Tag: semprot

  • 6 Langkah Mudah Bersihkan Dinding Berjamur


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan area yang dipenuhi noda hitam pada dinding rumah? Bisa jadi noda itu merupakan jamur, lho.

    Jamur bisa tumbuh pada dinding yang lembap. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi ruangan lembap karena kurang sirkulasi udara maupun dinding basah terlalu lama.

    Dinding berjamur tak hanya merusak pemandangan, tetapi bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah. Oleh karena itu, kamu perlu segera membersihkan dinding berjamur jika mengalaminya.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan dinding berjamur? Yuk, simak langkahnya berikut ini.

    6 Langkah Mudah Bersihkan Dinding Berjamur

    Inilah cara membersihkan dinding yang berjamur seperti yang dikutip dari The Spruce.

    1. Campurkan Larutan Pembersih

    Campurkan satu sendok sabun cuci piring dengan ½ cangkir pemutih klorin dan satu cangkir air hangat dalam satu botol semprotan.

    Cairan pencuci piring membantu larutan menempel lebih lama di dinding dan membunuh spora jamur.

    2. Gunakan Alat Pelindung

    Sebaiknya gunakan masker, disarankan N-95, untuk mencegah menghirup aroma dari cairan pemutih. Gunakan juga kaca mata, sarung tangan karet, dan pakaian lama untuk mengantisipasi cipratan.

    3. Tingkatkan Sirkulasi Udara

    Saat membersihkan dinding berjamur, pastikan ada ventilasi udara dengan membuka pintu dan jendela. Kamu juga bisa menyalakan kipas exhaust dan kipas ventilasi.

    4. Aplikasikan Cairan Pembersih

    Semprotkan cairan pembersih menggunakan botol semprot atau spons. Mulai aplikasikan cairan dari bawah ke atas dinding. Cara ini untuk menghentikan penyebaran spora dan noda agar tidak meninggalkan bekas pada dinding.

    5. Biarkan Dinding Mengering

    Setelah mengaplikasikan cairan pembersih, biarkan dinding mengering dengan sendirinya. Jangan lap atau bersihkan larutan pembersih.

    6. Bersihkan Sisa Noda

    Kalau dinding sudah kering, periksa area yang terdapat noda gelap. Ulangi langkah-langkah tersebut dengan larutan pembersih pemutih klorin baru jika masih ada noda.

    Pemutih klorin adalah cairan yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Namun, kalau area dinding berjamur kecil, kamu bisa menggunakan cuka putih suling atau hidrogen peroksida sebagai gantinya. Kamu juga bisa gunakan cairan khusus pembersih jamur.

    Itulah tips membersihkan dinding berjamur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Membasmi Tungau Kasur Tanpa Vacuum Cleaner



    Jakarta

    Tungau adalah salah satu serangga yang berukuran sangat kecil yang biasanya hidup dan berkembang biak di tempat tidur. Kasur yang terlihat bersih belum tentu bebas tungau yang bisa menimbulkan penyakit.

    Mengganti seprai secara rutin bisa membasmi tungau di tempat tidur. Tungau juga biasanya bisa dibasmi menggunakan vacuum cleaner yang menggunakan sinar UV.

    Namun, ada juga cara-cara lain yang bisa membasmi tungau tanpa vacuum cleaner. Apa saja?


    Sebelum membahasnya, penting untuk diketahui apa bahaya dari tungau dan bagaimana dampaknya untuk kesehatan.

    Meski ukurannya kecil, tungau bisa menggigit berbagai bagian tubuh manusia, seperti leher, wajah, tangan, perut, hingga kaki.

    Gigitan tungau bisa menimbulkan sejumlah gejala, di antaranya gatal pada area yang digigit, munculnya benjol kemerahan, serta iritasi kulit. Efek terburuknya, gigitan tungau bisa memicu gejala kesehatan, seperti scabies atau kudis, eksim, alergi kulit, asma, dan gangguan tidur.

    Cara Membersihkan Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    1. Sesuaikan suhu ruangan

    Tungau menyukai tempat lembab. Inilah mengapa penting untuk mengatur suhu ruangan agar hewan kecil ini tidak semakin nyaman dan berkembangbiak. Pastikan kamar tidur memiliki aliran udara yang baik, kamu juga bisa menggunakan dehumidifier.

    2. Gunakan cara alami

    Kamu juga bisa memanfaatkan garam sebagai solusi untuk membasmi tungau. Caranya cukup dengan menyemprotkan larutan garam ke bagian yang kira-kira dihinggapi tungau lalu tunggu beberapa saat. Alternatif lainnya bisa dengan menggunakan minyak lavender.

    3. Cuci seprai dengan air panas

    Hal yang bisa dilakukan untuk membasmi tungau adalah dengan rutin mencuci perlengkapan tidur seperti sprei dan sarung bantal guling dengan air panas. Kamu juga bisa menambahkan deterjen anti-bakteri agar tungau benar-benar mati total dan mencegah perkembangbiakannya muncul.

    4. Jemur kasur

    Sinar matahari bisa membuat tungau mati. Ini juga cara lain yang bisa kamu lakukan tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Kamu bisa menjemur kasur di bawah paparan sinar matahari agar kelembaban kasur berkurang serta membunuh tungau. Sebelumnya, pastikan cuaca tidak terlalu panas sehingga tidak akan merusak kasur.

    5. Semprot disinfektan

    Cara terakhir membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner adalah menggunakan cairan disinfektan di area kamar atau di area hewan ini bersarang. Kandungan zat kimia dalam cairan tersebut bisa efektif membunuh tungau serta mencegah serangga kecil ini muncul kembali.

    Demikianlah beberapa cara yang bisa kamu diterapkan untuk membersihkan tungau di kasur tanpa vacuum cleaner. Semoga informasinya bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Menghilangkan Semut Merah yang Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Semut merah sering kali menjadi masalah di dalam rumah. Selain menggigit kulit sehingga membuat gatal, semut merah juga bisa merusak perabotan di rumah.

    Tapi jangan khawatir, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan semut merah. Dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat, rumah bisa terbebas dari gangguan semut merah dan tetap nyaman untuk ditinggali.

    Dampak Keberadaan Semut Merah di Rumah

    Dalam salah satu publikasi e-Jurnal Universitas Negeri Gorontalo, semut merah dikenal juga dengan semut api. Dalam bahasa Inggris semut ini disebut fire ants atau bernama latin Solenopsis invicta.


    Semut api memiliki bentuk tubuh yang kecil, warna tubuhnya merah, dan mampu mengigit makhluk hidup lain. Tubuh semut merah terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, mesosoma (dada), dan metasoma (perut).

    Walaupun fisik semut merah sangat kecil, tapi mampu menggigit manusia dan dapat menyebabkan bekas gigitannya berair dan bengkak karena memiliki kantung racun yang dapat memproduksi bahan kimia yang bersifat racun seperti asam format.

    Jika dibiarkan, koloni semut merah dapat berkembang dengan cepat, membuatnya semakin sulit untuk dikendalikan. Banyak faktor yang bisa menyebabkan semut merah masuk ke dalam rumah, mulai dari sisa makanan yang terbuka, kebersihan rumah yang kurang terjaga, hingga adanya celah atau lubang kecil yang memungkinkan mereka masuk dan bersarang.

    6 Cara Ampuh Menghilangkan Semut Merah yang Bersarang di Rumah

    Dikutip dari laman Homes and Gardens dan Ant Pests, berikut beberapa metode yang bisa digunakan untuk menghilangkan semut merah dari rumah dengan mudah:

    1. Temukan Sarangnya dan Tuangkan Air Panas

    Salah satu pengobatan rumahan yang lama, yaitu menuangkan air panas ke sarang tempat mereka tinggal. Cara ini dinilai efektif sampai 60 persen.

    Namun memang jika sarangnya berada di taman atau tanah, maka akan berbahaya bagi aplikator dan akan membunuh tumbuhan di sekitarnya. Selain itu, jumlah air panas yang dibutuhkan akan sangat banyak.

    2. Guyur dengan Cairan Sabun dan Jeruk

    Salah satu metode yang saat ini sedang dievaluasi dan menunjukkan hasil yang menjanjikan adalah dengan membasmi sarang semut menggunakan campuran cairan pencuci piring dan minyak jeruk (perasan kulitnya). Air sabun juga efektif sekitar 60-70 persen untuk membasmi semut merah.

    Tapi, baik air panas atau air sabun mungkin hanya membunuh sebagian koloni atau menyebabkannya berpindah. Plus, jika kamu mencoba dua cara di atas, baiknyalakukan dengan hati-hati untuk menghindari sengatan.

    3. Menggunakan Tepung Maizena

    Salah satu cara sederhana untuk mengusir semut merah adalah dengan menaburkan tepung maizena. Selain berfungsi sebagai bahan makanan, tepung maizena juga bisa melumpuhkan semut merah sehingga mereka tidak dapat bergerak.

    Caranya cukup mudah, taburkan tepung langsung ke area yang banyak dilewati semut, lalu bersihkan sisa tepung dan semut yang sudah mati dengan sapu atau penyedot debu.

    4. Membuat Pestisida Alami dengan Minyak Mimba

    Jika ingin menggunakan metode yang lebih praktis, minyak mimba atau neem oil, bisa menjadi alternatif. Minyak ini berasal dari biji pohon mimba (Azadirachta indica) dan dikenal sebagai insektisida alami yang efektif melawan berbagai hama, termasuk semut merah.

    Cukup encerkan minyak mimba dengan air, masukkan ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke area yang sering dilewati semut. Menurut Rachel Crow, editor Homes & Gardens, minyak mimba murni tanpa campuran bahkan lebih efektif untuk membasmi semut merah.

    5. Campuran Baking Soda dan Gula

    Cara alami lainnya adalah dengan mencampurkan baking soda dan gula dengan perbandingan yang sama. Gula akan menarik perhatian semut merah, sementara baking soda akan membunuhnya setelah dikonsumsi. Letakkan campuran ini di sudut-sudut rumah yang sering dilewati semut untuk membasmi koloninya secara efektif.

    6. Menggunakan Obat Pengusir Serangga

    Jika cara alami tidak cukup ampuh, kamu bisa menggunakan obat pengusir serangga yang dijual di pasaran. Namun, penggunaan bahan kimia ini harus dilakukan dengan hati-hati, terutama jika di rumah ada anak kecil, hewan peliharaan, atau anggota keluarga dengan masalah pernapasan seperti asma. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemakaian agar tetap aman.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir semut merah dari rumah. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Lantai Dapur dari Minyak dan Lemak Setelah Lebaran



    Jakarta

    Dapur adalah salah satu ruangan yang mudah kotor, apalagi setelah masak besar buat menyiapkan acara lebaran. Cipratan minyak ketika memasak bisa bikin lantai dapur terasa lengket dan berminyak.

    Lantai seperti itu tentu bikin penghuni rumah nggak nyaman berjalan di dapur. Belum lagi penghuni rumah bisa tergelincir lantaran lantai lebih licin.

    Lalu, bagaimana cara membersihkan lantai yang lengket dan berminyak ya? Simak penjelasan dan tipsnya berikut ini.

    Penyebab Lantai Dapur Lengket Habis Lebaran

    1. Menggoreng dan Menumis Makanan

    Aktivitas memasak identik dengan menggoreng dan menumis makanan. Ternyata proses memasak seperti ini membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

    2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

    Sangat wajar kalau penghuni rumah tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

    3. Kurang Ventilasi

    Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Padahal, dengan ventilasi yang cukup, uap tersebut dapat dikeluarkan dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

    4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

    Tidak membersihkan lantai dapur secara rutin akan membuat lemak dan minyak lama-lama menumpuk. Lalu, metode yang kurang tepat juga membuat proses pembersihan kurang efektif, sehingga lantai selalu berminyak.

    Cara Bersihkan Lantai Dapur

    Kamu bisa membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak dengan cara berikut ini.

    1. Larutan Cuka Putih

    Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

    Kamu bisa menggunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, kamu bisa bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

    2. Pasta Soda Kue

    Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

    3. Larutan Sabun Cuci Piring

    Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Kamu bisa menyikat atau mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Larutan Jus Lemon

    Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

    Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

    Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, kotor, dan licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Cara Ampuh Usir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Pakai Racun!



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang bisa muncul di rumah. Kehadirannya sangat menjengkelkan. Sebab selain membawa penyakit yang berbahaya, tikus juga bisa menimbulkan kerusakan di rumah.

    Hampir semua orang tentu tidak ingin ada tikus di rumahnya. Berbagai metode mungkin bisa diterapkan untuk mengusir tikus, termasuk menggunakan jebakan ataupun racun tikus.

    Namun jika kedua cara itu tidak berhasil, cobalah 14 cara ini untuk mengusir tikus di rumah.


    1. Simpan Makanan di dalam Rumah dengan Rapi

    Tikus biasanya menggerogoti makanan yang tergeletak di atas meja. Sehingga, kamu perlu menyimpan semua makanan di tempat yang aman dan tak terjangkau oleh tikus.

    Kamu juga bisa menyimpan biji-bijian, makanan hewan peliharaan dan barang lainnya dalam wadah atau kaca logam. Jangan meninggalkan makanan hewan peliharaan dalam waktu yang lama.

    2. Gunakan Cuka Apel

    Tikus mempunyai indra penciuman yang kuat. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hewan ini dengan bahan yang memiliki bau, misalnya dengan cuka apel. Caranya adalah sebagai berikut:

    Masukan campuran cuka apel dan air ke botol semprot Sempotkan cairan ke sekeliling rumah.

    3. Larutan Cabai

    Tak hanya cuka apel, untuk membuat bau yang tak disukai tikus, kamu bisa membuat semprotan cabai yang pedas. Caranya adalah sebagai berikut:

    Campur serpihan cabai, irisan paprika habaneros, sabun cuci piring dan air
    Semprotkan cairan di mana kamu sering melihat tikus.
    Namun perlu diperhatikan, meskipun campuran ini tak beracun untuk manusia tapi bisa mengiritasi mata, hidung dan mulut. Jadi, sebisa mungkin semprot di bagian yang jauh dari jangkauan orang atau hewan peliharaan. Cara ini juga tak menghilangkan populasi tikus besar.

    4. Pelihara Kucing

    Seperti yang sudah kita ketahui, kucing adalah musuh alami tikus. Memelihara kucing menjadi cara efektif untuk mengusir tikus. Kalau kamu berada di tempat yang tidak mengizinkan adanya hewan peliharaan, kamu bisa meminjam bak kotoran kucing di pintu masuk rumah. Tikus akan pergi setelah mencium bau urin kucing.

    5. Gunakan Minyak Esensial

    Beberapa minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh bisa mengusir tikus. Caranya yaitu dengan merendam bola kapas dalam minyak esensial dan letakkan di area yang sering didatangi tikus seperti lemari. Penggunaan minyak esensial ini bisa dibarengi dengan cara lainnya agar benar-benar ampuh usir tikus

    6. Singkirkan Sarang

    Pastikan tikus tidak menemukan tempat atau sarang yang nyaman seperti kain atau selimut di plastik penyimpanan barang. Selain itu, rapikan rumah dengan membuang segala karton kertas dan plastik yang sudah tak terpakai. Bersihkan rumah dari sampah.

    7. Pasang Perangkap

    Kamu bisa memasang perangkap dan menempatkannya di area yang sering didatangi tikus. Biasanya tikus akan keluar untuk mencari makan di malam hari. Makanan yang bisa memancing tikus di antaranya adalah selai kacang dan keju.

    Setelah ditangkap, pastikan melepaskan tikus setidaknya sekitar 1,6 km dari rumah dan sebisa mungkin di area yang tak berpenghuni. Jangan sentuh tikus secara langsung untuk menghindari penyakit yang mungkin hewan ini bawa.

    8. Semprotan Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih memiliki aroma yang menyebalkan bagi tikus. Sehingga kamu bisa menggunakan larutan ini untuk mengusirnya.

    Gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Semprotkan ke tempat-tempat di mana tikus bersarang.

    9. Gunakan Bawang Bombay

    Bawang bombay bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Aromanya yang menyengat tidak disukai oleh hewan ini.

    Letakkan irisan bawang bombay di area yang biasanya menjadi sasaran tikus. Kamu dapat mengganti bawang bombay yang sudah membusuk dengan yang baru.

    10. Gunakan Lada Hitam

    Tak hanya bermanfaat di dapur, lada hitam memiliki kandungan kimia yang berbahaya untuk tikus. Kandungan kimia yang ada di lada hitam ini bisa membuat tikus iritasi dan tidak nyaman.

    Caranya yaitu, giling kasar lada hitam, kemudian sebarkan ke area sarang tikus. Selain lada hitam, kamu juga bisa menggunakan lada putih.

    11. Tutup Semua Lubang

    Mengutip Bobvila, tikus bisa masuk ke lubang-lubang kecil. Jadi, pastikan memeriksa dinding serta ventilasi rumah. Lubang atau retakan yang besar sebaiknya diperbaiki, sedangkan yang kecil bisa diisi dengan wol baja atau sabut gosok tembaga.

    12. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus berkhasiat untuk mengusir tikus karena mengandung racun yang bisa menyiksa hewan ini. Kamu dapat menyimpan kapur barus di loteng, dapur atau tempat lain di mana tikus bersarang.

    13. Bedak Bayi

    Bedak bayi bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Bubuk halus dari bedak bayi dipercaya bisa mengganggu fungsi tubuh tikus jika dikonsumsi. Bedak bayi cukup ditaburkan di tempat tikus biasa lewat dan dilakukan berulang kali.

    14. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Caranya yaitu dengan menambahkan cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang menjadi tempat tikus. Selain mengusir tikus, cairan pemutih juga bisa dijadikan disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    Itulah 14 cara mengusir tikus dari rumah yang ampuh. Semoga informasi ini bermanfaat detikers

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Pakai Pestisida, Bawang Putih Juga Bisa Usir 4 Hama Pengganggu Ini


    Jakarta

    Bumbu-bumbu dapur di rumah ternyata tidak hanya produk andalan untuk menyedapkan makanan, melainkan bisa juga melindungi kita dari hama-hama mengganggu. Salah satunya adalah bawang putih.

    Menurut The Spruce, alasan banyak hama dan binatang lainnya tidak menyukai bawang putih karena baunya. Bawang putih memiliki bau yang kuat yang menutupi bau yang menarik dari tanaman. Kandungan sulfur di dalam ekstrak bawang putih juga terbukti efektif dapat mengatasi berbagai macam serangga.

    Kira-kira serangga apa saja yang bisa diusir menggunakan bawang putih? Berikut di antaranya.


    Serangga yang Takut dengan Bau Bawang Putih

    1. Nyamuk

    Dilansir Architectural Digest India, terungkap bahwa nyamuk tidak menyukai bau menyengat dari bawang putih. Kandungan sulfur pada nyamuk juga membuat nyamuk enggan mendekat.

    Untuk membuat diri kita dan rumah bebas dari nyamuk bisa dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    2. Tikus

    Mengutip dari detikFood tikus juga tidak menyukai aroma bawang putih. Terutama tikus-tukus yang ditemui di ladang sawah. Penciuman tikus cukup kuat sehingga ketika mencium bau yang mengganggu pasti mereka akan menjauh meskipun sebelumnya menemukan sinyal sumber makanan.

    Cara memasang perangkap memakai bawang putih cukup sederhana yakni dengan mengiris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    3. Ulat Bulu

    Dalam situs Cleanipedia, bawang putih yang dicampur dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi obat yang ampuh untuk membersihkan ulat bulu dari sekitar kita. Cara membuat obat ini juga mudah, cukup dengan merendam bawang putih di dalam air sabun. Kemudian, airnya dimasukkan ke dalam botol semprotan. Arahkan semprotan ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Meskipun cicak jarang menyerang manusia, tetapi ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran cicak. Dilansir detikJabar, cicak dapat diusir menggunakan bawang putih, merah, atau bombai. Rumpun bawang ini memiliki aroma tajam yang tidak disukai oleh cicak

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya dengan membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak di Rumah! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Banyak penghuni rumah ingin membasmi kecoak. Keberadaannya dianggap mengganggu dan dapat menularkan berbagai penyakit.

    Terkadang penghuni rumah menginjak kecoak yang ada di rumah sebagai salah satu cara untuk membasminya. Padahal masih ada cara lain yang bisa dilakukan selain menginjaknya.

    Menginjak kecoak juga tidak disarankan karena justru bisa terjadi transmisi penyakit. Melansir dari Indian Express, Deepak Sharma yang bekerja di India Pest Control Company menuturkan bahwa kecoak membawa berbagai macam patogen, termasuk bakteri E. coli dan Salmonella. Menginjak kecoak justru bisa melepaskan patogen-patogen tersebut dan meningkatkan risiko kontaminasi.


    Selain itu, jika penghuni rumah menginjak kecoak justru bisa menarik serangga lainnya. Hal itu karena sisa-sisa kecoak yang diinjak bisa menjadi makanan bagi serangga lain, seperti semut, yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

    Menginjak kecoak juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan berantakan sehingga harus cepat-cepat dibersihkan.

    Cara Basmi Kecoak

    Menurut Sharma, kecoak menyukai tempat yang gelap, lembap, hangat, dan memiliki pasokan makanan. Maka dari itu, perlu memeriksa beberapa tempat seperti di belakang kulkas, di bawah wastafel, atau di sudut-sudut lainnya.

    Untuk membasminya, penghuni rumah melakukannya tanpa menggunakan semprotan serangga. Dilansir dari Homes and Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Penghuni rumah hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    4. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    5. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Penghuni rumah dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    6. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Penghuni rumah dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa Setrika, Bisa Pakai Panci!


    Jakarta

    Setrika merupakan alat elektronik yang berfungsi menghaluskan serta melicinkan pakaian. Biasanya setiap rumah ada setrika. Namun, jika sedang tidak punya waktu atau keadaan darurat seperti bepergian tanpa membawa setrika, terkadang kita bingung bagaimana cara menghaluskan pakaian.

    Namun tidak perlu khawatir jika tidak ada setrika. Dilansir dari Southern Living, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika.

    Panci

    Jika kamu sedang berpergian atau tidak ada alat setrika, maka carilah panci di dapur. Jika memungkinkan, gunakan panci yang memiliki gagang panjang. Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Sambil menunggu air mendidih, letakkan pakaian ke permukaan rata lalu lapisi handuk tipis untuk mencegah berpindahnya noda.


    Ketika air sudah mendidih, kosongkan panci lalu gunakan bagian bawah panci untuk menghaluskan pakaian. Cara ini harus dilakukan secara cepat karena panci akan cepat dingin. Perhatikan juga pakaian yang terdapat kain atau manik-manik, hindari ‘menyetrika’ bagian tersebut karena bisa meleleh.

    DIY Semprotan Penghilang Kerutan

    Selain menggunakan panci, bisa juga lho membuat cairan sebagai semprotan penghilang kerutan demi pakaian halus tanpa panas. Cairan penghilang kerutan sebetulnya sudah banyak beredar di toko-toko, tetapi juga bisa dibuat sendiri dengan cara-cara berikut ini.
    – Isi botol dengan 2 gelas air, 1 sendok teh pelembut kain cair atau kondisioner rambut, dan 1 sendok makan cuka putih.

    – Kocok botol agar bahan tercampur rata, lalu semprotkan ke pakaian yang kusut hingga sedikit lembap.

    – Regangkan, tarik, dan haluskan kain secara perlahan hingga kerutannya hilang.

    Pengering Rambut

    Pengering rambut merupakan alat pemanas lain yang bisa membantu menghaluskan kerutan dengan cepat. Caranya semprot sedikit air pada pakaian, lalu gerakkan pengering rambut ke area yang kusut. Pastikan pengering rambut tidak terlalu dekat dengan kain agar tidak melelehkan atau membakar kain. Tarik perlahan kain sambil dipanaskan untuk menghilangkan kerutan yang membandel.

    Ketel sebagai Steamer Manual

    Kamu juga bisa menggunakan ketel sebagai steamer. Caranya rebus air dalam ketel. Sambil menunggu air matang, gantung baju yang kusut di atas gantungan baju atau rak. Setelah air matang, arahkan corong ketel pada pakaian. Gunakan uap yang keluar dari corong untuk menghilangkan kerutan pada pakaian.

    Catokan Rambut

    Selain pengering rambut, catokan rambut juga bisa menghaluskan pakaian. Apalagi, alat ini khusus untuk menghaluskan bagian tertentu, seperti kerah baju. Tetap hati-hati dan hindari menyetrika ke seluruh bagian pakaian secara lama untuk mencegah kain terbakar atau hangus.

    Itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Tembok Berjamur dengan Mudah


    Jakarta

    Memiliki hunian yang bersih dan nyaman adalah impian semua orang. Namun, jika rumah jarang dibersihkan dan tak terawat maka bisa menimbulkan sejumlah masalah, salah satunya tembok berjamur.

    Tembok atau dinding bisa ditumbuhi jamur karena udara lembap. Pada umumnya, hal ini disebabkan oleh kondisi ruangan lembap akibat kurangnya sirkulasi udara atau dinding yang basah terlalu lama.

    Tak hanya merusak estetika rumah, tembok yang berjamur juga dapat mengganggu kesehatan penghuni rumah. Maka dari itu, penting untuk mengetahui dan cara mengatasi tembok berjamur.


    Lantas, apa penyebab tembok berjamur? Lalu bagaimana cara membersihkannya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Tembok Berjamur

    Dinding rumah yang ditumbuhi jamur tak bisa dianggap masalah enteng. Pemilik rumah perlu segera mengatasinya agar jamur tidak semakin menyebar ke area lain. Dilansir situs Home Building and Renovating, ada sejumlah penyebab tembok rumah berjamur, yakni di antaranya:

    1. Kondensasi

    Penyebab tembok berjamur bisa disebabkan karena kondensasi. Kondisi ini dapat terjadi saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam dinding bagian dalam yang dingin.

    Ketika suhu udara mendadak berubah dingin secara cepat, maka terjadi embun yang lama kelamaan berubah menjadi air. Lalu, lapisan dalam dinding akan menjadi lembap seiring waktu.

    2. Dinding Retak

    Jamur juga bisa tumbuh ketika dinding rumah mengalami keretakan. Seiring waktu, dinding rumah bisa mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Ternyata, kondisi tersebut menyebabkan kelembapan dapat masuk ke dalam dinding lewat celah-celah retakan. Air yang masuk ke dalam dinding tak bisa keluar lagi, sehingga mengakibatkan bercak lembap pada dinding bagian dalam.

    3. Ada Masalah di Bagian Pipa Air

    Penyebab berikutnya karena muncul masalah pada bagian pipa air. Meski air yang menetes dalam jumlah kecil, tapi hal ini dapat menimbulkan masalah besar jika tak segera diperbaiki, salah satunya tembok rumah menjadi lembap dan berjamur.

    Sebab, tetesan air yang keluar dari pipa bocor dan mengenai tembok bisa menyebabkan kelembapan yang sangat tinggi di area tembok tersebut.

    Cara Mengatasi Tembok Berjamur

    Ada sejumlah cara mudah untuk mengatasi tembok rumah yang berjamur. Dilansir laman The Spruce, berikut sejumlah caranya:

    1. Mencampur Larutan Pembersih Jamur

    Jamur di dinding tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, sehingga harus menggunakan campuran larutan pembersih seperti cairan klorin dan sabun cuci piring.

    Klorin adalah produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Opsi lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di tembok tidak terlalu banyak.

    Takaran untuk membersihkan jamur di tembok yang tidak begitu luas, yakni dengan mencampur satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

    Cairan pencuci piring dapat membantu larutan agar melekat lebih lama pada dinding untuk membasmi spora jamur. Perlu diingat, gunakan sarung tangan saat menuangkan larutan dan membersihkan tembok yang berjamur.

    2. Cuka Putih

    Cuka putih bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi jamur di dinding. Sebab, cuka putih mengandung asam yang bisa merusak struktur jamur.

    Cara pakainya juga mudah, cukup semprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu bersihkan dengan kain microfiber atau spons. Setelah itu, biarkan area dinding sampai mengering.

    Jika ditemukan noda gelap yang tersisa, kamu perlu membersihkannya lagi dengan tambahan pembersih noda khusus dinding.

    3. Larutan Pembersih

    Cara berikutnya adalah dengan menggunakan larutan pembersih. Kamu bisa menyemprotkan ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah, lalu perlahan naik ke atas. Cara ini dilakukan untuk mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Selain itu, permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Apabila jamur berada di dinding yang mendekati langit-langit, kamu bisa memakai tangga untuk membersihkannya.

    4. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Ketika membersihkan jamur di tembok, pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka. Hal ini agar udara yang masuk dapat mempercepat proses pengeringan sekaligus mencegah kelembapan pada dinding rumah.

    Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, kamu bisa menyalakan kipas angin.

    5. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Tembok yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Kemudian baru bisa melihat hasilnya apakah sudah bebas dari jamur atau masih terdapat sisa noda yang menempel.

    Jika ditemukan masih ada noda, ulangi langkah-langkah di atas dengan memakai larutan pembersih pemutih yang baru.

    Bahaya Jamur yang Muncul di Dinding Rumah

    Beberapa orang masih menganggap enteng jamur yang muncul di dinding rumah. Padahal, kondisi itu dapat membahayakan kesehatan para penghuni rumah.

    Mengutip BBC, munculnya jamur hitam (black mold) ternyata telah menyebabkan banyak kasus kematian. Sebab, jamur jenis ini dapat menyebarkan spora ke udara. Jika terhirup oleh manusia berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti batuk, alergi, sesak napas, bersin, hingga mata merah.

    Penghuni rumah yang paling rentan terpapar spora dari black mold adalah bayi dan anak-anak. Selain karena saluran pernapasan yang masih kecil, sistem kekebalan tubuhnya juga belum sekuat orang dewasa.

    Menurut laporan The National Health Service (NHS) Inggris pada 2021, tercatat sudah menghabiskan sekitar 1,4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 31 triliun setiap tahunnya untuk membantu mengobati penyakit yang disebabkan karena tinggal di perumahan dingin atau lembap.

    Tips Agar Jamur Tidak Muncul di Tembok Rumah

    Mengutip Cleveland Clinic, sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini agar jamur tidak muncul di dinding rumah. Kamu bisa melakukan sejumlah tips di bawah ini untuk mengantisipasi timbulnya jamur, yaitu:

    1. Jaga tingkat kelembapan di dalam rumah antara 30-50%
    2. Segera perbaiki kebocoran pada pipa air, dinding, atau atap rumah
    3. Singkirkan karpet, tekstil, atau benda penyerap lainnya yang sudah tidak digunakan. Barang-barang tersebut mudah menyerap air
    4. Gunakan filter udara berkualitas tinggi pada ventilasi dan pendingin udara.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi tembok rumah yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Bahan Kimia, Begini Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga pengganggu yang kerap ditemukan di dalam maupun di luar rumah. Serangga satu ini sangat mengganggu karena gigitannya yang bikin gatal, apalagi saat sedang di taman.

    Untuk mengusir nyamuk, tentu senjata andalan kebanyakan orang adalah menyemprotkan obat nyamuk. Namun, semprotan ini mengandung berbagai bahan kimia yang bisa mengganggu tumbuhan dan kehidupan di taman.

    Nah, ada beberapa cara mengusir nyamuk dengan cara alami. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah

    Inilah beberapa cara mengusir nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Ada banyak tanaman yang dibenci nyamuk yang bisa ditanam di taman. Tanaman seperti lavender, allium, geranium abadi, ageratum, marigold, dan catmint berbunga bisa mengusir nyamuk.

    Selain itu, menanam bawang putih atau daun kucai di kebun sayur juga dapat membantu mengusir nyamuk.

    2. Semprotan Alami

    Semprotan pengusir nyamuk bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah menggunakan minyak esensial. Untuk membuat semprotan ini, hanya membutuhkan botol semprot kaca, air, dan bermacam-macam minyak esensial.

    Minyak esensial terbaik untuk semprotan nyamuk alami ini antara lain serai, geranium, kemangi manis, serai, kayu cedar, lavender, peppermint, dan kayu putih.

    3. Perangkap Nyamuk

    Cara lain membasmi nyamuk adalah menggunakan perangkap sederhana untuk menarik nyamuk yang sudah ada di taman. Beberapa bahan yang digunakan dalam perangkap nyamuk meliputi ragi, gula, cuka, soda kue, dan es kering.

    4. Hilangkan Genangan Air

    Genangan air adalah tempat nyamuk berkembang biak. Genangan ini bisa muncul setelah hujan deras di ember dan pot bunga. Jaga area berkebun tetap rapi untuk menghindari masalah genangan air.

    5. Pangkas Tanaman Liar

    Memangkas tanaman secara umum dapat membantu mengurangi populasi serangga termasuk nyamuk. Semakin banyak tanaman yang tumbuh di halaman, semakin banyak permukaan yang dapat dimakan, ditumbuhi, dan dihinggapi nyamuk.

    Itulah cara mengusir nyamuk secara alami di taman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com