Tag: serangga

  • Nggak Perlu Pakai Pestisida, Bawang Putih Juga Bisa Usir 4 Hama Pengganggu Ini


    Jakarta

    Bumbu-bumbu dapur di rumah ternyata tidak hanya produk andalan untuk menyedapkan makanan, melainkan bisa juga melindungi kita dari hama-hama mengganggu. Salah satunya adalah bawang putih.

    Menurut The Spruce, alasan banyak hama dan binatang lainnya tidak menyukai bawang putih karena baunya. Bawang putih memiliki bau yang kuat yang menutupi bau yang menarik dari tanaman. Kandungan sulfur di dalam ekstrak bawang putih juga terbukti efektif dapat mengatasi berbagai macam serangga.

    Kira-kira serangga apa saja yang bisa diusir menggunakan bawang putih? Berikut di antaranya.


    Serangga yang Takut dengan Bau Bawang Putih

    1. Nyamuk

    Dilansir Architectural Digest India, terungkap bahwa nyamuk tidak menyukai bau menyengat dari bawang putih. Kandungan sulfur pada nyamuk juga membuat nyamuk enggan mendekat.

    Untuk membuat diri kita dan rumah bebas dari nyamuk bisa dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    2. Tikus

    Mengutip dari detikFood tikus juga tidak menyukai aroma bawang putih. Terutama tikus-tukus yang ditemui di ladang sawah. Penciuman tikus cukup kuat sehingga ketika mencium bau yang mengganggu pasti mereka akan menjauh meskipun sebelumnya menemukan sinyal sumber makanan.

    Cara memasang perangkap memakai bawang putih cukup sederhana yakni dengan mengiris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    3. Ulat Bulu

    Dalam situs Cleanipedia, bawang putih yang dicampur dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi obat yang ampuh untuk membersihkan ulat bulu dari sekitar kita. Cara membuat obat ini juga mudah, cukup dengan merendam bawang putih di dalam air sabun. Kemudian, airnya dimasukkan ke dalam botol semprotan. Arahkan semprotan ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Meskipun cicak jarang menyerang manusia, tetapi ada beberapa orang tidak suka dengan kehadiran cicak. Dilansir detikJabar, cicak dapat diusir menggunakan bawang putih, merah, atau bombai. Rumpun bawang ini memiliki aroma tajam yang tidak disukai oleh cicak

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya dengan membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Serangga ke Dalam Rumah



    Jakarta

    Semut, lalat, atau kecoak merupakan jenis serangga yang paling sering ditemui di rumah. Keberadaan mereka sering muncul tiba-tiba dan membuat kenyamanan kita terganggu.

    Padahal, menurut Manajer Area Truly Nolen Pest Control, John D’Abruzzo seperti dikutip dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025) serangga bukan tiba-tiba muncul di dalam rumah tetapi ada sesuatu yang salah yang tanpa kita sadari. Sebab, serangga memiliki tiga kebutuhan dasar, yaitu makanan, air, dan tempat berlindung. Maka, tidak heran mereka memang sering mencarinya di dalam rumah kita.

    Meskipun serangga bisa dibasmi menggunakan cairan anti serangga, tetap saja kita perlu menjaga kebiasaan yang berpotensi mengundang serangga dalam rumah kita. Berikut merupakan kebiasaan yang tanpa kamu sadari dapat memicu datangnya serangga.


    Meninggalkan Makanan

    Jika tiba-tiba kamu melihat segerombolan semut di dapur, maka kamu bisa cek apakah ada sisa buah atau sekantong roti yang tertinggal di meja. Sebab, semut menyukai gula dan karbohidrat. Meninggalkan makanan di luar sama saja seperti mengundang mereka ke pesta makan malam.

    Tidak Membersihkan Dapur Setelah Memasak

    Memasak merupakan aktivitas melelahkan sehingga kadang kamu mungkin tidak punya energi untuk membersihkan dapur. Namun, kamu tetap harus melakukannya untuk mencegah serangga. Sebab, bisa saja ada remah-remah, atau cairan masakan yang tertinggal. Maka, kamu harus membersihkan dapur seperti mengelap meja dan lainnya untuk menghilangkan jejak feromon dan mencegah semut mencarinya.

    Tidak Membuang Sampah

    Tidak membuang sampah dapat mengundang masuknya kecoak. Sebab, tempat sampah merupakan tempat kecoak berkembang biak secara cepat dan berpotensi menularkan patogen secara mekanis karena mereka mencemari makanan.

    Tidak Memeriksa Pipa

    Kamu juga perlu memeriksa pipa air untuk melihat apakah ada kebocoran atau tidak. Pipa bisa menjadi salah satu akses masuk keluarnya serangga.

    Membiarkan Genangan Air

    Jangan membiarkan genangan air di sekitar rumah sebab dapat mengundang nyamuk. Nyamuk akan berkembang biak di genangan air secara cepat dan mereka akan masuk ke dalam rumah untuk mengganggu penghuninya.

    Itu dia deretan kebiasaan buruk yang dapat mengundang serangga ke rumah. Jangan sampai lupa, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Lilin Ampuh Usir Lalat di Sekitar Makanan? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Serangga satu ini kehadirannya tidak diinginkan karena tubuhnya kotor sehingga harus dijauhkan jangkauan makanan.

    Kita tidak pernah tahu lalat sudah hinggap di mana saja. Namun, beberapa penelitian mendapati pada kaki lalat terdapat banyak sekali bakteri dan kuman yang berbahaya apabila menempel di makanan. Kotoran yang disebar oleh lalat ke makanan, apabila tak sengaja dikonsumsi dapat menyebabkan diare, kolera, salmonella, hingga tuberkulosis.

    Jika kamu pernah lihat, di pasar banyak pedagang yang memasang lilin di jualan mereka, terutama yang menjual makanan dengan bau yang menyengat. Lilin tersebut bukan untuk menerangi dagangan atau sebagai ‘penglaris’, fungsi lilin di sini adalah untuk mengusir lalat. Lho emang ampuh?


    Dilansir Express, menurut Jordan Foster, seorang ahli pengendalian hama dari Fantastic Pest Control, mengatakan meletakkan lilin di tengah piring berisi air dapat mengusir lalat. Trik jebakan ini kerjanya mirip dengan cara menangkap laron.

    Kedua serangga tersebut mudah tertarik pada cahaya. Saat mereka mengira air adalah sumber cahaya, lalat akan terperangkap di air dan sulit keluar.

    Namun, pada saat meletakkan lilin dan air, usahakan ruangan tersebut gelap dan tidak ada sumber cahaya lain yang dapat mengalihkan perhatian lalat. Apabila memakai lilin di luar ruangan, kurang efektif.

    Ahli juga menyarankan untuk mengganti air dengan cuka. Seperti yang kita ketahui, lalat memiliki indra penciuman yang tajam. Cuka memiliki bau yang kuat sehingga mengganggu lalat untuk menemukan sumber bau makanannya.

    Ada pun cara untuk membuat jebakan ini adalah dengan menyiapkan dua sendok makan cuka sari apel, satu sendok makan gula, setengah cangkir air hangat, dan beberapa tetes sabun cuci piring.

    “Aduk hingga merata. Setelah cairan siap, tuang campuran ke dalam mangkuk. Letakkan di dekat area yang sering dihinggapi lalat,” ujarnya seperti yang dikutip detikcom, Selasa (15/4/2025).

    Meskipun cuka baunya tidak disukai lalat, tetapi karena sudah dilarutkan bersama gula, efeknya akan berbeda, yakni menarik mereka datang. Setelah lalat masuk ke dalam larutan mereka dapat mati seketika.

    Jordan juga mengingatkan selain memasang perangkap, pemilik rumah juga harus menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak lagi tertarik masuk ke rumah. Selain itu, hindari menyimpan makanan dan minuman busuk atau kadaluarsa di dalam rumah. Lebih baik langsung buang ke luar untuk menghindari lalat buah atau lalat besar datang.

    Lalu, saluran pembuangan juga harus sering dicek dan dibersihkan agar tidak menarik lalat datang.

    “Sebaiknya Anda membeli saringan halus untuk menyaring remah-remah dan sisa makanan agar tidak masuk ke dalam pipa yang jauh lebih sulit dibersihkan,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hewan Ini Suka Muncul di Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Hewan atau serangga seperti kecoak dan kelabang kerap kali muncul di kamar mandi. Meski kecil, kehadiran hewan ini cukup mengganggu penghuni rumah.

    Kamar mandi adalah tempat yang lembap dan mempunyai sejumlah lubang pembuangan. Nggak heran, kalau menjadi tempat berbagai serangga betah untuk bersarang di sini.

    Lantas, kenapa hewan tersebut muncul di kamar mandi? Bagaimana cara mangatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    6 Hewan yang Suka Muncul di Kamar Mandi

    Inilah deretan hewan yang kerap ditemukan di kamar mandi beserta cara mengatasinya, dilansir dari az Animals.

    1. Kecoak

    susu kecoaKecoak Foto: iStock

    Kecoak bisa terkadang ditemukan di bawah wastafel, di dalam kabinet, dan di belakang WC. Serangga cokelat ini tertarik dengan kamar mandi yang ada pipa bocor, kelembapan, dan masalah perpipaan.

    Supaya nggak ada kecoak lagi, tutup lubang, celah, dan lubang pembuangan di kamar mandi. Lalu, perbaiki keran-keran yang bocor. Taburkan campuran soda kue dan gula di sekitar area bermasalah.

    2. Nyamuk

    Aedes aegypti mosquito larvae are examined at the entomology department of the Health Ministry, in Guatemala City, Guatemala, July 22, 2024. REUTERS/Josue DecaveleNyamuk Foto: REUTERS/Josue Decavele

    Nyamuk suka muncul dari saluran pembuangan kamar mandi dan wastafel, tempat mereka dapat bertelur. Hama ini tertarik dengan kehangatan dan area lembap dekat keran.

    Basmi nyamuk dengan menyemprotkan campuran cuka, gula, dan detergen. Selain itu, hilangkan air yang menggenang di kamar mandi.

    3. Lalat Limbah

    Lalat LimbahLalat Limbah Foto: lucaspezeta/pexels

    Lalat limbah bisa ditemukan dekat saluran pembuangan, kamar mandi tak terpakai, pipa bocor, dan genangan air. Lalat kecil ini menyukai genangan air, terutama pada saluran pembuangan yang wastafel dan pancuran punya aliran air yang lambat.

    Serangga tersebut bisa diatasi dengan memperbaiki saluran air yang tersumbat dan pipa bocor, serta menyingkirkan genangan air. Lalu, siapkan perangkap berupa semangkuk berisi campuran cuka apel dan detergen pencuci piring di dekat area yang bermasalah.

    4. Laba-laba

    Cara Mengusir Laba-laba di Rumah Tanpa Membunuh dan Obat PembasmiLaba-laba Foto: Christian Cagni/Unsplash

    Laba-laba dapat muncul di berbagai area kamar mandi, termasuk celah kecil, jendela, lubang ventilasi, pojokan, hingga wastafel. Laba-laba juga bisa bersembunyi di handuk atau pakaian basah. Laba-laba bisa masuk kamar mandi karena mencari sumber air.

    Tutup retakan dan celah di kamar mandi kalau nggak mau ada laba-laba masuk. Angkat barang-barang di lantai dan semprotkan campuran cuka dan air di sekitar sudut-sudut.

    5. Kalajengking

    Kalajengking masuk rumah bikin resah warga Cianjur.Kalajengking Foto: Ikbal Selamet/detikJabar

    Kalajengking masuk kamar mandi melalui lubang pembuangan, terutama di wastafel. Kalajengking tertarik pada air dan menemukan jalan masuk ke kamar mandi melalui sistem perpipaan.

    Oleh karena itu, rawat saluran pembuangan kamar mandi dengan menyiram pemutih setiap minggu dan pasang perangkap lengket di sekitar area bermasalah.

    6. Kelabang

    KelabangKelabang Foto: Pixabay/Alexas_Fotos

    Kelabang biasanya ditemukan merayap di lantai, bersembunyi di celah-celah, atau berdiam di dekat saluran pembuangan kamar mandi. Mereka menyukai tempat yang hangat dan lembap, seperti tempat kebocoran dan air yang tergenang.

    Untuk mengatasi kemunculan kelabang, perbaiki kebocoran air, gunakan dehumidifier, dan nyalakan kipas ventilasi. Menuang cuka ke saluran pembuangan juga bisa mengatasi mencegah kelabang masuk kamar mandi.

    Itulah sejumlah hewan yang suka muncul di kamar mandi serta cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Serangga Kapok Masuk Rumah, Ini 6 Tanaman Ampuh Pengusir Hama!


    Jakarta

    Rumah bukan cuman dihuni oleh manusia, tetapi kerap kali jadi tempat tinggal berbagai serangga. Beberapa jenis serangga yang suka muncul di rumah seperti lalat, nyamuk, kecoak, hingga semut.

    Meski berukuran kecil, kehadiran serangga ini cukup mengganggu penghuni rumah. Cara paling mudah membasmi serangga tersebut adalah dengan menggunakan semprotan berbahan kimia.

    Selain itu, penghuni rumah bisa bikin serangga nggak betah berada di rumah menggunakan tanaman. Ada beberapa tanaman yang dibenci serangga, bisa mencegah mereka masuk rumah.


    Lantas, tanaman apa saja yang dibenci serangga? Simak daftarnya berikut ini.

    Tanaman yang Dibenci Serangga

    Inilah tanaman yang bisa bikin serangga ogah masuk ke rumah, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengar tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, aroma ini justru dibenci oleh lalat, lho.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini ternyata memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat.

    Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya.

    Namun, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing. Penghuni rumah harus berhati-hati kalau menanam tanaman ini kalau memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi dapat mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman herbal lain yang ampuh mengusir serangga adalah serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah, lho.

    Itulah deretan tanaman yang dibenci serangga, sehingga mencegah mereka masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kelabang dan Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki makhluk-makhluk kecil, seperti kelabang dan kaki seribu. Kehadiran dua hewan melata ini bisa membuat penghuni rumah tak nyaman.

    Kelabang dan kaki seribu sebenarnya tidak menyerang manusia. Akan tetapi, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang kalau sampai tergigit.

    Kalau mau rumah bebas kelabang dan kaki seribu, penghuni rumah perlu tahu alasan mereka masuk ke rumah. Simak penjelasan soal kelabang dan kaki seribu berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Kelabang dan kaki seribu menyukai tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hewan ini di rumah, bisa jadi rumah memiliki kondisi demikian.

    Selain itu, keberadaan hama ini juga dapat menandakan ada serangga seperti kecoak, ngengat, lalat, serta rayap. Serangga tersebut merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Oleh karena itu, penting menjaga rumah tetap kering kalau nggak mau kelabang dan kaki seribu masuk rumah. Penghuni rumah bisa memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap.

    Lalu, pastikan menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding. Langkah ini untuk menutup akses masuk hama ke dalam rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau menemukan kelabang dan kaki seribu di rumah, coba usir dengan cara berikut ini.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka mengandung air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kelabang dan kaki seribu, semprotkan cuka langsung ke dua hewan itu. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Untuk mengusir kelabang dan kaki seribu, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka. Essential oil seperti tea tree dan peppermint mempunyai aroma menyengat yang tidak disukai hama rumah.

    4. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan.

    Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kelabang dan kaki seribu kalau terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu, sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Sebagai catatan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Lokasi di Rumah yang Jadi Sarang Serangga, Wajib Cek!



    Jakarta

    Meskipun segala sudut ruangan di rumah terasa bersih, tidak menutup kemungkinan hadirnya serangga. Sebab, serangga suka muncul di area yang sering tidak disadari penghuninya.

    Melansir dari situs Real Simple, setidaknya terdapat 6 area di rumah yang ternyata disukai serangga. Pastikan mengecek keenam area ini dan membersihkannya ya.

    Loteng

    Loteng merupakan tempat tersembunyi di atap rumah yang pasti jarang dicek oleh pemilik rumah. Padahal, loteng menjadi titik masuk bagi kecoa, tikus, dan hama yang lain karena terdapat celah-celah sebagai akses keluar masuk.


    Tempat Sampah

    Jika ada kaleng minuman yang dibuang ke tempat sampah dan tidak dibersihkan terlebih dahulu, cairan manis yang tertinggal dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, sebelum membuang sampah seperti bekas makanan atau minuman, upayakan bilas atau cuci terlebih dahulu.

    Furnitur Kayu

    Pemilik rumah jarang menyadari jika furnitur kayu atau pintu dan jendela menjadi tempat yang bisa mengundang serangga apabila kayu tersebut lapuk. Tandanya adalah kayu-kayu tersebut lembap dan rusak. Untuk itu, ganti furnitur kayu yang sudah rusak untuk mencegah masuknya lebih banyak serangga.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi sangat menarik serangga karena kelembapannya. Residu dari pasta gigi bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur dan menarik semut serta lalat. Solusinya adalah bersihkan tempat sikat gigi seminggu sekali dan biarkan sampai benar-benar kering.

    Tanaman

    Jika pemilik rumah hobi berkebun atau pecinta tanaman, tentu pasti mengetahui bahwa tanaman menjadi salah satu sarang hama dan serangga. Tetesan air dari pot tanaman merupakan surganya nyamuk. Maka, jika ada air yang menggenang di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara teratur.

    Wastafel

    Sama seperti tempat sikat gigi, wastafel menyimpan kelembapan yang berlebih. Terlebih lagi, lubang wastafel yang gelap, lembap, dan jarang dibersihkan. Oleh karena itu, disarankan membersihkan lubang wastafel menggunakan air mendidih dan cuka setiap satu bulan sekali.

    Untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah melalui area yang telah disebutkan, sebaiknya perlu dibiasakan perilaku membersihkan rumah, seperti menyingkirkan air yang tergenang, membuang sisa makanan, dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk di Rumah


    Jakarta

    Pada umumnya, nyamuk dapat dibasmi dengan menggunakan semprotan pembasmi serangga. Namun, ada cara alami untuk mengusir nyamuk dari rumah, yakni dengan tanaman hias.

    Memang, penggunaan semprotan pembasmi serangga dapat efektif membunuh nyamuk. Namun sayang, zat-zat yang terkandung di dalam semprotan itu dapat membahayakan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.

    Apabila khawatir dengan risikonya, kamu masih bisa mengusir nyamuk dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah. Jadi, fungsi tanaman hias tak hanya sekadar mempercantik atau menambah kesejukan ruangan saja.


    Salah satu tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk di rumah adalah lavender. Selain itu, masih ada lagi sejumlah tanaman hias lainnya yang dapat mengusir nyamuk. Apa saja? Berikut pembahasannya.

    Tanaman Hias yang Ampuh Mengusir Nyamuk

    Dikutip dari The Spruce dan Garden Design, berikut sejumlah tanaman hias yang ampuh mengusir nyamuk:

    1. Serai

    Tanaman hias yang pertama ada serai. Tumbuhan ini mengandung sitral dan geranial, yakni bahan aktif yang disebut ampuh mengusir nyamuk. Selain itu, aroma serai yang harum ternyata membuat nyamuk ogah untuk mendekat.

    Serai termasuk tanaman yang mudah tumbuh, terutama di tanah yang subur dan terkena sinar matahari.

    2. Rosemary

    Rosemary jadi salah satu tanaman hias yang direkomendasikan untuk mengusir nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga dapat mengusir berbagai jenis hama lainnya seperti ngengat.

    Rosemary dapat tumbuh di iklim yang hangat dan kering. Jika ditata di luar rumah, rosemary dapat dipangkas menjadi berbagai bentuk dan ukuran serta bisa menjadi pembatas taman yang bagus.

    3. Basil

    Basil mengeluarkan aroma menyengat yang ternyata ampuh mengusir hama dan nyamuk. Tanaman herbal ini menyukai hidup di wilayah yang lembap, membutuhkan drainase yang baik, dan senang jika terkena sinar matahari.

    4. Lavender

    Tanaman yang satu ini sudah terkenal akan manfaatnya untuk mengusir nyamuk. Meski aromanya semerbak dan bikin menenangkan, tetapi tidak bagi para hama dan nyamuk yang sama sekali tidak menyukai lavender.

    Kandungan minyak esensial pada lavender jadi salah satu sebab nyamuk tidak menyukainya. Bahkan aroma dari lavender dapat menghalangi kemampuan nyamuk dalam mencium bau.

    5. Marigold

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah marigold. Bunga dari tanaman ini diyakini dapat mengusir nyamuk dan sejumlah jenis serangga lainnya, seperti kutu daun, thrips, lalat putih, hingga kumbang.

    6. Geranium

    Geranium bisa menjadi pilihan alternatif untuk mengusir nyamuk di rumah. Sebab, tanaman hias ini mengandung zat kimia geraniol dan citronellol yang membuat nyamuk enggan untuk mendekat.

    Ekstrak geranium yang dioleskan ke kulit disebut ampuh melindungi tubuh dari gigitan nyamuk hingga delapan jam.

    7. Mint

    Tanaman min dari berbagai varietas bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Meski mudah dirawat, tapi tanaman ini dapat tumbuh menjalar dengan cepat. Jadi, perlu perawatan secara rutin agar tanaman mint tidak menjalar ke area lain.

    8. Catnip

    Catnip merupakan tanaman yang masuk dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dinilai ampuh untuk mengusir nyamuk karena mengandung nepetalactone.

    9. Eucalyptus

    Tanaman hias selanjutnya ada eucalyptus yang punya aroma menyengat dan tajam. Wanginya seperti aroma hutan yang khas dengan sedikit ada rasa mint, jeruk, dan madu. Aroma tersebut mungkin dapat menenangkan tubuh, tetapi sangat tidak disukai nyamuk.

    10. Sage

    Sage merupakan tanaman herbal aromatik yang memiliki aroma kuat. Selain digunakan sebagai salah satu obat tradisional, sage juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Sage bisa diolah sebagai semprotan pembasmi serangga alami. Caranya adalah dengan mengeringkan beberapa lembar daun sage, lalu tambahkan air secukupnya. Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan kocok terlebih dahulu sebelum disemprot.

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serai Bisa Jadi Pembasmi Serangga Alami di Rumah, Begini Caranya


    Jakarta

    Serai atau sereh merupakan salah satu tanaman yang populer di Indonesia. Serai biasanya digunakan sebagai bumbu masak atau diolah menjadi minuman berkhasiat. Namun, serai juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membasmi hama di rumah.

    Serai (Cymbopogon citratus), dikenal sebagai tanaman yang mengandung banyak khasiat seperti membantu menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan kekebalan tubuh. Serai juga mengeluarkan aroma segar seperti lemon dengan sedikit rasa manis.

    Selain menyegarkan, wangi khas dari serai ternyata ampuh membasmi hama dan serangga. Dikutip dari National Library of Medicine, sejumlah penelitian mengungkapkan jika serai dinilai ampuh untuk mengusir serangga dan hama di rumah. Hal ini berkat kandungan citronella pada serai yang dapat mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga lainnya.


    Lalu, aroma khas yang keluar dari serai dapat menghalangi bau karbon dioksida dan asam laktat yang keluar dari tubuh manusia. Alhasil, wangi tersebut bikin nyamuk enggan mendekat dan menggigit manusia.

    Serai bisa jadi solusi alternatif bagi kamu untuk mengusir serangga atau hama di rumah. Penggunaan serai diklaim lebih aman daripada menggunakan semprotan pembasmi serangga yang mengandung zat berbahaya bagi manusia.

    Lantas, bagaimana cara mengolah serai untuk membasmi serangga di rumah? Simak penjelasannya di bawah ini.

    Cara Olah Serai untuk Membasmi Serangga

    Ada sejumlah cara mengolah serai sebagai bahan alami untuk membasmi serangga. Dilansir situs Sinar Mas Land, berikut beberapa caranya:

    1. Membakar Serai

    Tips yang pertama adalah dengan membakar serai. Cara ini dianggap ampuh mengusir nyamuk serta mencegah serangga lainnya memasuki rumah.

    Untuk cara mengolahnya juga mudah, cukup ambil satu batang serai lalu dibakar. Setelah itu, letakkan serai di ruangan yang cukup banyak nyamuk, seperti kamar tidur atau ruang tamu. Taruh serai di sudut-sudut ruangan, kolong kasur, dan area lainnya.

    2. Menanam Serai

    Menanam serai dapat menjadi solusi terbaik untuk mencegah nyamuk dan serangga masuk ke dalam rumah. Tanam serai di perkarangan rumah atau ditempatkan dalam pot agar bisa ditaruh di dalam rumah. Pastikan kamu merawat serai dengan rutin agar tumbuh subur.

    3. Dijadikan Minyak Esensial

    Serai juga bisa diolah menjadi minyak esensial untuk mencegah nyamuk dan serangga menggigit manusia. Kamu bisa membeli minyak serai di toko-toko dengan harga bervariatif tergantung dari ukurannya.

    Jika ingin membuat minyak esensial sendiri, berikut langkah-langkahnya:

    • Siapkan minyak kelapa dan daun serai yang telah dipotong kecil-kecil
    • Campurkan kedua bahan tersebut ke dalam panci, lalu panaskan dengan api kecil
    • Tunggu sekitar 1 jam, lalu matikan kompor dan biarkan minyak tersebut hingga mencapai suhu ruang
    • Ketika suhu minyak sudah dianggap aman, kamu bisa mengoleskan ke kulit.

    Ingat, jangan langsung mengoleskan minyak serai ke seluruh kulit. Cobalah ke beberapa titik terlebih dulu dan lihat apakah menimbulkan efek samping atau tidak. Jika kulit sensitif maka sebaiknya setop penggunaan minyak serai.

    4. Lilin Aromaterapi dari Serai

    Cara berikutnya adalah dengan mengolah serai menjadi lilin aromaterapi. Selain memberikan efek menenangkan dan segar, aroma yang keluar dari lilin dapat mencegah nyamuk datang ke rumah.

    Untuk membuat lilin aromaterapi dari serai, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan bahan mulai dari serpihan lilin (parafin), wadah lilin, dan sumbu
    • Pastikan kamu sudah memiliki minyak serai karena digunakan untuk campuran lilin aromaterapi
    • Jika semua bahan sudah siap, lelehkan serpihan lilin dengan api
    • Tambahkan 30-40 tetes minyak serai ke dalamnya
    • Tuangkan lelehan lilin ke wadah yang sudah disiapkan, lalu letakkan sumbu di atasnya.

    5. Minyak Serai untuk Diffuser

    Jika membuat lilin aromaterapi ternyata merepotkan, kamu bisa menuangkan minyak serai di diffuser. Sebagai informasi, diffuser adalah alat yang dapat mengubah minyak menjadi uap, lalu menyebarkannya ke seluruh ruangan.

    Menuangkan minyak serai ke dalam diffuser dapat mengusir nyamuk dan serangga karena uap yang keluar akan menyebar ke seluruh ruangan. Untuk takarannya, kamu bisa mencampurkan 4-5 tetes minyak serai ke dalam diffuser yang sudah diisi air.

    6. Memotong Serai jadi Beberapa Bagian

    Cara yang terakhir adalah dengan memotong serai menjadi beberapa bagian, lalu tempatkan di dalam wadah. Setelah itu, taruh serai di ruangan atau sudut-sudut rumah yang banyak nyamuk atau kerap dilalui serangga. Meski terkesan sederhana, tapi cara ini cukup ampuh untuk mencegah nyamuk dan berbagai jenis serangga.

    Itulah enam cara mengolah serai yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk dan berbagai jenis serangga. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Fakta Unik Ketonggeng yang Mirip Kalajengking dan Cara Cegah Masuk Rumah



    Jakarta

    Pernahkah melihat makhluk kecil berwarna hitam mirip kalajengking di dalam rumah? Kemungkinan itu adalah ketonggeng yang dicirikan mempunyai capit kecil dan buntut seperti cambuk.

    Dikutip dari Bulwark Exterminating, ketonggeng mungkin punya bentuk yang mengerikan seperti kalajengking, tapi mereka tidak berbahaya kok. Ekor ketonggeng tidak memiliki sengat, sehingga tak perlu khawatir terkena racun.

    Mereka juga tidak menggigit dan enggan mendekati manusia. Ketonggeng lebih memilih kabur daripada mencubit manusia dengan capitnya.


    Namun, beberapa ketonggeng bisa melawan manusia kalau merasa terancam. Meskipun cubitan mereka kecil, hal itu tetap bisa mengganggu penghuni rumah.

    Ketonggeng Masuk Rumah

    Ketonggeng aktif di malam hari dan akan bersembunyi di tempat gelap pada siang hari. Hal ini dapat membuat mereka masuk rumah untuk bersembunyi di tempat-tempat kecil dan gelap.

    Sebenarnya ketonggeng lebih suka membuat rumah sendiri di dalam tanah. Namun, ada juga ketonggeng yang tidak terlalu pilih-pilih dan menggunakan benda atau ruang sempit di rumah manusia.

    Jika menemukan ketonggeng di rumah, sebaiknya jaga jarak aman. Sebab, hewan ini bisa menyemprot cairan asam dari ekor. Asam ini dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau melepuh. Baunya sangat tidak sedap dan bisa sulit dihilangkan dari pakaian.

    Cara Cegah Ketonggeng Masuk Rumah

    Kalau nggak mau ketonggeng ada di rumah, penghuni perlu memastikan tak ada celah buat hewan ini masuk. Berikut cara mencegah ketonggeng masuk rumah.

    1. Tutup Celah Bukaan

    Pastikan dinding, pintu, dan jendela rumah tertutup rapat dan aman untuk mencegah ketonggeng menyelinap masuk. Tutuplah celah bukaan di rumah dengan segel.

    2. Jauhkan Tempat Tinggal

    Jauhkan benda-benda luar ruangan yang dapat menjadi habitat serangga dari fondasi rumah misalnya batu atau tumpukan kayu. Makhluk kecil ini dapat ditemukan secara tidak sengaja di bawah puing-puing dan tumpukan kayu.

    Itulah informasi tentang ketonggeng masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com