Tag: sampah

  • Seberapa Sering Talang Air Harus Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, sebaiknya detikers segera mengecek atap rumah guna memastikan tidak ada genting yang bocor. Selain itu, kamu juga perlu membersihkan talang air.

    Talang air berfungsi untuk menampung air hujan yang turun di atap rumah. Air hujan akan diarahkan menuju pipa yang nantinya mengalir ke saluran pembuangan atau got untuk dibuang.

    Akan tetapi, air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar jika talang air dalam kondisi sangat kotor dan dipenuhi sampah daun. Oleh karena itu, talang air perlu dibersihkan secara berkala.


    Kapan waktu yang tepat untuk membersihkan talang air di rumah? Simak penjelasannya dari para ahli dalam artikel ini.

    Ini Waktu yang Tepat Membersihkan Talang Air

    Dilansir The Spruce, banyak pemilik rumah yang membersihkan talang air setidaknya dua kali dalam setahun. Namun, ada juga yang membersihkannya dalam hitungan enam bulan sekali.

    Pada dasarnya, seberapa sering talang air dibersihkan tergantung dari jumlah dan jenis pohon yang ada di halaman rumah. Semakin banyak pohon yang tumbuh maka talang air harus rutin dibersihkan karena daun dari pohon bisa berguguran dan menumpuk di talang air.

    Pakar renovasi rumah dari Leaf Home Chris Counahan mengatakan talang air harus dibersihkan secara rutin minimal sebulan sekali jika lokasi tempat tinggal sering turun hujan. Langkah ini dilakukan agar aliran air tidak tersumbat oleh sampah daun yang menumpuk.

    “Pemilik rumah seharusnya membersihkan talang air mereka dengan tujuan mencegah penumpukan, bukan mengatasi penumpukan setelah terjadi,” kata Counahan.

    Talang air yang tidak dibersihkan secara rutin dapat menyebabkan timbulnya jamur dan lumut akibat sampah daun dan ranting yang menumpuk. Jika dibiarkan, kelembapan bisa sangat tinggi sehingga turut merusak struktur talang air.

    Tak hanya itu, jamur dan lumut yang muncul di talang air juga dapat menyebar melalui pipa pembuangan hingga ke dinding rumah. Kondisi tersebut bisa menimbulkan kerusakan cukup parah serta mengganggu estetika hunian.

    Tanda-tanda Talang Air Harus Dibersihkan

    Letaknya yang berada di atap membuat pemilik rumah terkadang merasa malas untuk mengecek kondisi talang air. Padahal, talang air yang sudah kotor bisa saja merusak material rumah yang lain.

    Sebagai pemilik rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda talang air sudah harus dibersihkan. Simak tanda-tandanya di bawah ini:

    1. Muncul luapan air ketika turun hujan karena talang air tersumbat oleh daun atau ranting.
    2. Muncul kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan fondasi rumah karena talang air meluap sehingga tidak dapat mengalir dengan baik.
    3. Talang air rusak dan berubah bentuk jadi melengkung atau menggantung. Hal ini dapat terjadi karena sampah yang menumpuk dan tak mampu menahan beban berat.
    4. Muncul berbagai hewan seperti tikus dan nyamuk di talang air. Hal ini bisa mengindikasikan adanya sarang alami seperti daun basah dan ranting pohon.
    5. Terlihat tumpukan daun dan kotoran di talang air. Segera buat rencana untuk membersihkan talang air demi mencegah mampet.

    Demikian penjelasan soal waktu yang tepat untuk membersihkan talang air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Capek Liat Rumah Berantakan Terus? Coba Trik Beberes Ala KonMari


    Jakarta

    Merapikan rumah adalah bentuk perhatian penghuni agar rumah lebih nyaman dan sehat untuk ditempati. Hal ini sebenarnya tidak sulit, tetapi banyak orang mengaku kesulitan merapikan rumahnya karena berbagai alasan.

    Jika detikers juga mengalami hal yang sama, ada tips yang dapat membantu ketika merapikan rumah, yakni dengan mengikuti metode KonMari yang dipopulerkan oleh Marie Kondo.

    Marie Kondo sendiri merupakan pakar decluttering yang terkenal berkat video-video tips dan bukunya yang membahas teknik merapikan rumah yang unik.


    Metode KonMari sudah banyak yang mencoba dan beberapa di antaranya cocok dan merasa terbantu. Dilansir Business Insider, berikut beberapa poin yang bisa dicontoh dari metode KonMari.

    1. Terapkan Decluttering

    Sebutan decluttering merujuk pada kegiatan merapikan, memilah, dan mengurangi barang-barang yang tak perlu serta menyimpan yang masih digunakan. Dengan begitu, rumah tidak akan terlihat penuh dan cepat berantakan.

    Marie Kondo menyebutkan urutan barang yang harus dipilah adalah pakaian, buku, berbagai produk kertas, barang-barang lain atau Komono (perhiasan, mainan, makeup), dan terakhir barang-barang bernilai sentimental atau memiliki kenangan.

    2. Jangan Menyimpan Benda Sejenis

    Marie Kondo mengatakan akar masalah rumah sering terlihat banyak barang dan berantakan karena orang sering menyimpan jenis barang yang sama di beberapa tempat. Sebagai contoh meletakkan gelas, buku, kabel, tisu, tempat sampah di semua ruangan. Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah penghuninya berkegiatan tanpa perlu bolak-balik ke ruangan lain. Namun, cara ini justru membuat rumah terlihat lebih berantakan.

    Ia menyarankan untuk menyortir berdasarkan kategori, bukan berdasarkan lokasi. Menyimpan terlalu banyak barang sejenis hanya untuk meletakkan di tempat berbeda termasuk pemborosan karena belum tentu semuanya akan digunakan. Lebih baik pakai satu-satu.

    3. Simpan Barang yang Membuat Bahagia

    Tips lainnya agar mempermudah pemilihan barang tersebut adalah prioritaskan manfaat dan apakah barang tersebut membuat pemakainya gembira atau mempermudah kegiatan. Singkirkan barang yang tidak membawa manfaat, menyusahkan, atau hanya mengundang rasa sedih.

    Saat sedang menimbang apakah barang tersebut harus dibuang atau tidak, tanyakan kepada diri sendiri ‘apakah barang tersebut bisa membuat bahagia dan nyaman ke depannya?’

    Bahagia di sini bukan hanya berarti gembira ketika menggunakannya, melainkan apakah ada perasaan tenang, percaya diri, dipermudah setiap memakainya, aman, hingga merasa sehat.

    4. Berkomitmen untuk Rajin Merapikan

    Pekerjaan yang dilakukan secara rutin harus diikuti dengan komitmen agar disiplin. Apabila metode KonMari hanya digunakan sekali, tentu tidak akan membantu banyak, hanya sementara waktu. Namun, apabila diniatkan untuk jangka panjang, penghuni baru terasa manfaatnya.

    Itulah beberapa tips merapikan rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Akibatnya Kalau Sering Buang Tisu ke Toilet


    Jakarta

    Kebanyakan orang tentu nggak asing sama larangan buang tisu ke dalam lubang toilet. Peringatan ini sering kali dipajang di WC umum.

    Bukan hanya di WC umum, tisu memang tidak dianjurkan buat dibuang ke toilet manapun, termasuk di rumah sendiri. Soalnya, kebiasaan itu bisa memicu masalah yang merepotkan penghuni rumah.

    Tisu merupakan benda yang tak dapat larut di air. Jika disiram ke dalam toilet, tisu tersebut hanya tenggelam dan tidak hancur.


    Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tisu bakal menumpuk sehingga kloset menjadi mampet. Berikut ini akibatnya kalau membuang tisu ke toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    Efek Fatberg

    Membuang tisu ke dalam toilet memicu efek fatberg. Kondisi tersebut berupa tisu basah yang bercampur dengan kotoran, lalu terperangkap di dalam pipa. Alhasil tisu bisa menumpuk di dalamnya.

    Jika sudah seperti itu, saluran pembuangan toilet akan tersumbat. Pertanda saluran pembuangan sudah mampet antara lain kotoran sulit turun dan muncul bau tak sedap dari area kamar mandi dan pipa pembuangan yang terhubung ke septic tank.

    Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Saluran toilet yang tersumbat tisu, kalau tidak segera diperbaiki bakal semakin parah dan pipa pembuangan pun dapat rusak. Hal ini dikarenakan tidak ada ruang buat air dan kotoran lewat. Penumpukan benda di dalam pipa memicu tekanan dan berisiko menimbulkan kebocoran pipa.

    Itulah risiko membuang tisu ke toilet. Biar kejadian itu tidak dialami di rumah, pastikan untuk membuang tisu ke tempat sampah ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Basmi dan Usir Laba-laba dari Rumah Tanpa Bahan Kimia Berbahaya


    Jakarta

    Laba-laba kerap ditemukan di rumah, apalagi di ruangan yang jarang dihuni atau ditumpukan barang tak terpakai. Adanya laba-laba terkadang bikin penghuni rumah merasa resah karena harus membersihkan sarangnya.

    Kalau tidak segera dibersihkan, bisa-bisa rumah tampak tidak terawat dan memberikan kesan kotor. Tak heran, banyak orang yang segera membasmi laba-laba ketika melihatnya.

    Tapi, ada lho beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusirnya. Dilansir dari Mirror, berikut ini informasinya.


    Cara Usir Laba-laba

    Lilin Aromaterapi Serai

    Serai biasanya digunakan untuk mengusir serangga seperti tawon dan nyamuk, tetapi lilin aromaterapi ini juga populer untuk membantu mengusir laba-laba. Hewan berkaki delapan ini tidak menyukai aroma seperti lemon, kayu manis, dan serai.

    Selain itu, laba-laba juga tidak menyukai asap sehingga peran lilin juga akan membantu menjauhkan laba-laba dari rumah dengan cara menaruhnya di dekat jendela.

    Cuka Putih

    Penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

    Cara Cegah Laba-laba Ada di Rumah

    Selain mengusirnya, penghuni rumah juga bisa mencegahnya untuk masuk ke dalam ruangan lho. Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Matikan Lampu Depan

    Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

    “Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce, Kamis (16/10/2025).

    Basmi Sarang Laba-laba

    Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

    Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

    Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

    Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

    Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

    Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

    Itulah beberapa cara basmi dan usir laba-laba dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Langkah Mudah Basmi Belatung di Tempat Sampah, Bisa Pakai Garam


    Jakarta

    Meski digunakan untuk membuang sampah dapur, tetapi tempat sampah juga harus dibersihkan secara berkala. Sebab, ada sisa-sisa makanan yang mungkin tak sempat dibuang sehingga menempel di dasar tempat sampah.

    Jika dibiarkan terus-menerus, maka akan menimbulkan bau tak sedap sekaligus memicu kehadiran belatung. Kalau sudah muncul larva dari lalat tersebut, maka sebaiknya segera dibasmi agar jumlahnya tidak semakin bertambah.

    Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi belatung yang muncul di tempat sampah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Basmi Belatung di Tempat Sampah

    Kalau muncul belatung dalam jumlah banyak di tempat sampah, sebaiknya segera dibasmi. Dilansir situs The Spruce, berikut cara ampuh basmi belatung di tempat sampah:

    1. Pemutih

    Salah satu cara termudah untuk basmi belatung di tempat sampah bisa menggunakan pemutih. Caranya cukup mencampur pemutih dan air dengan perbandingan 50:50, lalu tuang ke dalam tempat sampah yang penuh belatung.

    Setelah itu, tutup tempat sampah dan diamkan sekitar 30 menit agar uap pemutih bekerja untuk membasmi belatung. Jika sudah, buang cairan pemutih dan belatung yang sudah mati secara hati-hati.

    2. Cuka

    Apabila enggan memakai bahan kimia, kamu dapat menggunakan cuka untuk membasmi belatung di tempat sampah. Caranya dengan mencampur sekitar 50 ml cuka dengan air panas secukupnya ke dalam wadah, lalu tutup wadah dan diamkan selama 30 menit.

    Setelah itu, tuang larutan cuka dan air panas tersebut ke dalam tempat sampah. Diamkan selama 2-3 jam agar cuka dapat membasmi belatung.

    3. Garam

    Selain digunakan untuk memasak, garam ternyata juga bisa dipakai untuk membasmi belatung. Hanya saja, jumlah garam yang digunakan harus cukup banyak agar efektif mengatasi belatung.

    Cukup menaburkan garam yang banyak ke seluruh area tempat sampah yang penuh belatung. Lalu, letakkan tempat sampah di bawah sinar matahari langsung selama 1 jam.

    Panas dari matahari dan efek garam akan membunuh belatung secara perlahan. Jika sudah, bilas tempat sampah dengan air untuk membersihkan sisa-sisa belatung yang mati.

    4. Air Panas

    Cara praktis lainnya untuk membasmi belatung adalah dengan air panas. Cukup tuang satu teko air mendidih ke dalam tempat sampah secara perlahan.

    Air yang sangat panas akan membunuh belatung secara instan. Namun, tetap hati-hati saat menuang air panas agar tidak terkena kulit.

    Jika sudah, buang sisa air panas dan belatung yang mati. Jangan lupa untuk mencuci tempat sampah dari sisa-sisa kotoran.

    Itulah cara membasmi belatung di tempat sampah dengan bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sibuk Sampai Tak Sempat Bersihkan Rumah? Coba Lakuin 6 Hal Ini


    Jakarta

    Tidak semua orang memiliki waktu untuk membersihkan rumah. Ada beberapa penghuni yang mungkin hanya beberapa jam ada di rumah, selebihnya berada di luar.

    Meskipun jarang di rumah, bukan berarti tempat tinggal bebas dari kotoran dan debu. Jangan sampai meremehkan kebersihan rumah sampai muncul bau apek atau busuk.

    Bau apek biasanya muncul dari aktivitas jamur yang tumbuh karena debu menumpuk di perabotan. Sementara itu, bau busuk bisa berasal dari tempat sampah atau kulkas yang bahan makanannya jarang disortir.


    Disarankan tetap luangkan waktu untuk membersihkan rumah beberapa jam. Untuk mempermudah membersihkan rumah, dilansir dari The Savvy Sparrow, berikut tipsnya.

    Ketika membersihkan rumah hal terpenting adalah niat dan moodnya dahulu. Untuk memotivasi diri agar mau membersihkan rumah, lakukan hal-hal yang mudah dan tidak menguras energi dahulu, seperti merapikan tempat tidur dan membuka jendela. Hal ini akan meringankan beban bersih-bersih nantinya.

    2. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

    Jika ingin memulai bersih-bersih yang tidak membebani coba targetkan membersihkan atau merapikan rumah hanya 10 menit di sela-sela kesibukan. Kegiatannya tentu tidak akan banyak, misalnya melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

    Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

    3. Ajak Anggota Keluarga Ikut Bereskan Rumah

    Jika tinggal bersama orang lain, buat kesepakatan dan komitmen untuk saling menjaga rumah tetap bersih dan membersihkannya secara berkala. Menjaga kebersihan rumah merupakan tanggung jawab semua penghuninya. Jangan sungkan untuk mengajak penghuni lain mengurus rumah bersama dengan membagi tugas.

    Bisa juga dengan membuat jadwal bersih-bersih. Penghuni rumah menentukan hari dan waktu yang tepat untuk bersih-bersih.

    4. Siapkan Tempat Penyimpanan Sementara

    Lalu, kekacauan yang paling terlihat adalah barang-barang yang berserakan, misalnya tas, baju kotor, cangkir, sampah, hingga kabel. Angkat barang-barang tersebut berdasarkan jenisnya agar tidak memenuhi area lantai dan perabotan yang akan dibersihkan.

    Barang yang kotor dan harus dicuci sebaiknya langsung dibersihkan. Tas yang sudah tidak dipakai bisa dimasukkan ke dalam lemari penyimpanan agar tidak terinjak. Begitu juga dengan aksesoris seperti kacamata dan perhiasan agar diletakkan kembali ke tempat penyimpanan.

    5. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

    Setelah itu, cek area dapur apakah ada bahan makanan yang sudah kedaluwarsa. Lalu kembali ke kamar apakah ada make up atau skin care yang sudah habis dan kedaluwarsa. Cek juga di kamar mandi apakah ada barang yang harus dibuang dan diganti. Jangan simpan barang yang tidak bernilai dan tidak dipakai karena hanya akan memenuhi ruang dan membuat rumah berantakan.

    6. Pakai Furnitur yang Dilengkapi Tempat Penyimpanan

    Cara menyembunyikan bagian rumah yang berantakan sebenarnya bisa dengan memasukkan barang yang belum sempat disusun ke dalam penyimpanan kosong yang khusus. Dengan begitu, ketika membutuhkan barang tersebut bisa mencarinya di satu tempat. Oleh karena itu, di rumah perlu banyak tempat penyimpanan, terutama yang menempel dengan perabotan lain, seperti di bawah kasur terdapat rak penyimpanan atau di dekat ruang TV terdapat area untuk menyimpan barang-barang berukuran kecil yang bisa ditutup dan dibuka.

    Itulah cara mudah menjaga rumah tetap bersih dan rapi di tengah kesibukan. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Efektif Usir Lalat Limbah biar Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Pernah lihat serangga kecil yang ada di wastafel? Serangga itu terkadang muncul di saluran air wastafel dapur dan kamar mandi.

    Namanya adalah lalat limbah atau drain flies. Lalat ini dipercaya bukan hewan pembawa penyakit dan tidak menggigit manusia maupun hewan peliharaan. Tapi harus tetap hati-hati karena hewan ini bisa berkembang biak di lingkungan rumah.

    Dilansir dari Southern Living, lalat ini bisa berkembang biak di tempat yang ada genangan air, seperti got, tempat sampah yang kotor, genangan air AC, hingga lubang pohon. Lalat limbah betina bisa bertelur antara 10 hingga 200 butir.


    Biasanya, lalat limbah tidak begitu banyak ditemukan di rumah. Pun kalau ditemukan, biasanya menunjukkan ada sesuatu yang rusak, misalnya pipa. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi lalat limbah di rumah.

    Bersihkan Saluran Pembuangan

    Bersihkan saluran pembuangan air secara manual dengan sikat. Gerakkan sikat hingga menyentuh bagian dalam saluran pembuangan. Hal itu untuk membersihkan endapan dan telur atau larva lalat limbah yang berkembang di sana.

    Pakai Pembersih Enzimatik

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan produk enzimatik berlabel khusus untuk membersihkan saluran pembuangan. Ikuti petunjuk pemakaiannya.

    “Anda tidak boleh membuang pestisida ke dalam saluran pembuangan tapi produk biologis akan melarutkan endapat tempat lalat limbah berkembang biak,” kata associate extension scientist di University of Florida, Dr. Faith Oi, dikutip dari Southern Living.

    Cek Pipa

    Jika masih tidak berhasil mengendalikannya setelah membersihkan saluran pembuangan, mungkin ada pipa yang rusak atau masalah kelembapan yang perlu diidentifikasi. Sewalah tukang ledeng atau perusahaan pengendalian hama untuk menemukan masalahnya.

    Itulah beberapa cara mengatasi lalat limbah biar nggak balik lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Dipakai Usir Tikus, Ternyata Baking Soda Tidak Seampuh yang Dikira!


    Jakarta

    Baking soda atau soda kue merupakan salah satu bahan multifungsi, bisa dipakai untuk membuat kue, menghilangkan bau di kulkas hingga jadi bahan pengusir serangga.

    Baking soda kadang-kadang juga dipakai untuk basmi tikus. Tapi apakah itu efektif?

    Menurut pemilik All-Safe Pest & Termite, Jeff Schumancher, secara umum baking soda bahan yang murah dan memang sangat membantu untuk mengendalikan hama, tapi tidak untuk tikus dan hewan pengerat lainnya.


    “Agar efektif, mereka (tikus) perlu banyak mengonsumsi baking soda, yang tidak mungkin terjadi karena tikus tidak menyukainya,” ujarnya, dikutip dari The Spruce, Rabu (26/11/2025).

    COO dan entomolog bersertifikat di Arrow Termite & Pest Conrol, Jacob Cohn, menjelaskan tikus tidak bisa mengeluarkan gas jadi kalau mereka makan baking soda dalam jumlah banyak, karbon dioksida akan menumpuk di dalam perut yang kemudian akan kembung dan membuatnya mati. Sekalipun berhasil, kata Cohn, itu adalah cara yang tidak manusiawi untuk memusnahkan tikus.

    “Tikus-tikus itu akan mengalami sakit perut yang parah dan menderita untuk sementara waktu sebelum mereka mati,” ungkapnya.

    Cara Usir Tikus dari Rumah

    Sebelum basmi tikus, Cohn menyarankan untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah. Caranya dengan mengkombinasikan bau yang kuat dari minyak esensial peppermint dan citronela atau serai wangi.

    Selain itu, coba hilangkan sumber makanan tikus, baik makanan baru atau di tempat sampah, sekaligus bersihkan rumah agar tidak banyak barang berserakan. Schumacher pun setuju untuk merapikan barang-barang agar tidak jadi tempat persembunyian tikus.

    Di luar rumah, tikus bisa bersembunyi di tumpukan daun, semak-semak, dan tumpukan kayu.

    Cara lainnya adalah dengan menutup lubang-lubang yang bisa mereka masuki dengan sabut baja dan sealant. Bagian-bagian yang bisa ditutup contohnya seperti celah bawah pintu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com