Tag: semprotkan

  • Pagar Rumah Susah Digeser? Ini Solusinya biar Tak Seret


    Jakarta

    Pernahkah kesulitan menggeser pagar? Bagian rel seret sehingga susah membuka pagar rumah.

    Model pagar sepertinya ini sebenarnya praktis untuk dibuka tutup. Namun, kalau roda dan relnya tidak dirawat, lama-lama bisa seret.

    Jika sudah seperti ini, bagaimana cara memperbaikinya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Perbaiki Pagar Geser yang Seret

    Inilah beberapa metode yang bisa dicoba biar buka tutup pagar menjadi mudah, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Bersihkan Rel

    Kotoran bisa menumpuk pada rel sehingga pagar sulit bergeser. Jika itu kondisinya, bersihkan rel menggunakan sapu atau peniup daun.

    Penghuni rumah juga bisa menyikat rel menggunakan air dan sabun. Jangan lupa untuk membilas dan mengeringkan rel sebelum dipakai ya.

    2. Sejajarkan Pagar dengan Rel

    Pagar juga bisa seret karena posisinya tidak sejajar dengan rel. Periksa kesejajaran pagar dan rel, lalu perbaiki kalo tidak sesuai.

    Cara periksanya dengan menutup pagar, lalu ukur jarak antara pintu pagar dan tiang di kedua sisi. Pengukuran harus sama, jika tidak, sesuaikan pintu gerbang hingga sejajar.

    3. Ganti Roda yang Aus

    Selain itu, roda yang sudah rusak atau aus bisa jadi penyebab pagar susah dibuka. Pastikan roda dalam kondisi baik. Kalau roda rusak, segera ganti dengan yang baru ya.

    4. Beri Pelumas

    Gunakan pelumas untuk membantu pagar meluncur dengan mulus. Semprotkan pelumas berbasis silikon pada rel secara teratur.

    5. Kencangkan Baut dan Sekrup

    Terakhir, pastikan semua baut dan sekrup terpasang dengan kencang. Baut dan sekrup yang longgar membuat pagar bergoyang dan tidak stabil.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi pagar geser yang seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Usir Lintah di Rumah dengan Bahan Alami, Bisa Pakai Garam


    Jakarta

    Lintah merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Kehadiran lintah membuat para penghuni rumah merasa tidak nyaman karena khawatir digigit dan dihisap darahnya.

    Hewan parasit ini menyukai tempat yang lembap agar bisa bertahan hidup, misalnya di kamar mandi atau halaman rumah. Jika kamu menemukan lintah di sekitar rumah, sebaiknya jangan panik dan khawatir.

    Sebab, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengusir lintah dari rumah. Lalu, penting juga untuk mengetahui penyebab lintah dapat muncul di dalam rumah. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Ada Banyak Lintah di Rumah

    Munculnya banyak lintah di rumah bisa disebabkan oleh sejumlah hal. Dilansir situs We Are Explorers, berikut penyebabnya.

    1. Kondisi Rumah yang Lembap

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, lintah merupakan hewan yang senang berada di tempat yang lembap. Jika kondisi rumah sangat lembap, tak heran lintah dapat hidup dan berkembang biak.

    Selain itu, kalau hunian berada di dekat sungai, rawa atau selokan yang sering tergenang, lingkungan akan cenderung lembap. Hal itu yang membuat lintah juga sering muncul di rumah.

    2. Usai Hujan dan Banjir

    Setelah turun hujan biasanya lintah kerap muncul di perkarangan rumah atau menempel di dinding. Mereka akan berjalan secara perlahan menuju tempat yang kering agar tidak kebasahan.

    Lintah juga sering muncul usai banjir melanda. Bisa saja lintah terbawa arus banjir sehingga menempel di kendaraan, dinding rumah, atau tubuh manusia.

    3. Kamar Mandi yang Lembap

    Selain muncul di halaman rumah, terkadang lintah juga sering muncul di kamar mandi yang sangat lembap. Hewan melata tersebut bisa muncul di toilet lewat dua cara, yaitu melalui saluran air atau celah kamar mandi.

    Cara Usir Lintah dengan Bahan Alami

    Lintah yang muncul di halaman atau kamar mandi rumah dapat diusir dengan bahan alami, lho. Dikutip dari How To Repel, berikut cara ampuh usir lintah.

    1. Garam

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, garam juga bisa digunakan untuk membasmi lintah di rumah. Cukup menaburkan garam secukupnya ke area yang sering dilalui lintah agar mereka tidak datang lagi.

    Penghuni juga bisa membasmi lintah dengan menaburkan garam secukupnya ke badannya. Tak lama, lintah akan bereaksi karena efek dari garam dan perlahan akan mati.

    2. Bawang Putih dan Cengkeh

    Penggunaan bawang putih dan cengkeh bisa menjadi solusi ampuh untuk membasmi lintah. Caranya cukup geprek 2-3 siung bawang putih dan 1-2 batang cengkeh. Lalu, taburkan di ruangan yang lembap atau sudut-sudut kamar.

    3. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri atau essential oil ternyata dapat digunakan untuk membasmi lintah. Cara pakainya juga mudah, siapkan beberapa bola kapas yang sudah dioleskan minyak esensial, lalu letakkan di sudut-sudut ruangan.

    4. Jus Lemon

    Cara lain untuk mengusir lintah di rumah bisa menggunakan jus lemon. Caranya cukup dengan peras 2 buah lemon dan dicampur dengan air secukupnya, lalu masukkan ke dalam botol semprot dan kocok sampai merata. Semprotkan cairan jus lemon itu pada area dinding dan tanaman agar lintah tidak datang lagi ke rumah.

    Itulah penyebab ada banyak lintah masuk ke rumah dan cara ampuh mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Basmi Kaki Seribu yang Bikin Kulit Gatal dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Ada sejumlah hewan yang sering kali muncul di rumah, salah satunya adalah kaki seribu. Hewan yang termasuk kelompok filum arthropoda ini sering terlihat di halaman dan teras rumah.

    Ketika menemukan kaki seribu, sebaiknya detikers tetap hati-hati. Sebab, kandungan zat di dalam hewan ini dapat memicu rasa gatal dan terbakar jika menyentuh kulit.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan banyak kaki seribu bermunculan di rumah. Namun jangan khawatir, untuk membasminya bisa menggunakan bahan alami yang mudah didapat.


    Penyebab Kaki Seribu Muncul di Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, kaki seribu termasuk hewan yang bertahan hidup di tempat lembap dan gelap. Jika tingkat kelembapan di rumah sangat tinggi, maka tak heran kalau menemukan banyak kaki seribu.

    Kehadiran hama tersebut juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Kemungkinan terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, dan rayap yang merupakan sumber makanan bagi kaki seribu.

    Terkadang, kaki seribu juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau lubang yang tidak ditutup. Mereka akan mencari tempat yang aman untuk berkembang biak.

    Ketika hujan deras, kaki seribu yang semula hidup di halaman rumah akan berpindah ke tempat yang kering. Sebab, habitat mereka tergenang air dan tak bisa ditinggali lagi. Maka dari itu, kaki seribu sering ditemukan sedang merayap di dinding atau lantai rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dengan Bahan Alami

    Mengusir kaki seribu di rumah bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Tak harus menggunakan cairan kimia, cukup dengan bahan alami yang mudah didapat sudah bisa membasmi hama tersebut. Berikut caranya:

    1. Cuka Putih

    Kandungan asam asetat pada cuka putih ternyata dinilai ampuh untuk membasmi hama di rumah, termasuk kaki seribu. Cara pakainya cukup dengan menuangkan cuka putih ke kaki seribu, tak lama mereka akan mati karena terpapar cairan asam.

    2. Garam

    Selain digunakan untuk bumbu masak, garam juga bisa digunakan untuk membasmi kaki seribu. Sama seperti cara sebelumnya, cukup taburkan garam ke kaki seribu dan perlahan akan mati.

    3. Minyak Esensial

    Guna mencegah kaki seribu masuk ke rumah bisa menggunakan minyak esensial atau essential oil. Cukup mencampur minyak esensial dan air hingga menjadi cairan, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan cairan minyak esensial ke sudut-sudut rumah.

    Untuk aroma minyak esensial bisa dipilih secara bebas sesuai keinginan, seperti peppermint, tea tree, jeruk, atau lavender. Semprotkan secara berkala atau ketika wanginya sudah tidak tercium

    4. Daun Pandan dan Serai

    Daun pandan dan serai dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai kaki seribu. Caranya dengan memotong daun pandan menjadi beberapa bagian, lalu geprek serai agar aromanya keluar.

    Setelah itu, masukkan ke dalam wadah terbuka dan letakkan di area yang sering dilalui kaki seribu. Jika sudah tidak mengeluarkan wangi, segera ganti dengan daun pandan dan serai yang baru.

    Demikian penyebab kaki seribu muncul di rumah dan cara atasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 3 Lokasi di Rumah Ini Rawan Jadi Sarang Belatung


    Jakarta

    Belatung merupakan hewan yang sering muncul pada makanan yang sudah kadaluarsa atau busuk. Namun, kemunculan hewan yang sebenarnya larva dari serangga ini bisa ditemui di dalam rumah yang mungkin dikira bersih.

    Sebelum itu, ketahui dahulu bentuk belatung. Dilansir Family Handyman, belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini umumnya berwarna putih tidak memiliki kaki, bentuknya seperti cacing pendek dan selalu menggeliat. Hewan ini memiliki 1-2 bintik hitam pada salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai lubang pernapasan.

    Ketika menemukan belatung, biasanya mereka tidak hanya satu buah, melainkan bergerombol dan selalu menggeliat. Mereka muncul dari telur lalat yang bertelur di atas sampah atau tempat kotor tersebut. Oleh karena itu, jika ada tumpukan sampah atau makanan yang sudah membusuk sebaiknya dibuang jauh-jauh karena dapat mengundang lalat.


    Belatung sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan, sehingga area tersebut tak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Faktor cuaca juga dapat membunuh belatung karena hewan ini tidak dapat bertahan hidup di kondisi terlalu dingin atau panas.

    Dari siklus kehidupan belatung, detikers mungkin bisa terbayang sedikit kira-kira lokasi di mana yang disenangi oleh belatung. Dilansir Homes and Garden berikut lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di dalam rumah.

    1. Piring Kotor

    Mencuci piring atau perlengkapan makan sebenarnya merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi jika jumlahnya banyak ditambah pekerjaan lainnya, tugas satu ini bisa jadi tidak tersentuh sama sekali. Namun, hati-hati tumpukan piring kotor dapat memicu munculnya belatung. Sebab, biasanya di dalam piring kotor terdapat sisa makanan atau sampah yang apabila didiamkan akan membusuk dan memanggil lalat datang.

    Apabila piring sudah diinvasi belatung, membersihkannya akan lebih sulit. Lebih baik, setiap setelah makan, sisa makanan dipisah dahulu, piring direndam dalam air bersih. Bisa juga mencicilnya atau memakai peralatan makan sekali pakai jika benar-benar tidak bisa mencuci piring.

    2. Tempat Sampah Terbuka

    Tempat sampah di dalam rumah juga harus setiap hari dibuang keluar karena baunya dapat mengundang lalat datang. Selain itu, pastikan tempat sampah yang dipakai modelnya memiliki tutup agar lalat, tikus, hingga kecoa tidak berkumpul di dalamnya.

    3. Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di sekitar perkarangan rumah. Umumnya hal ini disebabkan karena ada kotoran hewan, bangkai binatang, atau kompos yang tidak segera dibersihkan. Maka jangan heran kalau ditemukan banyak lalat dan belatung di halaman.

    Tips Membasmi Belatung di Rumah

    Kamu dapat membasmi belatung dengan menggunakan obat semprotan nyamuk. Jika sudah mati, kamu bisa menyingkirkannya dengan vacuum cleaner atau sapu.

    Jika masih ada sejumlah belatung yang hidup, kamu bisa membasminya dengan membuat larutan alami dari garam dan cuka putih. Berikut langkah-langkahnya:

    • Tuang 2 sendok makan garam ke dalam wadah, lalu campur cuka putih secukupnya
    • Masukkan 2-3 gelas air panas ke dalam wadah, kemudian aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Semprotkan cairan garam dan cuka putih ke area yang terdapat belatung di rumah.

    Itulah 3 lokasi yang bisa memicu munculnya belatung di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Mudah Hilangkan Jamur di Dinding Rumah, Tak Perlu Panggil Tukang!


    Jakarta

    Jika melihat bercak berwarna hitam pada dinding, kemungkinan besar itu adalah jamur. Dinding berjamur memberi kesan rumah kotor serta merusak estetika rumah.

    Selain tak sedap dipandang, kemunculan jamur di rumah dapat mengganggu kesehatan penghuninya, lho. Oleh karena itu, penghuni perlu segera mengatasi dinding yang berjamur.

    Bagaimana cara membersihkan tembok berjamur? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Mengatasi Dinding Berjamur

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan jamur yang tumbuh pada dinding, dikutip dari The Spruce.

    1. Siapkan Larutan Pembersih Jamur

    Penghuni perlu menyiapkan campuran larutan pembersih jamur, seperti cairan klorin dan sabun cuci piring. Klorin mampu membunuh spora jamur dengan efektif. Alternatif dari klorin adalah cuka putih kalau tidak terlalu banyak jamur di dinding.

    Campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan ya.

    2. Semprotkan Larutan Pembersih

    Selanjutnya, semprotkan larutan pembersih ke area tembok yang berjamur mulai dari bawah ke atas. Cara ini mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lainnya.

    Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembap agar mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dinding yang mendekati plafon, gunakan tangga untuk membersihkannya.

    3. Membuat Ventilasi di Ruangan

    Pastikan jendela atau pintu rumah dalam kondisi terbuka saat membersihkan dinding berjamur. Langkah ini akan mempercepat proses pengeringan serta mencegah kelembapan pada dinding. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding yang berjamur, penghuni bisa menyalakan kipas angin.

    4. Tunggu Mengering dan Cek Noda yang Tersisa

    Setelah menyemprotkan larutan pembersih, biarkan mengering. Lalu, periksa masih ada sisa jamur yang menempel atau tidak. Kalau masih ada noda, ulangi penyemprotan dengan larutan pembersih pemutih yang baru.

    Itulah cara membersihkan dinding yang berjamur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Saja Nggak Cukup, Ini 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut


    Jakarta

    Hewan yang kerap ditemukan di rumah adalah semut. Hewan kecil ini kerap muncul di area dekat makanan, seperti meja makan, kompor, hingga tempat sampah.

    Kemunculan semut bisa dalam hitungan menit, bahkan saat ada makanan jatuh, semut dengan cepat berkumpul. Hal ini tidak begitu masalah karena bisa langsung dibuang. Berbeda jika mereka menargetkan makanan bersih yang kita simpan di meja makan. Makanan yang sudah didatangi semut memiliki potensi terkontaminasi bakteri yang dibawa semut. Jadi tidak bisa dimakan atau lebih baik langsung dibuang.

    Pasti rasanya berat membuang makanan yang belum sempat disantap karena semut. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi atau terulang di rumah, biasanya orang meletakkan piring makanan di atas piring yang telah berisi air sehingga semut tidak bisa naik ke piring makanan. Namun, semut sudah bisa menembus penghalang tersebut sehingga cara tersebut tidak lagi ampuh.


    Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce usir semut dengan bahan alami yang bisa diletakkan di dekat makanan.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    1. Kulit Jeruk

    Semut memiliki penciuman yang tajam. Untuk mencegah mereka menemukan aroma dari makanan, coba kecoh dengan aroma dari kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Namun, aroma kulit jeruk tidak akan membuat mereka pergi selamanya. Jadi, agar efektif, ganti kulit jeruk minimal sehari sekali.

    2 . Kayu Manis

    Bahan alami yang ditakuti semut adalah kayu manis. Bahan masakan satu ini mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Kayu manis yang digunakan adalah yang sudah sudah dihaluskan. Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    3. Air Cengkeh

    Cengkeh yang biasa digunakan dalam sop sudah memberikan aroma yang kuat. Aroma ini cocok untuk mengusir semut. Cara memasang perangkapnya adalah dengan merendam beberapa cengkeh utus dalam air hangat dan semprotkan air tersebut ke lokasi yang banyak semutnya.

    4. Larutan Cuka

    Cuka merupakan musuh bagi sebagian besar hewan yang ditemukan di rumah. Baunya yang kuat sangat dibenci semut. Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    5. Ampas Kopi

    Siapa yang sering minum kopi dan ada sisa ampasnya? Coba pakai sisa tersebut untuk mengusir semut di rumah. Sebar ampas kopi tersebut ke area yang sering dilewati semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    6. Bubuk Lada dan Cabai

    Semut juga tidak suka dengan lada dan cabai bubuk karena aromanya yang kuat. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali. Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    7. Tepung Maizena

    Bahan satu ini biasanya digunakan untuk mengentalkan larutan. Di luar itu, tepung maizena bisa untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan semprot air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    Itulah sejumlah bahan yang dapat mengusir semut. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Ada Kecoak di Kamar Mandi? Bisa Jadi Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Adanya kecoak di dalam kamar mandi tentu bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman dan jijik. Tak heran banyak orang mencari cara untuk mencegah atau membasmi kecoak.

    Di sisi lain, adanya kecoak menimbulkan bau tak sedap serta berpotensi membawa penyakit. Hal ini menambah daftar alasan harus mengusir kecoak dari rumah.

    Sebelum mengetahui cara mencegah dan membasmi kecoak, simak dulu penyebab adanya hewan tersebut di kamar mandi.


    Penyebab Ada Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir dari The Spruce, kecoak suka dengan area lembap. Adanya air yang tertampung di bak, keran bocor hingga saluran pembuangan menjadikan kamar mandi tempat yang selalu lembap dan disukai kecoak.

    Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

    Cara Cegah dan Basmi Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir dari Homes & Gardens dan The Spruce, berikut ini informasinya.

    Rutin Bersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Hewan ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Oleh karena itu, penghuni wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    Buang Sampah ke Luar Rumah

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Penghuni rumah bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas kecoak dengan menghambat pernapasannya. Penghuni rumah dapat mencampurkan 4 sendok makan sabun dan 1 liter air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, penghuni rumah bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    Perlu diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini bisa saja tidak bertahan lama. Penghuni rumah harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Contohnya, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Efektif Basmi Rayap yang Suka Gerogoti Lemari Kayu


    Jakarta

    Kayu masih menjadi material pilihan banyak orang terutama ketika membuat lemari. Hal ini dikarenakan lemari kayu memiliki tampilan yang kokoh, timeless, minimalis, dan masuk dalam segala interior apa pun.

    Di sisi lain, ada satu kekurangan lemari kayu yang hingga saat ini masih jadi ancaman bagi pemakainya, yakni lemari kayu rawan rusak karena rayap.

    Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif. Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.


    Hewan kecil ini tidak hanya menggerogoti kayu, melainkan apa pun yang mengandung selulosa, seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

    Lantas, gimana cara mengatasi rayap agar tidak menggerogoti lemari kayu? Dilansir Southern Living, berikut caranya.

    1. Gunakan Asam Borat

    Mungkin beberapa detikers ada yang asing dengan nama asam borat, bahan yang disebut ampuh membasmi rayap menggerogoti lemari. Bahan ini pengaplikasiannya mudah, yakni cukup disemprotkan atau ditaburkan di area serangan rayap. Lalu, tunggu hingga larut dan oleskan ke permukaan kayu yang diganyang rayap.

    Ketika asam borat tertelan rayap, sistem pencernaan mereka akan terganggu. Tidak hanya pencernaan, eksoskeleton rayap dapat mengering sehingga perlahan-lahan mati saat bersentuhan langsung dengan asam satu ini.

    2. Manfaatkan Cuka Putih dan Air

    Cuka putih biasa dipakai untuk menghilangkan noda membandel yang menempel. Selain itu, bahan ini ampuh untuk mengusir rayap dari lemari kayu. Kandungan asam yang tinggi dapat merusak kerangka luar rayap yang rapuh sehingga tampak kering.

    Cara membuat cairannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dan beri sedikit beberapa tetes sari lemon.

    Ketika memakai cuka, pastikan cairan tersebut menyentuh tubuh hewan tersebut. Apabila hanya disebar di sekeliling sarang, kemungkinan untuk sayap lenyap, kecil. Saat membuat

    3. Semprotkan Air Sabun

    Apabila tidak memiliki cuka, coba pakai air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Campuran dua bahan dapat menghambat jalan napas rayap yang biasa bernapas melalui kulit. Namun, pastikan campuran air dan sabun benar-benar dapat menghambar jalur napas tersebut. Takaran untuk campuran air dan sabun adalah 6 sendok makan sabun cair dan 8 gelas air.

    4. Trik Pancingan Kardus Basah

    Seperti yang disebut sebelumnya, rayap tidak hanya menyukai kayu, melainkan selulosa yang ada pada kardus. Untuk mengalihkan perhatiannya dari lemari kayu, coba pasang perangkap dari kardus bekas yang sedikit dibasahi. Pasanglah kardus tersebut di beberapa tempat untuk menarik mereka keluar.

    Setelah mendapati banyak rayap yang terperangkap, tuang cuka atau asam borat untuk membasminya.

    5. Jemur Lemari

    Apabila memungkinkan ketika menemukan ada tanda-tanda rayap menginvasi lemari kayu, segera bawa keluar perabotan untuk dijemur. Sinar Matahari dapat mengusir rayap untuk sementara, tetapi tidak membasmi seluruhnya.

    Perabotan tersebut cukup diletakkan di luar yang terpapar sinar matahari selama 3-5 hari. Ketika hujan, lemari wajib dimasukkan kembali.

    6. Beri Garam Dapur

    Bahan berikutnya yang bisa dipakai untuk mengusir rayap adalah garam dapur alias Sodium chloride. Caranya dengan mencampur garam dan air panas dengan rasio sama. Kemudian, masukkan ke dalam botol. Semprotkan cairan tersebut di lubang masuk sarang rayap.

    7. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang terbuat dari berbagai bahan alami, seperti jeruk, cengkeh, dan bawang putih beracun bagi rayap. Cara memasang perangkapnya adalah dengan mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak dan air. Lalu, oleskan cairan tersebut ke seluruh lemari atau area sarang rayap. Lakukan berulang kali dengan tempo jeda beberapa hari secara rutin.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Kecoak! Begini Cara Aman Mengusirnya


    Jakarta

    Ketika menemukan kecoak berkeliaran di rumah, mungkin insting pertama penghuni adalah untuk menginjak atau menggencetnya sampai tak berbentuk. Namun, hal itu justru berdampak buruk buat penghuni rumah lho.

    Dilansir dari Pest Clinic, Minggu (2/11/2025), kecoak memang hama yang paling sulit dibasmi. Sebab, tubuhnya memang mampu menahan berbagai tekanan fisik, seperti diremukkan. Mereka bisa hidup berhari-hari tanpa kepala dan makanan selama sebulan.

    Selain bentuknya yang menggelikan, kecoak juga mengandung bakteri dan parasit. Makanya, penting memastikan rumah bebas kecoak.


    Namun, sebaiknya penghuni rumah tidak menginjak kecoak. Ada cara alternatif untuk mengusirnya dari rumah.

    Alasan Kecoak Tak Boleh Diinjak

    Inilah beberapa alasan kecoak tidak boleh dimatikan dengan cara diinjak.

    1. Isi Perut Kecoak yang Keluar Menyebarkan Bakteri

    Kecoak dapat membawa bakteri di ususnya selama beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun. Bakteri itu keluar dari tubuh kecoak bercampur dengan kotorannya. Nah, saat penghuni menginjak kecoak, itu dapat menyebabkan cairan usus kecoa yang mengandung bakteri terkena ke lantai.

    2. Tubuh Hancur Kecoak Memicu Alergi

    Selain membawa bakteri, kecoak juga mengandung protein yang dapat memicu alergi pada manusia. Berbagai bagian tubuh, kotoran, dan air liur kecoak merupakan alergen bagi sebagian orang. Kecoak yang sudah mati pun masih dapat menyebabkan beberapa reaksi alergi.

    3. Kecoak Mati Mengeluarkan Feromon

    Setelah kecoak mati, tubuh mereka mengeluarkan feromon atau senyawa kimia. Bau yang muncul dari senyawa itu dapat menarik kecoak lain untuk datang. Kalau nggak mau serangan kecoak bertambah, sebaiknya tidak mematikan kecoak apalagi dengan cara diinjak.

    Cara Mengusir Kecoak

    Daripada menginjak kecoak, penghuni rumah bisa memanfaatkan bahan alami untuk mengusirnya. Berikut ini cara mengusir kecoak, dikutip dari The Spruce.

    1. Taburkan Diatomit (Tanah Diatom)

    Diatomit adalah cairan alami untuk membasmi serangga. Bahan ini aman bagi manusia dan hewan peliharaan.

    Taburkan tanah diatom di sekitar rumah dan biarkan kecoak mengonsumsinya. Hasilnya tidak instan, tetapi penghuni bisa melihat manfaatnya dalam dua minggu.

    2. Pakai Bawang Putih

    Hancurkan satu siung bawang putih dan letakkan di area rumah yang terserang kecoak. Bawang putih akan mengeluarkan bau menyengat yang dapat mengusir kecoak.

    3. Semprotkan Cairan Lemon

    Cara paling praktis untuk mengusir kecoak adalah menyemprotkan cairan lemon. Campurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu di sekitar rumah biar kecoak nggak betah di rumah.

    Itulah informasi seputar mengusir kecoak di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Bersihkan Sofa Tanpa Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Sofa perlu dibersihkan secara berkala agar nyaman digunakan oleh penghuni rumah. Salah satu cara andalan untuk membersihkannya adalah menggunakan penyedot debu atau vacuum cleaner.

    Alat ini memang sangat praktis untuk menghilangkan tumpukan debu pada sofa. Namun, bagaimana kalau tidak ada penyedot debu di rumah?

    Tenang, ada berbagai cara untuk membersihkan sofa kok. Berikut ini tips membersihkan sofa dengan mudah.


    Cara Bersihkan Sofa

    Inilah cara praktis membersihkan sofa tanpa perlu penyedot debu, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Sapu Pakai Kuas

    Kepala Petugas Kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal, mengatakan hal pertama yang bisa dilakukan adalah menggunakan dustpan dan kuas bersih untuk perlahan menyapu kotoran pada permukaan sofa. Ia menyarankan untuk melepas bantalan sofa dan menyapu dengan tekanan lembut dari belakang ke depan.

    “Rol serat juga bisa membantu pada langkah ini (terutama jika Anda memiliki hewan peliharaan yang mengalami kerontokan!),” katanya dikutip dari Homes and Gardens, Senin (3/11/2025).

    2. Atasi Noda

    Kalau menumpahkan makanan atau cairan di sofa, penghuni rumah harus segera membersihkannya sebelum terbentuk noda membandel. Tanu Grewal biasanya menggunakan cairan pembersih noda yang tersedia di supermarket. Pastikan pembersih itu sesuai dengan bahan sofa di rumah.

    “Larutkan penghilang noda dalam air dan rendam spons atau kain bersih di dalamnya. Kemudian, gunakan spons atau kain tersebut untuk membersihkan noda pada sofa,” jelasnya.

    Diamkan larutan pembersih selama beberapa menit. Lalu, bersihkan kembali area noda itu dengan air dan keringkan dengan kain kering.

    3. Usap dengan Kain Lembap

    Jika penutup sofa tidak bisa dilepas atau dicuci pakai mesin, Kepala Operasional OURA Shaun Veran menyarankan untuk pakai kain lembap untuk membersihkan sofa. Basahkan kain mikrofiber dengan pembersih khusus atau campuran sabun piring lembut dan air hangat. Peras kain tersebut, lalu lap sofa.

    “Ini dapat membantu menghilangkan noda dan mensterilkan permukaan. Saya sarankan untuk menguji larutan pembersih terlebih dahulu pada area yang tersembunyi agar tidak merusak kain,” ucapnya.

    4. Pukul Sofa

    Pembersih profesional dan pemilik CleanerMatch mengatakan penghuni bisa membersihkan debu sofa dengan memukul-mukul permukaan dan bantal sofa di luar rumah. Cara ini cukup baik untuk mengempaskan kotoran dan debu tanpa penyedot debu.

    “Teknik kuno ini dapat membuat perbedaan yang signifikan pada kebersihan sofa Anda,” ucapnya.

    5. Semprotkan Cairan Linen

    Tanpa penyedot debu, penghuni tidak bisa menghilangkan bau apak sofa pakai soda kue. Cara alternatifnya, penghuni bisa menyemprotkan cairan linen pada sofa. Semprotan ini membantu menghilangkan bau tak sedap pada sofa.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan sofa tanpa penyedot debu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com