Tag: serpihan

  • Cara Mencegah dan Mengatasi Atap Logam yang Berkarat


    Jakarta

    Atap logam menawarkan daya tahan dan estetika yang menarik. Namun tanpa perawatan yang tepat, atap logam rentan terhadap karat dan korosi. Karat tidak hanya mengurangi umur atap, tetapi juga dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural yang lebih serius.

    Simak panduan ini yang akan membahas langkah-langkah efektif untuk mencegah atap logam berkarat, mulai dari pemilihan bahan yang tepat hingga teknik perawatan rutin. Dengan informasi ini, kamu dapat menjaga atap logam tetap dalam kondisi prima dan melindungi rumah.

    Cara Mencegah dan Mengatasi Atap Logam Berkarat

    Melansir RPS Metal Roofing, pada (30/11/2024), langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memeriksa atap kamu untuk mencari tanda-tanda karat. Mulailah dengan mencuci atap logam untuk menghilangkan kotoran atau debu.


    Perhatikan apakah ada ring atau sekrup yang berkarat dan segera gantilah. Kamu bisa menggunakan sikat kawat untuk menghapus noda karat yang terlihat. Jika terdapat panel yang berkarat, mungkin sudah saatnya untuk meminta bantuan profesional agar dapat memeriksa dan menggantinya. Jika karat dibiarkan menyebar, hal ini dapat menyebabkan kerusakan total pada seluruh atap dan penampilannya.

    Lakukan Pengecatan

    Mengaplikasikan lapisan cat baru dapat memberikan perlindungan tambahan pada atap logam kamu dari korosi. Kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan untuk menggunakan lapisan primer yang mengandung setidaknya 80% seng, karena seng efektif dalam mencegah timbulnya karat.

    Pastikan untuk membersihkan atap secara menyeluruh sebelum menerapkan cat atau primer agar tidak ada kotoran yang terperangkap dalam hasil pengecatan. Sebagai aturan umum, sebaiknya cat atap setiap tiga tahun sekali untuk menjaga perlindungannya seiring waktu.

    Gunakan Panel Logam Berkualitas

    Saat memasang atap, penting untuk memastikan bahwa kamu menggunakan panel logam yang berkualitas tinggi. Sebaiknya, panel tersebut mengandung sejumlah seng yang dapat membantu mencegah karat pada atap logam. Seng berfungsi melindungi tepi yang terpotong, jadi pastikan panel yang kamu pilih mengandung elemen ini.

    Gunakan Beberapa Jenis Pelapis

    Salah satu metode yang terbukti efektif untuk mencegah karat pada atap logam adalah dengan menggunakan pelapis elastomer, silikon, atau akrilik, masing-masing memiliki keunggulannya sendiri.

    Misalnya, pelapis elastomer tersedia dalam berbagai warna, sehingga dapat menjadi pilihan menarik. Pelapis ini juga berfungsi untuk mencegah masuknya udara dan kelembapan ke dalam atap.

    Dengan adanya lapisan pelindung, korosi dan penyebaran karat pada atap dapat dihentikan, membentuk penghalang yang membantu mencegah kerusakan lebih lanjut. Kamu selalu dapat berkonsultasi dengan profesional untuk menentukan jenis pelapis yang paling sesuai untuk atap logam. Pastikan juga untuk membersihkan atap dengan baik sebelum menerapkan pelapis apapun.

    Atap Galvanis

    Salah satu langkah penting yang harus dilakukan untuk perawatan atap logam adalah melakukan galvanisasi. Untuk melakukannya, kamu perlu merawat atap dengan seng cair, yang memberikan lapisan perlindungan tambahan agar atap terhindar dari karat atau korosi.

    Mengaplikasikan lapisan pelindung ini memiliki banyak keuntungan, alasan utama untuk melakukan ini adalah untuk mencegah karat pada atap logam kamu. Namun, ada manfaat lain, seperti meningkatkan kekuatan dan daya tahan atap.

    Jika kamu sudah melihat tanda-tanda karat, galvanisasi dapat menghentikan penyebarannya. Sebaiknya aplikasikan material tersebut langsung pada area yang berkarat untuk menghentikan penyebaran karat di atap logam kamu.

    Galvanisasi dengan seng juga akan memperpanjang umur atap, menjadikannya lebih tahan terhadap berbagai kondisi cuaca seperti pada musim hujan dan panas ekstrem.

    Pemeliharaan dan Perawatan Rutin

    Jika kamu ingin mencegah karat pada atap logam, penting untuk berinvestasi dalam perawatan rutin. Salah satu keuntungan dari atap logam adalah bahwa mereka tidak memerlukan perhatian dan perawatan sebanyak beberapa alternatif lainnya.

    Namun, tetap penting untuk melakukan perawatan tahunan. Pertimbangkan untuk meminta tukang atap setempat memeriksa dan menunjukkan area yang mungkin berkarat kepada kamu.

    Dengan cara ini, kamu dapat segera menangani masalah tersebut dan mencegah karat menyebar ke bagian lain dari atap. Menemukan titik-titik karat lebih awal dapat menghindarkan kamu dari masalah dan biaya yang lebih besar di kemudian hari. Jangan lupa juga untuk mengecat atap yang seharusnya menjadi bagian dari perawatan rutin atap logam.

    Kamu perlu melapisi atap dengan pelindung. Setelah itu, kamu dapat melanjutkan dengan perawatan rutin, dan pastikan untuk menjauhkan cabang pohon dari atap logam, karena ini akan membantu mencegah goresan.

    Jika atap tergores, logam akan terpapar udara, yang memungkinkan terjadinya penumpukan air yang dapat menyebabkan karat dengan cepat. Elemen lain seperti tanah, serpihan, dan daun juga dapat menahan air di sekitar logam.

    Oleh karena itu, pastikan untuk menghilangkan semua benda ini saat membersihkan atap sebagai bagian dari perawatan rutin. Memeriksa atap juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi area lain yang mungkin mulai berkarat sehingga kamu dapat segera mengambil tindakan.

    Jika Atap Sudah Berkarat

    Hilangkan Semua Karat

    Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menghilangkan karat sebanyak mungkin, bertindaklah segera, karena karat dapat dengan cepat menyebar ke area lain di atap. Jika kamu membiarkannya, kerusakan yang lebih parah mungkin akan terjadi.

    Perbaiki bagian-bagian yang karatnya dapat ditangani dengan cepat untuk menghentikan proses korosi. Sebaiknya, hubungi perusahaan atap setempat yang dapat datang untuk mengevaluasi kerusakan dan merawat area yang berkarat.

    Gunakan Lapisan Pelindung

    Jika atap kamu berkarat, penting untuk mengaplikasikan lapisan pelindung. Ini akan membantu mencegah masalah karat yang lebih lanjut dengan memberikan penghalang yang lebih efektif antara atap dan lingkungan serta elemen cuaca.

    Sebelum memilih pelapis, periksa berbagai opsi yang tersedia, karena beberapa pelapis menawarkan daya tahan dan ketahanan yang lebih baik dibandingkan yang lain.

    Itulah cara mencegah atap logam berkarat. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan! 5 Tanda Ada Sarang Tawon di Rumah



    Jakarta

    Melihat tawon berada area dalam dan luar rumah, tentu akan membuat penghuni rumah merasa khawatir dan juga terganggu. Tawon memiliki sengatan yang menyakitkan dan akan menyerang saat mempertahankan sarangnya atau jika diprovokasi.

    Biasanya tawon akan membuat sarang di sekitar rumah. Untuk mengetahui keberadaan sarang tawon, ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan. Hal ini akan membantu kamu untuk mengidentifikasi masalah yang ada.

    Melansir Fast Action Pest Control, berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan apakah di rumah ada sarang tawon atau tidak.


    Sering Melihat Tawon Berkeliaran

    Saat kamu sedang bersantai di rumah dan melihat tawon berkeliaran, kemungkinan ada sarang tawon di rumah. Tawon meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

    Jika melihat tawon, cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarang. Tetap berhati-hati dalam pencarian, karena tawon akan menyerang jika merasa terancam.

    Sarang tawon biasanya berada di loteng, ruang sempit, atau dinding rumah. Jangan mencoba membasmi sarang tawon sendiri.

    Kayu yang Rusak

    Beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu. Biasanya kayu akan rusak karena rayap atau tikus, namun bisa jadi tawon adalah penyebabnya.

    Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

    Adanya Suara Berdengung

    Saat tawon membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Terutama jika kamu mendengar suara di dalam rumah semakin keras dan semakin sering, kemungkinan semakin besar pula kawanan tawon.

    Daya Tarik Tawon

    Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

    Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

    Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

    Menemukan Adanya Sarang

    Tawon membuat sarang dari lumpur atau kayu, sehingga sarang tawon akan bertambah besar seiring waktu. Disarankan untuk memanggil profesional agar tidak mendapatkan resiko yang besar.

    Tawon tersebut kemungkinan akan keluar dan menyerang jika kamu mengganggu sarangnya. Jauhi area tersebut jika melihat tawon keluar agar tidak mendapatkan serangan yang berbahaya.

    Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanda Perabotan Kayu Digerogoti Rayap dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Memakai furniture atau material bangunan dari kayu, risikonya adalah rayap. Hewan kecil ini, terkadang tanpa disadari sudah menggigit kayu di rumah hingga menimbulkan lubang-lubang kecil.

    Keberadaan hewan ini apabila dibiarkan lama kelamaan akan membuat kayu keropos yang bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Maka dari itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Namun, tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Kesalahan Umum saat Bersihkan Barang dari Debu



    Jakarta

    Membersihkan barang-barang di rumah dari debu merupakan tugas penting. Hal ini bermanfaat juga untuk membantu meminimalkan jumlah kuman, tungau, dan alergi yang beterbangan di seluruh rumah.

    Namun, jika kamu merasa sudah membersihkan secara teratur tetapi masih saja menghadapi banyak debu, kemungkinan kamu melakukan beberapa kesalahan umum dalam membersihkan debu.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa kesalahan umum saat membersihkan debu di rumah.


    Membersihkan Debu di Akhir

    Jika kamu menunda membersihkan debu hingga akhir rutinitas pembersihan, hal ini merupakan kesalahan.

    Pastikan kamu membersihkan debu dari langit-langit, dinding, meja dapur, dan terakhir furniture serta lantai. Ini akan membantu kamu menghindari pembersihan area yang berbeda di rumah dalam dua kali pekerjaan.

    Membersihkan Debu Terlalu Cepat

    Bila membersihkan debu terlalu cepat, kemungkinan besar kamu hanya menyebarkan debu ke seluruh rumah. Dalam pekerjaan ini, kesabaran sangat penting untuk pembersih yang efektif.

    “Yang benar-benar berhasil adalah meluangkan waktu. Kamu mungkin menggeser dengan cepat, tetapi kamu tidak akan mendapatkan debu yang mengendap dalam,” kata Jade Piper, manajer operasi di Batter Cleans.

    Lupa Membersihkan Ventilasi

    Jika merasa debu adalah masalah yang tidak kunjung usai di rumah kamu, mungkin secara tidak sengaja memperburuknya. Pembersih udara mengalirkan udara bersih dan sejuk ke seluruh rumah, tetapi hanya jika dibersihkan secara berkala.

    Pastikan untuk membersihkan ventilasi pada pembersih udara secara teratur untuk meminimalkan debu di rumah kamu.

    Menggunakan Alat yang Salah

    Kesalahan umum lain adalah menggunakan kemoceng atau kain lap kering untuk membersihkan permukaan di seluruh rumah. Saat membersihkan debu dengan alat ini tidak dapat membersihkan debu dengan baik.

    Jika sungguh-sungguh ingin menghilangkan debu di rumah, kain yang sedikit lembap sangat penting agar kamu dapat membersihkan kotoran dan serpihan.

    Membersihkan dengan Kurangnya Pencahayaan

    Membersihkan debu bukanlah metode pembersih yang paling rumit. Membersihkan debu dalam cahaya yang redup menjadi kesalahan yang sering dilakukan. Karena ingin cepat membersihkan debu, kamu lupa menyalakan lampu.

    Hal ini bisa melewatkan sebagian besar debu dalam proses membersihkannya, sehingga membuat debu tidak dibersihkan secara maksimal.

    “Tanpa pencahayaan yang tepat, kamu hanya bisa menebak dimana debu mungkin tersembunyi. Pencahayaan yang baik membuat semua perbedaan,” kata Piper.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Luka, Ini Cara Aman Bersihkan Pecahan Kaca


    Jakarta

    Pecahan kaca, gelas kaca, maupun kaca meja bisa menyebabkan penghuni rumah terluka apabila tidak langsung dibersihkan. Maka dari itu, pecahan kaca harus segera dibersihkan.

    Akan tetapi, membersihkan pecahan kaca tidak bisa sembarangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat membersihkannya dengan aman.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah.


    1. Bersihkan Ruangan

    Sebaiknya, jangan ada hewan peliharaan dan banyak penghuni rumah di ruangan yang terdapat pecahan kaca. Cukup ada seseorang yang akan membersihkan pecahan kaca saja. Apabila kamu akan membersihkan pecahan kaca, sebaiknya pakai sepatu tertutup, pelindung mata, dan sarung tangan tebal agar aman.

    2. Gunakan Cahaya yang Sangat Terang

    Untuk membantumu membersihkan serpihan-serpihan kaca, nyalakan banyak lampu maupun senter ke permukaan agar lebih mudah membersihkannya.

    3. Ambil Pecahan Kaca yang Besar

    Setelah menggunakan sarung tangan, kamu bisa mengambil pecahan kaca yang besar terlebih dahulu. Jika kamu tidak ada sarung tangan, kamu bisa menggunakan capitan agar tangan tidak terluka.

    Pecahan kaca sebaiknya diletakkan di kertas tebal atau di kantong plastik berlapis. Kamu juga bisa membungkusnya dengan beberapa lapis koran agar aman saat dibuang ke tempat sampah.

    4. Bersihkan Serpihan Kaca

    a. Pakai Sapu

    Untuk membersihkan serpihan kaca, kamu bisa menggunakan beberapa perkakas, tergantung permukaan bendanya. Apabila serpihan kaca berada di karpet, kamu bisa menggunakan sikat berbulu untuk mengangkat kaca ke permukaan kain sebelum menyapunya.

    Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan yang pendek dan efisien untuk mencegah potongan-potongan kecil berserakan di seluruh ruangan. Jika kamu memiliki jenis penyedot debu atau vacuum cleaner yang tepat, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkannya.

    b. Pakai Roti atau Kentang

    Selain menggunakan sapu dan vacuum cleaner, kamu bisa membersihkan sisa serpihan kaca menggunakan roti. Caranya, gunakan senter untuk melihat serpihan kaca dengan jelas. Lalu, dengan menggunakan sarung tangan, tekan sepotong roti ke pecahan kaca. Pastikan untuk segera membuang rotinya.

    Selain roti, kamu juga bisa menggunakan kentang yang sudah dibelah menjadi 2 bagian untuk mengambilnya. Tekan bagian dalam kentang ke pecahan kaca agar mudah diambil. Segera buang kentang ke tempat sampah.

    c. Pakai Tisu Basah

    Gunakan 3 lembar tisu atau lap, lalu dilipat menjadi persegi. Basahkan lap atau tisu dan tekan ke serpihan kaca. Serpihan kaca nantinya akan menempel ke tisu atau lap.

    d. Pakai Lint Roller

    Bagi kamu yang memiliki lint roller, bisa juga membersihkan serpihan kaca dengan ini. Lint roller dirancang untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan memiliki daya rekat yang lebih kuat dan berfungsi paling baik untuk mengangkat serpihan kaca. Lepas lembaran berisi kaca dan buang dengan benar.

    e. Pakai Lakban

    Kamu juga bisa membersihkan serpihan kaca dengan lakban. Gunakan sarung tangan, bungkus lakban dengan sisi lengket menghadap ke luar. Tekan lakban pada potongan kaca lalu masukkan lakban dengan hati-hati ke dalam kantong sampah.

    5. Lakukan Pembersihan Akhir

    Pecahan kaca bisa saja menempel pada bulu sapu atau pengki. Bawa alat-alat tersebut keluar dan bilas hingga bersih dengan air di atas ember. Buang air ke saluran pembuangan utilitas.

    Periksa bagian bawah sepatu yang digunakan apakah ada serpihan kaca yang tersangkut. Lepaskan serpihan kaca dengan lakban atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Mana Bersihkan Lantai Pakai Sapu atau Vacuum Cleaner?



    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah memang penting banget, baik buat kesehatan ataupun kenyamanan penghuninya. Nah, salah satu bagian rumah yang harus rajin dibersihkan itu lantai, seperti dengan menyapu, mengepel, atau menyedot debu pakai vacuum cleaner.

    Biasanya orang-orang di Indonesia membersihkan lantai dengan menyapu, tentunya opsi yang murah dan mudah ya. Namun, ada juga orang yang membersihkan lantai dengan vacuum cleaner.

    Apapun cara yang kamu pakai buat bersihin lantai, pasti ada plus minusnya. Kalau kamu masih bingung pilih opsi yang mana, simak ulasan berikut, dilansir dari merry maids.


    Sapu

    Sapu biasanya digunakan buat bersihkan lantai keras yang terbuat dari ubin atau kayu. Menyapu dapat membantu mengurangi alergen di udara dengan membuang partikel seperti tungau debu, bulu hewan peliharaan, dan serbuk sari.

    Dengan begitu, penghuni rumah terhindar dari gangguan pernapasan, misalnya asma. Selain itu, menyapu dapat membantu membuang kotoran dan serpihan dari permukaan keras sehingga tampak lebih bersih dari sebelumnya.

    Namun, menyapu bisa menghabiskan banyak waktu kalau membersihkan area yang luas. Kamu membutuhkan lebih banyak usaha ketika membersihkan ruang tamu dan lorong yang besar.

    Vacuum Cleaner

    Membersihkan lantai dengan penyedot debu atau vacuum cleaner bisa dibilang cara paling efisien untuk membersihkan rumah dengan cepat dan efektif. Kamu bisa menghilangkan kotoran, partikel debu, bulu hewan peliharaan, remah-remah, dan kotoran lain dari karpet dan lantai kayu sekaligus.

    Selain itu, penyedot debu dilengkapi dengan berbagai alat tambahan untuk menjangkau tempat-tempat sempit seperti celah di antara perabot atau dinding. Kamu tak perlu khawatir ada area yang terlewatkan.

    Satu-satunya kelemahan menyedot debu adalah mungkin tidak efektif pada semua jenis karpet. Sebab, kemampuan vacuum cleaner membersihkan karpet tergantung pada ketebalan atau jenis bahannya. Jadi terkadang kamu perlu memakai sapu untuk area tertentu di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 3 Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi yang Berkarat


    Jakarta

    Pagar besi sering dipilih oleh banyak pemilik rumah karena lebih praktis saat membuka atau menutup pagar. Lalu, pagar besi juga dinilai awet dan punya tampilan yang membuat rumah terlihat lebih mewah.

    Meski terbilang awet, tetapi pagar besi tetap membutuhkan perawatan khusus. Soalnya, pagar besi berisiko mengalami karatan akibat terkena air, terutama air hujan.

    Kalau pagar besi sudah berkarat, tampilannya akan terlihat jelek dan tidak estetik lagi. Namun jangan khawatir, masalah pagar besi berkarat dapat diatasi dengan menggunakan sejumlah alat.


    Lantas, apa saja alat untuk mengatasi pagar besi yang berkarat? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Alat Wajib untuk Mengatasi Pagar Besi Berkarat

    Dilansir situs Aberdeen Gate, sedikitnya ada tiga alat yang wajib dimiliki untuk mengatasi karat di pagar besi. Berikut alat-alatnya:

    1. Sikat Kawat, Kikir, dan/atau Bor Listrik

    Apabila pagar rumah detikers sudah mulai berkarat, sikat kawat bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

    Bulu baja pada sikat kawat berfungsi untuk menghilangkan cat atau kotoran yang lepas, terutama pada area yang sulit dijangkau seperti area yang tergulung, batang yang terpuntir, dan area yang membulat.

    Lalu, roda kawat yang dipasang pada mata bor dapat digunakan untuk mengamplas, mengikis, dan menggilir. Kemudian ada sandblaster yang bisa dipakai untuk menghilangkan pembentukan karat.

    2. Kuas Pembersih Lubang

    Apabila ada karat yang sulit dihilangkan, cobalah menggunakan asam fosfat yang disemprot ke area tersebut. Nantinya karat yang membandel akan berubah menjadi serpihan hitam dalam waktu 24 jam.

    Serpihan tersebut akan lebih mudah dibersihkan dengan sikat pembersih lubang kawat baja tahan karat. Alat ini dirancang khusus untuk membersihkan permukaan tersembunyi secara efektif.

    3. Kuas Cat

    Untuk mencegah karat dapat terjadi lagi, kamu perlu melapisi pagar dengan cat primer berbahan dasar minyak yang telah dibersihkan sebelumnya. Untuk mengaplikasikan cat primer hanya dibutuhkan kuas cat yang kualitasnya baik.

    Jika cat primer benar-benar sudah kering, pakai kuas cat yang baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

    Sebagai catatan, jangan menggunakan cat eksterior biasa atau cat tembok untuk pagar besi. Sebab, cat jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM atau direct-to-metal.

    Tanda-tanda Pagar Besi sudah Karatan

    Dilansir BBC, karat pada besi diakibatkan hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi (redoks) yang tidak diinginkan. Jadi, besi akan bereaksi dengan air dan oksigen, lalu membentuk besi (III) oksida terhidrasi yang dikenal sebagai karat.

    Selain disebabkan oleh cuaca, terutama akibat air hujan, pagar besi dapat berkarat karena kotor, terdapat tumbuhan yang tumbuh di dekatnya, hingga caat pelindung yang mulai mengelupas.

    Untuk mengetahui apakah pagar besi di rumah sudah mulai berkarat atau tidak, simak tanda-tandanya di bawah ini:

    1. Terdapat noda kehitaman yang kasar dan timbul pada permukaan pagar.
    2. Bentuk pagar melengkung dan terdapat permukaan yang rusak atau bolong. Hal ini karena karat bisa melemahkan struktur besi.
    3. Pagar sulit saat ditarik dan didorong serta terdengar suara berderit.

    Apabila pagar rumah sudah mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya lakukan proses pembersihan pagar dari karat dengan pengecatan ulang. Namun jika pagar mengalami karat yang cukup parah, sebaiknya mengganti pagar tersebut dengan yang baru.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 11 Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air


    Jakarta

    Air adalah elemen utama dalam proses pembersihan, tapi tidak semua barang di rumah aman dicuci dengan air. Beberapa benda bahkan bisa rusak jika terkena air.

    Sehingga, penting untuk mengetahui barang apa saja yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air. Simak penjelasannya berikut ini.

    Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan air yaitu perabotan kayu, lantai kayu, hingga lampu. Mengutip laman Southern Living dan Martha Stewart berikut penjelasannya:


    1. Perabotan Kayu

    Kelembaban yang berlebihan bisa menyebabkan perabotan kayu melengkung dan terbelah. Air juga bisa merusak lapisan kayu yang dicat atau di-finishing. Jadi, sebaiknya bersihkan kayu dengan produk pembersih khusus kayu.

    2. Lantai Kayu

    Sama seperti perabotan kayu, lantai kayu juga bisa melengkung dan retak saat terkena air. Sehingga, jika ingin membersihkan lantai, gunakan kain pel yang diperas dengan benar. Setelah selesai mengepel, sebaiknya gunakan handuk microfiber untuk mengeringkan permukaan secara menyeluruh

    3. Bahan Kulit

    Seiring waktu, kelembaban yang berlebihan bisa merusak bahan kulit dan menghilangkan minyak alami yang dimilikinya. Sehingga bahan kulit menjadi kering dan rapuh. Boleh saja membersihkan noda pada kulit tapi hanya dengan sedikit air.

    4. Beludru

    Beludru sangat sensitif terhadap air. Air dapat meninggalkan bekas dan noda yang terlihat pada beludru. Selain itu, air juga bisa merusak tekstur beludru dan membuatnya terlihat kusut atau berubah warna.

    5. Kulit Suede

    Kulit suede sangat rentan dengan air. Ketika terkena suede, air akan meninggalkan bekas saat bahan tersebut mengering. Paparan air juga bisa menyebabkan warna suede menjadi luntur atau memudar, terutama bagi suede yang diwarnai.

    6. Alat Elektronik

    Membersihkan alat elektronik dengan air bisa berbahaya. Jika air mengenai beberapa komponen elektronik, maka korsleting bisa terjadi. Hal ini bisa menyebabkan malfungsi, kerusakan permainan seperti korosi, kerusakan komponen atau kebakaran listrik.

    Untuk menghilangkan kotoran, debu, dan serpihan lainnya pada perangkat elektronik, gunakan kain lap microfiber. Penyedot debu kecil atau sikat gigi juga bisa membantu menghilangkan kotoran yang membandel atau menempel.

    7. Kain Sutra

    Air bisa melemahkan serat sutra dan menyebabkan tekstur bahan ini berubah. Selain itu, kelembaban yang berlebihan bisa meninggalkan noda dan menyebabkan warna pada sutra luntur dan memudar seiring waktu.

    8. Kuningan

    Kuningan yang terbuat dari campuran tembaga dan seng umumnya antikarat. Namun, pembersihan yang salah bisa menyebabkan beberapa masalah. Membersihkan perabot kuningan dengan air bisa menyebabkan bekas noda, kusam, hingga korosi.

    9. Perak

    Air juga bisa meninggalkan noda pada perak dan menyebabkan material tersebut lebih cepat memudar dan menyebabkan korosi. Air bisa meresap dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perak.

    10. Lampu

    Membersihkan lampu dengan air bisa merusak bohlam dan juga soketnya. Paparan air bisa menyebabkan kerusakan pada kabel dan meningkatkan risiko kesalahan listrik. Hal ini bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

    11. Marmer dan Granit

    Marmer dan granit tidak cocok dibersihkan dengan air karena bisa mengikis lapisan pelindungnya. Setelah terkikis, material tersebut akan lebih rentan terhadap noda dan kerusakan lainnya. Jadi, gunakan larutan pembersih khusus untuk membersihkan marmer atau granit di rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati! Ini 6 Tanda Perabotan Kayu di Rumah Digerogoti Rayap



    Jakarta

    Rayap merupakan hewan kecil yang sangat gemar menggerogoti furniture atau material bangunan dari kayu. Bahkan sering kali rayap sudah menggerogoti perabotan tanpa diketahui pemiliknya.

    Jika kondisi ini dibiarkan, rayap bisa membuat furniture atau material dari kayu ini patah lalu menimpa penghuni rumah. Oleh karena itu, keberadaan rayap ini tidak diinginkan.

    Sebenarnya tidak semua kayu dapat menjadi sasaran rayap karena saat ini furniture dan material kayu sudah dilindungi dengan cat khusus yang tahan dari lembap, jamur, hingga rayap.


    Untuk mengetahui apakah ada rayap di rumah, dilansir Business Insider India, berikut beberapa tandanya.

    Tanda Ada Rayap di Perabotan Kayu

    1. Banyak Lubang di Permukaan Kayu

    Bekas gigitan rayap pada kayu terlihat pada permukaan yakni berbentuk lubang-lubang kecil. Biasanya lubang tersebut lebih dari satu. Untuk mengetahui lokasinya, di sekitar lubang ada kotoran seperti pasir berserakan yang jumlahnya cukup banyak. Itu bukan sisa dari kayu yang digigit, melainkan kotoran dari rayap tersebut.

    2. Area Kayu yang Lembap

    Rayap menyukai tempat yang lembap. Hal ini berlaku pula pada kayu yang lembap karena mereka lebih mudah untuk bergerak di dalam kayu. Ciri-ciri kayu yang lembap adalah muncul noda warna yang tidak biasa, seperti hitam, hijau, putih, dan warna lainnya yang sebelumnya tidak ada di sana. Warna tersebut merupakan jamur yang sudah berkembang.

    3. Terdengar Suara Ketukan di Kayu

    Meskipun tubuhnya kecil, rayap saat menggerogoti pintu kayu menimbulkan suara lho karena mereka bergerombol. Suara yang timbul seperti pintu kayu diketuk. Namun suara ini kecil dan perlu didengar dari dekat.

    4. Muncul Butir Serpihan di Dekat Kayu

    Seperti yang disebut sebelumnya, untuk mengetahui ada rayap, kamu bisa menemukan serpihan seperti pasir di dekat kayu yang mereka incar. Serpihan ini adalah kotoran atau serbuk kayu dari proses penghancuran kayu yang mereka makan yang kerap disebut frass. Kotoran ini tidak lengket dan bisa dibersihkan dengan disapu atau dilap dengan kain.

    5. Ditemukan Gumpalan Panjang di Sekitar Pintu

    Rayap sering membuat jalur yang sering disebut sebagai mud tubes. Warnanya coklat muda seperti kacang mentah, teksturnya seperti pasir yang menggumpal, menempel di sekitar pintu, lantai, atau dinding rumah.

    Mud tubes ini ada yang panjang dan ada pula yang kecil-kecil seperti kacang. Fungsinya sebagai jalur rayap mengangkut makanan ke dalam sarang dan mempermudah akses pergerakan mereka. Cara membersihkannya cukup mudah yakni dengan dihancurkan, tetapi akan meninggalkan bekas berwarna coklat pada permukaan.

    6. Pintu Jadi Susah Digerakkan

    Apabila pintu digerogoti rayap saat dibuka atau ditutup akan jadi lebih sulit dan terasa kopong. Hal ini dikarenakan bingkai kusen pintu yang ukurannya sudah tidak lagi sesuai seperti di awal.

    Cara Mengatasi Rayap di Pintu Rumah

    Setelah mengetahui tanda kehadiran rayap, kamu perlu membasminya agar kayu di rumah dapat bertahan lama. Melansir dari Southern Perimeter, berikut cara mengatasinya.

    1. Pakai Kamper atau Kapur Barus

    Kamper atau kapur barus bisa untuk mencegah rayap datang. Kamper atau kapur baru adalah zat berbentuk padat yang memiliki aroma yang kuat, kamu bisa membelinya di market terdekat.

    Cara menggunakannya pun mudah cukup dengan meletakkan di dekat kayu atau di area yang pernah ditemukan rayap. Zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus juga dapat mematikan bagi rayap.

    2. Cairan Garam dan Sabun

    Cara kedua bisa dengan campuran garam dan sabun. Dua bahan ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Aroma wangi sabun yang mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun sehingga saat terkena campuran garam dan sabun, rayap mati perlahan.

    Cara membuatnya dengan melarutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair. Lalu masukkan ke dalam botol spray. Setelah itu semprotkan ke pintu kayu yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    3. Asam Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang ampuh membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Di dalamnya terdapat zat kimia yang beracun. Apabila terkena rayap dapat mengganggu sistem pencernaannya. Caranya, cukup masukkan cairan asam borat ke botol. Lalu semprotkan ke permukaan pintu kayu yang digerogoti rayap.

    Itulah tanda adanya rayap pada perabotan kayu di rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wallpaper Dinding Mengelupas? Begini Cara Siasatinya!



    Jakarta

    Memasang wallpaper pada dinding menjadi solusi mudah untuk mengubah interior rumah tanpa perlu repot-repot mengecat. Selain itu, wallpaper memiliki banyak motif dan warna beragam. Oleh karenanya, wallpaper menjadi solusi untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan estetik.

    Namun, memakai wallpaper pada dinding juga memiliki sederet masalah, salah satunya adalah wallpaper mengelupas. Hal ini merupakan masalah umum pada wallpaper. Penyebabnya bisa karena pemasangan yang sudah lama atau dinding tersebut memiliki kelembapan tinggi.

    Wallpaper mengelupas ditandai pada ujung atau sisi wallpaper yang lepas dari dinding. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin sisi lain akan mengelupas dan menyebabkan sobekan di area tersebut. Tentu hal ini dapat mengganggu keindahan wallpaper.


    Melansir dari This Old House, Jumat (14/3), wallpaper yang mengelupas dapat diperbaiki dengan memilih perekat atau lem yang sesuai dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper vinyl gunakan lem khusus bahan vinyl. Sementara untuk wallpaper yang standar bisa gunakan lem kertas. Sementara untuk wallpaper jenis tertentu bisa konsultasi kepada produsen terlebih dahulu.

    Memasang lem pada wallpaper diperlukan kehati-hatian untuk memastikan bagian yang terkelupas bisa menempel kembali secara efektif. Masih melansir dari This Old House, Jumat (14/3), berikut merupakan langkah-langkah memasang lem pada wallpaper

    Bersihkan Area

    Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran apapun yang terletak di bagian belakang wallpaper mengelupas.

    Oleskan Lem

    Pakai kuas kecil untuk mengoleskan lem pada wallpaper. Aplikasikan secara tipis dan rata.

    Tekan dan Ratakan

    Tekan bagian yang terkelupas dengan hati-hati kembali ke tempatnya. Gunakan rol wallpaper untuk memastikan wallpaper nempel dengan sempurna.

    Bersihkan Sisa Lem

    Bersihkan dan seka bagian lem yang tersisa dengan menggunakan spons basah.

    Biarkan Mengering

    Biarkan area tersebut tidak tidak terganggu sampai benar-benar kering.

    Namun, perlu diperhatikan juga jika wallpaper sudah mengelupas meliputi area yang besar dan sulit untuk diperbaiki, kemungkinan kamu harus melepas seluruh bagian wallpaper dan menempelkannya kembali atau menggantinya dengan wallpaper baru.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com