Tag: sanitasi rumah

  • Ini Penyebab Ada Tokek di Rumah dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Tokek… Tokek… Tokek…

    Suara itu kerap terdengar di rumah. Jika terdengar suara tersebut bisa dipastikan ada hewan tokek di sekitar rumahmu.

    Tokek rumah atau Gekko gecko merupakan kerabat dekat dari cecak. Keduanya merupakan hewan yang dapat memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), namun ukuran tokek rumah lebih besar dibandingkan cecak.


    Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

    Ciri-ciri Tokek Rumah

    Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

    Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

    Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

    Penyebab Adanya Tokek di Rumah

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti, ditulis Rabu (12/3/2025).

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Cara Mengusir Tokek

    Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

    “Pengendalian tokek dilakulan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Bisnis Tokek Moncer Kala Pandemi, Cuan Puluhan Juta Rupiah per Bulan’:

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak di Rumah! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Banyak penghuni rumah ingin membasmi kecoak. Keberadaannya dianggap mengganggu dan dapat menularkan berbagai penyakit.

    Terkadang penghuni rumah menginjak kecoak yang ada di rumah sebagai salah satu cara untuk membasminya. Padahal masih ada cara lain yang bisa dilakukan selain menginjaknya.

    Menginjak kecoak juga tidak disarankan karena justru bisa terjadi transmisi penyakit. Melansir dari Indian Express, Deepak Sharma yang bekerja di India Pest Control Company menuturkan bahwa kecoak membawa berbagai macam patogen, termasuk bakteri E. coli dan Salmonella. Menginjak kecoak justru bisa melepaskan patogen-patogen tersebut dan meningkatkan risiko kontaminasi.


    Selain itu, jika penghuni rumah menginjak kecoak justru bisa menarik serangga lainnya. Hal itu karena sisa-sisa kecoak yang diinjak bisa menjadi makanan bagi serangga lain, seperti semut, yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

    Menginjak kecoak juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan berantakan sehingga harus cepat-cepat dibersihkan.

    Cara Basmi Kecoak

    Menurut Sharma, kecoak menyukai tempat yang gelap, lembap, hangat, dan memiliki pasokan makanan. Maka dari itu, perlu memeriksa beberapa tempat seperti di belakang kulkas, di bawah wastafel, atau di sudut-sudut lainnya.

    Untuk membasminya, penghuni rumah melakukannya tanpa menggunakan semprotan serangga. Dilansir dari Homes and Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Penghuni rumah hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    4. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    5. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Penghuni rumah dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    6. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Penghuni rumah dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Toilet, 6 Benda Ini Ternyata Harus Dibersihkan Setiap Hari


    Jakarta

    Kebersihan rumah penting untuk dijaga demi kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah. Penghuni perlu rajin membersihkan rumah, terutama benda-benda yang sering digunakan setiap hari.

    Aktivitas bersih-bersih terkadang melelahkan, tetapi setidaknya luangkan waktu buat bersihkan benda yang cepat kotor. Sebab, bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat dan dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    “Permukaan yang disentuh setiap hari oleh semua orang di rumah mengandung kuman dari luar yang mudah berpindah. Membersihkan area ini setiap hari dapat meningkatkan kesehatan lingkungan rumah Anda secara signifikan,” ujar Manajer Operasional Geaux Maids, Sarah Grace Vedros, dikutip dari Southern Living, Kamis (21/8/2025).


    Lalu, benda apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari? Simak penjelasannya berikut ini.

    6 Benda yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

    Inilah barang-barang yang sebaiknya rajin dibersihkan, dikutip dari Southern Living.

    1. Gagang Pintu

    Gagang pintu disentuh setiap hari dan berkali-kali oleh penghuni rumah. Hal ini membuat gagang pintu menjadi sarang kuman, apalagi kalau penghuni kembali dari luar rumah. Sebaiknya bersihkan gagang pintu setiap hari menggunakan tisu disinfektan untuk membasmi kuman.

    2. Wastafel Dapur

    Wastafel dapur biasanya terdapat bekas makanan setelah digunakan. Jika dibiarkan, wastafel bakal jadi sarang kuman serta menarik lalat buat datang. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan wastafel dapur menggunakan bahan ampuh misalnya soda kue.

    3. Meja Dapur

    Dapur adalah ruangan yang cepat kotor karena sering digunakan penghuni rumah. Apalagi ruangan ini sering terdapat makanan, air, dan sampah. Penghuni dianjurkan untuk membersihkan meja dapur setelah digunakan.

    4. Wastafel Kamar Mandi

    Selain itu, kamar mandi juga ruangan yang sering digunakan dan cepat kotor. Nah, wastafel kamar mandi sebaiknya dibersihkan di penghujung setiap hari.

    “Tangan terus-menerus menyentuh keran dan dibersihkan di sini,” kata Me’Shayla Sandifer dari Princess Cleaning Services.

    Mangkuk wastafel pun area yang perlu dibersihkan setiap hari untuk menghilangkan sisa pasta gigi. Penghuni rumah dapat menggunakan semprotan pembersih dan spons buat mensanitasi permukaan wastafel.

    5. Dudukan Kloset dan Tombol Flush

    Dudukan toilet dan tombol siram atau flush merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Penghuni disarankan untuk mensanitasi area ini menggunakan tisu disinfektan setiap hari. Meskipun kamar mandi rutin dibersihkan setiap minggu, tidak ada salahnya membersihkan dua benda ini lebih sering.

    6. Benda Elektronik

    Beberapa benda elektronik di rumah harus sering dibersihkan, misalnya ponsel, tablet, keyboard komputer, dan remot TV. Pasalnya, semua benda itu disentuh oleh banyak tangan setiap hari.

    Membersihkan benda-benda ini di penghujung hari dapat menghilangkan kuman dan bakteri. Namun, pastikan menggunakan pembersih yang cocok agar tidak merusak permukaan benda elektronik.

    Itulah sejumlah benda yang sebaiknya dibersihkan setiap hari di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com