Tag: segar

  • 7 Tanaman Hias Ini Bikin Ruangan Jadi Segar dan Wangi


    Jakarta

    Aroma segar bunga dan tanaman bisa membuat suasana rumah jadi lebih menyenangkan dan bikin betah. Karena itu, tidak salah menaruh tanaman di dalam rumah dengan pertimbangan yang tepat.

    Tanaman Hias untuk Pewangi Ruangan

    Dirangkum dari Living Etc dan Gardening Know How, berikut ini 7 tanaman hias beraroma wangi yang cocok ditanam di dalam ruangan:


    1. Lavender

    The bed with lavender flower and coffee cup in the morning, Selected focus on flower pot.Lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Yang pertama adalah lavender yang sudah cukup populer digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Tanaman ini memiliki wangi khas yang menenangkan.

    Lavender sering digunakan sebagai bahan minyak wangi, sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri lainnya. Bahkan, wangi lavender bisa membantu mengusir serangga seperti nyamuk.

    Tanaman lavender bisa tumbuh subur dalam ruangan, asal syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misal, lavender harus mendapatkan cahaya matahari 6-8 jam sehari. Karena itu, lavender sebaiknya ditaruh dekat jendela yang hangat. Lavender juga tidak perlu terlalu sering disiram.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: Freepik/freepik

    Khas dengan warna putihnya, melati termasuk tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Aroma wanginya bisa semerbak dan membuat ruangan menjadi segar ketika mekar, meski bunganya cukup kecil.

    Melati bisa ditanam di dalam ruangan karena cocok di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung. Melati juga cocok ditanam pada tanah yang tidak terlalu basah.

    3. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryRosemary. Foto: Getty Images/Sima_ha

    Selanjutnya ada tanaman rosemary tuscan yang bisa membuat ruangan lebih harum. Tak hanya wangi, rosemary termasuk tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Rosemary tuscan ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan aroma kuat, segar dan pedas. Selain dibuat teh, rosemary juga bisa digunakan untuk bahan campuran makanan.

    Jika ingin menanam rosemary, sebaiknya jangan diletakkan di dalam ruangan tertutup. Letakkan rosemary ini di jendela atau teras. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari.

    4. Oregano

    Fresh oregano plant leaves on wooden background, closeup view. Origanum vulgare also called wild marjoram is a culinary herb, used for cooking in the kitchenOregano. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan dan sering ditemukan di pasta atau masakan Mediterania dan Meksiko. Aromanya cukup tajam dan khas.

    Jika ingin mendapatkan aroma ruangan seperti masakan pasta, coba tanamlah oregano di dalam ruangan. Terutama jika kamu suka masak, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan dalam makanan.

    5. Gardenia

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia juga sering disebut dengan kacapiring. Bunganya berwarna putih dengan bentuk cantik. Tak hanya itu, aromanya juga manis, sehingga bisa menyegarkan ruangan.

    Perawatan gardenia ternyata cukup mudah. Namun, kamu harus mengganti pot secara berkala dan sering memangkasnya agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintMint. Foto: site news/iStock

    Tanaman mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh, baik di taman, di pot, atau bahkan di botol minuman bekas. Selain memiliki aroma wangi, daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan maupun minuman.

    Untuk merawatnya, pastikan tanahnya tetap lembap tetapi jangan terlalu basah. Jangan juga terlalu banyak memberi pupuk karena bisa menghilangkan rasanya.

    7. Timi

    Tanaman timi selain beraroma dan rasa yang enak, timi juga merupakan herbal yang memiliki manfaat kesehatan. Timi bisa dibuat teh yang fungsinya antara lain meredakan batuk dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Jika ingin menanam timi, sebaiknya pakailah pot tanah liat untuk mencegah tanah terlalu lembap setelah penyiraman, sebab akar timi tidak tahan dengan kondisi basah. Jika akarnya sudah keluar dari lubang, maka kamu perlu menanam ulang.

    Itulah tadi 7 tanaman hias pengharum ruangan yang bisa kamu tanam. Saat membeli, jangan lupa tanyakan cara perawatan dan kondisi optimal agar tanaman tidak cepat mati serta tumbuh subur.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Trik Menjaga Tanaman Tetap Segar Meski Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Memasuki waktu untuk pulang ke kampung halaman alias mudik dan meninggalkan rumah beberapa minggu pasti perlu banyak persiapan. Salah satunya adalah memastikan tanaman di rumah tidak ada yang layu selama penghuni rumah pergi.

    Mungkin beberapa di antara kalian akan lebih tenang jika tanaman kesukaannya tidak perlu sering disiram atau bisa mengandalkan air hujan. Hal ini akan berbeda untuk tanaman-tanaman yang memang perlu diperhatikan setiap hari.

    Untuk memastikan agar tanaman tetap segar meskipun berminggu-minggu ditinggal, dilansir Southern Living berikut beberapa triknya.


    1. Siram Tanaman Sebelum Pergi

    Pastikan sebelum meninggalkan rumah, tanaman-tanaman sudah terhidrasi. Siram setiap pot hingga tanahnya kembali basah.

    2. Letakkan Tanaman di Sumber Air

    Agar tanaman tetap bisa segar meskipun ditinggal berminggu-minggu, letakkan pot di sumber air seperti luar ruangan, kamar mandi, atau wastafel. Bisa juga kamu menyiapkan bak besar atau wadah berisi air kemudian letakkan tanaman di atasnya agar akar-akar mereka yang bekerja mengambil air di bawahnya.

    3. Pastikan Tanaman Dapat Cahaya yang Cukup

    Saat pergi mudik, biasanya listrik di rumah dipadamkan sehingga tanaman hanya mengandalkan sinar matahari yang masuk. Cahaya dapat mendukung pertumbuhan dan pertumbuhan mendorong penggunaan air pada tumbuhan.

    Sekarang, cari tempat di sekitar jendela atau teras yang lokasinya cukup menerima sinar matahari. Jika tidak memungkinkan untuk diletakkan di luar, coba pasang lampu tanaman yang cahayanya lebih lembut dan bisa menyala lama.

    4. Kelompokkan Tanaman Berdasarkan Cara Perawatannya

    Untuk mempermudah perawatan tanaman, coba kelompokkan tanaman yang cara perawatannya sama. Sebagai contoh tanaman yang harus menerima banyak air dan matahari, tanaman yang tidak menyukai tempat panas, tanaman yang tidak perlu air terlalu banyak.

    Dengan begitu, lebih mudah untuk memastikan tanaman tersebut bertahan hidup dan mengurangi risiko mati.

    5. Siapkan Hidrogel

    Saat ini ada cara agar tanaman tetap lembap yakni memakai hidrogel. Bentuknya seperti butiran bulat berisi air terbuat dari polimer kimia. Barang ini cukup disebar di tanah, nanti mereka dapat menyusut dengan sendirinya karena tanaman sudah menyerap air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana untuk Pengharum Ruangan Alami, Dijamin Wangi!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tidak hanya memperhatikan soal kebersihan, tapi seluruh ruangan harus terasa wangi dan segar. Bayangkan jika tercium aroma busuk yang menyengat hidung, tentu kamu tidak akan betah berlama-lama.

    Agar ruangan tetap wangi, banyak pemilik rumah yang menggunakan pengharum ruangan dari bahan kimia. Pengharum ini ada yang berbentuk botol semprot manual dan otomatis dengan berbagai macam aroma, seperti jeruk, lavender, vanila, dan mawar.

    Sebenarnya, detikers tidak harus membeli pengharum ruangan kimia, lho. Sebab, kamu bisa membuat pengharum ruangan alami dengan bahan sederhana.


    Ingin tahu cara membuat pengharum ruangan alami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Buat Pengharum Ruangan Alami

    Membeli pengharum ruangan yang dijual bebas di toko memang lebih praktis. Namun terkadang wanginya cepat hilang dan kalau isinya sudah habis maka perlu membelinya lagi.

    Agar lebih efektif, cobalah membuat pengharum ruangan alami di rumah dengan bahan sederhana. Dilansir situs Times of India, berikut caranya:

    1. Air Rebusan Jeruk

    Cara yang pertama adalah dengan membuat air rebusan jeruk. Air rebusan ini berisi potongan buah dan rempah, lalu dimasak sampai mendidih di atas kompor hingga mengeluarkan wangi.

    Selain menggunakan jeruk atau lemon, tambahkan juga satu tangkai rosemary, satu batang kayu manis, dan beberapa cengkeh. Setelah tercampur rata di dalam panci, tuang air secukupnya dan masak sampai mendidih.

    Ketika mendidih, uap panas dari panci akan membawa aroma segar dan wangi ke seluruh ruangan di rumah. Bahkan, aromanya akan tetap bertahan meski air sudah mulai dingin.

    2. Minyak Esensial

    Minyak esensial dapat digunakan untuk mengharumkan ruangan. Cara paling efektif adalah dengan membuat ramuan untuk semprotan minyak esensial.

    Caranya dengan mencampur air, sedikit alkohol, dan 5-6 tetes minyak esensial. Untuk minyak esensial yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

    Untuk minyak esensial lavender dan eukaliptus dapat menciptakan aroma yang menenangkan dan segar di rumah. Sementara kombinasi lemon dan rosemary bisa membuat ruangan terasa wangi dan segar.

    Setelah mencampur semua bahan ke dalam wadah, tuang ke dalam botol semprot. Pastikan kamu mengocok botol terlebih dulu sebelum menyemprotkan minyak esensial agar aromanya bisa keluar.

    3. Lavender Kering

    Untuk mengharumkan furnitur seperti lemari pakaian dan laci, kamu bisa menggunakan lavender kering. Caranya adalah dengan membuat kantong kecil yang berisi lavender kering, daun mint, kelopak bunga mawar, cengkeh, dan kayu manis. Bisa juga ditambahkan 2-3 tetes minyak esensial.

    Letakkan kantong kecil tersebut di sudut-sudut lemari pakaian atau laci. Agar wanginya tidak hilang, sebaiknya rutin mengganti kantong kecil tersebut setiap 4-5 hari sekali.

    4. Soda Kue

    Cara yang satu ini tidak membuat ruangan jadi wangi, tapi justru dapat menyerap bau tak sedap yang bikin mual. Soalnya, soda kue memang sudah digunakan sejak lama untuk menyerap bau di dalam ruangan.

    Caranya cukup dengan menuangkan soda kue hingga setengah stoples, lalu tambahkan 5-6 tetes minyak esensial. Kemudian tutup bagian atas stoples dengan kain yang dapat menyerap keringat.

    Letakkan stoples tersebut di beberapa sudut ruangan, seperti kamar mandi, ruang tamu, dekat rak sepatu, atau di dekat kotak pasir jika ada hewan peliharaan. Ganti stoples soda kue setiap dua minggu sekali agar efektif menyerap bau.

    Demikian cara membuat pengharum ruangan alami dari bahan sederhana. Tertarik membuatnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Wangi dan Segar, Ada Lavender-Melati


    Jakarta

    Agar rumah terasa wangi dan segar, penghuni bisa menggunakan cara alami yakni dengan memelihara tanaman hias. Sebab, ada sejumlah tanaman hias yang memiliki wangi semerbak.

    Selain bikin harum ruangan, wangi dari tanaman hias juga bisa memberikan efek menenangkan. Memelihara tanaman hias juga dapat mempercantik hunian sehingga tampak lebih indah dan estetis.

    Ingin tahu, apa saja tanaman hias yang memiliki aroma wangi dan segar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Punya Aroma Wangi

    Ada sejumlah tanaman hias yang memiliki aroma wangi sehingga cocok digunakan untuk pengharum ruangan alami. Dilansir situs Better Homes & Gardens dan Living Etc, berikut ini daftarnya.

    1. Melati

    Bunga melati.Foto: iStock/Photographer

    Melati merupakan salah satu tanaman yang populer dan banyak tumbuh di Indonesia. Ciri khas dari tumbuhan ini adalah memiliki bunga berwarna putih dan mengeluarkan aroma semerbak.

    Merawat melati terbilang cukup mudah karena bisa ditanam di tempat yang teduh dan minim cahaya matahari. Melati juga cocok ditanam di tanah yang tidak terlalu basah dan lembap.

    2. Rosemary

    Rosemary tuscan bisa menjadi opsi terbaik untuk mempercantik sekaligus mengharumkan ruangan. Selain itu, tumbuhan herbal ini memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

    Ciri khas dari rosemary tuscan yakni memiliki daun berwarna hijau tua dan mengeluarkan aroma kuat. Rosemary biasanya digunakan untuk teh, tapi juga bisa dicampur dengan bahan makanan.

    Agar tumbuh subur, rosemary sebaiknya diletakkan di ruang terbuka karena membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari. Penghuni juga bisa meletakkan rosemary di jendela atau teras rumah.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Tanaman hias yang satu ini sudah dikenal sejak lama dapat mengharumkan ruangan. Bahkan, wangi dari lavender dapat mengusir serangga seperti nyamuk dan lalat.

    Lavender dapat tumbuh subur di dalam ruangan, asalkan syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misalnya, lavender perlu mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam sehari. Oleh sebab itu, tanaman ini sebaiknya diletakkan di dekat jendela.

    4. Mawar

    A field of beautiful colorful roses blooming in the garden.Foto: Getty Images/Aekprachaya Ayuyuen

    Selain melati, mawar merupakan salah satu tanaman hias yang juga populer di Indonesia. Mawar memiliki aroma yang harum semerbak sehingga dapat menyegarkan ruangan.

    Cara merawat mawar cukup dengan meletakkannya di tempat yang cukup sinar matahari. Pastikan tanah yang digunakan untuk menanam mawar dalam kondisi sebagian lembap agar tumbuh dengan baik.

    5. Gardenia

    Gardenia atau kacapiring bisa menjadi opsi terbaik untuk tanaman di dalam rumah. Sebab, bunganya yang berwarna putih memiliki aroma wangi dan segar. Bunganya yang terlihat cantik juga cocok digunakan untuk hiasan rumah.

    Merawat gardenia terbilang cukup mudah, cukup dengan mengganti pot secara berkala dan sering dipangkas agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Oregano

    Oregano (Origanum vulgare) merupakan tanaman yang sering digunakan pada bumbu masak, khususnya masakan Mediterania dan Meksiko. Punya aroma cukup tajam dan khas, oregano ternyata juga bisa digunakan sebagai pewangi ruangan alami.

    Agar tumbuh subur, penghuni bisa menanam oregano di tempat yang terkena bawah sinar matahari penuh. Selalu siram oregano secara teratur tapi jangan terlalu berlebihan.

    7. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

    Tanaman mint sering digunakan untuk membuat minuman kesehatan, salah satunya infused water. Tidak hanya menyegarkan tubuh, daun mint juga memiliki aroma yang khas sehingga dapat mengharumkan ruangan.

    Menanam mint ternyata juga mudah. Pastikan tanahnya dalam kondisi lembap tetapi jangan terlalu basah. Lalu, jangan terlalu banyak memberi pupuk karena dapat menghilangkan rasa dan aromanya.

    8. Lilac

    Satu lagi tanaman hias yang memiliki aroma wangi, yaitu lilac. Tanaman yang berwarna ungu kemerahan ini memiliki aroma wangi yang segar, sehingga dapat mengharumkan ruangan secara alami.

    Lilac termasuk tanaman yang dapat hidup dalam waktu lama, asalkan dirawat secara tepat. Tanaman ini dapat tumbuh subur dengan ditanam di bawah sinar matahari penuh selama 6 jam sehari. Siram lilac secara teratur, terutama ketika kondisi tanahnya sudah sangat kering.

    Itulah delapan tanaman hias yang punya aroma wangi dan segar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com