Tag: semut

  • Ada Banyak Semut di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Semut merupakan salah satu hewan yang keberadaannya sering ditemukan di rumah. Meskipun tidak berbahaya, keberadaannya terkadang membuat penghuni rumah risih.

    Adanya semut di rumah bukan tanpa alasan, misalnya karena ada sisa makanan. Tak hanya itu, masih ada beberapa penyebab lainnya yang mengundang semut datang ke rumah.

    Dilansir dari detikBali, Sabtu (27/1/2024), berikut ini penyebab banyak semut masuk ke dalam rumah.


    Penyebab Banyak Semut di Rumah

    – Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk berteduh

    – Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap sehingga semut keluar dari tanah untuk mencari tempat kering

    – Dinding retak atau lantai berlubang

    – Makanan atau minuman dibiarkan terbuka

    – Kondisi rumah dalam keadaan kotor seperti banyak sampah, sisa makanan, hingga bangkai hewan membuat semut berdatangan

    Cara Usir Semut Tanpa Membunuhnya

    Jika sudah banyak semut berdatangan, terdapat beberapa cara untuk mengusirnya tanpa harus membunuhnya. Berikut ini caranya.

    1. Bersihkan Area yang Terdapat Semut

    Coba perhatikan area di sekitar rumah kamu, apakah ada sisa-sisa makanan atau sampah berserakan? Jika iya, hal tersebut bisa menjadi salah satu penyebab semut datang.

    Apabila gerombolan semut yang datang semakin banyak, segera bersihkan sampah dan sisa-sisa makanan. Hal ini supaya semut tidak datang kembali ke area tersebut karena sumber makanannya sudah hilang.

    2. Kapur Barus

    Penggunaan kapur barus cukup efektif dalam mengusir semut tanpa membunuhnya. Sebab, kapur barus mengandung bahan kalsium karbonat yang diklaim ampuh membasmi serangga, salah satunya semut.

    Cara penggunaannya cukup buat garis menggunakan kapur barus di sejumlah titik tempat semut biasa melintas. Garis dari kapur barus akan mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai semut.

    3. Daun Mint

    Daun mint ternyata juga ampuh untuk mengusir semut. Hal itu karena semut tidak senang dengan aroma-aroma yang tajam, salah satunya berasal dari daun mint.

    Bagaimana cara penggunaannya? Cukup letakkan daun mint di sejumlah titik yang sering dilalui semut. Jangan lupa untuk mengeceknya setiap hari untuk memastikan semut tidak datang kembali.

    4. Membacakan Doa

    Bagi detikers yang beragama islam, ada cara lain untuk mengusir semut, yakni dengan membacakan doa. Adapun bacaan doa mengusir semut yaitu dalam Surat Al Naml ayat 18, yakni sebagai berikut:

    حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

    Artinya: Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadarinya.

    5. Pakai Insektisida

    Penggunaan insektisida tak langsung membunuh semut, tapi terbilang ampuh untuk mengusir dan mencegahnya datang kembali. Caranya cukup semprotkan insektisida sebanyak satu kali di lokasi yang sering dilalui semut. Lalu cek kembali saat keesokan hari, pastikan bahwa tidak ada lagi semut yang datang ke rumah.

    Itulah penyebab dan beberapa cara mengusir semut yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mawar Ternyata Bisa Mengundang Semut, Begini Penjelasan dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Perayaan valentine erat kaitannya dengan memberikan kejutan dan hadiah untuk pasangan. Hadiah yang paling sering diberikan kepada pasangan di perayaan valentine adalah cokelat dan bunga mawar.

    Cokelat yang memiliki rasa manis dan harganya terjangkau disukai oleh pasangan, tetapi yang namanya makanan pasti harus langsung dimakan agar tidak basi atau mencair.
    Hadiah valentine yang tahan lama itu justru bunga mawar. Meskipun seiring waktu kuncupnya akan layu dan kecoklatan, tetapi bunga yang kering tetap bisa dipajang di sudut rumah.

    Ternyata menyimpan bunga mawar di dalam rumah bisa berpotensi menarik semut mendekat. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memiliki pasangan yang mungkin takut dengan semut.


    Mengutip dari situs antsauthority.com pada Kamis (15/2/2024), semut diketahui menyukai aroma manis dari mawar dan kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Anggapan bahwa semut berkerubung di kuncup mawar untuk merusaknya itu tidak sepenuhnya benar.

    Semut tidak menyukai rasa dari kuncup mawar. Mereka hanya terpikat pada aroma yang menguar dari mawar seperti halnya lebah. Semut juga biasanya berkumpul di bagian pucuk karena pada bagian inti bunga banyak serangga besar yang akan mengambil nektar.

    Kelopak bunga mawar diketahui mengeluarkan wangi yang harum dan berbau seperti buah-buahan atau cengkeh. Sementara rasa kelopak bervariasi tergantung dengan jenis bunga, bisa pedas, manis, atau asam. Oleh karena itu, semut tidak akan mengkonsumsi kelopak atau pucuk bunga mawar.

    Namun, apabila kamu tidak ada pilihan hadiah lain, untuk mencegah semut berdatangan bisa menaburkan bubuk kopi, bedak bayi, atau kayu manis dan menyemprotkan cuka ke sekeliling bouquet bunga mawar dan tanaman bunga mawar di rumah.

    Hal ini juga berlaku saat menyeduh teh mawar, meski tanpa gula, aromanya dapat menarik semut mendekat. Maka dari itu, ketika kamu menyeduh teh mawar sendiri di rumah cepat-cepat habiskan agar tidak mengundang semut merayap di gelas teh.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Rumah Bebas Semut? Hindari Tanam 4 Tanaman Ini



    Jakarta

    Kehadiran semut terkadang bisa mengganggu apabila hewan kecil tersebut mengerumuni makanan di rumah. Selain membuat makanan tidak bisa disantap lagi, beberapa semut bisa menggigit kulit dan menyebabkan gatal.

    Semut juga bisa mengganggu estetika rumah dan membuat kotor jika pada lubang sarang mereka berserakan serpihan kayu atau tanah.

    Ternyata semut hadir bukan hanya karena mengetahui sumber makanan, tetapi hewan kecil ini melihat celah pada dinding rumah sebagai akses masuk. Biasanya mereka hendak mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.


    Selain itu, keberadaan tanaman hias juga bisa menarik perhatian semut, tetapi tidak semua tanaman bisa masuk dalam kategori ini. Semut datang karena mencium aroma dari tanaman tersebut. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.

    Mengutip dari pondinformer.com pada Kamis (15/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

    Mawar

    Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

    Mawar adalah tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga.

    Maka tidak heran banyak lebah datang untuk mengambil nektar dari bunga mawar. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

    Peony

    bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

    Peony adalah tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Tanaman ini hidup di atas tanah di luar ruangan. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

    Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

    Bunga Matahari

    Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

    Tanaman hias satu ini memiliki warna kuning atau jingga dan mempunyai bunga yang lebar. Nama tanaman hias ini adalah bunga matahari. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

    Aroma bunga matahari biasanya tidak tercium oleh manusia, tetapi saat tanaman ini hendak menghasilkan nektar aromanya dapat tercium oleh semut dan serangga lain agar penyerbukan berhasil.

    Dahlia

    Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

    Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya. Kebanyakan dahlia mekar di musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat

    Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Nih, 5 Aroma Ini Bisa Usir Semut dari Rumah


    Jakarta

    Keberadaan semut merupakan hal biasa yang kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mereka bisa hidup di mana saja, misalnya di dalam rumah.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk berkeliling, maka dari itu aroma yang tidak mereka suka bisa dimanfaatkan untuk mengusir semut secara alami. Walaupun kecil, semut juga bisa merusak seperti rayap. Maka dari itu, pastikan rumah kamu bebas dari semut.

    Untuk mencegah semut datang, kamu bisa lakukan hal seperti selalu mengosongkan tempat sampah, kalau ada makanan yang tumpah segera dibersihkan, simpan kue dan gula dalam wadah kedap udara


    Jika sudah melakukan semua hal di atas, namun semut masih terus kembali, kamu bisa mengusirnya menggunakan aroma yang tidak disukainya. Berikut beberapa rekomendasi aroma yang tidak disukai semut hanya dengan menggunakan bahan bahan dapur saja.

    Lada Hitam

    Aroma pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma cuka yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    Bubuk Soda Kue

    Campurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    Bubuk Kopi

    Dilansir dari Pest Pointers, kamu bisa menaburkan bubuk kopi di tempat yang biasa kamu temui, misalnya di taman atau bagian luar rumah. Sebab, semut tidak menyukai bau kopi.

    Tak hanya mengusir semut, bubuk kopi juga bagus untuk tanaman karena mengandung berbagai mineral yang diperlukan, seperti potasium, fosfor, dan magnesium.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai semut. Untuk memastikan semut tidak kembali, disarankan cari sarangnya dan dibasmi, selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-Jenis Semut di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hama yang paling sering muncul di rumah. Keberadaan semut di rumah bisa sangat merugikan bagi pemilik rumah karena bisa membuat rumah terlihat kotor bahkan mengganggu para penghuni rumah. Oleh karena itu, membasmi semut perlu dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan di rumah.

    Namun, perlu kamu tahu bahwa untuk mengusir dan membasmi semut tidak bisa sembarangan karena setiap jenis semut yang ada di rumah menimbulkan bahaya yang berbeda-beda. Jadi, penting untuk mengetahui jenis-jenis semut dan bahayanya agar kamu bisa mengusir semut dengan efektif.

    Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa jenis semut yang paling sering ada di rumah.


    Semut Gula/Semut Hantu

    Jika kita selalu mengaitkan semut dengan gula, maka semut gula ini adalah semut yang dimaksud. Semut ini adalah jenis semut yang menyukai rasa manis dan berminyak sehingga banyak ditemukan di dapur atau di tempat tempat yang banyak terdapat makanan disana. Semut gula ini biasanya membangun sarangnya di dalam celah-celah rumah, keramik, atau dinding.

    Semut jenis ini memiliki ciri ciri berwarna gelap pada bagian atas tubuhnya dan gelap pada bagian bawah tubuhnya, memiliki ukuran sekitar 1,5 mm, dan menyukai zat zat manis seperti gula. Semut jenis ini juga hidup berkoloni tergantung pada ratunya, sehingga jika kamu menemukan semut ini di rumah kamu, bisa dipastikan bahwa mereka telah membangun beberapa koloninya di rumah kamu.

    Cara paling mudah untuk mengatasi semut jenis ini masuk ke rumah kamu adalah dengan membersihkan remah-remah makanan yang ada menutup rapat tempat tempat bahan makanan seperti gula. Jenis semut ini tidak mengganggu atau menggigit manusia, jadi kamu tidak perlu khawatir.

    Semut Api

    Semut api adalah jenis semut yang berwarna coklat tembaga dan sering mengganggu atau menggigit manusia. Ia cenderung akan menyerang manusia saat merasa terancam. Semut ini berukuran sekitar 3 sampai 12 mm, dan racunnya bisa berukuran sampai 15 mm.

    Jika kamu pernah melihat sarang semut di perabotan kayu atau di sela-sela lantai kamu, biasanya ini adalah ulah semut api. Semut jenis ini membuat gundukan tanah sebagai sarangnya, sehingga sarang-sarang dari semut api sering terlihat di dekat kayu atau sela-sela ubin yang bolong.

    Untuk mengusir jenis semut ini, kamu bisa menggunakan pot bunga yang dibalik. Caranya adalah dengan menempatkan pot bunga secara terbalik tepat di atas sarang semut api, kemudian tuangkan air panas ke dalamnya sehingga semut ini pun akan mati dengan cepat.

    Semut Firaun

    Semut Firaun juga merupakan salah satu jenis semut yang banyak ditemukan di rumah. Semut jenis ini menyukai makanan yang biasa kita makan sehari hari, seperti makanan yang berprotein tinggi dan juga berminyak. Semut ini akan dengan cepat menghampiri makanan yang tidak tertutup rapat atau sisa-sisa makanan, jadi tak heran jika semut firaun banyak ditemukan di ruang makan atau dapur.

    Ukuran dari semut firaun sendiri berkisar antara 3 – 6 mm dengan tubuh berwarna kuning kecoklatan. Semut jantan berukuran 3 mm, sedangkan semut betina bisa mencapai 6 mm. Semut ini hidup secara berkoloni dan memiliki lebih dari satu ratu semut dengan jumlah mencapai 300.000 semut per koloninya. Mereka biasa membuat sarangnya di berbagai tempat di rumah, seperti di dalam retakan dinding, hingga di bawah karpet.

    Untuk mengatasi semut firaun, kamu disarankan untuk tidak menggunakan semprotan atau cairan insektisida lainnya karena akan membuat semut ini mengamuk dan memperparah keadaan. Jumlah koloninya yang banyak dan sifatnya yang cukup agresif membuat semut jenis ini sulit untuk dikendalikan sehingga lebih baik untuk memanggil layanan profesional.

    Itulah jenis-jenis semut yang sering ada di rumah beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Semut Tidak Akan Muncul di Rumah Jika Mencium 2 Aroma dari Buah Ini


    Jakarta

    Semut adalah hewan yang kecil yang paling mudah ditemui di rumah. Asal dia melihat sumber makanan, maka kamu akan dengan mudah menemukan segerombolan semut. Biasanya mereka muncul di dapur terutama di dekat tempat sampah, meja makan, atau di atas kulkas jika ada makanan di atasnya.

    Keberadaannya tentu mengganggu. Makanan yang sudah diserbu semut tidak bisa lagi dimakan karena akan menimbulkan masalah pencernaan. Selain itu, semut juga bisa menyebabkan gatal-gatal apabila kita tergigit.

    Penyebab Semut Muncul ke Rumah

    Seperti yang diketahui semut datang karena mengetahui ada sumber makanan di rumah. Mengutip dari detikBali, Rabu (3/4/2024), ternyata ada penyebab lain semut muncul di rumah diantaranya sebagai berikut.


    1. Terdapat makanan yang jatuh ke lantai atau meja yang tidak langsung dibersihkan.
    2. Makanan atau minuman manis yang tidak disimpan di tempat yang rapat.
    3. Rumah dibiarkan kotor dengan banyak sampah. Sisa makanan berserakan di dalamnya mengundang semut datang.
    4. Dinding retak atau lantai berlubang membuat celah yang pas untuk semut membangun sarang di dalam rumah.
    5. Semut mencari tempat yang kering saat musim hujan sehingga masuk ke rumah.
    6. Suhu yang hangat membuat semut masuk ke rumah untuk mencari sarang yang lebih sejuk.

    Cara Mencegah Semut Muncul di Rumah

    Setelah kamu mengetahui beberapa penyebab tersebut, kamu bisa mengusir semut tanpa mematikannya dengan meletakkan jeruk dan lemon di meja makan atau area lainnya di rumah.

    1. Jeruk

    Menurut Apartemen Theraphy, Semut tidak suka dengan aroma dari kulit jeruk karena di dalam buah tersebut terdapat minyak asam bernama d-limonene. Selain pada jeruk d-limonene juga ditemui pada lemon, jeruk mandarin, jeruk nipis, dan jeruk bali.

    Kamu bisa langsung meletakkan kulit jeruk di atas area yang kerap didatangi semut. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan perasan jeruk, tetapi jangan ditambahkan gula di dalamnya.

    2. Lemon

    Sama seperti jeruk, lemon juga memiliki minyak asam d-limonene dan menguarkan aroma yang kuat dan tidak disukai oleh semut.

    Melansir dari detikEdu, untuk mengusir semut, kamu bisa mencampurkannya dengan minyak yang diekstrak dari pohon lemon eucalyptus atau minyak kayu putih lemon. Tanaman jenis ini mengandung citronella, yang juga ampuh untuk nyamuk. Bahkan serangga lainnya juga tidak menyukai bau dari tanaman ini.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan yang Aromanya Dibenci Semut


    Jakarta

    Semut adalah serangga sosial yang hidup berkelompok. Keberadaan semut merupakan hal biasa yang kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Mereka bisa hidup di mana saja dan hampir memakan apa saja terutama yang manis.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk berkeliling, maka dari itu aroma yang tidak mereka suka bisa kita manfaatkan sebagai pengusir semut alami. Walaupun kecil, semut juga bisa merusak seperti rayap. Maka dari itu, pastikan rumah kamu bebas dari semut.

    Untuk mencegah semut datang, kamu bisa lakukan hal seperti selalu mengosongkan tempat sampah, kalau ada makanan yang tumpah segera dibersihkan, simpan kue dan gula dalam wadah kedap udara


    Jika kamu sudah melakukan semua hal di atas, namun semut masih terus kembali. Berikut beberapa rekomendasi aroma yang tidak disukai semut hanya dengan menggunakan bahan bahan dapur saja.

    Lada Hitam

    Aroma pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut, dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma cuka yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    Bubuk Soda Kue

    Campurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengkonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Karena kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    Boraks

    Taburkan pada celah, retakan, rongga dinding, dan tempat persembunyian semut. Serbuk akan menempel pada antena, kaki, dan tubuh semut. Boraks memiliki bahan aktif yang berfungsi sebagai racun lambung bila dikonsumsi.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai semut. Untuk memastikan semut tidak kembali, disarankan cari sarangnya dan dibasmi, selamat mencoba!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Begini Cara Jitu Usir Semut Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Rumah yang bersih menjadi idaman pemilik rumah, tetapi terkadang ada saja semut yang berkeliaran di sekitar rumah. Terutama di area dapur yang menyimpan sumber makanan yang diincar para semut.

    Ya, serangga yang tidak diundang ini bisa tiba-tiba datang mengepung makanan di meja, bahkan potongan makanan yang berjatuhan. Bukan hanya mengotori makanan, semut juga bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Dari perasaan geli hingga gatal ketika semut merayap di tubuh penghuni rumah.

    Nah, untuk mengatasi serangan semut, kamu tidak harus membunuhnya, lho! Kamu bisa memakai bahan-bahan alami yang ampuh mengusir semut dari rumah. Yuk, cek cara mengusir semut dengan bahan alami yang dikutip dari detikFood, Selasa (18/6/2024).


    1. Mengusir Semut Menggunakan Merica

    Kamu bisa mengusir semut dengan merica, baik berupa bubuk maupun butiran. Merica termasuk bahan yang aman untuk lingkungan, semut, maupun penghuni rumah.

    Perlu diketahui bahwa merica tidak akan membunuh koloni semut. Aromanya yang kuat hanya akan membuat semut merasa terganggu sehingga tidak lagi betah berada di dalam sudut-sudut rumah.

    Cara mengusir semut dengan merica juga mudah untuk dilakukan. Butiran merica dapat dihaluskan atau langsung menggunakan bubuk merica. Kemudian taburkan pada sudut yang dikerubungi semut.

    2. Mengusir Semut Menggunakan Tepung

    Tahukah kamu, tepung bisa digunakan untuk mengusir semut? Bahkan, tepung sebenarnya dapat mengatasi berbagai jenis serangga yang mengganggu sudut rumah.

    Jenis tepung yang disarankan juga hanya tepung terigu yang biasanya tersedia di setiap dapur rumahan. Tepung memiliki fungsi untuk menghalau koloni semut masuk lebih jauh dan menyebar di dalam rumah.

    Caranya dengan menaburkan tepung terigu secara memanjang pada bagian bawah pintu rumah atau di tepat di dekat sarang semut.

    3. Mengusir Semut Menggunakan Gula

    Meskipun terdengar cukup aneh, tetapi gula terbukti efektif oleh pakar kebersihan rumah untuk mengusir semut. Gula yang dikenal sebagai makanan favorit para semut juga dapat dimanfaatkan untuk mengusir hewan kecil ini.

    Meletakkan gula di luar rumah dapat membantu memindahkan koloni semut yang semula membuat sarang di dalam rumah. Gula bekerja sebagai pemancing untuk semut agar keluar dari sarangnya.

    4. Mengusir Semut Menggunakan Daun Mint

    Sementara itu, The Spruce Eats juga menyarankan beberapa bahan lain untuk mengusir semut. Ada daun mint yang biasanya hanya dimanfaatkan untuk makanan dan minuman.

    Aroma daun mint cukup menyengat dan mengganggu untuk semut. Mengusir semut dengan daun mint akan sangat efektif jika kondisi daunnya masih segar sehingga kandungan minyak alaminya maksimal.

    Caranya cukup dengan merobek atau meremas daun mint hingga keluar aromanya dan letakkan dekat sarang semut di rumah. Jika ingin cara yang lebih mudah kamu dapat menggunakan essential oil dengan aroma daun mint.

    5. Mengusir Semut Menggunakan Cengkeh

    Kemudian, cengkeh juga dapat dimanfaatkan untuk membuat semut tidak betah bersembunyi di rumah. Baik mencegah semut, mengusir semut dari sarangnya, hingga menghalau semut untuk mendekati makanan di rumah dapat dilakukan dengan memanfaatkan cengkeh.

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan cengkeh untuk mengusir semut. Pertama, masukkan cengkeh pada toples gula atau lemari penyimpanan agar semut tidak mengganggu makanan.

    Kedua, cengkeh bisa dihancurkan untuk ditaburkan di dekat pintu masuk atau sudut rumah tertentu. Aroma cengkeh yang menyebar ke seluruh ruangan di rumah akan membuat semut minggir dan enggan kembali.

    Itulah cara mengusir semut dengan bahan alami. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibunuh! Ini 5 Tips Ampuh Usir Semut dari Rumah!


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang sering ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa saja menggigit bagian tubuh maupun mengerubungi makanan.

    Salah satu penyebab utama masuknya semut ke rumah karena ada sisa makanan atau remah-remah yang tidak dibersihkan. Selain itu, sampah yang berceceran juga bisa mengundang semut maupun serangga lainnya.

    “Rumah yang banyak celah seperti mengundang semut untuk pesta pora, apalagi jika kondisi rumah tidak bersih. Tutup rapat setiap celah, seperti celah di jendela, pintu, lantai, dan retakan dinding. Ini bisa jadi pintu masuk potensial bagi semut, pastikan semuanya tertutup rapat,” ujar Co-CEO dan Co-Founder Gravel, Georgia Ferdwindra Putra dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/6/2024).


    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah semut masuk ke dalam rumah.

    1. Jaga Kebersihan

    Pastikan tidak ada sisa makanan atau tumpahan minuman yang tertinggal. Cuci piring dan peralatan makan segera setelah digunakan. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat.

    2. Tutup Tempat Sampah

    Gunakan tempat sampah dengan tutup yang rapat dan buang sampah secara teratur. Tempat sampah yang terbuka bisa menjadi sumber makanan bagi semut.

    3. Pakai Kapur Anti-serangga

    Buat garis kapur anti serangga di sekitar pintu, jendela, dan area yang sering dilalui semut. Kapur ini bisa menghalangi semut untuk
    masuk.

    4. Pakai Bahan Alami

    Letakkan daun salam, kapur barus, atau bubuk kopi di area yang sering dilalui semut. Bahan-bahan ini dapat mengusir semut secara alami.

    Selain itu, kamu juga bisa mencampurkan air dengan cuka putih atau jus lemon, lalu semprotkan di area yang sering dihinggapi semut. Cuka dan lemon memiliki bau yang tidak disukai semut.

    5. Panggil Jasa Pengendalian Hama

    Jika invasi semut di rumah sudah parah, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pengendalian hama.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, semut juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah-celah yang ada. Kondisi rumah yang rapuh, seperti kayu dan kusen yang sudah lapuk maupun lantai retak juga bisa menjadi penyebab semut masuk rumah. Biasanya ini terjadi saat cuaca panas yang membuat semut keluar dari bawah tanah mencari tempat sejuk di dalam rumah dan membangun sarang baru.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa mengikuti tips berikut ini.

    1. Perbaikan Struktur

    Pastikan semua retakan di dinding, lantai, dan pondasi rumah diperbaiki. Retakan kecil bisa menjadi jalan masuk bagi semut.

    2. Penutupan Celah

    Gunakan bahan penyegel yang kuat untuk menutup celah di sekitar jendela, pintu, dan area lain yang rawan. Penyegelan ini dapat mencegah semut dan serangga lain masuk ke dalam rumah.

    3. Perawatan Kayu

    Semut sering kali bersarang di kayu yang lembab atau rusak. Pastikan kayu di rumah, termasuk kusen dan lantai, dalam kondisi baik dan tidak lembab. Jika perlu, lakukan perawatan kayu secara berkala.

    4. Pasang Kawat Kasa pada Ventilasi

    Pasang kawat kasa pada lubang ventilasi dan jendela untuk mencegah semut masuk. Pastikan kawat kasa terpasang dengan baik dan tidak ada lubang kecil yang bisa dimanfaatkan semut.

    5. Sistem Drainase yang Baik

    Pastikan rumah memiliki sistem drainase yang baik untuk mencegah penumpukan air di sekitar rumah. Genangan air dapat menarik semut dan serangga lainnya.

    Menurut Co-Founder dan Co-CEO Gravel, Fredy Yanto, sangat penting untuk melakukan peremajaan pada rumah. Dengan begitu, bukan hanya bisa membasmi semut tetapi juga mencegah adanya masalah di masa depan.

    “Penting untuk melakukan peremajaan pada rumah, terutama rumah yang sudah tergolong tua. Dengan melakukan peremajaan, Anda tidak hanya dapat membasmi semut tetapi juga mencegah masalah di masa depan,” tuturnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 4 Tanaman Hias Ini Bisa Bikin Semut di Rumah Tambah Banyak



    Jakarta

    Semut adalah hewan kecil yang kerap muncul di rumah. Biasanya semut cepat sekali datang ketika ada makanan. Kehadiran semut cukup mengganggu, apalagi jika mereka mengerubuni makanan yang masih layak dimakan. Selain itu, ada beberapa semut yang bisa menyebab gatal.

    Sebelum membasmi semut di rumah, kamu harus mengetahui sarangnya terlebih dahulu. Semut biasanya tinggal di celah-celah kecil di rumah. Selain itu, semut biasanya mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.

    Selain mengatasi semut di sarangnya, kamu juga harus tahu jika semut bisa datang karena beberapa tanaman. Aroma yang tercium dari sebuah bunga menarik perhatian semut sehingga datang jika tanaman tersebut berada di sekitar rumah. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.


    Mengutip dari pondinformer.com pada Selasa (16/7/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

    1. Mawar

    Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

    Tanaman pertama yang aromanya dapat menarik semut adalah Mawar. Tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

    2. Peony

    bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

    Tanaman satu ini biasanya ditanam di luar ruangan. Sama seperti mawar, poeony juga jenis tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

    Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

    3. Bunga Matahari

    Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

    Bunga matahari sebenarnya tidak memiliki wangi yang kuat seperti mawar dan peony. Namun, ternyata tanaman ini sebenarnya menguarkan aroma yang hanya bisa dirasakan oleh serangga. Tujuannya untuk membantu penyerbukan. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

    4. Dahlia

    Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

    Bunya Dahlia jarang ditemui di Indonesia. Namun, bunga ini selalu mekar saat musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat. Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com