Tag: serangga

  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 8 Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi Secara Ampuh


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu jenis serangga yang banyak dibenci manusia. Sebagian orang juga takut dengan kecoak karena mereka dapat terbang dan menghinggap di tubuh manusia.

    Kecoak senang berada di tempat yang lembab, hangat, dan gelap. Oleh sebab itu, kecoak lebih sering muncul di dalam kamar mandi.

    Sebenarnya, kecoak dapat dibasmi dengan cara menyemprotkan cairan pembunuh serangga. Namun, cara itu dinilai kurang efektif karena kecoak termasuk hewan yang tangguh, jadi tidak langsung mati.


    Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara untuk membasmi kecoak dari kamar mandi secara ampuh. Simak tipsnya dalam artikel ini.

    Cara Membasmi Kecoak di Kamar Mandi Secara Ampuh

    Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kecoak di kamar mandi. Mengutip situs The Pest Informer, berikut tipsnya.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah dengan mencampur baking soda (soda kue) dengan cuka. Cukup tuang dua sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk hingga merata. Kemudian taburkan di dalam kamar mandi.

    Selain dapat membunuh kecoak secara ampuh, campuran bahan tersebut juga dapat membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi yang kotor.

    2. Asam Borat

    Asam borat juga diklaim dapat membasmi kecoak di kamar mandi secara efektif. Cara pakainya juga mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah
    • Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat
    • Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak.

    Disarankan untuk meletakkan adonan asam borat ketika kamar mandi tidak dipakai atau saat malam hari agar hasilnya lebih efektif.

    3. Air Mendidih

    Cara yang lebih mudah untuk mengusir kecoak adalah dengan menyiram air mendidih ke dalam saluran pembuangan di kamar mandi. Sebab, kecoak akan mati saat tersiram air panas.

    Caranya mudah, cukup panaskan air sampai benar-benar mendidih, kemudian tuangkan air tersebut ke dalam pipa di mana tempat kecoak sering keluar.

    4. Daun Salam

    Ternyata daun salam juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak, lho. Caranya juga mudah, pertama tumbuk daun salam terlebih dahulu sampai halus. Langkah kedua, taburkan daun salam di kamar mandi dan di dekat tempat kecoak keluar.

    Selain itu, kamu bisa merebus daun salam dan menyemprotkan air rebusan ke sudut-sudut kamar mandi agar kecoak tidak datang kembali.

    5. Ampas Kopi

    Ampas kopi diyakini mampu mengusir kecoak di kamar mandi secara efektif. Soalnya, kecoak tidak suka kandungan asam yang dihasilkan ampas kopi.

    Cara pakainya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru.

    Namun sebagai catatan, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak, namun tidak bisa untuk membunuhnya.

    6. Minyak Peppermint

    Minyak peppermint biasa digunakan sebagai aroma terapi. Namun ternyata, minyak esensial ini juga dapat digunakan untuk membasmi kecoak.

    Cara penggunaannya juga mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tuang minyak peppermint ke dalam botol semprotan secukupnya
    • Campurkan dengan air garam secukupnya
    • Kemudian semprot minyak peppermint ke sudut-sudut kamar mandi yang sering dilalui kecoak

    7. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih dinilai efektif untuk membasmi kecoak. Cara pakainya, cukup tuang cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu setelah itu semprotkan ke sudut-sudut di kamar mandi.

    Akan tetapi, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat merusak pipa saluran air dan menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam.

    8. Bawang Putih

    Cara yang terakhir untuk membasmi kecoak di kamar mandi adalah dengan menggunakan bawang putih. Sebab, bawang putih mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai kecoak.

    Cara pakainya, cukup geprek beberapa siung bawang putih, lalu letakkan di sudut-sudut kamar mandi terutama di dekat saluran air. Akan tetapi, cara ini hanya efektif untuk mengusir kecoak, bukan untuk membunuhnya.

    Tips Mencegah Kecoak Datang Kembali

    Walau sudah membasminya dengan berbagai cara, namun suatu saat kecoak bisa saja muncul lagi di kamar mandi atau sudut rumah lainnya. Untuk itu, detikers perlu melakukan pencegahan agar kecoak tidak datang kembali.

    Dilansir situs Terminix, berikut sejumlah tips mencegah kecoak datang kembali ke rumah:

    • Segera buang sisa-sisa makanan atau kotoran dari dalam tong sampah yang ada di dapur, kamar mandi, atau dekat wastafel.
    • Tutup saluran air dengan penyumbat saat malam hari agar kecoak tidak bisa masuk ke rumah. Perlu diketahui, kecoak lebih aktif saat malam hari.
    • Bersihkan saluran pembuangan air di wastafel atau kitchen sink dari sisa-sisa makanan.
    • Selalu jaga kebersihan rumah terutama di meja makan dan dapur. Meninggalkan sisa makanan atau minuman di atas meja makan dapat mengundang kecoak.

    Itu dia delapan cara membunuh kecoak di kamar mandi secara ampuh. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah, Gunakan Bahan Ini


    Jakarta

    Tawon termasuk serangga yang senang menyengat jika merasa terganggu. Binatang ini terbilang cukup berbahaya bagi manusia, tetapi tak jarang tawon bersarang di dalam maupun di sekitar rumah.

    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.


    Jika tawon membuat sarang di rumah, kamu yang hendak mengusir tawon pun jadi khawatir bakal tersengat. Lantas, bagaimana cara aman usir tawon?

    Ada lho cara efektif untuk mengusir tawon tanpa membuang sarangnya sehingga tak akan tersengat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan tertentu sebagai senjata utamanya. Simak cara dan bahan-bahan yang dipakai pada uraian di bawah ini.

    Cara Ampuh Mengusir Tawon

    Untuk mengusir tawon yang bersarang di rumah, kamu dapat mengikuti sejumlah bahan dan cara berikut yang dikutip dari laman Good Housekeeping. Dengan cara ini juga, serangga tersebut tidak akan datang kembali ke rumah.

    1. Semprotkan Air Sabun

    Air sabun menjadi bahan efektif untuk mengusir tawon di rumah. Untuk membuatnya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring dan air ke dalam botol semprot lalu kocok sampai rata.

    Kamu bisa menyemprotkan campuran sabun dan air ini ke sarang tawon dari jarak jauh. Atau jika letak sarangnya di luar jangkauan, kamu dapat merobohkannya terlebih dulu dengan sapu. Setelah terjatuh, langsung semprotkan larutan ini ke sarangnya.

    Larutan air sabun ini ampuh karena mampu membuat tawon mati seketika dengan menyumbat pori-pori pernapasan atau spirakel mereka.

    2. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka termasuk bahan yang cukup mudah ditemukan di rumah lantaran dapat digunakan untuk masak, membuat kue, hingga sebagai campuran untuk larutan pembersih. Di sisi lain, cuka bisa dipakai juga untuk mengusir tawon lho.

    Asam asetat yang dikandung cuka memiliki bau yang khas. Mencampurkannya dengan air dapat menghasilkan larutan yang efektif untuk memikat tawon serta membunuhnya.

    Campurkan cuka masak atau cuka apel, gula, dan air ke dalam mangkuk lalu aduk rata. Kemudian letakkan larutan ini di dekat sarang tawon. Nantinya, tawon bisa terperangkap dan tenggelam di larutan ini.

    3. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Menurut sebuah penelitian, kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai ampuh mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, kamu dapat mencampurkan beberapa tetes masing-masing minyak ini dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, kamu dapat menggunakannya sendiri. Larutkan minyak cengkeh dan sabun sedikit sabun cuci piring, kemudian aduk rata. Larutan ini juga bisa disemprotkan ke sarang tawon untuk mengusirnya.

    Aroma yang kuat dari cengkeh mampu bekerja selayaknya pengusir serangga. Dengan aromanya pula, tawon akan langsung meninggalkan sarangnya.

    4. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyak esensialnya, cengkeh utuh juga dapat dimanfaatkan lho. Kamu dapat meletakkan atau menggantungkan biji cengkeh ini di dekat sarang atau di area yang kerap dilalui tawon.

    Caranya dengan memasukkan beberapa cengkeh utuh ke dalam kantong plastik atau tempelkan cengkeh ke dalam lemon lalu letakkan atau gantungkan di lokasi yang strategis.

    5. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi dapat digunakan juga untuk mengusir tawon dari sarangnya. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi sehingga dapat membuatnya kabur.

    Kamu dapat menaburkan bedak bayi di sarang tawon atau menaburkannya di area yang sering serangga ini datangi.

    Selain sejumlah cara di atas, kamu juga dapat menutup rapat tong sampah maupun tempat daur ulang sampah yang ada di sekitar rumah. Bahan makanan juga harus ditutupi karena serangga penyengat ini menyukai makanan yang manis-manis.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips agar Rumah Bebas Serangga saat Musim Hujan


    Jakarta

    Saat musim hujan, serangga-serangga bagaikan tamu tak diundang. Nyamuk, semut, rayap, hingga kecoak dapat masuk dan menetap di dalam rumah untuk berlindung.

    Jika sudah begini, serangga yang berdatangan bisa menyebabkan infeksi dan penyakit bagi penghuni rumah. Seperti nyamuk dapat membawa virus dengue, penyebab penyakit demam berdarah (DBD).

    Lantas, adakah cara agar rumah tetap terjaga dari serangga selama musim hujan?


    Tips Rumah Bebas Serangga di Musim Hujan

    Ada sejumlah cara yang dapat kamu lakukan agar rumah terbebas dari serangga saat musim hujan. Dikutip dari catatan detikProperti dan laman BornGood, berikut tipsnya:

    1. Rapikan Area Rumah

    Pertama-tama, tentunya kamu harus merapikan lingkungan dalam maupun luar rumah terlebih dahulu ketika musim hujan datang.

    Periksa seluruh area rumah dan singkirkan hal-hal yang mungkin mengundang hadirnya serangga. Seperti membersihkan genangan air, merapikan tumpukan barang-barang, hingga membuang sampah dan benda bekas yang sudah tidak terpakai.

    2. Perbaiki Kerusakan Struktural

    Ukuran serangga yang kecil memungkinkannya untuk masuk ke dalam rumah lewat celah-celah yang tidak kita sadari. Karena itu, periksa jendela, pintu, saluran air, hingga dinding. Jika ada kerusakan atau celah bisa segera perbaiki agar serangga tidak bisa masuk ke rumah.

    3. Pasang Jaring Anti Serangga

    Kalau sudah memastikan jendela hingga pintu tidak ada celah, jangan lupakan juga bagian ventilasi. Kamu dapat memasang jaring anti serangga pada ventilasi agar sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.

    Dengan pemasangan ini, memungkinkan serangga jadi tersangkut di jaring. Di sisi lain, aliran keluar masuk udara tetap lancar.

    4. Jaga Kebersihan Rumah

    Kebersihan rumah tentunya harus dijaga secara rutin. Seiring musim hujan, kamu juga perlu menjadwalkan untuk membersihkan lingkungan sekitar rumah agar tidak terdapat genangan air maupun sampah yang menumpuk.

    Selain itu, area dalam rumah juga mesti diperhatikan dengan rajin menyapu dan mengepel, membersihkan kamar mandi, dapur, hingga area yang sulit dijangkau. Rawat juga furnitur kayu yang dimiliki karena musim hujan menjadikannya cenderung lembap dan bisa saja dihinggapi rayap.

    Jika kamu memiliki hewan peliharaan, jangan malas pula untuk membersihkan kotoran maupun air pipisnya ya.

    5. Tutup Rapat Wadah Makanan

    Selama musim hujan, makanan dan persediaan makanan juga mesti diperhatikan. Usahakan untuk menyimpannya di wadah tertutup rapat dan di tempat yang bersih. Ini agar tidak mengundang semut dan kecoak datang untuk mengacak-acak makananmu.

    6. Semprotkan Produk Anti Serangga

    Kamu dapat menyemprotkan area yang kerap didatangi nyamuk hingga rayap dengan produk anti serangga untuk mencegahnya berdatangan. Produk ini biasanya tersedia di toko, warung, maupun minimarket.

    Jika tidak ingin semprotan berbahan kimia, kamu bisa membuat sendiri produk anti serangga dengan minyak esensial lavender hingga peppermint. Aroma yang kuat dapat mengusir serangga sekaligus menjadikan udara di rumah tercium segar.

    Kalau tidak ada, rempah beraroma menyengat seperti cengkih dan kayu manis juga dapat digunakan. Kamu bisa meletakkan wadah berisi beberapa cengkih atau kayu manis di sudut-sudut rumah yang sering dilalui serangga.

    7. Tanam Tanaman Pengusir Serangga

    Selain itu, kamu dapat pula menanam tanaman alami seperti lavender, sereh, rosemary, hingga citronella di pekarangan rumah. Sejumlah tanaman ini bisa bantu mengusir serangga-serangga yang berdatangan.

    Kamu juga bisa menanam tanaman ini dalam pot dan meletakkannya di area dalam rumah.

    Nah, itu dia sejumlah tips agar rumah terbebas dari serangga selama musim hujan. Dengan mengikuti tips di atas, kamu dan keluarga juga bisa tinggal nyaman di rumah dan terhindar dari penyakit atau infeksi yang mungkin dibawa serangga-serangga.

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 5 Hal Ini Kalau Mau Rumah Bebas Serangga


    Jakarta

    Memiliki rumah yang nyaman tentu menjadi impian bagi semua orang. Rumah yang nyaman adalah rumah yang bersih dan sehat. Hal ini juga mencakup rumah yang terbebas dari hama. Serangga adalah hama yang bisa menciptakan kondisi yang tidak sehat dan juga sangat mengganggu di rumah.

    Kecoa, lalat, dan nyamuk bisa menjadi penyumbang utama alergi dan penyakit yang ada di rumah. Sedangkan, lebah, tawon, dan kalajengking bisa menimbulkan sengatan yang menyakitkan. Oleh karena itu, penting bagi kita menjaga rumah terbebas dari serangga untuk menciptakan lingkungan rumah yang nyaman.

    Mengutip dari laman How Stuff Works, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan agar rumah bebas dari serangga.


    1. Tutup Pintu Sekaligus Bagian Bawahnya

    Menutup pintu rapat-rapat bisa mencegah masuknya hama seperti serangga ke dalam rumah. Untuk mencegah serangga merayap di bawah pintu, pasang ambang baja atau aluminium yang kokoh di bawah pintu. Untuk perlindungan yang lebih baik, gabungkan dengan sapuan pintu.

    Sapuan adalah perangkat murah yang dapat ditemukan di sebagian besar toko perkakas, dan bisa membantu menutup celah antara ambang pintu dan bagian bawah pintu. Pilih sapuan sikat nilon dibandingkan vinil atau neoprena untuk perlindungan terbaik terhadap serangga.

    2. Tutup Lubang Ventilasi dengan Sekat Saringan

    Banyak pemilik rumah yang mengandalkan ventilasi alami dari pintu dan jendela untuk menghadirkan udara segar ke dalam rumah. Untuk menikmati sensasi udara segar tanpa gangguan serangga, pasanglah sekat saringan pada jendela dan pintu.

    Pilih saringan berukuran 20 jaring atau lebih halus untuk mencegah sebagian besar hama seperti nyamuk dan kumbang masuk ke dalam rumah. Jika sekat ini terlepas di salah satu sisi atau sudutnya, gunakan staples (untuk rangka kayu) atau alat splining (untuk rangka aluminium) untuk memasangnya kembali ke rangka.

    3. Buang Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak. Oleh karena itu, kamu perlu membuang segala genangan air yang ada di rumah maupun di halaman rumah. Kuras bak mandi secara rutin dan hilangkan genangan air di halaman dengan cara buat saluran air agar air bisa mengalir.

    Penting juga untuk menjaga saluran drainase secara teratur, seperti selokan dan saluran air. Jaga agar alat-alat tersebut bebas dari dedaunan, potongan rumput, dan kotoran sehingga dapat beroperasi secara efektif. Jika kamu memiliki kolam renang di rumah, jaga agar kolam tetap terklorinasi dan disaring, bahkan saat tidak digunakan.

    4. Bereskan dan Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Rumah yang berantakan merupakan tempat berkembang biaknya serangga. Tersembunyi di balik tumpukan koran atau di lemari, serangga bisa berkembang biak dalam jumlah besar bahkan sebelum mereka ditemukan. Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin membersihkan rumah secara rutin agar serangga tidak berkembang biak di sana.

    Serangga juga membutuhkan sumber makanan untuk bertahan hidup. Kamu bisa menggunakan wadah kedap udara untuk menyimpan makanan, dan dengan segera membersihkan tumpahan makanan agar serangga tidak mendekat. Cuci piring kotor segera setelah digunakan,

    5. Buang Sampah dengan Benar

    Sampah adalah tempat yang sangat disukai kecoa dan serangga karena di sana terdapat banyak makanan bagi mereka. Untuk mencegah serangga, simpan sisa makanan di dapur dan bukan di keranjang sampah di seluruh rumah. Sampah juga harus dimasukkan ke dalam tempat sampah yang berpenutup, dan harus dikosongkan setiap malam. Bersihkan dan sanitasi semua tempat sampah interior dan eksterior serta tempat sampah daur ulang secara teratur, terutama jika terkena tumpahan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Cara Mengusir Serangga dari Rumah, Dijamin Ampuh!


    Jakarta

    Serangga yang masuk rumah sering kali membuat penghuninya tidak nyaman. Mereka antara lain nyamuk, lalat, hingga laron. Serangga tak hanya mengganggu, terkadang mereka juga bisa membawa penyakit.

    Simak 13 cara mengusir serangga dari rumah berikut ini. Kamu bisa mencobanya satu per satu untuk mengetes apakah efektif di rumah kamu.

    Cara Mengusir Serangga dari Rumah

    Berikut ini 13 cara mengusir serangga atau cara mencegah nyamuk masuk rumah:


    1. Gunakan Minyak Esensial

    Dikutip dari Ideal Home, minyak esensial memiliki fungsi utama membuat ruangan beraroma wangi. Minyak ini juga bisa mengusir serangga, seperti minyak esensial serai atau lavender yang bisa mengusir nyamuk.

    Semprotkan minyak ke sudut rumah, jendela, dan pintu. Kamu juga bisa menggunakan diffuser untuk membuat aroma lebih menyebar.

    2. Nyalakan Kipas Angin

    Kipas angin selain memberikan udara sejuk juga membuat serangga seperti lalat dan nyamuk tak mau mendekat. Serangga ini tak menyukai udara bergerak, sehingga memilih pergi dari area yang terkena kipas angin.

    3. Letakkan Tanaman Pengusir Serangga

    Letakkan tanaman pengusir serangga di dekat jendela agar serangga enggan masuk rumah. Tanaman ini seperti rosemary atau lavender. Kamu bisa juga meletakkannya di tempat tidur.

    4. Bersihkan Kamar

    Biasakan untuk membersihkan kamar setiap hari. Serangga tak suka tempat yang bersih. Hindari makan di kamar dan buang sampah di kamar secara rutin. Jangan lupa untuk selalu menutup tempat sampah agar tidak mengundang serangga.

    5. Menghilangkan Genangan Air

    Dikutip dari situs Tips Bulletin, genangan air disukai oleh laba-laba dan nyamuk karena bisa digunakan sebagai tempat bertelur.

    Tutuplah tempat air dan selalu cek apakah ada jentik-jentik nyamuk di dalamnya. Jika ada, segera buang jentik-jentik tersebut.

    6. Gunakan Perangkap

    Ada berbagai perangkap yang berbeda-beda bentuknya, tergantung jenis serangganya. Lalat bisa diperangkap dengan kertas lem. Atau gunakan lampu perangkap nyamuk yang menggunakan cahaya biru.

    7. Tutup Celah Pintu dan Jendela

    Kebanyakan serangga masuk lewat celah di pintu, jendela, maupun lubang angin. Tutuplah celah ini untuk mencegah berbagai serangga.

    Pada saat tertentu, serangga akan muncul di pemukiman warga. Pada waktu tersebut, waspadai kedatangan mereka, terutama pada waktu petang.

    8. Buat Terang Atau Gelap

    Serangga tertentu menyukai tempat terang dan serangga lainnya menyukai tempat gelap. Lakukan pilihan cara ini sesuai jenis serangga yang ingin kamu usir.

    Dari situs Terminix, nyamuk menyukai sesuatu yang gelap. Jadi jangan pakai warna gelap dan buat ruangan menjadi terang untuk mencegah nyamuk datang.

    Sementara hewan yang suka cahaya adalah laron. Mereka suka berputar-putar di sekitar lampu, hingga masuk rumah yang terang. Tutuplah celah rumah dan jika perlu matikan lampu untuk sementara.

    9. Memasang Kelambu

    Memasang kelambu juga menjadi cara efektif untuk mencegah serangga mendekati kita, terutama saat tidur. Meski mungkin serangga bisa menerobos rumah, mereka tak akan mengganggu kita saat tidur.

    10. Taburkan Bubuk Kopi

    Dikutip dari Livspace, bubuk kopi menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, serta bisa mengusir nyamuk maupun semut.

    Taburkan bubuk kopi ke beberapa titik, misalnya di tempat genangan air untuk membunuh telur nyamuk.

    11. Gunakan Cairan Antiserangga

    Banyak antiserangga yang dijual di toko, seperti cairan antiserangga yang digunakan untuk menyemprot ruangan agar wangi sekaligus mengusir nyamuk. Atau gunakan antiserangga bakar untuk mengusir nyamuk. Jika menggunakan semprot, pastikan untuk tidak mengenai makanan dan jauhkan dari anak-anak.

    12. Atur Kelembapan Udara

    Serangga seperti kecoa dan nyamuk menyukai tempat lembap. Maka jagalah sirkulasi udara dengan baik agar rumah selalu bersih dan kering. Mereka tak akan betah tinggal di rumah kamu.

    13. Gunakan Kapur Anti Serangga

    Kapur antiserangga dapat digunakan di tempat-tempat di mana serangga muncul. Serangga seperti kecoa dan semut tidak suka dengan kapur ini.

    Nah, demikian tadi 13 cara mengusir serangga dari rumah dan cara mencegah serangga masuk rumah. Kalian bisa memadukan beberapa cara sekaligus agar lebih efektif.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Tonggeret dan Bahayanya Bagi Tanaman di Rumah


    Jakarta

    Tonggeret atau Kinjeng Tangis adalah salah satu serangga yang sering mengeluarkan suara nyaring. Biasanya tonggeret hidup di pepohonan atau tanaman yang rimbun, dan di Indonesia sendiri tonggeret akan mulai muncul dan aktif di akhir musim penghujan.

    Oleh karena lingkungan hidupnya yang berada di pohon atau tanaman yang rimbun, sering kali orang bertanya, apakah tonggeret akan merusak tanaman?

    Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai tonggeret. Berikut ringkasannya.


    Apa Itu Tonggeret?

    Dikutip dari rd.com, tonggeret adalah serangga bertubuh lebar dengan sayap berwarna transparan yang bisa tumbuh hingga 8,9 cm. Tonggeret jantan biasanya mengeluarkan suara nyaring yang khas.

    Kemunculan tonggeret sangat beragam, biasanya rata-rata tonggeret akan mulai bermunculan antara bulan April hingga Juni. Tetapi ada juga beberapa spesies yang baru bermunculan antara bulan Juli hingga September.

    Menurut vice president of research and development Davey Tree Expert Company, Daniel A. Herms, PhD, kemunculan tonggeret biasanya dipengaruhi oleh suhu dari tanah, tonggeret dewasa biasanya akan keluar dari tanah ketika suhu tanah sedalam 20 cm mencapai angka 64° F atau 17,7° C

    “Suhu tanah akan mempengaruhi kapan tonggeret akan keluar dari tanah,” jelas Herms

    “Tonggeret dewasa biasanya akan terpancing keluar dari tanah ketika suhu tanah sedalam 8 inci mencapai angka sekitar 64 derajat Fahrenheit,” sambungnya.

    Apa Makanan Tonggeret?

    Nimfa dari tonggeret, biasanya berbentuk menyerupai jangkrik yang biasa hidup di bawah tanah biasanya memakan cairan dari akar tanaman. Sedangkan tonggeret yang sudah dewasa biasanya akan memakan tumbuhan dan terkadang akan menghisap getah dari pohon muda, ranting yang masih lembek, dan semak dedaunan.

    Lalu, dengan fakta tersebut apakah tonggeret berbahaya bagi tanaman di rumah kita? Jawabannya adalah mungkin bisa merugikan.

    Bahaya Tonggeret Bagi Tanaman

    Tonggeret biasanya akan membuat sebuah lubang pada dahan atau ranting kecil. Hal ini bisa membuat bagian dahan tersebut menjadi rusak (patah), ini akan sangat berbahaya bagi tanaman yang masih muda. Selain itu, tanaman juga akan menjadi terlihat jelek.

    Namun sisi baiknya, tonggeret cenderung tidak akan menyerang tanaman yang sudah dewasa dan kebanyakan tanaman herba. Tonggeret juga tidak akan bertelur di semak belukar, rerumputan, dan bunga liar. Nimfa yang memakan cairan pada akar tanaman juga tidak akan terlalu mengganggu tanaman.

    “Tonggeret bisa membuat ranting dan dedaunan di ujung pohon mati,” Kata herms.

    “Banyaknya tumpukan dedaunan yang mati mungkin akan terlihat mengerikan, tetapi sebenarnya dedaunan tersebut hanyalah potongan ujung ranting yang relatif sedikit dan tidak terlalu mempengaruhi pohon dewasa yang sehat,” tambahnya.

    Cara Cegah Tonggeret Menyerang Pohon di Rumah

    Sebelum memasuki musim keluarnya tonggeret, ada baiknya bila kita menutupi tanaman muda atau yang baru saja ditanam dengan jaring mesh. Pastikan agar seluruh batang pohon tersebut terlindungi agar tonggeret tidak bisa naik ke pohon tersebut.

    Selain itu pastikan juga kamu tidak menggunakan insektisida. Bila kamu melihat ada tonggeret yang sedang bersarang di tanaman kamu, cukup siram saja dengan air menggunakan selang.

    “Jangan gunakan insektisida, itu hanya akan membuat masalah menjadi tambah buruk karena akan membunuh predator natural dari tonggeret juga,” kata Herms.

    Tutup juga kolam renang di rumah kamu bila kamu memilikinya. Karena tonggeret bisa membuat filter kolam renang kamu rusak.

    Nah, itu dia segenap ringkasan mengenai apa itu tonggeret dan kenapa bisa jadi berbahaya pada tanaman di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Kecoa di Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Kecoa adalah hama yang kerap kali muncul di sekitar rumah. Selain bentuknya yang tidak disukai penghuni rumah, kecoa juga membawa banyak bakteri yang memicu penyakit.

    Serangga ini biasanya ditemukan di kamar mandi maupun dapur. Padahal ruangan ini semestinya menjadi tempat yang dijaga kebersihannya oleh penghuni rumah.

    Lalu, bagaimana cara mengusir kecoa dari rumah pakai bahan alami? Simak caranya berikut ini yang dilansir dari Homes & Gardens pada Rabu (12/6/2024).


    Cara Mengusir Kecoa di Rumah

    Menurut Entomolog dan Direktur Teknis Braman Termite & Pest Elimination, Natasha Wright, untuk membasmi kecoa tidak perlu menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Ada 5 metode alami yang dapat dicoba, yaitu:

    1. Gula dan Boraks

    Ia menyarankan agar encampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat yang ada kecoanya. Wright mengatakan, boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoa, memengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak daun mint atau peppermint oil

    Lalu, menyemprotkan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah dengan cara yang aman. Wright menyarankan untuk menyampurkan 15 tetes peppermint oil dengan 10 ons air atau sekitar 295 ml sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

    3. Sabun cuci

    Kemudian, campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campuran tersebut efektif untuk membasmi kecoa Jerman. Biasanya, kecoa Jerman dapat ditemui di celah atau retakan sebuah bangunan.

    Campurkan 4 sendok makan dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang ada kecoanya.

    4. Kopi Bubuk

    Nah, ternyata kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    “Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil dan taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoa,” ujar Wright.

    Wangi kopi tersebut akan mengantarkan kecoa ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut.

    “Lemon memiliki anti-patogen secara alami yang dapat membuat kecoa menjauh,” tutur Wright.

    Di sisi lain, kalian juga harus membersihkan rumah secara teratur, khususnya bagian dapur. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    Kalian harus membuang sampah secara teratur atau menutup tempat sampah agar tidak mengundang kecoa. Jangan tinggalkan cucian piring di westafel, jangan tinggalkan makanan hewan yang tidak habis, bersihkan lantai setelah makan, dan jangan sampai ada genangan air.

    Demikian tips untuk mengusir kecoa dari rumah. Semoga infonya bermanfaat ya detikers!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Begini Cara Jitu Usir Semut Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Rumah yang bersih menjadi idaman pemilik rumah, tetapi terkadang ada saja semut yang berkeliaran di sekitar rumah. Terutama di area dapur yang menyimpan sumber makanan yang diincar para semut.

    Ya, serangga yang tidak diundang ini bisa tiba-tiba datang mengepung makanan di meja, bahkan potongan makanan yang berjatuhan. Bukan hanya mengotori makanan, semut juga bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Dari perasaan geli hingga gatal ketika semut merayap di tubuh penghuni rumah.

    Nah, untuk mengatasi serangan semut, kamu tidak harus membunuhnya, lho! Kamu bisa memakai bahan-bahan alami yang ampuh mengusir semut dari rumah. Yuk, cek cara mengusir semut dengan bahan alami yang dikutip dari detikFood, Selasa (18/6/2024).


    1. Mengusir Semut Menggunakan Merica

    Kamu bisa mengusir semut dengan merica, baik berupa bubuk maupun butiran. Merica termasuk bahan yang aman untuk lingkungan, semut, maupun penghuni rumah.

    Perlu diketahui bahwa merica tidak akan membunuh koloni semut. Aromanya yang kuat hanya akan membuat semut merasa terganggu sehingga tidak lagi betah berada di dalam sudut-sudut rumah.

    Cara mengusir semut dengan merica juga mudah untuk dilakukan. Butiran merica dapat dihaluskan atau langsung menggunakan bubuk merica. Kemudian taburkan pada sudut yang dikerubungi semut.

    2. Mengusir Semut Menggunakan Tepung

    Tahukah kamu, tepung bisa digunakan untuk mengusir semut? Bahkan, tepung sebenarnya dapat mengatasi berbagai jenis serangga yang mengganggu sudut rumah.

    Jenis tepung yang disarankan juga hanya tepung terigu yang biasanya tersedia di setiap dapur rumahan. Tepung memiliki fungsi untuk menghalau koloni semut masuk lebih jauh dan menyebar di dalam rumah.

    Caranya dengan menaburkan tepung terigu secara memanjang pada bagian bawah pintu rumah atau di tepat di dekat sarang semut.

    3. Mengusir Semut Menggunakan Gula

    Meskipun terdengar cukup aneh, tetapi gula terbukti efektif oleh pakar kebersihan rumah untuk mengusir semut. Gula yang dikenal sebagai makanan favorit para semut juga dapat dimanfaatkan untuk mengusir hewan kecil ini.

    Meletakkan gula di luar rumah dapat membantu memindahkan koloni semut yang semula membuat sarang di dalam rumah. Gula bekerja sebagai pemancing untuk semut agar keluar dari sarangnya.

    4. Mengusir Semut Menggunakan Daun Mint

    Sementara itu, The Spruce Eats juga menyarankan beberapa bahan lain untuk mengusir semut. Ada daun mint yang biasanya hanya dimanfaatkan untuk makanan dan minuman.

    Aroma daun mint cukup menyengat dan mengganggu untuk semut. Mengusir semut dengan daun mint akan sangat efektif jika kondisi daunnya masih segar sehingga kandungan minyak alaminya maksimal.

    Caranya cukup dengan merobek atau meremas daun mint hingga keluar aromanya dan letakkan dekat sarang semut di rumah. Jika ingin cara yang lebih mudah kamu dapat menggunakan essential oil dengan aroma daun mint.

    5. Mengusir Semut Menggunakan Cengkeh

    Kemudian, cengkeh juga dapat dimanfaatkan untuk membuat semut tidak betah bersembunyi di rumah. Baik mencegah semut, mengusir semut dari sarangnya, hingga menghalau semut untuk mendekati makanan di rumah dapat dilakukan dengan memanfaatkan cengkeh.

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan cengkeh untuk mengusir semut. Pertama, masukkan cengkeh pada toples gula atau lemari penyimpanan agar semut tidak mengganggu makanan.

    Kedua, cengkeh bisa dihancurkan untuk ditaburkan di dekat pintu masuk atau sudut rumah tertentu. Aroma cengkeh yang menyebar ke seluruh ruangan di rumah akan membuat semut minggir dan enggan kembali.

    Itulah cara mengusir semut dengan bahan alami. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bisa Ada Tawon Bersarang di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan sarang tawon di rumah? Memang terkadang tawon tertarik untuk tinggal dan membuat sarang di sudut-sudut rumah dan tersembunyi.

    Meski tidak terlalu mengganggu, sewaktu-waktu bisa saja kamu tidak sengaja tersengat tawon. Maka, sebaiknya menghilangkan dan mengusir tawon dari rumah.

    Namun, apa yang membuat mengundang tawon masuk dan membuat sarang di rumah ya? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control, Rabu (14/8/2024).


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com