Tag: semprotkan

  • 7 Cara Membasmi Kecoak Tanpa Semprotan Serangga, Dijamin Ampuh!


    Jakarta

    Kecoak termasuk hama yang kerap datang dan bersarang di area rumah. Keberadaannya cukup membuat jengkel penghuni rumah lantaran mengeluarkan bau apek, kotorannya berserakan, serta bisa membawa penyakit.

    Jika sudah bersarang di hunian, serangga ini dapat berkembang biak dengan cepat sehingga jumlahnya bisa semakin banyak. Tapi tenang, ada kok cara ampuh membasmi kecoak tanpa pestisida.

    Cara Membasmi Kecoak Tanpa Semprotan Serangga

    Dilansir The Spruce dan Homes and Gardens, berikut cara mudah membasmi kecoak di rumah dan mencegahnya untuk kembali:


    1. Buang Sampah ke Luar

    Cara terbaik memberantas kecoak adalah tidak membiarkan sampah menumpuk di dalam rumah. Detikers bisa rutin membuangnya ke tempat sampah di luar rumah, terutama sisa-sisa makanan.

    2. Rutin Membersihkan Area Rumah

    Kecoak menyukai area yang lembap dan tersedia sumber makanan. Mereka sering kali ditemui di dapur, kamar mandi, hingga loteng. Serangga ini juga kerap bersembunyi di area sempit dan sulit dijangkau, misal kolong kulkas.

    Area yang berpotensi menjadi sarang kecoa jangan sampai lupa dibersihkan setiap hari. Karena itu, detikers wajib memastikan seluruh area rumah dibersihkan tanpa kecuali hingga di pojok yang paling tersembunyi.

    3. Rapikan Tumpukan Barang

    Area gelap yang berantakan sangat disenangi kecoak. Serangga itu bisa sembunyi di celah antar barang dan membuat sarang di sana. Karena itu, bereskan barang yang berserakan dan buang jika sudah tidak digunakan lagi.

    4. Letakkan Ampas Kopi

    Usai membuat kopi di pagi hari, sebaiknya jangan buang ampasnya. Ampas kopi dapat dijadikan bahan untuk membasmi kecoak di rumah. Kecoak tertarik dengan aroma kopi dan ini bisa menjadi perangkap.

    Detikers hanya perlu memasukkan ampas kopi ke dalam wadah atau stoples berisi air, lalu letakkan di tempat yang jadi sarang kecoa. Aroma bahan ini akan menarik hama tersebut masuk dan terperangkap. Setelahnya barulah kamu bisa membuang isi di dalam perangkap itu.

    5. Semprotkan Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali. Untuk membuatnya, detikers bisa mencampurkan perasan lemon dengan air dan masukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan tersebut ke area yang sering didatangi kecoak.

    6. Gunakan Bawang Putih

    Bawang putih memiliki aroma menyengat yang bisa digunakan untuk mengusir kecoak. Kamu dapat menghancurkan beberapa siung bawang dan sebarkan di area rumah yang jadi sarang kecoak. Nantinya serangga itu enggan kembali lantaran bau yang tajam.

    7. Semprotkan Air Sabun

    Sabun cuci piring di rumah berguna untuk memberantas hama kecoak dengan membuatnya mati lemas. Detikers dapat mencampurkan sabun dan air lalu kocok dan semprotkan ke tempat yang terlihat ada kecoak.

    Patut diketahui, efek cara membasmi kecoa tanpa semprotan serangga ini tidak bertahan lama. Detikers harus mengulanginya agar kecoak benar-benar tidak datang lagi ke rumah. Misal, memastikan rumah selalu bersih dan rapi setiap hari.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Lumut di Kamar Mandi? Coba Pakai 3 Bahan Ini Auto Kinclong!


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang harus sering dibersihkan. Idealnya seminggu sekali, tetapi apabila penghuni di rumah cukup banyak alangkah baiknya bisa dibersihkan 2 hari sekali. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap dan kotor mudah sekali ditumbuhi lumut.

    Lantai yang berlumut bisa berbahaya karena membuat permukaan lantai jadi lebih licin. Kamu bisa saja terpeleset dan jatuh di kamar mandi. Kondisi lantai yang licin juga tidak baik untuk lansia dan anak-anak.

    Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan kamar mandi, mulai dari lantai, dinding keramik, hingga semua peralatan mandi agar lumut tidak cepat tumbuh di sana. Dilansir Better Homes and Garden, Senin (23/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi.


    Bahan buat Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan boraks. Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk makanan. Bahan ini sebenarnya untuk pembersih, salah satunya membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kecoak sering kali ditemukan di kamar mandi. Saat ingin buru-buru ke toilet, hama kecil berwarna hitam itu cukup membuat kesal lantaran kerap berlari menghampiri ketika diusir, bahkan bisa terbang dan hinggap di tubuh.

    Keberadaan kecoak tidak disukai karena mengeluarkan bau apek, meninggalkan kotoran, serta membawa penyakit. Perkembangbiakkannya juga cepat sehingga jumlahnya dapat berlipat ganda jika sudah bersarang di kamar mandi.

    Namun, kenapa ya di kamar mandi terdapat banyak kecoak?


    Penyebab Banyak Kecoak di Kamar Mandi

    Dilansir The Spruce, kecoak suka dengan area yang lembap. Dengan adanya air yang tertampung di bak, keran bocor, hingga saluran pembuangan, kamar mandi jadi tempat yang selalu lembap. Karenanya, hewan kecil itu umum ditemukan di kamar mandi.

    Area kamar mandi yang sering kali gelap juga jadi lokasi favorit kecoak untuk berkembang biak. Hama itu tidak pilih-pilih makanan, sehingga mereka mungkin memakan buih sabun, sisa pasta gigi, hingga rontokan rambut.

    Belum lagi terdapat retakan lantai di kamar mandi yang jadi tempat persembunyian sempurna bagi kecoak untuk bersarang.

    Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi

    Mengutip Terminix, berikut cara membasmi kecoak di kamar mandi dan mencegahnya untuk kembali:

    1. Rutin Bersihkan Kamar Mandi

    Area yang kotor disenangi kecoak dan hama rumah lainnya. Hendaknya bersihkan kamar mandi secara berkala untuk menghilangkan sumber makanan potensial baginya. Sarang kecoak yang mungkin terlanjur ada juga dapat dibersihkan sehingga populasinya berkurang.

    Usahakan agar kamar mandi selalu kering agar tidak mengundang hama itu kembali datang.

    2. Rapikan Peralatan Mandi

    Sabun, sikat gigi, dan odol yang berantakan bisa jadi tempat persembunyian kecoak. Apalagi jika terdapat tempat sampah di kamar mandi, hama kecil hitam itu senang berada di sela-selanya.

    Rapikan peralatan mandi secara teratur serta buang barang yang tidak lagi digunakan serta sampah lainnya. Jika terdapat handuk dan baju kotor, segera cuci dan jangan biarkan berada di dalam kamar mandi.

    3. Perbaiki Kebocoran Air

    Keran air maupun pipa pembuangan yang bocor sebaiknya segera diperbaiki. Kebocoran air membuat kamar mandi terus-menerus menjadi lembap. Dengan memperbaikinya mencegah kecoak bersarang di kamar mandi.

    4. Tutup Celah dan Retakan

    Ukuran kecoak yang kecil memungkinkan masuk ke kamar mandi melalui celah kecil pada jendela, pintu, atau dinding. Tutup celah-celah tersebut untuk mencegah hama itu masuk.

    Bila ubin kamar mandi retak, hendaknya juga diperbaiki agar kecoak tidak bersarang di sana.

    5. Semprotkan Wewangian

    Kecoak tidak menyukai sejumlah aroma wewangian menyengat seperti lemon dan minyak peppermint. Kedua bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengusir kecoak dan mencegahnya kembali dengan membuat larutan pembasmi.

    Caranya sangat mudah, cukup mencampurkan perasan lemon atau beberapa tetes minyak peppermint ke dalam botol semprot berisi air. Lalu semprotkan ke seluruh penjuru kamar mandi yang sering didatangi kecoak.

    Nah, itu tadi penyebab banyak kecoak di kamar mandi dan cara membasminya. Jangan lupa rutin bersihkan kamar mandi untuk cegah hama kecil itu datang dan bersarang ya.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


    Jakarta

    Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

    Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

    Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


    1. Pakai Detergen

    Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

    2. Gunakan Garam

    Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

    3. Pakai Cuka atau Soda Kue

    Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

    4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

    Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

    5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

    Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Kalau Cuci Piring di Kamar Mandi, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Mencuci piring merupakan aktivitas yang biasanya dilakukan di dapur. Tapi, ada sebagian orang yang memilih untuk mencuci piring di kamar mandi, mungkin karena keterbatasan ruang.

    Meski sekilas tidak terlihat bermasalah, kebiasaan ini sebenarnya tidak disarankan. Mengapa begitu?

    Alasan Sebaiknya Tidak Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Pada faktanya, area kamar mandi menjadi populasi terbesar bagi kuman dan serangga di rumah. Jika tidak dibersihkan dengan teratur, kamar mandi bukanlah tempat yang higienis untuk mencuci piring. Mengutip laman Loo Academy, begini penjelasanya:


    1. Kran Kamar Mandi Seringkali Tidak Steril

    Jika kamu jarang atau bahkan tidak pernah membersihkan gagang kran kamar mandi dengan disinfektan, kemungkinan besar di sana menjadi tempat berkumpul kuman dan bakteri. Dengan mencuci piring di kamar mandi, maka kemungkinan besar kuman dari keran berpindah ke piring. Sebab, kamu menyentuh keran kamar mandi dan memegang piring.

    2. Wastafel Kamar Mandi menjadi Tempat Berkembangnya Kuman

    Mungkin, ada yang berpikir aman-aman saja jika mencuci piring di wastafel kamar mandi. Namun, pada kenyataannya tidak. Ada banyak bakteri dan kuman di wastafel ini.

    Wastafel kamar mandi juga seringkali berada di dekat toilet, tempat berkembang biak berbagai macam kontaminan. Jadi, jika mencuci piring di wastafel kamar mandi, berbagai bakteri dan kuman juga bisa mencemari piring.

    3. Lantai Kamar Mandi Tempat Bakteri Bekembang Biak setelah Dudukan Toilet

    Lantai kamar mandi menjadi salah satu tempat yang paling memungkinkan bakteri berkembang biak kedua setelah dudukan toilet. Saat mencuci piring, bisa saja sabun, spons atau perlengkapan cuci piring lainnya di lantai. Tentunya hal ini juga bisa membawa bakteri ke peralatan makan.

    Cara Aman Mencuci Piring di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi memang satu-satunya tempat mencuci piring, pastikan kamu sudah membersihkannya terlebih dahulu. Selain menggosok permukaan kamar mandi, disinfeksi bisa dilakukan untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang tidak terlihat. Berikut langkah-langkah membersihkan kamar mandi:

    1. Semprotkan Disinfektan

    Jika kamu memiliki wastafel di kamar mandi, bersihkan tempat ini dengan pembersih kamar mandi disinfektan. Diamkan setidaknya selama lima menit untuk membunuh kuman. Lalu bilas dan lap permukaannya hingga bersih.

    2. Bersihkan Keran

    Keran bisa menjadi tempat persembunyian mikroorganisme. Pastikan mendisinfeksi keran dan bagian-bagian yang sulit dijangkau.

    3. Disinfeksi Toilet

    Sebab toilet merupakan sumber utama kuman di kamar mandi, jadi pastikan area ini dibersihkan. Disinfeksi permukaan toilet dengan cara yang sama seperti membersihkan wastafel kamar mandi. Bersihkan juga dengan pembersih toilet dengan teratur.

    Untuk membersihkan kamar mandi secara menyeluruh, lakukan ini:

    • Bersihkan kuman dari ventilasi kamar mandi
    • Semprotkan dinding dan langit kamar mandi dengan pembersih serbaguna.
    • Sikat dan gosok nat ubin kamar mandi
    • Bersihkan pintu kamar mandi
    • Bersihkan kerak pada perlengkapan kamar mandi seperti kran, pancuran, keran, dan saluran pembuangan.

    Cuci piring sesekali di kamar mandi mungkin tidak masalah. Namun jangan selalu membersihkan alat makan di kamar mandi, untuk menjamin kebersihannya.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kita Tak Sadar, Barang di Rumah Ini Lebih Jorok dari Dudukan Toilet



    Jakarta

    Banyak orang tidak sadar bahwa sebenarnya banyak barang di rumah yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman melebihi dudukan toilet, salah satunya remote control.

    Dalam sehari, rata-rata orang sering menyalakan TV kurang lebih 150 kali. Biasanya remote digunakan untuk mengganti saluran, menyesuaikan volume, dan mematikan serta menyalakan TV.

    Melansir Daily Star, Senin (4/11/2024), ditemukan bahwa remote control yang tidak pernah dibersihkan bisa 15 kali lebih kotor daripada dudukan toilet. Padahal toilet biasanya merupakan area paling kotor di rumah.


    “Faktanya, remote TV ditemukan menjadi tempat berkembang biaknya Enterobacter 15 kali lebih banyak daripada toilet pada umumnya,” kata Sarah Khan, dari asuransi rumah Churchill, dikutip dari sumber yang sama.

    Remote control memiliki Enterobacter lebih tinggi karena biasanya orang jarang membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh remote. Hal itu mengakibatkan perpindahan bakteri dari tangan kamu.

    Dalam survei yang dilakukan oleh asuransi rumah Churchill, seperempat dari hasil survei mereka tidak pernah membersihkan remote TV.

    “Remote control ditemukan memiliki jumlah Enterobacter tertinggi di antara semua semua benda yang kami teliti, termasuk sprei, permukaan dapur, laptop, jahitan, dan bahkan dudukan toilet,” ujarnya.

    Dilansir Good Housekeeping, Enterobacter berpotensi menyebarkan penyakit dan infeksi, termasuk infeksi aliran darah dan pneumonia. Jadi perlu membatasi pertumbuhan bakteri ini sebisa mungkin, dengan membersihkan remote secara rutin.

    Cara Membersihkan Remote Control

    1. Mulai dengan mengeluarkan baterai dan dibersihkan debunya dengan kain microfiber yang lembut.
    2. Semprotkan larutan antibakteri, seperti desinfektan antibakteri, ke bagian kain microfiber yang masih baru dan gunakan untuk membersihkan remote control.
    3. Gunakan cotton bud untuk menjangkau sela-sela tombol, jika perlu gunakan tusuk gigi untuk membantu membersihkan kotoran di sekitar tombol. Biarkan hingga kering sebelum memasang kembali baterai.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Matikan Lampu, Begini Cara Usir Laron di Rumah



    Jakarta

    Laron adalah sejenis rayap bersayap yang biasa muncul menjelang dan selama musim hujan. Terkadang kerumunan laron bisa masuk rumah dan mengerumuni lampu untuk mencari kehangatan di musim hujan.

    Serangga satu ini bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan penghuni rumah. Sebab, laron mengotori lantai mereka berjatuhan dan menyebarkan sayap-sayapnya.

    Biasanya laron diusir dengan cara mematikan lampu, tetapi sebenarnya ada cara lain, lho. Berikut beberapa cara mengusir laron yang bisa kamu coba, dikutip dari Enesia dan beberapa sumber lain.


    Cara Usir Laron di Rumah

    1. Matikan Lampu Sementara

    Cara pertama adalah dengan mematikan lampu, karena laron adalah hewan yang menyukai cahaya. Mereka akan otomatis mencari tempat lain yang bercahaya. Kamu juga bisa menyalakan lampu di luar rumah agar laron terpancing keluar.

    Namun cara ini agak menyusahkan, apalagi jika lampu sedang digunakan. Selain itu, sering kali masih ada laron yang tersisa di dalam rumah, sehingga kamu harus mengeluarkannya sendiri.

    2. Gantungkan Cabai

    Jika tak mau mematikan lampu, masih ada cara lain, antara lain dengan menggantungkan cabai di ruang yang didatangi laron. Caranya mudah, yakni potong cabai menjadi dua bagian, kemudian gantungkan di dekat lampu. Maka laron tak akan mendekat.

    3. Pasang Wadah Berisi Air

    Kamu bisa membuat perangkap laron dengan wadah berisi air. Caranya dengan mengisi ember atau wadah lain dengan air. Letakkan wadah tersebut di bawah lampu yang dikerumuni laron.

    Laron akan mengira ada cahaya di air tersebut sehingga mereka akan mendatanginya. Laron kemudian akan terjebak di air.

    4. Semprotkan Sabun Cair

    Kalian juga bisa membuat cairan pengusir laron sendiri. Caranya cukup dengan membuat larutan dari sabun cair dan air hingga berbusa. Masukkan ke dalam botol semprotan. Semprotkan cairan itu ke arah laron dari jarak dekat, maka mereka akan berjatuhan ke lantai.

    5. Semprotkan Cairan Cuka

    Cairan pengusir laron lainnya adalah berbahan cuka. Kamu tinggal memasukkan cuka ke dalam botol semprotan. Kocok-kocok terlebih dahulu, kemudian semprotkan cuka ke arah laron.

    6. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selanjutnya, detikers juga bisa mencoba membuat larutan dari bawang putih. Bawang putih juga ampuh dipakai untuk mengusir laron.

    Caranya tinggal menghaluskan beberapa siung bawang putih. Kemudian campurkan dengan air. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu semprotkan ke arah laron di bawah lampu.

    7. Semprot dengan Pembasmi Serangga

    Jika tak mau repot, kamu bisa beli semprotan pembasmi serangga di toko. Cukup semprotkan ke arah laron, maka mereka akan berjatuhan ke lantai. Tapi hati-hati menggunakan semprotan ini karena beracun.

    8. Pasang Tirai dan Penutup Ventilasi

    Setelah sukses mengusir laron dengan cara-cara di atas, lakukan cara untuk mencegah laron datang kembali. Cara ampuh yang bisa dilakukan adalah memasang tirai di pintu dan jendela. Jangan lupa sekalian tutup lubang ventilasi dengan apapun yang mencegah laron masuk ke rumah.

    Itulah beberapa cara ampuh mengusir laron di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Lumutan? Begini Cara Membersihkannya



    Jakarta

    Alga atau yang sering disebut lumut, dapat menjadi masalah yang mengganggu bagi atap rumah kamu. Tidak hanya merusak estetika, lumut juga berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Kehadiran lumut dapat mengakibatkan penumpukan air dan mempercepat proses degradasi material atap.

    Pahami artikel ini yang akan menjelaskan metode efektif untuk membersihkan alga dari atap kamu serta memberikan tips pencegahan agar atap tetap bersih dan terlindungi dari pertumbuhan yang tidak diinginkan. Dengan langkah-langkah yang tepat, kamu dapat menjaga keindahan dan daya tahan atap kamu dalam jangka panjang.

    Apa itu Alga?

    Melansir This Old House, Sabtu (30/11/2024), alga merupakan kumpulan organisme kecil yang memproduksi makanan dengan memanfaatkan sinar matahari. Di atap, alga biasanya terlihat sebagai noda dan garis-garis yang mirip dengan jamur.


    Meskipun alga dapat tumbuh di berbagai iklim, mereka paling sering ditemukan di daerah yang memiliki musim panas hangat dan lembap. Walaupun alga mungkin terlihat seperti masalah kosmetik, keberadaannya dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di atap, yang dapat merusak sirap dan struktur di bawahnya.

    Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengakibatkan kebocoran dan menurunkan efisiensi energi rumah kamu.

    Cara DIY untuk Menghilangkannya

    Jika kamu merasa percaya diri untuk melakukan proyek do-it-yourself atau DIY, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan alga dari atap. Setiap metode ini sebaiknya dilakukan pada hari yang tenang dan mendung.

    Produk Pembersih Atap Komersial

    Terdapat berbagai produk komersial yang dirancang khusus untuk membersihkan atap. Produk-produk ini biasanya mengandung algaesida dan dapat lebih efektif dibandingkan dengan solusi buatan sendiri dalam mengatasi pertumbuhan alga yang sulit dihilangkan.

    Pastikan untuk membaca label dengan teliti dan mengikuti petunjuk dari produsen agar tidak merusak sirap dan lingkungan sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan kami tentang biaya pembersihan atap.

    Cuka dan Air

    Cuka tidak sekuat pemutih, namun jika kamu menghadapi masalah alga ringan di atap, cuka dapat menjadi pilihan yang baik dan relatif ramah lingkungan. Caranya adalah campur cuka putih dengan air dalam proporsi yang sama, semprotkan pada area yang terinfeksi, diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air.

    Air dan Pemutih

    Campuran air dan pemutih dengan perbandingan 50-50 dapat secara efektif membunuh alga. Semprotkan larutan ini pada area yang terinfeksi, biarkan selama 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

    Meskipun metode ini sangat efektif, perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, pastikan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan melindungi tanaman di sekitarnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Efektif Usir Cicak Pakai Bahan yang Ada di Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Adanya cicak di rumah memang tidak berbahaya, namun cicak biasanya sangat tidak diinginkan untuk berkeliaran di sekitar rumah kamu. Cicak tertarik pada makanan, air, dan tempat berlindung.

    Adanya serangga menjadi faktor adanya cicak di rumah karena menjadi sumber makanannya. Genangan air, seperti kolam juga menjadi sumber air bagi cicak untuk tetap berada di rumah kamu.

    Namun, pastinya kamu menginginkan cicak pergi dari rumah. Melansir The Spruce, berikut beberapa tips mengusir cicak yang ada di sekitar rumah.


    Gunakan Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Simpan Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Pakai Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Gunakan Semprotan Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Manfaatkan Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Boleh Asal, Ini 5 Tips Bersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi


    Jakarta

    Marmer adalah salah satu batuan alam yang bisa dipasang di kamar mandi karena marmer tahan terhadap kelembapan, air, dan tahan lama. Namun, perlu diingat marmer juga bisa ditumbuhi jamur atau noda hitam sehingga perlu rajin dibersihkan.

    Cara membersihkan marmer berbeda dengan keramik atau bahan lantai lainnya. Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce begini tips membersihkan lantai marmer di kamar mandi.

    Tips Membersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi

    1. Hati-hati Memilih Bahan Pembersih

    Mengingat batuan ini cukup mahal, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan pembersih yang tidak cocok untuk membersihkan marmer adalah pemutih, cuka, pembersih untuk kaca, dan pembersih yang mengandung asam (seperti asam sitrat).


    2. Gunakan Kain Mikrofiber atau Alat Pembersih dari Plastik

    Alat pembersihAlat pembersih Foto: The Spruce

    Agar marmer tidak banyak goresan, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Usap lantai marmer atau alat penyeka air yang terbuat dari plastik lentur yang memiliki gagang panjang.

    Keringkan lantai kamar mandi setiap setelah mandi. Cara ini untuk menghilangkan kelembapan dari udara dan membersihkan sisa sabun atau kotoran dari tubuh.

    3. Pakai Campuran Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring memiliki pH yang aman untuk membersihkan noda di marmer. Kamu bisa membuat cairan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur air hangat. Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut pada area yang akan dibersihkan.

    4. Hindari Alat Pembersih yang Berbulu Keras

    Alat pembersih dengan bulu yang kaku dan keras dapat karena menggores marmer. Bahkan spons yang permukaannya kasar juga sebaiknya tidak digunakan saat membersihkan marmer.

    5. Minta Pasang Lapisan Anti Jamur dan Pelindung Goresan

    Sebenarnya ini bisa kamu lakukan sejak awal memasang marmer. Namun, kamu tetap bisa meminta marmer di kamar mandi dipasang lapisan penghambat jamur dan lumut. Kamu juga bisa menambahkan lapisan anti gores agar perawatannya lebih mudah.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com