Tag: sarapan

  • Catat, Ini Jam Makan yang Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Menurunkan berat badan kerap identik dengan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada banyak faktor yang sebenarnya tak kalah penting untuk diperhatikan. Salah satunya memilih jam makan yang baik untuk diet.

    Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menganalisa berbagai aspek yang memengaruhi penurunan berat badan. Salah satu hasil penelitian tersebut menemukan jam makan tertentu dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses diet.

    Lantas, kapan dan bagaimana cara makan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut jam makan yang baik untuk diet saat sarapan, makan siang, dan makan malam.


    1. Sarapan

    Banyak orang beranggapan melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Namun sebaliknya, sarapan justru merupakan waktu makan yang amat krusial bagi seseorang yang sedang diet.

    Mengonsumsi menu sarapan yang tepat tidak hanya memberikan energi, tapi dapat menentukan kecenderungan makan selama seharian. Sejumlah studi menunjukkan pola makan tinggi protein dan serat saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan mengurangi asupan kalori selama seharian.

    Lantas, kapan waktu sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari Parade, para peneliti sepakat waktu sarapan terbaik adalah satu hingga dua jam setelah bangun tidur, atau 12 jam setelah waktu makan terakhir.

    Selain makan di waktu yang tepat, usahakan untuk mengonsumsi menu sarapan yang terdiri dari makanan kaya nutrisi.

    2. Makan Siang

    Jam makan siang seringkali diisi dengan makanan berat dalam porsi yang lebih banyak. Kebanyakan orang cenderung overeating atau makan secara berlebihan saat makan siang.

    Bagi orang yang sedang menurunkan berat badan, waktu makan siang terbaik adalah sekitar 4-5 jam setelah sarapan. Dikutip dari laman Northwestern Medicine, hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta mencegah makan secara berlebihan.

    3. Makan Malam

    Pemilihan waktu makan malam dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pengelolaan berat badan. Pasalnya, makan setelah jam tertentu dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lingkar pinggang.

    Para peneliti setuju bahwa waktu terbaik untuk makan malam adalah pada pukul 2-3 jam sebelum tidur. Usahakan untuk makan malam lebih awal, sekitar pukul 16.00 atau 17.00. Namun jika terpaksa makan lebih larut, atur porsinya agar tidak berlebihan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Catat, Ini Jam Makan yang Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Menurunkan berat badan kerap identik dengan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada banyak faktor yang sebenarnya tak kalah penting untuk diperhatikan. Salah satunya memilih jam makan yang baik untuk diet.

    Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menganalisa berbagai aspek yang memengaruhi penurunan berat badan. Salah satu hasil penelitian tersebut menemukan jam makan tertentu dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses diet.

    Lantas, kapan dan bagaimana cara makan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut jam makan yang baik untuk diet saat sarapan, makan siang, dan makan malam.


    1. Sarapan

    Banyak orang beranggapan melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Namun sebaliknya, sarapan justru merupakan waktu makan yang amat krusial bagi seseorang yang sedang diet.

    Mengonsumsi menu sarapan yang tepat tidak hanya memberikan energi, tapi dapat menentukan kecenderungan makan selama seharian. Sejumlah studi menunjukkan pola makan tinggi protein dan serat saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan mengurangi asupan kalori selama seharian.

    Lantas, kapan waktu sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari Parade, para peneliti sepakat waktu sarapan terbaik adalah satu hingga dua jam setelah bangun tidur, atau 12 jam setelah waktu makan terakhir.

    Selain makan di waktu yang tepat, usahakan untuk mengonsumsi menu sarapan yang terdiri dari makanan kaya nutrisi.

    2. Makan Siang

    Jam makan siang seringkali diisi dengan makanan berat dalam porsi yang lebih banyak. Kebanyakan orang cenderung overeating atau makan secara berlebihan saat makan siang.

    Bagi orang yang sedang menurunkan berat badan, waktu makan siang terbaik adalah sekitar 4-5 jam setelah sarapan. Dikutip dari laman Northwestern Medicine, hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta mencegah makan secara berlebihan.

    3. Makan Malam

    Pemilihan waktu makan malam dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pengelolaan berat badan. Pasalnya, makan setelah jam tertentu dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lingkar pinggang.

    Para peneliti setuju bahwa waktu terbaik untuk makan malam adalah pada pukul 2-3 jam sebelum tidur. Usahakan untuk makan malam lebih awal, sekitar pukul 16.00 atau 17.00. Namun jika terpaksa makan lebih larut, atur porsinya agar tidak berlebihan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Kata Siapa ‘Skip’ Sarapan Bikin Turun BB? Justru Begini Faktanya Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Banyak orang beranggapan, ‘skip’ sarapan pagi hari bisa membantu menurunkan berat badan. Padahal sebaliknya, asupan makan di pagi hari justru bisa membantu menjaga berat badan ideal. Seperti apa penjelasannya?

    “Sarapan terbukti tidak hanya membantu Anda membuat pilihan makanan yang lebih baik sepanjang hari, tetapi juga mendukung metabolisme dan keseimbangan gula darah Anda. Kedua hal ini dapat membantu menurunkan berat badan,” kata ahli gizi, Nicola Shubrook, dikutip dari Express, Minggu (7/1/2024).

    Namun Shubrook mengingatkan, pastikan ada asupan segelas besar air putih sebelum makan apa pun di pagi hari. Pasalnya, hal ini terbukti efektif membantu menurunkan berat badan seiring waktu.


    Lantas biar berat badan bisa turun, makanan apa saja yang paling pas dikonsumsi pagi hari?

    1. Makanan kaya akan protein

    “Selalu makan dengan lemak atau protein yang baik untuk memastikan Anda merasa kenyang lebih lama dan dapat mengontrol gula darah dengan lebih baik,” kata Shubrook.

    Banyak orang ‘craving’ makanan manis, bahkan sejak pagi hari. Shubrook mengingatkan, penting untuk memasukan protein ke menu sarapan agar gula darah terjaga, begitu juga berat badan. Pasalnya, asupan protein memberikan tubuh kontrol gula darah yang lebih stabil, rasa kenyang yang tahan lebih lama, sekaligus menurunkan hasrat untuk memakan makanan manis.

    “Ketika Anda mengonsumsi protein, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mengubahnya menjadi glukosa (darah) dibandingkan jika itu adalah karbohidrat sederhana, karbohidrat sudah menjadi bentuk gula,” tuturnya lebih lanjut.

    2. Ngopi

    Banyak orang merasa, produktivitas seharian tak bakal terdongkrak jika belum ada asupan kopi di pagi hari. Namun Shubrook menyarankan, sebaiknya makan sarapan dulu di pagi hari sebelum meminum kopi. Mengapa demikian?

    “Minum kopi saat perut kosong di pagi hari dapat menyebabkan lonjakan kortisol, hormon stres, dan gula darah (glukosa), yang keduanya memengaruhi energi dan metabolisme Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Juga seiring itu, minum kopi hitam setelah sarapan membantu memperlambat produksi glukosa yang berarti menghasilkan lebih sedikit sel lemak.

    NEXT: Makan dengan perlahan

    Lihat Video: Mitos atau Fakta: Olahraga Efektif Ditandai dengan Banyak Keringat

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Tak kalah penting: kunyah dengan benar!

    Selain menu sarapan, yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan adalah proses mengunyah. Pasalnya, mengunyah adalah langkah pertama dalam proses pencernaan. Proses mengunyah yang tidak berlangsung dengan baik akan membebani sistem pencernaan.

    Bahkan lebih dari itu, orang yang terbiasa tidak mengunyah dengan baik cenderung makan dengan porsi berlebihan karena otak tidak punya waktu untuk menyadari bahwa perut sebenarnya sudah kenyang.

    (vyp/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Menu Sarapan Nggak Bikin Timbangan ke Kanan, Cocok Buat yang Sering Gagal Diet


    Jakarta

    Beberapa orang beranggapan, ‘skip’ sarapan pagi hari adalah cara untuk menurunkan berat badan. Namun sayangnya, cara ini belum tentu cocok untuk semua orang. Nyatanya bagi beberapa orang, sudah menahan-nahan lapar di pagi hari, berat badan masih saja tak kunjung turun.

    “Salah satu kesalahan terbesar yang saya lihat di pagi hari sebenarnya adalah tidak makan apa pun. Tren diet ini membuat banyak orang mengabaikan pentingnya memulai hari dengan sarapan yang seimbang, terutama untuk menyeimbangkan gula darah dan hormon di awal hari. hari,” kata ahli gizi diet Ginger Hultin, dikutip dari Women’s Health, Rabu (20/12/2023).

    Di samping itu, sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada 2018 di Journal of Dairy Science menemukan bahwa orang yang terbiasa mengonsumsi sarapan tinggi protein cenderung mengalami penurunan nafsu makan di siang hari dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi lebih sedikit protein.


    Lantas biar berat badan turun, makanan apa sih yang cocok dijadikan menu sarapan pagi hari?

    1. Telur

    Pakar diet Gabrielle Tafur menjelaskan, telur adalah pilihan bagus karena harganya murah dan bisa dimakan dengan berbagai cara. Juga karena kaya akan protein dan zat besi, telur cocok sekali dijadikan asupan sarapan pagi hari.

    2. Pepaya

    Yap! Buah manis satu ini juga cocok dijadikan menu sarapan pagi hari. Pasalnya menurut Tafur, pepaya mengandung enzim yang membantu proses pencernaan. Agar lebih variatif dan mengenyangkan, cobalah hidangkan pepaya bersamaan dengan yogurt.

    3. Kiwi dan beri-berian

    Sudah banyak yang mengetahui, buah kiwi dan beri-berian seperti stroberi dan blueberry kaya akan vitamin C yang baik untuk tubuh. Walhasil, tepat sekali jika buah-buahan ini dijadikan teman hidangan pagi hari. Agar lebih mengenyangkan, buah-buahan ini juga bisa disantap bersamaan dengan yogurt.

    “Kiwi adalah buah yang diremehkan. Satu hingga dua buah bisa memberi Anda vitamin C yang cukup untuk sehari,” jelas Tafur.

    4. Kopi hitam

    Bagi beberapa orang, hari tak bakal berjalan komplit jika tidak diawali dengan secangkir kopi panas di pagi hari. Memang, asupan kafein bisa membuat seseorang lebih melek, sehingga konsentrasi untuk bekerja produktif pun lebih terjaga.

    Di samping itu, kopi hitam juga bisa membuat rasa kenyang bertahan lama. Walhasil, orang yang meminum kopi di pagi hari cenderung tidak cepat lapar di siang hari. Namun ingat, pastikan minuman kopi ini tidak mengandung banyak gula ya!

    5. Teh hijau

    Jika kopi hitam dirasa terlalu berat untuk hidangan pagi hari, misalnya karena bikin nggak nyaman di perut, minuman teh hijau bisa menjadi alternatif. Pasalnya, teh hijau kaya akan kandungan antioksidan yang juga baik buat tubuh.

    “Saya menggunakan teh hijau sebagai bahan dasar smoothie saya sebagai alternatif jus buah untuk memberikan tambahan rasa,” kata Tafur.

    (vyp/kna)



    Sumber : health.detik.com