Tag: seribu

  • Kenapa Kaki Seribu Masuk Rumah? Ini Cara Basmi dan Cegahnya



    Jakarta

    Sekali-kali penghuni rumah bisa menemukan kaki seribu di dalam rumah. Hewan melata ini tidak berbahaya tetapi sebagian orang mungkin geli dengan kehadirannya.

    Dilansir dari Southern Living, kaki seribu biasanya hidup di bawah tanah serta tempat yang lembap dan gelap. Di sekitar rumah, mereka tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu.

    Lalu, kenapa kaki seribu masuk rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Saat lingkungan panas dan kering, kaki seribu bisa berpindah tempat untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik.

    Jika cuaca di luar menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Mereka suka ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Berikut hal yang bisa dilakukan jika menemukan kaki seribu di rumah.

    1. Buang Kaki Seribu

    Ketika menemukan kaki seribu di rumah, penghuni bisa dengan mudah mengangkat dan membuangnya, misalnya dengan penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di bagian dalam rumah yang kering.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Sebarkan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah. Selain itu, ada bahan alami seperti minyak esensial dan cabai rawit yang dapat ditaburkan atau disemprotkan di sekitar area yang bermasalah.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

    1. Hilangkan Kelembapan

    Periksa fondasi dan ruangan, lalu singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan dan tempat persembunyian. Misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

    2. Hilangkan Genangan Air

    Periksa air yang tidak mengalir dengan baik yang menyebabkan genangan air di sekitar fondasi. Genangan air dapat menarik perhatian kaki seibu.

    Hal ini juga berlaku untuk pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Perbaiki kebocoran dan pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

    3. Tutup Celah di Rumah

    Cari celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Tutup rapat celah-celah di rumah agar kaki seribu tidak masuk rumah. Selain itu, tutup semua retakan pada dinding fondasi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Ayat Seribu Dinar Latin untuk Datangkan Rezeki



    Jakarta

    Al-Qur’an memiliki ayat-ayat yang mengandung berbagai macam doa, salah satunya adalah ayat seribu dinar. Berikut bacaan ayat seribu dinar latin dan keutamaan membacanya.

    Merujuk buku Shalat Dhuha Untuk Wanita: Disertai Do’a-do’a Pemanggil Rezeki karya Zakiyah Ahmad, ayat seribu dinar adalah ayat yang apabila diamalkan secara khusus bisa mendatangkan rezeki yang tidak diduga sebelumnya.

    Oleh karena itu, ayat seribu dinar juga disebut dengan amalan kekayaan untuk memperoleh rezeki di dalam Islam. Ayat tersebut terdapat dalam Al-Qur’an penggalan surah at-Talaq ayat 2 dan ayat 3.


    Bacaan Ayat Seribu Dinar Latin dan Artinya

    وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

    Bacaan latin: wa may yattaqillāha yaj’al lahụ makhrajā wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā

    Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS At Talaq: 2-3)

    Kisah di Balik Penamaan Ayat Seribu Dinar

    Masih di dalam buku yang sama dijelaskan bahwa, kisah tersebut bermula tentang seorang pedagang yang bermimpi didatangi Nabi Khidir AS.

    Dalam mimpi itu beliau menyuruh si pedagang agar mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas kepada fakir miskin.

    Setelah sedekah itu ditunaikan, Nabi Khidir AS kembali datang lewat mimpi untuk mengajarkan ayat-ayat suci kepada pedagang tadi, agar diamalkan setiap hari, supaya ia selamat dari malapetaka.

    Setelah mengamalkan sekian lama, ternyata terbukti. Suatu ketika sang pedagang pergi berlayar ke tanah seberang sambil membawa harta kekayaannya. Di tengah laut kapal yang ditumpanginya hancur diterjang badai, dan dialah satu-satunya orang yang selamat.

    Ia terdampar di daratan seberang bersama seluruh harta yang dibawanya. Bahkan ada kisah yang menceritakan, di kemudian hari pedagang tadi menjadi raja di tempat di mana ia terdampar.

    Dari kisah inilah muncul nama “ayat seribu dinar” yang kita kenal hingga sekarang. Dari kisah ini pula ayat tersebut diyakini memiliki keampuhan. Barang siapa yang mengamalkan ayat seribu dinar, maka akan dikeluarkan dari setiap kesulitan, diberi rezeki dari arah yang tak terduga, dan dicukupkan segala kebutuhannya.

    Keutamaan Ayat Seribu Dinar

    Taufiq FR dalam buku Tak Henti Engkau Berlari Dikejar Rezeki Amalan-Amalan Dahsyat Sumber Kekayaan dan Kemakmuran, turut menjelaskan mengenai keutamaan ayat seribu dinar.

    Menurut Ibnu Katsir, yang dimaksud “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga” ini menunjukkan adanya sebuah pemberitahuan yang ditujukan kepada semua umat muslim dunia dalam mencari rezeki.

    Sebab, kesalahan pada diri kita terkadang terlalu sibuk mencari rezeki, tetapi tidak tahu di mana letak rezeki tersebut. Pada akhirnya membuat diri kita sendiri merasa letih, lelah, emosi, dan tidak sesuai dengan hasilnya.

    Dalam ayat seribu dinar memiliki makna, barang siapa yang bertakwa kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, niscaya Dia akan memberi rezeki dari arah yang tidak pernah terbesit dalam hatinya.

    Dalam surah tersebut menjamin secara pasti bahwa seseorang yang mampu berada di jalan Allah SWT, mampu mengamalkan kebaikan dan menjauhi larangan-Nya, maka dia akan mendapatkan rezeki sesuai yang diinginkan.

    Allah SWT tidak akan membiarkan hambanya kelaparan, jika selalu masih berada di jalan-Nya.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Ayat Seribu Dinar, Dibaca agar Dapat Rezeki Tak Terduga


    Jakarta

    Ayat seribu dinar merupakan sebuah ayat yang terdapat dalam surah At-Talaq ayat 2 dan 3. Ayat ini disebut sebagai doa yang jika diamalkan dengan sungguh-sungguh dapat mendatangkan rezeki dari arah yang tidak terduga. Berikut bacaan ayat seribu dinar yang dapat diamalkan.

    وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ۝٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

    Arab Latin: Wa may yattaqillāha yaj’al lahụ makhrajā wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā


    Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.”

    Kisah di Balik Penamaan Ayat Seribu Dinar

    Terdapat kisah menarik di balik penamaan ayat seribu dinar. Dikisahkan dalam buku Salat Dhuha untuk Wanita Disertai Doa-doa Pemanggil Rezeki yang ditulis oleh Zakiyah Ahmad, seorang pedagang bermimpi didatangi Nabi Khidir AS. Dalam mimpi tersebut, Nabi Khidir AS menyuruh si pedagang untuk mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas kepada fakir miskin. Setelah sedekah ini ditunaikan, Nabi Khidir AS kembali muncul dalam mimpinya untuk mengajarkan ayat-ayat suci kepada pedagang tersebut, agar diamalkan setiap hari demi keselamatannya dari malapetaka.

    Setelah mengamalkan ayat-ayat tersebut dalam waktu yang cukup lama, terbukti bahwa manfaatnya luar biasa. Suatu hari, si pedagang pergi berlayar ke tanah seberang sambil membawa harta kekayaannya. Namun, saat di tengah laut, kapal yang ditumpanginya hancur diterjang badai, dan ia menjadi satu-satunya orang yang selamat. Pedagang tersebut terdampar di daratan seberang dengan seluruh harta yang dibawanya.

    Bahkan ada pula kisah yang menceritakan bahwa di kemudian hari, pedagang tersebut menjadi raja di tempat di mana ia terdampar. Dari kisah inilah muncul nama “Ayat Seribu Dinar” yang dikenal hingga sekarang.

    Keutamaan Membaca Ayat Seribu Dinar

    Menurut Ibnu Katsir, yang dikutip dalam buku Tak Henti Engkau Dikejar Rezeki karya Taufiq FR, potongan dari ayat seribu dinar yang artinya, “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga”. Ini merupakan sebuah pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh umat Islam dalam mencari rezeki.

    Seringkali, seseorang terlalu sibuk mencari rezeki tanpa menyadari di mana letak rezeki tersebut. Hal ini dapat membuat orang merasa lelah, stres, dan frustasi karena hasil yang tidak sesuai dengan usaha yang telah dilakukan.

    Ayat tersebut memiliki makna bahwa siapa pun yang bertakwa kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, niscaya Dia akan memberikan rezeki dari arah yang tidak pernah terbesit dalam hati mereka.

    Ayat seribu dinar menjamin dengan pasti bahwa seseorang yang mampu berada di jalan Allah SWT, mengamalkan kebaikan, dan menjauhi larangan-Nya, akan mendapatkan rezeki sesuai yang diinginkan. Allah SWT tidak akan membiarkan hamba-Nya kelaparan, selama mereka selalu berada di jalan-Nya.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com