Tag: sealant

  • Penyebab Kaki Seribu Tiba-tiba Masuk Rumah dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Pernahkah menemukan tiba-tiba kaki seribu muncul di kamar mandi, merayap hingga ruang tengah atau bahkan kamar? Jika iya, bisa jadi ini beberapa alasan binatang melata itu bisa masuk ke rumah.

    Kaki seribu adalah binatang melata yang cukup menggelikan. Bahkan, tak jarang kaki seribu bisa menggigit bila kondisinya terancam. Kuilit manusia yang tergigit akan merasakan sensasi seeprti digigit semut atau tersengat.

    Nah, secara khusus, kaki seribu kerap muncul saat musim hujan, meski tak jarang kaki seribu juga muncul di musim kemarau.


    Bila sudah cukup mengganggu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

    Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    1. Rumah Lembap

    Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

    Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

    2. Ada Tanaman Membusuk

    Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

    3. Ada Celah di Rumah

    Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

    Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan Cermin Pakai Baking Soda, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Baking soda merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat kue dan bermanfaat juga untuk membersihkan benda di rumah. Namun, tidak semua benda boleh dibersihkan dengan baking soda.

    Salah satunya adalah peralatan yang terbuat kaca maupun cermin. Membersihkan peralatan yang terbuat dari kaca dan cermin pakai baking soda justru bisa menggores permukaan kaca. Hal ini akan membuat tampilan justru menjadi keruh.

    Jika ingin membersihkan cermin, para ahli menyarankan untuk menggunakan kain microfiber yang dipadukan dengan pembersih kaca komersial atau campuran air dan cuka.


    Selain cermin, masih ada benda-benda lain yang tidak boleh dibersihkan memakai baking soda. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Meja Dapur dari Marmer dan Granit

    marmer carrara.ilustrasi marmer. Foto: Getty Images/iStockphoto/IlyaAMT

    Jangan sekali-kali membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit dengan baking soda. Hal itu karena bisa menggores permukaan yang bisa membuatnya tampak kusam.

    Untuk membersihkannya, jangan pakai pembersih keras. Pemilik rumah bisa membuat larutan pembersih dari campuran air dan cairan pencuci piring.

    Perabotan Kayu

    perabotan kayuperabotan kayu Foto: Istimewa

    Selain permukaan marmer dan granit, jangan bersihkan perabotan kayu dengan baking soda. Baking soda bisa membuat permukaan kayu kusam dan menghilangkan minyak pelindung dan sealant lapisan penutup.

    Benda yang Terbuat dari Kulit

    Close-up the Fragment of expensive beige leather sofa to indoors.Sofa kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/yanik88

    Selanjutnya ada benda yang terbuat dari kulit, misalnya sofa kulit. Menurut founder dari Maid Brigade Robin Murphy, bahan kulit sangat sensitif terhadap abrasif. Jadi ketika mengapilkasikan baking soda ke sofa kulit, bisa berisiko menimbulkan goresan atau mengikis permukaan.

    Bubuk baking soda juga sulit untuk dihilangkan dari perabotan yang terbuat dari kulit. Jadi sebaiknya hindari membersihkan dengan campuran baking soda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Kelelawar di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Kelelawar merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan nokturnal ini bisa terbang ke sana kemari terlebih saat kondisi gelap gulita.

    Adanya kelelawar di rumah bisa membuat penghuni resah. Hal itu karena kelelawar merupakan salah satu vektor atau hewan pembawa penyakit, seperti SARS, ebola, dan virus nipah.

    Ada beberapa penyebab adanya kelelawar di rumah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Penyebab Ada Kelelawar di Rumah

    Sumber Makanan dan Air

    Sama seperti hewan lainnya, penyebab utama kelelawar ada di rumah yaitu adanya sumber makanan dan air. Sumber makanan kelelawar yaitu serangga dan juga buah-buahan.

    Sementara untuk sumber air bisa didapatkan dari air mancur, kolam renang, dan lainnya.

    Sumber Panas

    Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

    Cara Mengusir Kelelawar

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah kelelawar masuk ke rumah. Dilansir dari The Spruce dan Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Cari Jalur Masuk Kelelawar

    Cara pertama adalah mencari jalur masuk kelelawar ke dalam rumah. Coba cari celah-celah kecil di sekitar atap dan loteng. Agar lebih mudah, penghuni dapat mengamati jalur masuk kelelawar ke dalam rumah saat malam hari.

    “Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari titik masuk. Kelelawar bisa masuk melalui celah dan retakan kecil, sekecil setengah inci,” kata AH David pemilik Pest Control Weekly, dikutip dari Homes & Gardens.

    Selanjutnya, tutup jalur-jalur masuk kelelawar dengan caulk atau sealant.

    Pasang Lampu Terang

    Kelelawar merupakan hewan nokturnal atau yang aktif pada malam hari dan menyukai kondisi cahaya redup. Maka tak heran hewan satu ini sering bersembunyi di tempat gelap.

    Peter Gros selaku pakar satwa liar menyarankan agar memasang lampu terang di loteng dan halaman rumah. Langkah ini dinilai efektif untuk membantu mengusir kelelawar dan mencegah mereka bersarang di dalam rumah.

    Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

    Beberapa sumber makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika penghuni tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, penghuni bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar.

    Cara ini juga bisa membuat serangga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

    Taruh Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

    Apabila akses masuk kelelawar sudah ditutup tetapi mereka masih bisa masuk, bisa juga gunakan wewangian dari bahan alami untuk membuatnya enggan mendekat. Wewangian tersebut seperti peppermint, kayu manis, dan minyak kayu putih.

    Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, bisa pakai minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan satu cup air hangat dan setengah cup gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

    Panggil Jasa Profesional

    Ini merupakan langkah yang harus diambil apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Penggunaan jasa profesional bisa menghindari penghuni rumah dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kelelawar dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi Biar Nggak Balik Lagi



    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang kerap ada di rumah, terutama kamar mandi. Keberadaannya sering membuat penghuni rumah jijik dan ingin segera mengusirnya.

    Selain itu, kecoak juga merupakan hewan pembawa penyakit. Tak heran banyak orang yang ingin buru-buru membasminya.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kecoak masuk melalui kamar mandi. Dilansir dari Angi, berikut ini informasinya.


    Cara Cegah Kecoak Muncul di Kamar Mandi

    Tutup Retakan dan Lubang Dekat Pipa dan Dinding

    Kecoak bisa masuk melalui retakan maupun lubang di sekitar pipa air serta dinding. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengecek bagian tersebut. Apabila terdapat retakan maupun lubang, segera tambal agar kecoak tidak bisa masuk.

    Jika ada lubang atau retakan di sekitar pipa atau di bawah wastafel, gunakan sealant silikon untuk menutup area tersebut. Jika lubangnya besar, penghuni rumah dapat memasang kawat kasa tembaga di atas lubang sebelum mengaplikasikan sealant.

    Perbaiki Keran Bocor

    Keran yang bocor memungkinkan air menggenang yang bisa menjadi sumber air untuk kecoak. Nah, sebaiknya penghuni rumah segera perbaiki keran yang bocor agar kecoak tak ke kamar mandi.

    Selain itu, keran bocor juga bisa terjadi karena adanya retakan pada pipa. Segera perbaiki retakan tersebut. Kalau ada pipa bocor, segera hubungi jasa perbaiki pipa.

    Taruh Sumbatan Saluran Air

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah menaruh sumbatan saluran air saat kamar mandi sedang tidak digunakan terutama pada malam hari karena kecoak merupakan hewan nokturnal. Hal ini bisa mencegah kecoak masuk kamar mandi melalui saluran air.

    Cara Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Apabila kecoak tetap muncul di kamar mandi, berikut ini cara membasminya dilansir dari The Pest Informer.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    – Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah

    – Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat

    – Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak. Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    Itulah cara mencegah dan membasmi kecoak di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Kelabang di Rumah? Begini Cara Ampuh Basminya


    Jakarta

    Pernah lihat kelabang di rumah? Hewan yang memiliki kaki banyak ini terkadang ditemukan di kamar mandi.

    Kelabang atau lipan bukanlah serangga, melainkan arthropoda atau hewan invertebrata yang berwarna merah kecokelatan dengan panjang sekitar 2,5-7,6 cm. Hewan tersebut umumnya memakan semut dan kecoak, tapi bisa menggigit manusia juga. Apabila penghuni rumah memiliki alergi pada bisa, sebaiknya segera ke dokter jika digigit kelabang.

    Dilansir dari Southern Living, asisten profesor dan ahli entomologi penyuluhan di Texas A&M AgriLife Research and Extension Center Rafia Khan, PhD, mengatakan kelabang kerap ditemukan di tempat yang lembap dan tertutup seperti di bawah batu atau kompos serta sampah dedaunan. Sebab, mereka membutuhkan kelembapan agar bisa hidup.


    Walau demikian, kadang-kadang mereka bisa masuk ke area lembap di rumah seperti kamar mandi atau ruang bawah tanah. Profesor madya penyuluhan manajemen hama struktural di North Carolina State University, Chris Hayes, PhD berpendapat apabila ditemukan kelabang sekali dua kali di sana, itu berarti penghuni rumah memiliki lingkungan yang sehat.

    “Namun, jika Anda sering melihatnya di dalam ruangan atau dalam jumlah besar, kehadiran mereka mungkin mengindikasikan adanya kebocoran atau masalah kelembapan yang perlu diselidiki,” ujar Hayes, dikutip dari Southern Living.

    Cara Basmi Kelabang

    Kalau kelabang berada di luar rumah, penghuni bisa mengabaikannya. Tapi kalau ada di dalam rumah dalam jumlah banyak sebaiknya lakukan beberapa cara berikut ini.

    Bersihkan Dedaunan

    Sebaiknya bersihkan sampah-sampah daun di sekitar rumah agar tidak jadi tempat persembunyian kelabang. Selain itu, sampah daun juga bisa menjadi tempat tinggal hama-hama lainnya.

    Taruh Pot Tanaman di Tempat Tinggi

    Taruh pot tanaman di tempat tinggi untuk mencegah penumpukan kelembapan di permukaan, seperti dek atau teras, agar tidak jadi tempat tinggal kelabang. Perlu diketahui juga bahwa kelabang mungkin ikut ke dalam rumah melalui tanaman pot yang dibawa masuk.

    Tutup Celah Kecil

    Tutup celah-celah kecil agar kelabang tidak masuk ke dalam rumah. Gunakan sealant atau busa semprot untuk menutup lubang di sekitar kusen jendela dan pintu. Pastikan juga kasa dan kusen pintu terpasang dengan baik.

    Lakukan Investigasi

    Jika ada banyak kelabang berkeliaran di dalam ruangan, carilah masalah kelembapan, seperti kayu lapuk di sekitar kusen pintu. Penghuni rumah harus mengatasi akar masalah untuk membasmi kelabang.

    Cari Bantuan

    Jika tidak tahu dari mana kelabang berasal, dan hal ini sudah menjadi gangguan rutin, penghuni rumah mungkin perlu berkonsultasi dengan perusahaan pengendalian hama profesional.

    Itulah cara membasmi kelabang. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Plafon Rumah Bisa Retak? Ini Penyebab dan Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Rumah yang semakin berumur perlahan akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Salah satu tanda kerusakan bisa berupa plafon retak.

    Kontraktor dari Rebwild Wildan mengatakan setiap jenis plafon punya potensi untuk retak. Retakan pada plafon umumnya tipis dan ada yang agak besar.

    Selama retakan tidak besar, plafon retak sebenarnya tidak membahayakan penghuni rumah. Namun, plafon retak tentu mengganggu estetika rumah.


    Jika tak mau plafon retak, langkah pencegahan yang paling utama adalah melakukan pemeriksaan secara berkala. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat secara langsung plafon-plafon. Jika ada indikasi retakan, pemilik rumah perlu segera memanggil tim ahli untuk perbaikan.

    Namun, kenapa plafon bisa sampai retak ya? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Plafon Retak

    Inilah beberapa faktor yang membuat plafon retak menurut kontraktor.

    1. Pergerakan Struktur Bangunan

    Menurut Wildan, plafon retak umumnya disebabkan oleh pergerakan struktur bangunan. Bangunan yang berdiri di atas tanah tentu rawan bergeser karena tanah bisa saja bergerak akibat gempa bumi atau faktor lainnya.

    “Plafon retak bisa terjadi karena terjadi kerusakan struktural yang berakibat dinding bergeser, otomatis plafon tertarik dan terjadi retakan,” ujar Wildan kepada detikProperti, Rabu (15/10/2025).

    Kemudian, bahan plafon yang memang sudah mengalami penuaan juga bisa retak. Menurutnya plafon bisa dikatakan sudah tua kalau usianya di atas 10 tahun.

    “Segala sesuatu pasti ada umurnya, misal zaman dulu booming plafon triplek ya lama kelamaan dia seratnya pada lepas. Kalau gypsum lama-lama bisa retak di bagian sambungan,” jelasnya.

    3. Efek Muai Susut

    Selain itu, plafon bisa retak akibat efek muai susut seperti yang terjadi pada bahan kayu. Namun, faktor ini tidak signifikan untuk menimbulkan keretakan pada plafon.

    “Misal kamar pakai AC, otomatis dingin kan kalau dingin biasanya bahan itu susut. Lalu saat siang hari terkena panas, bahannya memuai,” katanya.

    Cara Memperbaiki Plafon Retak

    Jika ingin memperbaiki plafon retak, bisa mengatasinya berdasarkan besarnya retakan. Jika retakannya tidak besar atau setipis rambut, bisa ditambal dengan kompon, lalu dicat ulang.

    Sementara itu, retakan yang sangat besar bisa dilakukan penggantian penutup plafon dengan cara berikut. Retakan disebut besar kalau sudah lebih dari 5 milimeter. Berikut ini cara mengganti penutup plafon.

    1. Bongkar penutup plafon yang sudah retak
    2. Pasang penutup baru dengan sekrup ke rangka hollow
    3. Merapikan dengan cara dikompon, sedangkan plafon PVC dirapikan dengan memasang sealant di bagian ujung-ujungnya
    4. Amplas bagian yang dikompon dengan amplas halus
    5. Mengecat penutup plafon sesuai selera, sedangkan plafon pvc tidak perlu dicat

    Itulah informasi seputar plafon retak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Penyebab Laron Muncul di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Anai-anai atau yang lebih dikenal dengan sebutan laron merupakan serangga jenis rayap yang seringkali terbang bergerombol dan masuk ke dalam rumah saat musim hujan berlangsung. Serangga bersayap ini sering kali muncul di malam hari dan beterbangan masuk ke dalam rumah, mengerumuni lampu dan memenuhi sayapnya memenuhi lantai.

    Dilansir dari detikJogja, laron keluar dari sarangnya saat musim hujan karena udara menjadi lebih lembap setelah hujan reda. Mereka biasanya muncul pada sore hingga malam hari dan terbang bergerombol mengerumuni sumber cahaya seperti lampu untuk mencari pasangan dan berkembang biak. Setelah bertemu pasangan, laron akan melepaskan sayapnya dan membentuk koloni baru.

    Lalu, apa sebenarnya penyebab utama laron muncul saat musim hujan dan mengerumuni lampu dalam rumah?


    Penyebab Laron Masuk Rumah

    Mencari Kehangatan dan Cahaya

    Laron akan muncul saat memasuki musim hujan, terutama pada malam hari. Hewan yang terbang secara berkoloni ini muncul karena mencari kehangatan sehingga mereka tertarik pada cahaya seperti lampu rumah.

    Sarang Basah Terkena Air Hujan

    Saat masih menjadi rayap, mereka hidup di tempat yang kering seperti kayu ataupun tanah. Ketika musim hujan tiba, sarang mereka menjadi lembap atau tergenang air sehingga laron keluar untuk bertahan hidup dan mencari tempat baru.

    Mencari Pasangan untuk Reproduksi

    Selain mencari Kehangatan, laron juga akan keluar untuk mencari pasangan. Apabila gagal menemukan pasangan, mereka akan mati. Jika berhasil, mereka akan menggugurkan sayap dan membangun koloni baru.

    Mencari Sumber Makanan Baru

    Sebagai bagian dari koloni rayap, laron tertarik pada sumber makanan seperti kayu, pohon mati, kayu bakar, ataupun tanaman di halaman rumah. Jika rumah memiliki material berbahan kayu, mereka bisa menjadikan itu sebagai sasaran utamanya.

    Bahaya Laron Bila Dibiarkan di Rumah

    Meskipun terlihat remeh, laron akan berbahaya jika dibiarkan saja dan tidak diatasi dengan baik. Sisa sayap yang mereka gugurkan dan bangkai dari rayap-rayap yang mati, dapat menimbulkan bau tidak sedap.

    Selain itu, juga bisa menjadi pertanda adanya koloni rayap yang berpotensi merusak perabotan berbahan kayu. Bagi kesehatan, bangkai laron dan sisa-sisa sayap dapat memicu alergi dan gangguan pernapasan pada sebagian orang.

    Cara Mengatasi dan Mencegah Laron Masuk ke Dalam Rumah

    Laron yang masuk ke dalam rumah saat musim hujan bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa menjadi tanda awal adanya aktivitas rayap.

    Kemunculan laron perlu segera diatasi agar tidak berkembang menjadi koloni baru yang merusak struktur rumah. Karena itu, penting mengetahui cara mencegah dan mengatasinya.

    Dilansir dari Orkin, Rabu (22/10/2025), berikut merupakan cara mengatasi dan mencegah laron untuk masuk ke dalam rumah.

    Matikan Lampu yang Tidak Diperlukan

    Laron sangat tertarik pada cahaya karena memang mereka muncul untuk mencari kehangatan. Maka dari itu, mematikan lampu menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengusir laron masuk ke dalam rumah.

    Matikan lampu teras ataupun ruangan yang dekat dengan area terbuka. Bisa juga mengganti lampu putih terang menjadi lampu kuning yang lebih redup.

    Pasang Jaring pada Ventilasi dan Jendela

    Memasang jaring pada ventilasi ataupun jendela dapat menahan laron masuk ke dalam rumah. Khususnya di ruangan-ruangan yang memiliki penerangan maksimal. Cara ini digunakan untuk mencegah laron masuk ke dalam rumah

    Bersihkan Rumah dari Sisa Kayu atau Tanaman Mati

    Buang kayu bekas, ranting mati, atau tumpukan daun basah di sekitar rumah karena ini bisa menjadi sumber makanan rayap dan laron.

    Gunakan Aroma yang Tidak Disukai Laron

    Letakkan bahan-bahan alami seperti serai wangi, cengkih, atau daun mint di dekat lampu atau sudut rumah. Aromanya dapat mengusir laron secara alami.

    Gunakan Perangkap Air atau Baskom Berisi Sabun

    Letakkan baskom berisi air dan sedikit sabun di bawah lampu. Ketika laron mendekat, mereka akan jatuh ke air dan tenggelam.

    Tutup Celah Kecil di Rumah

    Periksa celah-celah di jendela, pintu, atau langit-langit rumah. Tutup menggunakan sealant, plester, atau dempul agar laron tidak mudah masuk.

    Cara Membersihkan Laron yang Masuk ke Dalam Rumah

    – Gunakan sapu atau vacuum cleaner untuk membersihkan bangkai dan sayap laron.
    – Segera pel lantai agar tidak licin dan tetap steril.
    – Buang sampah ataupun bangkai laron keluar rumah agar tidak memicu kedatangan serangga lainnya.

    Laron bermunculan saat musim hujan karena beberapa faktor, seperti mencari kehangatan, sarang yang rusak akibat air hujan, mencari pasangan, dan menemukan sumber makanan. Meski terlihat remeh, keberadaan laron bisa jadi tanda awal potensi serangan rayap yang merusak rumah.

    Dengan langkah pencegahan seperti mengatur pencahayaan, memasang jaring, menjaga kebersihan dan menggunakan bahan alami, bisa menghindari serangan laron di rumah dengan efektif.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Atasi Dinding Rembes Saat Turun Hujan


    Jakarta

    Ada sejumlah masalah yang kerap terjadi ketika turun hujan, salah satunya air hujan yang menembus hingga ke dinding. Hal tersebut membuat dinding menjadi rembes dan lembap.

    Penyebab utama dinding rembes saat hujan karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Jika dinding rembes tak segera diatasi maka bisa menimbulkan jamur hitam hingga merusak struktur bangunan.

    Jika dinding di rumah sering rembes, jangan khawatir. Ada beberapa cara ampuh untuk mengatasi masalah tersebut. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Atasi Dinding Rembes Akibat Hujan

    Dilansir situs All Weather Coating dan Water Proofing, berikut sejumlah cara untuk mengatasi permasalahan dinding rembes ketika turun hujan:

    1. Memperbaiki Sambungan Rumah yang Rusak

    Saat melakukan renovasi rumah, mungkin ada salah satu sudut rumah yang tidak disambung dengan baik. Alhasil, saat turun hujan air bisa mengalir lewat celah tersebut dan menyebabkan rembes ke dinding rumah.

    Cara mengatasinya yakni dengan memperbaiki sambungan tersebut dengan tepat. Lalu, cek kembali saat turun hujan apakah air merembes ke dinding atau tidak.

    2. Melapisi Retak Rambut

    Munculnya retak rambut di dinding tidak bisa dianggap sepele. Hal itu karena retakan ini membuat air hujan dapat merembes ke dinding rumah.

    Untuk memperbaikinya, lapisi retak rambut di dinding dengan menggunakan semen putih dan cat pelapis anti bocor (cat waterproof). Langkah ini agar pori-pori pada dinding bisa tertutup sehingga air tidak merembes.

    3. Pakai Sealant Dinding

    Dinding rumah yang rembes juga bisa diatasi dengan menggunakan sealant, yaitu bahan yang dapat mengisi dan menyegel celah atau retakan pada dinding. Fungsinya untuk menyerap air ke dalam bata, sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

    Meski begitu, cara ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali. Jadi, tidak begitu efektif untuk menahan rembesan secara terus-menerus.

    4. Mengecat Eksterior Rumah

    Tidak hanya soal estetika, mengecat eksterior rumah juga penting untuk menjaga bangunan tetap tahan dari segala kondisi cuaca, termasuk hujan.

    Dianjurkan memakai cat eksterior waterproof berkualitas tinggi yang diformulasikan tahan terhadap cuaca. Jadi tak hanya terlihat estetis, tapi juga melindungi tembok rumah dari rembes dan kelembapan saat turun hujan.

    5. Perbaiki Pipa yang Rusak

    Selain karena air hujan, dinding bisa rembes karena ada kerusakan pada pipa, seperti pipa retak, bocor, atau sambungan antar pipa yang sudah longgar.

    Apabila kurang paham untuk memperbaiki pipa yang rusak, sebaiknya panggil tukang yang ahli di bidangnya. Dengan begitu, pipa bisa diperbaiki dengan cepat dan dinding rumah tidak rembes lagi saat hujan.

    Itulah lima cara ampuh untuk mengatasi dinding rembes saat turun hujan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Dinding Lembap dan Bau Aneh Bisa Jadi Tanda Rumah Diserbu Lebah



    Jakarta

    Saat musim kemarau atau cuaca sedang panas, rumah sering menjadi tempat yang menarik bagi lebah untuk bersarang. Celah di dinding, atap, dan ventilasi bisa menjadi lokasi ideal bagi mereka untuk membangun sarang.

    Jika dibiarkan, keberadaan sarang lebah di rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan penghuni. Dalam jangka panjang, aktivitas lebah yang terus berlangsung dapat merusak struktur bangunan.

    Dilansir dari ABC Wildlife, Jumat (31/10/2025) lebah cenderung mencari tempat berlindung yang tertutup dan aman dari gangguan luar. Di alam liar, mereka biasanya memilih rongga pohon atau batu. Namun, pada area permukiman, tempat yang mereka jadikan untuk membangun sarang biasanya pada dinding rumah, atap, hingga celah di antara lantai.


    Beberapa Tanda Rumah Menjadi Tempat Favorit Lebah

    Aktivitas Lebah Meningkat di Area Tertentu

    Jika lebah mulai terlihat masuk dan keluar melalui celah-celah kecil di dinding, plafon, atau lubang ventilasi, itu bisa menjadi tanda bahwa koloni lebah sedang membangun sarang di dalam rumah. ABC Wildlife menjelaskan bahwa perilaku ini disebut airport activity, dimana lebah tampak mondar-mandir di satu titik.

    Terdengar Dengungan Terus-menerus

    Suara dengungan samar yang terus terdengar, terutama di malam hari, bisa menjadi tanda adanya koloni lebah yang aktif. Bunyi tersebut biasanya berasal dari balik dinding, atap, atau plafon, tempat lebah membangun sarangnya secara tersembunyi.

    Terlihat Tetesan Madu

    Saat sarang lebah semakin besar, madu lebah bisa merembes ke permukaan dinding atau juga menetes di sekitarnya. Selain merusak cat, cairan manis ini juga bisa mengundang semut dan serangga lain.

    Muncul Kelembapan di Area Tertentu

    Lebah biasanya menjaga suhu dan kelembapan di dalam sarangnya agar tetap stabil. Jika mulai tercium bau aneh dan melihat dinding yang terasa lembap, bisa jadi itu pertanda ada sarang lebah tersembunyi di baliknya.

    Tips agar Rumah Tidak Menjadi Sarang Lebah

    Tutup Celah dan Retakan di Dinding atau Atap

    Gunakan sealant atau busa khusus bangunan untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding, atap, atau celah ventilasi. Langkah sederhana ini bisa mencegah lebah masuk dan membuat sarang di area tersembunyi di rumah.

    Periksa Area Lembap dan Jarang Tersentuh

    Bersihkan gudang, loteng, dan area bawah atap secara rutin agar tidak menjadi tempat ideal bagi lebah bersarang. Area yang gelap, hangat, dan jarang tersentuh biasanya menjadi lokasi favorit lebah untuk membangun koloni.

    Gunakan Aroma Pengusir Alami

    Beberapa aroma alami seperti kayu manis, cengkeh, atau serai terbukti tidak disukai oleh lebah. Aroma-aroma tersebut efektif untuk mencegah lebah bersarang di area tertentu di sekitar rumah.

    Hubungi Ahli yang Profesional

    Jika koloni lebah sudah tumbuh besar dan sarangnya melekat kuat pada struktur rumah, hindari mencoba mengusirnya sendiri. Kondisi seperti ini sebaiknya ditangani oleh petugas atau ahli pengendalian hama agar proses pemindahan lebah berlangsung aman dan tidak merusak bangunan. Melalui artikel ABC Wildlife juga menekankan pentingnya memanggil spesialis pengangkut lebah agar koloni bisa dipindahkan dengan aman tanpa membahayakan penghuni rumah maupun lebah itu sendiri.

    Itulah tanda-tanda rumah menjadi tempat lebah membangun sarang dan tips mencegah serta mengatasinya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Dipakai Usir Tikus, Ternyata Baking Soda Tidak Seampuh yang Dikira!


    Jakarta

    Baking soda atau soda kue merupakan salah satu bahan multifungsi, bisa dipakai untuk membuat kue, menghilangkan bau di kulkas hingga jadi bahan pengusir serangga.

    Baking soda kadang-kadang juga dipakai untuk basmi tikus. Tapi apakah itu efektif?

    Menurut pemilik All-Safe Pest & Termite, Jeff Schumancher, secara umum baking soda bahan yang murah dan memang sangat membantu untuk mengendalikan hama, tapi tidak untuk tikus dan hewan pengerat lainnya.


    “Agar efektif, mereka (tikus) perlu banyak mengonsumsi baking soda, yang tidak mungkin terjadi karena tikus tidak menyukainya,” ujarnya, dikutip dari The Spruce, Rabu (26/11/2025).

    COO dan entomolog bersertifikat di Arrow Termite & Pest Conrol, Jacob Cohn, menjelaskan tikus tidak bisa mengeluarkan gas jadi kalau mereka makan baking soda dalam jumlah banyak, karbon dioksida akan menumpuk di dalam perut yang kemudian akan kembung dan membuatnya mati. Sekalipun berhasil, kata Cohn, itu adalah cara yang tidak manusiawi untuk memusnahkan tikus.

    “Tikus-tikus itu akan mengalami sakit perut yang parah dan menderita untuk sementara waktu sebelum mereka mati,” ungkapnya.

    Cara Usir Tikus dari Rumah

    Sebelum basmi tikus, Cohn menyarankan untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah. Caranya dengan mengkombinasikan bau yang kuat dari minyak esensial peppermint dan citronela atau serai wangi.

    Selain itu, coba hilangkan sumber makanan tikus, baik makanan baru atau di tempat sampah, sekaligus bersihkan rumah agar tidak banyak barang berserakan. Schumacher pun setuju untuk merapikan barang-barang agar tidak jadi tempat persembunyian tikus.

    Di luar rumah, tikus bisa bersembunyi di tumpukan daun, semak-semak, dan tumpukan kayu.

    Cara lainnya adalah dengan menutup lubang-lubang yang bisa mereka masuki dengan sabut baja dan sealant. Bagian-bagian yang bisa ditutup contohnya seperti celah bawah pintu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com