Tag: semprotan

  • Cara Mengusir Cicak di Rumah Secara Alami dan Efektif


    Jakarta

    Cicak kerap kali ditemukan merayap di dinding, meja, ataupun lantai rumah. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu bagi sebagian penghuni.

    Terkadang orang merasa geli melihat bentuk cicak. Belum lagi, cicak suka buang kotoran sembarangan, sehingga mengotori rumah. Makhluk kecil ini juga suka naik ke meja dan menyicip makanan.

    Kalau merasa ada banyak cicak di rumah, penghuni bisa mengusirnya menggunakan bahan alami. Simak cara mengusir cicak secara alami dan efektif berikut ini.


    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Sebab, cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti cicak.

    5. Minyak Pepermin

    Terakhir, gunakan minyak pepermin untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak pepermin dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips efektif untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Gak Perlu RIbet-ribet, Ternyata Timun Ampuh Usir Lalat



    Jakarta

    Lalat kerap dianggap hama yang mengganggu dan bikin risih saat berkeliaran di rumah. Lalat juga dibilang menjijikkan karena kerap hinggap di sampah, kotoran hingga sisa-sisa makanan.

    Yang menyebalkan, lalat juga sering menghinggapi makanan-makanan di rumah. Tak jarang juga lalat menyebabkan penyakit bagi manusia.

    Ada banyak cara yang dilakukan pemilik rumah dalam mengusir lalat. Yang paling populer adalah menggunakan lilin, lem atau semprotan anti serangga. Tapi, ada lho bahan-bahan alami yang dianggap ampuh mengusir lalat.


    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.

    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Sering Didatangi Kaki Seribu & Kelabang? Ini Penyebab dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Kaki seribu dan kelabang sering jadi tamu tak diundang di dalam rumah. Meski tubuhnya kecil, kehadiran dua hewan ini cukup bikin merinding dan bikin penghuni rumah nggak nyaman.

    Secara umum, kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya karena jarang menggigit manusia. Tapi, jika tergigit, racunnya bisa menimbulkan rasa sakit atau reaksi ringan pada sebagian orang.

    Supaya rumah bebas dari gangguan hewan melata ini, penting untuk tahu dulu apa penyebabnya dan bagaimana cara membasminya. Yuk, simak ulasannya!


    Kenapa Kaki Seribu dan Kelabang Bisa Masuk Rumah?

    Dikutip dari Better Homes & Gardens serta The Spruce, kaki seribu dan kelabang menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Nah, jika kamu sering menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi kondisi rumahmu terlalu lembap atau banyak celah yang terbuka.

    Kehadiran mereka juga bisa menjadi tanda bahwa rumahmu menyimpan serangga lain seperti kecoak, ngengat, rayap, atau lalat-karena itulah sumber makanan utama mereka.

    Agar rumah tidak jadi sarang hama, kamu bisa melakukan hal berikut ini:

    • Perbaiki kebocoran pipa dan saluran air
    • Jaga ventilasi agar udara tetap kering
    • Bersihkan area-area yang sering lembap, seperti bawah wastafel atau kamar mandi
    • Tutup celah di pintu, jendela, dan dinding

    5 Cara Usir Kaki Seribu dan Kelabang dari Rumah

    Kalau rumah kamu sudah terlanjur didatangi hama melata ini, jangan panik. Berikut ini beberapa cara alami dan efektif untuk mengusirnya:

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih mengandung asam asetat yang cukup kuat untuk membasmi hama. Cukup semprotkan langsung ke arah kaki seribu atau kelabang tanpa perlu diencerkan. Selain itu, cuka juga punya sifat antimikroba yang bagus untuk kebersihan rumah.

    2. Sebarkan Daun Pandan atau Serai

    Aroma menyengat dari daun pandan dan serai tidak disukai kelabang. Potong atau geprek agar aromanya keluar maksimal, lalu letakkan di titik-titik yang sering jadi jalur mereka.

    3. Gunakan Essential Oil

    Campuran minyak esensial seperti tea tree atau peppermint dengan air bisa jadi semprotan alami yang ampuh. Aromanya bisa mengusir hama sekaligus bikin rumah lebih segar.

    4. Taburkan Garam

    Garam dapat menyerap kelembapan dan mengurangi area favorit kaki seribu dan kelabang. Taburkan di sudut-sudut rumah yang terasa lembap agar mereka enggan datang lagi.

    5. Siram dengan Pemutih

    Kalau hama makin bandel, kamu bisa pakai cairan pemutih pakaian. Siram langsung ke hewan yang terlihat. Namun, hati-hati ya, jangan campur pemutih dengan cuka karena bisa menghasilkan gas beracun!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Usir Cicak agar Tak Balik Lagi ke Rumah



    Jakarta

    Cicak sering muncul di dinding atau plafon rumah. Meski tak membahayakan, kehadiran hewan ini kerap bikin risih. Apalagi kalau sampai meninggalkan kotoran di perabot rumah.

    Kalau kamu termasuk yang tidak nyaman dengan keberadaan cicak di rumah, tenang saja. Ada berbagai cara alami yang bisa dicoba untuk mengusirnya tanpa perlu membunuh.

    Dikutip dari Livspace, berikut ini 10 cara ampuh untuk mengusir cicak dari rumah:


    1. Bubuk Kopi

    Cicak tidak menyukai aroma kopi yang menyengat. Kamu bisa mencampur bubuk kopi dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dilalui cicak. Bisa juga cukup ditaburkan saja di sudut rumah.

    2. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Aroma bawang juga tidak disukai cicak. Letakkan beberapa siung bawang putih atau irisan bawang merah di sudut-sudut rumah. Alternatifnya, semprotkan air rendaman bawang ke dinding atau sudut ruangan.

    3. Kapur Barus

    Aroma tajam kapur barus ampuh mengusir cicak. Letakkan kapur barus di lemari, dapur, atau kolong wastafel. Tapi hati-hati, jangan gunakan di rumah yang ada bayi atau hewan peliharaan ya, detikers.

    4. Turunkan Suhu Ruangan

    Cicak suka tempat hangat. Jadi, kamu bisa menyalakan AC dengan suhu rendah (sekitar 22 derajat Celsius) agar cicak enggan masuk ke dalam rumah.

    5. Lada dan Cabai

    Campurkan bubuk merica atau cabai dengan air, lalu semprotkan ke tempat-tempat favorit cicak. Bisa juga menggantungkan cabai kering di area tertentu.

    6. Cangkang Telur

    Cicak tidak suka bau dari cangkang telur. Bersihkan dan letakkan cangkangnya di dekat jendela atau pintu. Jangan lupa buang keesokan harinya agar tidak mengundang bau tak sedap.

    7. Obat Nyamuk Semprot

    Pakai semprotan anti-nyamuk juga bisa bantu mengusir cicak. Soalnya, jika serangga seperti nyamuk hilang, maka cicak kehilangan sumber makanan dan akan pergi dengan sendirinya.

    8. Air Dingin

    Siramkan air dingin atau air es ke arah cicak. Efeknya, cicak jadi kaku karena suhu dingin dan bisa kamu singkirkan dengan mudah. Cocok buat kamu yang tidak ingin pakai cara-cara berbau tajam.

    9. Pasang Jaring Jendela

    Untuk solusi jangka panjang, kamu bisa pasang jaring di jendela. Cahaya tetap masuk, tapi cicak dan serangga lain nggak bisa nyelonong seenaknya.

    10. Rutin Bersih-Bersih

    Cicak biasanya datang karena ada makanan atau serangga kecil. Jadi, pastikan rumah selalu bersih dan makanan tersimpan rapat. Jangan biarkan sisa makanan menumpuk di dapur.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Keramik Kamar Mandi yang Selalu Licin



    Jakarta

    Lantai kamar mandi yang licin bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa membahayakan keselamatan. Terpeleset di kamar mandi bisa menyebabkan cedera serius, mulai dari memar, patah tulang, hingga cedera kepala.

    Kondisi ini sering terjadi karena kamar mandi selalu basah dan jarang dibersihkan. Selain itu, pemilihan jenis keramik yang tidak tepat juga menjadi penyebab lantai semakin licin saat terkena air.

    Supaya lebih aman, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi keramik kamar mandi yang licin. Berikut tips yang dirangkum detikProperti dari Ibupedia:


    1. Gunakan Semprotan Anti Slip

    Salah satu solusi praktis adalah menggunakan semprotan anti slip. Produk ini bisa disemprotkan langsung ke permukaan keramik untuk menciptakan tekstur yang lebih kesat dan tidak licin.

    Semprotan ini cocok digunakan untuk berbagai jenis ubin seperti keramik, porselen, maupun batu alam. Tenang saja, semprotan ini tidak akan merusak motif keramik.

    2. Pasang Stiker atau Alas Anti Slip

    Alternatif lainnya adalah memasang stiker atau alas anti slip di area rawan terpeleset. Produk ini mudah ditemukan di pasaran dan pemasangannya juga cukup mudah.
    Beberapa produk bisa dicuci ulang sehingga tetap higienis dan hemat pemakaian jangka panjang.

    3. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Jika kamu sedang merenovasi atau membangun rumah, pertimbangkan untuk memilih keramik khusus kamar mandi. Jenis keramik ini memiliki permukaan lebih kasar dan daya cengkeram yang lebih baik, sehingga aman meskipun dalam kondisi basah.

    4. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

    Lantai kamar mandi yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat tumbuhnya lumut dan kerak sabun yang membuatnya makin licin. Oleh karena itu, jadwalkan pembersihan secara rutin, minimal seminggu sekali, untuk menjaga kebersihan dan keamanan.

    5. Gunakan Pembersih Khusus

    Gunakan pembersih kamar mandi khusus yang memang diformulasikan untuk mengangkat kerak dan mengurangi risiko licin. Selain menjaga lantai tetap bersih, produk ini juga membantu memperpanjang usia pakai keramik.

    Lantai kamar mandi yang licin memang berbahaya, tapi bukan berarti tak bisa diatasi. Dengan perawatan rutin dan pemilihan material yang tepat, kamar mandi bisa jadi ruang yang nyaman sekaligus aman untuk seluruh anggota keluarga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Cicak Berkeliaran di Plafon Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, namun bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman.

    Biasanya, hewan ini merayap di dinding, lantai, juga plafon. Dilansir dari detikEdu, cicak memiliki ratusan ribu hingga jutaan bulu halus pada kakinya yang bernama seta. Adanya seta tersebut memungkinkan cicak untuk menempel di berbagai permukaan termasuk kaca.

    Dilansir dari Times of India, ada beberapa alasan cicak masuk ke dalam rumah, seperti mencari makanan dan tempat yang sejuk. Cicak menyukai tempat yang gelap, ada sumber makanan, lembap, serta area yang sedikit berantakan.


    Ada beberapa cara untuk mencegah cicak masuk berkeliaran di rumah, termasuk plafon. Berikut ini informasinya.

    Cara Cegah Cicak Masuk Rumah

    1. Tutup Jalur Masuk Cicak

    Masih dilansir dari Times of India, salah satu cara untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah adalah dengan menutup jalur masuknya. Mereka bisa masuk ke dalam rumah melalui celah kecil.

    Untuk mencegah mereka masuk, periksa jendela, pintu, ventilasi kamar mandi, dan retakan dinding untuk mencari celah atau lubang. Gunakan plester untuk menutup retakan dan pasang penyapu pintu atau kasa untuk menghalangi masuk. Ini adalah langkah awal yang penting untuk membuat rumah tidak ramah bagi mereka.

    2. Jaga Kebersihan Rumah

    Menjaga kerapian dan kebersihan rumah bisa mencegah serangga maupun cicak bersarang di rumah. Karena reptil ini memakan serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut, kebersihan berperan penting untuk mencegah cicak masuk rumah.

    Sapu dan pel lantai secara teratur, hindari meninggalkan piring kotor semalaman, kosongkan tempat sampah setiap hari, dan simpan makanan dengan benar.

    Selain itu, rapikan barang-barang yang berserakan untuk mencegah cicak bersembunyi di sana.

    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni rumah dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Hal itu karena cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti-cicak.

    5. Minyak mint

    Penghuni rumah juga bisa menggunakan minyak mint untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil yang satu ini.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak mint dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Semut Muncul Lagi di Rumah Meski Sudah Diusir


    Jakarta

    Semut merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai di rumah. Hewan ini memang ukurannya kecil, tapi kalau sudah berkumpul dalam jumlah banyak tentu akan merepotkan.

    Sebab, semut dapat menggerogoti makanan yang ada di dapur atau meja makan. Padahal, makanan tersebut masih bisa dikonsumsi di lain waktu. Khusus semut merah, mereka termasuk jenis semut yang suka menggigit dan bisa menyebabkan bentol di kulit.

    Sebenarnya, semut bisa diusir dengan menggunakan obat semprot serangga. Meski begitu, kandungan zat dan baunya dapat membahayakan kesehatan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.


    Solusi lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka putih, garam, atau minyak peppermint. Meskipun sudah diusir, tapi terkadang semut bisa datang lagi ke rumah. Apa penyebabnya?

    Penyebab Semut Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Eco Care Pest Control, ada sejumlah faktor yang menyebabkan semut muncul lagi di rumah, yaitu:

    1. Mencari Sumber Makanan

    Faktor yang pertama karena semut ingin mencari sumber makanan. Apabila telah menemukan sumber makanan di rumah, semut tidak akan pergi sampat persediaan telah habis.

    Serangga kecil ini kerap menyerbu makanan manis, sisa makanan di lantai, atau makanan milik hewan peliharaan. Jadi, kalau ada sisa makanan di meja makan atau dapur yang tidak dibersihkan, maka tak heran semut akan datang kembali meski sebelumnya sudah diusir.

    2. Membuat Sarang Baru

    Selain itu, semut juga kerap masuk ke rumah karena ingin membangun sarang baru. Semut akan terlihat berlalu-lalang di dinding atau lantai rumah selama sarangnya masih ada dan tidak dibersihkan.

    Perlu diketahui, semut sangat menyukai kayu yang basah dan lapuk. Apabila hunian kamu sering mengalami kerusakan akibat air atau terdapat atap yang bocor, maka sangat rentan dijadikan sarang oleh semut.

    Cara Mengatasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mengatasi sarang semut di rumah dengan sejumlah bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka Putih

    • Campur 1 sendok makan cuka putih ke dalam wadah berisi air
    • Tuang larutan cuka ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan ke sarang semut
    • Cairan cuka juga bisa disemprot ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melaluinya lagi.

    2. Garam

    • Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya
    • Bisa juga membuat semprotan garam dengan mencampur air dan garam, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut.

    3. Peppermint

    • Campur minyak peppermint dan air
    • Tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan
    • Semprotkan cairan peppermint ke sarang semut di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Lalat merupakan serangga kecil yang dapat mengganggu manusia. Hewan ini memang tidak menggigit, tapi sering hinggap di makanan dan minuman yang kita konsumsi. Masalahnya, lalat dapat membawa kotoran yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

    Sebenarnya membasmi lalat terbilang cukup mudah, yakni bisa menggunakan obat semprotan nyamuk yang dijual bebas. Namun terkadang, lalat masih bisa datang lagi ke rumah meski sebelumnya sudah dibasmi.

    Ada sejumlah penyebab mengapa lalat bisa muncul lagi di rumah. Namun tenang, masalah lalat ini dapat dicegah dengan beberapa cara. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Lalat Sering Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah penyebab lalat kerap muncul di rumah:

    1. Ada yang Membusuk di Dalam Rumah

    Lalat merupakan serangga yang memakan bahan organik. Hewan ini kerap mencari makan di dapur, meja makan, tempat sampah, tumpukan kompos, dan air yang menggenang.

    Lalat juga suka hinggap di bangkai hewan. Kalau kamu mencium aroma tak sedap di dalam rumah dan setelah dicari tahu ternyata ada bangkai hewan, maka tak heran jika menemukan banyak lalat beterbangan.

    Serangga kecil ini juga suka hinggap di makanan yang sudah membusuk. Apabila kamu tidak segera membuang sisa makanan yang ada di dapur atau tempat sampah, maka dapat mengundang lalat untuk datang ke rumah.

    2. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    3. Cepatnya Reproduksi

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Jika kamu menemukan ada lima lalat betina di rumah, mungkin lalat tersebut dapat berkembang biak dan menghasilkan 2.000 ekor lalat dalam waktu kurang dari satu bulan. Wow!

    Cara Mencegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    Ketiga faktor di atas menjadi penyebab utama lalat kerap datang ke rumah. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya datang lagi. Berikut tipsnya:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    • Buang sampah pada tempatnya
    • Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai
    • Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan
    • Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Kamu juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Simpan Makanan dengan Baik

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika kamu meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak digerogoti lalat. Bila perlu kamu menyimpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, kamu juga bisa memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! 3 Tempat di Rumah Ini Bisa Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan salah satu hewan yang biasa ditemukan di tempat kotor. Pada umumnya hewan ini sering terlihat di luar ruangan, tapi bisa juga muncul di dalam rumah.

    Dilansir situs Family Handyman, belatung adalah lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki dan warnanya putih. Dilihat secara sekilas belatung mirip seperti cacing. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Secara umum, belatung dapat ditemukan dalam jumlah banyak pada satu tempat tertentu. Mereka akan berubah menjadi kepompong, lalu akhirnya menjadi lalat.


    Belatung dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Meski biasa ditemukan di luar ruangan yang kotor dan bau, bukan berarti belatung tidak dapat muncul di dalam rumah. Ada beberapa tempat yang menjadi ‘sarang’ bagi belatung untuk hidup. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Tempatnya

    Dikutip situs Homes and Garden, berikut sejumlah tempat di dalam rumah yang sering muncul belatung dalam jumlah banyak:

    1. Tempat Sampah Terbuka

    Salah satu area yang kerap terdapat banyak belatung adalah tempat sampah. Sebab, lalat senang berada di tempat kotor dan bau untuk mencari sumber makanan. Di sisi lain, lalat juga dapat bertelur di tempat sampah karena menyediakan sumber makanan bagi larva.

    Maka dari itu, pastikan kamu selalu rutin membuang sampah yang ada di dalam rumah. Jangan biarkan menumpuk selama berhari-hari karena bisa memicu munculnya belatung.

    Selain itu, jangan biarkan tempat sampah terus terbuka setiap saat. Hal itu juga dapat mengundang lalat untuk datang dan berkembang biak di sana.

    2. Piring Kotor

    Selain di tempat sampah, belatung juga bisa muncul di piring kotor. Soalnya, lalat dapat hinggap dan bertelur di atas piring yang penuh sisa makanan. Lalat menganggap tempat itu sangat sempurna untuk berkembang biak serta sumber makanan bagi belatung.

    Untuk itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau di meja makan selama berhari-hari. Segera cuci piring tersebut sampai bersih dan lap menggunakan kain kering.

    Tak hanya piring makan, kamu juga perlu mencuci tempat makan milik hewan peliharaan di rumah. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal karena dapat mengundang lalat dan serangga lainnya untuk datang.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bagian Dapur yang Paling Kotor dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan. Karena sering digunakan, ada beberapa bagian yang di dapur yang sangat kotor.

    Bagian-bagian tersebut tentunya harus dibersihkan secara rutin agar aman digunakan. Lantas, bagian dapur apa saja yang sangat kotor?

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Gagang Pintu dan Touch Pad

    microwavemicrowave Foto: iStock

    Setiap gagang, baik gagang pintu, lemari dapur, oven, maupun microwave rentan kotor karena sering dipegang setiap kali digunakan. Touch pad pada microwave pun demikian.

    Maka dari itu, bagian-bagian itu perlu dibersihkan karena sering kali dilewatkan begitu saja. Bersihkan bagian-bagian tersebut dengan semprotan pembersih yang mengandung disinfektan dan lap dengan kain bersih.

    2. Wastafel

    wastafelwastafel Foto: Getty Images/ben-bryant

    Walaupun air sering mengalir dan membuat wastafe tampak bersih, tapi bisa saja masih ada mikroba di permukaannya, terutama di celah-celah tempat wastafel yang terhubung dengan meja dapur, di sekitar saluran pembuangan, dan saringan sampah. Sebaiknya didisinfeksi setelah setiap persiapan masak, cuci piring, atau setidaknya sehari sekali.

    Gunakan pembersih wastafel yang mengandung disinfektan dan lap bersih atau tisu disinfektan sekali pakai. Jangan lupa bersihkan juga keran dan area meja dekat wastafel.

    Untuk membuat wastafel wangi, bisa juga menaruh kulit lemon bersamaan es batu di dekat saluran pembuangan wastafel lalu nyalakan air.

    “Lemon akan menyegarkan wastafel Anda sementara es membantu membersihkan kerak ringan pada bilah wastafel,” ujar ahli kebersihan dan COO Sparkly Maid San Antonio, Jessica Gonzalez, dikutip dari The Spruce, Selasa (5/8/2025).

    3. Talenan

    5 Cara Membersihkan Talenan Kayu Agar Awet dan Tak Mudah BerjamurTalenan kayu. Foto: iStock

    Talenan, apalagi yang terbuat dari kayu, bisa jadi sarang bakteri di celah-celah kecil. Sebaiknya siapkan talenan terpisah, satu untuk buat potong buah dan sayur lalu satu lagi untuk potong daging. Hal ini untuk mengurangi kontaminasi silang selama persiapan memasak.

    Untuk mencegah bakteri tumbuh, sebaiknya cuci talenan setiap penggunaan dengan air sabun panas lalu bilas hingga bersih pakai air panas. Selanjutnya, keringkan dengan lap bersih, jangan didiamkan hingga kering karena bakteri suka di tempat yang lembap dan hangat.

    4. Meja Dapur

    Meja dapur kuarsaMeja dapur. Foto: (Foto: iStock/hikesterson)

    Meja dapur juga bisa jadi salah satu bagian yang paling kotor. Sebab, kadang-kadang meja dapur dipakai untuk menaruh tas belanja dan juga untuk menyiapkan makanan.

    Bersihkan meja dapur dengan semprotan disinfektan sehari sekali atau sebelum menyiapkan makanan. Hindari bersihkan pakai spons atau lap bekas karena bisa jadi tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman.

    5. Spons, Sikat, dan Lap

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewIlustrasi spons. Foto: Istock

    Barang-barang tersebut termasuk dalam bagian dapur yang paling kotor. Kalau kalian menggunakan barang-barang itu, sebaiknya cuci dengan air panas setelah melakukan pembersihan.

    Itulah beberapa bagian dapur yang paling kotor.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com