Tag: semprotan

  • Atap Rumah Penuh Sarang Laba-Laba? Begini Cara Bersihkannya Tanpa Ribet



    Jakarta

    Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Atap rumah yang sulit dijangkau menjadi alasannya.

    Walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

    Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


    Gunakan Penyedot Debu

    Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

    Buat Semprotan Pembersih

    Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

    Desinfeksi Pakai Pemutih

    Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

    Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

    Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Cicak di Rumah? Ini Penyebab, Tempat Sembunyi, dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Cicak sering kali ditemukan merayap di dalam rumah. Sekilas reptil kecil ini memang tidak berbahaya, sehingga penghuni rumah tak perlu panik dan mencari profesional buat mengusirnya.

    Akan tetapi, cicak sebenarnya membawa parasit dan bakteri seperti salmonela dalam urin dan kotorannya. Kalau tak sengaja konsumsi makanan yang tercemar kotoran cicak, penghuni rumah bisa mengalami kram perut hebat, diare, demam, dan muntah.

    Oleh karena itu, sebaiknya menjaga rumah bebas cicak. Ada banyak alasan sering ada cicak di rumah. Kalau dibiarkan, jumlah cicak bisa terus bertambah, lho.


    Lantas, mengapa rumah bisa sampai banyak cicak ya? Di mana tempat persembunyiannya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari PestClinic.

    Penyebab Banyak Cicak di Rumah

    Inilah beberapa alasan ada banyak cicak di rumah.

    1. Lingkungan Lembap

    Tinggal di negara dengan iklim hangat dan lembab, berarti rumah rentan dihinggapi cicak. Reptil ini juga menyukai air yang tergenang, seperti kolam taman, pipa bocor, dan sumber air lainnya.

    2. Ada Buah-buahan

    Membiarkan buah-buahan terbuka di dapur akan menarik perhatian reptil kecil ini. Sebab, buah-buahan merupakan salah satu sumber makanannya.

    3. Ada Retakan dan Lubang

    Cicak suka menyelinap ke retakan atau celah-celah kecil seperti ambang jendela, dinding, dan pintu. Celah seperti ini menjadi titik akses cicak ke dalam rumah.

    4. Rumah Kotor

    Rumah yang kotor dengan tumpahan dan remah-remah makanan menarik bagi cicak karena bisa jadi sumber makanan mereka. Lalu, tumpukkan barang juga dapat dijadikan tempat persembunyian bagi cicak.

    5. Ada Serangga

    Serangga merupakan sumber makanan utama cicak. Jika banyak serangga seperti semut dan nyamuk berkeliaran, jangan heran kalau ada banyak cicak di rumah.

    Tempat Persembunyian Cicak

    Kalau mau mengatasi hama ini, penting untuk tahu tempat persembunyiannya. Berikut beberapa tempat persembunyian cicak.

    • Di bawah tumpukkan barang tak terpakai, termasuk kertas, majalah, dan koran.
    • Di belakang bingkai atau barang yang digantung pada tembok.
    • Lemari, laci, lemari pakaian, dan kabinet yang jarang dibuka.
    • Di belakang furnitur untuk bertelur dan bersembunyi dari predator.

    Bahan-bahan Pengusir Cicak

    Untuk mengusir cicak di rumah, penghuni rumah bisa menggunakan bahan-bahan berikut ini.

    • Bubuk Merica: Cicak dikatakan alergi terhadap merica. Semprotkan larutan merica di sekitar area yang terdapat kadal.
    • Kulit Telur: Bau kulit telur yang menyengat dapat membuat cicak merasa terganggu. Kulit telur juga memberi kesan ada makhluk besar di dekatnya.
    • Bawang merah dan bawang putih: Bawang ini memiliki aroma kuat yang tidak dapat ditoleransi oleh cicak. Campur bubuk bawang merah atau bawang putih dan gunakan larutan tersebut sebagai
    • semprotan untuk mengusir cicak.
    • Kapur Barus: Letakkan kapur barus di lemari, laci, atau di mana pun yang sering didatangi cicak.

    Itulah penyebab ada cicak di rumah beserta tempat persembunyian dan cara usirnya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Pada umumnya, nyamuk dapat dibasmi dengan menggunakan semprotan pembasmi serangga. Namun, ada cara alami untuk mengusir nyamuk dari rumah, yakni dengan tanaman hias.

    Memang, penggunaan semprotan pembasmi serangga dapat efektif membunuh nyamuk. Namun sayang, zat-zat yang terkandung di dalam semprotan itu dapat membahayakan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Apabila khawatir dengan risikonya, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Jadi, fungsi tanaman hias tak hanya sekadar mempercantik atau menambah kesejukan ruangan saja.


    Salah satu tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk di rumah adalah lavender. Selain itu, masih ada lagi sejumlah tanaman hias lainnya yang dapat mengusir nyamuk. Apa saja? Berikut pembahasannya.

    Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk

    Dikutip dari The Spruce dan Garden Design, berikut sejumlah tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk:

    1. Serai

    Tanaman hias yang pertama ada serai. Tumbuhan ini mengandung sitral dan geranial, yakni bahan aktif yang disebut ampuh mengusir nyamuk. Selain itu, aroma serai yang harum ternyata membuat nyamuk ogah untuk mendekat.

    Serai termasuk tanaman yang mudah tumbuh, terutama di tanah yang subur dan terkena sinar matahari.

    2. Rosemary

    Rosemary jadi salah satu tanaman hias yang direkomendasikan untuk mengusir nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga dapat mengusir berbagai jenis hama lainnya seperti ngengat.

    Rosemary dapat tumbuh di iklim yang hangat dan kering. Jika ditata di luar rumah, rosemary dapat dipangkas menjadi berbagai bentuk dan ukuran serta bisa menjadi pembatas taman yang bagus.

    3. Basil

    Basil mengeluarkan aroma menyengat yang ternyata ampuh mengusir hama dan nyamuk. Tanaman herbal ini menyukai hidup di wilayah yang lembap, membutuhkan drainase yang baik, dan senang jika terkena sinar matahari.

    4. Lavender

    Tanaman yang satu ini sudah terkenal akan manfaatnya untuk mengusir nyamuk. Meski aromanya semerbak dan bikin menenangkan, tetapi tidak bagi para hama dan nyamuk yang sama sekali tidak menyukai lavender.

    Kandungan minyak esensial pada lavender jadi salah satu sebab nyamuk tidak menyukainya. Bahkan aroma dari lavender dapat menghalangi kemampuan nyamuk dalam mencium bau.

    5. Marigold

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah marigold. Bunga dari tanaman ini diyakini dapat mengusir nyamuk dan sejumlah jenis serangga lainnya, seperti kutu daun, thrips, lalat putih, hingga kumbang.

    6. Geranium

    Geranium bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengusir nyamuk di rumah. Sebab, tanaman hias ini mengandung zat kimia geraniol dan citronellol yang membuat nyamuk enggan untuk mendekat.

    Ekstrak geranium yang dioleskan ke kulit disebut ampuh melindungi tubuh dari gigitan nyamuk hingga delapan jam.

    7. Mint

    Tanaman min dari berbagai varietas bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Meski mudah dirawat, tapi tanaman ini dapat tumbuh menjalar dengan cepat. Jadi, perlu perawatan secara rutin agar tanaman mint tidak menjalar ke area lain.

    8. Catnip

    Catnip merupakan tanaman yang masuk dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dinilai ampuh untuk mengusir nyamuk karena mengandung nepetalactone.

    9. Eucalyptus

    Tanaman hias selanjutnya ada eucalyptus yang punya aroma menyengat dan tajam. Wanginya seperti aroma hutan yang khas dengan sedikit ada rasa mint, jeruk, dan madu. Aroma tersebut mungkin dapat menenangkan tubuh, tetapi sangat tidak disukai nyamuk.

    10. Sage

    Sage merupakan tanaman herbal aromatik yang memiliki aroma kuat. Selain digunakan sebagai salah satu obat tradisional, sage juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Sage bisa diolah sebagai semprotan pembasmi serangga alami. Caranya adalah dengan mengeringkan beberapa lembar daun sage, lalu tambahkan air secukupnya. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan kocok terlebih dahulu sebelum disemprot.

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin-Wastafel Kamar Mandi


    Jakarta

    Noda pasta gigi bisa saja ditemukan di beberapa bagian kamar mandi, seperti cermin, keran, hingga wastafel. Adanya noda tersebut tentu bisa membuat kamar mandi terlihat kotor.

    Walau demikian, penghuni rumah tak perlu khawatir karena ada cara untuk menghilangkan noda tersebut. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin

    Gunakan Pembersih Kaca

    Jika biasanya membersihkan cermin dengan menyemprotkan pembersih kaca ke lap terlebih dahulu, kini bisa langsung semprotkan langsung ke cermin. Hal itu bisa membantu melarutkan dan merenggangkan pasta gigi kering yang menempel pada permukaan. Diamkan semprotan kaca tidak lebih dari 30 detik karena bisa meninggalkan noda dan goresan.


    Bersihkan dengan Karet Pembersih

    Setelah didiamkan, gunakan karet pembersih untuk menghilangkan sisa pembersih kaca dan pasta gigi. Mulai bersihkan dari bagian atas ke bawah.

    Bersihkan dengan Lap

    Selanjutnya, bersihkan dengan lap mikrofiber agar semakin kinclong.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Wastafel dan Keran

    Pilih Pembersih yang Tepat

    Biasanya, bisa gunakan sabun seperti sabun cuci piring untuk membersihkan noda pasta gigi. Namun, perhatikan petunjuk pabrik untuk mengidentifikasi bahan pembersih dan alat uang direkomendasikan agar lebih aman.

    Bersihkan Wastafel dan Keran

    Saat ingin membersihkan wastafel, isi wastafel dengan air panas dan beri setetes atau dua tetes sabun cuci piring. Selanjutnya, celupkan lap ke dalam campuran tersebut dan bersihkan wastafel serta keran dengan lap tersebut. Biarkan wastafel dan keran basah selama beberapa menit agar noda lebih mudah dibersihkan.

    Setelah itu, cuci lap dengan air bersih dan lap bagian wastafel serta keran yang masih terdapat sisa sabun. Jika masih ada noda pasta gigi, ulangi proses pembersihan dan gosok permukaan dengan tekanan yang kuat.

    Bersihkan dan Keringkan

    Jika sudah selesai, buang air sabun di dalam wastafel dan bersihkan wastafel dengan lap dan air bersih. Setelah itu, keringkan wastafel dan keran dengan lap kering.

    Itulah cara membersihkan noda pasta gigi pada cermin dan wastafel. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Serai Bisa Jadi Pembasmi Serangga Alami di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Serai atau sereh merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia. Serai biasanya digunakan sebagai bumbu masak atau diolah menjadi minuman berkhasiat. Namun, serai juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membasmi hama di rumah.

    Serai (Cymbopogon citratus), dikenal sebagai tanaman yang mengandung banyak khasiat seperti membantu menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan kekebalan tubuh. Serai juga mengeluarkan aroma segar seperti lemon dengan sedikit rasa manis.

    Selain menyegarkan, wangi khas dari serai ternyata ampuh membasmi hama dan serangga. Dikutip dari National Library of Medicine, sejumlah penelitian mengungkapkan jika serai dinilai ampuh untuk mengusir serangga dan hama di rumah. Hal ini berkat kandungan citronella pada serai yang dapat mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga lainnya.


    Lalu, aroma khas yang keluar dari serai dapat menghalangi bau karbon dioksida dan asam laktat yang keluar dari tubuh manusia. Alhasil, wangi tersebut bikin nyamuk enggan mendekat dan menggigit manusia.

    Serai bisa jadi solusi alternatif bagi kamu untuk mengusir serangga atau hama di rumah. Penggunaan serai diklaim lebih aman daripada menggunakan semprotan pembasmi serangga yang mengandung zat berbahaya bagi manusia.

    Lantas, bagaimana cara mengolah serai untuk membasmi serangga di rumah? Simak penjelasannya di bawah ini.

    Cara Olah Serai untuk Membasmi Serangga

    Ada sejumlah cara mengolah serai sebagai bahan alami untuk membasmi serangga. Dilansir situs Sinar Mas Land, berikut beberapa caranya:

    1. Membakar Serai

    Tips yang pertama adalah dengan membakar serai. Cara ini dianggap ampuh mengusir nyamuk serta mencegah serangga lainnya memasuki rumah.

    Untuk cara mengolahnya juga mudah, cukup ambil satu batang serai lalu dibakar. Setelah itu, letakkan serai di ruangan yang cukup banyak nyamuk, seperti kamar tidur atau ruang tamu. Taruh serai di sudut-sudut ruangan, kolong kasur, dan area lainnya.

    2. Menanam Serai

    Menanam serai dapat menjadi solusi terbaik untuk mencegah nyamuk dan serangga masuk ke dalam rumah. Tanam serai di perkarangan rumah atau ditempatkan dalam pot agar bisa ditaruh di dalam rumah. Pastikan kamu merawat serai dengan rutin agar tumbuh subur.

    3. Dijadikan Minyak Esensial

    Serai juga bisa diolah menjadi minyak esensial untuk mencegah nyamuk dan serangga menggigit manusia. Kamu bisa membeli minyak serai di toko-toko dengan harga bervariatif tergantung dari ukurannya.

    Jika ingin membuat minyak esensial sendiri, berikut langkah-langkahnya:

    • Siapkan minyak kelapa dan daun serai yang telah dipotong kecil-kecil
    • Campurkan kedua bahan tersebut ke dalam panci, lalu panaskan dengan api kecil
    • Tunggu sekitar 1 jam, lalu matikan kompor dan biarkan minyak tersebut hingga mencapai suhu ruang
    • Ketika suhu minyak sudah dianggap aman, kamu bisa mengoleskan ke kulit.

    Ingat, jangan langsung mengoleskan minyak serai ke seluruh kulit. Cobalah ke beberapa titik terlebih dulu dan lihat apakah menimbulkan efek samping atau tidak. Jika kulit sensitif maka sebaiknya setop penggunaan minyak serai.

    4. Lilin Aromaterapi dari Serai

    Cara berikutnya adalah dengan mengolah serai menjadi lilin aromaterapi. Selain memberikan efek menenangkan dan segar, aroma yang keluar dari lilin dapat mencegah nyamuk datang ke rumah.

    Untuk membuat lilin aromaterapi dari serai, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan bahan mulai dari serpihan lilin (parafin), wadah lilin, dan sumbu
    • Pastikan kamu sudah memiliki minyak serai karena digunakan untuk campuran lilin aromaterapi
    • Jika semua bahan sudah siap, lelehkan serpihan lilin dengan api
    • Tambahkan 30-40 tetes minyak serai ke dalamnya
    • Tuangkan lelehan lilin ke wadah yang sudah disiapkan, lalu letakkan sumbu di atasnya.

    5. Minyak Serai untuk Diffuser

    Jika membuat lilin aromaterapi ternyata merepotkan, kamu bisa menuangkan minyak serai di diffuser. Sebagai informasi, diffuser adalah alat yang dapat mengubah minyak menjadi uap, lalu menyebarkannya ke seluruh ruangan.

    Menuangkan minyak serai ke dalam diffuser dapat mengusir nyamuk dan serangga karena uap yang keluar akan menyebar ke seluruh ruangan. Untuk takarannya, kamu bisa mencampurkan 4-5 tetes minyak serai ke dalam diffuser yang sudah diisi air.

    6. Memotong Serai jadi Beberapa Bagian

    Cara yang terakhir adalah dengan memotong serai menjadi beberapa bagian, lalu tempatkan di dalam wadah. Setelah itu, taruh serai di ruangan atau sudut-sudut rumah yang banyak nyamuk atau kerap dilalui serangga. Meski terkesan sederhana, tapi cara ini cukup ampuh untuk mencegah nyamuk dan berbagai jenis serangga.

    Itulah enam cara mengolah serai yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin dengan Mudah


    Jakarta

    Lantai kamar mandi yang licin tentu bikin tidak nyaman. Selain itu, lantai licin juga berbahaya karena seseorang bisa terpeleset dan berisiko mengalami cedera hingga luka-luka.

    Penyebab umum lantai kamar mandi licin karena jarang dibersihkan. Seperti kita tahu, lantai kamar mandi selalu basah terkena air dan sisa-sisa sabun yang menempel. Seiring penggunaan, alhasil ubin kamar mandi jadi licin.

    Sebagai bentuk antisipasi, ada sejumlah tips mengatasi lantai licin di kamar mandi dengan mudah. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai kamar mandi yang licin. Dikutip dari catatan situs Enviro Master, Rabu (15/5/2025) berikut sejumlah tipsnya:

    1. Pakai Semprotan Anti Slip

    Tips yang pertama adalah menggunakan larutan atau semprotan anti slip ke lantai. Cara ini dapat mengubah lantai yang licin jadi lebih kasar sehingga mencegah terpeleset.

    Semprotan anti slip ini dapat digunakan pada ubin keramik, ubin porselen, dan ubin yang terbuat dari batu. Tenang saja, penggunaan semprotan anti slip ini tak akan merusak atau mengubah motif ubin kamar mandi.

    2. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Kamu bisa mencegah lantai licin sejak awal dengan memasang ubin khusus di kamar mandi. Permukaan ubin dibuat secara agar bertekstur dan kasar, berbeda dengan lantai pada ruang tamu atau kamar tidur yang halus.

    3. Membersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

    Meski sudah menggunakan ubin khusus, bukan berarti kamar mandi tidak dibersihkan secara rutin. Sebab, kamar mandi dapat kotor dan licin karena digunakan terus-menerus.

    Selain itu, cara ini juga dapat mencegah timbulnya lumut atau kotoran yang menempel di ubin atau dinding kamar mandi. Pastikan kamu membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali.

    4. Pakai Alas Tambahan

    Tips berikutnya adalah memakai stiker anti slip atau alas tambahan anti slip. Alas ini dapat diletakkan di atas lantai yang cenderung licin. Cara ini diklaim sebagai solusi murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

    Stiker atau alas anti slip bisa dipasang dan dilepas dengan mudah. Beberapa produk bahkan ada yang dapat dicuci kembali agar tetap higienis.

    5. Pilih Pembersih Khusus Kamar Mandi

    Membersihkan kamar mandi tak bisa pakai bahan-bahan sembarangan. Sebaiknya, pilih pembersih khusus kamar mandi yang telah mengandung zat khusus agar bisa mengangkat kerak dan membersihkan kotoran membandel.

    6. Jaga Lantai Tetap Kering

    Tips yang terakhir adalah menjaga lantai kamar mandi tetap kering. Caranya adalah dengan memasang kipas atau exhaust fan di kamar mandi untuk mencegah kelembapan sekaligus bikin lantai kamar mandi cepat mengering.

    Selain itu, kamu juga bisa mengelap kloset atau pancuran air dengan kain microfiber. Cara ini dapat melindungi peralatan tersebut dari noda dan jamur yang menempel.

    Itulah enam cara mengatasi lantai kamar mandi yang licin dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Ampuh Basmi Ulat Bulu Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Adanya ulat bulu di rumah bisa bikin penghuni bergidik ngeri dan bisa membuat badan gatal-gatal jika menyentuhnya. Maka dari itu, tak ayal banyak penghuni rumah yang ingin membasminya dan mencegahnya masuk ke dalam.

    Selain itu, keberadaannya di taman rumah juga bisa menghabiskan banyak dedaunan. Tentunya penghuni rumah nggak mau dong tamannya jadi rusak?

    Nah, berikut ini cara membasmi ulat bulu masuk rumah dilansir dari The Spruce.


    Pakai Semprotan Cabai

    Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan semprotan cabai untuk membasmi ulat bulu. Caranya, bisa dengan haluskan cabai habanero sebanyak 1/2 cup, dua cup air, enam siung bawang putih, satu sendok makan minyak sayur, dan satu sendok teh sabun cuci piring ke dalam blender.

    Setelah itu, tuang campuran ke dalam toples kaca dan tutup rapat. Letakkan di bawah sinar matahari langsung selama dua hari. Selanjutnya, saring campuran tersebut ke dalam botol semprot dan semprotkan yang banyak pada ulat bulu.

    Semprotan Cuka

    Membasmi ulat bulu dengan campuran cuka dengan air juga bisa lho. Caranya campurkan dua sendok makan cuka dan sekitar 3,7 liter air dan semprotkan ke ulat bulu.

    Semprotan Minyak

    Untuk membuat semprotan minyak, bisa dengan mencampurkan dua sendok makan minyak sayur, satu sendok makan sabun cuci piring, dan dua cup air hangat. Tuangkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu. Ingat, jangan disemprotkan ke tanaman seperti anggrek, labu, atau tanaman dengan daun berbulu.

    Itulah beberapa cara membasmi ulat bulu pakai bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bersihkan Daun Tanaman Hias biar Nggak Layu


    Jakarta

    Tahukah kamu, tanaman hias bukan cuman disiram tapi sebaiknya dibersihkan juga? Ternyata membersihkan bagian daun penting untuk proses fotosintesis tanaman.

    Dilansir dari The Spruce, lapisan debu bisa terbentuk pada tanaman, sehingga menghalangi sinar matahari dan mengurangi kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis. Padahal, proses itu penting untuk tanaman mendapat asupan ‘makanan’.

    Membersihkan daun tanaman hias secara berkala akan meningkatkan kualitas tanaman dan lingkungan dalam ruangan. Jika melihat atau merasakan banyak debu saat menyentuh daun, itu tanda sudah waktunya tanaman dibersihkan.


    Lantas, bagaimana cara yang aman untuk membersihkan daun tanaman hias ya? Simak caranya berikut ini.

    Cara Membersihkan Daun Tanaman Hias

    Inilah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias.

    1. Mengelap Daun

    Bersihkan debu pada daun menggunakan lap. Metode ini cocok buat tanaman yang hanya punya sedikit daun, misalnya lidah mertua.

    Setelah itu, penghuni rumah bisa menjaga kebersihan daun dengan menyapu debu menggunakan kemoceng. Lakukan ini sembari membersihkan debu perabotan.

    2. Cuci Tanaman dengan Semprotan

    Tanaman hias berukuran sedang dan besar bisa dipindahkan ke wastafel dapur atau luar ruangan untuk disiram pakai semprotan. Jaga tekanan air tetap rendah dan gunakan air hangat.

    Air yang terlalu panas atau dingin bisa merusak daun tanaman. Lalu, sebaiknya sangga daun atau tangkai daun dengan lembut menggunakan tangan ketika menyemprot air.

    3. Gunakan Botol Semprot

    Jika tanaman tidak tahan kekuatan semprotan, gunakan botol semprot saja. Metode ini cocok buat tanaman seperti sukulen, kaktus, dan bonsai.

    4. Celupkan ke Air

    Tanaman kecil bisa dibersihkan dengan dicelupkan ke dalam air. Caranya dengan memegang pangkal tanaman di permukaan tanah, lalu membalikkannya ke dalam ember berisi air. Kemudian, ayunkan daun-daunnya di dalam air.

    Sebaiknya menggunakan air hangat dan biarkan tanaman mengering sebelum dikembalikan ke posisinya.

    Pastikan untuk membasahi tanahnya dulu agar tidak berjatuhan ketika tanaman dibalikkan. Cara lain menahan tanah adalah dengan menutupnya dengan plastik.

    5. Pakai Sabun Lembut

    Jika tanaman sangat kotor, semprotkan dengan air sabun di atas wastafel. Campurkan seperempat sendok makan sabun cuci piring dengan satu liter air.

    Kemudian, bilas permukaan daun dari sabun menggunakan air hangat. Plants that can’t handle being hosed in the sink can be sprayed with clean, lukewarm water to wash the soap off.

    6. Bersihkan Debu dengan Kuas Lembut

    Beberapa jenis tanaman memiliki daun yang lengket dan berbulu, sehingga tidak mudah dibersihkan. Tanaman hias seperti ini bisa dibersihkan dengan kuas lembut.

    7. Pakai Cuka atau Jus Lemon

    Untuk daun yang ada kotoran membandel, coba gunakan cuka atau jus lemon. Larutkan cuka atau jus lemon dengan air, lalu celupkan tisu.

    Gunakan tisu tersebut untuk mengoleskan larutan pada kotoran di daun. Diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan.

    Perlu diingat untuk tidak menggunakan terlalu banyak cuka atau jus lemon. Lalu, jangan lupa untuk membersihkan sisa larutan pada daun setelah selesai.

    Itulah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias dengan aman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Usir Lalat di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang dapat mengganggu kenyamanan. Soalnya, lalat sering dianggap hewan kotor dan bisa membawa penyakit kepada manusia.

    Lalat biasanya tertarik pada makanan dan minuman yang dihidangkan di meja makan. Selain itu, serangga ini juga banyak ditemukan di tempat sampah ataupun saluran pembuangan.

    Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengusir lalat di rumah adalah dengan semprotan serangga. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan manusia jika dihirup dalam waktu lama.


    Nah, ada sejumlah cara alami dan ampuh untuk mengusir lalat di rumah. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Mengusir Lalat di Rumah

    Apabila ada banyak lalat berterbangan di dalam rumah, jangan khawatir. Dilansir situs Real Simple, Selasa (27/5/2025) berikut cara ampuh mengusir lalat di rumah:

    1. Cuka Apel dan Sabun Cuci Piring

    Cara yang pertama adalah menggunakan dua bahan, yakni cuka apel dan sabun cuci piring. Cuka apel berfungsi untuk menarik lalat, sedangkan sabun cuci piring bertugas untuk membasminya.

    Simak cara pembuatan cairan cuka apel dan sabun cuci piring di bawah ini:

    • Tuang sabun cuci piring dan cuka apel dengan perbandingan 50:50 ke dalam wadah
    • Aduk kedua bahan sampai merata
    • Lalu, tuang cairan ke dalam mangkuk atau toples bekas
    • Taburkan gula di atas wadah untuk menarik lalat.

    Apabila tidak punya cuka apel di rumah, kamu bisa menggunakan anggur atau bir kedaluwarsa di rumah.

    2. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri atau dikenal juga sebagai minyak esensial bisa digunakan untuk mengusir lalat dan berbagai serangga di rumah. Sejumlah minyak atsiri yang dinilai ampuh membasmi lalat ada lavender, peppermint, eucalyptus, dan serai.

    Berikut cara pakai minyak atsiri untuk mengusir lalat:

    • Tuang minyak esensial ke dalam diffuser
    • Tempatkan diffuser di area yang terdapat banyak lalat atau rawan didatangi berbagai serangga.

    Apabila tidak memiliki diffuser, kamu bisa mencampurkan minyak atsiri dengan air, lalu tuang ke wadah semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tadi ke area yang banyak didatangi lalat.

    3. Lem Kertas Lalat

    Cara lain untuk membasmi lalat di rumah dengan ampuh adalah menggunakan lem kertas. Cara pakainya cukup mudah, yakni letakkan lem kertas di area yang sering dilalui lalat, seperti dapur dan meja makan.

    Ketika lalat terperangkap di lem kertas, maka ia tak bisa terbang ke mana-mana. Jika sudah menangkap cukup banyak serangga kecil itu, kini tinggal dibuang ke tempat yang jauh dari hunian detikers.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Selain digunakan untuk hiasan rumah, tanaman lavender juga bisa dipakai untuk mengusir lalat atau serangga lain. Hal ini berkat konsentrasi tinggi linalool pada minyak alami di dalam lavender. Zat tersebut mengeluarkan aroma kuat yang dapat mengganggu indra penciuman lalat, nyamuk, hingga kutu.

    Agar tumbuh subur, pastikan kamu meletakkan lavender di bawah sinar matahari. Selain itu, jangan tempatkan tanaman ini di area yang terlalu lembap.

    5. Rosemary

    Cara berikutnya adalah menggunakan tanaman rosemary. Tanaman ini diklaim ampuh untuk mengusir lalat maupun serangga lain di dalam rumah.

    Merawat rosemary juga tidak sulit, cukup ditanam di bawah sinar matahari langsung dan siram dengan air secara rutin. Memberikan pupuk secara teratur juga membantu tanaman ini tumbuh subur.

    6. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

    Selain digunakan untuk bahan masakan, daun mint juga efektif mengusir lalat di rumah. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis tanaman mint yang punya aroma paling kuat, sehingga cocok untuk membasmi lalat.

    Pastikan kamu meletakkan daun mint di tempat yang cukup sinar matahari. Tanaman ini juga perlu dipangkas secara rutin agar membantu merangsang pertumbuhan daun yang baru.

    Demikian enam cara ampuh mengusir lalat di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur, Ampuh Hempaskan Noda Bandel



    Jakarta

    Kompor yang sering digunakan buat memasak tentu cepat kotor. Minyak dan sisa makanan yang berceceran membuat kompor kotor dan bisa meninggalkan noda membandel kalau dibiarkan.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan kompor terutama setelah memasak. Namun, membersihkan sekadar pakai air dan kain bersih tidak cukup untuk menghilangkan lengket dan licin pada kompor.

    Nah, penghuni bisa coba manfaatkan bahan-bahan dapur yang ampuh mengangkat noda, lho. Dilansir Homes and Gardens, berikut beberapa bahan pembersih yang dapat membersihkan noda membandel pada kompor.


    Cara Bersihkan Kompor Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan yang bisa menjadi pembersih kompor.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih bisa menjadi pembersih alami yang ampuh karena keasamannya melarutkan endapan mineral, minyak, dan kotoran. Cara pakainya mudah, cukup larutkan cuka putih cukup dengan mencampurkan dengan air. Lalu, diamkan selama beberapa menit.

    2. Soda Kue

    Selain itu, soda kue juga dapat membersihkan noda membandel, jamur, dan noda. Campurkan soda kue dengan air untuk mengatasi noda membandel di kompor.

    Cara lainnya adalah dengan menaburkan soda kue pada spons basah untuk membersihkan permukaan tanpa menggoresnya. Nggak cuman bersih, bau tak sedap pun bisa diatasi dengan soda kue.

    3. Air Lemon

    khasiat sehat minum air lemonkhasiat sehat minum air lemon Foto: iStock

    Air perasan lemon mampu membersihkan noda membandel karena tingkat keasamannya yang tinggi dan sifat antibakterinya. Bukan hanya noda, bau tak sedap di dapur juga bisa dihilangkan dengan semprotan lemon.

    Lemon juga memiliki efek pemutihan alami yang dapat membantu mencerahkan noda pada meja dapur dan permukaan lainnya. Namun, sebaiknya tidak menggunakan lemon pada meja dapur marmer atau beberapa meja dapur batu alam karena dapat mengikis batu atau meninggalkan noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com