya.

    “Kalau nasi, ya kita orang Indonesia terbiasa makan nasi, kalau nggak makan nasi kayaknya belum makan gitu. Masih makan nasi gitu,” sambungnya.

    Chicco Jerikho mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tubuh adalah sebuah keharusan. Berolahraga rutin dan menjaga pola makan menjadi langkah yang harus dibiasakan sedini mungkin.

    “Setelah pandemi ini banyak banget virus-virus yang kayak sedikit kita lengah aja, kecapekan, bisa batuk, flu, demam, tiba sakit ini, sakit itu. Nah, salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan berolahraga,” ujar Chicco.

    “Berolahraga bisa di mana saja, bisa lari. Apapun jenisnya apapun di manapun. Salah satu yang paling simpel lari,” tandasnya.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Wanita Ini Berhasil Turunkan BB hingga 63 Kg, Ini Pola Makan yang Dijalaninya


    Jakarta

    Seorang ibu tiga anak membagikan pengalamannya yang pernah memiliki berat badan 103 kg. Wanita bernama Erin Drotleff ini bertekad untuk menurunkan bobot tubuhnya yang mulai menyiksanya.

    Wanita di Texas, Amerika Serikat, itu tumbuh dalam keluarga yang sehat. Saat itu, ibunya selalu memasak makanan rumahan yang sehat.

    Namun, seiring dengan kesibukan hidup dan waktu terbatas, orang tuanya mulai mengonsumsi lebih banyak makanan olahan dan camilan. Saat di sekolah menengah, berat badan Erin mulai bertambah dan membuatnya minder.


    “Di sekolah, teman-teman memanggil saya ‘paha besar’ dan ‘paus pantai’. Komentar-komentar itu tidak hanya di sekolah, saya juga mendengarnya di rumah,” ungkap Erin yang dikutip dari Mirror UK.

    “Saat itulah saya mengalami gangguan makan yang sakit parah,” lanjutnya.

    Mendengar komentar-komentar tersebut membuat wanita berusia 35 tahun itu semakin menarik dirinya. Ia mulai mencoba berbagai diet hingga obat penurun berat badan. Namun, tidak ada yang memberikan hasil jangka panjang. Berat badannya hanya turun sebentar dan kembali naik.

    “Saya mengalami obesitas. Asma saya parah, dan saya sering kehabisan napas,” kata Erin.

    “Saya mengalami nyeri kaki yang parah (plantar fasciitis), nyeri punggung, menstruasi yang berat, dan saya mengalami ruam keringat. Secara mental, saya merasa cemas, tertekan, dan marah. Saya tidak merasa seperti diri saya sendiri lagi,” tuturnya.

    Pada tahun 2022, Erin menghadiri pertemuan orang tua di sekolah anaknya yang harus berjalan di tiga lorong yang panjang. Di pertengahan jalan, ia mendengar seperti ada letupan keras dan rasa sakit yang parah di betisnya.

    Hal itu membuatnya harus menahan rasa sakit selama pertemuan berlangsung. Kejadian itu yang membuat Erin semakin serius untuk menurunkan berat badan.

    NEXT: Pola Diet yang Dijalani

    Pola Diet yang Dijalani

    Erin mengatakan setidaknya butuh waktu tiga bulan untuk bisa mulai melihat perubahan di tubuhnya. Saat itu, ia mengkonsumsi makanan sehat dan kegiatan yang dilakukan.

    “Saya memulai hari dengan sayuran dan kopi, diikuti dengan sarapan yang mengandung banyak protein seperti gandum atau telur. Makan siang dan malam berisi protein, jasmine rice atau beras melati, dan saus,” terang Erin.

    Meski diet, Erin tetap menyisakan ruang untuk makan camilan tapi dengan cara yang berbeda. Selain mengubah pola makan, Erin juga memilih untuk berolahraga dengan jalan kaki.

    “Jalan kaki selalu menjadi pilihan utama saya. Tetapi setelah enam bulan, saya mulai latihan beban dan menargetkan tiga sesi seminggu,” ujar dia.

    “Saya juga menantang diri untuk berlari, meskipun tidak menyukainya,” sambungnya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Aurel sampai Masuk RS gegara Diet, Aman Nggak Sih Turun 21 Kg dalam 5 Bulan?


    Jakarta

    Artis Aurel Hermansyah mengungkapkan kisah perjuangannya menurunkan berat badan hingga 21 kg hanya dalam waktu 5 bulan. Aurel menceritakan bahwa semua berawal dari komentar-komentar buruk soal bentuk badannya yang ia dapatkan dari netizen.

    Ia menjadi korban perundungan dari netizen karena perubahan bentuk tubuhnya pasca hamil dan melahirkan. Demi mengembalikan bentuk tubuhnya, istri dari Atta Halilintar itu melakukan diet dengan sungguh-sungguh.

    Ia bahkan sempat jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Hal tersebut menurutnya terjadi akibat gangguan asam lambung yang dialaminya.


    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV, Jakarta Selatan, dikutip detikcom, Jumat (22/11/2024).

    “Perjuangannya ya sampai masuk rumah sakit, iya memang sempat karena aku ada asam lambung kan. Nah, dokternya waktu itu bilang jangan ngoyo lagi deh sudah cukup,” sambungnya.

    Berkaitan dengan situasi yang dialami oleh Aurel, sebenarnya normal nggak sih berat badan turun hingga 21 kg dalam waktu hanya 5 bulan? Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, SpGK berpendapat idealnya penurunan berat badan yang normal ada di angka 2-4 kg dalam waktu sebulan.

    “Per bulan idealnya turun 2-4 kg. Kalau turun 21 kg selama 5 bulan berarti masih tergolong normal,” kata dr Raissa ketika dihubungi oleh detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Meski masih dalam kategori yang normal, penurunan berat badan sebanyak 21 kg dalam waktu 5 bulan tetap tergolong cepat. Oleh karena itu, konsultasi ke dokter gizi tetap perlu dilakukan untuk memeriksa dan memonitor kondisi tubuh selama menjalani program diet.

    Hal ini juga penting untuk mengetahui apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat mengganggu tubuh selama diet dan menjaga proses penurunan berat badan tetap sehat.

    Penurunan berat badan sehat dapat diterapkan dengan jadwal makan yang teratur. dr Raissa menyarankan penerapan gerakan ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan dengan cara satu piring berisi 1/2 porsi sayur dan buah, 1/4 karbohidrat kompleks, dan 1/4 protein.

    Penting juga untuk menerapkan olahraga secara rutin demi menjaga massa otot, menjaga cairan tubuh, dan istirahat cukup.

    “Defisit kalori sebaiknya dilakukan bertahap ya 500-1.000 kalori per hari. Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gizi,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Mau Pangkas BB Puluhan Kg? Begini Tips dari Dokter Gizi Biar Nggak Tumbang


    Jakarta

    Aurel Hermansyah menceritakan perjuangan diet yang ia lakukan dalam beberapa bulan terakhir. Aurel berhasil memangkas sebanyak 21 kg dalam waktu hanya 5 bulan saja.

    Aurel mengaku tidak ingin diet dengan metode yang ketat seperti sebelumnya. Suami Atta Halilintar ini menceritakan dirinya sempat masuk rumah sakit ketika menjalani diet.

    Hal tersebut menurutnya juga disebabkan oleh gangguan asam lambung yang dialaminya.


    “Perjuangannya ya sampai masuk rumah sakit, iya memang sempat karena aku ada asam lambung kan. Nah, dokternya waktu itu bilang jangan ngoyo lagi deh sudah cukup,” cerita Aurel di acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV, Jakarta Selatan, dikutip detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Meskipun menjaga berat badan ideal adalah hal yang baik untuk kesehatan, penurunan berat badan secara drastis juga tidak disarankan. Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, SpGK mengingatkan bahwa penurunan berat badan secara drastis dapat meningkatkan risiko kehilangan massa otot.

    “Risiko jika terlalu cepat (turun berat badannya), bisa kehilangan massa otot, gangguan elektrolit, gangguan pencernaan, dan efek yoyo,” kata dr Raissa ketika dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2024).

    Penurunan berat badan yang ideal adalah sebanyak 2-4 kg dalam waktu satu bulan. Dalam kasus Aurel, penurunan berat badan yang dialami oleh putri Anang Hermansyah itu sebenarnya masih masuk dalam kategori normal, namun memang termasuk cepat.

    Untuk orang yang ingin menjalani diet, dr Raissa menyarankan masyarakat untuk melakukan konsultasi dengan dokter gizi. Hal ini perlu dilakukan untuk menetapkan program diet terbaik pada setiap orang dan juga memonitor risiko kesehatan yang mungkin muncul selama menjalani penurunan berat badan.

    Dengan begitu, penurunan berat badan bisa dilakukan secara sehat dan tidak berlebihan.

    “Tipsnya tetap makan dengan jadwal teratur, bisa pakai ‘Isi Piringku’ setengah piring berupa sayur dan buah, 1/4 karbohidrat kompleks, 1/4 protein, tetap rutin berolahraga, jaga cairan tubuh, dan istirahat cukup,” kata dr Raissa.

    “Defisit kalori sebaiknya dilakukan bertahap 500-1000 kalori per hari. Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter gizi,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto