Tag: semprotan

  • Kok Ada Kaki Seribu di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Hewan ini bisa ditemukan di halaman maupun di dalam rumah.

    Keberadaannya sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi manusia. Tapi, ada saja penghuni rumah yang mencari cara untuk mengusirnya.

    Lantas, kenapa bisa ada kaki seribu di rumah?


    Dilansir dari The Spruce, hewan tersebut menyukai suasana yang lembap dan biasanya ditemukan di halaman rumah. Tapi bisa saja masuk ke dalam rumah karena suasana di luar sudah panas dan kering.

    Mereka bisa masuk ke dalam melalui celah atau retakan pada fondasi atau jendela. Saat sudah di dalam rumah, kaki seribu sering kali bersembunyi di celah retakan.

    Walau demikian, menurut CEO LawnStarter Ryan Farley menyarankan untuk tidak membuang kaki seribu. Hal itu karena hewan tersebut bermanfaat bagi tanaman karena bisa menjadi dekomposer yang menguntungkan kebun rumah.

    “Di rumah, Anda cukup menangkapnya dan memindahkannya ke luar. Jika Anda melihat banyak kaki seribu di dalam ruangan, mungkin perlu memangkas tanaman yang menyentuh rumah atau memindahkan kayu atau tumpukan daun yang mungkin menumpuk terlalu dekat dengan dinding,” ujarnya, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (6/11/2025).

    Cara Mengatasi Kaki Seribu

    Nah, ada beberapa cara lainnya untuk mengatasi kaki seribu di rumah. Berikut ini informasinya dilansir dari Australia Plus ABC dan Homes & Gardens.

    Bersihkan Sumber Makanan

    Kaki seribu tertarik pada area lembap dan penuh daun busuk. Jadi, singkirkan tumpukan daun atau sampah organik di sekitar rumah agar mereka tidak betah dan mencari tempat lain.

    Usir Pakai Sapu, Bukan Diinjak

    Jika menemukan kaki seribu di dalam rumah, sebaiknya sapu keluar daripada diinjak. Menginjaknya justru bisa menimbulkan bau menyengat yang bertahan lama.

    Buat Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Caranya adalah dengan menggunakan bawang putih atau cuka yang dicampurkan dengan air ke dalam botol. Wangi yang menyengat itu bisa mengusir kaki seribu dan hama lainnya seperti nyamuk.

    Untuk mengusir kaki seribu dengan bawang putih, haluskan dua siung bawang dengan satu sendok makan minyak sayur. Biarkan semalaman dan saring. Lalu tambahkan satu sendok teh sabun cair dan empat cangkir air untuk mengisi botor semprotan.

    Untuk mengusir kaki seribu pakai cuka, campurkan satu cup cuka putih dengan tiga cup air. Tambahkan setengah sendok teh sabun cuci piring ke dalamnya. Selanjutnya, semprotkan cairan ke area yang sering ditemukan kaki seribu.

    Gunakan Semprotan Kimia

    Dilansir dari Australia Plus ABC, pengendali hama dari Australia Selatan, Michael Cutting, menjelaskan, hambatan kimia dan fisik bisa membantu mengatasi serangan kaki seribu dengan mudah. Gunakan semprotan pembasmi serangga di area yang sering dilewati kaki seribu. Selain itu, pastikan semua celah atau retakan kecil di dinding dan lantai tertutup rapat agar hewan ini tidak bisa masuk.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kaki seribu di rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman Hias yang Cantik Bisa Cepat Mati Gegara 5 Hal Ini


    Jakarta

    Menanam tanaman hias dapat mempercantik hunian dan menciptakan kesan asri di rumah. Asalkan tanaman tersebut dirawat secara rutin agar bisa tumbuh subur.

    Sayangnya, tidak semua orang paham bagaimana cara merawat tanaman dengan tepat. Seiring waktu, tanaman bisa layu dan akhirnya mati karena salah dalam merawatnya.

    Ingin tahu penyebab tanaman hias yang cantik bisa layu dan mati? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Tanaman Hias Bisa Cepat Mati

    Sejumlah ahli tanaman membeberkan beberapa hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu dan akhirnya mati. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

    1. Minim Cahaya

    Ada beberapa tanaman hias yang membutuhkan banyak cahaya matahari agar bisa tumbuh subur. Jika tumbuhan diletakkan di area yang sempit dan gelap, maka tak heran bisa cepat layu dan mati.

    “Memindahkan tanaman ke tempat yang mendapatkan lebih banyak cahaya alami di siang hari akan sangat membantu proses pertumbuhan,” kata ahli hortikultura Justin Hancock.

    Jika rumah kurang mendapatkan sinar matahari, Justin menyarankan untuk menggunakan lampu LED agar tanaman bisa memperoleh banyak cahaya setiap hari.

    2. Terlalu Banyak Air

    Tidak ada salahnya menyiram tanaman secara berkala. Namun kalau terlalu banyak disiram justru membuat tanaman cepat layu. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apakah tanaman di rumah perlu disiram rutin atau sesekali saja.

    “Setiap seminggu sekali, coba masukkan jari Anda ke dalam tanah dan cek kelembapannya. Kebanyakan tanaman membutuhkan setidaknya separuh bagian atas tanah untuk benar-benar kering saat setelah disiram,” ujar pakar tanaman Jarrod Bouchie.

    3. Terlalu Banyak Diberi Pupuk

    Terlalu banyak memberikan pupuk pada tanaman ternyata juga tidak baik. Seiring waktu, tanaman bisa layu dengan tanda-tanda awal seperti daun berwarna kuning kecokelatan dan batang layu.

    Ada beberapa tanaman hias yang perlu diberi pupuk setiap sebulan sekali. Lalu, ada juga tumbuhan yang perlu diberi pupuk 2-4 kali dalam setahun. Jadi, penting untuk mencari tahu penggunaan pupuk untuk tanaman hias di rumah.

    4. Serangan Hama

    Penyebab berikutnya karena tanaman hias di rumah diserang hama. Untuk mengatasinya bisa menggunakan cairan pestisida yang dijual bebas di pasaran.

    Kalau khawatir efek samping dari bahan kimia, detikers bisa menggunakan pestisida dari sejumlah bahan alami, seperti semprotan bawang putih, tembakau, dan cabai.

    5. Terpapar Suhu Ekstrem

    Tanaman hias bisa cepat mati karena faktor cuaca ekstrem, seperti suhu panas atau tingkat kelembapan tinggi. Maka dari itu, pilih tanaman hias yang sesuai dengan suhu di wilayah tempat tinggal. Jika suhu udara cenderung panas, maka sebaiknya pilih tanaman hias yang bisa tumbuh tanpa perlu disiram secara berkala.

    Demikian lima hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Hantu! Ini Alasan Kenapa Suka Ada Suara Misterius di Rumah


    Jakarta

    Pernah dengar bunyi-bunyi di sekitar rumah? Terkadang ada suara yang muncul dari perabotan dan bangunan rumah.

    Tenang saja, suara itu bukan karena alasan horor ya. Bunyi tersebut pastinya ada penyebabnya, misalnya terjadi kerusakan.

    Jika merasa terganggu dengan bunyi-bunyi di rumah, pemilik perlu mencari sumber masalahnya. Dengan begitu, pemilik akan tahu cara mengatasinya.


    Penyebab Bunyi Mengganggu di Rumah

    Penyebab kemunculan bunyi mengganggu di sekitar rumah, dikutip dari family handyman, Rabu (12/11/2025).

    1. Kulkas Berisik

    Suara bising yang muncul dari kulkas bisa disebabkan oleh kompresor, motor kipas kondensor, atau motor kipas evaporator. Solusi terbaik untuk mengatasi suara kompresor yang terlalu berisik adalah membeli kulkas baru. Berbeda dengan motor kipas, pemilik bisa menggantinya dengan yang baru.

    2. Siulan Angin

    Jika mendengar suara siulan, bisa saja itu hanya embusan dari angin kencang di luar rumah. Kemungkinan jendela tidak tertutup rapat atau ada celah sehingga menimbulkan suara tersebut. Pastikan jendela rapat memastikan jendela tertutup rapat biar enggak muncul bunyi.

    3. Pintu Berderit

    Bunyi pintu berderit sangat mengganggu, apalagi kalau seseorang sedang beristirahat di rumah. Suara itu karena gesekan pada engsel, apalagi kalau ada karat.

    Atasi pintu berderit dengan menyemprotkan pelumas atau semprotan silikon. Jika masih berisik, copot pin engsel dan gosok karat atau korosinya. Lalu, lapisi pin dengan pelumas sebelum memasangnya kembali.

    4. Letupan Water Heater

    Suara letupan atau gemericik di water heater menandakan penumpukan sedimen yang berlebihan di dalam tangki. Suaranya muncul dari gelembung uap. Jika sudah seperti ini, tangki water heater perlu dibersihkan.

    5. Getaran Pintu

    Kalau mendengar getaran dari pintu, itu tandanya ada banyak celah pada pintu. Untuk memperbaiki pintu, coba kurangi atau hilangkan celah tersebut. Salah satu caranya bisa dengan mengisi celah pintu dengan semacam bumper tipis.

    Itulah beberapa biang kerok bunyi aneh dan mengganggu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com