Tag: serangan serangga

  • 5 Cara Basmi Kutu Putih agar Tidak Merusak Tanaman


    Jakarta

    Kutu putih adalah hama yang tidak sulit ditemukan pada tanaman. Tanaman yang terinfeksi serangga ini bisa menjadi rusak, pertumbuhannya terhambat, bahkan mati.

    Kutu putih menyebabkan kerusakan tanaman dengan menghisap sari inangnya. Akibatnya, muncul residu putih pada bagian tanaman tertentu.

    Serangan serangga ini harus dihentikan agar tanaman tidak semakin rusak. Berikut cara mengusir kutu putih pada tanaman.


    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Dilansir laman The Spruce dan Martha Stewart, berikut sederet cara mengusir kutu putih di tanaman dan mencegahnya kembali:

    1. Siram Kutu Putih

    Jika menghadapi serangan ringan kutu putih, detikers dapat menyiram tanaman dengan air untuk menyingkirkannya. Bagian tanaman yang terserang dapat diletakkan di bawah pancuran air keran. Pastikan menyiram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    Cara ini hanya dapat membasmi kutu putih secara sementara. Lakukan cara ini setiap kali kutu putih kembali.

    2. Semprotkan Cairan DIY

    Cairan dengan bahan bawang bombay, bawang putih, dan bubuk cabai rawit dapat dimanfaatkan untuk mengusir kutu putih. Bahan-bahan ini dihaluskan dengan blender hingga konsistensinya menjadi pasta dan tambahkan air sekitar 1 liter. Selanjutnya campuran didiamkan selama 1 jam.

    Setelah itu, larutan disaring dengan kain tipis dan ditambahkan sabun cuci piring cair kemudian diaduk rata. Cairan ini dapat dimasukkan ke dalam botol untuk disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih.

    Ulangi proses penyemprotan setelah beberapa hari sesuai kebutuhan. Larutan DIY (do-it-yourself) atau buatan sendiri ini dapat disimpan dalam kulkas dan bertahan hingga 1 minggu.

    3. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Minyak nimba termasuk insektisida organik yang efektif membasmi kutu putih. Untuk memanfaatkannya, campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Larutan minyak nimba ini dapat disemprotkan ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Serangga itu tidak terlalu aktif pada waktu tersebut.

    Zat alami dalam minyak nimba bisa memengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih. Ulangi menyemprotkan cairan minyak nimba setelah 1-2 minggu jika serangan kutu putih masih berlanjut.

    4. Sebarkan Serangga Predator

    Sejumlah serangga dapat membunuh kutu putih secara alami, antara lain tawon parasitoid (Leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Apabila tanaman yang terletak di halaman atau rumah kaca terserang kutu putih, menyebarkan serangga-serangga tersebut termasuk alternatif cara membasminya.

    Cara ini termasuk alami, tapi membutuhkan waktu cukup lama. Cara ini juga tidak direkomendasikan untuk serangan kutu putih yang parah.

    5. Pangkas Sebagian Tanaman

    Jika terinfeksi kutu putih cukup berat, bagian tanaman yang terserang dapat dipangkas. Setelah itu, buang potongannya tersebut segera karena kutu putih dapat mengenai bagian tanaman lain. Cara ini termasuk cara bagus untuk membasmi kasus serangan kutu putih tanaman yang parah.

    Penyebab Kutu Putih pada Tanaman

    Serangan kutu putih pada tanaman dapat terjadi karena serangga tersebut tertarik dengan:

    • Tanaman yang kaya akan sari buah seperti pohon jeruk dan mangga. Tanaman ini dapat menjadi bahan makanan kutu putih.
    • Tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhannya lunak.

    Menyiram dan memberi pupuk terlalu banyak dapat memunculkan kutu putih pada tanaman. Infeksi kutu putih dapat menyebar ke tanaman lain. Karenanya, jauhkan tanaman yang terserang dari tanaman lain.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture



    Jakarta

    Pernah melihat bubuk halus menyerupai tepung di sekitar perabotan kayu di rumah? Jangan anggap sepele! Bisa jadi itu adalah tanda keberadaan kumbang bubuk kayu, serangga kecil yang bisa merusak furnitur hingga elemen struktural bangunan.

    Kumbang bubuk kayu (powderpost beetle) bukan hanya satu jenis serangga, melainkan sekelompok kumbang dari tiga famili berbeda: Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Ketiganya dikenal suka memakan bagian dalam kayu dan meninggalkan lubang serta bubuk kayu sebagai jejaknya.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics, kumbang ini menyerang berulang kali dan bisa menghancurkan kayu dari dalam. Beberapa spesies hanya menyerang kayu keras, tapi ada juga yang menyerang kayu lunak-bahkan keduanya.


    Agar perabotan dan struktur rumah tetap aman, berikut cara mengatasi dan mencegah serangan kumbang bubuk kayu:

    1. Lindungi Permukaan Kayu dengan Finishing

    Lapisi permukaan kayu menggunakan cat, lak, atau pernis. Lapisan ini akan mencegah kumbang bubuk kayu betina bertelur di permukaan. Pilihan finishing yang tepat bisa jadi benteng awal melawan serangan serangga perusak ini.

    2. Kendalikan Kelembapan Kayu

    Kumbang bubuk kayu sangat menyukai kondisi lembap. Oleh karena itu, jaga kadar air kayu di bawah 20 persen. Kayu yang kering cenderung lebih tahan dari serangan kumbang ini. Dalam banyak kasus, menjaga kayu tetap kering sudah cukup tanpa perlu insektisida.

    3. Singkirkan Kayu yang Sudah Terinfeksi

    Jika kayu sudah berlubang dan terlihat bubuk kayu, segera pisahkan dari rumah. Apalagi jika yang diserang adalah elemen struktural seperti kusen, balok, atau tiang. Gantilah dengan kayu baru dan pastikan bahan bangunan yang dibawa masuk rumah bebas dari hama.

    4. Gunakan Insektisida yang Mengandung Borat

    Mengacu pada University of Kentucky, insektisida berbahan borat efektif membunuh kumbang baik yang masih berada di dalam maupun yang keluar-masuk kayu. Semakin lembap kayu, semakin dalam penetrasi borat ke dalam serat kayu.

    Gunakan insektisida sebelum proses finishing. Jika kayu sudah dilapisi cat atau pelapis anti-air, cairan insektisida tidak bisa masuk dan tidak akan efektif.

    Jangan Disepelekan, Bisa Rusak Rumah!

    Kumbang bubuk kayu memang kecil, tapi dampaknya besar. Jika dibiarkan, mereka bisa merusak perabot, kusen, dan bahkan struktur rumah. Segera lakukan pencegahan dan periksa rutin kondisi kayu di rumah, detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com