Tag: semprotan

  • Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini Saat Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar ruangan tetap bersih dan rapi. Nah, saat membersihkan rumah ini ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan.

    Sebab, kebiasaan-kebiasaan tersebut terkadang membuat kegiatan bersih-bersih kurang maksimal atau bahkan bisa merusak barang. Apa saja kebiasaan itu?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah.


    1. Tidak Melakukan Deep Cleaning

    Membersihkan rumah secara menyeluruh atau deep cleaning perlu dilakukan. Sebab, biasanya rumah hanya dibersihkan pada bagian permukaan yang terlihat kotor sementara bagian belakang furniture kerap terabaikan.

    2. Menyemprot Pembersih Langsung ke Permukaan

    Saat membersihkan permukaan perabotan, sebaiknya tidak menyemprotkannya secara langsung. Akan lebih baik jika pembersih disemprotkan ke lap atau sponge terlebih dahulu untuk mencegah penggunaan berlebihan mengurangi terhirupnya cairan semprotan.

    3. Tidak Membersihkan Alat Bersih-bersih

    Alat bersih-bersih juga perlu dibersihkan lho detikers. Hal itu karena peralatan tersebut sering digunakan untuk membersihkan kotoran dan diletakkan di tempat yang terbuka di rumah.

    Menurut Presiden dan Co-CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, tidak membersihkan alat bersih-bersih bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jangan lupa untuk menaruh kembali di tempatnya setelah alat-alat itu digunakan.

    4. Tidak Memberi Waktu Cairan Pembersih Bekerja

    Biasanya saat membersihkan noda, penghuni rumah ingin cepat-cepat selesai. Padahal, kesabaran adalah kunci dalam membersihkan noda membandel.

    Saat membersih noda, diamkan produk pembersih selama beberapa saat dan biarkan bahan kimianya bekerja.

    “Anda juga harus membiarkan disinfektan selama waktu kontak yang disarankan sebelum mengelapnya. Ini memastikan disinfektan membunuh kuman dan bakteri secara efektif,” tutur Sokolowski.

    5. Pakai Pembersih Tertentu pada Permukaan yang Tidak Direkomendasikan

    Ambil contoh pembersih kaca. Kebanyakan pembersih kaca mengandung amonia atau cuka untuk menghilangkan noda seperti air sadah dan noda.

    Menggunakan pembersih kaca untuk permukaan selain kaca, seperti granit, kayu, maupun logam tidak direkomendasikan bahkan bisa menyebabkan kerusakan. Tak hanya itu, warna pada permukaan dengan material tersebut juga bisa berubah seiring waktu.

    Hal yang sama berlaku untuk pembersih toilet, yang dibuat untuk mengatasi noda membandel dan kuman yang hanya ada di mangkuk toilet. Pembersih ini sering kali mengandung asam klorida atau pemutih yang dapat merusak lapisan permukaan, mengubah warna material, atau menyebabkan berbagai bentuk kerusakan jika digunakan pada barang-barang lainnya.

    Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak di Rumah! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Banyak penghuni rumah ingin membasmi kecoak. Keberadaannya dianggap mengganggu dan dapat menularkan berbagai penyakit.

    Terkadang penghuni rumah menginjak kecoak yang ada di rumah sebagai salah satu cara untuk membasminya. Padahal masih ada cara lain yang bisa dilakukan selain menginjaknya.

    Menginjak kecoak juga tidak disarankan karena justru bisa terjadi transmisi penyakit. Melansir dari Indian Express, Deepak Sharma yang bekerja di India Pest Control Company menuturkan bahwa kecoak membawa berbagai macam patogen, termasuk bakteri E. coli dan Salmonella. Menginjak kecoak justru bisa melepaskan patogen-patogen tersebut dan meningkatkan risiko kontaminasi.


    Selain itu, jika penghuni rumah menginjak kecoak justru bisa menarik serangga lainnya. Hal itu karena sisa-sisa kecoak yang diinjak bisa menjadi makanan bagi serangga lain, seperti semut, yang berpotensi menimbulkan kerumunan baru.

    Menginjak kecoak juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan berantakan sehingga harus cepat-cepat dibersihkan.

    Cara Basmi Kecoak

    Menurut Sharma, kecoak menyukai tempat yang gelap, lembap, hangat, dan memiliki pasokan makanan. Maka dari itu, perlu memeriksa beberapa tempat seperti di belakang kulkas, di bawah wastafel, atau di sudut-sudut lainnya.

    Untuk membasminya, penghuni rumah melakukannya tanpa menggunakan semprotan serangga. Dilansir dari Homes and Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Penghuni rumah hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    4. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    5. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Penghuni rumah dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    6. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Penghuni rumah dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Bahan Alami yang Ampuh Basmi Gulma di Pekarangan Rumah


    Jakarta

    Keberadaan gulma atau semacam tumbuhan liar bisa mengganggu keindahan pekarangan rumah. Tak hanya itu, adanya gulma juga bisa merusak pertumbuhan tanaman yang ada di halaman rumah.

    Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasmi gulma. Nah, untuk membasminya bisa menggunakan bahan alami yang bisa ditemukan di rumah lho.

    Apa saja bahan yang diperlukan dan cara membasmi gulma? Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.


    Pakai Air Panas

    Salah satu cara yang mudah untuk membasmi gulma adalah menggunakan air panas. Cara ini sangat simple, efektif, dan bebas bahan kimia.

    Untuk membasmi gulma di area yang retak, seperti di jalan rumah, tuangkan sepanci air panas ke gulma. Tuangkan secara perlahan untuk menghindari cipratan air panas. Karena opsi ini tidak permanen, ulangi proses ini saat gulma tumbuh kembali hingga area tersebut bebas dan bersih.

    Pakai Lemon

    freshly squeezed lemon juice in small bowlIlustrasi perasan jeruk lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

    Untuk membasmi gulma memakai perasan jeruk lemon cukup mudah. Caranya, isi botol spray dengan perasan lemon asli dan semprotkan pada gulma. Larutan ini akan mengering dan membunuh gulma dalam waktu 1-2 hari.

    Agar hasilnya maksimal, penghuni rumah bisa menambahkan cuka asam ke dalam larutan.

    Pakai Koran

    Ilustrasi koranIlustrasi koran Foto: Getty Images/iStockphoto/Fedor Kozyr

    Kalau pekarangan rumah terdapat gulma, bisa gunakan alat penyiang gulam untuk membasminya. Selanjutnya, letakkan koran di atas tanah atau permukaan.

    Koran bisa menghalangi pertumbuhan gulma dan pembentukan benih baru dengan menghalangi sinar matahari dan udara. Selanjutnya tutup dengan mulsa agar gulma tidak tumbuh. Nantinya, koran juga akan hancur dengan sendirinya jadi tidak perlu dibersihkan.

    Pakai Campuran Cuka dan Boraks

    Penghuni rumah juga bisa menggunakan campuran cuka dan boraks untuk membasmi gulma. Caranya, campurkan 3,7 liter cuka, 1 cup boraks atau garam, dan 1 sendok makan sabun cuci piring ke dalam semprotan.

    Apabila area yang ditumbuhi gulma kecil, atur nosel semprotan ke aliran. Kalau area yang ditumbuhi gulma besar, atur nosel menjadi semprotan. Selanjutnya, semprotkan larutan itu dengan hati-hati karena larutan itu tidak bisa membedakan antara gulma dengan tanaman.

    Metode ini paling cocok dilakukan pada hari yang cerah karena cuka asam akan membakar tanaman dan garam akan membuatnya layu saat matahari terbenam. Sementara itu, sabun cuci piring akan membantu larutan menempel pada gulma.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi gulma dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa Setrika, Bisa Pakai Panci!


    Jakarta

    Setrika merupakan alat elektronik yang berfungsi menghaluskan serta melicinkan pakaian. Biasanya setiap rumah ada setrika. Namun, jika sedang tidak punya waktu atau keadaan darurat seperti bepergian tanpa membawa setrika, terkadang kita bingung bagaimana cara menghaluskan pakaian.

    Namun tidak perlu khawatir jika tidak ada setrika. Dilansir dari Southern Living, berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika.

    Panci

    Jika kamu sedang berpergian atau tidak ada alat setrika, maka carilah panci di dapur. Jika memungkinkan, gunakan panci yang memiliki gagang panjang. Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Sambil menunggu air mendidih, letakkan pakaian ke permukaan rata lalu lapisi handuk tipis untuk mencegah berpindahnya noda.


    Ketika air sudah mendidih, kosongkan panci lalu gunakan bagian bawah panci untuk menghaluskan pakaian. Cara ini harus dilakukan secara cepat karena panci akan cepat dingin. Perhatikan juga pakaian yang terdapat kain atau manik-manik, hindari ‘menyetrika’ bagian tersebut karena bisa meleleh.

    DIY Semprotan Penghilang Kerutan

    Selain menggunakan panci, bisa juga lho membuat cairan sebagai semprotan penghilang kerutan demi pakaian halus tanpa panas. Cairan penghilang kerutan sebetulnya sudah banyak beredar di toko-toko, tetapi juga bisa dibuat sendiri dengan cara-cara berikut ini.
    – Isi botol dengan 2 gelas air, 1 sendok teh pelembut kain cair atau kondisioner rambut, dan 1 sendok makan cuka putih.

    – Kocok botol agar bahan tercampur rata, lalu semprotkan ke pakaian yang kusut hingga sedikit lembap.

    – Regangkan, tarik, dan haluskan kain secara perlahan hingga kerutannya hilang.

    Pengering Rambut

    Pengering rambut merupakan alat pemanas lain yang bisa membantu menghaluskan kerutan dengan cepat. Caranya semprot sedikit air pada pakaian, lalu gerakkan pengering rambut ke area yang kusut. Pastikan pengering rambut tidak terlalu dekat dengan kain agar tidak melelehkan atau membakar kain. Tarik perlahan kain sambil dipanaskan untuk menghilangkan kerutan yang membandel.

    Ketel sebagai Steamer Manual

    Kamu juga bisa menggunakan ketel sebagai steamer. Caranya rebus air dalam ketel. Sambil menunggu air matang, gantung baju yang kusut di atas gantungan baju atau rak. Setelah air matang, arahkan corong ketel pada pakaian. Gunakan uap yang keluar dari corong untuk menghilangkan kerutan pada pakaian.

    Catokan Rambut

    Selain pengering rambut, catokan rambut juga bisa menghaluskan pakaian. Apalagi, alat ini khusus untuk menghaluskan bagian tertentu, seperti kerah baju. Tetap hati-hati dan hindari menyetrika ke seluruh bagian pakaian secara lama untuk mencegah kain terbakar atau hangus.

    Itu dia 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghaluskan pakaian tanpa setrika. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Pakai Bahan Kimia, Begini Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga pengganggu yang kerap ditemukan di dalam maupun di luar rumah. Serangga satu ini sangat mengganggu karena gigitannya yang bikin gatal, apalagi saat sedang di taman.

    Untuk mengusir nyamuk, tentu senjata andalan kebanyakan orang adalah menyemprotkan obat nyamuk. Namun, semprotan ini mengandung berbagai bahan kimia yang bisa mengganggu tumbuhan dan kehidupan di taman.

    Nah, ada beberapa cara mengusir nyamuk dengan cara alami. Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Alami Usir Nyamuk di Taman Rumah

    Inilah beberapa cara mengusir nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Ada banyak tanaman yang dibenci nyamuk yang bisa ditanam di taman. Tanaman seperti lavender, allium, geranium abadi, ageratum, marigold, dan catmint berbunga bisa mengusir nyamuk.

    Selain itu, menanam bawang putih atau daun kucai di kebun sayur juga dapat membantu mengusir nyamuk.

    2. Semprotan Alami

    Semprotan pengusir nyamuk bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah menggunakan minyak esensial. Untuk membuat semprotan ini, hanya membutuhkan botol semprot kaca, air, dan bermacam-macam minyak esensial.

    Minyak esensial terbaik untuk semprotan nyamuk alami ini antara lain serai, geranium, kemangi manis, serai, kayu cedar, lavender, peppermint, dan kayu putih.

    3. Perangkap Nyamuk

    Cara lain membasmi nyamuk adalah menggunakan perangkap sederhana untuk menarik nyamuk yang sudah ada di taman. Beberapa bahan yang digunakan dalam perangkap nyamuk meliputi ragi, gula, cuka, soda kue, dan es kering.

    4. Hilangkan Genangan Air

    Genangan air adalah tempat nyamuk berkembang biak. Genangan ini bisa muncul setelah hujan deras di ember dan pot bunga. Jaga area berkebun tetap rapi untuk menghindari masalah genangan air.

    5. Pangkas Tanaman Liar

    Memangkas tanaman secara umum dapat membantu mengurangi populasi serangga termasuk nyamuk. Semakin banyak tanaman yang tumbuh di halaman, semakin banyak permukaan yang dapat dimakan, ditumbuhi, dan dihinggapi nyamuk.

    Itulah cara mengusir nyamuk secara alami di taman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jurus Jitu Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah, Auto Nggak Betah


    Jakarta

    Kucing adalah hewan berbulu menggemaskan yang sering dipelihara di rumah. Namun, berbeda hal dengan kucing liar yang terkadang bikin geram karena suka masuk halaman rumah dan buang kotoran.

    Meski sudah sering diusir, kucing liar terkadang kembali lagi. Kalau menemukan kondisi seperti ini, diperlukan langkah strategis buat mencegah kucing masuk halaman rumah.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan buat menghalau kucing liar? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    Inilah cara mencegah kucing liar masuk ke halaman rumah, dikutip dari The Spruce.

    1. Hilangkan Sumber Makanan

    Kucing liar akan tinggal di daerah yang ada banyak sumber makanan. Hindari memberi makan kucing agar mereka tidak merasa betah. Kemudian, tutup tempat sampah dengan rapat supaya nggak jadi tempat kucing mencari makan.

    2. Hilangkan Tempat Berlindung

    Tutup lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu. Langkah ini guna menghindari adanya tempat tinggal bagi kucing liar.

    3. Beri Tekstur pada Permukaan Tanah

    Kucing suka berjalan di halaman rumah. Coba tabur kerikil, pecahan kulit telur, atau lapisan kawat ayam agar kucing liar merasa tidak nyaman berjalan di sana.

    4. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Taburkan bahan pengusir kucing liar di kebun. Misalnya menaruh kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan semprotan berbahan jeruk. Ingatlah untuk menaruh kembali pengusir kucing tersebut setelah hujan lebat.

    5. Buat Pagar Anti Kucing

    Halangi kucing masuk ke area rumah dengan mengamankan pagar. Pagar anti-kucing meliputi pemasangan jaring anti-kucing yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar, sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Jika kucing melompati pagar di satu area, coba taruh kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Letakkan kaleng di area yang diinginkan agar ketika jatuh, kucing yang melompat ke pagar ketakutan.

    Pilihan lainnya adalah menggunakan bel atau lonceng angin yang sensitif. Benda ini akan mengeluarkan suara saat kucing menimbulkan getaran.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Alami yang Ampuh Bersihkan Noda Membandel di Kompor


    Jakarta

    Setelah memasak pasti ada sisa-sisa makanan atau cairan yang mengering dan menempel di kompor. Belum lagi jika minyak berceceran di kompor dan sekitarnya, pasti dapur terasa lengket dan licin bukan?

    Satu-satunya cara untuk mengatasi noda sisa masakan tersebut adalah dengan membersihkannya. Itu adalah tugas wajib setelah selesai memasak. Sebab, apabila noda tersebut dibiarkan hingga dingin akan lebih sulit untuk dibersihkan. Air dan kain bersih tidak cukup untuk menghilangkan lengket dan licin pada kompor dan sekitarnya.

    Perlu ditambahkan bahan lainnya yang ampuh mengangkat noda, terutama yang membandel pada kompor. Dilansir Homes and Gardens, berikut beberapa bahan pembersih alami yang dapat membersihkan noda membandel pada kompor.


    1. Air Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon yang dicampur ke dalam air sudah dikenal sebagai senjata ampuh untuk membersihkan noda membandel. Hal ini dikarenakan dalam lemon terdapat kandungan bahan pembersih alami dengan tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya.

    Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon. Caranya dengan meneteskan dua tetes minyak esensial lemon ke kapas. Lalu, letakkan di tempat di mana ditemukan bau tak sedap. Apabila muncul dari kulkas, letakkan di belakang kulkas agar baunya dapat terserap.

    Selain oil lemon, kulit lemon juga bisa menghilangkan bau tak sedap pada tempat sampah. Caranya cukup membuang beberapa kulit lemon ke dalam tempat sampah.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena asamnya dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue biasa dipakai untuk membuat kue, tetapi kegunaannya juga bisa untuk membersihkan noda membandel, jamur, dan noda. Caranya dengan campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di meja dapur, wastafel, dan kompor. Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya. Bau tak sedap juga bisa diatasi dengan soda kue.

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Cuka putih merupakan pembersih alami yang ampuh karena keasamannya yang membantu melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara untuk membuat bahan pembersih dari larutan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Kemudian, diamkan selama beberapa menit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau-Bauan Ini Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah, Yuk Coba!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang sering ada di rumah. Keberadaannya merugikan manusia sebab nyamuk dapat menggigit dan mengisap darah dari kulit manusia. Efeknya kulit akan terasa gatal, memerah, dan timbul bentol. Bila tidak dibasmi, nyamuk dapat memberikan risiko yang lebih besar yaitu penyakit malaria.

    Besarnya bahaya akibat gigitan nyamuk membuat kita harus sadar untuk mengusir nyamuk dari rumah. Berbagai cara bisa dilakukan, misalnya membersihkan rumah, membuang genangan air, memasang kelambu, hingga menyemprotkan obat nyamuk. Namun, selain hal tersebut, kita juga bisa melakukan beberapa cara alami untuk mengusir nyamuk.

    Melansir dari situs The Spruce, ternyata nyamuk tidak suka terhadap bau-bau tertentu. Nah, untuk mendapatkan bau atau aroma ini dapat kamu temukan pada bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut selengkapnya.


    Serai

    Serai merupakan bahan alami yang sudah populer sebagai bahan pengusir nyamuk. Sebab, nyamuk tidak menyukai aroma herbal yang datang dari serai dan akan menjauhinya jika bau serai berhembus di udara. Kamu bisa letakkan lilin beraroma serai di luar ruangan atau di meja yang strategis untuk mengusir nyamuk.

    Bunga Mawar

    Selain itu, nyamuk juga membenci aroma segar dan herbal dari bunga mawar. Kamu bisa menanam mawar di dalam pot dan meletakkannya di sekitar rumah.

    Lemon

    Nyamuk juga tidak menyukai aroma jeruk yang menyegarkan, apapun jenis jeruknya mau itu lemon atau jeruk bali.

    Kopi

    Kopi yang baru diseduh dan beraroma kuat itu ternyata tidak disukai nyamuk lho. Mereka akan menjauh saat mencium bau kopi. Kamu bisa menyebarkan bubuk kopi di sekitar rumah seperti di halaman.

    Bunga Lavender

    Ingat lotion nyamuk yang sering kamu pakai biasanya ada yang memiliki aroma lavender? Nah, memang lavender menjadi salah satu aroma yang tidak disukai nyamuk. Lavender suka digunakan oleh para tukang kebun untuk mengusir nyamuk. Kamu bisa menanam lavender di teras menggunakan vas agar lebih cantik.

    Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa mengusir nyamuk karena punya aroma yang menyengat. Caranya potong bawang putih menjadi beberapa siung lalu letakkan di sekitar luar halaman rumah.

    Kayu Putih

    Selain menenangkan dan segar, aroma kayu putih juga bisa mengusir nyamuk karena nyamuk tidak menyukainya. Kamu bisa tanam pohon kayu putih, lilin kayu putih, atau produk semprotan yang beraroma kayu putih.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk sehingga bisa mengusir nyamuk dengan mudah. Silakan dicoba, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Mengusir Cicak dari Rumah dengan Bahan Sederhana



    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di sekitar rumah. Hewan ini memang tidak mengganggu, tapi bagi sebagian orang merasa risih dengan hadirnya cicak. Apalagi kotorannya bisa mengenai perabot rumah.

    Nah jika kamu salah satu yang merasa terganggu dengan hadirnya cicak di rumah, cobain cara berikut ini.

    Dikutip dari situs Livspace, berikut ini cara ampuh mengusir cicak dari rumah:


    1. Bubuk kopi

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi. Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, kamu dapat mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Kamu juga dapat menaburkan bubuknya saja.

    2. Aneka bawang

    Selain bubuk kopi, hal lain yang dibenci cicak adalah bawang-bawangan yang menyengat. Simpanlah beberapa siung bawang putih mentah atau irisan bawang merah di berbagai sudut rumah.

    Seiring berjalannya waktu, bau dari bawang akan membuat cicak menjauh. Jika kamu tidak ingin menggunakan potongan bawang, kamu juga dapat menggunakan air bawang dan menyemprotkannya di sekitar rumah.

    3. Kapur barus

    Kapur barus adalah cara yang baik untuk membasmi cicak di dalam rumah. Namun, kapur barus hanya boleh digunakan oleh rumah yang tidak memiliki hewan peliharaan atau bayi karena dapat membahayakan kesehatan mereka.

    Cicak tidak tahan dengan bau yang menyengat dari kapur barus. Oleh karena itu, mereka akan menghindarinya. Usir cicak dengan meletakkan kapur barus di lemari dapur, rak penyimpanan, dan di bawah wastafel.

    4. Atur suhu ruangan

    Cicak merupakan hewan yang tidak mampu mengatur suhu tubuh sesuai dengan lingkungan. Oleh karena itu, mereka sering mencari ruangan yang memiliki suhu yang hangat. Suhu ruangan yang dingin dapat menghindari cicak masuk ke dalam rumah. Kamu dapat mengatur AC dan menurunkan suhu rumah menjadi 22 derajat celcius.

    5. Lada dan cabai

    Salah satu cara untuk mengusir adalah menggunakan lada dan cabai. Kamu dapat mencampurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area yang sering didatangi oleh cicak. Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, kamu dapat menggantung cabai kering.

    6. Cangkang telur

    Kamu dapat menggunakan cangkang telur untuk mengusir cicak dari rumah. Caranya yaitu bersihkan cangkang telur dan taruh di tempat yang sering didatangi cicak, terutama di dekat pintu atau jendela. Kamu perlu membuang cangkang telur keesokan harinya untuk menjaga kebersihan.

    7. Obat nyamuk

    Semprotan pengusir nyamuk kimiawi dapat membasmi cicak dan nyamuk. Selain itu, jumlah cicak di rumah akan berkurang secara alami ketika kamu membasmi nyamuk atau serangga lain di rumah. Hal ini karena cicak datang untuk mencari makanan. Jika kamu memotong sumber makanan mereka, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal.

    8. Air dingin

    Kamu dapat memilih cara ini jika kamu tidak ingin menggunakan alternatif bau yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti yang kita ketahui, cicak menyukai tempat yang lebih hangat. Jika kamu menyiramkan air dingin atau air es pada mereka, maka mereka menjadi tidak bisa bergerak.

    9. Memasang jaring jendela

    Memasang jaring jendela adalah solusi jangka panjang yang praktis. Dengan jaring, kamu tidak perlu menutup jendela sepanjang waktu dan membiarkan semua cahaya alami masuk. Kamu dapat memilih jaring yang berwarna putih agar rumah lebih terang.

    10. Menjaga kebersihan

    Cicak dan jenis hama lainnya bersembunyi di dalam rumah untuk mencari makanan. Jadi, disarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat terbuka. Simpan semua makanan dalam wadah yang tertutup. Apabila kamu memiliki sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi, pastikan untuk membuangnya.

    Membersihkan rumah secara rutin adalah cara ampuh utama yang dapat kamu melakukan untuk mengusir cicak. Dengan menjaga rumah tetap bersih, hewan pengganggu lain juga akan berkurang. Jadi, jangan malas bersih-bersih ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba, Dijamin Hilang



    Jakarta

    Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Hal ini sebab atap rumah sulit dijangkau karena tinggi dan tak jarang sarang tersebut adanya di sudut-sudut yang gelap.

    Namun, walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

    Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, pada Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


    Gunakan Penyedot Debu

    Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

    Buat Semprotan Pembersih

    Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

    Desinfeksi Pakai Pemutih

    Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

    Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

    Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com