Tag: sarang rayap

  • Tips Jitu Membasmi Rayap Biar Nggak Bersarang & Makan Kayu di Rumah


    Jakarta

    Rayap adalah serangga kecil yang kerap memakan kayu di rumah seperti pada perabotan, bahkan fondasi. Jangan biarkan rumah sampai rusak, segera basmi rayap ketika menemukan tanda-tandanya.

    Rayap menggerogoti kayu secara perlahan hingga menjadi kopong dan hancur. Jika dibiarkan, perabotan yang rapuh dan fondasi yang keropos bisa saja membahayakan penghuni rumah, lho.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan kalau rumah terlanjur diserang rayap?


    Ayo, simak cara membasmi rayap berikut ini yang dikutip dari Southern Perimeter, Senin (5/8/2024).

    Cara Basmi Rayap di Rumah

    1. Letakkan Kamper atau Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    2. Tuang Larutan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Pakai Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    4. Tanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    5. Tanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    6. Tanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    7. Gunakan Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    8. Tuang Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap. Kamu bisa memasukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan.

    Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Perabotan Kayu Digerogoti Rayap dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memakai furniture atau material bangunan dari kayu, risikonya adalah rayap. Hewan kecil ini, terkadang tanpa disadari sudah menggigit kayu di rumah hingga menimbulkan lubang-lubang kecil.

    Keberadaan hewan ini apabila dibiarkan lama kelamaan akan membuat kayu keropos yang bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Maka dari itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Namun, tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Ampuh Basmi Rayap yang Suka Gerogotin Kayu di Rumah



    Jakarta

    Rayap adalah serangga pemakan kayu yang kehadirannya mengganggu di rumah. Serangga ini dapat merusak perabotan dan fondasi terbuat dari kayu.

    Jika dibiarkan, fondasi kayu rumah yang rapuh dapat membahayakan penghuni rumah. Begitu juga dengan perabotan yang keropos akibat rayap, misalnya kursi ambruk ketik ketika digunakan.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan kalau rumah sudah dihinggapi rayap? Simak cara membasmi rayap berikut ini.


    Tips Basmi Rayap di Rumah

    Inilah beberapa cara untuk membasmi rayap di rumah seperti dikutip dari Southern Perimeter.

    1. Menanam Mint

    Rayap bisa diusir dengan cara alami, salah satunya daun mint yang bertindak seperti pestisida. Tanaman mint memiliki aroma yang kuat, sehingga membuat rayap kewalahan menghadapinya.

    Tak perlu bahan kimia, penghuni dapat menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    2. Menanam Catnip

    Selanjutnya, catnip adalah tanaman juga bisa mengusir serangga secara alami. Ada banyak cara untuk menggunakan catnip buat pengusiran rayap.

    Penghuni dapat menanam catnip di sekitar rumah yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    3. Menanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver mengandung senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    4. Semprot Insektisida

    Lalu, penghuni rumah bisa menyemprotkan insektisida seperti bahan kimia termisida. Selain teknik penyemprotan, campurkan termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah di sekitar rumah.

    Aplikasikan insektisida pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    5. Taruh Daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Cara mengusir rayap cukup dengan meletakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Bahan ini mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

    Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan.

    7. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh membasmi rayap agar tidak kembali ke rumah. Kedua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap. Aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Kemudian, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    8. Taruh Kapur Barus

    Taruh kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang rayap. Serangga ini tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Cara Cegah Rayap Muncul Lagi

    Inilah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

    1. Beri Jarak Antara Furniture dan Dinding

    Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Furniture bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap. Oleh karena itu, sebaiknya berikan jarak antara furniture dan dinding.

    2. Rutin Menjemur Furniture Kayu

    Kemudian, cegah kelembapan pada furniture dengan menjemurnya di bawah matahari. Pastikan setiap sisi furniture berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap.

    3. Hilangkan Genangan Air di Lingkungan Rumah

    Salah satu alasan ada banyak rayap di rumah karena genangan air. Bersihkan genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

    4. Kurangi Kelembapan di Rumah

    Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai rusak akibat kebocoran saluran air, segera perbaiki. Hal ini guna mencegah rumah jadi lembap dan diserang rayap.

    5. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

    Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat. Gunakan semen putih untuk menutup retakan sebelum rayap membentuk koloni.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Rayap yang Mulai Muncul di Bingkai Pintu



    Jakarta

    Kehadiran rayap adalah musuh bagi pemilik rumah yang punya banyak barang-barang berbahan dasar kayu. Biasanya, rayap menggerogoti furniture kayu hingga membentuk koloni. Tapi perlu diingat, rayap tak hanya menyerang furniture lho.

    Pemilik rumah juga harus memperhatikan rangka, struktur bangunan, jendela hingga pintu yang berbahan kayu. Bukan tak mungkin, rayap menyerang barang-barang itu.

    Lalu bagaimana cara mengusir rayap dan mencegahnya datang kembali? Begini triknya.


    Cara Usir Rayap di Rumah

    1. Menanam Catnip

    Catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    2. Menanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan, permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    3. Menanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    4. Semprot Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    5. Taruh Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

    Cara penggunaanya Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    7. Taruh daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    8. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Lanjut halaman berikutnya

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Meski sudah melakukan perawatan dan mencoba cara untuk membasmi rayap tetapi tidak kecil kemungkinan rayap akan Kembali lagi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

    1. Rutin Menjemur Furnitur Kayu

    Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Salah satu cara paling mudah mencegah rayap memakan lemari adalah rutin menjemur perabot di bawah matahari.

    Pastikan setiap sisi furnitur berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap. Cara ini tidak hanya efektif untuk membasmi rayap kayu, tetapi juga dapat menghilangkan uap di dalam lemari.

    2. Beri Jarak Antara Furnitur dan Dinding

    Memberikan jarak antara perabot dan dinding. Apalagi, furnitur bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap.

    3. Hindari Kontak Langsung dengan Lantai Kayu

    Menggunakan trap dari material besi disarankan untuk menghindari jarak antara perabot dan lantai kayu

    4. Perhatikan Kebersihan Lingkungan Rumah

    Membersihkan Genangan air di Rumah salah satu cara termudah untuk melakukan pencegahan karena penyebab banyak rayap di rumah adalah adanya genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

    5. Kurangi Kelembapan di Rumah

    Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai yang rusak disebabkan oleh kebocoran saluran air harus segera di perbaiki agar rumah tidak menjadi lembap dan mudah diserang oleh rayap.

    6. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

    Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat sebelum kerusakanya semakin parah segera perbaiki bagian tersebut. menggunakan semen putih, sebelum rayap membentuk koloni.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Serbuk Cokelat di Rumah Bisa Jadi Pertanda Serangan Rayap


    Jakarta

    Ketika sedang membersihkan rumah dan menemukan ada serbuk berwarna cokelat di dekat furniture, sebaiknya jangan anggap remeh hal tersebut. Soalnya, serbuk itu bisa menandakan suatu hal.

    Serbuk atau butiran tersebut umumnya berwarna cokelat gelap. Bentuknya sekilas mirip seperti serbuk gergaji karena terasa cukup halus saat dipegang. Serbuk itu kerap ditemukan di dekat furniture dengan material kayu.

    Ternyata, serbuk warna cokelat itu adalah kotoran rayap kayu atau disebut frass. Beberapa orang menyebutnya sebagai kotoran teter kayu.


    Dilansir situs Termite Specialist, kotoran tersebut berasal dari serat kayu yang telah dimakan dan dicerna rayap kayu kering (drywood termites). Frass punya bentuk agak oval atau lonjong yang mirip seperti pelet, tapi permukaannya agak sedikit kasar.

    Selain ditemukan di dekat furniture kayu, kotoran rayap juga sering dilihat di sejumlah titik, seperti di bawah kusen jendela, ruang bawah tanah, papan kayu, atau meja dan kursi kayu.

    Warna kotoran rayap biasanya berwarna cokelat, tapi pada dasarnya bisa berbeda-beda tergantung dari jenis kayu yang dimakan rayap. Jadi, frass bisa berwarna krem, kuning keemasan, dan cokelat gelap.

    Jika sering menemukan ada banyak frass di rumah, maka sebaiknya jangan anggap enteng hal tersebut. Soalnya, penemuan frass menandakan adanya sarang rayap di dalam kayu.

    Frass akan terus muncul di sekitar rumah, terutama di area perabotan kayu selagi rayap tidak segera dibasmi. Jumlah frass yang ditemukan bisa banyak atau sedikit, tergantung dari rayap yang bersarang di rumah.

    Tanda-tanda Lain Rumah Diserang Rayap

    Selain munculnya frass atau kotoran rayap, ada sejumlah tanda-tanda lain saat rumah diserang oleh rayap. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut ciri-cirinya:

    1. Kayu Berlubang

    Ciri-ciri paling mudah yang bisa diketahui adalah terdapat kayu di rumah yang berlubang. Hal ini menandakan ada rayap yang menggerogoti bagian dalam perabotan atau furniture. Kayu yang kopong akibat digerogoti rayap akan mengeluarkan suara nyaring saat dipukul.

    2. Bekas Sayap Serangga

    Sejumlah rayap biasanya akan meninggalkan jejak seperti sayap yang patah. Jika menemukan ada banyak patahan sayap, itu berarti rumah kamu sedang diserang rayap.

    3. Muncul Suara di Dalam Tembok

    Jika mendengar suara ‘klik’ atau benturan di dalam tembok, itu tandanya ada rayap yang sedang membenturkan kepalanya untuk mengirimkan sinyal kepada koloninya. Cara ini dilakukan secara sengaja untuk menunjukkan jalan kepada rayap lainnya.

    4. Cat Mengelupas

    Serangan rayap pada dinding jenis drywall dapat dideteksi lewat kondisi catnya. Kalau cat sudah mengelupas maka bisa menandakan ada rayap yang melubangi tembok rumah.

    Dinding yang bolong membuat udara lembap bisa masuk melalui sela-sela drywall. Seiring waktu cat dinding akhirnya mengelupas karena efek lembap.

    Itulah penjelasan mengenai adanya serbuk berwarna cokelat yang muncul di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Efektif Basmi Rayap yang Suka Gerogoti Lemari Kayu


    Jakarta

    Kayu masih menjadi material pilihan banyak orang terutama ketika membuat lemari. Hal ini dikarenakan lemari kayu memiliki tampilan yang kokoh, timeless, minimalis, dan masuk dalam segala interior apa pun.

    Di sisi lain, ada satu kekurangan lemari kayu yang hingga saat ini masih jadi ancaman bagi pemakainya, yakni lemari kayu rawan rusak karena rayap.

    Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif. Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.


    Hewan kecil ini tidak hanya menggerogoti kayu, melainkan apa pun yang mengandung selulosa, seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

    Lantas, gimana cara mengatasi rayap agar tidak menggerogoti lemari kayu? Dilansir Southern Living, berikut caranya.

    1. Gunakan Asam Borat

    Mungkin beberapa detikers ada yang asing dengan nama asam borat, bahan yang disebut ampuh membasmi rayap menggerogoti lemari. Bahan ini pengaplikasiannya mudah, yakni cukup disemprotkan atau ditaburkan di area serangan rayap. Lalu, tunggu hingga larut dan oleskan ke permukaan kayu yang diganyang rayap.

    Ketika asam borat tertelan rayap, sistem pencernaan mereka akan terganggu. Tidak hanya pencernaan, eksoskeleton rayap dapat mengering sehingga perlahan-lahan mati saat bersentuhan langsung dengan asam satu ini.

    2. Manfaatkan Cuka Putih dan Air

    Cuka putih biasa dipakai untuk menghilangkan noda membandel yang menempel. Selain itu, bahan ini ampuh untuk mengusir rayap dari lemari kayu. Kandungan asam yang tinggi dapat merusak kerangka luar rayap yang rapuh sehingga tampak kering.

    Cara membuat cairannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dan beri sedikit beberapa tetes sari lemon.

    Ketika memakai cuka, pastikan cairan tersebut menyentuh tubuh hewan tersebut. Apabila hanya disebar di sekeliling sarang, kemungkinan untuk sayap lenyap, kecil. Saat membuat

    3. Semprotkan Air Sabun

    Apabila tidak memiliki cuka, coba pakai air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Campuran dua bahan dapat menghambat jalan napas rayap yang biasa bernapas melalui kulit. Namun, pastikan campuran air dan sabun benar-benar dapat menghambar jalur napas tersebut. Takaran untuk campuran air dan sabun adalah 6 sendok makan sabun cair dan 8 gelas air.

    4. Trik Pancingan Kardus Basah

    Seperti yang disebut sebelumnya, rayap tidak hanya menyukai kayu, melainkan selulosa yang ada pada kardus. Untuk mengalihkan perhatiannya dari lemari kayu, coba pasang perangkap dari kardus bekas yang sedikit dibasahi. Pasanglah kardus tersebut di beberapa tempat untuk menarik mereka keluar.

    Setelah mendapati banyak rayap yang terperangkap, tuang cuka atau asam borat untuk membasminya.

    5. Jemur Lemari

    Apabila memungkinkan ketika menemukan ada tanda-tanda rayap menginvasi lemari kayu, segera bawa keluar perabotan untuk dijemur. Sinar Matahari dapat mengusir rayap untuk sementara, tetapi tidak membasmi seluruhnya.

    Perabotan tersebut cukup diletakkan di luar yang terpapar sinar matahari selama 3-5 hari. Ketika hujan, lemari wajib dimasukkan kembali.

    6. Beri Garam Dapur

    Bahan berikutnya yang bisa dipakai untuk mengusir rayap adalah garam dapur alias Sodium chloride. Caranya dengan mencampur garam dan air panas dengan rasio sama. Kemudian, masukkan ke dalam botol. Semprotkan cairan tersebut di lubang masuk sarang rayap.

    7. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang terbuat dari berbagai bahan alami, seperti jeruk, cengkeh, dan bawang putih beracun bagi rayap. Cara memasang perangkapnya adalah dengan mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak dan air. Lalu, oleskan cairan tersebut ke seluruh lemari atau area sarang rayap. Lakukan berulang kali dengan tempo jeda beberapa hari secara rutin.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com