Tag: sedot septic tank

  • Septic Tank Saya Baru Disedot Kok Sudah Penuh Lagi? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pertanyaan

    Septic tank rumah saya baru kemarin 15/03/24 disedot WC.

    Dapat satu mobil airnya. Tapi di septic tank masih tersisa setengah tangki.

    Jadi harusnya dua kali sedot sepertinya.


    Nah, sekarang 16/3/24 saya tengok dari lubang tangkinya sudah penuh lagi.

    Bisa tolong jelaskan kenapa begitu?

    Terima kasih.

    Ita, Pembaca detikProperti

    Jawaban

    Kemungkinan besar itu muka air tanahnya tinggi. Yang pertama, yang tadi pertama dia nggak kedap. Nggak kedap kalau muka air tanah tinggi, dia tidak akan masuk ke dalam. Tapi kalau bawahnya kedap, maksudnya tangki septiknya itu kan buatannya macem-macem ya. Biasanya macem-macem, bahan materialnya juga macem-macem. Jadi kalau misalnya muka air tanahnya naik, istilahnya muka air tanahnya tinggi, dia pasti pada saat sudah disedot pun, dia akan ada lagi karena air tanahnya mengisi ke dalam tangki septik.

    Yang kedua, itu bisa jadi kalau misalnya muka air tanahnya memang rendah, tangki septiknya kedap, bisa jadi pada saat hujan pengisiannya lubang tangki septik atau manhole-nya kemasukan dari air hujan. Jadi limpasan dari air hujan yang masuk melalui bisa lubang ataupun dari atas. Jadi harusnya muka manhole-nya atau lubang tangki septiknya posisinya harus lebih tinggi sedikit dari tanah sekitar. Dan dia posisinya tidak mudah air dari luar masuk ke dalam.

    Kalau kedap itu artinya ke semua sisi, jadi nggak cuma bangunan bawah, tapi ke semua dindingnya juga. Jadi tangki septik itu sudah ada SNI-nya. Di dalam SNI itu sudah ada ukuran dan desain.

    Padatan itu memang harus disedot juga. Makanya di tangki septik itu setidaknya harus ada penyedotan lumpur karena kalau tidak, lumpurnya semakin lama semakin tinggi, kalau kita bilang kedap akhirnya keluar. Lumpur yang makin lama makin tinggi, maka itu akan menjadi penuh. Kalau penuh, berarti lumpur yang tadi terbawa ke luar atau terbawa ke tempat resapan, sehingga itu harus kita sedot atau kita kuras secara berkala.

    Spesialis Sanitasi Senior

    Endro Adinugroho

    USAID IUWASH Tangguh

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Luber, Ini Waktu Ideal buat Sedot Septic Tank Sebelum Penuh



    Jakarta

    Septic tank berfungsi untuk mengelola air limbah di rumah. Meski tidak begitu nampak, septic tank tetap harus dirawat dengan menyedot kotoran secara berkala supaya tidak penuh.

    Setelah lama digunakan, kotoran akan mengendap di dasar tangki sampai penuh. Jika sampai penuh, kapasitas air kotor yang bisa ditampung berkurang hingga akhirnya luber.

    Nah, jangan sampai tunggu penuh ya. Simak penjelasan berikut ini untuk tahu kapan harus sedot tangki.


    Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners.Septic tank lid cover made of concrete. Domestic sewage concept for environmental issues, home owner problems, hygiene, or waste management for home owners. Foto: Getty Images/Jena Ardell

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menjelaskan septic tank harus disedot secara berkala menggunakan truk vakum untuk mengurangi padatan atau lumpur di dasar tangki.

    “Kalau menunggu penuh, posisinya justru malah kita nggak sadar bahwa tangki septiknya sudah mencemari. Karena air akan tetap keluar kecuali kalau misalnya ada gangguan sebelumnya atau kemudian meluber,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Selain itu, padatan yang terlalu lama dibiarkan bukan hanya memenuhi tangki tetapi bisa mengganggu mekanisme septic tank yang menggunakan resapan air. Endro menerangkan padatan atau lumpur septic tank yang menumpuk bisa terbawa ke area resapan tangki sehingga menghalangi penyerapan air.

    “Jadi itu kenapa kita memperkenalkan ada namanya layanan lumpur tinja terjadwal supaya penyedotannya itu nggak mesti menunggu kalau ada masalah,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Koordinator Nasional Layanan Sanitasi yang Berketangguhan Iklim dari USAID IUWASH Tangguh, Iman Utomo menyebut waktu yang paling baik untuk menyedot septic tank setiap 2-3 tahun. Ia pun tidak menyarankan menunggu tanda-tanda septic tank penuh, sebab tanda tersebut biasanya tidak muncul.

    Sementara, Koordinator Nasional Sanitasi Urban dari USAID IUWASH Tangguh Immanuel Ginting mengungkapkan tanda-tanda yang mungkin saja dapat timbul ketika septic tank penuh.

    “Pertama, tangki septiknya itu mulai berbau. Lalu kemudian kalau disiram itu sudah sangat sulit untuk bisa masuk kembali tinjanya. Jadi kalau di rumah disiram sekali biasanya sudah masuk, ini sudah 3-4 kali tidak masuk-masuk, itu salah satu tandanya penuh,” ujar Ginting.

    Lalu, ia menyebutkan semakin banyak penghuni rumah, maka ukuran septic tank seharusnya semakin besar. Pasalnya, semakin banyak penghuni rumah dan semakin menggunakan toilet, maka septic tank akan lebih cepat penuh. Oleh karena itu, ukuran septic tank yang tepat juga menunjang agar tangki tidak cepat penuh.

    “Makin banyak orang di rumah, maka volumenya akan semakin besar. Tapi rata-rata kalau untuk satu rumah itu biasanya (ukuran septic tank) antara 2 meter kubik sampai 3 meter kubik paling besar,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Tahu Belum Pemicu Septic Tank Meledak? Ini Biang Keroknya!



    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar kejadian septic tank meledak di rumah? Hal seperti itu biasanya terjadi saat sedang menyedot septic tank.

    Septic tank sendiri merupakan tempat penampungan air limbah. Di dalamnya terjadi proses penguraian, sehingga tak heran kalau ada unsur-unsur yang dapat menyebabkan ledakan.

    Lantas, apa pemicu ledakan pada septic tank? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pemicu Septic Tank Meledak

    Inilah penyebab septic tank bisa meledak di rumah.

    1. Gas Metana

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho menjelaskan ada unsur gas metana yang terakumulasi di dalam tangki karena tidak ada pipa hawa sebagai ventilasi. Septic tank tanpa pipa hawa seperti itu tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Adapun gas metana bersifat mudah terbakar.

    “Bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Selain itu, ledakan juga bisa terjadi di kamar mandi. Endro menjelaskan hal tersebut kemungkinan besar karena septic tank tidak mempunyai pipa hawa, sehingga gas metana keluar melalui sela-sela pipa kamar mandi. Kemudian, ledakan akhirnya terjadi saat unsur pemicu lengkap dengan ada api yang menyala di kamar mandi.

    2. Api

    Ia mengungkapkan ledakan pada septic tank yang pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh petugas yang memasukkan benda terbakar ke dalam tangki untuk membuktikan proses penyedotan sudah selesai.

    “Istilahnya mungkin menunjukkan tadinya (septic tank) ada isi, sekarang sudah berkurang isinya. Dengan caranya adalah salah, dia (petugas) mengambil koran, kemudian koran dibakar, kemudian dilempar ke dalam. Nah, itu salah,” ucapnya.

    Menurutnya, cara mengecek isi tanki bisa dengan menyalakan senter ke lubang kontrol. Lalu, bisa juga menggunakan tongkat panjang dimasukkan ke dalam manhole.

    Kemudian dalam proses penyedotan, SOP atau prosedur operasi standar tidak memperkenankan ada yang merokok di dekat lokasi sebagai bentuk kehati-hatian. Dengan begitu sebaiknya tidak menyulutkan api di dalam ataupun sekitar septic tank saat penyedotan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tunggu Meledak, Ini Waktu yang Tepat Sedot Septic Tank


    Jakarta

    Septic tank merupakan penampungan limbah domestik atau kotoran tinja yang ditemukan pada setiap bangunan agar kotoran tidak mencemari lingkungan. Sama seperti tempat sampah, septic tank bisa penuh dan isinya harus dikurangi dengan cara disedot.

    Saat ini sudah banyak jasa penyedia sedot septic tank yang bisa dipanggil ke rumah. Mereka akan datang dengan mobil besar yang dapat menyimpan kotoran tinja dan membawa ke tempat khusus pengolahan.

    Penyedotan isi septic tank bukan hanya untuk mencegah isinya meluap saat sudah penuh, melainkan untuk keselamatan orang di sekitar dan properti. Di dalam septic tank, kotoran bukan hanya disimpan melainkan terjadi penguraian kotoran yang menghasilkan gas metana. Apabila isi septic tank sudah penuh dan gas metana ini dibiarkan menumpuk dan terus terproduksi dalam jumlah yang banyak, risikonya adalah terjadi ledakan. Kotoran akan berhamburan dan mengotori properti.


    Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menyedot isi septic tank?

    Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank Basuki mengatakan terdapat dua jenis septic tank yang biasa ditemukan di rumah-rumah yakni biotank dan konvensional. Kedua jenis septic tank tersebut memiliki cara penyedotan yang berbeda, begini penjelasannya.

    1. Septic Tank Biotank

    Septic tank biotank berbentuk seperti toren air yang di dalamnya terdapat filtrasi untuk mengurai kotoran. Septic tank jenis ini perlu dikuras minimal 1 atau 2 tahun sekali agar tidak meluap.

    “Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” papar Basuki.

    2. Septic Tank Konvensional

    Berbeda dengan biotank, septic tank konvensional merupakan penampungan yang bentuknya tanah. Cara kerjanya sederhana, kotoran, tinja, atau limbah yang masuk septic tank diresapkan ke tanah. Pemiliknya tak perlu sering menguras septic karena tidak akan penuh, meski telah digunakan 10-20 tahun.

    “Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” katanya kepada detikProperti.

    Dapat disimpulkan, waktu yang tepat untuk menguras septic tank tergantung dari jenisnya. Septic tank biotank memerlukan pengurasan lebih sering dibandingkan yang konvensional.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Septic Tank Perlu Rutin Disedot, Jika Tidak Ini Akibatnya


    Jakarta

    Septic tank adalah tempat untuk menampung dan mengolah limbah rumah tangga. Tangki ini perlu disedot secara berkala agar tidak penuh.

    Basuki, Pemilik PT Argesjasa Mandiri, salah satu penyedia jasa sedot septic tank pernah menjelaskan waktu sedot septic tank tergantung pada kondisi dan jenis tangki yang digunakan. Untuk septic tank konvensional tidak perlu sering disedot. Namun, septic tank biotank dianjurkan buat dikuras 1-2 tahun sekali.

    Jika tangki lama tidak disedot sampai penuh, berikut ini risikonya.


    Risiko Septic Tank Tidak Disedot

    Inilah akibat tidak menyedot septic tank menurut ahli.

    1. Toilet Mampet

    Septic tank yang tidak disedot lama-lama bakal penuh. Hal ini membuat toilet mampet karena septic tank sudah tidak bisa menampung limbah.

    “Efek dari cepat penuh itu, nanti airnya itu jadi menggenang ke saluran pipanya. Nah biasanya, endapan di dalam septic tanknya itu akan masuk ke dalam pipanya itu sehingga ada endapan atau sampah yang mengendap di pipanya lama-lama bikin mampet juga pada akhirnya,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

    2. Filtrasi Tersumbat

    Septic tank biotank yang tidak disedot menyebabkan filtrasi tersumbat. Terkadang penghuni rumah membuang benda selain kotoran ke kloset, seperti plastik, tisu, dan puntung rokok. Nah, benda tersebut bakal menyumbat kisi-kisi filtrasi.

    “Atau kalau di septic tank model modern biasa, itu akan mengendap di bawah, di tanahnya, jadi nggak bisa meresap nantinya. Biasanya kalau banyak pembalut wanita dan sejenisnya itu di situ,” imbuhnya.

    3. Mencemari Sumber Air

    Terakhir, ada risiko sumber air tercemar kalau tidak menyedot septic tank. Apalagi kalau septic tank tidak dibangun sesuai anjuran, yakni berjarak setidaknya 10 meter dari sumber air.

    “Biasanya kalau jaraknya agak dekat, itu memang disarankan disedot. Jadi penyedotan ini juga sifatnya untuk treatment saja,” katanya.

    Itulah alasan septic tank perlu disedot secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Sedot! Ini Waktu Tepat Bersihkan Septic Tank


    Jakarta

    Septic tank adalah tangki di bawah tanah yang berfungsi mengolah limbah rumah tangga. Sisa uraian kotoran lama-lama bisa menumpuk di dalam tangki.

    Pemilik perlu memanggil jasa sedot septic tank secara berkala agar tangki tidak penuh. Jika dibiarkan, kotoran akan terus menumpuk sampai menyebabkan toilet mampet.

    “Itu karena septic tank-nya penuh. Makanya ketika disiram air, dia masuknya itu ketahan karena sudah tidak ada space di dalam septic tank-nya,” ujar Pemilik PT Argajasa Mandiri, penyedia jasa sedot septic tank, Basuki kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Untuk waktu penyedotan septic tank, ia mengatakan hal itu tergantung pada jenis septic tank yang digunakan. Jenis septic tank yang biasanya ditemui di rumah ada yang model konvensional dan biotank.

    Lalu, kapan saat yang tepat untuk sedot septic tank? Berikut ini penjelasannya.

    Kapan Septic Tank Perlu Disedot?

    Inilah waktu ideal untuk sedot septic tank berdasarkan jenisnya.

    Septic Tank Konvensional

    Pemilik tidak perlu sering menyedot septic tank konvensional. Sebab, jenis tangki ini dasarnya berupa tanah sehingga limbah yang masuk bisa meresap ke bawah.

    “Kalau bicara berapa lama perlu disedot itu tergantung dari kondisinya. Biasanya kalau di rumah-rumah yang di perkampungan atau di dataran agak tinggi yang tanahnya nggak basah itu bisa 10-20 tahun nggak akan penuh karena dia peresapan tanahnya bagus sehingga air atau kotoran yang masuk itu akan meresap terus,” jelasnya.

    Septic Tank Biotank

    Berbeda halnya dengan septic tank biotank perlu lebih sering dikuras. Jenis tangki ini berbentuk seperti toren air. Biotank sebaiknya dikuras minimal 1-2 tahun sekali supaya tangkinya tidak penuh.

    “Untuk yang septic tank model begini justru butuh perawatan, jadi dia perlu disedot misalnya 1-2 tahun sekali itu sifatnya hanya untuk treatment saja. Dia nggak disedot selama 5-10 tahun juga nggak masalah, karena dia tetap bersirkulasi terus. Tetapi tetap dianjurkan untuk disedot minimal 1-2 tahun sekali untuk treatment saja,” jelasnya.

    Pertanda Septic Tank Perlu Disedot

    Jika tak tahu kapan terakhir kali sedot septic tank, pemilik bisa mengidentifikasi ciri-ciri tangki penuh. Berikut ini pertanda saatnya sedot septic tank.

    1. Toilet Mampet

    Salah satu tanda septic tank penuh adalah toilet mampet. Jika air masih menggenang saat disiram atau flush, sebaiknya hubungi jasa sedot WC.

    “Itu karena septic tank-nya penuh. Makanya ketika disiram air, dia masuknya itu ketahan karena sudah tidak ada space di dalam septic tank-nya,” ujarnya.

    2. Toilet Bau

    Kemudian, bau tak sedap dari dalam kloset juga pertanda septic tank penuh. Bau itu muncul karena pipa udara terendam air sehingga tidak dapat mengeluarkan udara dari dalam septic tank. Namun, hal ini tidak sering terjadi karena tergantung pemasangan pipa udara.

    “Jadi karena uapnya itu biasanya masuk balik. Jadi septic tank itu kan ada pipa udara yang ke atas, biasanya kalau septic tank-nya penuh, pipanya itu biasanya terendam air sehingga hawa udara yang harusnya keluar lewat pipa itu dia akan keluarnya cari celah ke jalur pipa yang mengarah ke kloset, sehingga ruangan klosetnya biasanya timbul bau,” tuturnya.

    3. Air Septic Tank Meluap

    Selain itu, air septic tank bisa meluap keluar dari tangki kalau penuh. Hal itu terjadi kalau tutup tangki tidak ditutup dengan rapat.

    “Tapi ini jarang sih. Biasanya ini hanya kasus-kasus yang penutupannya kurang kencang atau ada pipa udaranya yang nggak di ke atasin,” tuturnya.

    Itulah informasi seputar penyedotan septic tank agar tangki tidak penuh. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com