Tag: sarang lebah

  • Cara Buang Sarang Lebah di Rumah dengan Aman



    Jakarta

    Lebah memiliki peran vital dalam ekosistem kita. Meski begitu, keberadaan sarang lebah di sekitar rumah bisa menjadi masalah yang mengkhawatirkan. Hal ini karena gigitan dan sengatan lebah bisa menyebabkan gatal dan bengkak pada kulit.

    Lebah yang bersarang di rumah harus secepatnya diatasi. Bagi orang awam, membuang sarang lebah mungkin menjadi pekerjaan yang menantang. Namun, hal tersebut bukanlah tidak mungkin selama kamu melakukannya dengan hati-hati.

    Mengapa Sarang Lebah di Rumah Harus Dibuang?

    Lebah memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama melalui proses penyerbukan yang mendukung produksi pangan. Meskipun begitu, saat sarang lebah berada di sekitar rumah, risiko sengatan lebah meningkat.


    Sengatan lebah bisa menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian, terutama bagi mereka yang alergi terhadap sengatan lebah. Selain itu, lebah bisa menjadi agresif dalam melindungi sarang mereka sehingga bisa membahayakan keselamatan penghuni rumah.

    Cara Efektif Buang Sarang Lebah di Rumah

    Melansir Pest Aid dan Sajian Sedap, Minggu (23/11/2023), berikut adalah beberapa cara efektif membuang sarang lebah di rumah.

    1. Panggil Layanan Pengendalian Lebah

    Di Indonesia, kamu bisa memanggil pemadam kebakaran (Damkar) atau layanan khusus pengendalian lebah. Damkar bisa membantumu membuang sarang lebah dengan aman dan memberikan solusi jangka panjang. Sarang lebah bisa dibuang tanpa harus membunuh lebah di dalamnya. Damkar telah terlatih menggunakan teknik dan produk yang disetujui untuk membebaskan rumah dari gangguan lebah. Hubungi 112 untuk meminta bantuan dari Damkar.

    2. Gunakan Bahan Alami

    Ramuan alami dari cuka putih bisa membantumu membuang sarang lebah di rumah. Campurkan cuka dengan air dan letakkan di sekitar sarang. Kamu juga bisa menyemprotkannya langsung ke sarang lebah untuk hasil yang lebih maksimal. Bau busuk cuka bisa membuat lebah menjauh dari area tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa meletakkan kayu manis atau timun di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dan timun tidak disukai lebah sehingga mereka akan menjauh dan mencari tempat tinggal baru.

    Dengan bahan-bahan alami tersebut, lebah akan meninggalkan sarangnya sehinga kamu bisa membuang sarang tersebut dengan aman.

    3. Gunakan Asap untuk Usir Lebah

    Asap juga bisa kamu gunakan untuk mengusir lebah dari sarangnya. Gunakan asap pengusir nyamuk yang aman untuk memberikan sinyal halus kepada mereka agar meninggalkan sarangnya. Saat mencium aroma asap, lebah akan mengira itu berasal dari kebakaran hutan sehingga memutuskan pindah ke lokasi yang lebih aman. Dengan begitu, kamu bisa membuang sarangnya di rumah dengan aman

    Perlindungan dan Pencegahan saat Buang Sarang Lebah di Rumah

    Saat membuang sarang lebah di rumah, pastikan kamu selalu melakukan langkah-langkah perlindungan sebagai berikut.

    • Kenakan pakaian pelindung saat berurusan dengan sarang lebah.
    • Lakukan tindakan pada malam hari saat lebah sedang istirahat.
    • Hindari konfrontasi langsung dengan lebah yang bisa menyebabkan serangan agresif.

    Demikianlah cara membuang sarang lebah di rumah dengan aman. Membuang sarang lebah di rumah memerlukan pendekatan yang hati-hati. Pilihlah solusi yang sesuai dengan tingkat infestasi dan pastikan untuk melibatkan ahli jika diperlukan. Semoga informasi tersebut bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


    Jakarta

    Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

    Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

    Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


    Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

    Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

    Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

    2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

    Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

    Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

    3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

    Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

    Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

    4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

    Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

    Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

    5. Gunakan Pengusir Alami

    Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

    Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

    Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Dinding Lembap dan Bau Aneh Bisa Jadi Tanda Rumah Diserbu Lebah



    Jakarta

    Saat musim kemarau atau cuaca sedang panas, rumah sering menjadi tempat yang menarik bagi lebah untuk bersarang. Celah di dinding, atap, dan ventilasi bisa menjadi lokasi ideal bagi mereka untuk membangun sarang.

    Jika dibiarkan, keberadaan sarang lebah di rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan penghuni. Dalam jangka panjang, aktivitas lebah yang terus berlangsung dapat merusak struktur bangunan.

    Dilansir dari ABC Wildlife, Jumat (31/10/2025) lebah cenderung mencari tempat berlindung yang tertutup dan aman dari gangguan luar. Di alam liar, mereka biasanya memilih rongga pohon atau batu. Namun, pada area permukiman, tempat yang mereka jadikan untuk membangun sarang biasanya pada dinding rumah, atap, hingga celah di antara lantai.


    Beberapa Tanda Rumah Menjadi Tempat Favorit Lebah

    Aktivitas Lebah Meningkat di Area Tertentu

    Jika lebah mulai terlihat masuk dan keluar melalui celah-celah kecil di dinding, plafon, atau lubang ventilasi, itu bisa menjadi tanda bahwa koloni lebah sedang membangun sarang di dalam rumah. ABC Wildlife menjelaskan bahwa perilaku ini disebut airport activity, dimana lebah tampak mondar-mandir di satu titik.

    Terdengar Dengungan Terus-menerus

    Suara dengungan samar yang terus terdengar, terutama di malam hari, bisa menjadi tanda adanya koloni lebah yang aktif. Bunyi tersebut biasanya berasal dari balik dinding, atap, atau plafon, tempat lebah membangun sarangnya secara tersembunyi.

    Terlihat Tetesan Madu

    Saat sarang lebah semakin besar, madu lebah bisa merembes ke permukaan dinding atau juga menetes di sekitarnya. Selain merusak cat, cairan manis ini juga bisa mengundang semut dan serangga lain.

    Muncul Kelembapan di Area Tertentu

    Lebah biasanya menjaga suhu dan kelembapan di dalam sarangnya agar tetap stabil. Jika mulai tercium bau aneh dan melihat dinding yang terasa lembap, bisa jadi itu pertanda ada sarang lebah tersembunyi di baliknya.

    Tips agar Rumah Tidak Menjadi Sarang Lebah

    Tutup Celah dan Retakan di Dinding atau Atap

    Gunakan sealant atau busa khusus bangunan untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding, atap, atau celah ventilasi. Langkah sederhana ini bisa mencegah lebah masuk dan membuat sarang di area tersembunyi di rumah.

    Periksa Area Lembap dan Jarang Tersentuh

    Bersihkan gudang, loteng, dan area bawah atap secara rutin agar tidak menjadi tempat ideal bagi lebah bersarang. Area yang gelap, hangat, dan jarang tersentuh biasanya menjadi lokasi favorit lebah untuk membangun koloni.

    Gunakan Aroma Pengusir Alami

    Beberapa aroma alami seperti kayu manis, cengkeh, atau serai terbukti tidak disukai oleh lebah. Aroma-aroma tersebut efektif untuk mencegah lebah bersarang di area tertentu di sekitar rumah.

    Hubungi Ahli yang Profesional

    Jika koloni lebah sudah tumbuh besar dan sarangnya melekat kuat pada struktur rumah, hindari mencoba mengusirnya sendiri. Kondisi seperti ini sebaiknya ditangani oleh petugas atau ahli pengendalian hama agar proses pemindahan lebah berlangsung aman dan tidak merusak bangunan. Melalui artikel ABC Wildlife juga menekankan pentingnya memanggil spesialis pengangkut lebah agar koloni bisa dipindahkan dengan aman tanpa membahayakan penghuni rumah maupun lebah itu sendiri.

    Itulah tanda-tanda rumah menjadi tempat lebah membangun sarang dan tips mencegah serta mengatasinya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com