Tag: sedot debu

  • 4 Bagian Rumah yang Harus Dicek Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik dalam rangka Lebaran merupakan hal yang lumrah dilakukan di Indonesia. Umumnya, pemilik rumah mudik hingga beberapa hari ke depan.

    Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor. Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai.

    Dilansir dari Apartment Therapy, ada beberapa hal yang dilakukan setelah pulang ke rumah setelah mudik Lebaran, yaitu:


    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor

    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    Bagian Rumah yang Harus Diperiksa Usai Mudik Lebaran

    1. Dapur

    Penghuni rumah harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Contohnya bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika di rumah menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, penghuni rumah bisa mulai mengecek kamar tidur. Ganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, penghuni rumah juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Penghuni rumah bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Itulah beberapa bagian rumah yang harus segera dicek usai mudik Lebaran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 3 Cara Bersihkan Karpet dengan Mudah dan Tepat


    Jakarta

    Memasang karpet di ruang tamu dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, tak hanya untuk pemilik rumah tapi juga bagi tamu yang datang. Warna dan pola karpet yang bagus juga membuat ruang tamu jadi terlihat lebih estetis.

    Namun seiring penggunaan karpet bisa jadi kotor dan berdebu. Jika tidak segera dibersihkan karpet akan terlihat dekil, bahkan membuat penghuni merasa tidak nyaman seperti muncul gatal hingga bau tak sedap.

    Untuk mengatasi hal tersebut maka karpet harus dibersihkan secara rutin. Tak harus membawanya ke laundry karena kamu dapat membersihkan karpet sendiri di rumah dengan mudah.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan karpet ruang tamu dengan mudah dan benar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Karpet dengan Tepat

    Ada sejumlah cara mudah dan tepat dalam membersihkan karpet di rumah. Dikutip dari The Spruce, Jumat (20/6/2025), berikut tips-tips membersihkan karpet dengan benar:

    1. Sedot Debu dengan Vacuum Cleaner

    Langkah yang pertama adalah dengan mengangkat seluruh kotoran dan debu di karpet memakai vacuum cleaner. Namun, jika detikers tidak punya alat tersebut masih bisa memakai sapu.

    Agar seluruh kotoran dapat terangkat maksimal, pindahkan barang-barang atau furniture yang ada di atas karpet. Lalu pilih daya hisap yang paling kuat agar semua debu dapat tersedot ke dalam vacuum cleaner.

    Saat menggunakan vacuum cleaner, pastikan kamu menyedot debu secara perlahan. Selain seluruh kotoran dapat terangkat, cara ini juga untuk menjaga bulu karpet agar tidak rusak.

    2. Bersihkan Noda Membandel

    Apabila ditemukan ada sisa-sisa noda di karpet, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menempel. Untuk membersihkan noda air dapat menggunakan tisu atau kain. Jika noda yang menempel adalah lumpur, kamu dapat membersihkannya dengan ujung kartu atau pisau tumpul.

    3. Membersihkan Karpet dengan Bahan Alami

    Jika seluruh noda dan debu telah terangkat, tahap selanjutnya adalah dengan membersihkan karpet pakai sejumlah bahan alami, yaitu:

    a. Cuka

    • Campurkan cuka dan air dingin dengan komposisi 1:3, lalu tuang ke botol semprot
    • Semprotkan cairan tersebut pada karpet hingga lembap
    • Tunggu selama 5 menit hingga cairan dapat meresap ke karpet
    • Untuk menghilangkan sisa kotoran, gosok karpet secara perlahan dengan kain microfiber
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau bisa pakai kipas angin.

    b. Garam dan Baking Soda

    • Campurkan baking soda dengan garam dengan komposisi 1:1 ke dalam wadah
    • Taburkan campuran tersebut ke karpet secara merata
    • Lalu semprot karpet dengan air hingga lembap
    • Kamu bisa menggosok karpet pakai sikat halus atau kain microfiber untuk mengangkat sisa kotoran
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau pakai kipas angin.

    c. Uap

    • Campurkan baking soda dengan garam dengan komposisi 1:1 ke dalam wadah
    • Taburkan campuran tersebut ke karpet secara merata
    • Kemudian pakai setrika uap dan pastikan karpet lembap
    • Lalu, gunakan handuk atau kain microfiber untuk menyerap sisa-sisa kotoran yang menempel
    • Setelah itu, keringkan karpet di bawah sinar matahari atau pakai kipas angin.

    Demikian tiga cara membersihkan karpet dengan mudah dan tepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Kipas Angin Dibersihkan Setiap Minggu? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Kipas angin merupakan salah satu barang di rumah yang paling cepat kotor. Apalagi jika digunakan setiap hari, debu dan kotoran yang tebal dapat menempel di bilah dan rangka kipas angin.

    Oleh sebab itu, pakar kebersihan menyarankan untuk membersihkan kipas angin secara berkala. Terutama jika kamu tinggal di tempat yang berdebu, maka kipas angin bakal lebih cepat kotor.

    Namun, perlukah membersihkan kipas angin setiap minggu? Simak penjelasan pakar kebersihan dalam artikel ini.


    Perlukah Membersihkan Kipas Angin Setiap Minggu?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, pakar kebersihan Kayla Molina mengatakan membersihkan kipas angin bisa dilakukan setiap bulan. Lebih dari itu, akan banyak debu dan kotoran yang menumpuk di kipas angin.

    Apabila cuaca sedang panas dan kamu harus menyalakan kipas angin setiap hari, Molina menyebut tidak masalah jika harus membersihkan kipas angin lebih sering, bahkan dilakukan setiap seminggu sekali.

    “Menurut saya, jika Anda punya waktu untuk membersihkan bilah kipas angin seminggu sekali selama musim panas, itu tidak akan menjadi masalah,” kata Molina.

    Menurut Molina, membersihkan kipas angin secara berkala dapat membantunya berfungsi dengan baik dan efisien. Jika debu dan kotoran sudah menumpuk maka putaran kipas angin tidak akan kencang.

    “Kadang-kadang kipas angin yang kotor dapat menyebabkan masalah pada motor, sehingga dapat menimbulkan suhu panas dan memperpendek umur kipas angin,” ucapnya.

    Tidak hanya merusak komponen motor, kipas angin yang jarang dibersihkan dapat menyebarkan debu dan kotoran ke seluruh ruangan. Hal itu bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada penghuni rumah karena menghirup debu.

    “Lebih penting lagi, pastikan kipas angin Anda tidak menyebabkan penyebaran debu dan alergen lainnya di rumah yang dapat memicu alergi, asma, dan gangguan pernapasan lainnya,” jelas Molina.

    Cara Praktis Membersihkan Kipas Angin Setiap Minggu

    Dikutip dari The Spruce, berikut cara praktis membersihkan kipas angin setiap minggu:

    1. Matikan Kipas Angin

    Langkah pertama adalah mematikan kipas angin terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mencabut colokan dari stop kontak.

    2. Bersihkan Debu di Kipas Angin

    Tidak perlu membongkar kipas angin saat membersihkannya setiap seminggu sekali. Cukup dibersihkan dengan pengering rambut guna menghempaskan debu yang menempel di bilah dan kerangka kipas angin.

    Saat menggunakan pengering rambut, atur jarak sekitar 15 cm agar bisa efektif membasmi debu dan kotoran. Jangan lupa bersihkan bagian belakang kipas angin karena rentan kotor.

    3. Sedot Debu di Kipas Angin

    Jika masih ada debu-debu yang menempel, kamu bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya. Disarankan memakai vacuum cleaner genggam atau yang berukuran kecil agar lebih praktis.

    4. Lap Kipas Angin

    Langkah terakhir, lap kipas angin menggunakan kain microfiber kering, terutama pada bagian rangka penutup dan kaki-kaki. Cara ini dilakukan agar kipas angin terlihat lebih bersih.

    Itulah alasan kipas angin perlu dibersihkan setiap minggu menurut pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com