Tag: saluran air

  • Ampas Kopi Jangan Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Pipa Cepat Mampet


    Jakarta

    Setelah menyeruput secangkir kopi, biasanya ampas kopi akan menumpuk di dasar gelas. Beberapa orang memilih membuang ampas kopi langsung ke wastafel agar lebih cepat dan praktis.

    Padahal, membuang ampas kopi langsung ke wastafel bisa menimbulkan dampak buruk bagi saluran air. Sayangnya, banyak orang belum sadar dan masih terbiasa melakukan hal tersebut.

    Pakar kebersihan mengungkap dampak yang terjadi jika membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Apa saja dampaknya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Membuang Ampas Kopi ke Wastafel

    Pakar kebersihan di Roto-Rooter Plumbing & Water Cleanup Paul Abrams menganjurkan agar tidak membuang ampas kopi langsung ke wastafel. Jika kebiasaan ini terus dilakukan maka dapat menyumbat saluran air.

    “Jika terlalu banyak, ampas kopi dapat menyumbat pipa pembuangan dan menyebabkan penyumbatan di wastafel Anda,” kata Abrams dikutip dari Better Homes & Gardens.

    Abrams mengatakan ampas kompi memiliki tekstur yang menggumpal. Apabila ampas kopi yang dibuang ke wastafel dalam jumlah banyak, maka ampas kopi akan saling menumpuk di saluran air yang berbentuk ‘U’ di bawah wastafel.

    Jika ampas kopi yang menumpuk sudah banyak dan bercampur kotoran di dalam pipa air, maka bisa membentuk endapan yang tebal. Seiring waktu, endapan tersebut dapat mengganggu aliran air sehingga menyebabkan penyumbatan.

    “Tekanan air yang sangat besar dibutuhkan untuk mendorong gumpalan bubuk kopi keluar dari saluran air, dan sayangnya bubuk tidak bisa larut dalam air,” ujarnya.

    Abrams menyebut tidak masalah jika sesekali membuang ampas kopi ke wastafel. Masalah justru akan muncul jika hal tersebut dijadikan suatu kebiasaan.

    “Jika kamu berulang kali menuangkan ampas kopi dalam jumlah kecil ke saluran air setiap hari, maka ampas kopi bisa menumpuk dan bercampur dengan sisa makanan, lemak, kerak sabun, dan minyak,” ungkap Abrams.

    Cara Alternatif Membuang Ampas Kopi di Rumah

    Daripada harus membuangnya ke wastafel, Abrams menyarankan agar ampas kopi bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, yaitu:

    1. Kompos Tanaman

    Ampas kopi mengandung nitrogen yang tinggi sehingga dapat menyuburkan tanaman. Namun, ampas kopi akan bermanfaat bagi tanaman jika digunakan dalam jumlah yang tepat.

    2. Membasmi Hama

    Alih-alih dibuang, ampas kopi dapat digunakan untuk membasmi hama, terutama semut dan siput di halaman rumah. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar halaman untuk mengusir dan mencegahnya masuk ke rumah.

    3. Membersihkan Sejumlah Barang

    Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan sejumlah barang di rumah, seperti panci, wajan, dan kompor. Soalnya, ampas kopi memiliki sifat yang cukup abrasif.

    4. Menghilangkan Bau

    Nitrogen yang terkandung dalam ampas kopi juga dapat menghilangkan bau tak sedap, seperti di lemari pakaian dan kulkas. Caranya juga mudah, cukup tuang ampas kopi ke dalam cangkir dan simpan di ruangan yang mengeluarkan bau tak sedap.

    Demikian penjelasan soal ampas kopi apakah bisa dibuang ke wastafel atau tidak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Ini 3 Jalur Masuk Cacing ke Kamar Mandi


    Jakarta

    Pernah melihat cacing di kamar mandi? Makhluk kecil yang meliuk-liuk itu mungkin tidak berbahaya tapi cukup bikin bulu kuduk penghuni rumah berdiri.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan kamar mandi adalah ruangan yang lembap sehingga dapat ditinggali cacing. Hama ini memang suka tinggal di lingkungan yang lembap.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Kalau tak mau ada cacing, penghuni perlu telaten merawat kamar mandi. Pastikan untuk menghilangkan genangan air, rutin bersihkan saluran air, serta mengelola limbah dengan baik.

    Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni bisa membasminya dengan insektisida. Penghuni dapat menggunakan abamektin dan diazinon untuk mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tanah. Akan tetapi, hati-hati menggunakannya karena bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

    Namun, kenapa cacing bisa sampai masuk kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah penyebab cacing masuk kamar mandi.

    1. Celah Lantai Keramik

    Menurut Boyke, cacing bisa masuk kamar mandi melalui celah atau retakan di lantai keramik. Celah tersebut membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    2. Pipa Retak

    Dilansir dari DIY Home Comfort, cacing bisa masuk kamar mandi lewat pipa yang retak. Retakan pada pipa bisa menyebabkan tanah serta cacing masuk ke sistem perpipaan.

    Apalagi pipa yang bocor menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran pipa ini bisa terjadi di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    3. Masalah Saluran Pembuangan

    Selain itu, cacing dapat masuk ke toilet melalui saluran pembuangan. Toilet yang tersumbat limbah dapat menjadi tempat cacing berkembang biak.

    Itulah beberapa cara beserta penyebab ada cacing di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Penyebab Saluran Air di Kamar Mandi Sering Mampet dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Kamar mandi wajib dibersihkan secara berkala. Namun tidak hanya membersihkan noda yang menempel di lantai dan dinding, tapi juga mengecek kondisi saluran air.

    Sebab, saluran air di kamar mandi terkadang sering mampet. Kondisi ini menyebabkan air tidak dapat mengalir keluar dan akhirnya meluap menggenangi lantai.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan saluran air jadi mampet. Namun jangan khawatir, masalah ini dapat diatasi dengan beberapa cara. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Saluran Air di Kamar Mandi Sering Mampet

    Saluran air di kamar mandi bisa mampet karena sejumlah hal. Dikutip dari situs Dengarden, berikut beberapa penyebabnya:

    1. Rambut

    Rambut jadi penyebab utama saluran air di kamar mandi sering mampet. Saat mandi, beberapa helai rambut biasanya akan rontok dan ikut terbawa air ke dalam lubang saluran.

    Seiring waktu, rambut rontok akan bertambah banyak dan bisa menyumbat lubang air di kamar mandi. Saat diperiksa, sisa rambut rontok sudah menggumpal layaknya benang kusut yang sulit dilepas.

    Solusinya adalah dengan rajin mengambil gumpalan rambut dan membuangnya ke tempat sampah. Lalu, penting untuk menutup saluran air dengan penutup yang hanya bisa dilalui oleh air.

    2. Sabun

    Sisa-sisa sabun yang berbentuk buih terkadang juga dapat menghambat saluran air di kamar mandi. Sebab, sisa sabun yang terbuang ke saluran air dapat mengurangi diameter pipa.

    Nah, semakin kecil diameter pipa maka semakin sulit air untuk keluar dari dalam kamar mandi. Sisa-sisa sabun juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    3. Kotoran

    Beberapa orang mungkin terbiasa membuang kotoran seperti sisa makanan, ampas kopi, atau bumbu berlemak ke dalam saluran air kamar mandi. Padahal, kebiasaan ini dapat membuat saluran air jadi tersumbat.

    Sama halnya seperti sabun, kotoran tidak akan terurai jika dibuang ke dalam saluran air. Justru, kotoran ini dapat tersangkut dan mengendap di dalam pipa sehingga menghambat aliran air.

    Di sisi lain, kotoran yang mengendap dapat mengeluarkan bau tidak sedap dari dalam lubang air. Maka tak heran jika tercium bau busuk dari dalam kamar mandi meski terlihat bersih.

    Jika kotoran berupa minyak dan lemak masih bisa diatasi dengan campuran deterjen dan air panas, lalu tuangkan cairan tersebut ke dalam saluran air.

    Apabila kondisi saluran air sudah sangat parah akibat tersumbat oleh kotoran, maka sebaiknya segera memanggil tenaga profesional untuk membersihkannya.

    4. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak memperoleh air bersih. Air ini mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Kalau lubang air di kamar mandi sudah tersumbat, maka sebaiknya pagil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    Demikian empat penyebab saluran air di kamar mandi sering mampet. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com