Tag: semprotkan

  • 5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

    Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

    Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Tikus Bersarang di Rumah

    Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

    1. Kerusakan Listrik

    Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

    2. Merusak Perabotan

    Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

    3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

    Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

    4. Menyebarkan Penyakit

    Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

    5. Muncul Bau Tak Sedap

    Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

    Cara Basmi Tikus di Rumah

    Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

    2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami Ini Ternyata Ampuh Usir Cicak dari Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Reptil kecil ini memang tidak berbahaya, tapi kehadirannya bikin sebagian orang merasa geli dan jijik.

    Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah, salah satunya dengan obat serangga. Meski begitu, bau dari obat serangga tersebut dapat mengganggu serta membahayakan kesehatan jika dihirup terus-menerus.

    Namun jangan khawatir, kamu dapat membasmi cicak di rumah dengan sejumlah bahan alami. Apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami

    Ada sejumlah bahan alami yang efektif mengusir cicak di rumah. Dilansir situs Times Of India, berikut beberapa bahan alaminya:

    1. Minyak Pepermin

    Minyak pepermin bisa digunakan untuk mengusir cicak di rumah. Sebab, aroma pepermin yang menyengat membuat cicak memilih untuk menghindar.

    Kamu perlu membuat ramuan terlebih dahulu dengan cara mencampur 10-15 tetes minyak pepermin ke dalam botol semprot berisi air. Setelah itu, kocok botol agar minyak pepermin tercampur rata.

    Jika sudah, semprotkan ramuan minyak pepermin ke jendela, belakang perabotan, dinding, dan sudut-sudut rumah yang sering ditemukan cicak. Semprotkan cairan setiap dua hari sekali aromanya tidak hilang dan tetap efektif mengusir cicak.

    2. Bawang Putih

    Bumbu masak ini ternyata juga bisa dipakai untuk mengusir cicak. Sama seperti pepermin, aroma bawang putih juga tidak disukai cicak sehingga memilih untuk menghindar.

    Cara pakainya juga mudah, cukup iris bawang putih yang sudah dikupas, kemudian dimasukkan ke dalam wadah kecil. Setelah itu, letakkan wadah tersebut di dekat wastafel, saluran pembuangan, dan pintu masuk rumah.

    Jika tidak ada bawang putih, kamu bisa menggunakan bawang merah atau bawang bombay. Sebab, semua jenis bawang tidak disukai cicak karena aromanya yang sangat kuat.

    3. Cangkang Telur

    Meski terdengar aneh, tapi ternyata cangkang telur efektif mengusir cicak dari rumah. Sebab, reptil tersebut mengira cangkang telur adalah predator sehingga lebih memilih ‘putar balik’.

    Kamu bisa menyebarkan cangkang telur bekas yang sudah dibersihkan di dapur, balkon, atau dekat jendela rumah. Sebaiknya ganti cangkang telur setiap 3-4 hari sekali agar tetap terlihat masih segar, sehingga efektif untuk mencegah cicak datang lagi.

    4. Bubuk Kopi

    Cara selanjutnya adalah menggunakan bubuk kopi. Aroma kopi yang menyengat mampu membuat cicak kabur dan tidak datang lagi ke area tersebut.

    Untuk cara pakainya bisa mencampur bubuk kopi dengan air, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan kopi ke area yang sering dilalui cicak. Cara lainnya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di setiap sudut rumah.

    5. Lada

    Bahan dapur yang satu ini bisa digunakan untuk mengusir cicak secara efektif. Cukup campur bubuk merica dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tersebut ke sudut-sudut rumah atau area yang sering dilalui cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Semut Muncul Lagi di Rumah Meski Sudah Diusir


    Jakarta

    Semut merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai di rumah. Hewan ini memang ukurannya kecil, tapi kalau sudah berkumpul dalam jumlah banyak tentu akan merepotkan.

    Sebab, semut dapat menggerogoti makanan yang ada di dapur atau meja makan. Padahal, makanan tersebut masih bisa dikonsumsi di lain waktu. Khusus semut merah, mereka termasuk jenis semut yang suka menggigit dan bisa menyebabkan bentol di kulit.

    Sebenarnya, semut bisa diusir dengan menggunakan obat semprot serangga. Meski begitu, kandungan zat dan baunya dapat membahayakan kesehatan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.


    Solusi lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka putih, garam, atau minyak peppermint. Meskipun sudah diusir, tapi terkadang semut bisa datang lagi ke rumah. Apa penyebabnya?

    Penyebab Semut Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Eco Care Pest Control, ada sejumlah faktor yang menyebabkan semut muncul lagi di rumah, yaitu:

    1. Mencari Sumber Makanan

    Faktor yang pertama karena semut ingin mencari sumber makanan. Apabila telah menemukan sumber makanan di rumah, semut tidak akan pergi sampat persediaan telah habis.

    Serangga kecil ini kerap menyerbu makanan manis, sisa makanan di lantai, atau makanan milik hewan peliharaan. Jadi, kalau ada sisa makanan di meja makan atau dapur yang tidak dibersihkan, maka tak heran semut akan datang kembali meski sebelumnya sudah diusir.

    2. Membuat Sarang Baru

    Selain itu, semut juga kerap masuk ke rumah karena ingin membangun sarang baru. Semut akan terlihat berlalu-lalang di dinding atau lantai rumah selama sarangnya masih ada dan tidak dibersihkan.

    Perlu diketahui, semut sangat menyukai kayu yang basah dan lapuk. Apabila hunian kamu sering mengalami kerusakan akibat air atau terdapat atap yang bocor, maka sangat rentan dijadikan sarang oleh semut.

    Cara Mengatasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mengatasi sarang semut di rumah dengan sejumlah bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka Putih

    • Campur 1 sendok makan cuka putih ke dalam wadah berisi air
    • Tuang larutan cuka ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan ke sarang semut
    • Cairan cuka juga bisa disemprot ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melaluinya lagi.

    2. Garam

    • Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya
    • Bisa juga membuat semprotan garam dengan mencampur air dan garam, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut.

    3. Peppermint

    • Campur minyak peppermint dan air
    • Tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan
    • Semprotkan cairan peppermint ke sarang semut di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! 3 Tempat di Rumah Ini Bisa Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan salah satu hewan yang biasa ditemukan di tempat kotor. Pada umumnya hewan ini sering terlihat di luar ruangan, tapi bisa juga muncul di dalam rumah.

    Dilansir situs Family Handyman, belatung adalah lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki dan warnanya putih. Dilihat secara sekilas belatung mirip seperti cacing. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Secara umum, belatung dapat ditemukan dalam jumlah banyak pada satu tempat tertentu. Mereka akan berubah menjadi kepompong, lalu akhirnya menjadi lalat.


    Belatung dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Meski biasa ditemukan di luar ruangan yang kotor dan bau, bukan berarti belatung tidak dapat muncul di dalam rumah. Ada beberapa tempat yang menjadi ‘sarang’ bagi belatung untuk hidup. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Tempatnya

    Dikutip situs Homes and Garden, berikut sejumlah tempat di dalam rumah yang sering muncul belatung dalam jumlah banyak:

    1. Tempat Sampah Terbuka

    Salah satu area yang kerap terdapat banyak belatung adalah tempat sampah. Sebab, lalat senang berada di tempat kotor dan bau untuk mencari sumber makanan. Di sisi lain, lalat juga dapat bertelur di tempat sampah karena menyediakan sumber makanan bagi larva.

    Maka dari itu, pastikan kamu selalu rutin membuang sampah yang ada di dalam rumah. Jangan biarkan menumpuk selama berhari-hari karena bisa memicu munculnya belatung.

    Selain itu, jangan biarkan tempat sampah terus terbuka setiap saat. Hal itu juga dapat mengundang lalat untuk datang dan berkembang biak di sana.

    2. Piring Kotor

    Selain di tempat sampah, belatung juga bisa muncul di piring kotor. Soalnya, lalat dapat hinggap dan bertelur di atas piring yang penuh sisa makanan. Lalat menganggap tempat itu sangat sempurna untuk berkembang biak serta sumber makanan bagi belatung.

    Untuk itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau di meja makan selama berhari-hari. Segera cuci piring tersebut sampai bersih dan lap menggunakan kain kering.

    Tak hanya piring makan, kamu juga perlu mencuci tempat makan milik hewan peliharaan di rumah. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal karena dapat mengundang lalat dan serangga lainnya untuk datang.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Black Mold Bisa Muncul di Dinding Kamar Mandi, Ini Cara Atasinya!


    Jakarta

    Jamur hitam atau black mold dapat muncul di dalam rumah, salah satunya di area kamar mandi. Disebut black mold karena jamur tersebut punya warna hitam.

    Munculnya black mold di kamar mandi tak bisa dianggap sepele. Hal tersebut menandakan kalau sirkulasi udara sangat buruk dan terjadi kelembapan yang berlebih.

    Dilansir situs Real Simple, membersihkan black mold juga tidak bisa sembarangan. Apabila tak sengaja menghirup jamur hitam bisa menyebabkan gangguan pernapasan. Jika menyentuhnya dengan tangan kosong dapat memicu alergi.


    Apabila kamu melihat ada noda hitam di dinding kamar mandi, bisa jadi pertanda bahwa terdapat black mold. Sebaiknya segera diatasi sebelum jamur tersebut makin melebar ke seluruh ruangan.

    Ingin tahu cara mengatasi black mold yang ada di kamar mandi? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Black Mold di Kamar Mandi

    Membasmi black mold di kamar mandi bisa menggunakan sejumlah bahan yang mudah didapat, seperti pemutih atau soda kue. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Pemutih

    • Tuang 1-2 cangkir pemutih ke dalam wadah berisi air
    • Celupkan spons ke dalam wadah, lalu oleskan spons pada bagian dinding yang terdapat jamur hitam
    • Ambil sejumlah bola kapas dan celupkan ke dalam larutan tersebut, lalu tempelkan di atas jamur hitam
    • Diamkan selama 15 menit, lalu angkat bola kapas dan gosok jamur hitam dengan sikat
    • Bilas dengan air bersih dan biarkan mengering
    • Jika masih menemukan black mold, ulangi langkah ini sampai benar-benar hilang.

    2. Soda Kue

    • Tuang 1/2 cangkir soda kue ke dalam wadah, lalu campurkan dengan 3-4 sendok makan air. Jumlah takaran air bisa disesuaikan hingga menjadi pasta kental
    • Lalu, oleskan pasta soda kue ke area yang terdapat black mold di kamar mandi
    • Diamkan selama 30 menit agar soda kue bereaksi terhadap jamur hitam
    • Setelah itu, gosok dengan sikat dan bilas menggunakan air bersih.

    3. Cuka Putih

    • Tuang 4-5 sendok makan cuka putih ke dalam botol semprot, lalu campur dengan air secukupnya
    • Lalu kocok botol semprot hingga air dan cuka putih tercampur rata
    • Semprotkan larutan cuka pada permukaan dinding yang terkena black mold
    • Diamkan selama 1 jam agar cuka putih bereaksi terhadap jamur hitam
    • Setelah itu, semprot kembali jamur hitam dengan larutan cuka putih dan sikat sampai bersih
    • Bilas dengan air bersih agar jamur hitam ikut larut.

    Sebagai catatan, gunakan masker, sarung tangan karet, dan pelindung mata saat membersihkan black mold di kamar mandi. Selain itu, nyalakan kipas angin atau buka pintu kamar mandi dan jendela untuk meningkatkan ventilasi udara.

    Meski black mold sudah berhasil diatasi, tapi seiring waktu bisa muncul kembali. Hal ini dapat terjadi karena tingkat kelembapan yang tinggi di kamar mandi.

    Untuk mencegah jamur hitam muncul lagi, kamu perlu memiliki ventilasi udara yang baik dan suhunya diusahakan tetap normal. Solusinya adalah dengan memasang exhaust fan di kamar mandi untuk menghilangkan udara lembap, bau tidak sedap, serta mengeluarkan hawa panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Bau Apek di Lemari Kayu


    Jakarta

    Lemari kayu memang bisa menambah kesan estetis dan alami dalam ruangan. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, lemari bisa mengeluarkan bau apek yang mengganggu. Bau ini tak hanya membuat tak nyaman, tapi juga bisa menempel pada pakaian yang disimpan.

    Bau apek biasanya muncul karena sirkulasi udara yang buruk, kelembapan tinggi, atau penumpukan debu dan jamur. Agar baju tetap wangi dan lemari bebas bau, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah bau apek di lemari kayu.

    Tips Menghilangkan Bau Apek di Lemari Kayu

    1. Keluarkan Semua Isi Lemari

    Langkah pertama adalah mengosongkan isi lemari. Cek apakah pakaian yang disimpan sudah menyerap bau apek. Jika iya, segera cuci ulang pakaian tersebut.


    2. Periksa Sumber Bau

    Cek seluruh bagian dalam lemari, terutama area lembap atau berjamur. Jika ditemukan jamur, bersihkan sesuai dengan jenis material kayu lemari.

    3. Bersihkan dengan Penyedot Debu

    Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang menumpuk di dalam lemari, terutama di bagian sudut dan laci.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Campurkan cuka putih dengan air hangat, lalu semprotkan ke permukaan dalam lemari. Cuka bisa membantu menetralisir bau apek yang membandel.

    5. Biarkan Lemari Terbuka

    Setelah dibersihkan, biarkan pintu lemari terbuka selama beberapa hari untuk memperlancar sirkulasi udara dan menghilangkan bau secara alami.

    6. Gunakan Baking Soda

    Letakkan semangkuk baking soda di dalam lemari dan tutup selama semalam. Ulangi jika bau masih tersisa.

    Cara Mencegah Lemari Kayu Bau Apek

    Setelah lemari bersih, berikut ini beberapa cara untuk mencegah bau apek muncul kembali:

    1. Jangan Menyimpan Pakaian Terlalu Padat

    Beri ruang antar pakaian agar sirkulasi udara tetap baik di dalam lemari.

    2. Gunakan Vacuumed Bag

    Untuk pakaian yang jarang dipakai, simpan dalam tas kedap udara agar tidak menumpuk di dalam lemari.

    3. Simpan Sepatu dalam Kotak Khusus

    Jika menyimpan sepatu dalam lemari, pastikan sepatu diletakkan di dalam kotaknya agar tidak menambah aroma tidak sedap.

    4. Gunakan Pengharum Lemari

    Pasang pengharum lemari atau kantong potpourri alami untuk menjaga aroma tetap segar.

    Dengan perawatan rutin dan cara penyimpanan yang tepat, lemari kayu bisa tetap bersih, wangi, dan bebas dari bau apek. Jangan lupa untuk mengecek dan membersihkan lemari secara berkala ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Aman Buang Bangkai Tikus Agar Tak Jadi Sumber Penyakit


    Jakarta

    Banyak orang benci tikus karena kotor dan suka menggigit barang-barang. Hewan pengerat ini terkadang bisa ditemui di dalam rumah.

    Tak jarang pemilik rumah berusaha membasmi tikus menggunakan racun ataupun perangkap. Setelah itu, penghuni punya PR (pekerjaan rumah) untuk membuat bangkai tikus.

    Namun, penghuni rumah harus berhati-hati ketika berurusan dengan tikus. Sebab, tikus merupakan sumber penyakit yang dapat mengancam kesehatan penghuni.


    Dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention, penyakit yang berasal dari tikus bisa menyebar melalui udara. Untuk itu, penghuni perlu melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko penyakit.

    Lalu, bagaimana cara membuang bangkai tikus? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Aman Buang Bangkai Tikus

    Inilah langkah-langkah untuk membuang bangkai tikus dengan aman.

    1. Perlindungan

    Sebelum membuang tikus, penghuni harus mempersiapkan perlindungan diri. Gunakan obat anti serangga pada pakaian, sepatu, dan tangan untuk mencegah dihinggapi kutu dari tikus. Lalu, gunakan sarung tangan berbahan karet atau plastik.

    2. Semprotkan Disinfektan

    Setelah memastikan tubuh terlindungi, semprotkan disinfektan pada bangkai tikus, sarang, dan area sekitarnya. Biarkan disinfektan meresap selama lima menit atau sesuai anjuran pada petunjuk produk.

    3. Masukkan Bangkai ke Dalam Plastik

    Selanjutnya, masukkan bangkai tikus beserta sarang dan perangkapnya ke dalam kantong plastik. Ikat dengan simpul untuk menyegel kantong. Lalu, masukkan kantong tersebut ke dalam kantong plastik kedua dan ikat lagi.

    Jika ingin menggunakan perangkap tikus kembali, masukkan ke dalam ember. Rendam perangkap tersebut menggunakan disinfektan selama lima menit. Pastikan menggunakan sarung tangan karet selama proses ini.

    4. Buang Bangkai Tikus

    Buang kantong berisi bangkai tikus ke tempat sampah tertutup yang dikosongkan secara teratur. Selain itu, penghuni bisa menghubungi dinas kesehatan untuk informasi tentang cara lain membuang bangkai tikus.

    5. Bersihkan Diri

    Sebelum melepas sarung tangan, jangan lupa untuk mencucinya dengan sabun dan air atau disinfektan. Kemudian, pastikan untuk mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setelah melepas sarung tersebut.

    Itulah cara membuang bangkai tikus agar tidak menjadi sumber penyakit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Kotoran Tikus Tanpa Risiko Penyakit


    Jakarta

    Tikus terkadang masuk dan bersarang di dalam rumah. Mereka pun meninggalkan kotoran dan urine kerap berceceran di sudut-sudut rumah.

    Jika menemukan kondisi seperti ini, penghuni perlu segera membasmi tikus. Pasalnya, tikus merupakan hewan kotor sehingga membawa berbagai penyakit.

    Penghuni harus membersihkan sarang tikus apalagi kotorannya. Namun, proses ini tidak boleh dilakukan secara asal.


    Bagaimana cara membersihkan kotoran tikus? Simak caranya berikut ini.

    Cara Bersihkan Kotoran Tikus

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan kotoran tikus, dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention.

    1. Persiapan

    Sebelum membersihkan kotoran tikus, penghuni dianjurkan memakai sarung tangan karet atau plastik. Lalu, buka semua pintu dan jendela selama 30 menit. Pastikan untuk meninggalkan ruangan tersebut sembari menunggu.

    2. Semprotkan Disinfektan

    Semprotkan disinfektan atau cairan pemutih pada urine dan kotoran tikus sampai benar-benar basah. Biarkan cairan tersebut meresap selama 5 menit atau sesuai instruksi pada label produk.

    3. Lap Kotoran dengan Tisu

    Selanjutnya, gunakan tisu untuk mengelap kotoran beserta cairan pembersih tadi. Lalu, buat tisu tersebut ke tempat sampah tertutup dan sering dikosongkan.

    4. Bersihkan Area dengan Disinfektan

    Lap atau pel area bekas kotoran menggunakan disinfektan. Bersihkan semua permukaan seperti lantai, meja, kabinet, dan laci. Pastikan untuk mengikuti anjuran produk ketika membersihkan permukaan yang berbeda-beda.

    5. Bersihkan Diri

    Terakhir, cuci sarung tangan dengan sabun dan air atau disinfektan sebelum melepaskannya. Setelah dilepas, barulah cuci tangan dengan sabun dan air hangat.

    Itulah tips membersihkan kotoran tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Toilet Duduk dengan Mudah Agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Banyak pemilik rumah yang kini beralih menggunakan toilet duduk karena dianggap lebih nyaman untuk buang air kecil dan buang air besar. Karena digunakan setiap hari, maka kamu juga perlu membersihkan toilet duduk secara berkala.

    Jika toilet duduk tidak dirawat dan jarang dibersihkan maka akan cepat kotor sehingga menimbulkan noda kuning. Selain itu, toilet duduk yang kotor menjadi sarang bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan toilet duduk secara rutin agar penghuni dan tamu yang datang ke rumah merasa nyaman saat menggunakan kamar mandi. Cara membersihkannya juga mudah kok, simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Toilet Duduk dengan Mudah

    Membersihkan toilet duduk tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Dilansir situs Wecasa, berikut cara membersihkan toilet duduk dengan mudah:

    1. Siapkan Alat

    Langkah pertama adalah dengan menyiapkan semua peralatan untuk membersihkan toilet duduk, mulai dari sikat, lap pembersih, cairan pembersih, dan ember berisi air

    Pastikan kamu menyiapkan dua sikat, yakni sikat untuk bagian dalam dan luar toilet duduk. Lalu, siapkan juga cairan pembersih khusus bagian dalam dan luar toilet duduk.

    Saat membersihkan toilet duduk disarankan pakai sarung tangan agar kuman dan kotoran tidak masuk melalui sela-sela jari.

    2. Bersihkan Toilet Duduk dengan Tepat

    Jika semua alat sudah siap, mulai bersihkan toilet duduk dari area luar terlebih dulu. Semprotkan cairan pembersih sampai merata, lalu sikat secara perlahan agar noda kuning bisa hilang.

    Setelah itu, bersihkan bagian dalam toilet duduk. Area ini memang paling mudah kotor dan terdapat noda kuning karena digunakan setiap hari.

    Semprot cairan pembersih ke bagian dalam toilet duduk secara merata, lalu diamkan selama 10-15 menit. Kemudian sikat sampai bersih hingga tak ada lagi noda kuning yang menempel.

    3. Pakai Baking Soda untuk Bersihkan Toilet Duduk

    Kamu juga bisa menggunakan baking soda agar toilet duduk semakin bersih dan kinclong. Caranya cukup mencampur baking soda dan air hingga menjadi pasta, lalu oleskan pada bagian toilet duduk yang kotor.

    Tunggu selama 10-15 menit agar baking soda bereaksi terhadap noda dan kotoran, lalu sikat toilet duduk secara perlahan. Jika sudah, pencet tombol flush untuk membuang kotoran ke saluran air.

    4. Cuka Putih untuk Opsi Alternatif

    Selain baking soda, kamu juga dapat menggunakan cuka putih untuk membersihkan toilet duduk. Cara pakainya juga gampang, campur cuka putih dan air secukupnya ke dalam botol semprot.

    Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan, lalu semprotkan larutan cuka putih ke area yang bernoda di toilet duduk. Diamkan selama 10-15 menit agar cuka bereaksi terhadap noda, setelah itu lap hingga bersih.

    5. Bilas dengan Air Bersih

    Langkah terakhir adalah dengan membilas toilet duduk dengan air bersih. Pastikan tidak ada sisa kotoran atau cairan pembersih yang menempel di toilet duduk.

    Agar lebih nyaman dan sehat, kamu bisa menyemprotkan cairan antiseptik setelah menggunakan toilet duduk. Langkah ini untuk mencegah bakteri dan kuman bisa berkembang biak di toilet duduk.

    Itulah cara membersihkan toilet duduk agar kinclong lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kipas Angin Penuh Debu? Begini Cara Bersihkan Tanpa Harus Dibongkar


    Jakarta

    Kipas angin yang tidak dibersihkan dapat menimbun banyak debu. Penghuni rumah harus rajin membersihkannya agar tumpukan debu tidak menghalangi aliran angin atau menyebar ke udara.

    Biasanya kipas angin dibersihkan dengan cara membuka bagian penutupnya. Lalu, penutup dan baling-baling dilepas dan dicuci di bawah aliran air.

    Namun, membongkar kipas angin terkadang ribet dan sulit dilakukan. Nah, sebenarnya ada cara praktis untuk membersihkan kipas tanpa perlu membongkarnya, lho.


    Bagaimana cara membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya? Simak tipsnya berikut ini

    Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar

    Inilah sejumlah metode untuk membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

    Vacuum Cleaner

    Penghuni bisa memakai vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Metode ini akan lebih efektif kalau menggunakan penyedot debu dengan ujung berukuran kecil sehingga bisa masuk ke celah penutup kipas angin. Berikut ini cara untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stopkontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan seluruh bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Garam atau Pasir

    Penghuni dapat memanfaatkan garam atau pasir buat membersihkan kipas angin. Caranya sebagai berikut.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
    2. Tutup bagian atas kipas dengan kain atau plastik.
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu rontok.
    5. Setelah dirasa cukup, matikan kipas dan bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Selain itu, penghuni rumah bisa menggunakan larutan yang terbuat dari sabun, cuka, dan baking soda. Cara membersihkan kipas dengan larutan itu sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan bahan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Kompresor Angin

    Kompresor angin cukup kuat untuk merontokkan debu dari kipas angin. Akan tetapi, alat ini tak banyak yang memilikinya di rumah. Berikut ini cara membersihkan kipas menggunakan kompresor angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Pengering Rambut

    Terakhir, penghuni bisa menghempaskan debu pada kipas angin memakai pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang dapat membersihkan kotoran yang menempel pada kipas. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut buat bersihkan kipas.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Itulah beberapa cara mudah untuk membersihkan kipas angin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com