Tag: seni

  • 8 Inspirasi Desain Kamar 3×3 untuk Suasana yang Lebih Nyaman



    Jakarta

    Desain kamar dengan ukuran 3×3 meter bisa sangat menantang. Jika pengaturan salah, kamar akan terasa pengap dan sempit. Sebaliknya dengan desain yang tepat, ruangan terasa nyaman dan estetik

    Ukuran yang terbatas akan memberi peluang berkreasi dengan pemilihan dekorasi yang tepat. Untuk kamu yang masih bingung dalam penataan desain kamar 3×3, berikut beberapa rekomendasinya

    8 Inspirasi Desain Kamar 3×3

    Meski minimalis, kamar 3×3 bisa tampil cantik dengan desain yang tepat. Dengan penataan tertentu, kamar bisa terkesan lebih luas.


    1. Langit-langit Putih

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (John Daniel Powers/Elle Decor)

    Kamar tidur minimalis ini berada di lantai atas dengan balkon di bagian depan. Langi-langit kamar didesain berwarna putih.

    Menurut pemilik galeri Valentin Goux, langit-langit yang cerah ini memperindah kamar tidur yang kecil. Selain itu, langit-langit tersebut juga membantu memantulkan cahaya yang masuk dari dua jendela.

    2. Wallpaper Bergaris

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (William Jess Laird/Elle decor)

    Dalam kamar yang kecil, wallpaper bergaris bisa memberikan kesan ruangan yang tinggi. Sementara, warna birunya yang dominan bisa membuat tampilannya tetap nyaman.

    3. Penataan Simetris

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (James French/Future PLC)

    Penataan yang asimetris di dalam kamar tidur yang kecil akan terlihat aneh dan membuat ruangan tampak lebih kecil. Jadi, fokus untuk menciptakan penataan yang simetris. Misalnya seperti yang terdapat pada gambar, letakkan tempat tidur di tengah dinding dengan meja dan lampu yang serasi di kedua sisinya.

    “Simetri dalam ruang kecil tidak hanya menciptakan perasaan tenang, tapi juga bisa menciptakan perasaan ruang yang lebih luas di ruangan yang lebih kecil,” kata desainer interior dan pendiri LBW Interiors, Lucinda Bullock-Webster.

    4. Wallpaper di Satu Sisi

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Malcolm Menzies/Future PLC)

    Wallpaper dan karya seni yang menarik perhatian bisa menciptakan titik fokus di ruangan yang kecil. Gunakan sebagian besar seprai berwarna putih agar tampilannya tidak terlalu ramai.

    5. Kamar Tidur dengan Warna Bold

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Simon Whitmore/Future PLC)

    Tak harus dengan warna yang netral, kamu bisa mendesain kamar 3×3 dengan warna yang bold. Kamu bisa memilih warna biru tua ini dengan perpaduan warna yang netral seperti putih.

    6. Kamar Tidur dengan Penyimpanan di Bagian Atas

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Dominic Blackmore/Future PLC)

    Jika memiliki tidur dengan panjang dan lebar yang sama seperti 3×3, kamu harus tahu cara menata furniture untuk memanfaatkan ruangan semaksimal mungkin. Kamu bisa membuat rak tinggi untuk meletakkan barang-barang di bagian atas.

    Jangan lupa untuk memberi akses cahaya matahari ke kamar. Hal ini untuk membuat ruangan kecil terasa sejuk.

    7. Furnitur di Satu Bagian Dinding

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Colin Poole/Future PLC)

    Untuk membuat kamar terkesan luas, letakkan sebagian besar furnitur pada satu dinding saja. Meminimalisir jumlah furnitur yang ada di dalam kamar tidur. Kamu bisa menggunakan perabot multifungsi, misalnya bufet yang juga berfungsi sebagai meja rias.

    8. Nuansa Warna Kuning Cerah

    Desain kamar 3x3Desain kamar 3×3 Foto: (Dominic Blackmore Future PLC)

    Desain kamar tidur 3×3 dengan warna kuning cerah bisa membantu menyegarkan ruangan yang kecil. Kamu bisa menggunakan warna kuning hanya sampai ketinggian tengah ruangan. Lalu, lanjutkan dengan warna putih atau netral untuk membantu menjaga kesan lapang dan luas.

    Itulah beberapa inspirasi desain kamar 3×3 untuk suasana yang lebih nyaman. Semoga membantu ya.

    (elk/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Asal Usul Kaca, Pernah Jadi Aksesoris Makam Raja Mesir



    Jakarta

    Kaca saat ini merupakan barang biasa yang kamu temukan di mana saja, seperti gelas, jendela, pintu, dan lain sebagainya. Kaca adalah bahan padat organik yang biasanya transparan atau tembus cahaya namun keras.

    Kaca dibuat dengan mendinginkan bahan-bahan cair seperti pasir silika dengan kecepatan yang cukup untuk mencegah pembentukan kristal yang terlihat. Pada awalnya, kaca merupakan barang yang sangat berharga bagi para raja.

    Dilansir dari Smithsonian Magazine, Senin (21/10/2024), ribuan tahun lalu firaun Mesir Kuno mengelilingi diri mereka dengan berbagai benda, termasuk yang berbahan kaca, bahkan saat meninggal. Makam Raja Tutankhamen menyimpan palet tulis dekoratif dan dua sandaran terbuat dari kaca padat.


    Nah, berikut ini adalah informasi lebih lanjut terkait asal usul kaca.

    Sejarah Kaca

    Melansir Britannica, sejarah kaca sebagai seni kreatif yang ditentukan oleh kemajuan teknis dalam pembuatanya. Kaca pertama kali dibuat sejak zaman dahulu kala, tetapi asalnya masih belum jelas.

    Manik-manik kaca Mesir merupakan benda kaca paling awal yang diketahui yaitui sekitar 2500 SM. Kemudian dalam peradaban Mesir, jenis kaca yang ditandai dengan pola benang berwarna seperti bulu atau zig-zag pada permukaan wadah kaca dibuat.

    Asal muasal kaca modern adalah di Alexandria pada masa Ptolemaik dan di Roma Kuno. Para pengrajin Alexandria menyempurnakan teknik yang dikenal sebagai kaca mosaik yang terdiri dari potongan-potongan kaca dengan warna berbeda yang dipotong melintang.

    Kaca millefiori yang potongan-potongan kacanya dipotong sedemikian rupa sehingga menghasilkan desain yang menyerupai bentuk bunga, merupakan salah satu jenis kaca mosaik.

    Kaca cetak juga dikembangkan lebih awal. Pembuatannya, kaca ditekan ke dalam cetakan untuk membentuk bentuk tertentu. Berbagai jenis dekorasi yang melibatkan ukiran dan warna juga dimungkinkan.

    Perkembangan besar berikutnya dalam sejarah kaca terjadi pada abad ke-15 di Venesia. Sejak abad ke-13, pulau Murano di Venesia menjadi pusat pembuatan kaca.

    Pada awalnya, para pembuat kaca Venesia memanfaatkan banyak teknik dekoratif kuno dan abad pertengahan untuk menghasilkan karya-karya berwarna dan ornamen yang kaya dengan motif khas Renaisans Italia.

    Akhir abad ke-17 hingga ke-20, Bohemia menjadi daerah penghasil kaca yang penting. Pada abad ke-17, Inggris membuat kaca dalam tradisi Venesia yang terkenal karena kesederhanaannya.

    Sekitar tahun 1675, pembuat kaca George Ravenscroft menemukan bahwa penambahan timbal oksida ke kaca jenis Venesia menghasilkan kaca yang lebih pada dan berat.

    Pada periode Art Nouveau, terjadi beberapa perubahan penting. Louis Comfort Tiffany menciptakan kaca favrile dengan bentuk mengalir yang berasal dari bentuk-bentuk alami dan permukaan yang berkilau.

    Hingga saat ini, perkembangan pada kaca tidak hanya digunakan untuk seni atau aksesoris saja. Barang-barang rumah tangga banyak dijumpai yang dibuat dari bahan dasar kaca, seperti gelas, pintu, dan lain sebagainya.

    Ketahanan dan fungsi yang dimiliki juga memiliki perkembangan, seperti kaca untuk aquarium yang memiliki ketahanan dan ketebalan yang sangat tinggi.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

    Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

    Rak Hanya Digunakan untuk Buku

    Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


    Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

    Salah Memilih Ukuran

    Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

    Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

    Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

    Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

    Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Menata Barang Terlalu Berdekatan

    Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

    Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

    Menata Rak Secara Berlebihan

    Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Tata Letak Ruangan Agar Terasa Nyaman



    Jakarta

    Saat pindah ke rumah baru, tata letak ruangan menjadi hal penting yang harus dipikirkan. Tata letak yang efisien dapat menghemat uang dan waktu kamu, serta ruangan terlihat rapi dan tidak berantakan.

    Banyak yang harus dipertimbangkan saat menata ruangan, seperti pengaturan pada tempat duduk dan menentukan fungsi ruangan yang akan ditata. Pertimbangkan juga ukuran furniture yang akan digunakan, agar ruangan tidak sempit.

    Melansir dengarden, berikut beberapa cara untuk merencanakan tata letak ruangan kamu agar lebih efisien.


    1. Mulai dengan Gambar di Kertas

    Ambil selembar kertas kosong untuk menggambar tata letak furniture sebelum memindahkannya secara fisik. Hal ini akan meminimalisir kesalahan yang akan dilakukan menata furniture, sehingga akan lebih menghemat waktu.

    2. Tetapkan Titik Fokus

    Hampir setiap ruangan kemungkinan besar memiliki titik fokus. Ruangan yang besar bahkan mungkin memiliki lebih dari satu titik fokus. Sebelum menempatkan furniture, carilah titik fokus utama ruangan, seperti pintu, jendela yang akan mempengaruhi penempatan.

    Misalnya di ruang keluarga, tempat duduk biasanya menghadap televisi yang bisa menjadi titik fokus tambahan. Karya seni, lampu hias, atau dinding aksen bisa dimanfaatkan untuk merencanakan tata letak yang efisien.

    3. Gunakan Karpet

    Pertimbangkan untuk menggunakan karpet sebagai panduan untuk penempatan furniture. Setelah menempatkan karpet di ruangan, mulailah menata furniture di atas karpet. Seperti di ruang tamu, dua kaki depan sofa dan kursi setidaknya harus berada di tepi karpet.

    4. Pilih Tempat Duduk yang Sesuai

    Di ruang tamu atau ruang keluarga, coba untuk memulai dengan sofa dan beberapa kursi yang nyaman. Pilih kursi tergantung dengan apa yang akan kamu lakukan di ruangan itu, dan sesuaikan dengan ukuran ruangan agar tidak sempit dan penuh.

    5. Keseimbangan dan Harmoni

    Simetri menjadi konsep kunci dalam hal penempatan furniture. Keseimbangan berarti keteraturan, stabilitas, dan harmoni sekaligus menciptakan ruangan yang menyenangkan secara visual.

    Dalam ruangan yang bentuknya tidak teratur, menemukan keseimbangan tidak akan mudah. Seperti gunakan seni dinding dan pencahayaan untuk membantu menciptakan ruangan yang merata.

    6. Pertimbangkan Lalu Lintas Ruangan

    Tidak ada yang lebih buruk daripada ruangan yang penuh dengan perabotan. Setiap ruangan membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak di dalam ruangan. Sebagai aturan praktis, sediakan jarak untuk memperlancar arus lalu lintas ruangan.

    7. Ciptakan Zona Fungsional

    Setiap ruangan memiliki fungsi, penempatan furniture harus disesuaikan dengan ruangan. Sebaiknya pertimbangkan penggunaan ruangan saat kamu mulai merencanakan, fungsi ruangan pada akhirnya akan membantu menentukan tata letak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 5 Ide Dekorasi Kamar Tidur Anak Agar Terlihat Menarik



    Jakarta

    Mendesain kamar tidur anak bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan serta mengasyikan bagi orang tua dan anak. Menciptakan ruangan yang mencerminkan minat dan kepribadian anak dengan ide-ide dekorasi yang murah tetapi menarik.

    Dengan perencanaan yang matang dan sedikit kreativitas, kamu dapat mengubah kamar mereka menjadi lingkungan yang menarik tanpa anggaran yang besar. Hal ini adalah strategi yang sangat efektif untuk kamar tidur anak.

    Dilansir dari Homedit, berikut beberapa ide mendekorasi kamar tidur yang mudah dan hemat anggaran.


    Seni Dinding Buatan Sendiri

    Anak bisa menjadi seniman yang produktif, manfaatkan kreativitas anak untuk mendekorasi kamar tidur nya. Seperti melukis karya seni untuk dinding atau membuat patung legi yang paling menakjubkan.

    Hal ini tidak hanya akan menambah warna dan daya tarik pada ruangan, tetapi juga akan mencerminkan minat anak. Salah satu idenya adalah membuat dinding galeri yang menampilkan semua karya seni anak.

    ilustrasi kamar bayiilustrasi kamar bayi Foto: iStock

    Perbarui Furniture Bekas

    Sebagian besar furniture bekas dari kamar lain biasanya akan berakhir di kamar anak-anak. Ini adalah cara yang lebih murah dan ramah lingkungan untuk membeli furniture. Carilah furniture yang kokoh dan dibuat dengan baik sehingga tahan lama.

    Berikan tampilan baru pada furniture dengan membersihkannya secara menyeluruh dan mengecat ulang atau melapisinya dengan kain pelapis agar sesuai dengan warna dan desain kamar tidur anak.

    Violet decorations in cozy room for teenage girlViolet decorations in cozy room for teenage girl Foto: iStock

    Gunakan Cat untuk Membuat Ruangan Menjadi Menarik

    Cat merupakan elemen dekorasi yang relatif murah, namun dapat menghasilkan hasil yang luar biasa. Warna-warna cerah dan cemerlang memang menyenangkan untuk kamar anak, tetapi warna netral juga dapat digunakan untuk menciptakan kamar tidur yang tenang.

    Kamu dapat menggunakan cat untuk mewarnai ruangan atau menambahkan pola molding tiruan. Sangat penting untuk mendapatkan masukan dari anak kamu tentang warna yang ingin anak kamu lihat di kamar nya.

    Tambahkan Mural Dinding

    Tidak semua orang memiliki keterampilan melukis yang layak dipajang di dinding. Mural dinding tersedia dalam berbagai desain, mulai dari pemandangan alam dan tema fantasi. Pastikan kamu menemukan mural sesuai dengan minat anak.

    Mural dinding yang dapat dilepas dan ditempel sangat ideal untuk diterapkan sendiri. Pelepasan mural juga tidak mudah dan tidak menyebabkan kerusakan pada dinding. Hal ini menjadikannya salah satu elemen dekorasi terbaik untuk kamar anak-anak.

    Pilihlah Furniture Multifungsi

    Furniture multifungsi ideal untuk ruang kecil, tetapi juga menghemat anggaran. Pilihlah seperti ranjang bayi yang dapat diubah menjadi tempat tidur, dan tempat tidur susun yang dapat diubah menjadi tempat tidur kembar memberikan nilai jangka panjang.

    Carilah barang yang kokoh dan dibuat dengan baik yang dapat bertahan dalam penggunaan serta perubahan harian.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang yang Sebaiknya Jangan Dibeli untuk Rumah Pertama


    Jakarta

    Saat memiliki rumah pertama, tentunya ingin segera membeli perabotan agar kehidupan sehari-hari bisa lebih nyaman. Namun, ada barang-barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Salah satunya adalah furniture yang tidak disukai. Sebaiknya pemilik rumah tidak membeli furniture yang tidak disukai karena bisa saja di kemudian hari mereka membeli furniture dengan fungsi yang sama namun lebih disukai. Hal ini bisa berujung membuang uang yang bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

    Selain itu masih ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli untuk rumah pertama. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Tempat Tidur King Size

    Menurut desainer profesional Amber Kamat, berinvestasi pada tempat tidur ukuran king dirasa kurang tepat saat menempati rumah pertama. Alih-alih membeli tempat tidur ukuran king, pemilik rumah bisa membeli tempat tidur ukuran queen yang jauh lebih terjangkau namun tetap nyaman.

    Jika Anda tinggal di rumah pertama dan bukan rumah selamanya, mungkin bukan saat yang tepat untuk berinvestasi pada tempat tidur ukuran king.

    “Jika menyangkut perabotan rumah pertama, fleksibilitas adalah kuncinya-dan itu terutama berlaku untuk barang-barang mahal seperti tempat tidur. Memilih tempat tidur ukuran queen daripada ukuran king adalah langkah cerdas jika Anda tidak yakin dengan ruang di masa mendatang,” kata Kamat, dikutip dari Southern Living, Kamis (8/5/2025).

    Set Perabotan yang Sama

    Membeli satu set perabotan yang serasi terkadang menjadi pilihan karena lebih mudah dilakukan. Namun, di kemudian hari bisa saja pemilik rumah bosan dengan tampilan hunian yang serasi.

    Alih-alih membeli satu set perabotan senada, sebaiknya kumpulkan barang-barang uang menarik dan istimewa bagi pemilik rumah. Walaupun tidak semuanya cocok, namun akan terasa lebih personal dan tidak bisa ditemukan di rumah mana pun.

    Dekorasi Pasaran

    Dekorasi seperti vas, karya seni, maupun rak kerap ditemukan di rumah. Dekorasi seperti ini sebaiknya dipilih sesuai kepribadian pemilik rumah agar lebih personal dan unik.

    Kamat juga menyarankan untuk tidak terburu-buru untuk mendekorasi rumah. Isi rumah sedikit demi sedikit dan berikan sentuhan personal di setiap bagiannya.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com