Tag: semprotkan larutan

  • Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


    Jakarta

    Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

    Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

    Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


    1. Pakai Detergen

    Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

    2. Gunakan Garam

    Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

    3. Pakai Cuka atau Soda Kue

    Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

    4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

    Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

    5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

    Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kita Tak Sadar, Barang di Rumah Ini Lebih Jorok dari Dudukan Toilet



    Jakarta

    Banyak orang tidak sadar bahwa sebenarnya banyak barang di rumah yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman melebihi dudukan toilet, salah satunya remote control.

    Dalam sehari, rata-rata orang sering menyalakan TV kurang lebih 150 kali. Biasanya remote digunakan untuk mengganti saluran, menyesuaikan volume, dan mematikan serta menyalakan TV.

    Melansir Daily Star, Senin (4/11/2024), ditemukan bahwa remote control yang tidak pernah dibersihkan bisa 15 kali lebih kotor daripada dudukan toilet. Padahal toilet biasanya merupakan area paling kotor di rumah.


    “Faktanya, remote TV ditemukan menjadi tempat berkembang biaknya Enterobacter 15 kali lebih banyak daripada toilet pada umumnya,” kata Sarah Khan, dari asuransi rumah Churchill, dikutip dari sumber yang sama.

    Remote control memiliki Enterobacter lebih tinggi karena biasanya orang jarang membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh remote. Hal itu mengakibatkan perpindahan bakteri dari tangan kamu.

    Dalam survei yang dilakukan oleh asuransi rumah Churchill, seperempat dari hasil survei mereka tidak pernah membersihkan remote TV.

    “Remote control ditemukan memiliki jumlah Enterobacter tertinggi di antara semua semua benda yang kami teliti, termasuk sprei, permukaan dapur, laptop, jahitan, dan bahkan dudukan toilet,” ujarnya.

    Dilansir Good Housekeeping, Enterobacter berpotensi menyebarkan penyakit dan infeksi, termasuk infeksi aliran darah dan pneumonia. Jadi perlu membatasi pertumbuhan bakteri ini sebisa mungkin, dengan membersihkan remote secara rutin.

    Cara Membersihkan Remote Control

    1. Mulai dengan mengeluarkan baterai dan dibersihkan debunya dengan kain microfiber yang lembut.
    2. Semprotkan larutan antibakteri, seperti desinfektan antibakteri, ke bagian kain microfiber yang masih baru dan gunakan untuk membersihkan remote control.
    3. Gunakan cotton bud untuk menjangkau sela-sela tombol, jika perlu gunakan tusuk gigi untuk membantu membersihkan kotoran di sekitar tombol. Biarkan hingga kering sebelum memasang kembali baterai.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Lumutan? Begini Cara Membersihkannya



    Jakarta

    Alga atau yang sering disebut lumut, dapat menjadi masalah yang mengganggu bagi atap rumah kamu. Tidak hanya merusak estetika, lumut juga berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Kehadiran lumut dapat mengakibatkan penumpukan air dan mempercepat proses degradasi material atap.

    Pahami artikel ini yang akan menjelaskan metode efektif untuk membersihkan alga dari atap kamu serta memberikan tips pencegahan agar atap tetap bersih dan terlindungi dari pertumbuhan yang tidak diinginkan. Dengan langkah-langkah yang tepat, kamu dapat menjaga keindahan dan daya tahan atap kamu dalam jangka panjang.

    Apa itu Alga?

    Melansir This Old House, Sabtu (30/11/2024), alga merupakan kumpulan organisme kecil yang memproduksi makanan dengan memanfaatkan sinar matahari. Di atap, alga biasanya terlihat sebagai noda dan garis-garis yang mirip dengan jamur.


    Meskipun alga dapat tumbuh di berbagai iklim, mereka paling sering ditemukan di daerah yang memiliki musim panas hangat dan lembap. Walaupun alga mungkin terlihat seperti masalah kosmetik, keberadaannya dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di atap, yang dapat merusak sirap dan struktur di bawahnya.

    Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengakibatkan kebocoran dan menurunkan efisiensi energi rumah kamu.

    Cara DIY untuk Menghilangkannya

    Jika kamu merasa percaya diri untuk melakukan proyek do-it-yourself atau DIY, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan alga dari atap. Setiap metode ini sebaiknya dilakukan pada hari yang tenang dan mendung.

    Produk Pembersih Atap Komersial

    Terdapat berbagai produk komersial yang dirancang khusus untuk membersihkan atap. Produk-produk ini biasanya mengandung algaesida dan dapat lebih efektif dibandingkan dengan solusi buatan sendiri dalam mengatasi pertumbuhan alga yang sulit dihilangkan.

    Pastikan untuk membaca label dengan teliti dan mengikuti petunjuk dari produsen agar tidak merusak sirap dan lingkungan sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan kami tentang biaya pembersihan atap.

    Cuka dan Air

    Cuka tidak sekuat pemutih, namun jika kamu menghadapi masalah alga ringan di atap, cuka dapat menjadi pilihan yang baik dan relatif ramah lingkungan. Caranya adalah campur cuka putih dengan air dalam proporsi yang sama, semprotkan pada area yang terinfeksi, diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air.

    Air dan Pemutih

    Campuran air dan pemutih dengan perbandingan 50-50 dapat secara efektif membunuh alga. Semprotkan larutan ini pada area yang terinfeksi, biarkan selama 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

    Meskipun metode ini sangat efektif, perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, pastikan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan melindungi tanaman di sekitarnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Kucing liar sering kali datang ke rumah karena mencari makanan, tempat berteduh, atau sekadar merasa nyaman di lingkungan sekitar. Meskipun sebagian orang menyukai kehadiran kucing, tidak sedikit yang merasa terganggu.

    Kucing liar yang datang kerap merusak tanaman, meninggalkan kotoran, atau mengacak-acak tempat sampah. Jika dibiarkan, kucing-kucing ini bisa terus kembali dan bahkan mengajak kucing lain untuk datang.

    Untuk mengatasi masalah ini, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kucing tanpa harus menyakitinya. Rumah pun tetap bersih dan bebas dari kehadiran kucing liar.


    Kenapa Kucing Liar Terus Datang ke Rumah?

    Sebelum mencari cara mengusirnya, kita perlu tahu penyebab kucing liar terus datang menghampiri rumahmu. Dalam laman Time for Paws, dijelaskan bahwa kucing kerap mencari keamanan.

    Kucing liar sering datang ke rumah karena beberapa alasan utama, terutama terkait dengan kebutuhan dasar mereka seperti makanan, tempat berlindung, dan rasa aman. Mereka selalu mencari tempat yang aman untuk tinggal di mana ada sumber makanan yang dapat diandalkan.

    Salah satu alasan paling umum adalah ketersediaan makanan. Jika ada tempat sampah yang terbuka, sisa makanan di pekarangan, atau bahkan seseorang yang sering memberi makan kucing, mereka akan terus datang ke tempat itu. Kucing memiliki penciuman yang tajam, sehingga mereka bisa dengan mudah menemukan sumber makanan, meskipun tersembunyi.

    Selain makanan, kucing liar juga membutuhkan tempat yang aman untuk beristirahat atau melahirkan anak. Area yang sepi seperti garasi, bawah mobil, atau sudut-sudut rumah yang jarang digunakan bisa menjadi tempat yang nyaman bagi mereka untuk berteduh dari panas, hujan, atau bahaya lainnya.

    10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah

    Sebelum kamu menggunakan beragam cara untuk mengusirnya, pastikan dulu rumahmu tidak menjadi ‘tempat terbaik’ untuk kucing liar. Biasanya, kalau rumahmu tidak menjadi penyedia makanan atau tempat tinggal yang nyaman, kucing akan enggan datang lagi.

    Namun, ada beberapa cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah. Berikut dirangkum dari laman The Spruce dan Pets Stack Exchange:

    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Kucing liar cenderung datang ke tempat yang menyediakan makanan. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan serta menutup tempat sampah dengan rapat agar sulit untuk dijangkau mereka. Sebisa mungkin, bersihkan sisa makanan untuk menghilangkan aroma yang bisa mengundang kucing dan hewan liar lainnya.

    2. Pastikan Tak Ada yang Memberi Makan di Area Rumahmu

    Kucing cenderung kembali ke suatu tempat jika mereka tahu ada makanan yang tersedia. Jika ingin mencegah mereka sering datang, hindari memberi makan atau menyediakan air di area tertentu. Cara ini juga efektif untuk mengusir kucing liar agar tidak kembali ke rumah.

    3. Semprotkan Bau yang Tidak Disukai Kucing

    Salah satu cara menghalau kucing adalah dengan memanfaatkan aroma yang mereka tidak sukai. Kucing cenderung menghindari bau menyengat dari bawang putih, tembakau, citronella, dan eucalyptus.

    Karena bau-bauan tersebut dapat memudar seiring waktu, pastikan untuk mengaplikasikannya kembali secara rutin, terutama di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Metode ini cukup efektif digunakan untuk mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Sebarkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang dihancurkan menjadi potongan kecil bisa digunakan untuk mencegah kucing liar masuk ke halaman rumah. Permukaannya yang agak tajam membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Sebarkan cangkang telur secukupnya sesuai luas area yang ingin dilindungi.

    5. Semprotkan Larutan Cuka

    Cuka memiliki bau yang sangat menyengat, bahkan bagi manusia. Aroma asam ini jauh lebih mengganggu bagi kucing, sehingga dapat digunakan untuk mengusir mereka. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan ini ke area yang sering didatangi kucing untuk membuat mereka enggan kembali.

    6. Taburkan Serbuk Kopi

    Bubuk kopi bisa menjadi pengusir alami bagi kucing liar karena aromanya yang kuat dapat mengganggu penciuman mereka. Cukup taburkan bubuk kopi di area yang sering didatangi kucing. Selain itu, bubuk kopi juga aman bagi tanaman, meskipun bisa meningkatkan keasaman tanah.

    7. Tanam Tumbuhan yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman memiliki aroma yang kurang disukai kucing, seperti lavender, rosemary, dan mint. Kamu bisa menanamnya di pekarangan rumah untuk mencegah kedatangan kucing liar. Meskipun baunya mengganggu bagi kucing, tanaman ini justru memiliki aroma yang menyenangkan bagi manusia.

    Selain itu, kamu bisa menanam tanaman rue (ingu/common rue) atau menaburkan rue kering di sekitar halaman dan kebun. Tanaman ini memiliki bau yang tajam dan rasa pahit, sehingga bisa membuat kucing enggan mendekat.

    8. Gunakan Penyemprot Air Otomatis

    Alat penyemprot air otomatis bisa menjadi solusi efektif untuk menghalau kucing liar dari halaman rumah. Perangkat ini umumnya dilengkapi sensor inframerah yang akan mengaktifkan semprotan air ketika mendeteksi adanya gerakan. Kucing yang terkena semburan air biasanya akan terkejut dan enggan kembali ke tempat tersebut.

    9. Pasang Pagar Khusus

    Pagar dengan celah memungkinkan kucing untuk melewatinya dengan mudah. Namun, jika memasang pagar khusus anti-kucing, mereka akan kesulitan untuk menyeberang. Pagar ini biasanya memiliki paku penghalang yang tidak terlalu tajam, sehingga tidak akan menyakiti kucing, tetapi cukup efektif untuk mencegah mereka masuk.

    Bisa juga dengan letakkan kawat ayam berukuran kecil di bawah permukaan tanah, atau gunakan material lain yang membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Selain kawat ayam, kamu juga bisa membalik karpet plastik yang kasar, sebagai alternatif.

    10. Letakkan Tusuk Gigi di Halaman

    Tusuk gigi kayu juga bisa dimanfaatkan untuk menghalau kucing liar. Caranya bukan dengan menusukkan ke tubuh mereka, melainkan dengan menancapkannya di tanah di area yang sering dikunjungi kucing.

    Kuncinya, jika area tersebut terasa kurang nyaman, kucing akan cenderung menghindarinya dan tidak betah berlama-lama di sana.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir kucing liar tanpa menyakiti mereka. Kamu bisa mencoba salah satu atau mengombinasikan beberapa metode agar lebih efektif.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Semut bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Keberadaan semut bisa merusak stok makanan, mengganggu kenyamanan, dan gigitannya menyakitkan.

    Tak jarang koloni semut ditemukan bersarang rumah. Koloninya berbaris rapi saat menemukan sumber makanan dan menyebar luas ke seluruh area rumah untuk menemukan makanan lain.

    Jika menemukan sarang semut di rumah, sejumlah bahan dapat digunakan untuk memusnahkannya. Simak di bawah ini.


    Cara Membasmi Sarang Semut di Rumah

    Sejumlah bahan yang mudah ditemukan dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sarang semut di rumah. Mengutip HGTV, Healthline, dan BBC Gardeners World Magazine, berikut bahan-bahan dan caranya:

    1. Siram dengan Air Panas

    Lubang semut mungkin tampak kecil dari atas, tetapi koloni semut di bawahnya sangatlah banyak. Nah, cara ampuh ini dapat dicoba untuk memberantasnya.

    Cukup rebus air hingga mendidih dan siram langsung ke sarang semut. Segera semut-semut di dalamnya akan musnah.

    2. Taburkan Lada atau Cabai Bubuk

    Lada dan cabai bubuk termasuk pengusir semut alami. Aroma menyengat yang dikeluarkan bisa mengganggu semut sehingga mereka akan pergi. Cukup taburkan merica dan cabai bubuk ke sarang semut dan sekitarnya.

    3. Semprotkan Larutan Cuka Putih

    Kawanan semut meninggalkan feromon untuk memberi tahu semut lain mengenai lokasi sumber makanan. Sekadar menyapu semut tidak akan menghentikan semut lainnya muncul. Karena itu, penting untuk menghilangkan bau feromon yang tertinggal.

    Selain terkenal sebagai pembersih rumah, cuka putih efektif untuk membasmi sarang semut. Caranya, campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area koloni semut berada dan lap dengan kain atau tisu untuk menghancurkan jejak feromonnya.

    4. Taburkan Bubuk Kulit Jeruk

    Jangan buang kulit jeruk karena bermanfaat untuk mengusir semut. Kulit jeruk perlu dikeringkan terlebih dahulu dan haluskan hingga menjadi bubuk menggunakan food processor atau penggiling. Taburkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan ke sarang semut di area rumah.

    5. Semprotkan Larutan Minyak Esensial

    Kalau punya minyak esensial seperti minyak peppermint, minyak tea tree, minyak citrus, atau minyak beraroma kuat lainnya di rumah, bisa digunakan untuk menghilangkan sarang semut.

    Campurkan 60 ml air dengan 7 tetes minyak citrus atau 15 tetes minyak tea tree atau minyak peppermint. Kocok hingga tercampur dan semprotkan ke lubang semut.

    Semprotkan juga larutan minyak esensial ini ke sepanjang papan pinggir, ambang jendela, atau tempat lain yang menjadi tempat semut masuk ke rumah.

    Bisa juga teteskan beberapa tetes minyak esensial langsung pada bola kapas dan masukkan ke dalam lemari atau area dapur untuk mengusir semut yang bersarang.

    6. Taburkan Ampas Kopi

    Ampas kopi yang baru diseduh ternyata bisa digunakan untuk membasmi semut yang bersarang. Taburkan ampasnya ke lubang semut atau area berkumpul semut lainnya. Aromanya yang kuat akan membuat semut terganggu.

    Ampas kopi yang sudah kering tidak lagi bermanfaat, jadi pastikan menggantinya secara berkala.

    7. Siram Air Secara Teratur

    Jika menemukan sarang semut di luar rumah seperti di pekarangan, kemungkinan besar tidak akan membahayakan penghuni. Jadi tidak apa-apa untuk membiarkannya.

    Namun bila semut bersarang di pot dan membuat tanamannya mati, maka bisa pertimbangkan untuk menyiram pot secara teratur. Hindari membanjiri pot sepenuhnya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

    Sejumlah cara di atas mungkin tidak akan bertahan lama dan tidak cukup dilakukan sekali. Ulangi langkah-langkahnya jika masih terdeteksi semut di tempat yang sama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Usir Semut Pakai Baking Soda


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang sangat sering dijumpai di rumah. Keberadaannya seringkali membuat penghuni rumah merasa risih dan melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

    Salah satu cara membasminya adalah dengan menggunakan baking soda. Namun, pakai baking soda saja masih belum cukup, harus ada tambahan bahan lainnya agar bisa membasmi semut.

    Dilansir dari The Spruce, seorang entomolog dan profesor jurusan lingkungan dan kesehatan kerja University of Nevada Dr. Louisa Messenger mengatakan bahwa semut tidak terlalu tertarik pada baking soda saja tanpa ada bahan yang membuatnya tertarik, misalnya seperti gula.


    Nah, berikut ini beberapa cara membasmi semut menggunakan baking soda.

    Baking Soda dengan Gula

    Baking soda yang dicampur dengan gula bisa membantu menarik dan membunuh semut. Nantinya, semut akan membawa campuran tersebut ke koloni mereka dan berpotensi memengaruhi seluruh koloni.

    Berikut ini caranya.
    – Campurkan baking soda dan gula bubuk dengan perbandingan yang sama
    – Tempatkan campuran tersebut, masing-masing satu sendok makan, dalam tutup botol atau penutup yang dangkal
    – Tempatkan tutup botol itu di dekat atau sepanjang jalur semut

    Baking Soda dan Cuka

    Selain dengan tambahan gula, mengusir semut juga bisa menggunakan tambahan cuka. Bau dari cuka bisa mengganggu semut. Berikut ini caranya.

    – Aduk cuka, sabun cuci piring, dan baking soda dalam mangkuk
    – Tambahkan air dan tuang campuran ke dalam botol semprot
    – Semprotkan larutan di dekat dan di sepanjang jalur semut. Bisa juga disemprotkan di dekat pintu maupun jendela

    Selain dengan baking soda, penghuni rumah juga bisa mengusir dengan bahan-bahan dengan aroma yang kuat, misalnya seperti kayu manis, kulit jeruk atau perasan lemon, hingga minyak esensial. Penghuni rumah bisa menempatkan kayu manis di depan pintu masuk sementara untuk minyak esensial bisa dicampur air dan semprotkan di sepanjang jalur semut.

    Itulah beberapa cara basmi semut di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Basmi Kecoak di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Kehadiran kecoak sangat dibenci manusia karena kotor dan bentuknya menggelikan. Serangga cokelat ini suka masuk ke rumah untuk mencari makan dan tempat berlindung.

    Sayangnya, kecoak berkembang biak dengan cepat dan dapat menyebarkan penyakit ke penghuni rumah. Jika menemukan kecoak di rumah, kemungkinan ada kecoak lainnya tersembunyi.

    Lantas, bagaimana cara membasmi kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Membasmi Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membasmi kecoak, dikutip dari Insight Pest Management.

    1. Soda Kue

    Soda kue adalah bahan yang berbahaya bagi kecoak. Campurkan soda kue dengan gula, lalu taruh di area yang rawan kecoak sebagai perangkap.

    Ketika soda kue tertelan, perut kecoak akan dipenuhi gas yang tidak dapat dikeluarkan. Hal ini bisa membuat perut kecoak pecah.

    2. Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kecoak dan ingin cepat membasminya, larutan air dan sabun cuci piring bisa jadi bahan yang efektif. Semprotkan larutan itu pada kecoak. Larutan tersebut akan menyumbat pori-pori pernafasan kecoak dan membuat mereka kesulitan bernapas, sehingga mati lemas.

    3. Minyak Pepermin

    Minyak peppermint sangat efektif untuk mengusir kecoak. Campurkan 15 tetes minyak pepermin dengan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Cara ini akan menghalau kecoak masuk rumah.

    4. Lemon

    Kecoak tidak menyukai aroma lemon dan buat sitrus lainnya. Sebarkan jus lemon atau kulit lemon di sekitar rumah sebagai pengusir kecoak alami, sehingga mereka ogah enggan masuk.

    5. Tanah Diatom

    Tanah diatom merupakan insektisida alami yang terbuat dari alga yang telah dihaluskan dan menjadi fosil. Bahan ini berupa bubuk yang tajam, sehingga bisa mengeringkan rangka luar kecoa. Jika terkena tanah diatom, kecoak akan mengalami dehidrasi.

    Cukup taburkan tanah diatom food grade di area yang sering didatangi kecoa. Metode ini aman digunakan di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    Cara Bikin Rumah Bebas Kecoak

    Selain dibasmi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar rumah bebas kecoak. Berikut ini caranya.

    • Periksa dan tutup celah, bukaan, dan retakan di sekitar rumah.
    • Atasi kelembapan di rumah, seperti memperbaiki kebocoran pipa atau wastafel.
    • Pastikan rumah bersih dari tumpahan makanan, piring kotor, serta rajin kosongkan tempat sampah.

    Itulah cara membasmi dan mencegah kecoak di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini 8 Cara Bersihkan Rumah Usai Terendam Banjir


    Jakarta

    Banjir sering kali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Ketika banjir mulai surut, tentu kamu harus segera membersihkan rumah karena sangat kotor akibat lumpur.

    Membersihkan rumah dari banjir juga tak bisa sembarangan. Sebab, lumpur dan sisa air banjir mengandung banyak bakteri. Kalau tidak dibersihkan dengan tepat bisa berbahaya bagi kesehatan.

    Di sisi lain, membersihkan rumah dari banjir secara asal juga meninggalkan sisa lumpur atau kotoran yang menempel. Hal ini bisa menyebabkan bau tak sedap ke seluruh rumah.


    Ingin tahu apa saja tips membersihkan rumah setelah terendam banjir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Rumah yang Terendam Banjir

    Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan saat membersihkan rumah usai kebanjiran. Dilansir situs NSW Health, Senin (7/7/2025), berikut langkah-langkahnya:

    1. Siram Air ke Seluruh Ruangan

    Langkah yang pertama adalah menyiram air bersih ke seluruh ruangan. Hal ini dilakukan untuk membersihkan lumpur dan kotoran dari sisa banjir. Kamu dapat menyiram air dengan selang dari posisi paling tinggi agar bisa menjangkau ke seluruh sudut rumah.

    2. Keringkan Rumah

    Setelah disiram air, kamu perlu mengeringkan seluruh rumah yang terendam banjir. Soalnya, rumah yang masih basah atau lembap bisa memicu tumbuhnya jamur dan lumut.

    Caranya adalah dengan membuka seluruh jendela dan pintu rumah ketika cuaca panas. Disarankan juga menyalakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan. Cek juga apakah ada sisa air atau lumpur yang terperangkap di rongga atau lantai rumah.

    3. Bersihkan Dinding dan Lantai

    Lantai dan dinding wajib dibersihkan setelah rumah terendam banjir. Kamu dapat membersihkannya dengan air panas dan sabun. Agar kuman dan bakteri mati, bisa juga menggunakan sabun antiseptik atau semprotkan larutan pemutih klorin.

    Setelah dibersihkan, keringkan lantai dan dinding agar tidak lembap. Cek kembali apakah masih ada sisa kotoran yang menempel di dinding ataupun lantai.

    4. Bersihkan Furnitur

    Beberapa furnitur juga wajib dibersihkan setelah terendam banjir, seperti meja, kursi, hingga lemari. Cuci dengan sabun antiseptik agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel di benda tersebut.

    Untuk furnitur seperti kasur atau sofa dapat dicuci dengan air hangat dan detergen. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari sampai kering.

    5. Cuci Bahan Kain

    Untuk seprai, selimut, dan pakaian yang terendam banjir juga wajib dicuci. Caranya adalah dengan direndam di air panas, jika bahan tersebut memang tahan panas. Selain itu, bahan kain juga bisa dicuci dengan metode dry clean.

    6. Disinfektan Benda-benda di Rumah

    Beberapa benda di rumah mungkin tak sempat diselamatkan saat terendam banjir. Maka dari itu, penting untuk melakukan disinfektan pada seluruh benda, seperti peralatan makan, alat masak, hingga mainan anak-anak.

    Seluruh benda tersebut wajib dicuci dengan air panas dan dibersihkan pakai sabun antiseptik. Setelah itu, jemur di bawah sinar matahari hingga kering.

    7. Atasi Jamur dan Lumut

    Salah satu risiko jika membersihkan rumah yang terendam banjir dengan tidak tepat adalah menimbulkan jamur dan lumut. Jika menemukan jamur atau lumut kamu dapat membasminya dengan cairan pemutih.

    8. Pakai Sarung Tangan dan Alas Kaki

    Banyak orang yang membersihkan rumah bekas banjir tidak menggunakan sarung tangan dan alas kaki khusus, seperti sepatu boot. Padahal, kamu bisa saja menginjak atau memegang benda yang kotor dan dipenuhi banyak kuman.

    Selain itu, alas kaki juga melindungi diri dari sampah-sampah yang berserakan karena terseret arus banjir. Hal ini untuk mencegah kamu menginjak kayu, kaca, atau benda tajam lainnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Hilangkan Jamur di Dinding Rumah, Tak Perlu Panggil Tukang!


    Jakarta

    Jika melihat bercak berwarna hitam pada dinding, kemungkinan besar itu adalah jamur. Dinding berjamur memberi kesan rumah kotor serta merusak estetika rumah.

    Selain tak sedap dipandang, kemunculan jamur di rumah dapat mengganggu kesehatan penghuninya, lho. Oleh karena itu, penghuni perlu segera mengatasi dinding yang berjamur.

    Bagaimana cara membersihkan tembok berjamur? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Mengatasi Dinding Berjamur

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan jamur yang tumbuh pada dinding, dikutip dari The Spruce.

    1. Siapkan Larutan Pembersih Jamur

    Penghuni perlu menyiapkan campuran larutan pembersih jamur, seperti cairan klorin dan sabun cuci piring. Klorin mampu membunuh spora jamur dengan efektif. Alternatif dari klorin adalah cuka putih kalau tidak terlalu banyak jamur di dinding.

    Campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan ya.

    2. Semprotkan Larutan Pembersih

    Selanjutnya, semprotkan larutan pembersih ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah ke atas. Cara ini mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dinding yang mendekati plafon, gunakan tangga untuk membersihkannya.

    3. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Pastikan jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka saat membersihkan dinding berjamur. Langkah ini akan mempercepat proses pengeringan serta mencegah kelembapan pada dinding. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, penghuni bisa menyalakan kipas angin.

    4. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Setelah menyemprotkan larutan pembersih, biarkan mengering. Lalu, periksa masih ada sisa jamur yang menempel atau tidak. Kalau masih ada noda, ulangi penyemprotan dengan larutan pembersih pemutih yang baru.

    Itulah cara membersihkan dinding yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com