Tag: sebarkan

  • 4 Tips Cegah Kucing Liar Naik ke Atap Rumah


    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara berisik dari atap rumah? Bisa jadi ada kucing liar berkeliaran di sana. Kehadiran hewan berbulu itu terkadang bikin pemilik rumah resah.

    Kalau sudah sampai atap rumah, kucing bisa saja buang kotoran sembarangan. Lalu, sejumlah kucing dapat bertengkar di atas rumah.

    Tingkah mereka ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Belum lagi, atap atau genteng bisa rusak karena aktivitas kucing.


    Lantas, bagaimana cara mencegah kucing naik ke atap rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Inilah cara agar kucing tidak naik ke atap seperti yang dilansir dari Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing dapat naik ke atap melalui dahan pohon yang mengarah ke bagian atas rumah. Pemilik rumah bisa menghilangkan akses itu dengan memangkas dahan pohon secara teratur.

    2. Letakkan Tanaman yang Tak Disukai Kucing

    Ada sejumlah tanaman yang aromanya tidak disukai kucing. Nah, pemilik bisa meletakkan tanaman di area kucing sering naik ke atas rumah, bukan di atap rumah. Jenis tanaman yang tidak disukai kucing di antaranya lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, dan thyme.

    3. Sebarkan Kulit Jeruk

    Jeruk mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai kucing. Pemilik dapat menaruh kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah agar kucing enggan mendekat.

    4. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Manfaatkan alat penyiram otomatis yang menyala ketika ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Alat ini akan menyiram air saat mendeteksi adanya pergerakan. Dengan begitu, kucing yang hendak mendekati rumah bakal kabur disiram alat tersebut. Namun, perlu diingat jangan pernah menyiram kucing dengan air panas ya.

    Itulah cara mencegah kucing naik ke atap rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tanaman Bisa Mati Gegara Kutu Putih! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pernahkah melihat noda atau serangga putih di tanaman? Kemungkinan besar itu adalah kutu putih, serangga perusak tanaman.

    Kutu putih suka meninggalkan residu putih pada tanaman. Hama ini biasanya muncul karena ada kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak pada tanaman. Nah, kondisi itu bisa diakibatkan oleh pemberian pupuk yang terlalu banyak pada tanaman.

    Serangga putih tersebut juga tertarik dengan tanaman yang memiliki banyak sari buah karena itulah sumber makanan mereka. Contoh tanaman yang banyak sarinya seperti tanaman mangga dan jeruk.


    Penghuni rumah harus waspada kalau tanaman diserang kutu putih. Hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lebih parahnya lagi, mereka bisa mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya.

    Sayang banget kalau tanaman kesayangan rusak karena kutu putih kan. Oleh karena itu, pemiliknya harus tahu cara membasminya.

    Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, sebaiknya segera diatasi. Temukan cara membasmi kutu putih berikut ini.

    Cara Basmi Kutu Putih

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan kutu putih pada tanaman, dilansir dari Martha Stewart dan The Spruce.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Cara mudah untuk membasmi kutu putih adalah memotong bagian tanaman yang terserang. Langkah tersebut cocok buat serangan kutu putih yang tergolong berat. Dengan begitu, pemilik juga mencegah kutu putih menyebar ke bagian lain.

    2. Siram Air

    Jika serangan kutu putih masih terbilang ringan, siram saja tanaman dengan air. Pegang tanaman di bawah keran, dan alirkan air pada bagian yang terserang kutu.

    3. Semprot Larutan Minyak Nimba

    Selain itu, pemilik bisa pakai larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 teh sabun cuci piring dan larutkan ke dalam air 3,7 liter. Tempatkan cairan tersebut di dalam botol semprot.

    Selanjutnya, semprotkan cairan insektisida itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih. Lakukan langkah ini di pagi dan sore hari. Jika belum teratasi, coba ulangi penyemprotan selama 1-2 minggu.

    4. Sebarkan Serangga Predator

    Cara lain bisa dengan menyebarkan serangga predator, seperti Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Mereka dapat membasmi kutu putih, tetapi prosesnya memakan waktu cukup lama.

    5. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

    Pemilik juga bisa menyemprotkan cairan anti kutu putih selama beberapa hari. Cairan ini bisa dibuat dari bawang putih, bawang bombai, dan bubuk cabai.

    Blender bahan-bahan tersebut menjadi pasta lalu campurkan 1 liter air. Diamkan campuran tersebut selama satu jam, lalu saring dengan kain tipis. Tambahkan sabun cuci piring dan aduk hingga rata.

    Masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot. Setelah menyemprot, cairan ini bisa disimpan selama seminggu di kulkas.

    Itulah cara membasmi kutu putih di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com