Tag: sampah pastikan

  • 8 Tips Menjaga Halaman Rumah Tetap Bersih dan Nyaman


    Jakarta

    Halaman rumah wajib dijaga agar tetap bersih dan nyaman. Jangan sampai ada sampah hingga daun-daun berserakan karena dapat mengganggu kenyamanan dan kecantikan hunian.

    Sayangnya, tidak semua orang mau membersihkan halaman depan secara rutin. Padahal, jika tidak dirawat bisa mengakibatkan tumbuhnya rumput liar hingga tanaman hias akan rusak akibat pemiliknya yang cuek.

    Ada sejumlah tips dalam menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Tips Menjaga Halaman Rumah agar Tetap Bersih

    Menjaga kebersihan rumah tak hanya bagian interiornya saja, tapi halaman rumah juga wajib diperhatikan. Mengutip laman Nicholas Design Build, berikut sejumlah tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih:

    1. Rutin Menyapu Daun-daun yang Berguguran

    Tips yang pertama adalah rutin mneyapu daun-daun yang berguguran. Sebab, halaman rumah kerap dipenuhi oleh daun-daun yang berguguran hingga sampah yang terbawa angin.

    Kamu bisa menyapu daun-daun dengan sapu lidi yang kokoh. Siapkan juga pengki untuk mengangkat sisa-sisa daun dan sampah agar bisa dibuang ke dalam tempat sampah.

    2. Potong Rumput Liar yang Tumbuh Panjang

    Halaman rumah yang tidak dirawat bisa memicu tumbuhnya rumput liar. Semakin dibiarkan maka rumput liat bisa tumbuh tinggi. Selain mengganggu pemandangan, rumput liar juga bisa mengacaukan pertumbuhan tanaman lain.

    Agar halaman rumah tetap terlihat rapi dan bersih, usahakan rutin memotong rumput liar setiap seminggu sekali. Tak perlu mesin pemotong rumput, kamu bisa menggunakan gunting untuk memotong rumput liar.

    3. Siram Tanaman dan Rumput

    Selain itu, pastikan kamu rutin menyiram tanaman dan rumput yang tumbuh di halaman rumah. Kamu bisa menyiram tanaman sehari sekali agar tumbuhan tidak layu. Apabila turun hujan di hari itu, detikers tak perlu menyiram tanaman lagi.

    4. Sediakan Tempat Sampah

    Pastikan kamu memiliki tempat sampah khusus di area luar rumah dan sebaiknya diletakkan agak jauh dari teras. Sebab, bau busuk dari sampah bisa mengganggu penghuni hingga tamu yang datang.

    Selain itu, pastikan jadwal pengambilan sampah dilakukan secara tepat waktu. Sampah yang dibiarkan menumpuk secara terus-menerus bisa mengeluarkan bau tidak sedap.

    5. Rutin Membersihkan Selokan

    Jika terdapat selokan di depan rumah, pastikan kamu rutin mengeceknya secara rutin. Apabila ada sampah yang menumpuk di selokan, segera bersihkan agar tidak mengganggu aliran air. Sebab, jika sudah turun hujan bisa mengganggu saluran air sehingga menyebabkan banjir.

    6. Membersihkan Lantai Teras

    Tips berikutnya adalah dengan membersihkan lantai teras secara rutin. Sebab, lantai teras dapat dengan mudah terkena debu hingga air hujan. Jika jarang dibersihkan maka keramik lantai akan cepat rusak dan warnanya cepat pudar.

    7. Tanam Berbagai Tanaman Hias

    Agar halaman rumah tidak terlihat “polos” dan membosankan, kamu bisa menanam berbagai tanaman hias sebagai dekorasi. Adapun sejumlah tanaman hias yang cocok di luar ruangan, seperti bougenville, kaktus, lidah mertua, hingga sirih gading.

    8. Letakkan Perabotan Secara Teratur

    Tips yang terakhir adalah meletakkan perabotan secara teratur. Sebab, beberapa orang kerap meletakkan perkakas secara sembarangan sehingga mengganggu pemandangan rumah.

    Cobalah untuk membeli lemari khusus guna menyimpan berbagai macam perkakas. Posisikan lemari tersebut di tempat yang aman agar tidak terkena sinar matahari langsung atau air hujan.

    Itulah delapan tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Kucing Liar Datang ke Rumah dan Cara Ampuh Mengusirnya



    Jakarta

    Kucing liar terkadang suka masuk ke halaman rumah. Meski tergolong hewan menggemaskan dan dijadikan peliharaan, kucing liar bisa mengganggu penghuni rumah.

    Hewan berbulu ini biasanya suka buang kotoran di tanaman. Mereka juga bisa merusak tanaman dan mengacak tempat sampah.

    Setelah diusir berkali-kali, kucing liar terkadang tetap kembali lagi ke rumah. Walaupun kesal, jangan sampai menyakiti kucing ya. Masih ada banyak cara untuk memastikan kucing nggak datang lagi ke rumah.


    Sebelum mencari cara mengusir kucing liar, sebaiknya ketahui dulu alasan mereka suka datang ke rumah. Simak penjelasannya berikut ini.

    Alasan Kucing Liar Datang ke Rumah

    Dikutip dari Time for Paws, dijelaskan bahwa kucing kerap mencari keamanan. Kucing liar sering datang ke rumah karena alasan terkait dengan kebutuhan dasar mereka seperti makanan, tempat berlindung, dan rasa aman.

    1. Sumber Makanan

    Kucing selalu mencari tempat yang ada sumber makanan yang dapat diandalkan. Mereka akan berdatangan ke rumah kalau ada tempat sampah yang terbuka, sisa makanan di pekarangan, atau bahkan seseorang yang sering memberi makan. Kucing mempunyai indra penciuman yang tajam, sehingga mampu menemukan sumber makanan, meskipun tersembunyi.

    2. Tempat Berlindung

    Hewan bertarik ini juga membutuhkan tempat yang aman untuk beristirahat atau melahirkan anak. Ada banyak tempat sepi yang cocok buat kucing bersembunyi, seperti garasi, bawah mobil, atau sudut-sudut rumah yang jarang digunakan. Tempat tersebut bisa untuk berteduh dari panas, hujan, atau bahaya lainnya.

    Cara Mengusir Kucing Liar dari Rumah

    Berikut ini cara mengusir kucing liar agar tidak datang ke rumah, dirangkum dari The Spruce dan Pets Stack Exchange.

    1. Pastikan Tak Ada Memberi Makan Kucing

    Kucing biasanya akan kembali ke tempat yang menyediakan makanan. Kalau nggak mau kucing datang, hindari memberi makan atau menyediakan air dekat rumah.

    2. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Pastikan untuk selalu menutup tempat sampah dengan rapat agar tidak dapat dijangkau kucing. Lalu, bersihkan sisa makanan untuk menghilangkan aroma yang bisa mengundang kucing.

    3. Sebarkan Pecahan Cangkang Telur

    Hancurkan cangkang telur potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah. Butiran cangkang yang agak tajam membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di tanah.

    4. Sebarkan Bau yang Tidak Disukai Kucing

    Selanjutnya, manfaatkan aroma yang tidak disukai kucing untuk mengusirnya. Biasanya hewan ini menghindari bau menyengat dari bawang putih, tembakau, citronella, eucalyptus, kopi, dan cuka.

    Pastikan untuk mengaplikasikan aroma kembali secara rutin di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Metode ini cukup efektif digunakan untuk mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    5. Tanam Tumbuhan yang Tidak Disukai Kucing

    Penghuni rumah bisa menanam tanaman yang memiliki aroma yang tak disukai kucing supaya mereka nggak betah. Beberapa tanaman tersebut seperti lavender, rosemary, dan mint. Selain itu, tanaman rue (ingu/common rue) atau menaburkan rue kering di sekitar halaman dan kebun juga tidak disukai kucing.

    Pelihara tanaman ini pekarangan rumah untuk mencegah kucing liar datang. Meski baunya mengganggu bagi kucing, tanaman ini justru memiliki aroma yang menyenangkan bagi manusia.

    6. Pasang Pagar Khusus

    Pagar bercelah mudah dilewati kucing. Pasanglah pagar khusus anti-kucing agar mereka kesulitan masuk rumah.

    Pagar ini biasanya memiliki paku penghalang yang tidak terlalu tajam, sehingga tidak akan menyakiti kucing, tetapi cukup efektif untuk mencegah mereka masuk. Selain itu, penghuni bisa meletakkan kawat ayam berukuran kecil atau karpet plastik kasar di bawah permukaan tanah atau material lain yang membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya.

    Itulah alasan kucing liar datang ke rumah dan cara ampuh untuk mengusirnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com