Tag: sarang

  • Catat! 4 Tanaman Hias Ini Bisa Bikin Semut di Rumah Tambah Banyak



    Jakarta

    Semut adalah hewan kecil yang kerap muncul di rumah. Biasanya semut cepat sekali datang ketika ada makanan. Kehadiran semut cukup mengganggu, apalagi jika mereka mengerubuni makanan yang masih layak dimakan. Selain itu, ada beberapa semut yang bisa menyebab gatal.

    Sebelum membasmi semut di rumah, kamu harus mengetahui sarangnya terlebih dahulu. Semut biasanya tinggal di celah-celah kecil di rumah. Selain itu, semut biasanya mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.

    Selain mengatasi semut di sarangnya, kamu juga harus tahu jika semut bisa datang karena beberapa tanaman. Aroma yang tercium dari sebuah bunga menarik perhatian semut sehingga datang jika tanaman tersebut berada di sekitar rumah. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.


    Mengutip dari pondinformer.com pada Selasa (16/7/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

    1. Mawar

    Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

    Tanaman pertama yang aromanya dapat menarik semut adalah Mawar. Tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

    2. Peony

    bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

    Tanaman satu ini biasanya ditanam di luar ruangan. Sama seperti mawar, poeony juga jenis tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

    Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

    3. Bunga Matahari

    Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

    Bunga matahari sebenarnya tidak memiliki wangi yang kuat seperti mawar dan peony. Namun, ternyata tanaman ini sebenarnya menguarkan aroma yang hanya bisa dirasakan oleh serangga. Tujuannya untuk membantu penyerbukan. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

    4. Dahlia

    Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

    Bunya Dahlia jarang ditemui di Indonesia. Namun, bunga ini selalu mekar saat musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat. Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Jurus Jitu Cegah Laba-laba Masuk Rumah Biar Nggak Banyak Sarang


    Jakarta

    Laba-laba adalah serangga kecil yang kerap kali ditemukan di rumah. Meski tidak berbahaya, ada orang-orang yang merasa terganggu kalau ada laba-laba di rumah.

    Serangga ini suka membuat sarang di sudut-sudut ruangan, sehingga rumah terlihat kotor. Lalu, ada juga orang-orang yang takut melihat laba-laba.

    Apalagi, dikhawatirkan laba-laba bisa masuk ke tubuh saat seseorang sedang tidur. Kalau kamu nggak suka ada laba-laba di rumah, kamu bisamencegahnya masuk dengan cara berikut ini, dikutip dari rac.com.au, Selasa (13/8/2024).


    Cara Cegah Laba-Laba Masuk Rumah

    1. Bersihkan dan Rapikan Rumahmu

    Laba-laba sering kali tinggal di tempat yang gelap dan hangat, jadi pastikan kamu selalu menjaga rumah tetap bersih dan rapi, termasuk area yang tersembunyi dari pandangan, seperti di belakang atau di bawah furnitur.

    2. Tambal Retakan dan Celah pada Rumahmu

    Seperti habitat pada umumnya, laba-laba akan sering bersarang pada celah-celah rumah untuk menangkap serangga kecil yang ingin masuk atau keluar dari rumah.

    3. Bersihkan Sarang Laba-Laba

    Jika kamu melihat sudah ada sarang laba-laba pada rumahmu, kamu harus langsung membersihkannya. Jika dibiarkan, laba-laba lain akan tertarik ke area yang sama untuk membuat jaringnya sendiri, sehingga populasi laba-laba di rumah kamu akan bertambah.

    4. Kurangi Pencahayaan

    Sama seperti serangga pada umumnya, laba-laba juga tertarik pada cahaya yang terang. Maka dari itu kamu harus pastikan bahwa kamu tidak menggunakan terlalu banyak sumber cahaya, terutama pada lampu di luar rumahmu.

    5. Semprotkan Minyak Peppermint

    Minyak peppermint bisa dijadikan sebagai insektisida, karena laba-laba tidak menyukai bau menyengat dari minyak peppermint. Caranya cukup dengan mencampurkan minyak peppermint dengan sedikit air hangat, lalu menyemprotkannya pada daerah yang berpotensi dijadikan sarang oleh laba-laba.

    6. Hati-Hati dengan Barang Bawaan dari Luar

    Jika kamu baru saja pulang dari perjalanan di luar rumah, sebaiknya kamu perhatikan dulu barang bawaan kamu. Laba-laba adalah serangga yang cukup gesit dan fleksibel, terkadang mereka bisa saja masuk ke dalam barang bawaan kamu.

    Itu dia segenap tips untuk mencegah laba-laba masuk dan bersarang di dalam rumah. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bisa Ada Tawon Bersarang di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan sarang tawon di rumah? Memang terkadang tawon tertarik untuk tinggal dan membuat sarang di sudut-sudut rumah dan tersembunyi.

    Meski tidak terlalu mengganggu, sewaktu-waktu bisa saja kamu tidak sengaja tersengat tawon. Maka, sebaiknya menghilangkan dan mengusir tawon dari rumah.

    Namun, apa yang membuat mengundang tawon masuk dan membuat sarang di rumah ya? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control, Rabu (14/8/2024).


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Begini Cara Aman Hilangkan Sarang Tawon di Rumah


    Jakarta

    Tawon adalah serangga seperti lebah yang menyengat bila merasa terancam. Tawon juga mempunyai sarang yang terbuat dari material seperti kertas berwarna kecoklatan.

    Terkadang kamu bisa menemukan sarang tawon di dalam atau sekitar rumah. Jika ada sarang tawon di rumah kamu dan mulai mengganggu, kamu harus segera menyingkirkannya.

    Lalu, bagaimana cara aman menghilangkan sarang tawon di rumah? Berikut ini caranya, dikutip dari The Spruce (14/8/2024).


    Cara Menghilangkan Sarang Tawon

    1. Dengan Cara Alami

    Lakukan cara ini pada malam hari ketika tawon sedang tidak aktif. Gunakan pelindung tambahan seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Kemudian siapkan ramuannya, yaitu campur air mendidih dengan ¼ cangkir sabun cuci lalu masukkan ke dalam sprayer. Setelah siap semprotkan ke sarang tawon hingga basah.

    2. Langsung Dibuang

    Ketika kamu melihat sarang tawon yang masih kecil kamu bisa langsung menyingkirkan secepatnya. Tetapi jika sudah besar kamu bisa harus lebih hati-hati dan ikuti langkah-langkah berikut.

    – Gunakan pakaian pelindung seperti sarung tangan, sepatu boots, dan lengan panjang.

    – Temukan sarang di bagian bawah atap kamu

    – Pastikan sarang terbuka dan bukan tertutup

    – Gunakan alat untuk mengusir seperti sapu atau alat pengeruk

    – Goyangkan sarang tawon hingga terlepas dan jatuh ke tanah kemudian langsung injak dengan boot tebal

    – Gunakan spray pembunuh tawon untuk perlindungan

    3. Menjauhkan Sarang Tawon dari Rumah

    Jika kamu melihat tawon beterbangan di sekitar rumah kamu tapi nggak yakin kalo ada sarang. Kamu bisa lakukan cara berikut ini.

    – Taruh genangan air seperti menaruh baskom penuh air

    – Taruh cairan lengket di sekitar tempat sarang tawon

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Aroma yang Dibenci Semut, Ada Kopi Hingga Lada Hitam


    Jakarta

    Semut adalah hewan yang mudah sekali ditemukan di rumah. Biasanya dia muncul dengan kawanannya jika mendeteksi sumber makanan. Semut memiliki indra penciuman yang bagus sehingga dengan mudah menemukan makanan dengan hanya menilai dari aromanya.

    Menurut situs Tom’s Guide, aroma yang disukai dari semut cukup beragam, mulai dari bau makanan, lilin, dan bunga. Namun, yang paling umum ditemui adalah semut bisa dengan cepat berkumpul apabila menemukan makanan manis.

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mendapatkan hasil bahwa semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi cepat.


    Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semut di daerah tropis tertarik terhadap gula dibandingkan dengan makanan lain seperti garam, minyak, atau asam amino.

    Lantas, adakah aroma yang tidak disukai semut agar hewan ini tidak datang lagi ke rumah? Tentu saja ada. Melansir dari beberapa sumber, Sabtu (24/8/2024), berikut beberapa aroma yang tidak disukai semut.

    1. Lada Hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanmanfaat lada hitam untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Aroma dari lada hitam terkenal pedas dan cukup menyengat. Aroma lada hitam biasanya digunakan sebagai obat mengurangi stres pada manusia, tetapi pada semut aromanya justru dibenci.

    Jika kamu mau mengusir semut di rumah dengan lada hitam, caranya dengan menaburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut atau di dekat sarang-sarang semut. Tunggu beberapa waktu, kamu akan melihat jumlah semut yang berkeliaran di rumah akan berkurang.

    2. Cuka

    cukacuka Foto: Istimewa

    Cuka juga terkenal memiliki aroma yang tajam dan kuat. Aroma seperti ini tidak disukai oleh semut. Kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan di tempat yang sering didatangi oleh semut.

    3. Bubuk Soda Kue

    5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue Foto: Getty Images

    Soda kue biasanya digunakan untuk membersihkan suatu noda. Cara menggunakannya adalah mencampurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Letakkan di tempat semut berkumpul. Kamu juga bisa menyemprotkan pada kapas lalu tinggalkan saja di tempat semut suka berkumpul

    4. Jeruk dan Lemon

    A peeled orange on the wooden backgroundA peeled orange on the wooden background Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart

    Kamu pasti sering mendengar kulit jeruk atau lemon ampuh mengusir nyamuk, ternyata semut juga membenci aroma dari 2 buah ini. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut. Kamu bisa meletakkan kulit jeruk atau lemon di tempat semut suka berkumpul.

    5. Bubuk Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubuklebih baik biji kopi atau kopi bubuk Foto: iStock

    Dilansir dari Pest Pointers, bubuk kopi ampuh untuk mengusir semut di rumah. Caranya dengan menaburkan bubuk kopi di tempat-tempat semut sering terlihat atau sarang semut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Laron Masuk Rumah Saat Musim Hujan? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah rumah kamu tiba-tiba diserbu banyak laron? Serangga satu ini kerap mengerumini lampu di rumah.

    Hal seperti ini biasanya terjadi saat musim hujan tiba. Tentunya, kejadian itu cukup mengganggu karena mengotori rumah, apalagi saat mereka merontokkan sayap.

    Lantas, kenapa laron memasuki rumah dan bagaimana cara mengusirnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pengertian Laron

    Laron atau anai-anai adalah rayap betina atau jantan yang sudah dewasa. Saat mendekati musim hujan biasanya akan muncul segerombolan laron yang berkerumun di sumber cahaya di rumah.

    Muncul Ketika Musim Hujan

    Dilansir detikFood, Jumat (4/10/2024), laron banyak keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan. Sebab, ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah.

    Ketika musim hujan tiba, sarang atau rumah laron tersebut akan basah karena terkena air hujan. Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba kawasan laron akan berterbangan mencari sumber cahaya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya mereka akan memenuhi lampu-lampu menyala yang ada di rumah-rumah.

    Sambil menghangatkan tubuh, di saat itulah mereka juga mencari pasangan. Jika tidak menemukan pasangan, maka laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka untuk kemudian membuat koloni baru dengan berkembang biak.

    Cara Mengusir Laron dari Rumah

    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Buat Semprotan Sabun Cair

    Dilansir dari Enesis, sabun cair bisa jadi bahan ampuh mengusir laron yang ada di rumah. Adapun caranya yaitu menjadikan sabun cair sebagai bahan membuat semprotan.

    Cara membuatnya mudah! Kamu hanya perlu menyediakan air, sabun cair, dan botol semprotan.

    Kemudian, campurkan sabun cair dengan air hingga berbusa. Jika sudah, kamu bisa memasukkannya ke dalam botol semprotan.

    Kemudian, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron dari jarak dekat. Dengan begitu, laron akan berjatuhan ke lantai.

    4. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selain cara di atas, ternyata bumbu dapur bisa jadi bahan untuk mengusir laron. Mencampur air dan bawang putih juga diketahui sebagai cara mengusir laron selain mematikan lampu.

    Hampir mirip dengan sebelumnya, untuk menggunakan cara ini kamu perlu menyiapkan alat dan bahannya, di antaranya yaitu air, bawang putih, dan semprotan.

    Jika semuanya sudah siap, mulai langkah pertama dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih hingga berair. Kemudian, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dengan air.

    5. Menggantung Cabai

    Tidak kalah mudah dengan cara mengusir laron di rumah yang sebelumnya. Cara kali ini, kamu hanya membutuhkan cabai.

    Cabai yang biasanya digunakan memasak bisa juga dipakai untuk bahan mengusir laron yang ada di dalam rumah. Caranya, potong cabai menjadi dua bagian, lalu gantungkan di lampu yang banyak dikerumuni laron. Dengan begitu, laron akan pergi dengan sendirinya.

    Hal ini karena, cabai diketahui mengandung capsaicin yang bisa memicu terjadinya iritasi pada rangka luar laron.

    6. Buat Semprotan Cuka

    Selanjutnya, cuka juga bisa digunakan sebagai cara mengusir laron dengan menjadikannya semprotan.

    Nah, cara membuat semprotan ini juga cukup mudah, kamu hanya perlu menuangkan cuka ke dalam botol semprotan. Namun, sebelum menggunakannya, kamu bisa mengocok semprotannya terlebih dahulu.

    Setelah itu, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron yang berkoloni di lampu rumah.

    7. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    8. Hubungi Pembasmi Laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung rumah kamu, sehingga mengganggu aktivitas di rumah, ada baiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Laron Masuk Rumah Saat Musim Hujan? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah rumah kamu tiba-tiba diserbu banyak laron? Serangga satu ini kerap mengerumini lampu di rumah.

    Hal seperti ini biasanya terjadi saat musim hujan tiba. Tentunya, kejadian itu cukup mengganggu karena mengotori rumah, apalagi saat mereka merontokkan sayap.

    Lantas, kenapa laron memasuki rumah dan bagaimana cara mengusirnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pengertian Laron

    Laron atau anai-anai adalah rayap betina atau jantan yang sudah dewasa. Saat mendekati musim hujan biasanya akan muncul segerombolan laron yang berkerumun di sumber cahaya di rumah.

    Muncul Ketika Musim Hujan

    Dilansir detikFood, Jumat (4/10/2024), laron banyak keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan. Sebab, ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah.

    Ketika musim hujan tiba, sarang atau rumah laron tersebut akan basah karena terkena air hujan. Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba kawasan laron akan berterbangan mencari sumber cahaya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya mereka akan memenuhi lampu-lampu menyala yang ada di rumah-rumah.

    Sambil menghangatkan tubuh, di saat itulah mereka juga mencari pasangan. Jika tidak menemukan pasangan, maka laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka untuk kemudian membuat koloni baru dengan berkembang biak.

    Cara Mengusir Laron dari Rumah

    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Buat Semprotan Sabun Cair

    Dilansir dari Enesis, sabun cair bisa jadi bahan ampuh mengusir laron yang ada di rumah. Adapun caranya yaitu menjadikan sabun cair sebagai bahan membuat semprotan.

    Cara membuatnya mudah! Kamu hanya perlu menyediakan air, sabun cair, dan botol semprotan.

    Kemudian, campurkan sabun cair dengan air hingga berbusa. Jika sudah, kamu bisa memasukkannya ke dalam botol semprotan.

    Kemudian, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron dari jarak dekat. Dengan begitu, laron akan berjatuhan ke lantai.

    4. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selain cara di atas, ternyata bumbu dapur bisa jadi bahan untuk mengusir laron. Mencampur air dan bawang putih juga diketahui sebagai cara mengusir laron selain mematikan lampu.

    Hampir mirip dengan sebelumnya, untuk menggunakan cara ini kamu perlu menyiapkan alat dan bahannya, di antaranya yaitu air, bawang putih, dan semprotan.

    Jika semuanya sudah siap, mulai langkah pertama dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih hingga berair. Kemudian, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dengan air.

    5. Menggantung Cabai

    Tidak kalah mudah dengan cara mengusir laron di rumah yang sebelumnya. Cara kali ini, kamu hanya membutuhkan cabai.

    Cabai yang biasanya digunakan memasak bisa juga dipakai untuk bahan mengusir laron yang ada di dalam rumah. Caranya, potong cabai menjadi dua bagian, lalu gantungkan di lampu yang banyak dikerumuni laron. Dengan begitu, laron akan pergi dengan sendirinya.

    Hal ini karena, cabai diketahui mengandung capsaicin yang bisa memicu terjadinya iritasi pada rangka luar laron.

    6. Buat Semprotan Cuka

    Selanjutnya, cuka juga bisa digunakan sebagai cara mengusir laron dengan menjadikannya semprotan.

    Nah, cara membuat semprotan ini juga cukup mudah, kamu hanya perlu menuangkan cuka ke dalam botol semprotan. Namun, sebelum menggunakannya, kamu bisa mengocok semprotannya terlebih dahulu.

    Setelah itu, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron yang berkoloni di lampu rumah.

    7. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    8. Hubungi Pembasmi Laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung rumah kamu, sehingga mengganggu aktivitas di rumah, ada baiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Alasan Laron Serbu Rumah Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, kamu akan lebih sering menemukan laron terutama pada saat malam hari. Hewan yang termasuk koloni rayap ini banyak muncul di musim hujan karena mencari kehangatan. Maka dari itu, banyak dari mereka yang terbang ke arah lampu jalan atau lampu rumah.

    Dilansir detikFood, laron ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah. Saat hujan tiba, sarang atau rumah mereka basah karena terkena air hujan.

    Ternyata selain mencari kehangatan, hewan kecil ini juga mencari pasangan lho. Apabila mereka gagal menemukan pasangan, laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka. Setelah itu, mereka akan membuat koloni baru dengan berkembang biak.


    Selain karena mencari kehangatan, dilansir detikJateng, berikut beberapa alasan laron datang ke rumah.

    1. Sumber Makanan

    Sebagai salah satu koloni rayap, laron tertarik pada kayu sebagai sumber makanan utama. Sumber makanan lainnya adalah tanaman-tanaman di halaman rumah seperti pohon mati, kayu bakar, dan jenis tanaman yang tertentu.

    2. Sumber Air

    Meskipun nyaman tinggal di tempat kering, tetapi laron tetap membutuhkan air. Mereka mencari rumah yang memberikan akses mudah ke air. Maka dari itu, saat ada ember berisi air penuh, mereka mendekat.

    3. Jalan Masuk ke Rumah

    Saat sudah melihat koloni laron, kamu harus memastikan pintu dan celah lainnya di depan rumah tertutup. Kamu juga bisa menggunakan jaring-jaring. Mereka tertarik pada celah-celah di rumah untuk mencari sumber kehangatan dan makanan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


    Jakarta

    Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

    Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Rumah Kosong Bisa Jadi Sarang Ular? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Rumah kosong yang lama tak dihuni biasanya kurang terawat. Rumah seperti ini tidak terawat, sehingga bisa menimbulkan masalah seperti dinding retak, genteng bergeser, bahkan sarang ular.

    Mengutip dari AAC Distributing, ular masuk rumah karena mencari tempat tinggal yang nyaman. Selain mencari tempat berlindung, mereka juga bersarang di rumah.

    Lantas, kenapa rumah kosong bisa menjadi sarang ular ya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Rumah Kosong Bisa Jadi Sarang Ular

    Inilah beberapa alasan rumah kosong bisa menjadi tempat yang ideal buat ular bersarang.

    1. Retakan dan Lubang di Rumah

    Rumah yang tidak terawat lama-lama bisa menimbulkan kerusakan sekitar bangunan rumah, seperti celah, retakan, hingga lubang. Ular bisa masuk rumah dengan melewati celah-celah sempit.

    Selain itu, ular bisa merangkak ke atap dan masuk lewat celah atap dan ventilasi rumah. Hewan melata satu ini juga dapat masuk melalui celah di sekitar pintu.

    2. Rumah Gelap dan Lembap

    Mengutip dari Revoke Snake Repellent, ular menyukai tempat yang gelap dan lembap untuk bersembunyi. Rumah kosong yang tidak ada aktivitas manusia di dalamnya bisa membuat udara lembap, sehingga mengundang berbagai hewan dan serangga, termasuk ular.

    Rumah rumah kosong juga biasanya kurang penyinaran lampu, sehingga gelap. Lalu, bisa saja ada tumpukan barang-barang di dalam rumah yang cukup gelap buat jadi sarang ular.

    3. Ada Sumber Makanan Ular

    Alasan lain ular tertarik masuk rumah adalah adanya sumber makanan. Rumah kosong yang lama tidak lama-lama malah dihuni oleh hewan lain, seperti tikus misalnya. Tentunya kehadiran tikus di rumah bakal menarik bagi ular.

    4. Pekarangan Rumput yang Tinggi

    Rumput di pekarangan rumah kosong bisa tumbuh tinggi karena tidak ada yang mengurusnya. Area berumput merupakan tempat yang bagus bagi ular untuk beristirahat dan bersembunyi di siang hari.

    Rumput yang tinggi menarik bagi ular, bahkan bisa menjadi ‘surga’ bagi ular. Maka tak heran kalau ada ular di sekitar rumah dan sewaktu-waktu bisa masuk dan bersarang di dalamnya.

    Sebelumnya, ada rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok sudah tak dihuni selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

    “Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

    Tessy mengatakan induk kobra tersebut menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Rumah tersebut sudah lama tak dihuni dan kondisinya tidak layak huni.

    “Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com